Sambutan Lengkap Walikota Jambi, di Momen Puncak HUT Kota Jambi ke-625 Tahun

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Selamat pagi

Salam sejahtera untuk kita semua

Yang Terhormat Yang Kami hormati Yang Kami hormati

Yang Kami hormati Bapak Gubernur Jambi beserta Ibu Hj. Hesnidar Haris

Yang Kami hormati Anggota DPR-RI Dapil Jambi

Yang Kami hormati Anggota DPD-RI Dapil Jambi

Yang Saya hormati Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Jambi

Yang Saya hormati Rekan-rekan Para Bupati dan Walikota se Provinsi Jambi atau yang mewakili.

Yang Saya hormati Rekan-rekan Para Bupati dan Walikota dari Provinsi tatangga atau yang mewakili

Yang Saya hormati, Saudara Ketua, Para Wakil Ketua dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Jambi,

Yang Saya hormati Rekan-rekan Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, dan Ketua Pengadilan Negeri Jambi, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Jambi; dan saudara Ketua Pengadilan Agama Kota Jambi;

Yang Saya hormati, Bapak-bapak para Mantan Walikota dan Wakil Walikota Jambi,

Yang Saya hormati Bapak Wakil Walikota Jambi beserta Ibu

Yang Saya hormati saudara Sekretaris Daerah Kota Jambi,

Yang Saya hormati Para Staf Ahli Walikota, Para Asisten Sekda, Para  Kepala  Perangkat  Daerah,  Camat  dan  Lurah,  serta  Para

Pejabat Struktural dan Fungsional, Direktur RS HAM dan HAS, serta Seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah di Lingkup Pemerintah Kota Jambi.

Yang Saya hormati Dirut PDAM Tirta Mayang dan Perumda Sigijai Sakti.

Yang Saya hormati Ibu Ketua tim Penggerak PKK Kota Jambi,

Yang Saya hormati Ketua Partai Politik, Organisasi Kemasyarakatan, LSM, Organisasi Profesi dan Pers

Yang saya hormati Ketua Lembaga Adat Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi.

Yang saya hormati Para Alim Ulama, Tuo-tuo Tengganai, Cerdik Pandai; Kecik idak Besebut Namo, Besak idak besebut Gelanyo.

Hadirin undangan yang berbahagia,

Sebelum memulai sambutan ini, perkenankan Saya sampaikan seloka Melayu Kota Jambi berikut:

Kalau elok dipakai santun, Kalau tinggi jangan meninggi,

Kalau besar jangan membesar diri, Adat dijunjung Pusako dijago Marwah negeri akan terpeliharo

Tanah dipilih menjadi negeri, Pusako batuah jadi pegangan, Bulat air dek pembuluh,

Bulat kato dek mufakat, Bersatu kito teguh, Bercerai kito runtuh.

Mengawali pertemuan ini, marilah kita memanjatkan puji dan bersyukur ke hadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini Kita dapat bersama-sama memperingati  Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Jambi yang ke-80 dan juga Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi yang ke 625 dalam suasana kebersamaan dalam semangat membangun Kota tercinta.

Shalawat beriring salam tidak lupa Kita sampaikan kepada junjungan Baginda Rasul MUHAMMAD SAW, beserta keluarga dan para sahabat. Semoga kita semua pengikutnya mendapatkan syafaatnya di yaumil akhir kelak. Aamin yaa rabbal alamiin.

Selanjutnya, perkenankan Saya dengan tulus hati menyampaikan ucapan “terima kasih kepada Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara hadirin yang mulia, yang telah berkenan hadir di tempat yang terhormat ini.

Saudara-saudara yang saya muliakan

Hari Kamis, 28 Mei 1401, 625 Tahun silam merupakan penanda hari jadi “Tanah Pilih Pusako Batuah” negeri yang diwariskan dengan keberkahan; yang harus terus dijaga, dirawat, dan kita majukan bersama.

Peringatan hari jadi Tanah Pilih ini adalah momentum untuk mengenang dan meresapi sejarah panjang perjuangan para pemimpin terdahulu mulai dari Orang Kayo Hitam dari masa Kerajaan Melayu Islam hingga para Walikota Jambi di era pemerintah modern. Setiap masa ada pemimpinnya, dan setiap pemimpin ada masanya.

Para pemimpin terdahulu dengan gigih telah membangun kemajuan, nilai-nilai islam dan norma adat melayu, serta mewarisi semangat dan persatuan yang menjadi landasan kokoh dan kekuatan bagi generasi selanjutnya dalam menghadapi cobaan dan tantangan perkembangan zaman, bak seloko:

Titian teras bertanggo batu,

Lantak nan dak goyah, kaping idak tagenso.

Cermin nan dak kabur, dak lapuk dek hujan, dak lekang dek panas. Kato seiyo, kato nan sekato, kato nan samo.

Adat lamo pusako usang,

Yang terpahat di tiang panjang, Yang terlukis di bendul jati. Setitik nan dak ilang, sebaris nan dak tebo.

Setitik nak di lautkan, segumpal nak di gunungkan. Adat bersendi syara’, syara’ bersendi Kitabullah

Paripurna Dewan yang Terhormat

Saat ini, Kota Jambi tidak hanya dipandang sebagai pusat pemerintahan, pusat pertumbuhan ekonomi, sosial dan kebudayaan di Provinsi Jambi. Kota ini telah menjelma menjadi Kota Besar, dengan skala pelayanan Nasional. Kota yang menjadi kebanggaan dan simbol identitas masyarakat Jambi.

Pada momen peringatan HUT Pemerintah Kota Jambi ke-80 dan hari jadi Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi yang ke 625 Tahun, Kami mengusung tema “Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan” yang menunjukkan tekad dan harapan seluruh elemen masyarakat di Tanah Pilih ini.

