Kopi Kerinci Tembus Pasar Mesir, 19,2 Ton Dikirim Lewat Terminal Talang Duku

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komoditas unggulan asal Provinsi Jambi kembali mencatatkan capaian penting di pasar internasional.

Sebanyak 19,2 ton kopi robusta green bean asal Kerinci resmi diekspor ke Mesir melalui Terminal Petikemas Talang Duku, Jambi.

Pengiriman ini menjadi langkah nyata dalam memperluas jangkauan pasar kopi Jambi sekaligus memperkuat posisi produk lokal di perdagangan global yang semakin kompetitif.

Ekspor kopi ini difasilitasi oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi melalui IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Jambi, sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan komoditas unggulan daerah.

Proses pengiriman turut dihadiri perwakilan Bea Cukai Jambi, pengurus HIPMI Provinsi Jambi, HIPMI Kota Sungai Penuh, serta sejumlah stakeholder terkait sektor perdagangan dan logistik.

Terminal Head Jambi IPC TPK, Wedhar Tani Aji S, menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberikan layanan logistik yang efisien dan terintegrasi untuk mendukung kegiatan ekspor dari Jambi.

“Ekspor kopi robusta Kerinci ini menunjukkan bahwa komoditas Jambi memiliki daya saing tinggi di pasar internasional. Kami berkomitmen mendukung pelaku usaha dengan layanan terminal yang andal agar proses ekspor berjalan lancar,” ujar Wedhar.

Menurutnya, keberhasilan ekspor ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha, pemerintah, asosiasi bisnis, hingga penyedia layanan kepelabuhanan.

Perwakilan BPD HIPMI Provinsi Jambi, Fadhillah Hasru, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Pelindo Jambi yang telah mempermudah akses ekspor bagi pelaku usaha daerah.

Ia menilai, sinergi seperti ini menjadi faktor penting dalam membuka peluang pasar global bagi produk unggulan Jambi, khususnya kopi Kerinci yang kini mulai dikenal luas di luar negeri.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan IPC TPK Jambi. Kolaborasi ini membuka jalan bagi pelaku usaha daerah untuk menembus pasar internasional,” katanya.

Kopi robusta Kerinci dikenal memiliki karakter rasa yang kuat dan khas, menjadikannya salah satu komoditas unggulan dari Provinsi Jambi.

Dengan semakin terbukanya akses ekspor, produk ini dinilai berpotensi memperluas pangsa pasar di berbagai negara.

Terminal Petikemas Talang Duku sendiri terus berperan sebagai gerbang utama logistik ekspor-impor di Provinsi Jambi.

Keberadaan infrastruktur ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan volume perdagangan internasional.(*)




2029 Masih Jauh, Mengapa Mesin Politik Sudah Dipanaskan?

Oleh: Rizal Zebua

Kontestasi politik menuju tahun 2029 sejatinya masih cukup jauh. Namun di Jambi, sejumlah partai politik tampaknya sudah mulai memanaskan mesin sejak sekarang.

Sejak belakangan pun, kosolidasi sudah terlihat. Mulai dilakukan. Baik dari strategi yang perlahan disusun, hingga arahan perekrutan relawan TPS digalakkan.

Seperti halnya beberapa waktu lalu, Partai Amanat Nasional (PAN) sudah mulai mengumpulkan kader-kader mereka. Arahan pun diberikan “segera rekrut relawan TPS.”

Tak hanya PAN. Partai lain juga begitu. Golkar misalnya, hingga partai dan kekuatan politik lainnya. Melihat ini tentu, suasana politik di Provinsi Jambi mulait terasa.

Padahal Masyarakat sebenarnya masih sibuk memikirkan urusan yang jauh lebih mendasar.

Tentu yang menjadi pertanyaannya, apa memang langkah ini adalah bentuk kesiapan politik yang sehat untuk masa depan demokrasi? Atau jangan-jangan hanya sebatas euforia kekuasaan yang kebelet datang ?.

Memang, di satu sisi taka da yang salah dengan partai polisik mempersiapkan diri lebih dini. Sebab, mereka membutuhkan strategi, konsolidsai hingga penguatan akar partai.

Bahkan, partai yang bekerja dari jauh hari, justru menjadi keseriusan mereka membangun organisasi.

Tapi perlu diketahui juga. Di sisi lain, Masyarakat juga punya hak untuk bertanya; energi besar ini sebenarnya diarahkan untuk apa?.

Mengingat, kondisi hari ini sedang tidak baik-baik saja. Bahkan, ekonomi pun belum benar-benar pulih. Ditambah lagi lapangan kerja masih sulit.

Tak hanya itu, harga kebutuhan pokok tanpa disadari naik perlahan. Di sisi lain, anak muda banyak yang bingung mencari pekerjaan.

Tanpa disadarai, pelaku UMKM pun bertahan dengan kondisi serba pas-pasan. Bahkan di kalangan menengah ke bawah, hidup terasa semakin berat dari waktu ke waktu.

Wajar saja, di tengah situasi seperti itu, masyarakat tentu berharap para elite politik tidak hanya sibuk menghitung suara dan menyusun peta kekuatan.

Sebab, Politik seharusnya tidak sekadar soal memenangkan pemilu lima tahunan. Tetapi juga tentang menghadirkan solusi nyata bagi persoalan rakyat hari ini.

