Pasar Bedug Bahagia Dibuka, Wawako Diza: Dongkrak UMKM dan Hidupkan Rawasari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Diza Hazra Aljosha secara resmi membuka Pasar Bedug Bahagia di kawasan Terminal Rawasari, Kota Jambi, Kamis (19/2/2026).

Pasar musiman ini menjadi ruang bagi ratusan pelaku UMKM dan pedagang binaan lintas sektor Pemerintah Kota Jambi untuk mengembangkan usaha selama Ramadan 1447 H.

Dalam sambutannya, Diza menyampaikan bahwa Pasar Bedug Bahagia diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat, khususnya pedagang kecil dan pelaku usaha mikro.

“Kami ingin Pasar Bedug Bahagia ini menjadi contoh bagi pasar-pasar lainnya di Jambi. Harapannya mampu meningkatkan perekonomian sekaligus kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, Nella Ervina, lebih dari 130 pedagang ambil bagian dalam pasar bedug tahun ini.

Mereka berasal dari berbagai sektor UMKM, mulai dari kuliner takjil, makanan khas Ramadan, hingga produk olahan rumahan.

“Semoga dengan adanya pasar bedug ini bisa meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM,” katanya.

Pasar Bedug Bahagia juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti area parkir, toilet, dan tempat makan yang tertata rapi guna memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Keberadaan pasar bedug ini juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali kawasan Terminal Rawasari yang sebelumnya dikenal sebagai pusat aktivitas masyarakat.

Menurut Diza, revitalisasi kawasan tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat sekitar.

“Dulu kawasan ini sangat ramai. Dengan adanya pasar bedug, kami berharap area ini kembali bergairah dan maju,” singkatnya.

Dengan hadirnya Pasar Bedug Bahagia, Pemkot Jambi optimistis aktivitas ekonomi selama Ramadan akan meningkat, sekaligus membuka peluang kerja dan memperkuat perputaran ekonomi lokal.(*)




Di Hadapan Wagub, Wawako Diza Tekankan Stabilitas Harga Lewat GPM

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Diza Hazra Aljosha menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M melalui Gerakan Pangan Murah (GPM).

Program tersebut digelar di kawasan Citra Land NGK, Kelurahan Mayang Mengurai, Kecamatan Alam Barajo, Jumat (13/02/2026).

Dalam sambutannya, Diza menekankan bahwa GPM bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret untuk melindungi daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Kegiatan ini untuk memastikan akses pangan cukup dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama dalam momen spesial Ramadan dan Idul Fitri,” tegasnya.

GPM Digelar Rutin Selama Ramadan

Diza menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah akan dilaksanakan secara rutin setiap pekan selama bulan suci Ramadan.

Langkah ini diambil agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih stabil dan terjangkau.

Menurutnya, stabilitas harga memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Ketika harga terkendali, daya beli meningkat dan aktivitas perdagangan tetap bergerak positif.

“Dengan pengelolaan yang baik, GPM dapat memastikan ketersediaan pangan yang cukup, berkualitas, dan terjangkau, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa program ini sejalan dengan prioritas ketahanan pangan nasional dan menjadi bagian dari upaya menjadikan Kota Jambi sebagai daerah yang tangguh dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok.

Wawako Diza turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat, mulai dari petani, pelaku UMKM, hingga mitra strategis seperti Bulog, Indogrosir, dan Toko Daging Indonesia.

Ia meyakini keberhasilan pengendalian stok dan harga tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor.

“Saya meyakini keberhasilan program ini tidak terlepas dari sinergi semua pihak,” pungkasnya.

Kegiatan GPM Kota Jambi ini merupakan bagian dari program serentak nasional yang diinisiasi Badan Pangan Nasional untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani serta unsur Forkopimda dan perangkat daerah terkait.