Bapak Ibu yang berbahagia

Hingga hari ini, 462 hari sudah Saya dan Pak Diza membersamai Pemerintahan Kota Jambi dan seluruh elemen masyarakat di Tanah Pilih ini bersama membangun Kota yang Kita Banggakan ini.

Alhamdulillah begitu banyak dukungan dalam upaya mewujudkan Kota Jambi yang Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif dan Sejahtera. KOTA JAMBI BAHAGIA..

Misalnya, di sepanjang Tahun 2025 dengan kerja keras dan kesungguhan, Kami mencatat berbagai sumber dukungan pembiayaan untuk peningkatan pembangunan Kota Jambi sebesar 1,96 Triliun rupiah dan dukungan investasi sebesar 1,32 Triliun.

Dalam pengelolaan Pendapatan Daerah, pada tahun 2025 lalu realisasi PAD mencapai 615,08 Miliar Rupiah, naik 35,11% dari realisasi 2024 sebesar 455,25 Miliar Rupiah.

Kondisi ini turut meningkatkan APBD Kota Jambi, dari sisi pendapatan mencapai 2,013 Triliun, dari sebelumnya 1,765 Triliun rupiah atau terjadi peningkatan 14,06%.

Lebih dari itu, Tahun 2025 Pemerintah Kota Jambi meraih 36 Penghargaan, baik di tingkat Internasional, Nasional dan Provinsi Jambi, di tahun 2026 hingga hari ini telah diterima 15 Penghargaan, antara lain:

  • Penghargaan 100% Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dari
  • Penghargaan Penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
  • Indeks Reformasi Birokrasi Kota Jambi naik signifikan dari 72,97 dengan katagori BB menjadi 82,36 dengan Kategori A-, berdasarkan Hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi oleh KemenPAN-RB.
  • Penghargaan Atas Kesuksesan Mewujudkan Kampung Bahagia dan Situasi Kamtibmas yang Kondusif di Kota Jambi dari Kapolda Jambi Bapak Irjen. Pol. Krisno H. Siregar.

Selanjutnya, keberhasilan itu ditunjukkan juga oleh gambaran

Indikator Makro Daerah yang dicapai.

Tahun 2025 lalu, di tengah perekonomian dunia yang melambat, Pertumbuhan Ekonomi Kota Jambi justru naik dari 4,88% menjadi 5,13%. Pendapatan Perkapita meningkat dari 68,5 juta menjadi 73,6 juta rupiah perkapita pertahun.

Indeks Gini yang menggambarkan celah ketimpangan, turun dari 0,395 menjadi 0,339.

Gambaran tersebut menunjukkan bahwa, aktivitas ekonomi dan investasi mengalami peningkatan, terutama pada sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi Kota Jambi.

Pertumbuhan ini tidak terlepas dari upaya Kita mendorong investasi, memperkuat UMKM, serta meningkatkan konektivitas infrastruktur kota melalui program-program unggulan yang langsung menyentuh dan menstimulasi geliat ekonomi masyarakat.

Selain itu, sepanjang 2025 Inflasi dapat dikendalikan di kisaran 2 plus-minus 1.

Pada April 2026, inflasi year on year Kota Jambi adalah 1,73%, yang termasuk 10 Kota Indonesia dengan inflasi rendah.

Saudara-saudara

Capaian tersebut, tidak terlepas dari intensi yang kuat pada Implementasi 11 Program Unggulan Daerah, dengan hasil yang berdampak pada peningkatan pertumbuhan daerah, termasuk memberikan hasil positif dalam menekan Angka Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka.

Angka Kemiskinan turun dari 7,73% menjadi 7,69%. Penurunan ini ditandai pula dengan Tingkat Pengangguran Terbuka yang turun dari 7,38% menjadi 7,08%.

Secara keseluruhan, capaian Indikator makro tersebut juga berkontribusi signifikan pada peningkatan Indikator Strategis Pembangunan, yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang mencapai angka 82,32 (kategori Sangat Tinggi), naik dari 81,77 poin.

Bapak Ibu Hadirin yang berbahagia

Pada Tahun 2026, melalui momentum peringatan hari yang bersejarah ini, perkenankan Saya menyampaikan beberapa Agenda Prioritas Kota Jambi Bahagia, melalui 11 Program Unggulan Daerah, antara lain yaitu;

Pertama:

Pada Tahun ini, untuk meningkatkan perluasan cakupan Program Kartu Bahagia, maka Kita akan menambah Cakupan BPJS Ketenaga- Kerjaan kepada 8.660 orang, yaitu kepada:

  • 000 orang Pekerja Rentan
  • 860 orang Petugas Keagamaan
  • 650 orang Sekretaris RT
  • 000 orang OPBM
  • 150 orang Petugas Rumah Ibadah

Sehingga Penerima BPJS Ketenaga-kerjaan menjadi 15.740 orang, dari sebelumnya 7.080 orang.

Sejak Februari 2025 hingga saat ini BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan santunan bagi 76 penerima manfaat dengan nilai sebesar 3,46 Miliar lebih.

Untuk BPJS Kesehatan, kita tetap akan memenuhi 100% UHC, termasuk menyediakan anggaran untuk biaya pendamping pasien rujukan di luar kota jambi.

Kami juga akan melaksanakan khitanan gratis sepanjang tahun bagi warga kurang mampu di seluruh puskesmas Kota Jambi, yang bekerjasama dengan Baznas Kota Jambi.

Di bidang Pendidikan, Kami telah menyiapkan beasiswa bagi 2.013 anak kurang mampu di tingkat SD dan SMP.

Kita juga melanjutkan revitalisasi Satuan Pendidikan, yang tahun lalu telah dilaksanakan pada 24 Satuan Pendidikan.

Saat ini, tengah diproses usulan revitalisasi 150 Satdik, dan Pembangunan 2 Unit Sekolah Baru yang disetujui Kemendikdasmen.

Untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat, Tahun ini Kita melanjutkan upaya guna meningkatkan tambahan Sambungan Rumah Jaringan Gas (SR-JARGAS) yang hingga 2025 baru terpasang 11.025 SR.

Pada tahun 2026 hingga saat ini telah ditambahkan 13.265 SR-JARGAS baru, dari target 15.000, sisanya segera dituntaskan.

Usulan Kami untuk tambahan 50.000 SR-JARGAS lagi bagi masyarakat juga telah mendapatkan persetujuan dan kesepakatan.

Kami juga akan menuntaskan perbaikan 225 unit rumah MBR yang tidak layak huni, dengan rincian: 191 unit (APBN), 11 Unit (Baznas), dan 23 unit (APBD Kota).

Kedua:

Program Kampung Bahagia, yang Tahap I Tahun 2026 ini, telah di launching langsung oleh Bapak Wamendagri yang memberikan testimoni:

“Kampung Bahagia adalah inovasi konkret yang menempatkan masyarakat sebagai aktor utama pembangunan, dan bagaimana uang rakyat kembali ke rakyat, serta dampaknya langsung dirasakan masyarakat

Kampung Bahagia ini merupakan contoh praktek baik yang berdampak: meningkatnya kohesivitas antar warga masyarakat, serta masyarakat dengan pemerintah dan stakeholder pembangunan”.

Saat ini, 76% dari 796 RT Tahap I sudah menuntaskan proposalnya. Tercatat 164 usulan pengadaan gerobak motor (bentor) yang akan mendukung Pengelolaan Sampah Tertutup melalui Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) yang kami inisiasi.

Inisiatif ini adalah solusi inovatif guna melaksanakan amanat UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, bahwa rumah tangga berkewajiban untuk menangani dan mengurangi sampahnya masing-masing dengan cara yang berwawasan lingkungan. Lebih lanjut, Perda Kota Jambi No. 5 Tahun 2020 mengatur mengenai Pemilhan Sampah.

Melalui OPBM, Kita menciptakan ruang bagi warga untuk melaksanakan tanggung jawab dan perannya dalam menangani sampah yang dihasilkan sejak dari rumah.

OPBM akan melakukan penjemputan sampah terpilah langsung ke rumah-rumah warga.

Bank Sampah dan TPS 3R sebagai kesatuan dalam sistim OPBM, akan mengelola nilai tambah untuk meningkatkan pendapatan OPBM dan masyarakat.

Residunya, diangkut ke transfer depo sebelum di bawa ke TPA Talang Gulo.

Saat ini sedang dirampungkan proses pembangunan 7 unit Transfer Depo.

Pola ini tentunya mendukung upaya kita bersama dalam menciptakan ekosistim ekonomi sirkular yang berkontribusi pada pengurangan pengangguran dan kemiskinan, peningkatan indeks kualitas lingkungaan serta kesehatan masyarakat, serta mendukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI.

Kami bersyukur, bahwa Inisitif ini telah mendorong terbentuknya

70 OPBM swadaya masyarakat yang cakupan pelayanannya mencapai 200 RT. Sehingga 94 TPS dan TPS liar di wilayah yang melaksanakan OPBM, telah ditutup, akhir tahun ini tidak ada lagi TPS di Kota yang tercinta ini.

Bapak Ibu Hadirin yang terhormat

Untuk mendukung sistim keamanan lingkungan, di Tahap 1 ini akan di pasang lebih dari 1.100 CCTV integratif yang terhubung ke JCOC Kota Jambi selama 24 jam penuh.

Hal ini tentunya akan berdampak pada penurunan angka kriminalitas, sehingga rasa AMAN dan kenyamanan masyarakat yang akan meningkat.

Selain itu, terdapat juga kegiatan pembangunan/peningkatan parit jalan dan drainase sepanjang ±12.000 meter, serta pembangunan jalan lingkungan sepanjang ±15.650 meter.

Ketiga:

Implementasi Program Kota Tangguh di tahun ini, tetap difokuskan pada peningkatan akses dan layanan sistim perkotaan, penangan banjir, lingkungan hidup, resiliensi terhadap perubahan iklim; pengembangan Kawasan ekonomi dan investasi.

Adapun agenda prioritasnya, antara lain yang terkait pengendalian banjir, yaitu:

  • Penuntatasan pelaksanaan normalisasi drainase Sungai Asam hingga 16,4 km.
  • Mendukung kelancaran pelaksanaan Kemajuan pembangunan kolam retensi Danau Kajang Lako oleh BWSS VI yang saat ini progresnya sudah mencapai 65%.

Insha Allah, menjelang akhir tahun ini dapat berfungsi.

  • Pembangunan drainase sepanjang 3,2 km dan normalisasi alur sepanjang 2,5 km.
  • Menuntaskan penanganan sistim sungai Kenali dan Kambang untuk mereduksi potensi banjir genangan dengan membangun Kolam Retensi di lokasi dekat JBC Sipin dan Simpang Rimbo.

Selain itu, Kami juga akan melaksanakan pembangunan 274 ruas jalan lingkungan serta pemeliharaan 60 jalan status kota.

Bapak Ibu yang kami banggakan

Lebih dari pada itu, Kami juga akan memperkuat capaian dan dampak program unggulan lainnya bagi peningkatan kapasitas Kota dan kesejahteraan masyarakat, misalnya:

– Memperkuat atensi dan dukungan Program Strategis Nasional di Kota Jambi, yaitu: Pembangunan Sekolah Rakyat Kota Jambi, Koparasi Merah Putih; dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sekolah Rakyat Kota Jambi yang menempati lahan seluas 5,6 Ha, saat ini proses pembangunannya terus dilakukan, direncanakan seluruh pembangunan fisiknya akan rampung di akhir Juli nanti.

