Kontingen Pramuka Kota Jambi Resmi Diberangkatkan ke Jamda 2026, Ini Pesan Wali Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 51 anggota Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi resmi diberangkatkan untuk mengikuti Jambore Daerah (Jamda) Provinsi Jambi Tahun 2026.

Pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, di Lobby Grha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, Jumat 19 Juni 2026.

Kontingen tersebut akan mengikuti ajang pertemuan Pramuka terbesar tingkat provinsi yang digelar di Bumi Perkemahan Abdurrahman Sayuti Musa, Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, pada 20 hingga 25 Juni 2026.

Sebanyak 51 peserta yang diberangkatkan terdiri dari 20 Pramuka Penggalang putra, 23 Penggalang putri, serta para pembina, pendamping, dan tim kesehatan yang akan mendampingi selama kegiatan berlangsung.

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera kontingen dari Wali Kota Jambi selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) kepada pimpinan kontingen, Sugiyono, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi.

Dalam arahannya, Maulana menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kedisiplinan selama mengikuti rangkaian kegiatan jambore.

Menurutnya, kegiatan perkemahan menjadi sarana penting untuk melatih kemandirian, kebersamaan, serta membangun karakter generasi muda.

“Jaga kesehatan, istirahat yang cukup, makan teratur, dan ikuti seluruh kegiatan dengan penuh semangat. Jambore adalah wadah belajar sekaligus pengalaman berharga yang tidak semua orang bisa rasakan,” kata Maulana.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mampu menjaga nama baik Kota Jambi selama berada di arena jambore.

Kekompakan, sikap saling menghargai, dan kepatuhan terhadap arahan pembina menjadi modal penting untuk menunjukkan karakter Pramuka yang sesungguhnya.

“Kalian membawa nama Kota Jambi. Tunjukkan sikap terbaik, saling membantu, dan jaga kekompakan selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Menurut Maulana, Pemerintah Kota Jambi mendukung penuh kegiatan kepramukaan karena menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

Selain membangun jiwa kepemimpinan, kegiatan Pramuka juga dinilai mampu menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

Ia memastikan seluruh kebutuhan peserta, mulai dari perlengkapan hingga dukungan kesehatan, telah dipersiapkan dengan baik sebelum keberangkatan.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan lancar, sehat, dan membawa pulang pengalaman serta prestasi yang membanggakan bagi Kota Jambi,” tambahnya.

Sementara itu, pimpinan kontingen Kota Jambi, Sugiyono, mengatakan seluruh peserta telah menjalani berbagai tahapan persiapan melalui program training center guna menghadapi kegiatan di tingkat provinsi.

Ia optimistis kontingen Kota Jambi mampu tampil maksimal selama jambore berlangsung.

Bahkan, peserta terbaik nantinya berpeluang mewakili Provinsi Jambi pada Jambore Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi juga menyerahkan secara simbolis perlengkapan dan bantuan operasional kepada perwakilan peserta sebagai bentuk dukungan terhadap keberangkatan kontingen.

Pelepasan kontingen turut dihadiri jajaran pengurus Kwarcab Pramuka Kota Jambi, unsur Majelis Pembimbing, para pembina, serta pendamping peserta yang akan mendampingi selama pelaksanaan Jambore Daerah 2026.(*)




Wali Kota Jambi Ajak Masyarakat Jadikan Muharam Momentum Introspeksi Diri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menekankan pentingnya penguatan pendidikan agama dalam membentuk karakter generasi muda, bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan Maulana saat menghadiri kegiatan peringatan Tahun Baru Islam yang digelar pada Senin malam 15 Juni 2026, di Masjid Al-Mughni RT 21 Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo.

Ia menilai, pembinaan keagamaan sejak dini menjadi faktor penting dalam menentukan arah masa depan generasi bangsa.

Menurutnya, keberadaan sarana pendidikan dan pembinaan agama harus menjadi perhatian bersama, baik pemerintah maupun masyarakat.

“Bersyukur kepada Allah SWT, karena tanpa sarana pembinaan untuk belajar agama, bagaimana nasib generasi kita ke depan. Tugas kita bersama adalah menyiapkan anak-anak agar mendapatkan ilmu yang baik, terutama ilmu agama,” ujar Maulana.

Ia menegaskan bahwa ilmu pengetahuan umum perlu berjalan seimbang dengan nilai-nilai agama sebagai pedoman hidup.