Melalui GPM, Pemkot Jambi berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET), sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.(*)




Sambut Ramadan 2026, Pemkot Jambi Gelar Gerakan Pangan Murah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M, Pemerintah Kota Jambi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan Citra Land NGK, Kelurahan Mayang Mengurai, Kecamatan Alam Barajo, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari GPM Serentak Nasional yang diinisiasi Badan Pangan Nasional dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Program tersebut juga mendukung agenda ketahanan pangan nasional sesuai arah kebijakan pemerintah pusat.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyampaikan bahwa GPM akan dilaksanakan secara rutin setiap pekan selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.

Menurutnya, langkah ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok saat momentum hari besar keagamaan.

“Kegiatan ini untuk memastikan akses pangan cukup dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama dalam momen spesial Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M,” ujarnya.

Ia menegaskan, GPM menjadi instrumen penting dalam mengendalikan inflasi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Stabilitas harga dinilai mampu meningkatkan daya beli serta menjaga kelancaran roda perdagangan di Kota Jambi.

Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa GPM merupakan bentuk intervensi langsung pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan berkualitas dengan harga ekonomis, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia mengungkapkan, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Provinsi Jambi per Januari 2026 tercatat sebesar 3,35 persen.

Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga menjadi penyumbang terbesar dengan andil 1,39 persen.

“Kegiatan ini menjadi salah satu instrumen nyata dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat,” kata Sani.

GPM Kota Jambi melibatkan berbagai pihak, mulai dari petani, pelaku UMKM, hingga mitra strategis seperti Bulog, Indogrosir, dan Toko Daging Indonesia. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci keberhasilan pengendalian stok dan harga pangan.

Untuk memastikan tidak terjadi permainan harga di lapangan, pemerintah juga membentuk Satgas Saber (Sapu Bersih) bersama aparat kepolisian.

Satgas ini bertugas mengawasi kesesuaian harga dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) serta menjaga distribusi tetap lancar.

Melalui GPM, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal secara berkelanjutan.(*)




Lagi, Program Unggulan Kota Jambi Bahagia Diluncurkan, Banharkat : Strategi Maulana-Diza Angkat UMKM Naik Kelas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Secara bertahap program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dibawah kepemimpinan Maulana-Diza yang langsung menyentuh kebutuhan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan.

Terbaru, pada Senin siang (1/9/2025), bertempat di Aula Griya Mayang, Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, secara resmi melaunching sekaligus melakukan kick off Program Banharkat (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat). Program ini merupakan salah satu dari 11 program unggulan “Kota Jambi Bahagia”, yang dirancang untuk memperkuat daya saing UMKM sekaligus memperluas akses permodalan masyarakat.

Sebagai tanda dimulainya implementasi program tersebut, secara simbolis diserahkan Surat Persetujuan Putusan Kredit (SP2K) kepada lima orang perwakilan pelaku usaha UMKM, yang menjadi penerima manfaat tahap awal.

Wali Kota Jambi, Maulana menjelaskan bahwa inovasi Banharkat merupakan wujud nyata kolaborasi Pemerintah Kota Jambi melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dalam rangka memberikan solusi keuangan yang sehat bagi masyarakat. Program ini dihadirkan untuk melawan maraknya praktik pinjaman online (Pinjol) ilegal dan rentenir yang selama ini merugikan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.

“Dalam implementasinya, kami bekerja sama dengan OJK serta dua bank mitra, yaitu Bank BTN dan Bank Jambi. Potensi pembiayaan yang tersedia melalui program ini sangat besar, mencapai hingga Rp110 miliar. Bahkan, kelompok usaha terkecil sekalipun dapat mengakses pinjaman, di mana setiap individu bisa memperoleh pembiayaan hingga Rp5 juta tanpa agunan. Ini adalah jawaban dari Kota Jambi Bahagia dari aspek UMKM,” ungkap Wali Kota Maulana.

Ia menegaskan, program Banharkat dirancang agar tidak memberatkan para pelaku UMKM yang tengah didorong untuk naik kelas menuju level pengusaha. Selain tanpa agunan, skema pinjaman yang ditawarkan juga sangat ringan, dengan suku bunga hanya sebesar 3 persen per tahun.