Tentunya keberadaan Sekolah dengan kapasitas bagi 1.080 siswa dari keluarga yang kurang mampu ini, menjadi solusi strategik dalam memutus rantai kemiskinan antar-generasi, sedangkan bagi pemerintah Kota Jambi, program ini membantu upaya pemerataan pendidikan, mengurangi kesenjangan sosial, dan meningkatkan kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di Tanah Pilih Kota Jambi ini.

Untuk Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis, progressnya di Kota Jambi relatif sangat baik:

Jumlah MBG (target 100):

  • yang operasional 43 SPPG
  • siap operasional 10 SPPG
  • Tenaga Kerja terserap 160 orang

Jumlah Penerima manfaat 109.442 orang:

  • Sekolah : 535 orang
  • 3B :     907 orang

Komoditas dan Rantai Pasok:

  • 35-40 komoditas bahan pangan
  • Pasokan diperoleh dari petani & peternak lokal kota dan provinsi jambi, disuplay langsung melalui Koperasi dan distributor

Bapak Ibu yang kami banggakan

  • Kami juga akan terus mengembangkan destinasi menarik yang memiliki keunikan dan sejarah. Kami juga mendorong terselenggaranya berbagai even untuk meningkatkan kepariwisataan dan ekraf, yang memacu geliat ekonomi.
  • Seiring itu, peningkatan Daya Saing UMKM dan Tenaga Kerja, serta Akses pada Sumber Daya Produktif terus diperkuat melalui Kerjasama berbagai pihak.
  • Setelah sukses menjadi Tuan Rumah MUNAS HIPMI beberapa waktu lalu, Kota Jambi kembali akan menjadi Tuan Rumah 4 Momen bergengsi, yaitu:
  • Pelaksanaan MTQ Provinsi, Healthy Cities Summit (HCS) ke-VII, Penyelenggaraan National Smart City Forum dan Rakernas IDI.
  • Membuka ruang lebih luas bagi terciptanya khasanah budaya dan kearifan melayu Kota Jambi, serta kerukunan dan toleransi dalam kehidupan perkotaan yang majemuk.
  • Kami terus bekerja keras untuk melanjutkan dan meningkatkan hasil pembangunan dengan mengakses berbagai program pemerintah dan internasional ke Kota Termasuk alternatif pembiayaan kreatif dan Kerjasama Daerah. Memperkuat peran CSR, Baznas, dan lain-lain, termasuk mengoptimalkan Pendapatan Daerah.
  • Kami akan tingkatkan respon time kebencanaan dan kegawat-daruratan, serta kewaspadaan dan ketangguhan masyarakat dalam beradaptasi dengan perubahan iklim.

Melalui UPTD Call Center 112 yang melayani 18 jenis pengaduan dengan 11 instansi (termasuk PLN dan Kepolisian), sejak dibentuk pada Juni 2025, tercatat 9.250 Panggilan dengan panggilan insiden sebanyak 1.758 sambungan, 96%-nya telah ditindak lanjuti.

Bapak Gubernur dan seluruh undangan yang saya muliakan dan hormati;

Keberhasilan yang dicapai, bukanlah upaya individu, kelompok, maupun golongan, ini adalah buah dari kesungguhan, kerja cerdas dan sinergi seluruh elemen dan masyarakat.

Untuk itu, di momen terhormat ini, Kami selaku Kepala Daerah, atas nama Jajaran Pemerintah Kota Jambi, DPRD, FORKOPIMDA, serta seluruh masyarakat Kota Jambi, menyampaikan terima kasih dan penghargaan tulus kepada Bapak Gubernur, Kementerian dan Lembaga, instansi Vertikal, serta semua pihak yang berkontribusi positif dan bersinergi dalam harmoni mewujudkan Kota Jambi BAHAGIA.

Saya juga menghimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat di Tanah Pilih ini untuk selalu menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan kebersamaan untuk terus bergandeng tangan dan bersinergi guna memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan dan kejayaan negeri, karena masa depan bergantung pada apa yang Kita lakukan hari ini.

“DIRGAHAYU!!

PEMERINTAH KOTA JAMBI KE-80, DAN HARI JADI

TANAH PILIH PUSAKO BATUAH KE 625 TAHUN”

Semoga Allah SWT, senantiasa memberikan berkah dan ridho-Nya kepada kita semua untuk terus merawat warisan nilai, budaya, dan sejarah yang telah diperjuangkan para pendahulu.

Dalam harmoninya, Kota ini akan terus bergerak menghadirkan pembangunan yang bermanfaat, membanggakan dan membahagiakan seluruh masyarakatnya.

Terima kasih

Billahittaufiq Walhidayah

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

 

WALIKOTA

 dr. H. MAULANA, MKM

 

Download di sini sambutan lengkap walikota Jambi Paripurna_HUT_Kota_Jambi!




Tiga Kepala Daerah di Jambi Sepakat Bangun Konektivitas Kerinci–Bungo

JAMBI , SEPUCUKJAMBI.ID – Tiga kepala daerah di Provinsi Jambi sepakat memperkuat konektivitas antarwilayah melalui rencana pengembangan jalur penghubung Kerinci–Bungo. Kesepakatan tersebut melibatkan Wali Kota Sungai Penuh Alfin, Bupati Kerinci Monadi, dan Bupati Bungo H. Dedy Putra.

Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (29/05) lalu itu, berjalan dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pembangunan kawasan perbatasan sekaligus meningkatkan mobilitas masyarakat antar daerah di wilayah barat Provinsi Jambi.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan bahwa peningkatan akses jalan Kerinci–Bungo merupakan langkah strategis untuk membuka konektivitas yang lebih cepat, efisien, dan berdampak langsung pada masyarakat.

