Drama 120 Menit! Belgia Hancurkan Mimpi Senegal, Tielemans Jadi Pahlawan lewat Penalti VAR

SEPUCUKJAMBI.ID – Belgia memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 lewat salah satu pertandingan paling dramatis sepanjang turnamen.
Tertinggal dua gol hingga memasuki lima menit terakhir waktu normal, Setan Merah bangkit secara luar biasa sebelum menumbangkan Senegal 3-2 melalui babak tambahan waktu di Lumen Field, Seattle, Kamis 2 Juli 2026 dini hari WIB.
Youri Tielemans menjadi sosok yang menentukan kemenangan Belgia.
Setelah mencetak gol penyama kedudukan pada penghujung babak kedua, gelandang tersebut kembali menunjukkan ketenangannya dengan mengeksekusi penalti pada menit 120+5 yang memastikan langkah Belgia ke fase 16 besar.
Hasil ini sekaligus memupus harapan Senegal yang sebenarnya sudah berada di ambang kelolosan.
Lions of Teranga tampil dominan selama sebagian besar pertandingan sebelum kehilangan momentum pada menit-menit terakhir.
Sejak awal laga, Senegal tampil tanpa rasa gentar menghadapi salah satu tim unggulan Eropa.
Permainan cepat yang dipimpin Sadio Mane dan Ismaila Sarr berkali-kali membuat pertahanan Belgia berada dalam tekanan.
Peluang emas pertama tercipta pada menit ke-14 ketika Ismaila Sarr berhasil lolos di depan gawang.
Namun, penyelesaian akhirnya membentur tiang dan gagal mengubah papan skor.
Tekanan Senegal akhirnya membuahkan hasil sepuluh menit kemudian.
Habib Diarra memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti untuk membawa wakil Afrika unggul 1-0.
Gol tersebut membuat Senegal semakin percaya diri. Mereka tampil disiplin dalam bertahan sekaligus efektif memanfaatkan ruang kosong saat melakukan serangan balik.
Belgia yang lebih banyak menguasai bola justru kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang babak pertama.
Memasuki paruh kedua, pelatih Belgia mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan memasukkan Romelu Lukaku.
Namun perubahan itu belum langsung membuahkan hasil.
Sebaliknya, Senegal justru memperlebar keunggulan pada menit ke-51.
Ismaila Sarr mengontrol bola dengan sempurna sebelum melepaskan tendangan keras yang gagal dihentikan Thibaut Courtois.
Skor berubah menjadi 2-0 dan Senegal semakin dekat dengan tiket menuju babak berikutnya.
Belgia terus melakukan rotasi pemain demi meningkatkan daya gedor.
Akan tetapi, pertahanan Senegal tetap solid hingga pertandingan memasuki lima menit terakhir waktu normal.
Di tengah situasi yang semakin sulit, pengalaman Romelu Lukaku berbicara.
Penyerang berusia 33 tahun itu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-86 dan membangkitkan harapan Belgia yang sebelumnya nyaris sirna.
Momentum langsung berubah. Hanya tiga menit berselang, Leandro Trossard mengirim umpan silang yang disambut sundulan akurat Youri Tielemans untuk menyamakan skor menjadi 2-2.
Gol tersebut membuat Senegal kehilangan kendali permainan. Belgia terus menekan hingga akhir babak kedua, tetapi skor tetap imbang sehingga pertandingan dilanjutkan ke extra time.
Ketika duel tampak akan ditentukan lewat adu penalti, drama kembali terjadi.
Wasit meninjau sebuah insiden di kotak penalti Senegal melalui VAR pada menit 120+1 dan akhirnya menunjuk titik putih untuk Belgia.
Youri Tielemans maju sebagai eksekutor. Di bawah tekanan besar, gelandang Belgia itu melepaskan tendangan keras ke sudut atas gawang yang tak mampu dijangkau kiper Senegal pada menit 120+5.
Gol tersebut mengakhiri perjuangan sengit Senegal sekaligus memastikan Belgia menang 3-2.
Comeback luar biasa itu mengantarkan Setan Merah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, di mana mereka akan menghadapi pemenang laga Amerika Serikat kontra Bosnia dan Herzegovina.
Bagi Senegal, kekalahan ini menjadi salah satu hasil paling menyakitkan di turnamen.
Setelah menguasai pertandingan selama lebih dari 80 menit, mereka harus mengakhiri perjalanan akibat kebangkitan spektakuler Belgia pada saat-saat terakhir.(*)