“Secara bertahap, jika usaha kecil ini berjalan baik, maka plafon pinjaman akan otomatis meningkat ke level super mikro. Pada tahap ini, pelaku usaha dapat memperoleh pinjaman hingga Rp10 juta, dengan bagi hasil yang tetap sama, yakni 3 persen. Begitu pula seterusnya, plafon pinjaman bisa terus naik hingga mencapai Rp100 juta per orang,” jelasnya.

Maulana berharap, dengan resmi diluncurkannya Program Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat (Banharkat), para pelaku UMKM di Kota Jambi dapat memanfaatkannya secara optimal, khususnya generasi muda yang sedang merintis usaha agar mampu berkembang lebih jauh.

“Ada sekitar 60 ribu pelaku UMKM di Kota Jambi, mulai dari kalangan anak muda, ibu-ibu, hingga bapak-bapak. Karena itu, saya berharap program ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, sekaligus dikolaborasikan antar kelompok usaha. Dengan demikian, dampaknya tidak hanya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian daerah, sejalan dengan tekad kita membangun sektor ekonomi berbasis pariwisata,” ungkap Maulana.

Kata Maulana, hadirnya Program Banharkat bukan sekadar inovasi pembiayaan, melainkan juga bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat peran UMKM dan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

“Program ini lahir dari semangat untuk menghadirkan akses permodalan yang mudah, cepat, dan tepat sasaran. Harapannya, para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dapat tumbuh lebih kuat, berdaya saing, serta mandiri, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada OJK Provinsi Jambi beserta seluruh Industri Jasa Keuangan (IJK) yang telah memberikan dukungan serta menjadi mitra kolaborasi yang baik, sehingga Program Banharkat dapat terlaksana dan berjalan dengan baik.

“Terima kasih kepada OJK dan seluruh mitra dari Industri Jasa Keuangan yang telah bersama-sama berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jambi. Tanpa dukungan dan sinergi ini, tentu program Banharkat tidak akan dapat berjalan optimal. Saya yakin dengan kebersamaan kita, manfaat program ini akan semakin besar dirasakan oleh masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di Kota Jambi. Saya percaya momentum launching hari ini akan menjadi motor penggerak baru bagi ekonomi kerakyatan di kota Jambi,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Pemerintah Kota Jambi yang menghadirkan Program Banharkat sebagai upaya mendukung tumbuh kembang UMKM melalui kolaborasi bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) di Jambi.

“Dengan adanya gebrakan ini, tentu kita berharap masyarakat dapat terhindar dari jeratan pinjaman online ilegal maupun praktik rentenir. Melalui kolaborasi ini, IJK berkomitmen memberikan suku bunga yang rendah untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan pembiayaan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Program Banharkat diharapkan tidak hanya mampu memperluas akses permodalan, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas pelaku UMKM. “Melalui Banharkat, mari kita bersama-sama mengakselerasi pertumbuhan UMKM, agar mereka dapat naik kelas hingga ke level pengusaha, sekaligus menjaga keberlanjutan program ini di Kota Jambi,” singkatnya.

Dalam momentum tersebut, turut dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pengelolaan Keuangan Daerah antara Pemerintah Kota Jambi dengan Bank BTN Cabang Jambi, yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Jambi bersama pimpinan BTN Cabang Jambi, Fidelis Zebua.

Selain itu, juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kota Jambi dengan Bank BTN Cabang Jambi serta Bank Jambi. Kerja sama tersebut mencakup pemberian fasilitas kredit kepada UMKM binaan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kota Jambi, sekaligus penguatan skema penyaluran kredit maupun pembiayaan bagi pelaku UMKM di bawah binaan dinas tersebut.

Perjanjian Kerja sama tersebut, ditandatangani oleh Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Jambi Moncar Widaryanto bersama Pimpinan Bank Jambi Cabang Sutomo Rahma Derita dan Branch Manager PT Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Jambi Fidelis Zebua.

Turut hadir dalam launching tersebut, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jambi Tunas Agung Jiwabrata, Staff Ahli Wali Kota dan Asisten Sekda, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian dan Camat dilingkungan Pemkot Jambi, serta udangan lainnya.(*)




Maulana Perkuat Ekonomi UMKM Lewat Banharkat, Ini Skema Pembiayaannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, didampingi Wawako Diza Hazra Aljosha secara resmi meluncurkan program Banharkat (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat Kota Jambi) dalam acara kick-off yang digelar di Aula Griya Mayang, Senin (1/9/2025).