“Sebanyak apa pun ilmu seseorang, jika tidak disertai panduan agama, maka tidak akan menjadi apa-apa. Untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat, ilmu harus seimbang antara ilmu dunia dan ilmu agama,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Maulana juga mengapresiasi keberadaan masjid di lingkungan setempat yang dinilai memiliki peran penting sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat.

Ia berharap peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum muhasabah atau introspeksi diri bagi umat Islam untuk memperbaiki diri ke arah yang lebih baik.

“Tahun Baru Islam ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan semangat keislaman, memperbanyak kegiatan positif, serta menjadikannya momentum muhasabah menuju tahun yang lebih baik,” ujarnya.

Selain memberikan pesan keagamaan, Wali Kota Jambi juga menyerahkan bantuan pribadi untuk mendukung operasional masjid setempat sebesar Rp5 juta.

“Semoga masjid ini bisa terus berkembang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” katanya.(*)




Beasiswa Pro Jambi Cerdas 2026 Dibuka, Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu Bisa Daftar hingga 11 Juni

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi resmi membuka pendaftaran Program Beasiswa Pro Jambi Cerdas Tahun 2026 untuk jenjang Sarjana (S1).

Pendaftaran berlangsung mulai 2 hingga 11 Juni 2026 dan diperuntukkan bagi mahasiswa asal Jambi melalui kategori penerima beasiswa berprestasi dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Jambi, Amrulsyah, menjelaskan bahwa kategori penerima beasiswa berprestasi terbagi menjadi dua kelompok, yakni prestasi akademik dan non-akademik.

Menurutnya, mahasiswa yang berhasil mengharumkan nama Provinsi Jambi di tingkat nasional maupun internasional menjadi salah satu prioritas dalam program tersebut.

“Prestasi non-akademik seperti atlet yang pernah meraih prestasi di PON, SEA Games, Olimpiade, maupun ajang nasional dan internasional lainnya akan menjadi perhatian khusus. Program ini diharapkan mampu memberikan motivasi bagi generasi muda Jambi untuk terus berprestasi,” ujar Amrulsyah, Rabu (3/6/2026).

Untuk menjamin objektivitas dan transparansi proses seleksi, Pemprov Jambi menggandeng tim panitia seleksi independen dari kalangan akademisi Universitas Jambi.

Seluruh tahapan seleksi dilakukan secara daring sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi mahasiswa asal Jambi yang sedang menempuh pendidikan di dalam maupun luar daerah.

Amrulsyah menegaskan, pemerintah hanya memfasilitasi pelaksanaan program, sementara penentuan hasil seleksi sepenuhnya dilakukan oleh tim independen.

“Mahasiswa asal Jambi yang kuliah di luar provinsi bahkan di luar negeri tetap memiliki peluang yang sama untuk memperoleh beasiswa ini, selama memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan,” katanya.

Selain program beasiswa S1, Pemprov Jambi juga tengah melaksanakan program Beasiswa Tahfiz yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Dari kuota sebanyak 300 penerima, jumlah pendaftar saat ini telah melampaui angka seribu peserta.

“Animo masyarakat sangat tinggi. Saat ini jumlah pendaftar beasiswa tahfiz sudah lebih dari 1.000 orang. Nantinya akan dilakukan seleksi berdasarkan ketentuan dan persyaratan yang berlaku,” jelasnya.

Untuk Program Beasiswa Pro Jambi Cerdas jenjang S1 tahun 2026, pemerintah menyiapkan kuota sebanyak 500 mahasiswa.

Pemprov Jambi berharap jumlah penerima manfaat dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang apabila kondisi fiskal daerah semakin membaik.

“Kuota tahun ini sebanyak 500 mahasiswa. Ke depan kami berharap jumlahnya bisa bertambah, termasuk untuk program beasiswa S2 dan S3 yang juga akan terus diupayakan,” ungkap Amrulsyah.

Sementara itu, terkait perkembangan jumlah pendaftar pada hari-hari awal pembukaan program, pemerintah masih melakukan pemantauan dan akan memberikan pembaruan data setelah beberapa hari masa pendaftaran berlangsung.

Program Beasiswa Pro Jambi Cerdas menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jambi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda daerah.(*)




HUT Kota Jambi ke-80, Sinsen Honda Hadirkan Diskon Motor hingga Servis Murah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) selaku Main Dealer sepeda motor Honda di Provinsi Jambi turut memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kota Jambi melalui berbagai program menarik untuk masyarakat.

