Diza Hazra: Ketua OSIS Harus Berani Sampaikan Aspirasi dengan Santun

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pembinaan generasi muda.

Hal itu ditunjukkan dengan dibukanya kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepemimpinan bagi Pengurus Organisasi Intra Sekolah (OSIS) SMP se-Kota Jambi Tahun 2026 oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, di Aula BKPSDMD Kota Jambi, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Mei 2026 tersebut diikuti para Ketua OSIS SMP negeri dan swasta dari berbagai sekolah di Kota Jambi.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono, jajaran pejabat pendidikan, pembina OSIS, narasumber, serta peserta dari berbagai sekolah.

Dalam sambutannya, Diza Hazra menegaskan pentingnya menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, kreatif, dan mampu menjadi pemimpin masa depan.

Menurutnya, lebih dari separuh penduduk Kota Jambi saat ini berasal dari kalangan generasi muda.

Karena itu, para pelajar memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah maupun bangsa di masa mendatang.

“Kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tetapi bagaimana mampu memberikan pengaruh positif, memiliki visi jelas, dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar,” ujar Diza di hadapan peserta Bimtek.

Ia juga mengingatkan pentingnya kemampuan mendengar aspirasi, baik dari sesama siswa maupun para guru.

Ketua OSIS, kata dia, harus mampu menjadi jembatan komunikasi yang baik di lingkungan sekolah.

Diza menilai para pengurus OSIS perlu memiliki keberanian menyampaikan pendapat secara santun dan bijaksana.

Dengan komunikasi yang baik, aspirasi siswa dapat tersampaikan dan diterima dengan positif oleh pihak sekolah.

Selain membahas kepemimpinan, Wakil Wali Kota Jambi itu juga menyoroti tantangan besar generasi muda di era digital.

Mulai dari kecanduan gadget, rasa insecure akibat media sosial, hingga rendahnya kemampuan komunikasi langsung.

Karena itu, ia mendorong peserta untuk membangun pola pikir visioner, kreatif, inovatif, kritis, dan mampu menghargai perbedaan.

“Anak-anak muda harus siap menjadi pelopor perubahan positif, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diajak aktif menjaga kebersihan lingkungan, bijak menggunakan media sosial, menolak bullying, menjaga budaya Melayu, serta meningkatkan kepedulian sosial.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono menjelaskan, pelaksanaan Bimtek Kepemimpinan OSIS bertujuan membentuk siswa yang mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki kemampuan organisasi yang baik.

Menurutnya, para peserta dibekali berbagai materi penting, mulai dari komunikasi kepemimpinan, manajemen organisasi, disiplin, kerja sama tim, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam organisasi siswa.

Tak hanya materi di dalam ruangan, peserta juga mengikuti kegiatan outdoor seperti tata upacara bendera dan latihan dasar baris-berbaris yang melibatkan alumni Paskibraka dan unsur Purna Paskibraka Indonesia (PPI).

Sugiyono berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan pemimpin muda yang inspiratif, disiplin, dan menjadi teladan di sekolah maupun masyarakat.

“Kami berharap para Ketua OSIS ini menjadi generasi yang membanggakan hari ini dan di masa depan,” pungkasnya.(*)




Harumkan Nama Indonesia dan Kota Jambi, Almira Ainun Wakili ke Sanremo Italia 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi gemilang, Maulana menerima langsung Almira Ainun di ruang kerjanya pada Kamis (26/03/2026).

Almira diketahui berhasil meraih gelar Grand Prix Indonesia 2026 dalam ajang Sanremo Junior Indonesia.

Kompetisi tersebut merupakan ajang pencarian bakat menyanyi untuk anak usia 6 hingga 15 tahun.

Pemenangnya akan mewakili Indonesia di babak final dunia Sanremo Junior World Final yang digelar di Italia, sebuah panggung internasional bergengsi bagi talenta muda dari berbagai negara.

Dalam suasana hangat dan penuh kebanggaan, Wali Kota Maulana memberikan motivasi kepada Almira yang akan bertolak ke Italia pada April 2026 mendatang.

Ia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras yang patut diapresiasi.

Almira Ainun sendiri merupakan siswi SMP Al-Falah Jambi. Keikutsertaannya di ajang internasional akan difasilitasi oleh Purwacaraka Music Studio dari Jakarta.