Program Banharkat merupakan bagian dari sebelas program prioritas dalam inisiatif Kota Jambi Bahagia.

Fokus utama program ini adalah memberdayakan pelaku UMKM melalui pembiayaan mudah, murah, dan tanpa agunan, sebagai alternatif dari praktik pinjaman yang merugikan seperti rentenir dan pinjaman online ilegal.

Maulana menyampaikan bahwa Banharkat hadir berkat kolaborasi antara Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), komunitas jasa keuangan, serta dukungan dua bank daerah yakni Bank Jambi dan Bank BTN.

“Bank Jambi telah menyiapkan dana sebesar Rp71 miliar dan Bank BTN sebesar Rp40 miliar. Ini adalah potensi besar untuk mendukung pertumbuhan usaha kecil di Kota Jambi,” ungkap Maulana.

Lewat Banharkat, pelaku UMKM dapat mengajukan pinjaman modal hingga Rp5 juta tanpa agunan, dengan sistem bagi hasil ringan hanya 3 persen per tahun.

Bagi usaha kelompok seperti komunitas beranggotakan 20 orang, total pinjaman bisa mencapai Rp100 juta.

Program ini dirancang bertahap. Jika tahap awal berhasil, plafon kredit akan ditingkatkan hingga Rp10 juta untuk kategori super mikro, tetap dengan bunga rendah.

Selanjutnya, UMKM yang telah berkembang akan diarahkan untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon maksimal Rp100 juta dan bagi hasil 6 persen per tahun, jauh di bawah bunga pinjaman konvensional.

Maulana menekankan bahwa ribuan pelaku UMKM akan menjadi target penerima manfaat program ini, termasuk generasi muda, ibu rumah tangga, dan para pelaku usaha kreatif. Sektor yang disasar antara lain pariwisata, kuliner, fashion, hingga kerajinan lokal.

“Dengan infrastruktur tol yang sudah terkoneksi, arus wisatawan ke Kota Jambi meningkat. UMKM kita harus siap berkembang tanpa bergantung pada rentenir. Banharkat adalah solusi nyata menuju Kota Jambi Bahagia, di mana masyarakat diberdayakan secara ekonomi,” tegas Maulana.(*)




HUT ke-58, Sinsen Gelar Gathering Internal Sekaligus Dukung UMKM Kuliner Lokal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-58, PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) menggelar acara Internal Gathering dengan nuansa kebersamaan dan keragaman kuliner nusantara dari UMKM lokal.

Acara yang berlangsung meriah ini turut menghadirkan ragam hidangan dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran manajemen dan karyawan Sinsen, dan menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi kepada seluruh karyawan atas dedikasi dan kontribusinya dalam perjalanan panjang perusahaan selama lebih dari setengah abad.

Dalam suasana penuh kehangatan, manajemen menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim yang telah menjadi bagian dari pertumbuhan dan pencapaian Sinsen hingga saat ini.

“Kami percaya bahwa keberhasilan Sinsen hingga usia 58 tahun ini tidak lepas dari kerja keras dan loyalitas para karyawan. Melalui acara ini, kami ingin mengapresiasi setiap individu yang telah memberikan kontribusi terbaiknya bagi perusahaan” ujar Syanni Attan, Chief Executive Officer (CEO) Interim PT Sinar Sentosa Primatama.

Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan refleksi perjalanan perusahaan, perayaan ini juga mengangkat semangat berbagi melalui pelibatan UMKM lokal sebagai penyedia konsumsi.

Berbagai stand kuliner menyajikan makanan tradisional dan kekinian yang menjadi favorit para peserta, sekaligus menjadi panggung promosi bagi pelaku usaha kecil.

Melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi, Sinsen berharap dapat terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat.

