Wali Kota Jambi Dorong Anak Muda Angkat Budaya Melayu Lewat Platform Digital

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Malam Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Kota Jambi Tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh semangat budaya di Maulidia Convention Center, Selasa malam (12/5/2026).

Ajang tahunan tersebut menjadi puncak seleksi generasi muda terbaik Kota Jambi yang telah melalui berbagai tahapan ketat sejak April lalu.

Wali Kota Jambi Maulana bersama Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah, serta Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha dan Ketua GOW Kota Jambi Marsya Listya hadir langsung menyaksikan seluruh rangkaian acara hingga proses penobatan pemenang.

Mengusung tema “Legacy Makers of Culture, Definers of The Future”, ajang tahun ini menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai pelestari budaya lokal sekaligus penentu masa depan daerah.

Sebanyak 11 pasang finalis terbaik tampil menunjukkan kemampuan mereka, mulai dari public speaking, wawasan budaya, hingga kemampuan promosi pariwisata dan karakter kepemimpinan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi Maulana mengatakan ajang Bujang Gadis bukan sekadar kompetisi penampilan, melainkan wadah lahirnya generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan memiliki identitas budaya kuat.

“Malam ini kita bangga melihat anak-anak muda Jambi tampil percaya diri, mampu berbicara di depan publik, dan memperkenalkan budaya daerah melalui busana khas Jambi,” ujar Maulana.

Ia menegaskan generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga dan memperkenalkan budaya Melayu Jambi kepada masyarakat luas, terutama melalui narasi modern dan platform digital.

Menurutnya, kejayaan budaya masa lalu harus terus diangkat agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman tanpa meninggalkan karakter asli Melayu Jambi.

“Budaya dan sejarah Jambi harus dikemas secara modern melalui media sosial dan platform digital agar lebih dikenal generasi sekarang maupun masyarakat luar,” katanya.

Maulana juga menyebut Kota Jambi tahun ini akan menjadi tuan rumah berbagai event nasional.

Karena itu, peran Bujang dan Gadis Kota Jambi dinilai sangat strategis sebagai duta daerah yang mampu memperkenalkan budaya, pariwisata, serta keramahan masyarakat Jambi kepada para tamu.

“Bujang Gadis harus menjadi teladan generasi muda, bukan hanya berpenampilan menarik tetapi juga memiliki intelektual, karakter, dan wawasan luas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Jambi Mariani Yanti menjelaskan, ajang tersebut menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam bidang komunikasi, budaya, kreativitas, hingga kepedulian sosial.

Ia menyebutkan, jumlah peserta yang mendaftar tahun ini mencapai 102 orang yang terdiri dari 47 peserta bujang dan 55 peserta gadis dari seluruh kecamatan di Kota Jambi.

Sebelum tampil di malam final, para peserta terlebih dahulu mengikuti berbagai pembekalan seperti pengembangan kepribadian, public speaking, ekonomi kreatif, promosi wisata, hingga pengembangan destinasi pariwisata.

“Kami berharap mereka menjadi representasi generasi muda Kota Jambi yang cerdas, inovatif, kreatif, dan berkarakter,” ujar Mariani.

Pada malam puncak grand final tersebut, dewan juri akhirnya menetapkan M Yusril Rhaka Reswara asal Kecamatan Jambi Selatan dan Enjelita Dea Nova asal Kecamatan Danau Sipin sebagai Bujang dan Gadis Kota Jambi Tahun 2026.

Ajang grand final ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Jambi, Sekretaris Daerah Kota Jambi, jajaran OPD, instansi vertikal, serta tamu undangan lainnya.(*)




Diza Hazra: Ketua OSIS Harus Berani Sampaikan Aspirasi dengan Santun

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pembinaan generasi muda.

Hal itu ditunjukkan dengan dibukanya kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepemimpinan bagi Pengurus Organisasi Intra Sekolah (OSIS) SMP se-Kota Jambi Tahun 2026 oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, di Aula BKPSDMD Kota Jambi, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Mei 2026 tersebut diikuti para Ketua OSIS SMP negeri dan swasta dari berbagai sekolah di Kota Jambi.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono, jajaran pejabat pendidikan, pembina OSIS, narasumber, serta peserta dari berbagai sekolah.

Dalam sambutannya, Diza Hazra menegaskan pentingnya menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, kreatif, dan mampu menjadi pemimpin masa depan.

