Real Madrid Menang Dramatis 3-2 atas AEK Athena, Gol Valverde Menit 90+2 Jadi Penentu

SEPUCUKJAMBI.ID – Real Madrid kembali memperlihatkan mentalitas pantang menyerah di Liga Champions 2026-2027.

Sempat dua kali tertinggal dari AEK Athena, Los Blancos akhirnya membawa pulang kemenangan 3-2 berkat gol dramatis Federico Valverde pada menit 90+2.

Pertandingan matchday keempat fase liga tersebut berlangsung di Agia Sophia Stadium, Kamis 5 November 2026 dini hari WIB.

Kemenangan ini sekaligus menjaga rekor sempurna Real Madrid di kompetisi elite Eropa musim ini.

AEK Athena sempat membuat pendukungnya bersorak setelah Aboubakary Koita membuka keunggulan pada menit ke-12. Jude Bellingham kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-32.

Drama berlanjut pada babak kedua. Stavros Pilios kembali membawa tuan rumah unggul 2-1 pada menit ke-75.

Namun, Kylian Mbappe hanya membutuhkan tiga menit untuk mengembalikan keseimbangan skor.

Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Valverde muncul sebagai penentu.

Kapten Real Madrid tersebut melepaskan tembakan akurat pada menit 90+2 yang mengubah skor menjadi 3-2.

AEK Athena Kejutkan Real Madrid Sejak Awal

Bermain di hadapan pendukung sendiri, AEK Athena langsung tampil agresif. Tekanan tuan rumah membuat pertahanan Real Madrid harus bekerja keras sejak menit-menit awal.

Keunggulan AEK akhirnya tercipta pada menit ke-12. Aboubakary Koita memanfaatkan umpan Luka Jovic sebelum mengontrol bola dan melepaskan tembakan kaki kiri yang gagal dihentikan Thibaut Courtois.

Real Madrid sempat merayakan gol penyama kedudukan melalui Bellingham pada menit ke-28. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah pemeriksaan VAR menunjukkan posisi offside.

Bellingham akhirnya benar-benar mencetak gol empat menit kemudian.

Gelandang Inggris itu melepaskan penyelesaian menggunakan tumit dari jarak sekitar 12 meter setelah menerima umpan Cucurella.

Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga babak pertama berakhir.

Gol tersebut juga menghadirkan catatan istimewa bagi Bellingham.

Pada usia 23 tahun 128 hari, ia tercatat mencapai 60 penampilan di Liga Champions dan melewati rekor usia Iker Casillas.

Mbappe Selamatkan Real Madrid dari Ketertinggalan Kedua

Memasuki babak kedua, Real Madrid meningkatkan tekanan untuk mencari gol tambahan.

Mbappe beberapa kali mendapatkan peluang, tetapi belum mampu menaklukkan penjaga gawang AEK Athena.

Tuan rumah justru kembali membuat kejutan pada menit ke-75. Stavros Pilios memanfaatkan umpan Koita dan melepaskan tembakan yang melewati sela-sela kaki Courtois.

AEK kembali unggul 2-1. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan tiga menit.

Mbappe menyamakan kedudukan pada menit ke-78 setelah menerima umpan Denzel Dumfries.

Penyerang asal Prancis itu berhasil menuntaskan peluang dan mengubah skor menjadi 2-2.

Real Madrid terus memburu gol kemenangan. Mbappe kembali mendapatkan kesempatan, tetapi penjaga gawang Alberto Brignoli mampu menggagalkan tembakannya.

Valverde Hancurkan Harapan AEK pada Menit 90+2

Saat pertandingan tampak akan berakhir dengan hasil imbang, Federico Valverde menghadirkan kejutan besar.

Pada menit 90+2, kapten Real Madrid tersebut melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti. Bola meluncur ke sudut atas gawang dan tidak mampu dijangkau Brignoli.

Gol itu langsung memastikan kemenangan 3-2 bagi Los Blancos sekaligus membungkam publik tuan rumah.

Drama belum sepenuhnya berakhir. AEK Athena harus kehilangan Koita setelah sang penyerang menerima kartu merah pada menit ke-90 akibat protes kepada wasit.

Kekalahan tersebut menjadi hasil pahit bagi AEK yang sempat dua kali berada dalam posisi unggul.

Real Madrid Pertahankan Rekor Sempurna

Kemenangan di Yunani memperpanjang catatan sempurna Real Madrid pada fase liga Liga Champions 2026-2027.

Hasil ini juga menjadi comeback dramatis kedua secara beruntun bagi Los Blancos dalam pertandingan tandang kompetisi Eropa.

Sebelumnya, mereka berhasil mengalahkan Roma dengan skor 4-3 setelah sempat tertinggal 1-3 hingga tujuh menit terakhir.

Valverde menjadi sosok penting dalam kemenangan terbaru ini.

Golnya pada menit-menit akhir memastikan Real Madrid kembali membawa pulang tiga poin meski harus melewati pertandingan yang penuh tekanan.

Bagi Los Blancos, kemenangan atas AEK Athena bukan sekadar tambahan poin.

