Sinsen dan AHM Buka Kompetisi Nasional untuk Pelajar Jambi, Hadiah Ratusan Juta Menanti

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabar baik bagi pelajar SMA dan SMK di Provinsi Jambi yang memiliki ide kreatif dan ingin berkontribusi bagi masyarakat.

PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) bersama PT Astra Honda Motor (AHM) resmi membuka pendaftaran AHM Best Student 2026, ajang kompetisi karya tulis ilmiah yang telah melahirkan banyak inovasi generasi muda Indonesia.

Mengusung tema “Gen Z Berkarya, Indonesia Berdaya!”, kompetisi ini menjadi wadah bagi pelajar untuk menuangkan gagasan, menawarkan solusi atas berbagai persoalan sosial, hingga mengembangkan potensi diri melalui karya yang berdampak nyata bagi lingkungan sekitar.

Tak hanya menjadi ajang prestasi, peserta juga berkesempatan memperebutkan total hadiah ratusan juta rupiah sekaligus memperoleh pengalaman berharga melalui proses seleksi, pembinaan, hingga kompetisi tingkat nasional.

Sebagai salah satu program pengembangan generasi muda yang telah berjalan sejak 2003, AHM Best Student terus menjadi ruang bagi pelajar Indonesia untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kepedulian terhadap berbagai isu yang dihadapi masyarakat.

Tahun ini, peserta dapat mengirimkan karya dalam empat kategori utama, yakni Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, dan Ekonomi.

Seluruh karya yang diikutsertakan juga diharapkan selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai bentuk kontribusi nyata generasi muda dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

CSR PT Sinar Sentosa Primatama, Lydia Syahada, mengatakan kompetisi ini tidak hanya berorientasi pada penghargaan, tetapi juga menjadi sarana bagi pelajar untuk membangun karakter, meningkatkan kepercayaan diri, dan melahirkan inovasi yang bermanfaat.

“AHM Best Student bukan sekadar kompetisi. Ini adalah ruang bagi generasi muda untuk berani menyampaikan ide, mengembangkan potensi, dan menciptakan solusi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami ingin mendorong pelajar di Jambi agar semakin percaya diri menunjukkan kemampuan terbaiknya dan menjadi bagian dari generasi yang siap berkontribusi untuk Indonesia,” ujarnya.

Jadwal Lengkap AHM Best Student 2026

Pendaftaran kompetisi dibuka mulai 5 Juni hingga 8 Agustus 2026.

Setelah masa pendaftaran berakhir, peserta akan mengikuti beberapa tahapan seleksi, yakni:

  • Seleksi Regional: 18 Agustus – 2 September 2026
  • Seleksi Nasional dan Bootcamp: 21 September – 2 Oktober 2026
  • Final Nasional: 12 – 16 Oktober 2026
  • Awarding: 21 Oktober 2026

Kesempatan Emas untuk Pelajar Jambi

Sinsen mengajak seluruh pelajar SMA/SMK sederajat di Provinsi Jambi yang memiliki ide dan inovasi di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, maupun ekonomi untuk segera mendaftarkan karya terbaiknya.

Ajang ini menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, mengasah kemampuan riset, serta menunjukkan bahwa pelajar daerah juga mampu bersaing di tingkat nasional melalui karya yang berkualitas.

Pendaftaran dapat dilakukan hingga 8 Agustus 2026 melalui tautan resmi yang telah disediakan panitia.

Bagi pelajar yang memiliki gagasan untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat, AHM Best Student 2026 dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan ide tersebut menjadi karya yang memberi manfaat nyata bagi Indonesia.(*)




Transformasi Media Digital dalam Politik, Prosumenesia Resmi Diluncurkan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Program Doktor Ilmu Komunikasi (DIK) Angkatan 33 Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid Jakarta menggelar seminar nasional sekaligus peluncuran buku berjudul “Prosumenesia: Transformasi Media Digital dalam Politik dan Demokrasi”, Kamis (11/9/2025) di Gedung DPR RI, Ruang GBHN Nusantara V.