Menurutnya, lebih dari separuh penduduk Kota Jambi saat ini berasal dari kalangan generasi muda.

Karena itu, para pelajar memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah maupun bangsa di masa mendatang.

“Kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tetapi bagaimana mampu memberikan pengaruh positif, memiliki visi jelas, dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar,” ujar Diza di hadapan peserta Bimtek.

Ia juga mengingatkan pentingnya kemampuan mendengar aspirasi, baik dari sesama siswa maupun para guru.

Ketua OSIS, kata dia, harus mampu menjadi jembatan komunikasi yang baik di lingkungan sekolah.

Diza menilai para pengurus OSIS perlu memiliki keberanian menyampaikan pendapat secara santun dan bijaksana.

Dengan komunikasi yang baik, aspirasi siswa dapat tersampaikan dan diterima dengan positif oleh pihak sekolah.

Selain membahas kepemimpinan, Wakil Wali Kota Jambi itu juga menyoroti tantangan besar generasi muda di era digital.

Mulai dari kecanduan gadget, rasa insecure akibat media sosial, hingga rendahnya kemampuan komunikasi langsung.

Karena itu, ia mendorong peserta untuk membangun pola pikir visioner, kreatif, inovatif, kritis, dan mampu menghargai perbedaan.

“Anak-anak muda harus siap menjadi pelopor perubahan positif, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diajak aktif menjaga kebersihan lingkungan, bijak menggunakan media sosial, menolak bullying, menjaga budaya Melayu, serta meningkatkan kepedulian sosial.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono menjelaskan, pelaksanaan Bimtek Kepemimpinan OSIS bertujuan membentuk siswa yang mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki kemampuan organisasi yang baik.

Menurutnya, para peserta dibekali berbagai materi penting, mulai dari komunikasi kepemimpinan, manajemen organisasi, disiplin, kerja sama tim, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam organisasi siswa.

Tak hanya materi di dalam ruangan, peserta juga mengikuti kegiatan outdoor seperti tata upacara bendera dan latihan dasar baris-berbaris yang melibatkan alumni Paskibraka dan unsur Purna Paskibraka Indonesia (PPI).

Sugiyono berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan pemimpin muda yang inspiratif, disiplin, dan menjadi teladan di sekolah maupun masyarakat.

“Kami berharap para Ketua OSIS ini menjadi generasi yang membanggakan hari ini dan di masa depan,” pungkasnya.(*)




Walikota Maulana Dorong Dakwah Modern, BKPRMI Diminta Rangkul Generasi Muda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Maulana secara resmi melantik Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kota Jambi periode 2026–2031.

Pelantikan digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan mengangkat tema “Sinergi BKPRMI, Generasi Masjid Berakhlak untuk Kota Jambi Bahagia”.

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menghadirkan program kerja yang nyata dan berdampak bagi masyarakat.

Ia menyoroti besarnya potensi generasi muda di Kota Jambi yang saat ini mencapai sekitar 52 persen dari total penduduk.

Menurutnya, kondisi ini menjadi peluang sekaligus tantangan dalam pembinaan generasi muda melalui pendekatan dakwah.

Maulana juga menilai bahwa tren generasi muda saat ini mulai menunjukkan perubahan positif.

Aktivitas olahraga, komunitas, hingga kegiatan keagamaan dinilai semakin berkembang dan perlu diarahkan dengan pendekatan yang lebih modern.

“Saya melihat anak-anak muda sekarang sudah bergerak ke arah yang lebih baik. Mereka aktif dalam kegiatan positif, baik olahraga maupun ibadah, namun pendekatan dakwahnya harus lebih kekinian,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya transformasi metode dakwah agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, terutama dalam menjangkau kalangan remaja dan pemuda.

Menurutnya, BKPRMI harus mampu menghadirkan dakwah yang menyenangkan, fleksibel, dan mudah diterima oleh generasi muda tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

“BKPRMI harus bisa merangkul seluruh anak muda dengan cara dakwah yang lebih humanis, kreatif, dan mengikuti perkembangan zaman,” tegasnya.

Maulana juga berharap kepengurusan baru BKPRMI dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Jambi dalam mewujudkan masyarakat religius sebagai bagian dari visi “Kota Jambi Bahagia”.

Sementara itu, Ketua BKPRMI Kota Jambi terpilih, Muhamad Ilham, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menghadirkan program pembinaan generasi muda yang lebih relevan dan modern.