Dukungan tersebut diwujudkan lewat promo spesial pembelian sepeda motor Honda hingga potongan harga layanan servis dan perawatan di seluruh jaringan AHASS Honda di Kota Jambi.

Program ini dihadirkan sebagai bentuk apresiasi Sinsen kepada masyarakat sekaligus memberikan kemudahan dan keuntungan lebih bagi konsumen setia Honda di momen perayaan HUT Kota Jambi.

Tak hanya menghadirkan promo, Sinsen juga memperkuat nuansa budaya Melayu Jambi di seluruh dealer Honda Motor Kota Jambi.

Seluruh frontliner tampil mengenakan pakaian adat Melayu lengkap dengan songket khas Jambi sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya daerah.

Suasana dealer pun dibuat semakin kental dengan nuansa lokal melalui pemutaran lagu-lagu adat Jambi selama konsumen berkunjung.

Selain itu, Sinsen juga ikut ambil bagian dalam kegiatan Job Fair yang digelar Pemerintah Kota Jambi sebagai bentuk dukungan membuka peluang kerja bagi generasi muda.

Supervisor Human Resource Development Sinsen, Rendy Saputra mengatakan partisipasi perusahaan dalam perayaan HUT Kota Jambi menjadi bagian dari komitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat.

“Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, Sinsen ingin terus hadir dan memberikan kontribusi positif untuk masyarakat Jambi. Tidak hanya melalui layanan dan promo untuk konsumen, tetapi juga dengan mendukung pelestarian budaya daerah serta membuka kesempatan kerja bagi generasi muda agar dapat berkembang dan berdaya saing,” ujar Rendy.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-80 untuk Kota Jambi sekaligus harapan agar kota ini semakin berkembang dan tetap menjaga budaya lokal.

“Semoga Kota Jambi semakin maju, berkembang, tetap menjaga budaya lokal yang menjadi kebanggaan daerah, serta terus menjadi kota yang nyaman dan penuh peluang bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” tambahnya.

Melalui berbagai program tersebut, Sinsen berharap hubungan dengan masyarakat semakin erat sekaligus mendukung Kota Jambi menjadi daerah yang maju, berbudaya, dan terus berkembang.

Informasi terkait promo hingga peluang karier bersama Sinsen dapat diakses melalui akun Instagram resmi @sinsenhonda dan @sinsencareer.(*)




Wali Kota Jambi Dorong Anak Muda Angkat Budaya Melayu Lewat Platform Digital

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Malam Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Kota Jambi Tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh semangat budaya di Maulidia Convention Center, Selasa malam (12/5/2026).

Ajang tahunan tersebut menjadi puncak seleksi generasi muda terbaik Kota Jambi yang telah melalui berbagai tahapan ketat sejak April lalu.

Wali Kota Jambi Maulana bersama Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah, serta Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha dan Ketua GOW Kota Jambi Marsya Listya hadir langsung menyaksikan seluruh rangkaian acara hingga proses penobatan pemenang.

Mengusung tema “Legacy Makers of Culture, Definers of The Future”, ajang tahun ini menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai pelestari budaya lokal sekaligus penentu masa depan daerah.

Sebanyak 11 pasang finalis terbaik tampil menunjukkan kemampuan mereka, mulai dari public speaking, wawasan budaya, hingga kemampuan promosi pariwisata dan karakter kepemimpinan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi Maulana mengatakan ajang Bujang Gadis bukan sekadar kompetisi penampilan, melainkan wadah lahirnya generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan memiliki identitas budaya kuat.

“Malam ini kita bangga melihat anak-anak muda Jambi tampil percaya diri, mampu berbicara di depan publik, dan memperkenalkan budaya daerah melalui busana khas Jambi,” ujar Maulana.

Ia menegaskan generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga dan memperkenalkan budaya Melayu Jambi kepada masyarakat luas, terutama melalui narasi modern dan platform digital.

Menurutnya, kejayaan budaya masa lalu harus terus diangkat agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman tanpa meninggalkan karakter asli Melayu Jambi.

“Budaya dan sejarah Jambi harus dikemas secara modern melalui media sosial dan platform digital agar lebih dikenal generasi sekarang maupun masyarakat luar,” katanya.

Maulana juga menyebut Kota Jambi tahun ini akan menjadi tuan rumah berbagai event nasional.

Karena itu, peran Bujang dan Gadis Kota Jambi dinilai sangat strategis sebagai duta daerah yang mampu memperkenalkan budaya, pariwisata, serta keramahan masyarakat Jambi kepada para tamu.