Di usia ke-58 ini, Sinsen menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi perusahaan yang tidak hanya unggul secara bisnis, tetapi juga peduli terhadap kemajuan sosial dan ekonomi di sekitarnya.(*)




Wali Kota Maulana Turut Meriahkan Presisi Merdeka Run : “Momen Sehat, Merdeka, dan Bersatu”

Jambi, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., turut mendampingi Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, melepas ribuan peserta Presisi Merdeka Run (PMR) 2025, sebuah ajang lari bertema kebangsaan yang diinisiasi Kepolisian Daerah (Polda) Jambi.

Kegiatan yang berlangsung meriah dan semarak itu, mengambil titik start di kawasan Perkantoran Gubernur Jambi, dengan diikuti sebanyak 5.088 peserta yang tergabung kedalam tiga kategori jarak tempuh. Yaitu 5 kilometer (5K), 10 kilometer (10K), dan 21 kilometer (Half Marathon), yang diikuti mulai dari atlet profesional, komunitas lari, hingga masyarakat umum dari berbagai daerah.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jambi Al Haris, Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafiz, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Hermon Dekristo, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, serta unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Jambi, para Pejabat Utama Polda Jambi, pimpinan instansi vertikal, dan para undangan lainnya.

Disambut dengan antusias oleh ribuan peserta, Wali Kota Maulana turut mengapresiasi terselenggaranya Presisi Merdeka Run 2025. Menurutnya, selain wujud sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran kepolisian dalam membangun semangat nasionalisme, menjunjung sportivitas, serta mempererat silaturahmi antar elemen masyarakat, kegiatan ini juga memberikan dampak positif dalam mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Baca juga:  Walikota Maulana: Turnamen Catur Jadi Wadah Anak Muda Tunjukkan Bakat

“Presisi Merdeka Run 2025 menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam memperingati Hari Kemerdekaan RI dengan cara yang meriah, sehat, dan penuh semangat kebersamaan, tentunya kita akan dukung kegiatan positif seperti ini,” ujar Maulana usai pelepasan peserta.

Dia juga menyampaikan apresiasi tinggi dengan ditunjuknya Kota Jambi sebagai tempat pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, ajang ini tidak hanya menjadi wadah menumbuhkan semangat nasionalisme dan gaya hidup sehat, tetapi juga membawa dampak positif bagi perekonomian daerah.

“Saya sangat berterima kasih atas ditunjuknya Kota Jambi sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan ini. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah tentu memberikan manfaat besar bagi daerah kita,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan ini secara tidak langsung menjadi ajang promosi daerah, sekaligus sarana memperkenalkan potensi Kota Jambi kepada para peserta yang datang dari luar kota. Pergerakan ribuan orang tersebut turut menggerakkan sektor ekonomi masyarakat, mulai dari sektor perhotelan dan akomodasi, hingga kuliner, dan penjualan produk UMKM lokal.

Baca juga:  Tak Sekedar Seremonial, Walikota Maulana Beberkan Dasar Hukum dan Teknis Program Kampung Bahagia

“Ini event Sport Tourism, tentu menjadi berkah bagi pelaku usaha di Kota Jambi. Saat orang datang, mereka menginap, makan, belanja oleh-oleh, semua itu ikut menghidupkan roda perekonomian kita. Kegiatan semacam ini harus terus kita dukung,” tambahnya.

Dia berharap, event-event serupa dapat terus digelar di Kota Jambi, sebagai bagian dari upaya mendorong kebangkitan ekonomi daerah sekaligus memperkuat citra Kota Jambi sebagai kota yang ramah, sehat, dan terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Maulana juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh semangat dan antusias. Salah satu bentuk partisipasi yang bisa dilakukan adalah dengan mengibarkan bendera Merah Putih di halaman rumah masing-masing sepanjang bulan Agustus.

“Ini merupakan bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan, sekaligus wujud cinta tanah air dan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah kita nikmati bersama hingga hari ini,” sebutnya.

“Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan seperti bisa terus berlanjut,” tutup Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, dalam sambutan pembukaannya, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, menyampaikan pesan yang membangkitkan semangat kepada seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik sebagai bagian dari semangat perjuangan yang harus terus diwarisi oleh generasi penerus bangsa.