BKPRMI berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya berakhlak baik, tetapi juga memiliki ilmu dan daya saing di era saat ini.(*)




Dari Road to School hingga Ketahanan Pangan, Kemas Faried Dorong Transformasi Pramuka Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan komitmen kuat dalam memperkuat peran Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda di Kota Jambi.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan penganugerahan Tokoh Gerakan Pramuka kepada Wali Kota Jambi, Maulana, yang berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pengurus Pramuka serta undangan lainnya.

Kemas Faried menyebut, penghargaan yang diterima Wali Kota Jambi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh jajaran Pramuka Kota Jambi.

Menurutnya, capaian itu merupakan bukti nyata kerja bersama dalam membangun gerakan kepramukaan yang aktif dan berkelanjutan.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami semua di Pramuka Kota Jambi. Artinya apa yang selama ini kita lakukan mendapat apresiasi dan pengakuan,” ujar Kemas Faried.

Ia menegaskan bahwa Kwarcab Pramuka Kota Jambi terus memperluas peran organisasi melalui berbagai program pembinaan, tidak hanya di bidang pendidikan karakter, tetapi juga penguatan keterampilan hidup bagi generasi muda.

Sejumlah program yang telah berjalan di antaranya Pramuka Road to School, pembentukan duta anti narkoba, hingga kegiatan edukatif di berbagai sekolah di Kota Jambi.

Lebih jauh, Pramuka Kota Jambi juga mulai terlibat dalam program ketahanan pangan.

Salah satunya dengan keterlibatan ratusan anggota Pramuka yang belajar langsung di Kelompok Tani Kasturi, termasuk praktik penanaman padi gogo sebagai bagian dari edukasi lapangan.

“Kami ingin adik-adik Pramuka tidak hanya kuat secara karakter, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang bisa berguna, bahkan bernilai ekonomi,” jelas Kemas Faried.

Selain itu, Kwarcab Kota Jambi saat ini tengah mempersiapkan agenda besar, termasuk seleksi peserta untuk Jambore Dunia di Polandia serta Jambore Nasional melalui tahapan seleksi berjenjang.

Kemas Faried juga menyoroti tantangan generasi muda yang semakin kompleks, mulai dari penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga pergaulan bebas.

Menurutnya, Pramuka harus hadir sebagai benteng moral sekaligus ruang pembinaan yang positif.

“Pramuka harus menjadi solusi dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan mampu bersaing di masa depan,” tegasnya.

Dengan sinergi bersama Pemerintah Kota Jambi, Kwarcab Pramuka Kota Jambi optimistis pembinaan generasi muda akan semakin kuat, baik dari sisi karakter, keterampilan, maupun kemandirian.(*)




Walikota Maulana Raih Anugerah Tokoh Pramuka, Sebut Bukan Kebanggaan Personal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, menerima penganugerahan sebagai Tokoh Gerakan Pramuka sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam pengembangan kepramukaan di daerah.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan turut dihadiri Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, bersama jajaran pengurus serta undangan lainnya.

Penghargaan Tokoh Gerakan Pramuka merupakan salah satu bentuk apresiasi bergengsi dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka kepada individu yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam memajukan gerakan kepramukaan.

Penghargaan ini sejajar dengan tanda kehormatan Pramuka lainnya, seperti Lencana Tunas Kencana, Lencana Melati, dan berbagai lencana jasa.

Dalam pernyataannya, Maulana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan semata-mata prestasi pribadi, melainkan hasil kolaborasi seluruh elemen Pramuka di Kota Jambi.

“Berbagai kegiatan kepramukaan yang telah dilaksanakan mendapat apresiasi. Ini bukan kebanggaan personal, tetapi menjadi motivasi bersama dan memberikan dampak positif bagi kemajuan Pramuka, khususnya di Kota Jambi,” ujar Maulana.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya telah menerima penghargaan internasional dari Persekutuan Pengakap Malaysia berupa Semangat Rimba Silver.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Majlis Istiadat Penganugerahan Bintang dan Pingat PPM yang digelar di Dewan Seri Utama, Pejabat TYT Yang di-Pertua Negeri Melaka, pada Jumat (06/03/2026).

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali Bin Mohd Rustam.

