AC Milan Bidik Wing-Back Baru, Noussair Mazraoui dan Raphael Guerreiro Masuk Radar

SEPUCUKJAMBI.ID – AC Milan masih membuka peluang mendatangkan pemain baru di posisi wing-back sebelum bursa transfer musim panas ditutup.

Keputusan tersebut akan bergantung pada hasil evaluasi pelatih Ruben Amorim selama rangkaian pramusim.

Rossoneri memang belum menjadikan sektor sayap sebagai prioritas utama.

Namun, kebutuhan tambahan pemain bisa berubah apabila performa skuad dinilai belum sesuai dengan skema yang diinginkan sang pelatih.

Dalam laga uji coba melawan Celtic, Amorim mulai memperlihatkan filosofi permainannya melalui formasi 3-4-2-1.

Skema tersebut menuntut wing-back memiliki kemampuan menyerang dan bertahan secara seimbang.

Sejumlah pemain mulai diuji di posisi tersebut. Salah satunya adalah Samuel Chukwueze yang dicoba bermain sebagai wing-back.

Eksperimen itu memberikan hasil positif. Pemain asal Nigeria tersebut tampil cukup menjanjikan dan sukses menyumbang assist untuk gol Francesco Camarda saat menghadapi Celtic.

Selain Chukwueze, Alexis Saelemaekers juga dipersiapkan mengisi peran serupa.

Sementara Davide Bartesaghi tetap menjadi opsi penting karena mampu bermain sebagai wing-back maupun bek tengah sisi kiri.

Di tengah evaluasi tersebut, masa depan Pervis Estupinan masih menjadi perhatian.

Bek asal Ekuador itu dikabarkan diminati Aston Villa, meski hingga kini belum ada keputusan terkait kemungkinan kepindahannya.

Amorim disebut ingin melihat langsung performa Estupinan sepanjang pramusim sebelum menentukan apakah sang pemain akan dipertahankan atau dilepas.

Jika Estupinan hengkang, AC Milan dipastikan akan bergerak mencari pengganti. Salah satu nama yang masuk daftar incaran adalah Noussair Mazraoui dari Manchester United.

Bek asal Maroko itu disebut sudah lama masuk dalam radar Amorim karena dinilai sesuai dengan karakter permainan yang diinginkannya.

Selain Mazraoui, AC Milan juga mempertimbangkan Raphael Guerreiro.

Pemain asal Portugal itu kini berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama Bayern Munchen berakhir.

Status tanpa klub membuat Guerreiro menjadi opsi menarik karena bisa direkrut tanpa biaya transfer. Pengalamannya di level tertinggi Eropa juga menjadi nilai tambah.

Selama bermain di Bundesliga, Guerreiro mencatatkan 42 gol dan 47 assist dalam 223 pertandingan, statistik yang menunjukkan kemampuannya memberikan kontribusi di sektor menyerang maupun bertahan.

Manajemen AC Milan diperkirakan baru akan mengambil keputusan final setelah seluruh agenda pramusim rampung.

Evaluasi tersebut akan menjadi dasar apakah Rossoneri benar-benar mendatangkan wing-back baru sebelum bursa transfer ditutup.(*)




Cucurella dan Konate Resmi Masuk Skuad La Liga Real Madrid, Tinggal Bernardo Silva

SEPUCUKJAMBI.ID – Real Madrid terus mematangkan persiapan menghadapi musim 2026/2027.

Los Blancos resmi mendaftarkan dua rekrutan anyar, Marc Cucurella dan Ibrahima Konate, ke kompetisi La Liga sehingga keduanya kini sudah memenuhi syarat untuk tampil pada laga resmi.

Registrasi dua pemain tersebut menjadi langkah lanjutan setelah sebelumnya Real Madrid lebih dulu mendaftarkan Denzel Dumfries, yang menjadi pemain anyar pertama mereka yang masuk daftar resmi La Liga musim ini.

Dengan demikian, Real Madrid kini telah memiliki tiga pemain baru yang resmi terdaftar, sementara proses administrasi untuk rekrutan lainnya masih terus berjalan.

Marc Cucurella didatangkan dari Chelsea dengan nilai transfer mencapai 55 juta euro ditambah bonus hingga 5 juta euro.

Bek kiri Timnas Spanyol itu diproyeksikan menjadi salah satu pilar baru di sektor pertahanan Los Blancos.

Proses registrasi Cucurella rampung beberapa pekan sebelum kompetisi dimulai, membuka peluang bagi pemain berusia 28 tahun tersebut menjalani debut resminya bersama Real Madrid pada awal musim.