“Bujang Gadis harus menjadi teladan generasi muda, bukan hanya berpenampilan menarik tetapi juga memiliki intelektual, karakter, dan wawasan luas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Jambi Mariani Yanti menjelaskan, ajang tersebut menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam bidang komunikasi, budaya, kreativitas, hingga kepedulian sosial.

Ia menyebutkan, jumlah peserta yang mendaftar tahun ini mencapai 102 orang yang terdiri dari 47 peserta bujang dan 55 peserta gadis dari seluruh kecamatan di Kota Jambi.

Sebelum tampil di malam final, para peserta terlebih dahulu mengikuti berbagai pembekalan seperti pengembangan kepribadian, public speaking, ekonomi kreatif, promosi wisata, hingga pengembangan destinasi pariwisata.

“Kami berharap mereka menjadi representasi generasi muda Kota Jambi yang cerdas, inovatif, kreatif, dan berkarakter,” ujar Mariani.

Pada malam puncak grand final tersebut, dewan juri akhirnya menetapkan M Yusril Rhaka Reswara asal Kecamatan Jambi Selatan dan Enjelita Dea Nova asal Kecamatan Danau Sipin sebagai Bujang dan Gadis Kota Jambi Tahun 2026.

Ajang grand final ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Jambi, Sekretaris Daerah Kota Jambi, jajaran OPD, instansi vertikal, serta tamu undangan lainnya.(*)




Diza Hazra: Ketua OSIS Harus Berani Sampaikan Aspirasi dengan Santun

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pembinaan generasi muda.

Hal itu ditunjukkan dengan dibukanya kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepemimpinan bagi Pengurus Organisasi Intra Sekolah (OSIS) SMP se-Kota Jambi Tahun 2026 oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, di Aula BKPSDMD Kota Jambi, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Mei 2026 tersebut diikuti para Ketua OSIS SMP negeri dan swasta dari berbagai sekolah di Kota Jambi.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono, jajaran pejabat pendidikan, pembina OSIS, narasumber, serta peserta dari berbagai sekolah.

Dalam sambutannya, Diza Hazra menegaskan pentingnya menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, kreatif, dan mampu menjadi pemimpin masa depan.

Menurutnya, lebih dari separuh penduduk Kota Jambi saat ini berasal dari kalangan generasi muda.

Karena itu, para pelajar memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah maupun bangsa di masa mendatang.

“Kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tetapi bagaimana mampu memberikan pengaruh positif, memiliki visi jelas, dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar,” ujar Diza di hadapan peserta Bimtek.

Ia juga mengingatkan pentingnya kemampuan mendengar aspirasi, baik dari sesama siswa maupun para guru.

Ketua OSIS, kata dia, harus mampu menjadi jembatan komunikasi yang baik di lingkungan sekolah.

Diza menilai para pengurus OSIS perlu memiliki keberanian menyampaikan pendapat secara santun dan bijaksana.

Dengan komunikasi yang baik, aspirasi siswa dapat tersampaikan dan diterima dengan positif oleh pihak sekolah.

Selain membahas kepemimpinan, Wakil Wali Kota Jambi itu juga menyoroti tantangan besar generasi muda di era digital.

Mulai dari kecanduan gadget, rasa insecure akibat media sosial, hingga rendahnya kemampuan komunikasi langsung.

Karena itu, ia mendorong peserta untuk membangun pola pikir visioner, kreatif, inovatif, kritis, dan mampu menghargai perbedaan.

“Anak-anak muda harus siap menjadi pelopor perubahan positif, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diajak aktif menjaga kebersihan lingkungan, bijak menggunakan media sosial, menolak bullying, menjaga budaya Melayu, serta meningkatkan kepedulian sosial.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono menjelaskan, pelaksanaan Bimtek Kepemimpinan OSIS bertujuan membentuk siswa yang mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki kemampuan organisasi yang baik.

Menurutnya, para peserta dibekali berbagai materi penting, mulai dari komunikasi kepemimpinan, manajemen organisasi, disiplin, kerja sama tim, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam organisasi siswa.

Tak hanya materi di dalam ruangan, peserta juga mengikuti kegiatan outdoor seperti tata upacara bendera dan latihan dasar baris-berbaris yang melibatkan alumni Paskibraka dan unsur Purna Paskibraka Indonesia (PPI).

Sugiyono berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan pemimpin muda yang inspiratif, disiplin, dan menjadi teladan di sekolah maupun masyarakat.