Menurutnya, keterhubungan antarwilayah akan memberikan dampak positif yang luas, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperlancar distribusi barang, serta meningkatkan sektor pariwisata dan pelayanan publik.

“Dengan terbukanya akses ini, jarak tempuh akan lebih singkat dan tentu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, perdagangan, pariwisata, serta pelayanan masyarakat,” ujar Alfin.

Senada dengan itu, Bupati Kerinci Monadi menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah sebagai kunci dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menilai, konektivitas antarwilayah tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan pemerataan pembangunan di daerah.

Sementara itu, Bupati Bungo H. Dedy Putra menekankan bahwa akses transportasi yang terhubung dengan baik merupakan kebutuhan mendesak dalam mendukung aktivitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional yang lebih merata.

Dalam kesempatan tersebut, ketiga kepala daerah juga menyepakati dukungan terhadap pembukaan rute penerbangan Batik Air Muara Bungo–Jakarta sebagai langkah memperkuat akses transportasi udara di wilayah tersebut.

Kesepakatan ini diharapkan dapat mempercepat integrasi konektivitas darat dan udara, sehingga memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan ekonomi kawasan barat Provinsi Jambi.

Ketiga kepala daerah optimistis bahwa sinergi yang terbangun ini dapat segera diwujudkan dalam bentuk nyata, khususnya dalam percepatan pembangunan akses jalan penghubung Kerinci–Bungo sebagai jalur strategis masa depan.(*)




Muhammad Yasir Dorong Sinergi Pembangunan di HUT Kota Jambi 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Wakil Ketua I DPRD Kota Jambi, Muhammad Yasir, S.Pd., M.M menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sekaligus Selamat Hari Ulang Tahun ke-625 Tanah Pilih Pusako Betuah dan Hari Jadi ke-79 Pemerintah Kota Jambi kepada seluruh masyarakat.

Menurut Muhammad Yasir, dua momentum besar tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat membangun daerah secara bersama-sama.

Ia menilai, Hari Raya Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban semata, tetapi juga menjadi simbol keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.

“Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan, solidaritas, dan pentingnya berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Nilai-nilai itu harus terus dijaga dalam kehidupan sosial maupun dalam membangun daerah,” ujar Muhammad Yasir.

Selain itu, peringatan HUT ke-625 Tanah Pilih Pusako Betuah dan Hari Jadi ke-79 Pemerintah Kota Jambi disebutnya menjadi refleksi perjalanan panjang pembangunan Kota Jambi yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Politisi Partai Gerindra tersebut berharap Kota Jambi dapat terus tumbuh menjadi daerah yang maju, religius, nyaman, serta memiliki daya saing kuat sebagai kota perdagangan dan jasa di wilayah Sumatera.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dan Selamat HUT ke-625 Tanah Pilih Pusako Betuah serta Hari Jadi ke-79 Pemerintah Kota Jambi. Semoga Kota Jambi semakin maju, aman, nyaman, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” katanya.

Muhammad Yasir juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Menurutnya, kolaborasi yang baik sangat dibutuhkan untuk mendorong pengembangan UMKM, peningkatan kualitas pendidikan, pembangunan infrastruktur, hingga penciptaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kota Jambi.

Ia memastikan DPRD Kota Jambi akan terus mendukung berbagai program pembangunan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.(*)




Soroti Ketergantungan Pangan Jambi Jelang Idul Adha, Ivan Wirata Dorong Produksi Lokal Diperkuat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, mengingatkan pentingnya memperkuat ketahanan pangan daerah agar masyarakat tidak terus bergantung pada pasokan dari luar wilayah.

Menurut Ivan, langkah pemerintah daerah bersama Bank Indonesia dan Bulog yang rutin memantau harga serta stok kebutuhan pokok patut diapresiasi.

Pengawasan yang dilakukan setiap hari dinilai mampu menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman menjelang hari besar keagamaan.

“Pemantauan ini penting agar masyarakat merasa tenang menghadapi Idul Adha tanpa kekhawatiran soal kelangkaan ataupun lonjakan harga pangan,” ujar Ivan Wirata.

Ia menyebut, berdasarkan laporan Bulog dan Bank Indonesia, stok pangan di Provinsi Jambi saat ini masih mencukupi.

Bulog bahkan mampu menyiapkan sekitar satu ton beras setiap hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain itu, harga sejumlah komoditas strategis seperti minyak goreng juga masih relatif terkendali.

Meski demikian, Ivan menilai Jambi masih memiliki pekerjaan rumah besar terkait kemandirian pangan. Ia menyoroti tingginya ketergantungan daerah terhadap suplai bahan pokok dari luar provinsi.

Cabai misalnya, masih banyak dipasok dari Berastagi, Sumatera Utara. Sementara kebutuhan sapi menjelang Idul Adha sebagian besar masih didatangkan dari Lampung.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian serius. Ketergantungan terhadap daerah lain membuat harga mudah naik karena dipengaruhi biaya distribusi, tol hingga risiko penyusutan barang selama perjalanan,” katanya.

Politisi Partai Golkar itu mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menyusun strategi jangka panjang dalam memperkuat produksi pangan lokal, mulai dari cabai, beras hingga komoditas peternakan.

Ia menilai dukungan anggaran melalui APBD sangat penting agar petani dan peternak memiliki kemampuan meningkatkan produksi sekaligus menjaga kestabilan pasokan di daerah.

Selain sektor pertanian, Ivan juga melihat potensi besar dari pengembangan peternakan sapi berbasis perkebunan sawit di Jambi.

Dengan luas perkebunan sawit mencapai sekitar 1,2 juta hektare, menurutnya setiap hektare lahan berpotensi dimanfaatkan untuk memelihara dua ekor sapi.

Konsep integrasi sawit dan peternakan tersebut dinilai mampu meningkatkan populasi ternak sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Limbah ternak dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik, sementara pelepah sawit bisa dijadikan pakan sapi.