Sementara itu, Ibrahima Konate bergabung dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama Liverpool berakhir.

Bek tengah Timnas Prancis itu juga telah menyelesaikan seluruh proses administrasi sehingga siap memperkuat lini belakang skuad asuhan Jose Mourinho.

Di sisi lain, Real Madrid masih menyisakan satu nama yang belum terdaftar, yakni Bernardo Silva.

Gelandang asal Portugal tersebut direkrut secara gratis setelah kontraknya bersama Manchester City berakhir.

Meski belum masuk daftar resmi La Liga, proses registrasi Bernardo Silva diperkirakan segera rampung dalam waktu dekat seiring persiapan pramusim yang tengah dijalani Real Madrid.

Selain itu, proses transfer Yan Diomande dari RB Leipzig juga masih berlangsung sehingga manajemen klub masih harus menyelesaikan sejumlah administrasi sebelum pemain tersebut bisa didaftarkan.

Hingga saat ini, Real Madrid menjadi salah satu klub paling aktif dalam proses registrasi pemain baru di La Liga.

Bersama Espanyol, Los Blancos menjadi dua klub yang sudah mulai mendaftarkan rekrutan anyar untuk kompetisi musim 2026/2027.(*)




Zidane Kembali! Legenda Prancis Segera Tangani Les Bleus usai Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Penantian panjang para pendukung Timnas Prancis tampaknya segera berakhir.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) dijadwalkan mengumumkan pelatih baru Les Bleus pada Selasa, 28 Juli 2026, dan seluruh perhatian mengarah kepada Zinedine Zidane sebagai sosok yang akan memimpin tim nasional tersebut.

Sejumlah media Prancis, termasuk RMC Sport, melaporkan bahwa Zidane telah menyepakati kontrak untuk menangani Timnas Prancis.

Meski demikian, beberapa detail terkait susunan staf pelatih masih dalam tahap penyelesaian sebelum pengumuman resmi dilakukan.

FFF sendiri telah memastikan Presiden Philippe Diallo akan menggelar konferensi pers setelah rapat Komite Eksekutif pada Selasa waktu setempat untuk memperkenalkan pelatih baru Timnas Prancis.

Meski nama Zidane belum disebut secara resmi, berbagai laporan menyebut mantan pelatih Real Madrid itu menjadi kandidat yang akan diperkenalkan kepada publik.

Penunjukan Zidane akan mengakhiri spekulasi yang berlangsung sejak ia meninggalkan Real Madrid pada 2021.

Selama beberapa tahun terakhir, legenda sepak bola Prancis itu memang terus dikaitkan dengan kursi pelatih tim nasional.

Mengakhiri Era 14 Tahun Didier Deschamps

Zidane diproyeksikan menggantikan Didier Deschamps, yang mengakhiri masa kepemimpinannya setelah Prancis menuntaskan perjalanan di Piala Dunia 2026.

Selama 14 tahun menangani Les Bleus, Deschamps sukses membawa Prancis meraih gelar Piala Dunia 2018 dan UEFA Nations League 2020-2021.

Ia juga mengantar timnya menjadi finalis Euro 2016 dan Piala Dunia 2022, menjadikannya salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola Prancis.

Debut Zidane Diperkirakan di UEFA Nations League

Jika resmi diumumkan sesuai jadwal, Zidane tidak akan memiliki banyak waktu untuk beradaptasi. Timnas Prancis sudah ditunggu agenda padat UEFA Nations League mulai akhir September.

Laga perdana Zidane diperkirakan berlangsung pada 25 September menghadapi Turki.

Setelah itu, Prancis akan bertandang ke markas Belgia, sebelum menjamu Italia pada 2 Oktober dan kembali menghadapi Belgia pada 5 Oktober.

Bagi Zidane, penunjukan ini menjadi babak baru dalam karier kepelatihannya setelah lima tahun tidak menangani tim sejak mengakhiri periode keduanya bersama Real Madrid.

Kini, legenda yang membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 sebagai pemain itu bersiap menghadapi tantangan baru dengan target mengembalikan Les Bleus ke puncak sepak bola dunia.(*)




Meski Cuma Cetak Penalti, Ronaldo Raih Man of the Match Lawan Kroasia

SEPUCUKJAMBI.ID – Cristiano Ronaldo kembali menunjukkan pengaruh besarnya bagi Timnas Portugal.

Kapten Selecao itu dinobatkan sebagai Man of the Match versi FIFA setelah membawa Portugal menang dramatis 2-1 atas Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat 3 Juli 2026.