Acara ini menghadirkan para penulis buku dan narasumber dari berbagai latar belakang seperti politikus, akademisi, hingga tokoh agama. Turut hadir sebagai pembicara antara lain:

  • Dr.(Can). H. Rahmat Saleh, S.Farm, M.I.P – Anggota DPR RI & Wasekjen PKS

  • Dr.(Can). Andre Sainyakit, S.S, M.A – Tokoh agama dari Ambon

  • Dr.(Can). Mira Natalia Pellu, M.I.Kom – Perwakilan Generasi Z

  • Prof. Dr. Johanes Basuki, M.Psi. – Penelaah independen & Guru Besar STIA-LAN

Peluncuran buku ini juga dihadiri oleh Kaprodi Ilmu Komunikasi Usahid, Dr. Prasetya Yoga Santoso, serta Dr. Mirza Ronda sebagai penggagas dan editor utama buku Prosumenesia.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dr. H. Sukamta, mewakili Presiden PKS sebagai keynote speaker, menegaskan bahwa era digital ibarat pisau bermata dua.

“Di satu sisi, membuka ruang partisipasi publik yang luas, di sisi lain menghadirkan tantangan serius seperti misinformasi, disinformasi, echo chamber, dan polarisasi,” jelasnya.

Buku Prosumenesia membahas bagaimana transformasi media digital telah mengubah pola komunikasi politik masyarakat Indonesia.

Konsep prosumer—yaitu individu yang tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga memproduksi informasi—menjadi tema sentral buku ini.

Salah satu temuan utama dalam buku ini adalah pentingnya peran Generasi Z dan Milenial, yang mencakup sekitar 60 persen pemilih pada Pemilu 2024.

Mereka menggunakan media sosial sebagai platform utama untuk, mencari informasi politik, menyampaikan opini, mengikuti kampanye digital hingga terlibat dalam petisi online dan kampanye tagar.

Dr.(Can). Rahmat Saleh menekankan bahwa generasi muda bukan sekadar target suara, tapi aktor utama dalam demokrasi digital.

Sementara itu, Mira Natalia menyoroti fenomena FOMO (Fear of Missing Out) yang kerap menjadi pendorong perilaku digital masyarakat, seperti yang terjadi pada kasus viral “Cokelat Dubai”.

Dr.(Can). Andre Sainyakit (Romo) turut memberikan pandangan dari perspektif perdamaian dalam politik.

Ia mengutip pemikiran Paulo Freire dan Jürgen Habermas, menekankan pentingnya ruang publik yang rasional, terbuka, dan dialogis.

“Politik damai berarti mendengarkan, berdialog, dan berpihak pada keadilan substantif,” ujarnya.

Buku ini merupakan hasil riset kolaboratif dari 23 penulis Program Doktor Ilmu Komunikasi Usahid, yang secara mendalam menganalisis fenomena prosumer dalam konteks politik digital Indonesia.

Beberapa rekomendasi kebijakan strategis yang ditawarkan dalam buku ini meliputi, transparansi kepemilikan media, penguatan literasi digital dan media, kolaborasi lintas generasi, peningkatan peran generasi muda dalam kebijakan publik dan penguatan sistem cek fakta dalam kampanye digital.

Seminar dan peluncuran buku Prosumenesia ini dihadiri lebih dari 100 peserta, termasuk akademisi, politisi, mahasiswa, serta tenaga ahli DPR.

Acara berlangsung interaktif, membahas secara mendalam tren baru komunikasi digital dalam demokrasi Indonesia.

Para penulis buku Prosumenesia terdiri Andi Mirza Ronda, Andreas Sainyakit, Fatimah Bilqis, Fitri Sarasati
Pritha Ayodya Basuki, Wahyu Adi Setyo Wibowo, Tri Wahyuti, India Aristyavani, Edi Nur wahyu Julianto, Henry Sianipar
Herman Novri Kristiansen, Hayatun Nufus Hamami, Hamzah Ramadhan dan Rachmat Hidayat.

Kemudian Rahmat Saleh, Riski M Baskoro, Suci Rahma Yusrafitri, Yusnaini, Mira Natalia Pellu, Marwan Hadi, Miftahul Anwar, Ade Haryana. (*)