Maulana menegaskan, penghargaan yang diterima menjadi dorongan untuk terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus berkontribusi dalam membina karakter generasi muda serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan melalui Gerakan Pramuka,” tutupnya.(*)




Al Haris Terima Penghargaan Kepanduan PPM, Kota dan Provinsi Jambi Bersinar di Asia Tenggara

MELAKA, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menerima Bintang Semangat Rimba (Emas) dari Persekutuan Pengakap Malaysia (PPM) dalam acara Majlis Istiadat Penganugerahan Bintang dan Pingat yang digelar di Melaka, Jumat (6/3/2026).

Penghargaan diberikan langsung oleh Tuan Yang Terutama Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam, Yang Dipertua Negeri Melaka sekaligus Pelindung PPM, sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan visioner dan kontribusi nyata Gubernur Al Haris terhadap gerakan kepanduan di level nasional dan regional.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Jambi, Dr. H. Maulana, M.K.M., juga meraih penghargaan Bintang Semangat Rimba (Perak), menegaskan sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Jambi dalam membina generasi muda melalui kegiatan kepanduan.

Ketua Pengakap Negara Malaysia, Mayor Jenderal Datuk Profesor Dr. Mohd Zin Bidin, menekankan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas kontribusi Jambi dalam memperluas jejaring kepanduan di Asia Tenggara.

“Kami melihat komitmen nyata dari pimpinan daerah di Jambi dalam memupuk kesepahaman regional. Ini adalah jembatan emas untuk mempererat kerja sama di bidang pembangunan pemuda, pertukaran budaya, hingga latihan kepemimpinan lintas negara,” ujar Dr. Mohd Zin Bidin.

Sekda Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., yang mewakili Gubernur dalam prosesi, mengatakan penghargaan ini menjadi momentum penting bagi diplomasi dan hubungan bilateral Jambi–Melaka.

“Penghargaan ini adalah kehormatan bagi seluruh masyarakat Jambi. Semoga semangat persaudaraan kepanduan ini memperkuat kohesi sosial dan kerja sama ekonomi serta budaya antara Provinsi Jambi dan Negeri Melaka,” ujar Sudirman.

Acara dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi, termasuk Exco Pembangunan Belia, Sukan, dan NGO YB. Datuk VP Shanmugam, Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. Hj. Nadiyah, Sp. OG, serta pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kota Jambi.

Keberhasilan ini menegaskan bahwa gerakan kepanduan di Jambi telah bertransformasi menjadi “soft power” diplomasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.(*)




Pesan Menyentuh Wali Kota Jambi Jelang Puasa 1447 H, Tekankan Doa dan Kebersamaan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Wali Kota Jambi, Maulana, mengungkapkan rasa syukur karena kembali diberi kesempatan untuk bertemu dengan bulan penuh ampunan dan keberkahan tersebut.

Ia mengajak seluruh masyarakat di Kota Jambi untuk mempersiapkan diri, baik secara lahir maupun batin, agar Ramadan tahun ini menjadi momentum perbaikan diri dan penguatan kebersamaan.

Menurutnya, menjelang Ramadan adalah saat terbaik untuk membersihkan hati, mempererat silaturahmi, serta saling memaafkan.

Dalam suasana penuh kekhidmatan, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan sebagai pemimpin pemerintahan, saya memohon maaf apabila selama menjalankan amanah terdapat sikap atau kebijakan yang kurang berkenan. Semua dilakukan demi kepentingan masyarakat,” ujarnya tulus.

Maulana menegaskan, semangat saling memaafkan tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan semata.

Nilai tersebut harus benar-benar dihayati sebagai fondasi memperkuat persatuan di tengah dinamika kehidupan sosial.

Ia juga menyoroti besarnya tanggung jawab Pemerintah Kota Jambi yang menaungi lebih dari 10 ribu aparatur serta melayani sekitar 654 ribu masyarakat.

Dengan cakupan pelayanan yang luas, ia menyadari masih terdapat berbagai kekurangan yang perlu terus diperbaiki.

Dalam momentum Ramadan 1447 H, Maulana meminta seluruh aparatur sipil negara untuk tetap menjaga disiplin, integritas, dan kualitas pelayanan publik meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.

Menurutnya, Ramadan justru harus menjadi pendorong peningkatan etos kerja.

Selain itu, menghadapi tantangan global dan dinamika geopolitik yang tidak menentu, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen memperkuat ikhtiar spiritual melalui kegiatan doa dan istighosah rutin di lingkungan balai kota.