Penghargaan tersebut diberikan setelah Ronaldo tampil sebagai sosok yang mengubah arah pertandingan ketika Portugal berada dalam situasi sulit.

Portugal sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Ivan Perisic di awal babak kedua.

Dalam kondisi terus ditekan Kroasia, Selecao akhirnya mampu bangkit dan membalikkan keadaan hingga memastikan tiket ke babak 16 besar.

Peran Ronaldo menjadi salah satu faktor utama di balik kebangkitan tersebut.

Saat Portugal berusaha mengejar ketertinggalan, Renato Veiga dijatuhkan di dalam kotak penalti. Setelah wasit meninjau tayangan VAR, Portugal mendapat hadiah penalti.

Cristiano Ronaldo yang maju sebagai eksekutor tampil tenang.

Sepakannya sukses mengecoh Dominik Livakovic dan mengubah skor menjadi 1-1.

Gol itu menjadi momentum penting bagi Portugal.

Setelah berhasil menyamakan kedudukan, kepercayaan diri Selecao meningkat hingga akhirnya Goncalo Ramos mencetak gol kemenangan pada masa injury time.

Sebenarnya, Ronaldo sempat lebih dahulu menggetarkan gawang Kroasia pada pertandingan tersebut.

Namun gol itu dianulir karena VAR memastikan penyerang berusia 41 tahun itu sudah berada dalam posisi offside sebelum menerima umpan.

Meski hanya mencetak satu gol dari titik penalti, kontribusi Ronaldo dinilai jauh lebih besar dari sekadar torehan angka di papan skor.

Pengalaman, kepemimpinan, dan ketenangannya saat mengeksekusi penalti membuat Portugal mampu keluar dari tekanan dan membalikkan jalannya pertandingan.

Atas performa tersebut, FIFA menetapkan Cristiano Ronaldo sebagai Man of the Match.

Penghargaan itu sekaligus menegaskan bahwa sang kapten masih menjadi figur sentral dalam perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026.

Berkat kemenangan atas Kroasia, Portugal melangkah ke babak 16 besar dan akan menghadapi Spanyol dalam duel sesama raksasa Eropa yang diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di fase gugur.(*)




Statistik Lamine Yamal Bikin Takjub, Jadi Man of the Match Saat Spanyol Hajar Austria

SEPUCUKJAMBI.ID – Lamine Yamal kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain muda paling berbahaya di dunia.

Meski tidak mencetak gol maupun assist, winger Spanyol itu tetap dinobatkan sebagai Man of the Match saat La Furia Roja menaklukkan Austria 3-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Penghargaan tersebut diberikan setelah Yamal tampil impresif sepanjang pertandingan yang berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood, Jumat 3 Juli 2026 dini hari WIB.

Spanyol memang memastikan tiket ke babak 16 besar berkat dua gol Mikel Oyarzabal dan satu gol Pedro Porro.

Namun, di balik kemenangan meyakinkan itu, pergerakan Lamine Yamal menjadi salah satu faktor yang paling merepotkan pertahanan Austria.

Sejak menit awal, pemain berusia muda itu terus mengancam dari sektor sayap.

Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta kreativitasnya membuat lini belakang Austria kesulitan mengantisipasi serangan Spanyol.

Meski namanya tidak masuk daftar pencetak gol, kontribusi Yamal terlihat jelas sepanjang pertandingan.

Hampir setiap peluang berbahaya yang dibangun Spanyol lahir dari aksinya di sisi kanan lapangan.

Berdasarkan data FotMob, Yamal mencatatkan 14 sentuhan di dalam kotak penalti lawan, menjadi yang terbanyak dibanding seluruh pemain di pertandingan tersebut.

Ia juga melepaskan enam tembakan, jumlah terbanyak bersama rekan setimnya, sekaligus menunjukkan perannya sebagai salah satu sumber ancaman utama bagi Austria.

Kemampuan duel satu lawan satu kembali menjadi senjata utama Yamal. Ia sukses membukukan lima dribel berhasil, tertinggi di antara seluruh pemain yang tampil pada laga tersebut.

Penampilan konsisten itu berakhir pada menit ke-85 ketika pelatih Luis de la Fuente menariknya keluar dan memasukkan Gavi untuk menjaga keseimbangan permainan hingga peluit akhir.

Atas performa tersebut, FIFA menetapkan Lamine Yamal sebagai Man of the Match.

Penghargaan itu menjadi bukti bahwa kontribusi seorang pemain tidak selalu diukur dari jumlah gol atau assist, tetapi juga dari pengaruhnya terhadap jalannya pertandingan.

