RSUD H Abdul Manap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Kedokteran UIN STS Jambi, Targetkan Layanan Kesehatan Naik Kelas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi bersama Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi resmi memperkuat kerja sama pengembangan pendidikan kedokteran.

Melalui nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani di RSUD H. Abdul Manap, Senin 27 Juli 2026, rumah sakit milik Pemkot Jambi tersebut ditetapkan sebagai rumah sakit pendidikan utama bagi mahasiswa kedokteran.

Kerja sama tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. dan Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan sekaligus memperkuat pelayanan medis di Kota Jambi.

Wali Kota, Maulana mengatakan kebutuhan terhadap layanan kesehatan berkualitas akan terus meningkat seiring perkembangan Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi dan pusat pertumbuhan ekonomi kawasan.

Menurutnya, dengan semakin terbukanya akses transportasi, termasuk keberadaan jalan tol, Kota Jambi berpotensi menjadi pusat rujukan layanan kesehatan bagi masyarakat dari berbagai wilayah.

“Kerja sama ini merupakan langkah penting dalam mendukung pengembangan pendidikan kedokteran sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Jambi,” ujar Maulana.

Dengan status sebagai rumah sakit pendidikan utama, RSUD H. Abdul Manap nantinya tidak hanya berfungsi memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi tempat pembelajaran klinis bagi calon dokter.

Maulana menjelaskan, para dokter spesialis di RSUD H. Abdul Manap akan memiliki peran ganda, yakni memberikan pelayanan medis sekaligus membimbing mahasiswa kedokteran dalam proses pendidikan.

“Dokter spesialis nantinya tidak hanya melayani pasien, tetapi juga menjadi pendidik bagi calon dokter. Ini akan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga medis,” katanya.

Selain RSUD H. Abdul Manap, sejumlah rumah sakit lain dan puskesmas di Kota Jambi akan dilibatkan sebagai jejaring pendidikan untuk mendukung kebutuhan praktik mahasiswa Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi.

Menurut Maulana, kerja sama tersebut juga membuka peluang pengembangan fasilitas kesehatan, peningkatan sarana prasarana, serta penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan rumah sakit.

Sementara itu, Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Kasful Anwar menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Jambi terhadap pengembangan Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi.

Ia mengatakan fakultas kedokteran tersebut masih membutuhkan dukungan berbagai pihak, terutama dalam penyediaan fasilitas pendidikan klinik, sumber daya manusia, serta wahana praktik mahasiswa.

“Kerja sama ini menjadi langkah penting untuk mendukung proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan amanat Tridharma Perguruan Tinggi,” ungkapnya.

Direktur RSUD H. Abdul Manap, dr. Anastasia Tekti Hanungnurani, MARS, memastikan pihaknya siap memenuhi berbagai persyaratan untuk menjadi rumah sakit pendidikan sesuai standar yang berlaku.

Persiapan tersebut meliputi aspek perizinan, peningkatan fasilitas, serta penguatan tenaga kesehatan agar mampu mendukung proses pendidikan dokter secara berkelanjutan.

“Kami siap berkolaborasi dengan rumah sakit jejaring, dinas kesehatan, puskesmas, dan institusi pendidikan untuk menciptakan pendidikan kedokteran yang berkualitas,” ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, rumah sakit, dan perguruan tinggi ini, Pemkot Jambi berharap dapat mencetak tenaga medis profesional sekaligus memperkuat posisi Kota Jambi sebagai pusat pelayanan kesehatan dan pendidikan kedokteran di Provinsi Jambi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pemerintah Kota Jambi, pimpinan UIN STS Jambi, Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi, direktur sejumlah rumah sakit, kepala puskesmas, dokter spesialis, serta tamu undangan lainnya.(*)




Incaran Calon Dokter, Ini 10 Kampus Kedokteran Terbaik di Indonesia

SEPUCUKJAMBI.ID – Jurusan kedokteran masih menjadi salah satu program studi paling prestisius dan kompetitif di Indonesia.

Tingginya minat calon mahasiswa membuat seleksi masuk fakultas kedokteran dikenal sangat ketat.

Selain kemampuan akademik, kualitas fasilitas, rumah sakit pendidikan, sistem pembelajaran klinis, hingga rekam jejak lulusan menjadi indikator utama dalam menilai mutu sebuah fakultas kedokteran.

Sejumlah universitas di Indonesia telah lama dikenal konsisten mencetak dokter-dokter unggulan yang berkiprah di berbagai bidang, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.

Berikut 10 universitas dengan jurusan kedokteran terbaik di Indonesia yang kerap menjadi incaran calon mahasiswa.

1. Universitas Indonesia (UI)

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia merupakan salah satu yang tertua dan paling bergengsi di Tanah Air. Didukung RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, FK UI unggul dalam pendidikan klinis, riset medis, serta jejaring internasional.

2. Universitas Gadjah Mada (UGM)

FK-KMK UGM dikenal dengan pendekatan holistik dan berbasis komunitas. Sistem pendidikannya menekankan keseimbangan antara ilmu klinis, kesehatan masyarakat, dan pengabdian sosial.

3. Universitas Airlangga (Unair)

Berbasis di Surabaya, FK Unair memiliki reputasi kuat dalam pendidikan klinis dan penelitian. RSUD Dr. Soetomo menjadi salah satu rumah sakit pendidikan terbesar dan tersibuk di Indonesia.

4. Universitas Padjadjaran (Unpad)

Didukung RS Hasan Sadikin Bandung, FK Unpad dikenal memiliki sistem akademik dan klinis yang ketat. Fakultas ini menjadi salah satu rujukan nasional dalam pendidikan kedokteran.

5. Universitas Diponegoro (Undip)

FK Undip menonjol dalam riset kesehatan tropis dan pengembangan pelayanan kesehatan masyarakat. Fasilitas klinis dan laboratorium terus mengalami peningkatan signifikan.

6. Universitas Brawijaya (UB)

FK UB dikenal adaptif terhadap perkembangan teknologi medis. RS Saiful Anwar Malang menjadi pusat utama pembelajaran klinis mahasiswa kedokteran UB.

7. Universitas Sebelas Maret (UNS)

Dalam beberapa tahun terakhir, FK UNS menunjukkan perkembangan pesat. Integrasi pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat menjadi kekuatan utama fakultas ini.

8. Universitas Hasanuddin (Unhas)

Sebagai kampus unggulan di Indonesia Timur, FK Unhas berperan strategis dalam pengembangan layanan kesehatan regional serta riset penyakit tropis dan kelautan.

9. Universitas Andalas (Unand)

FK Unand dikenal unggul dalam riset kesehatan lingkungan dan penyakit endemik. Perannya penting dalam mendukung pelayanan kesehatan di wilayah Sumatra bagian tengah.

10. Universitas Sriwijaya (Unsri)

FK Unsri terus meningkatkan kualitas fasilitas dan sistem pendidikan klinis, menjadikannya salah satu fakultas kedokteran favorit di Sumatra Selatan.

Memilih jurusan kedokteran bukan hanya soal nama besar kampus, tetapi juga kesiapan mental, komitmen jangka panjang, serta kecocokan dengan sistem pembelajaran yang diterapkan.

Dengan persaingan yang semakin ketat, memahami karakter dan keunggulan tiap fakultas menjadi langkah penting sebelum menentukan pilihan masa depan.(*)