Ia juga mengajak para ulama, tokoh agama, serta pengurus masjid untuk terus mendoakan Kota Jambi agar tetap dalam suasana aman, damai, dan penuh keberkahan.

Tak hanya soal pemerintahan, Maulana turut mengingatkan masyarakat untuk menjaga ketertiban selama Ramadan, menghormati pelaksanaan ibadah seperti Shalat Tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan i’tikaf, serta mengajak generasi muda mengisi bulan suci dengan kegiatan positif.

“Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan amarah, memperbanyak sedekah, dan memperkuat kepedulian sosial,” tegasnya.

Pemerintah Kota Jambi berharap Ramadan 1447 H menjadi bulan yang membawa kedamaian, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan keberkahan bagi seluruh masyarakat.(*)




Gubernur Jambi Harap Anak Muda Siap Bersinergi untuk Masa Depan Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas adalah aset utama pembangunan daerah, lebih penting daripada kekayaan sumber daya alam.

Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri Simposium dan Expo Riset Pelajar Nurul Ilmi di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu (10/01).

Menurut Al Haris, keberadaan SDA akan sia-sia jika tidak dikelola oleh tangan-tangan yang terdidik, kreatif, dan inovatif.

Ia menekankan bahwa generasi muda Jambi harus menjadi motor penggerak pembangunan dan siap menghadapi tantangan global.

“Anak-anak Jambi inilah yang akan meneruskan perjuangan membangun daerah. SDM unggul harus menjadi prioritas utama, karena dari sinilah lahir pemimpin, inovator, dan penggerak ekonomi masa depan,” ujar Al Haris.

Sejalan dengan itu, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menambahkan bahwa kualitas SDM generasi muda adalah modal terbesar Kota Jambi.

Menurutnya, kemampuan anak-anak dalam berpikir kritis, menganalisis, dan menciptakan inovasi menjadi fondasi agar kota ini tidak hanya menjadi penonton di era global.

“Daerah yang tidak memiliki SDA melimpah harus bisa melompat lebih jauh melalui keunggulan SDM-nya. Kecintaan pada ilmu pengetahuan sejak dini adalah investasi jangka panjang bagi kota ini,” ujar Maulana.

Sejauh ini, upaya peningkatan kualitas SDM mulai membuahkan hasil.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi kini mencapai 8,23 persen, tertinggi di Provinsi Jambi.

Namun Maulana menekankan bahwa angka ini harus diikuti dengan lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing.

Expo riset ini menampilkan berbagai proyek ilmiah siswa dari berbagai tingkatan, yang membuktikan bahwa pendidikan di Jambi mulai menekankan karakter, daya kritis, dan inovasi, bukan sekadar hafalan.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Wali Kota terhadap peran Yayasan Nurul Ilmi dalam menjaga mutu pendidikan.

“Investasi terbesar kota ini adalah anak-anaknya. Kegiatan seperti ini menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan semangat inovasi di setiap generasi muda Jambi,” tambah Maulana.

Dengan sinergi antara pemerintah provinsi dan kota, Gubernur Al Haris berharap anak-anak Jambi mampu menjadi generasi emas yang membawa pembangunan daerah lebih maju dan berdaya saing di kancah nasional maupun global.(*)




Wali Kota Jambi Maulana Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai Pahlawan, di Tengah Agenda Lemhanas 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Saat mengikuti rangkaian kegiatan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI tahun 2025, Wali Kota Jambi Dr dr H Maulana, MKM menyerukan agar nilai kepahlawanan terus dikobarkan di kalangan generasi muda.

Acara peringatan Hari Pahlawan yang berlangsung di Kota Jambi ini menjadi momentum penting bagi Pemkot Jambi untuk menggugah kesadaran akan pentingnya persatuan, pengabdian, dan inovasi dalam membangun daerah.

Maulana menekankan bahwa, perjuangan para pahlawan bukan hanya milik masa lampau, melainkan harus diterjemahkan dalam karya nyata hari ini.

“Momentum Hari Pahlawan jangan hanya dijadikan seremonial rutin. Kita harus menjadikan spirit perjuangan sebagai spirit inovasi, pengabdian, dan kebersamaan dalam membangun Kota Jambi yang lebih baik,” ujar Maulana.

Maulana menyampaikan bahwa, tantangan pembangunan di era modern bukan hanya soal infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga soal ketahanan bangsa nilai yang menjadi fokus Lemhanas.