“Kalau ini dikelola serius, Jambi bisa jauh lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan dan peternakan masyarakat,” tegasnya.

Ivan memastikan DPRD Provinsi Jambi akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar program ketahanan pangan berjalan maksimal dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(*)




Jelang Idul Adha 2026, Bulog Jambi Pastikan Stok Beras Aman hingga 6 Bulan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Perum Bulog Kanwil Jambi memastikan ketersediaan stok pangan di Provinsi Jambi dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

Saat ini, Bulog Jambi telah menyiapkan sekitar 14 ribu ton beras yang tersebar di berbagai gudang penyimpanan.

Selain beras, komoditas lain seperti gula pasir, minyak goreng, hingga daging juga dipastikan tersedia untuk menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Jambi, Wiwin Indratno, mengatakan bahwa ketersediaan stok tersebut menjadi langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan permintaan masyarakat menjelang Idul Adha.

“Dari sisi beras, saat ini Bulog juga sedang menyalurkan bantuan pangan. Setiap penerima berdasarkan data P3KE menerima 10 kilogram beras dan 2 liter Minyakita,” kata dia.

“Untuk penyaluran dua bulan dilakukan sekaligus, sehingga masing-masing menerima 20 kilogram beras dan 4 liter Minyakita,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penguatan stok ini tidak hanya bertujuan menjaga ketahanan pangan daerah, tetapi juga memastikan stabilitas harga di pasar tetap terkendali.

Menurutnya, keberadaan cadangan beras yang memadai di gudang Bulog menjadi faktor penting dalam menghadapi dinamika kebutuhan pangan masyarakat, terutama pada periode hari besar keagamaan.

Selain menjaga ketersediaan stok, Bulog Jambi juga terus melakukan penyerapan gabah dan beras dari petani di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat cadangan pangan sekaligus mendukung peningkatan pendapatan petani lokal.

“Penyerapan gabah dari petani tetap kita lakukan agar stok aman dan petani juga mendapat kepastian pasar,” tambahnya.

Dengan kondisi stok yang terjaga dan distribusi yang berjalan, Bulog Jambi optimistis kebutuhan pangan masyarakat selama periode Idul Adha dapat terpenuhi dengan baik tanpa gejolak harga yang signifikan.(*)




Ketua DPRD Kemas Faried: Program Kota Jambi Bahagia Harus Berkelanjutan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan bahwa program “Kota Jambi Bahagia” harus terus berjalan secara berkelanjutan dan tidak berhenti hanya pada program-program jangka pendek.

Hal itu disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi tahun 2026 serta menjelang rapat paripurna Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Juni mendatang.

Menurut Kemas Faried, selama ini Pemerintah Kota Jambi telah menunjukkan berbagai capaian positif yang dirasakan langsung masyarakat.

Namun di usia ke-80, Pemkot Jambi dinilai tidak boleh cepat berpuas diri karena masih banyak persoalan yang harus diselesaikan bersama.

“Kami melihat sudah banyak capaian Pemerintah Kota Jambi yang patut diapresiasi. Tetapi di usia ke-80 ini tentu tidak boleh berpuas diri,” kata dia.

“Masih ada berbagai persoalan yang harus diselesaikan secara kolaboratif bersama DPRD, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Kemas Faried.

Ia menekankan, konsep Kota Jambi Bahagia harus diwujudkan secara menyeluruh dan berkesinambungan, bukan hanya fokus pada satu persoalan tertentu seperti sampah ataupun infrastruktur semata.

Menurutnya, keberlanjutan pembangunan harus dibarengi dengan pengawasan ketat terhadap penggunaan APBD agar berjalan transparan, efektif dan tepat sasaran.

“Kota Jambi Bahagia harus berkelanjutan. Bukan hanya berbicara soal sampah, tetapi bagaimana pengawasan terhadap penggunaan APBD dilakukan secara totalitas, akuntabel dan transparan demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Ketua DPRD Kota Jambi juga menyoroti pentingnya pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menyebut Kota Jambi tidak memiliki sumber daya alam besar sehingga sektor jasa dan retribusi menjadi tulang punggung pendapatan daerah.

Karena itu, pemerintah daerah diminta terus menghadirkan iklim investasi yang nyaman guna mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kota Jambi mengandalkan sektor jasa dan retribusi. Maka iklim investasi harus terus dijaga agar pertumbuhan ekonomi berjalan baik dan PAD terus meningkat,” katanya.

Ia berharap sinergi antara DPRD Kota Jambi dan Pemerintah Kota Jambi terus diperkuat demi menciptakan pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Momentum HUT Pemkot Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah, lanjut Kemas Faried, harus menjadi refleksi bersama untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun Kota Jambi yang maju, nyaman dan berkelanjutan.(*)




Wamendagri Bima Arya Puji Kota Jambi, Dukungan Pembangunan Capai Rp2 Triliun

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, memberikan apresiasi terhadap keberhasilan Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengawalan program strategis nasional.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam forum Rakorbangpus atau Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 yang digelar Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Dalam sambutannya, Bima Arya menilai Kota Jambi berhasil menjadi contoh sinkronisasi pembangunan daerah dengan agenda pembangunan nasional.

“Ada kepala daerah yang semangat, tapi ada juga kepala daerah yang memilih mengeluh daripada berpeluh,” ujar Bima Arya.

Ia mengungkapkan bahwa Kota Jambi mampu menjaga laju pembangunan melalui pengawalan program prioritas pemerintah pusat, sehingga berhasil memperoleh dukungan pembiayaan pembangunan dari berbagai sumber.

“Kebetulan minggu lalu saya baru ke sana, Kota Jambi. Setelah dihitung-hitung, karena wali kotanya cukup gesit menjemput dukungan pembiayaan pembangunan dari berbagai pihak, nilainya hampir sama dengan APBD-nya sendiri, sekitar dua triliun,” ungkapnya.