“Di dalam raga yang bugar, tersimpan jiwa yang tangguh. Mari kita rayakan kemerdekaan ini dengan semangat sportivitas dan rasa persaudaraan,” ujarnya memberi semangat peserta.

Kapolda juga menyebut, untuk kelancaran dan pengamanan jalur, panitia bersama pihak Kepolisian telah melakukan rekayasa lalu lintas sementara di sejumlah ruas jalan utama di Kota Jambi.

“Sebanyak 1.563 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Instansi terkait dikerahkan untuk memastikan keamanan, ketertiban dan kelancaran acara hingga selesai,” sebutnya.

Selain itu, untuk memberi rasa aman kepada para peserta PMR 2025, Kapolda Jambi menjelaskan setiap peserta telah mendapatkan perlindungan dari Jasa Raharja Putera selama event berlangsung mulai dari start hingga finish.

“Karena keselamatan peserta adalah prioritas dalam kegiatan ini,” jelas Irjen Pol Krisno.

Lebih dari sekedar ajang kompetisi lari, Presisi Merdeka Run 2025 menjadi momentum penting dalam mempererat semangat kebangsaan sekaligus memperkuat ikatan sosial antarwarga. Kegiatan ini sukses menghadirkan atmosfer kebersamaan dan nasionalisme yang kuat dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pada momen semangat kemerdekaan tersebut, Wali Kota Maulana bersama tamu kehormatan yang hadir pada PMR 2025 itu, turut ambil bagian dalam rute jalan santai di kawasan Kantor Gubernur Jambi. Kehadiran mereka tak sekadar seremonial, tetapi juga menyampaikan pesan sederhana namun bermakna: “pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga.” (*)




Hadirkan Rawasari Creative Space, Wawako Diza Hazrah Aljosha: Ruang Baru bagi Anak Muda dan UMKM di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Kota Jambi , Diza Hazrah Aljosha menyebutkan, Pemkot Jambi terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan anak muda dan ekonomi lokal.

Ini sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah mengoptimalkan gedung Terminal Rawasari, yang berada di Pasar Jambi.

Terminal Rawasari nantinya akan, diubah menjadi Rawasari Creative Space, sebuah tempat bagi inovasi dan kreativitas generasi muda.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha mengungkapkan bahwa Rawasari Creative Space bertujuan untuk memberikan ruang bagi pengembangan sumber daya manusia, terutama bagi anak muda Kota Jambi.

Baca juga:  Wako dan Wawako Jambi Sambangi BPK dan BPKP Perwakilan Jambi, Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi

Baca juga:  Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

Dalam kunjungannya ke lokasi pada Sabtu (7/3/2025), Diza menjelaskan bahwa, gedung dua lantai tersebut akan menjadi pusat pelatihan, pengembangan diri, serta ruang belajar bagi generasi milenial.

“Kami meninjau lokasi terminal ini untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Rencananya, gedung ini akan menjadi rumah milenial, sebuah ruang kreatif yang mendukung Pemkot Jambi dalam menyambut Indonesia Emas 2045,” ujar Diza Hazra Aljosha, kala itu.

Selain sebagai pusat pengembangan SDM, Rawasari Creative Space juga akan berfokus pada pemberdayaan sektor ekonomi lokal, khususnya bagi UMKM dan sektor swasta.

Gedung ini akan menyediakan beberapa tenan untuk memfasilitasi promosi dan pemasaran produk-produk lokal.

Baca juga:  Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Baca juga:  Walikota Maulana Hadiri Puncak Byon Fest #Ramadhan Jadi Mudah Bank Syariah Indonesia

“Kerja sama dengan swasta dan UMKM akan kami buka tanpa biaya sewa dalam waktu dekat. Kami berharap ini dapat mendukung kebangkitan ekonomi lokal,” tambahnya.

Dengan adanya Rawasari Creative Space, Pemkot Jambi berharap dapat membuka peluang baru bagi anak muda untuk berinovasi dan berkolaborasi, sekaligus memberikan dorongan positif bagi perekonomian lokal.(*)