Viral di Media Sosial, Al Haris Pastikan Penanganan Kasus Guru SMKN 3

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kasus dugaan pelecehan atau perlakuan tidak pantas yang menimpa seorang guru bernama Agus Saputra di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur tengah menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa pagi, 13 Januari 2026.

Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan menindaklanjuti insiden ini secara serius.

Ia menyebutkan akan menurunkan tim dari Dinas Pendidikan, khususnya bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), untuk mendalami kasus tersebut.

“Tim dari Diknas akan turun ke sana, kita lihat nanti bagaimana hasilnya,” kata Al Haris.

Menurutnya, masalah ini sudah ditangani melalui rapat mediasi yang melibatkan orang tua siswa, pihak sekolah, camat, dan kepolisian. Al Haris berharap kasus ini tidak berkembang lebih luas.

“Rapat mediasi sudah dilakukan. Saya ingin masalah ini tidak melebar ke mana-mana,” ujarnya.

Gubernur Jambi menegaskan, jika dalam penyelidikan ditemukan kesalahan dari guru, pemerintah akan memberikan sanksi tegas.

Namun, ia juga mengingatkan agar siswa tidak mengambil sikap menghakimi guru secara sendiri, karena hal itu dapat mencoreng dunia pendidikan.

“Kalau gurunya salah tentu akan kita beri sanksi. Kalau perkataannya memang tidak pantas seorang guru, ya ditindak. Tapi siswa juga tidak boleh menghakimi gurunya, ini mencoreng dunia pendidikan,” jelas Al Haris.

Ia berharap kasus ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.

“Dunia pendidikan harus tetap utuh, tidak boleh ada yang mencoreng. Saya kira ini insiden yang kurang baik di dunia pendidikan,” tutupnya.(*)




Hadiri Peresmian 166 Sekolah Rakyat, Gubernur Al Haris Kenang Masa Kecil Penuh Keterbatasan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, menghadiri peresmian 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Acara yang digelar di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin ini menjadi momen haru bagi Al Haris, karena mengingat kembali perjalanan hidupnya saat masih kecil.

Di tengah ribuan anak dari keluarga kurang mampu yang kini mendapatkan kesempatan bersekolah dengan fasilitas layak, Al Haris merasa tersentuh.

Ia melihat masa lalunya sendiri pada wajah-wajah polos para siswa Sekolah Rakyat.

“Saya sangat terharu menyaksikan anak-anak dari keluarga yang kurang beruntung mendapatkan kesempatan bersekolah dengan fasilitas lengkap, gizi yang cukup, serta kurikulum yang modern,” ujar Al Haris, dikutip dari akun Instagram resminya @alharisjambi.

Gubernur Jambi itu mengenang masa kecilnya yang penuh keterbatasan, termasuk berangkat sekolah dengan baju pinjaman dan sering hanya makan satu kali sehari atau bahkan tidak makan sama sekali.

“Sekilas saya teringat masa kecil saya, ketika bersekolah dengan baju yang dipinjamkan oleh salah satu keluarga. Kadang kami hanya makan satu kali sehari, bahkan pernah juga tidak makan sama sekali,” tambah Al Haris.

Al Haris menekankan bahwa program Sekolah Rakyat menjadi jawaban bagi anak-anak yang selama ini terpinggirkan oleh kondisi ekonomi, membuka kesempatan belajar, dan memberikan harapan baru untuk masa depan mereka.

“Semoga program ini memberikan manfaat bagi anak-anak yang kurang mampu, sehingga mereka bisa tersenyum, bahagia, dan mendapatkan masa depan cerah,” tutupnya.

Peresmian 166 Sekolah Rakyat tersebut dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo, menandai komitmen pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia.(*)




Gubernur Jambi Harap Anak Muda Siap Bersinergi untuk Masa Depan Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas adalah aset utama pembangunan daerah, lebih penting daripada kekayaan sumber daya alam.

Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri Simposium dan Expo Riset Pelajar Nurul Ilmi di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu (10/01).

Menurut Al Haris, keberadaan SDA akan sia-sia jika tidak dikelola oleh tangan-tangan yang terdidik, kreatif, dan inovatif.

Ia menekankan bahwa generasi muda Jambi harus menjadi motor penggerak pembangunan dan siap menghadapi tantangan global.

“Anak-anak Jambi inilah yang akan meneruskan perjuangan membangun daerah. SDM unggul harus menjadi prioritas utama, karena dari sinilah lahir pemimpin, inovator, dan penggerak ekonomi masa depan,” ujar Al Haris.

