Kampung Bahagia Wali Kota Jambi: RT 22 Kebun Handil Nikmati Manfaat Infrastruktur Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga RT 22, Kelurahan Kebun Handil, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Wali Kota Jambi, Maulana, atas pelaksanaan program Kampung Bahagia, yang kini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Program ini memfokuskan pembangunan infrastruktur lingkungan, termasuk pembuatan parit drainase yang selama ini menjadi kendala di wilayah RT 22.

Menurut perwakilan warga, kegiatan gotong royong yang digelar pagi ini dihadiri juga oleh Camat Kecamatan setempat, dan seluruh keluarga besar RT 22 menyampaikan apresiasi secara langsung.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota Jambi, Pak Maulana, karena telah mempercayakan RT 22 untuk melaksanakan kegiatan di Kampung Bahagia,” kata seorang perwakilan warga di RT 22.

“Pembuatan parit drainase yang selama ini menjadi kendala, kini telah dimulai dan hampir selesai. Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Wali Kota terhadap lingkungan kami,” ujar perwakilan warga RT 22.

Program Kampung Bahagia merupakan salah satu inisiatif Pemkot Jambi yang bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Dengan program ini, warga tidak hanya mendapatkan fasilitas yang lebih baik.

 Tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan sosial dan gotong royong untuk menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan.

Keberhasilan pembangunan parit drainase di RT 22 diharapkan menjadi contoh implementasi program Kampung Bahagia di wilayah lain, sehingga kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga Kota Jambi semakin meningkat.(*)




Keren!!! Program Kampung Bahagia Dorong Pembangunan Berbasis Gotong Royong di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bertajuk Kampung Bahagia di bawah kepemimpinan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M dan Wakil Wali Kota H. Diza terus menunjukkan hasil nyata.

Tidak hanya menyentuh pembangunan infrastruktur, program ini juga menghadirkan sarana pendukung seperti alat pengeras suara, perlengkapan olahraga, dan fasilitas kebersihan.

Penyerahan simbolis manfaat program tersebut dilakukan oleh Wali Kota Maulana di Pendopo Bahagia Bersinergi, RT 06 Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, pada Minggu (26/10/2025).

Bantuan diterima langsung oleh Ketua RT 06, Ponidi, disaksikan jajaran pemerintah dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Maulana mengapresiasi sinergi antara Pemkot Jambi, fasilitator, dan para ketua RT yang telah bekerja keras menjalankan Kampung Bahagia. Program yang awalnya dianggap sulit diwujudkan kini terbukti memberikan dampak positif di tengah masyarakat. Tahun 2025, sebanyak 67 RT dijadikan proyek percontohan.

“Melalui mekanisme yang terencana, semua terbukti berjalan baik. Sebanyak 67 RT telah berhasil membangun proses Kampung Bahagia,” ujar Maulana.

Program dengan alokasi dana Rp100 juta per RT ini, lanjut Maulana, mampu membangkitkan semangat gotong royong di masyarakat.

Warga turut berpartisipasi melalui swadaya dana maupun tenaga, sehingga hasil pembangunan menjadi lebih maksimal.

“Inilah esensi Kampung Bahagia, membangun wilayah berbasis komunitas melalui gotong royong,” tegasnya.

Maulana menambahkan, tahun depan program ini akan diperluas ke 1.650 RT se-Kota Jambi. Ia berharap, ke depan tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, dan fasilitas umum lainnya.

Ketua Forum Komunikasi RT (FKRT) Kota Jambi, Suparyono, menyampaikan apresiasi atas inovasi tersebut.

Ia menyebut Kampung Bahagia sebagai terobosan pertama di Indonesia yang memberikan keleluasaan bagi Ketua RT untuk mengelola dana pembangunan secara mandiri dan transparan.

“Kita berharap program ini terus berjalan dengan semangat kebersamaan agar manfaatnya dirasakan seluruh warga,” ujar Suparyono.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Camat Alam Barajo Iper Riyansuni, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Perlindungan Perempuan dan Anak, Lurah Pinang Merah Mayu Hardi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.(*)