Dengan performa meyakinkan melawan Austria, Yamal diperkirakan kembali menjadi salah satu andalan Spanyol ketika menghadapi Portugal pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Pedri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena; Mikel Oyarzabal.

Pelatih: Luis de la Fuente.

Austria (4-2-3-1): Alexander Schlager; Stefan Posch, Kevin Danso, David Alaba, Konrad Laimer; Xaver Schlager, Nicolas Seiwald; Romano Schmid, Paul Wanner, Marcel Sabitzer; Michael Gregoritsch.

Pelatih: Ralf Rangnick.(*)




VAR Gagalkan Harapan Kroasia, Portugal Menang Dramatis dan Hadapi Spanyol

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Portugal memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai menundukkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 pada pertandingan babak 32 besar yang berlangsung di Toronto Stadium, Jumat 3 Juli 2026.

Selecao sempat berada dalam posisi tertinggal setelah Ivan Perisic membawa Kroasia unggul di awal babak kedua.

Namun Portugal mampu membalikkan keadaan lewat eksekusi penalti Cristiano Ronaldo sebelum Goncalo Ramos muncul sebagai pahlawan lewat gol kemenangan pada masa injury time.

Kemenangan ini mengantar Portugal melaju ke fase berikutnya dan akan menghadapi rival sesama Semenanjung Iberia, Spanyol, dalam laga babak 16 besar.

Babak Pertama Berjalan Ketat

Pertandingan berlangsung dalam tempo cukup tinggi pada awal laga.

Kroasia lebih dulu mengancam melalui Ante Budimir, tetapi penyelesaiannya masih melebar dari sasaran.

Portugal merespons beberapa menit kemudian. Bruno Fernandes melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang memaksa Dominik Livakovic melakukan penyelamatan penting.

Setelah awal pertandingan yang terbuka, ritme permainan berubah lebih hati-hati.

Kedua tim sama-sama tampil disiplin sehingga duel lebih banyak berlangsung di sektor tengah lapangan.

Hingga turun minum tidak banyak peluang bersih yang tercipta. Babak pertama pun ditutup tanpa gol dengan skor tetap 0-0.

Kroasia Unggul Lebih Dulu

Memasuki babak kedua, pelatih Zlatko Dalic melakukan perubahan dengan memasukkan Igor Matanovic menggantikan Ante Budimir.

Pergantian tersebut membuat Kroasia tampil lebih agresif. Mateo Kovacic lebih dulu menguji ketangguhan Diogo Costa sebelum Nikola Vlasic gagal memanfaatkan bola muntah.

Tekanan Kroasia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-53.

Ivan Perisic menerima umpan dari Josip Stanisic, mengontrol bola di dalam kotak penalti, lalu melepaskan tembakan yang gagal dibendung Diogo Costa. Kroasia unggul 1-0.

Beberapa saat kemudian, Nikola Vlasic sebenarnya kembali membobol gawang Portugal.

Namun gol tersebut dianulir setelah VAR memastikan dirinya telah berada dalam posisi offside.

Ronaldo Samakan Kedudukan

Portugal berusaha meningkatkan intensitas serangan. Rafael Leao nyaris mencetak gol melalui sepakan keras yang hanya membentur mistar.

Cristiano Ronaldo sempat mencetak gol, tetapi kembali dianulir VAR karena sang kapten lebih dulu berada dalam posisi offside.

Momentum Portugal akhirnya datang ketika Renato Veiga dijatuhkan di area terlarang. Setelah meninjau tayangan VAR, wasit menunjuk titik putih.

Cristiano Ronaldo yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Goncalo Ramos Jadi Penentu

Setelah gol penyama kedudukan, Kroasia kembali mengambil inisiatif serangan dan beberapa kali menekan pertahanan Portugal.

Namun ketika laga memasuki masa injury time, Portugal justru berhasil mencuri gol kemenangan.

Rafael Leao mengirim umpan silang akurat yang disambut sundulan Goncalo Ramos hingga menggetarkan gawang Livakovic.

Kroasia sempat merayakan gol penyama kedudukan beberapa detik menjelang pertandingan berakhir melalui Josko Gvardiol yang memanfaatkan bola muntah di depan gawang.

Akan tetapi, VAR kembali menjadi penentu. Wasit membatalkan gol tersebut setelah Mario Pasalic lebih dahulu terjebak offside dalam proses terjadinya gol.