Sejalan dengan itu, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menambahkan bahwa kualitas SDM generasi muda adalah modal terbesar Kota Jambi.

Menurutnya, kemampuan anak-anak dalam berpikir kritis, menganalisis, dan menciptakan inovasi menjadi fondasi agar kota ini tidak hanya menjadi penonton di era global.

“Daerah yang tidak memiliki SDA melimpah harus bisa melompat lebih jauh melalui keunggulan SDM-nya. Kecintaan pada ilmu pengetahuan sejak dini adalah investasi jangka panjang bagi kota ini,” ujar Maulana.

Sejauh ini, upaya peningkatan kualitas SDM mulai membuahkan hasil.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi kini mencapai 8,23 persen, tertinggi di Provinsi Jambi.

Namun Maulana menekankan bahwa angka ini harus diikuti dengan lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing.

Expo riset ini menampilkan berbagai proyek ilmiah siswa dari berbagai tingkatan, yang membuktikan bahwa pendidikan di Jambi mulai menekankan karakter, daya kritis, dan inovasi, bukan sekadar hafalan.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Wali Kota terhadap peran Yayasan Nurul Ilmi dalam menjaga mutu pendidikan.

“Investasi terbesar kota ini adalah anak-anaknya. Kegiatan seperti ini menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan semangat inovasi di setiap generasi muda Jambi,” tambah Maulana.

Dengan sinergi antara pemerintah provinsi dan kota, Gubernur Al Haris berharap anak-anak Jambi mampu menjadi generasi emas yang membawa pembangunan daerah lebih maju dan berdaya saing di kancah nasional maupun global.(*)




Lukah Gilo dan Tonel Resmi Jadi WBTB Nasional, Muaro Jambi Tuai Pengakuan

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kebudayaan.

Pada ajang Malam Keagungan Melayu 2026 bertajuk “Kalavibhaga: Sang Kala Jejak Melayu Jambi dan Gerakan Jambi Berpantun”, Muaro Jambi berhasil menerima dua Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Jambi yang digelar di Taman Mini Budaya Kota Jambi, Senin (6/1/2026).

Penyerahan sertifikat ini menjadi simbol pengakuan negara atas kekayaan budaya lokal yang masih lestari dan hidup di tengah masyarakat.

Dua karya budaya asal Muaro Jambi yang resmi ditetapkan sebagai WBTB nasional yakni Lukah Gilo dari Desa Baru dan Tonel dari Desa Tebat Patah.

Kedua warisan budaya tersebut dinilai memiliki nilai sejarah yang kuat, mengandung kearifan lokal, serta mencerminkan identitas budaya masyarakat Melayu Jambi yang diwariskan secara turun-temurun.

Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal di tengah tantangan zaman.

“Pengakuan ini menegaskan nilai kearifan masyarakat Muaro Jambi yang kaya akan tradisi seni dan tata adat yang sarat makna. Ini adalah hasil kerja bersama antara masyarakat adat, pelaku seni, dan pemerintah daerah,” ujar Junaidi.

Selain penetapan WBTB, pada kesempatan tersebut pemerintah juga memberikan penghargaan kepada sejumlah maestro dan pelaku seni budaya yang dinilai memiliki peran besar dalam menjaga dan menghidupkan kembali kesenian daerah yang sempat terancam punah.

Junaidi juga menyampaikan apresiasi kepada para pegiat budaya dan pemangku adat yang selama ini konsisten menjadi garda terdepan pelestarian budaya.

Ia berharap pengakuan ini dapat menjadi motivasi untuk memperkuat regenerasi dan pengembangan seni budaya lokal.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pemangku adat yang menjadi benteng pelestarian budaya. Ke depan, peran ini harus terus diperkuat agar budaya daerah tidak hanya terjaga, tetapi juga berkembang dan dikenal lebih luas,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menekankan pentingnya menjaga keaslian budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi dan globalisasi.

Menurutnya, budaya merupakan identitas sekaligus kekuatan suatu daerah.

“Budaya lokal Jambi sangat kaya dan beragam. Kita patut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelaku seni dan budaya yang tetap konsisten menjaga keaslian tradisi. Ini menunjukkan bahwa budaya Jambi kuat dan mampu bertahan menghadapi perubahan zaman,” ujar Al Haris.

Dengan penetapan dua WBTB nasional ini, Muaro Jambi diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah dengan kekayaan budaya Melayu bernilai tinggi di tingkat nasional.

Sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan warisan leluhur.(*)




Anjungan Merangin Jadi Pusat Keramaian Eks Arena MTQ Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Anjungan Merangin menjadi titik teramai dan teraktif dibandingkan anjungan kabupaten/kota lain di Eks Arena MTQ Provinsi Jambi saat dikunjungi Gubernur Jambi H. Al Haris dan Ketua TP PKK Hj. Hesnidar Haris, Selasa sore (6/1/2026).

Kunjungan gubernur ke seluruh anjungan kabupaten/kota tersebut merupakan rangkaian launching program Jambi Elok Nian, seiring peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi.

Selain gubernur dan Ketua TP PKK, rombongan yang hadir juga termasuk Wakil Gubernur H. Abdullah Sani beserta istri, Sekda Provinsi Jambi H. Sudirman dan istri, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jambi.

Bupati Merangin H. M. Syukur bersama Ketua TP PKK Hj. Lavita Syukur menyambut tamu di Anjungan Merangin dengan melibatkan puluhan emak-emak.

Mereka berjajar di pintu masuk sambil melantunkan lagu “Pangkalan Jambu”, menciptakan suasana meriah dan hangat.

Sekda Merangin Zulhifni dan istri bahkan terlihat ikut bergoyang sambil menyanyikan lagu khas dari Kecamatan Pangkalan Jambu, menambah kesan kebahagiaan dalam penyambutan.

“Menurut pantauan Pak Gubernur, Anjungan Merangin paling ramai dan aktif dengan berbagai kegiatan untuk memeriahkan Jambi Elok Nian HUT ke-69 Provinsi Jambi,” ujar Bupati Merangin, yang dibenarkan Hj. Lavita Syukur.

Keramaian Anjungan Merangin juga dimeriahkan oleh partisipasi para kepala OPD Pemkab Merangin, yang menampilkan beragam program, produk UMKM, serta capaian pembangunan setahun terakhir.

Bupati Merangin menambahkan bahwa Gubernur menilai Anjungan Merangin layak mendapat bantuan untuk dikembangkan lebih menarik.

Terutama dengan penambahan miniatur destinasi wisata alam Merangin di halaman anjungan.

Semua anjungan di Eks Arena MTQ nantinya akan dihibahkan Pemprov Jambi ke masing-masing kabupaten/kota untuk pengelolaan lebih lanjut.(*)




Gubernur Jambi Serukan Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Al Haris mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam sepanjang tahun 2026.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jambi yang memperkirakan musim hujan akan terjadi lebih dari satu periode.

Menurut Al Haris, berdasarkan informasi BMKG, musim hujan diperkirakan berlangsung pada Januari dan kembali terjadi pada April 2026.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Provinsi Jambi.

“BMKG memprediksi Januari masuk musim hujan, dan April nanti kembali terjadi musim hujan,” ujar Al Haris.

Menghadapi kondisi tersebut, Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Upaya sederhana seperti menjaga kebersihan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, serta menjaga kawasan rawan longsor dinilai penting untuk meminimalkan dampak bencana.

Selain banjir dan longsor, Al Haris juga menyoroti ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang hampir setiap tahun melanda Jambi.

Terutama saat musim kemarau. Ia menekankan bahwa, persoalan bencana tidak bisa ditangani pemerintah saja, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Setiap tahun kita menghadapi karhutla, banjir, dan berbagai bencana lainnya. Ini butuh rasa persatuan dan kepedulian bersama. Jambi ini kampung kita, jadi harus kita jaga bersama-sama,” tegasnya.

Al Haris berharap tahun 2026 dapat dilalui tanpa bencana besar dan Provinsi Jambi tetap dalam kondisi aman dan kondusif.

Ia menilai keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga oleh keamanan, ketertiban, serta kepedulian terhadap lingkungan.

“Pembangunan bukan hanya soal fisik, tapi juga keamanan dan ketertiban. Mari kita jaga lingkungan dan situasi sosial agar Jambi tetap aman,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, kondisi sosial yang kondusif menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi.(*)




Gubernur Jambi Fokus Wilayah 3T, Percepat Distribusi Program MBG

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Al Haris meminta percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak di Provinsi Jambi.

Hingga kini, program MBG baru menjangkau sekitar 305 ribu anak dari target 1,1 juta penerima, sehingga pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi prioritas utama.

Hal itu disampaikan Al Haris saat menghadiri groundbreaking SPPG Polri secara serentak di Polsek Telanaipura, Kota Jambi, Senin (29/12/2025).

“Dari 590 titik SPPG yang ada, 390 berada di wilayah aglomerasi, 190 di daerah 3T, dan 15 berdiri di atas lahan milik Pemda,” sebutnya.

“Masih banyak yang harus kita kejar untuk memastikan seluruh anak di Jambi menerima manfaat MBG,” kata Al Haris.