Wali Kota Maulana menyampaikan rasa bangganya atas prestasi tersebut.

Menurutnya, keberhasilan Almira tidak hanya membanggakan keluarga dan sekolah, tetapi juga membawa nama baik Kota Jambi di tingkat nasional hingga internasional.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Jambi akan membantu mempromosikan Almira melalui berbagai kanal, termasuk media sosial dan website resmi pemerintah daerah.

“Pemerintah Kota akan ikut mempromosikan agar Almira semakin dikenal dan termotivasi menghadapi kompetisi internasional,” ujar Maulana.

Ia juga menambahkan bahwa Almira akan tampil di ajang Grand Prix Sanremo Italia pada 11 April 2026 sebagai satu-satunya perwakilan dari Jambi.

Tak hanya menampilkan kemampuan vokal, Almira juga akan memperkenalkan budaya daerah dengan mengenakan busana bernuansa batik khas Melayu Jambi di panggung internasional tersebut.

“Ini bukan hanya soal bernyanyi, tapi juga membawa identitas budaya Jambi ke dunia,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Jambi juga memberikan bantuan operasional berupa uang saku kepada Almira untuk menunjang kebutuhannya selama mengikuti kompetisi di Italia.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, keluarga Almira, serta perwakilan manajemen Purwacaraka cabang Jambi.

Keikutsertaan Almira Ainun di ajang internasional ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi dan berani bersaing di kancah global.(*)




977 Atlet Meriahkan Pencak Silat Wali Kota Jambi Cup, Ajang Berprestasi dan Lestarikan Budaya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Jambi Cup IPSI Kota Jambi Tahun 2025 resmi berakhir pada Selasa (6/5/2025) dengan semarak.

Ajang bergengsi yang digelar dalam rangkaian peringatan HUT ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah ini sukses menarik partisipasi besar dari ratusan pesilat muda berbakat.

Sebanyak 977 atlet dari berbagai perguruan pencak silat se-Sumatera unjuk kebolehan dalam kejuaraan ini.

Mereka berlaga di lima kategori yang dipertandingkan: usia dini, pra remaja, remaja, dewasa, dan seni, demi memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Jambi.

Mewakili Wali Kota Jambi, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha hadir menutup secara resmi perhelatan tersebut.

Dalam sambutannya, Wawako Diza menyampaikan apresiasi dan harapannya agar kejuaraan ini terus dilanjutkan dan dikembangkan sebagai sarana pembinaan karakter dan bakat generasi muda.

“Setiap kemenangan dan kekalahan adalah bagian dari proses menjadi pribadi yang lebih baik. Mari terus dukung para pesilat dengan semangat tinggi dan sportivitas,” ujar Diza.

Ia menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar kompetisi, melainkan juga warisan budaya yang harus dijaga dan diwariskan.

Menurutnya, ajang ini adalah ruang apresiasi sekaligus pendidikan nilai-nilai luhur, fisik, mental, dan sosial, yang terkandung dalam seni bela diri khas Indonesia.

“Pencak silat telah menjadi kebanggaan bangsa yang dikenal hingga ke mancanegara. Diharapkan para juara kejuaraan ini terus berlatih dan berprestasi di level yang lebih tinggi,” tambahnya.

Kepada para peserta yang belum berhasil meraih juara, Wawako Diza memberikan semangat dan motivasi.

“Jangan berkecil hati, tetap semangat. Setiap pengalaman adalah bagian penting dalam perjalanan menuju keberhasilan,” tuturnya.

Mengakhiri sambutannya, Diza mewakili Pemerintah Kota Jambi mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, wasit, panitia, IPSI Kota Jambi, dan pihak pendukung lainnya atas suksesnya penyelenggaraan kejuaraan ini.

“Ajang ini bukan hanya mempererat silaturahmi dan memperkokoh persaudaraan, tetapi juga menjadi bukti bahwa pencak silat terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat kita,” pungkasnya.

Kejuaraan ini pun menjadi simbol nyata komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam membina olahraga tradisional sekaligus mengembangkan potensi generasi muda melalui jalur prestasi dan budaya.

Turut hadir dalam penutupan tersebut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Erwandi, Ketua IPSI Kota Jambi Alion Meisen, perwakilan KONI Kota Jambi, para ketua perguruan, pelatih, wasit, dan seluruh kontingen pencak silat dari berbagai daerah.(*)