Skor 2-1 bertahan hingga laga usai. Portugal pun memastikan tiket ke babak 16 besar dan akan menghadapi Spanyol dalam salah satu duel paling dinanti di Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Portugal (4-2-3-1): Diogo Costa; Joao Cancelo, Ruben Dias, Renato Veiga, Nuno Mendes; Vitinha, Joao Neves; Pedro Neto, Bruno Fernandes, Rafael Leao; Cristiano Ronaldo.

Pelatih: Roberto Martinez.

Kroasia (4-2-3-1): Dominik Livakovic; Josip Stanisic, Josip Sutalo, Marin Pongracic, Ivan Perisic; Luka Modric, Mateo Kovacic; Martin Baturina, Petar Sucic, Nikola Vlasic; Ante Budimir.

Pelatih: Zlatko Dalic.(*)




Spanyol Pesta Gol ke Gawang Austria, Oyarzabal Borong Dua Gol

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Spanyol memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Austria dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga fase 32 besar di SoFi Stadium, Inglewood, Jumat 3 Juli 2026 dini hari WIB.

La Furia Roja tampil dominan sejak menit pertama hingga peluit panjang dibunyikan.

Mikel Oyarzabal menjadi bintang kemenangan berkat dua gol yang dicetaknya, sementara satu gol lainnya lahir melalui sundulan Pedro Porro.

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri langkah Austria di Piala Dunia 2026.

Sementara Spanyol kini tinggal menunggu lawan berikutnya di babak 16 besar, yakni pemenang duel Portugal kontra Kroasia.

Sejak kickoff, Spanyol langsung menguasai jalannya pertandingan.

Lamine Yamal nyaris membuka keunggulan ketika laga baru berjalan dua menit, namun sepakan jarak jauhnya masih mampu diamankan Alexander Schlager.

Tekanan terus dilancarkan tim asuhan Luis de la Fuente.

Austria dipaksa lebih banyak bertahan dan mengandalkan penyelamatan demi penyelamatan dari Schlager untuk menjaga gawangnya tetap aman.

Pada menit ke-30, Marc Cucurella sempat menggetarkan gawang Austria.

Namun gol tersebut dianulir wasit karena lebih dulu terjadi pelanggaran dalam proses serangan.

Dominasi Spanyol akhirnya membuahkan hasil enam menit kemudian.

Berawal dari kerja sama apik di sisi kiri, umpan Marc Cucurella berhasil disambut Mikel Oyarzabal dengan penyelesaian satu sentuhan yang tak mampu dihentikan Schlager.

Skor berubah menjadi 1-0.

Menjelang turun minum, Spanyol hampir menggandakan keunggulan.

Tendangan bebas Alex Baena membentur mistar gawang, sedangkan peluang emas Lamine Yamal pada masa injury time kembali dimentahkan aksi gemilang kiper Austria.

Selepas jeda, ritme permainan tidak berubah. Spanyol tetap memegang kendali penguasaan bola dan terus memburu gol tambahan.

Austria sempat memberikan ancaman melalui sundulan Sasa Kalajdzic pada menit ke-61. Namun bola hanya melintas tipis di atas mistar gawang Unai Simon.

Lima menit berselang, Spanyol berhasil memperbesar keunggulan menjadi 2-0.

Alex Baena mengirim umpan silang akurat yang disambut sundulan Pedro Porro untuk membawa La Furia Roja semakin nyaman.

Lamine Yamal hampir ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit-menit akhir pertandingan.

Sayangnya, tembakannya berhasil disapu pemain bertahan Austria tepat di garis gawang.

Menjelang laga usai, Mikel Oyarzabal kembali menunjukkan ketajamannya.

Memanfaatkan umpan matang Marc Cucurella pada menit ke-89, penyerang Spanyol itu mencetak gol keduanya sekaligus memastikan kemenangan telak 3-0.

Dengan hasil ini, Spanyol melangkah ke babak 16 besar dengan kepercayaan diri tinggi setelah menampilkan permainan yang solid di semua lini.

Selanjutnya, La Furia Roja akan menghadapi pemenang pertandingan Portugal melawan Kroasia untuk memperebutkan satu tempat di perempat final.

Susunan Pemain

Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Pedri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena; Mikel Oyarzabal.

Pelatih: Luis de la Fuente.

Austria (4-2-3-1): Alexander Schlager; Stefan Posch, Kevin Danso, David Alaba, Konrad Laimer; Xaver Schlager, Nicolas Seiwald; Romano Schmid, Paul Wanner, Marcel Sabitzer; Michael Gregoritsch.

Pelatih: Ralf Rangnick.(*)