Dibayar US$40 Ribu per Bulan, Ini Alasan PSSI Pilih John Herdman

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia langsung menarik perhatian publik.

Terutama terkait besaran gaji yang diterimanya. Sejumlah media internasional melaporkan pelatih asal Inggris tersebut akan menerima bayaran sekitar US$40 ribu per bulan.

Angka yang dinilai lebih rendah, dibandingkan pelatih Timnas Indonesia sebelumnya, Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert.

Meski demikian, PSSI menegaskan bahwa nilai kontrak bukan tolok ukur utama.

Rekam jejak Herdman yang pernah membawa tim nasional putra dan putri ke Piala Dunia justru menjadi pertimbangan terbesar dalam penunjukan ini.

PSSI secara resmi mengumumkan Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Sekaligus menandai dimulainya era baru sepak bola nasional pasca perjalanan Garuda di Piala Dunia 2026.

Kontrak Hingga 2027, Ada Opsi Perpanjangan

Dalam keterangan resmi, PSSI tidak mengungkap secara detail durasi dan nilai kontrak Herdman.

Namun laporan dari media luar negeri menyebutkan bahwa Herdman dikontrak hingga 2027.

Mengikuti masa kepemimpinan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, dengan opsi perpanjangan hingga 2030.

Selain menangani Timnas Indonesia senior, Herdman juga akan bertanggung jawab atas Timnas U-23, sebagai bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan PSSI.

“PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia. Kehadirannya menandai era baru sepak bola nasional. Herdman adalah pelatih dengan pengalaman membawa tim ke Piala Dunia,” tulis PSSI melalui pernyataan resminya.

Rekam Jejak Jadi Jaminan Kualitas

Meski menerima gaji yang relatif lebih rendah, Herdman memiliki reputasi global.

Ia tercatat sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional pria dan wanita dari satu negara lolos ke Piala Dunia.

Ia sukses menangani Timnas Wanita Kanada pada periode 2011–2018, dengan prestasi dua medali perunggu Olimpiade serta perempat final Piala Dunia Wanita 2015.

Setelah itu, ia membawa Timnas Pria Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, mengakhiri penantian selama 36 tahun.

PSSI menilai pengalaman tersebut sejalan dengan visi jangka panjang pengembangan Timnas Indonesia.

Agenda Perdana Bersama Timnas Indonesia

Setelah penunjukan resmi ini, Herdman langsung dihadapkan pada agenda padat.

Tugas perdananya adalah memimpin Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Matchday 23–31 Maret 2026.

Selanjutnya, ia akan menangani Timnas Indonesia pada agenda FIFA bulan Juni, September, Oktober, dan November.

Serta memimpin skuad Garuda di Piala AFF 2026 yang dijadwalkan bergulir mulai 25 Juli 2026.(*)




Profil John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia Berpengalaman Piala Dunia

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, menandai dimulainya babak baru sepak bola nasional pasca keberhasilan skuad Garuda tampil di Piala Dunia 2026 di bawah kepemimpinan Patrick Kluivert.

Pengumuman tersebut disampaikan PSSI pada Sabtu, 3 Januari 2026.

tidak mengungkap secara rinci nilai maupun durasi kontrak, kehadiran pelatih asal Inggris ini dinilai sebagai langkah strategis jangka panjang dalam pembangunan tim nasional.

Sejumlah laporan media internasional menyebutkan Herdman dikontrak hingga 2027, mengikuti masa kepemimpinan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, dengan opsi perpanjangan hingga 2030.

Gaji Herdman disebut berada di kisaran US$40 ribu per bulan, lebih rendah dibandingkan pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert.

Rekam Jejak John Herdman Jadi Alasan Utama

PSSI menilai Herdman bukan sekadar pelatih biasa.

Ia memiliki reputasi global sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia.

“PSSI resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia. Penunjukan ini menandai era baru sepak bola nasional. Herdman adalah arsitek berpengalaman yang telah membawa tim ke panggung Piala Dunia,” tulis PSSI dalam pernyataan resminya.

Karier Herdman mencuat saat menangani Timnas Wanita Kanada pada periode 2011–2018.

