Setelah 6 Kali Berputar, Super Air Jet IU840 Akhirnya Mendarat di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Drama penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi akhirnya berakhir.
Setelah lebih dari enam kali percobaan untuk melakukan pendaratan, Super Air Jet IU840 dari Jakarta akhirnya berhasil mendarat di Jambi, Senin 5 Oktober 2026 sore.
Sebelumnya, pesawat tersebut sempat berputar berkali-kali di atas wilayah Jambi.
Pantauan pergerakan pesawat melalui Flightradar menunjukkan IU840 beberapa kali melakukan holding sebelum akhirnya berhasil melakukan pendaratan.
Kondisi itu terjadi ketika jarak pandang di sekitar Bandara Sultan Thaha masih berubah-ubah akibat kabut asap yang menyelimuti wilayah Jambi.
Tidak lama setelah Super Air Jet berhasil mendarat, Citilink QG966 dari Jakarta juga berhasil mendarat di Bandara Sultan Thaha pada pukul 17.08 WIB.
Dua penerbangan tersebut sebelumnya sama-sama menghadapi kendala akibat kondisi jarak pandang yang belum stabil.
Dua Pesawat Jakarta Akhirnya Mendarat
Super Air Jet IU840 sebelumnya memiliki estimasi kedatangan sekitar pukul 16.15 WIB.
Namun, pesawat tidak langsung mendarat dan sempat berputar di udara Jambi.
Branch Communication Bandara Sultan Thaha Jambi, Ikhsan Pulungan, sebelumnya menginformasikan bahwa pesawat masih berputar di wilayah udara Jambi.
Situasi tersebut berlangsung ketika jarak pandang bandara kembali menurun.
Setelah lebih dari enam kali percobaan, IU840 akhirnya berhasil mendarat.
Sementara itu, Citilink QG966 dari Jakarta yang sebelumnya masih berada di sekitar wilayah Sumatera Selatan juga melanjutkan penerbangan menuju Jambi dan akhirnya landing pada pukul 17.08 WIB.
Keberhasilan kedua pesawat mendarat menjadi perkembangan terbaru setelah kondisi kabut asap sempat mengganggu pergerakan sejumlah penerbangan di Bandara Sultan Thaha.
Jarak Pandang Sempat Turun hingga 1.000 Meter
Sebelumnya, jarak pandang di Bandara Sultan Thaha mengalami fluktuasi sepanjang Senin.
Pada pukul 15.00 WIB, jarak pandang sempat mencapai 2.200 meter. Namun, kondisi kemudian memburuk.
Pukul 15.30 WIB, jarak pandang turun menjadi 1.100 meter dan kembali merosot menjadi 1.000 meter pada pukul 16.00 WIB.
Kondisi tersebut membuat proses pendaratan membutuhkan perhatian dan penyesuaian dari maskapai serta pihak terkait.
Meski demikian, perkembangan terbaru menunjukkan dua penerbangan dari Jakarta yang sebelumnya tertahan akhirnya dapat mendarat dengan selamat di Bandara Sultan Thaha Jambi.
Batik Air Lebih Dulu Berhasil Mendarat
Sebelum IU840 dan QG966, penerbangan Batik Air ID6804 dari Jakarta juga berhasil mendarat di Bandara Sultan Thaha sekitar pukul 15.00 WIB.
Pesawat tersebut kemudian kembali terbang menuju Jakarta menggunakan nomor penerbangan ID6805 pada pukul 15.45 WIB.
Dengan berhasilnya sejumlah penerbangan mendarat dan berangkat, operasional Bandara Sultan Thaha tetap berjalan meski kondisi jarak pandang masih menjadi faktor penting dalam pergerakan pesawat.
Pihak bandara terus memantau kondisi dan berkoordinasi dengan maskapai untuk menyesuaikan operasional penerbangan dengan perkembangan cuaca dan jarak pandang.
Penumpang tetap diminta memantau informasi terbaru dari maskapai masing-masing karena kondisi di sekitar bandara dapat berubah dalam waktu singkat.(*)