Program MBG menyasar anak-anak mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK, hingga pondok pesantren, dengan tujuan meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak.

Al Haris menekankan percepatan pembangunan SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) karena distribusi pangan yang sulit dan harga kebutuhan pokok yang tinggi berdampak pada gizi anak-anak.

“Yang paling mendesak adalah daerah 3T. Di sana distribusi sulit, harga mahal, dan ini berdampak pada gizi anak-anak,” ujar Al Haris.

Selain pembangunan SPPG, Gubernur juga mendorong sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, Polri, TNI, hingga dinas terkait.

Ia menekankan pentingnya koordinasi ketersediaan bahan baku pangan, seperti telur, daging, dan cabai, agar program MBG berjalan lancar.

Saat ini, sembilan SPPG telah beroperasi, sementara sisanya masih dalam tahap pembangunan.

Al Haris berharap seluruh elemen turut mendukung percepatan MBG, sesuai arahan Presiden agar anak-anak segera menerima manfaat program gizi.(*)




Alhamdulillah! UMP Jambi 2026 Resmi Naik Jadi Rp3,47 Juta per Januari 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upah Minimum Provinsi (UMP) Jambi 2026 resmi naik menjadi Rp3.471.497 per bulan, meningkat Rp236.962 dari UMP tahun 2025.

Penetapan ini tertuang dalam SK Gubernur Jambi Nomor 1153/KEPGUB.DISNAKERTRANS-3.3/2025, ditandatangani Gubernur Al Haris pada 19 Desember 2025.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Akhmad Bestari, menyebutkan UMP 2026 berlaku untuk pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun.

Sedangkan pekerja lebih dari satu tahun mengacu pada struktur dan skala upah masing-masing perusahaan.

“Penetapan UMP ini melibatkan pemerintah, Apindo, asosiasi, dan serikat pekerja. Semua proses sudah rampung dan resmi disahkan,” jelas Bestari.

Sementara itu, Kabid Pembinaan dan Pengawasan Tenaga Kerja, Dodi Haryanto, menegaskan akan melakukan pengawasan ketat terhadap penerapan UMP dan UMSP di perusahaan.

Tenaga kerja diminta melapor jika perusahaan tidak menjalankan amanat ini.

Koordinator Wilayah KSBSI Provinsi Jambi, Roida Pane, menekankan pentingnya kepatuhan perusahaan.

“Kenaikan UMP tidak berarti tanpa pengawasan. Masih banyak perusahaan yang membayar di bawah ketentuan, terutama di tempat yang tidak memiliki serikat pekerja,” ujarnya.

Dengan kenaikan ini, Pemprov Jambi berharap kesejahteraan pekerja meningkat dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, serikat pekerja, dan perusahaan agar penerapan UMP sesuai aturan.

Dalam perjalanannya, UMP Provinsi Jambi mengalami kenaikan tiap tahunnya. Rinciannya sebagai berikut:

  • Tahun 2021 tercatat Rp2.630.162
  • Tahun 2022 tercatat Rp2.698.940
  • Tahun 2023 tercatat Rp2.943.033
  • Tahun 2024 tecatat Rp2.943.033
  • Tahun 2025 tercatat Rp3.234.535.(*)



Integritas Anjlok, Ombudsman Dorong Evaluasi Total Pejabat Pemprov Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Rilis terbaru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menempatkan Pemerintah Provinsi Jambi sebagai daerah rawan korupsi mendapat tanggapan serius dari Ombudsman RI Perwakilan Jambi.

Kepala Ombudsman Provinsi Jambi, Saiful Roswandi, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Gubernur Jambi untuk melakukan evaluasi dan bersih-bersih pejabat yang dianggap bermental koruptif.

Saiful menegaskan bahwa hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK harus dijadikan alarm penting bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki sistem dan kinerja birokrasi.

“Sudah saatnya Gubernur Jambi mengecek kinerja bawahannya. Rilis KPK melalui SPI ini harus menjadi titik awal melakukan bersih-bersih terhadap pejabat bermental korup,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa, Jambi memiliki riwayat buruk terkait kasus korupsi yang melibatkan banyak pejabat, baik dari eksekutif maupun legislatif.

“Kita sudah punya banyak pengalaman. Pejabat PUPR diperiksa, anggota legislatif diperiksa. Ini membuat Jambi tertinggal dalam pembangunan karena pejabatnya sibuk menghadapi proses hukum,” tambahnya.

Saiful menjelaskan bahwa, praktik korupsi biasanya muncul akibat maladministrasi dalam pelayanan publik.