“Kami berharap para Ketua OSIS ini menjadi generasi yang membanggakan hari ini dan di masa depan,” pungkasnya.(*)




Walikota Maulana Dorong Dakwah Modern, BKPRMI Diminta Rangkul Generasi Muda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Maulana secara resmi melantik Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kota Jambi periode 2026–2031.

Pelantikan digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan mengangkat tema “Sinergi BKPRMI, Generasi Masjid Berakhlak untuk Kota Jambi Bahagia”.

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menghadirkan program kerja yang nyata dan berdampak bagi masyarakat.

Ia menyoroti besarnya potensi generasi muda di Kota Jambi yang saat ini mencapai sekitar 52 persen dari total penduduk.

Menurutnya, kondisi ini menjadi peluang sekaligus tantangan dalam pembinaan generasi muda melalui pendekatan dakwah.

Maulana juga menilai bahwa tren generasi muda saat ini mulai menunjukkan perubahan positif.

Aktivitas olahraga, komunitas, hingga kegiatan keagamaan dinilai semakin berkembang dan perlu diarahkan dengan pendekatan yang lebih modern.

“Saya melihat anak-anak muda sekarang sudah bergerak ke arah yang lebih baik. Mereka aktif dalam kegiatan positif, baik olahraga maupun ibadah, namun pendekatan dakwahnya harus lebih kekinian,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya transformasi metode dakwah agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, terutama dalam menjangkau kalangan remaja dan pemuda.

Menurutnya, BKPRMI harus mampu menghadirkan dakwah yang menyenangkan, fleksibel, dan mudah diterima oleh generasi muda tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

“BKPRMI harus bisa merangkul seluruh anak muda dengan cara dakwah yang lebih humanis, kreatif, dan mengikuti perkembangan zaman,” tegasnya.

Maulana juga berharap kepengurusan baru BKPRMI dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Jambi dalam mewujudkan masyarakat religius sebagai bagian dari visi “Kota Jambi Bahagia”.

Sementara itu, Ketua BKPRMI Kota Jambi terpilih, Muhamad Ilham, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menghadirkan program pembinaan generasi muda yang lebih relevan dan modern.

BKPRMI berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya berakhlak baik, tetapi juga memiliki ilmu dan daya saing di era saat ini.(*)




Dari Road to School hingga Ketahanan Pangan, Kemas Faried Dorong Transformasi Pramuka Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan komitmen kuat dalam memperkuat peran Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda di Kota Jambi.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan penganugerahan Tokoh Gerakan Pramuka kepada Wali Kota Jambi, Maulana, yang berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pengurus Pramuka serta undangan lainnya.

Kemas Faried menyebut, penghargaan yang diterima Wali Kota Jambi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh jajaran Pramuka Kota Jambi.

Menurutnya, capaian itu merupakan bukti nyata kerja bersama dalam membangun gerakan kepramukaan yang aktif dan berkelanjutan.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami semua di Pramuka Kota Jambi. Artinya apa yang selama ini kita lakukan mendapat apresiasi dan pengakuan,” ujar Kemas Faried.

Ia menegaskan bahwa Kwarcab Pramuka Kota Jambi terus memperluas peran organisasi melalui berbagai program pembinaan, tidak hanya di bidang pendidikan karakter, tetapi juga penguatan keterampilan hidup bagi generasi muda.

Sejumlah program yang telah berjalan di antaranya Pramuka Road to School, pembentukan duta anti narkoba, hingga kegiatan edukatif di berbagai sekolah di Kota Jambi.

Lebih jauh, Pramuka Kota Jambi juga mulai terlibat dalam program ketahanan pangan.

Salah satunya dengan keterlibatan ratusan anggota Pramuka yang belajar langsung di Kelompok Tani Kasturi, termasuk praktik penanaman padi gogo sebagai bagian dari edukasi lapangan.

“Kami ingin adik-adik Pramuka tidak hanya kuat secara karakter, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang bisa berguna, bahkan bernilai ekonomi,” jelas Kemas Faried.

Selain itu, Kwarcab Kota Jambi saat ini tengah mempersiapkan agenda besar, termasuk seleksi peserta untuk Jambore Dunia di Polandia serta Jambore Nasional melalui tahapan seleksi berjenjang.

Kemas Faried juga menyoroti tantangan generasi muda yang semakin kompleks, mulai dari penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga pergaulan bebas.