Menurut Bima Arya, pengawasan terhadap pelaksanaan program strategis nasional menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia juga menegaskan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penyusunan RKP Tahun 2027 agar seluruh program prioritas nasional dapat berjalan efektif hingga ke tingkat daerah.

“Ekonomi daerah merupakan pengungkit pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Dalam forum tersebut, Bima Arya juga mengingatkan adanya tiga tantangan besar yang dihadapi kepala daerah saat ini, yakni dinamika geopolitik global, pengawalan program prioritas nasional, serta tingginya harapan masyarakat di tingkat lokal.

Karena itu, pemerintah daerah diminta menjaga konsistensi perencanaan dan penganggaran serta memperkuat inovasi fiskal dan kemudahan investasi.

Sementara itu, Pemerintah Kota Jambi tercatat memiliki total dukungan pembiayaan pembangunan tahun 2025 mencapai sekitar Rp2,013 triliun.

Nilai tersebut berasal dari berbagai sumber, mulai dari APBN, APBD Provinsi, program revitalisasi sungai, jaringan gas, CSR, Baznas hingga program pendidikan aparatur.

Rakorbangpus 2026 sendiri dihadiri kementerian, lembaga, dan perwakilan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia guna memperkuat sinergi pembangunan nasional dan daerah.(*)




30 Event Meriahkan HUT ke-80 Pemkot Jambi, Mayoritas Digelar Tanpa APBD

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan 625 tahun Tanah Pilih Pusako Batuah dipastikan berlangsung meriah.

Sebanyak 30 event lintas bidang telah disiapkan, dengan dominasi partisipasi dari masyarakat dan komunitas.

Wali Kota Jambi, Maulana, menyebut tingginya antusiasme masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan perayaan tahun ini.

“Partisipasi masyarakat luar biasa. Ada sekitar 30 event dari berbagai bidang untuk memeriahkan HUT Pemkot Jambi ke-80 dan 625 tahun Tanah Pilih Pusako Batuah,” ujarnya.

Minim APBD, Maksimalkan Kolaborasi

Menariknya, sebagian besar kegiatan tidak bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Event justru banyak digagas oleh komunitas, sponsor, dan organisasi masyarakat yang berkolaborasi dengan Pemkot Jambi.

Beberapa kegiatan unggulan yang akan digelar antara lain:

  • Wali Kota Cup Race
  • Lomba lari (marathon/run)
  • Lomba menembak
  • Festival layang-layang
  • Berbagai lomba pendidikan, sosial, dan budaya

Seluruh kegiatan tersebut terbuka untuk berbagai kalangan, mulai dari usia dini hingga dewasa.

Gratis untuk Masyarakat

Wali Kota menegaskan, seluruh rangkaian event dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat.

Hal ini sekaligus menjadi upaya untuk menarik partisipasi luas dan memperkenalkan Kota Jambi ke tingkat yang lebih luas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meramaikan. Ini juga menjadi cara kita mempromosikan Kota Jambi agar lebih dikenal dan berdampak pada ekonomi daerah,” katanya.

Dorong UMKM dan Ekonomi Lokal

Selain sebagai hiburan, rangkaian kegiatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor perdagangan.

Dengan meningkatnya kunjungan masyarakat ke berbagai event, aktivitas ekonomi lokal diprediksi ikut terdongkrak.

Momentum Perkuat Sinergi

Maulana juga mengajak masyarakat menjadikan momentum ini sebagai ajang refleksi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan kota.

“Kita sudah banyak mencapai kemajuan, namun masih banyak yang harus diperjuangkan. Mari kita tingkatkan sinergi untuk kesejahteraan masyarakat Kota Jambi,” tegasnya.

Untuk informasi lengkap jadwal kegiatan, masyarakat dapat mengakses akun Instagram resmi Instagram @humaskotajambi.

@sepucukjambi.idDalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menggelar berbagai event perlombaan yang turut berkolaborasi dengan lapisan masyarakat, unsur komunitas baik pegiat olahraga maupun hobby, hingga organisasi kemasyarakatan. Tercatat, ada 30 event yang akan diselenggarakan dari berbagai bidang. Diantaranya, olahraga, perlombaan berbasis pendidikan karakter, berbasis sosial kemasyarakatan, berbasis pendidikan, dan berbasis kebudayaan, yang akan diperlombakan dari jenjang usia dini hingga dewasa. #walikotajambi #fypシ゚viral #kabarhariini #kotajambi #viratiktok

♬ Melayu Jambi Modern – M. Ridwan, Rds Pro

(*)




Gubernur Al Haris: Hubungan Buruh dan Pengusaha Kunci Kemajuan Industri Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa hubungan antara pekerja dan pengusaha merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

Keduanya saling bergantung dalam membangun ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.

Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional 2026 tingkat Provinsi Jambi yang digelar di Lapangan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Kamis (30/04/2026).

Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja”, peringatan tahun ini menitikberatkan pada pentingnya sinergi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.

“Pengusaha membutuhkan pekerja untuk menjalankan usaha, sementara pekerja membutuhkan pengusaha untuk mendapatkan penghasilan. Ini adalah hubungan simbiosis mutualisme yang harus dijaga,” ujar Al Haris.

Dalam kesempatan itu, Al Haris juga memaparkan kondisi ketimpangan ekonomi di Provinsi Jambi yang menunjukkan tren positif.

Ia menyebut nilai rasio ketimpangan (Gini Ratio) Jambi berada di angka yang semakin membaik dibanding sejumlah provinsi lain di Sumatera.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator bahwa distribusi pendapatan masyarakat mulai lebih merata, sekaligus mencerminkan keberhasilan berbagai kebijakan pemerintah daerah.