Hasil ini juga memperlihatkan kemampuan mereka bertahan dalam tekanan dan terus mencari peluang hingga detik terakhir pertandingan.(*)




Uruguay Dominan, Arab Saudi Efektif: Duel Grup H Berakhir Tanpa Pemenang

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan Grup H Piala Dunia 2026 langsung berlangsung ketat sejak pertandingan pertama.

Arab Saudi sukses mencuri perhatian setelah menahan salah satu unggulan grup, Uruguay, dengan skor 1-1 di Miami Stadium, Selasa 16 Juni 2026 dini hari WIB.

Bahkan, The Green Falcons sempat berada di ambang kemenangan sebelum Uruguay menyamakan kedudukan 10 menit menjelang laga usai.

Hasil ini membuat persaingan Grup H semakin terbuka. Sebelumnya, Spanyol juga gagal meraih kemenangan setelah ditahan debutan Cape Verde tanpa gol. Alhasil, keempat tim di grup tersebut sama-sama mengoleksi satu poin.

Uruguay tampil dominan sejak peluit awal dibunyikan. Tim asuhan Marcelo Bielsa menguasai jalannya pertandingan dan berupaya menekan pertahanan Arab Saudi melalui kombinasi Federico Valverde, Manuel Ugarte, dan Maxi Araujo.

Peluang pertama lahir pada menit kelima saat Araujo melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun, kiper Mohammed Al Owais masih mampu mengamankan bola dengan baik.

Meski terus ditekan, Arab Saudi menunjukkan organisasi pertahanan yang disiplin. Lini belakang yang dikomandoi Hassan Al Tambakti dan Abdulelah Al Amri mampu meredam pergerakan Darwin Nunez maupun Federico Vinas.

Setelah bertahan cukup lama, Arab Saudi mulai berani keluar menyerang. Beberapa kali serangan balik cepat mampu merepotkan barisan pertahanan Uruguay yang terlalu fokus membangun serangan.

Momentum itu akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum.

Pada menit ke-41, Arab Saudi mendapatkan sepak pojok yang dieksekusi Musab Al-Juwayr. Bola berhasil disambut Saud Abdulhamid di tiang jauh.

Meski Fernando Muslera mampu menggagalkan peluang pertama, bola muntah langsung disambar Abdulelah Al Amri menjadi gol.

Gol tersebut membuat stadion bergemuruh dan membawa Arab Saudi unggul 1-0 hingga jeda pertandingan.

Tertinggal satu gol, Marcelo Bielsa langsung melakukan perubahan strategi pada awal babak kedua. Sejumlah pergantian pemain dilakukan untuk meningkatkan agresivitas serangan Uruguay.

Perubahan tersebut membuat La Celeste tampil semakin menekan. Federico Vinas beberapa kali mendapatkan peluang berbahaya, sementara Manuel Ugarte nyaris mencetak gol spektakuler melalui tembakan jarak jauh yang hanya membentur tiang gawang pada menit ke-60.

Di tengah gempuran Uruguay, satu nama menjadi sorotan utama, yakni Mohammed Al Owais.

Kiper Arab Saudi itu tampil luar biasa sepanjang pertandingan. Sejumlah peluang emas berhasil dimentahkan, termasuk sundulan Vinas dan beberapa percobaan dari Federico Valverde.

Arab Saudi kemudian memilih menumpuk pemain di area pertahanan demi menjaga keunggulan.

Georgios Donis bahkan mengubah skema permainan menjadi lebih defensif untuk meredam tekanan lawan.

Namun pertahanan rapat tersebut akhirnya runtuh pada menit ke-80.

Berawal dari serangan bertubi-tubi Uruguay, sundulan Federico Vinas masih mampu ditepis Al Owais.

Sayangnya, bola liar jatuh tepat ke kaki Maxi Araujo yang tanpa kesulitan menceploskan bola ke dalam gawang.

Gol itu mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus membangkitkan semangat Uruguay untuk memburu kemenangan.

Pada 10 menit terakhir pertandingan, tekanan Uruguay semakin meningkat. Brian Rodriguez, Nicolas De la Cruz, hingga Federico Valverde bergantian mencoba peruntungan.

Akan tetapi, Al Owais kembali menunjukkan kualitasnya. Beberapa penyelamatan penting pada masa injury time membuat Arab Saudi mampu mempertahankan skor imbang hingga peluit panjang dibunyikan.

Meski gagal meraih kemenangan, hasil ini tetap menjadi modal penting bagi Arab Saudi dalam persaingan Grup H.

Disiplin bertahan dan efektivitas serangan balik menjadi senjata yang terbukti mampu merepotkan tim sekelas Uruguay.

Sementara bagi Uruguay, hasil imbang ini menjadi peringatan bahwa status unggulan tidak akan menjamin kemenangan mudah di grup yang kini terlihat sangat kompetitif.

Dengan seluruh tim sama-sama mengoleksi satu poin, persaingan menuju babak 16 besar dipastikan semakin menarik pada laga berikutnya.(*)