Ia mengajak generasi muda Kota Jambi untuk mengambil peran aktif: melalui pendidikan, kreativitas, dan kolaborasi, bukan melalui cara lama yang usang.

“Saat ini senjata utama kita adalah kecerdasan, inovasi, dan solidaritas. Nilai kejujuran, kebersamaan, dan pengabdian yang ditanam para pahlawan harus terus hidup di hati kita,” lanjutnya.

Peringatan Hari Pahlawan 2025 di Kota Jambi mengambil tema nasional “Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”.

Maulana berharap tema ini menjadi panggilan bagi masyarakat terutama pelajar dan mahasiswa untuk bersinergi bersama pemerintah dan lembaga seperti Lemhanas dalam memperkuat ketahanan lokal serta nasional melalui aksi nyata.

Dengan berlangsungnya kegiatan Lemhanas ini, Pemkot Jambi melihat peluang untuk menjembatani sinergi antara pemerintah kota, lembaga strategis, akademisi, dan generasi muda

Maulana menegaskan bahwa, peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar mengenang, melainkan menegaskan komitmen untuk berkiprah lebih agresif demi kemajuan Kota Jambi dan bangsa.(*)




Yuk Mulai Peduli! Diza Hazra Ajak Generasi Muda Aktif, Kelola Sampah demi Lingkungan Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam pengelolaan sampah sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim.

Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Diskusi dan Aksi Anak Muda bertema “Peran Generasi Muda dalam Pengelolaan Sampah untuk Mitigasi Perubahan Iklim”, yang digelar di Duniawi Coffee & Records, Selasa (7/10/2025).

Acara ini turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), serta Direktur Komunitas Setara.

“Kota Jambi menghasilkan 350–400 ton sampah setiap hari. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” kata dia.

Baca juga:  Kronologi Lengkap Pencurian Pajero di Jambi, Pelaku Sempat Hubungi Korban via FB

Baca juga:  Komitmen Wali Kota Jambi, Dukung Penanganan HIV/AIDS Lewat Bansos

“Kesadaran masyarakat, khususnya anak muda, harus disalurkan melalui organisasi dan komunitas agar pengelolaan sampah menjadi lebih efektif,” tambah Diza.

Wakil Wali Kota Diza menjelaskan bahwa, saat ini Pemerintah Kota Jambi sedang mendorong sistem pengumpulan sampah langsung dari rumah, disertai pemisahan antara sampah organik dan anorganik.

Cara ini memungkinkan partisipasi masyarakat secara langsung dalam proses pengolahan sampah.

Ia menambahkan, Kota Jambi sudah memiliki fasilitas Waste to Energy (WTE) yang mampu mengubah sampah organik menjadi sumber energi listrik dan gas elpiji.

Baca juga:  Akhirnya Pelaku Pembunuhan Sadis di Talang Bakung Ditangkap di Sumsel, Ini Keterangan Kepolisian

Baca juga:  Malam-malam Wali Kota Jambi Sidak Progres Pembangunan Drainase di Talang Banjar, Ini Temuannya!

“Pengelolaan sampah di Jambi tidak hanya tentang pengurangan volume, tapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga memanfaatkan teknologi maggot dalam pengolahan sampah organik menjadi pelet yang bernilai ekonomis.

Diza mengungkapkan bahwa pemerintah berencana menutup beberapa Tempat Penampungan Sementara (TPS) liar yang kerap memicu tumpukan sampah di pinggir jalan.

Sebagai gantinya, akan disiapkan sistem pengangkutan langsung dari rumah warga.

Baca juga:  Diikuti 30 Orang ASN Dilingkungan Pemkot Jambi, SCP Angkatan 13 Resmi Dibuka

Baca juga:  Wali Kota Maulana akan Keluarkan Intruksi Wali Kota Terkait Mekanisme Pengisian Bahan Bakar Subsidi Jenis Solar

“Kami harap komunitas dan anak muda bisa jadi pelopor edukasi tentang pengelolaan sampah organik dan daur ulang. Produk daur ulang bisa menjadi barang yang bernilai ekonomi,” jelas Diza.

Ia menegaskan bahwa, menjaga kebersihan dan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Pemerintah bertugas menyediakan kebijakan dan fasilitas, komunitas menggerakkan kesadaran masyarakat, dan generasi muda menjadi motor perubahan lewat ide-ide kreatif.

“Dengan kolaborasi dan semangat gotong royong, kita bisa mewujudkan Kota Jambi yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tutupnya.(*)