Menurutnya, Pramuka harus hadir sebagai benteng moral sekaligus ruang pembinaan yang positif.

“Pramuka harus menjadi solusi dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan mampu bersaing di masa depan,” tegasnya.

Dengan sinergi bersama Pemerintah Kota Jambi, Kwarcab Pramuka Kota Jambi optimistis pembinaan generasi muda akan semakin kuat, baik dari sisi karakter, keterampilan, maupun kemandirian.(*)




Walikota Maulana Raih Anugerah Tokoh Pramuka, Sebut Bukan Kebanggaan Personal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, menerima penganugerahan sebagai Tokoh Gerakan Pramuka sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam pengembangan kepramukaan di daerah.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan turut dihadiri Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, bersama jajaran pengurus serta undangan lainnya.

Penghargaan Tokoh Gerakan Pramuka merupakan salah satu bentuk apresiasi bergengsi dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka kepada individu yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam memajukan gerakan kepramukaan.

Penghargaan ini sejajar dengan tanda kehormatan Pramuka lainnya, seperti Lencana Tunas Kencana, Lencana Melati, dan berbagai lencana jasa.

Dalam pernyataannya, Maulana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan semata-mata prestasi pribadi, melainkan hasil kolaborasi seluruh elemen Pramuka di Kota Jambi.

“Berbagai kegiatan kepramukaan yang telah dilaksanakan mendapat apresiasi. Ini bukan kebanggaan personal, tetapi menjadi motivasi bersama dan memberikan dampak positif bagi kemajuan Pramuka, khususnya di Kota Jambi,” ujar Maulana.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya telah menerima penghargaan internasional dari Persekutuan Pengakap Malaysia berupa Semangat Rimba Silver.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Majlis Istiadat Penganugerahan Bintang dan Pingat PPM yang digelar di Dewan Seri Utama, Pejabat TYT Yang di-Pertua Negeri Melaka, pada Jumat (06/03/2026).

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali Bin Mohd Rustam.

Maulana menegaskan, penghargaan yang diterima menjadi dorongan untuk terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus berkontribusi dalam membina karakter generasi muda serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan melalui Gerakan Pramuka,” tutupnya.(*)




Al Haris Terima Penghargaan Kepanduan PPM, Kota dan Provinsi Jambi Bersinar di Asia Tenggara

MELAKA, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menerima Bintang Semangat Rimba (Emas) dari Persekutuan Pengakap Malaysia (PPM) dalam acara Majlis Istiadat Penganugerahan Bintang dan Pingat yang digelar di Melaka, Jumat (6/3/2026).

Penghargaan diberikan langsung oleh Tuan Yang Terutama Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam, Yang Dipertua Negeri Melaka sekaligus Pelindung PPM, sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan visioner dan kontribusi nyata Gubernur Al Haris terhadap gerakan kepanduan di level nasional dan regional.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Jambi, Dr. H. Maulana, M.K.M., juga meraih penghargaan Bintang Semangat Rimba (Perak), menegaskan sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Jambi dalam membina generasi muda melalui kegiatan kepanduan.

Ketua Pengakap Negara Malaysia, Mayor Jenderal Datuk Profesor Dr. Mohd Zin Bidin, menekankan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas kontribusi Jambi dalam memperluas jejaring kepanduan di Asia Tenggara.

“Kami melihat komitmen nyata dari pimpinan daerah di Jambi dalam memupuk kesepahaman regional. Ini adalah jembatan emas untuk mempererat kerja sama di bidang pembangunan pemuda, pertukaran budaya, hingga latihan kepemimpinan lintas negara,” ujar Dr. Mohd Zin Bidin.

Sekda Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., yang mewakili Gubernur dalam prosesi, mengatakan penghargaan ini menjadi momentum penting bagi diplomasi dan hubungan bilateral Jambi–Melaka.

“Penghargaan ini adalah kehormatan bagi seluruh masyarakat Jambi. Semoga semangat persaudaraan kepanduan ini memperkuat kohesi sosial dan kerja sama ekonomi serta budaya antara Provinsi Jambi dan Negeri Melaka,” ujar Sudirman.

Acara dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi, termasuk Exco Pembangunan Belia, Sukan, dan NGO YB. Datuk VP Shanmugam, Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. Hj. Nadiyah, Sp. OG, serta pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kota Jambi.

Keberhasilan ini menegaskan bahwa gerakan kepanduan di Jambi telah bertransformasi menjadi “soft power” diplomasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.(*)