Di bawah asuhannya, Kanada meraih dua medali perunggu Olimpiade (2012 dan 2016) serta mencapai perempat final Piala Dunia Wanita 2015.

Kesuksesan itu berlanjut ketika ia dipercaya melatih Timnas Pria Kanada, yang berhasil lolos ke Piala Dunia 2022, mengakhiri penantian selama 36 tahun.

Tangani Timnas Senior hingga U-23

Dalam struktur kepelatihan baru, Herdman tidak hanya bertanggung jawab atas Timnas Indonesia senior.

Tetapi juga akan menangani Timnas U-23, guna memastikan kesinambungan pembinaan pemain dari level usia muda ke tim utama.

PSSI menegaskan bahwa, pendekatan Herdman yang berbasis mentalitas, disiplin, dan identitas permainan menjadi nilai tambah penting bagi sepak bola Indonesia.

“Rekam jejak Herdman menjadi alasan utama penunjukan ini. Ia memiliki pengalaman nyata membangun tim dari fondasi hingga mampu bersaing di level tertinggi,” lanjut pernyataan PSSI.

Agenda Perdana John Herdman Bersama Timnas Indonesia

Setelah kegagalan melaju ke fase lanjutan Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani sejumlah agenda internasional sepanjang tahun ini.

Tugas pertama Herdman adalah memimpin Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Matchday 23–31 Maret 2026.

Setelah itu, ia akan memimpin skuad Garuda pada kalender FIFA bulan Juni, September, Oktober, dan November, serta menghadapi Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli 2026.

PSSI berharap kehadiran John Herdman mampu membawa stabilitas, identitas permainan yang jelas, serta konsistensi prestasi Timnas Indonesia di level Asia dan dunia.(*)




Timnas Indonesia Segera Punya Pelatih Baru, PSSI Tunggu Waktu yang Tepat

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan akan menetapkan pelatih baru Timnas Indonesia sebelum agenda FIFA Match Day (FMD) pada Maret 2026.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menyampaikan hal itu saat menghadiri turnamen mini soccer antar media bertajuk Media Cup 2025 di Pendekar Goozone Mini Soccer, Cibis, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2025).

“FIFA Matchday berikutnya kan Maret. Sekarang yang November dipakai untuk tim U-22 SEA Games. Jadi kebutuhan kita nanti di Maret. Kita cari dulu (pelatihnya). Seperti kata Pak Ketum PSSI, kita harus memperbaiki dulu citra di luar karena banyak yang bully terhadap mantan pelatih,” ujar Arya.

Arya menjelaskan, keputusan memilih pelatih baru sebelum Maret 2026 dilakukan agar proses berjalan tenang dan matang.

“Kalau mau memilih sesuatu, jangan pas lagi bahagia-bahagianya, jangan juga pas lagi sebel-sebelnya. Jadi pilih saat tenang, supaya objektif,” tambahnya.

Setelah Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, suasana sepak bola nasional disebut masih panas.

Indonesia tersingkir di babak kualifikasi putaran keempat setelah kalah dari Arab Saudi (2–3) dan Irak (0–1).

Kegagalan itu membuat PSSI memutus kerja sama dengan pelatih kepala Patrick Kluivert dan jajaran tim asal Belanda, seperti Alex Pastoor, Denny Landzaat, serta Gerald Vanenburg.

Arya menegaskan hingga kini belum ada rapat resmi Exco PSSI yang membahas pelatih baru.

“Kalau ada isu katanya Exco sudah setuju atau tidak setuju, itu nggak benar. Rapat aja belum ada,” ujarnya.

Ia menambahkan, Ketua Umum PSSI dan Direktur Teknik kini sedang mengumpulkan daftar calon pelatih.

Setelah itu, hasilnya akan dibahas bersama dalam rapat Exco untuk diputuskan secara resmi.

“Pak Ketum sudah komunikasi dengan Direktur Teknik. Mereka lagi kumpulkan nama pelatih dulu, nanti baru dibawa ke rapat Exco untuk diputuskan,” jelas Arya.

Dengan demikian, publik diperkirakan baru akan mengetahui siapa pelatih baru Timnas Indonesia pada awal 2026 sebelum skuad Garuda kembali berlaga di FIFA Matchday 23–31 Maret 2026.(*)