“Ini menunjukkan kesenjangan ekonomi kita semakin berkurang. Dibanding beberapa daerah lain, kondisi Jambi cukup baik,” jelasnya.

Gubernur juga menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan buruh, salah satunya melalui kebijakan upah minimum yang disesuaikan dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Selain itu, pemerintah terus mendorong perusahaan untuk memberikan perlindungan kepada pekerja melalui kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Tak hanya itu, perhatian juga diberikan kepada pekerja rentan dan paruh waktu. Pemprov Jambi telah menjalankan program perlindungan berupa asuransi bagi sekitar 120 ribu pekerja setiap tahunnya.

“Kita ingin pekerja merasa aman, memiliki jaminan kesehatan dan perlindungan kerja yang layak,” tegasnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gubernur Al Haris juga menyerahkan berbagai bantuan sosial, di antaranya 200 paket sembako untuk pekerja dan santunan bagi 150 anak yatim.

Selain itu, penghargaan diberikan kepada 10 perusahaan yang dinilai berhasil menjalankan program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di lingkungan kerja.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Akhmad Bestari, menjelaskan bahwa peringatan ini merupakan bagian dari program Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit.

“Kegiatan ini melibatkan pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja. Selain seremoni, juga ada bakti sosial, donor darah, dan santunan,” ujarnya.

Ia menambahkan, rangkaian peringatan Hari Buruh akan berlanjut pada 1 Mei 2026 dengan berbagai kegiatan yang digelar oleh serikat pekerja, perusahaan, hingga mahasiswa di sejumlah titik di Jambi.(*)




Saat Logistik Menjadi Nadi Ekonomi: Peran PTP Nonpetikemas di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Di tengah ambisi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, satu hal yang kerap luput dari perhatian adalah logistik.

Padahal, sekuat apa pun produksi suatu daerah baik itu karet, pinang, maupun komoditas perkebunan lainnya tanpa sistem logistik yang efisien, semuanya akan terhambat di titik distribusi.

Di Provinsi Jambi, denyut logistik itu salah satunya bertumpu pada Pelabuhan Talang Duku.

Sebagai pelabuhan sungai, Talang Duku memiliki keunggulan tersendiri: relatif stabil dari pengaruh pasang surut air laut.

Namun keunggulan geografis ini tidak otomatis menjamin efisiensi jika tidak diimbangi dengan sistem yang modern dan terintegrasi.

Di sinilah peran PTP Nonpetikemas menjadi penting. Upaya yang dilakukan melalui digitalisasi layanan, peningkatan fasilitas, serta penguatan kolaborasi lintas sektor menunjukkan arah transformasi yang tepat.

Namun, pertanyaannya: apakah itu sudah cukup?

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa efisiensi logistik masih menghadapi tantangan klasik.

Proses bongkar muat, misalnya, bisa memakan waktu hingga enam sampai tujuh hari untuk satu muatan tongkang.

Bahkan, keterbatasan operasional gudang penerima yang tidak berjalan 24 jam turut memperlambat distribusi barang.

Ini bukan semata persoalan pelabuhan, tetapi persoalan ekosistem logistik secara keseluruhan.

Branch Manager PTP Nonpetikemas Pelabuhan Talang Duku, Romi Hasbeni, menyebut bahwa pihaknya terus melakukan inovasi, termasuk melalui penerapan sistem digital seperti Truck Identification Data (STID) dan sistem operasional berbasis daring.

“Kami berkomitmen mempercepat distribusi barang melalui digitalisasi dan peningkatan layanan agar daya saing industri di Jambi semakin meningkat,” ujarnya.

Langkah ini patut diapresiasi. Digitalisasi memang menjadi kunci dalam menekan biaya logistik yang selama ini dikenal tinggi di Indonesia.

Dengan sistem yang mampu memantau arus kendaraan secara real-time serta menyediakan data operasional secara terbuka, transparansi dan efisiensi dapat ditingkatkan.

Namun, digitalisasi saja tidak cukup tanpa diiringi perubahan pola kerja seluruh rantai distribusi.

Efisiensi pelabuhan akan sia-sia jika tidak diikuti kesiapan sektor lain, seperti pergudangan, transportasi darat, hingga regulasi yang mendukung kelancaran arus barang.

Lebih jauh, logistik bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga soal daya saing. Ketika biaya distribusi tinggi, maka harga komoditas ikut terdorong naik.

Dampaknya, produk daerah menjadi kurang kompetitif di pasar nasional maupun global.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menghambat pertumbuhan ekonomi itu sendiri.

Data arus barang yang mencapai sekitar 81 ribu ton sejak awal 2026 menunjukkan bahwa aktivitas logistik di Jambi terus bergerak.

Namun angka tersebut seharusnya tidak hanya dilihat sebagai capaian, melainkan sebagai sinyal bahwa kebutuhan akan sistem logistik yang lebih efisien semakin mendesak.

Di sisi lain, kontribusi sosial melalui program TJSL juga menjadi elemen penting. Kehadiran pelabuhan tidak boleh hanya dirasakan sebagai pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat.

Di sinilah keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan sosial diuji.

Ke depan, penguatan logistik di Jambi membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh.

Pemerintah daerah, operator pelabuhan, pelaku usaha, hingga masyarakat harus berada dalam satu visi yang sama. Kolaborasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

Transformasi yang dilakukan saat ini adalah langkah awal. Namun untuk benar-benar menjadikan logistik sebagai penggerak utama ekonomi daerah, diperlukan keberanian untuk melakukan reformasi yang lebih luas mulai dari infrastruktur, sistem kerja, hingga kebijakan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dari tepian Sungai Batanghari, kita belajar satu hal: bahwa ekonomi tidak hanya tumbuh dari apa yang diproduksi, tetapi juga dari seberapa cepat dan efisien produk itu sampai ke pasar.(*)