Karena itu, pejabat diminta memahami prosedur secara benar, terutama dalam proses pengadaan barang dan jasa.

“Korupsi itu bermula dari maladministrasi, kadang dilakukan dengan sengaja. Ini yang harus dihindari. Pejabat publik wajib memahami prosedur pelayanan agar tidak menyimpang,” tegasnya.

Sementara itu, KPK dalam hasil SPI 2024 menempatkan Provinsi Jambi dalam zona rawan korupsi.

Skor integritas Pemprov Jambi tercatat di angka 69,39, mengalami penurunan signifikan sebesar 6,09 poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan ini menunjukkan masih lemahnya tata kelola birokrasi dan tingginya potensi penyimpangan dalam internal pemerintahan.(*)




Muskomwil II APEKSI Digelar di Kota Jambi, 8 Kepala Daerah Dipastikan Hadir, Berikut Jadwal Lengkap Kegiatannya!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyukseskan pelaksanaan Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II APEKSI yang digelar di Kota Jambi pada 26–28 November 2025.

Pada penyelenggaraan kali ini, Kota Jambi menjadi tuan rumah dengan tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kota yang Maju dan Bahagia Masyarakatnya”.

Muskomwil II APEKSI akan dihadiri delapan kepala daerah dari Palembang, Bandar Lampung, Lubuk Linggau, Metro, Prabumulih, Sungai Penuh, serta Kota Jambi sendiri. Serangkaian agenda telah disiapkan untuk menyambut para peserta.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi, Saleh Ridha, menjelaskan bahwa kedatangan para kepala daerah beserta pendamping dijadwalkan tiba pada Rabu siang di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi untuk proses registrasi.

Pada malam harinya, kegiatan akan dibuka dengan opening ceremony dan gala dinner yang menampilkan berbagai pertunjukan seni.

Menurutnya, Muskomwil II APEKSI secara resmi akan dibuka oleh Gubernur Jambi, Al Haris, pada hari kedua.

“Pada hari kedua, peserta akan melakukan kunjungan ke IPAL Terpusat Sijenjang dan tur ke Candi Muaro Jambi sebelum mengikuti pembukaan resmi,” ujarnya.

Agenda Muskomwil II juga mencakup pembahasan sejumlah isu strategis, antara lain penentuan tuan rumah Raker Komwil II 2026, penyusunan Rencana Kerja Komwil II 2025–2028, rekomendasi untuk Rakernas APEKSI di Medan, serta pengukuhan Ketua Komwil II APEKSI.

Sebagai rangkaian penyemarak, Pemkot Jambi juga menggelar Festival Tugu Keris Siginjai sekaligus Peresmian Banjuran Budayo Kota Jambi atau yang kini dikenal sebagai Taman Remaja Kota Jambi.

Hari terakhir akan diisi dengan senam bersama dan penanaman pohon Banjuran Budayo di kawasan Taman Remaja.

Saleh Ridha menegaskan pentingnya peran masyarakat untuk ikut menyukseskan agenda nasional ini.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi. Terlebih Wali Kota Jambi juga menjabat sebagai Ketua Komwil II APEKSI,” tutupnya.

Adapun dalam Muskomwil II tahun ini, akan turut dibahas isu-isu penting seperti efisiensi anggaran, serta kebijakan pusat termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.

JADWAL LENGKAP MUSKOMWIL II APEKSI 2025

Hari Pertama – 26 November 2025

12.00–16.00 Kedatangan Peserta & Registrasi
18.30–19.00 Transit
19.30–22.00 Gala Dinner & Opening Ceremony

Hari Kedua – 27 November 2025

07.00–08.00 Kunjungan ke IPAL Terpusat Sijenjang
08.00–11.00 Tur ke Candi Muaro Jambi
11.00–14.00 ISHOMA
14.00–17.00 Pembukaan Muskomwil II APEKSI
– Penentuan Tuan Rumah Raker Komwil II 2026
– Rencana Kerja Komwil II 2025–2028
– Rekomendasi ke Rakernas Medan
– Pengukuhan Ketua Komwil II APEKSI

13.30–16.30 Ladies Program
– Kunjungan ke Batik Berkah Jambi
– Kunjungan ke Pasar Sitimang

19.00 Festival Tugu Keris Siginjai & Peresmian Banjuran Budayo / Taman Remaja Kota Jambi

Hari Ketiga – 28 November 2025

07.00–08.00 Senam Bersama – Lapangan Kantor Wali Kota
08.00–09.00 Sarapan Bersama
09.00–10.00 Penanaman Pohon Banjuran Budayo.(*)