Ingat, jangan sampai konsolidasi politik hanya berhenti pada urusan membangun pengaruh dan memperkuat kuasa.

Karena publik sudah terlalu sering melihat semangat politik yang begitu tinggi menjelang pemilu, namun perlahan menghilang setelah kursi kekuasaan berhasil didapatkan.

Padahal, jika partai-partai benar-benar serius bergerak dari sekarang, ada banyak hal yang sebenarnya bisa mulai dikerjakan.

Membantu masyarakat kecil. Mengawal persoalan lapangan kerja. Mendorong pendidikan politik yang sehat.

Membuka ruang diskusi publik. Atau minimal menghadirkan gagasan-gagasan baru yang memang dibutuhkan masyarakat.

Politik tidak boleh hanya hidup saat musim pemilu tiba.

Apa yang dilakukan partai-partai hari ini tentu sah-sah saja. Bahkan mungkin memang diperlukan.

Namun, masyarakat juga berharap adanya keseimbangan antara ambisi politik dan kepedulian sosial.

Sebab pada akhirnya, kekuasaan yang terlalu sibuk mengejar suara tanpa memahami keresahan rakyat, hanya akan melahirkan jarak yang semakin jauh antara elite dan masyarakat.

Dan mungkin, sudah saatnya lah politik di daerah ini bergerak ke arah yang lebih besar.

Bukan hanya tentang siapa yang menang pada 2029 nanti, tetapi siapa yang benar-benar mampu membawa perubahan yang terasa dampaknya bagi masyarakat luas.(*)

Penulis adalah wartawan aktif di Provinsi Jambi.




Komisi IX DPR RI Serap Aspirasi Ketenagakerjaan di Jambi untuk RUU Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Provinsi Jambi dalam rangka menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan terkait penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.

Kegiatan yang dipusatkan di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (2/6/2026), ini menjadi ruang dialog strategis untuk menjaring aspirasi daerah yang akan digunakan sebagai bahan penyempurnaan regulasi ketenagakerjaan nasional.

Kunjungan kerja tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, M. Yahya Zaini, dan dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI, Pemerintah Provinsi Jambi, instansi vertikal, organisasi pekerja, dunia usaha, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor ketenagakerjaan dan jaminan sosial.

Sejumlah pejabat BPJS Ketenagakerjaan juga turut hadir, di antaranya Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat, Anggota Dewan Pengawas Abdurrakhman Lahabato, serta Deputi Sekretariat Badan Irvansyah Utoh Banja.

Selain itu, hadir pula perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan RI yang membahas berbagai isu teknis, mulai dari perlindungan tenaga kerja hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Hendra Elvian, mengatakan forum ini menjadi momentum penting untuk melihat langsung kondisi ketenagakerjaan di daerah, termasuk tantangan yang dihadapi di lapangan.

Menurutnya, Provinsi Jambi memiliki karakteristik ketenagakerjaan yang beragam, mulai dari sektor perkebunan, pertanian, perdagangan, pertambangan, hingga industri pengolahan yang semuanya membutuhkan penguatan regulasi.

“Forum ini memberikan gambaran nyata tentang kebutuhan daerah, mulai dari perlindungan pekerja, hubungan industrial, hingga perluasan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, masukan dari berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat substansi RUU Ketenagakerjaan agar lebih responsif terhadap kondisi riil di daerah.

Diskusi juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan vokasi, penguatan kompetensi sesuai kebutuhan industri, serta perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja formal dan informal.

Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, pekerja, dan BPJS Ketenagakerjaan dinilai menjadi kunci dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adaptif terhadap perubahan dunia kerja.

Melalui kunjungan kerja ini, Komisi IX DPR RI berharap RUU Ketenagakerjaan yang tengah disusun dapat memberikan kepastian hukum, memperkuat perlindungan pekerja, meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.(*)




Bertemu Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Al Haris Fokus Perluasan Perlindungan Sosial

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Al Haris menerima audiensi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat bersama jajaran di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (2/6/2026) malam.

Pertemuan tersebut membahas penguatan perlindungan sosial ketenagakerjaan sekaligus strategi meningkatkan kesejahteraan pekerja rentan di Provinsi Jambi.

Audiensi itu turut dihadiri jajaran BPJS Ketenagakerjaan pusat dan wilayah, termasuk anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Abdurrakhman Lahabato, Deputi Sekretariat Badan Irvansyah Utoh Banja, Kepala Kantor Wilayah Sumbagsel Muhyidin, serta sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai isu strategis, mulai dari perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan hingga peningkatan kualitas pelayanan dan manfaat program jaminan sosial bagi pekerja.

Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi mendukung penuh upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas perlindungan bagi masyarakat, terutama pekerja sektor informal, pelaku UMKM, dan kelompok rentan yang masih membutuhkan jaminan sosial.

Menurutnya, perlindungan ketenagakerjaan merupakan salah satu instrumen penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat dan memperkuat jaring pengaman sosial di daerah.

“Pemerintah daerah siap mendukung sosialisasi dan kolaborasi agar semakin banyak pekerja, khususnya sektor informal dan UMKM, mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Al Haris.

Selain memperluas cakupan kepesertaan, Al Haris juga menyoroti pentingnya pemanfaatan dana santunan secara produktif.

Ia mengusulkan agar santunan yang diterima keluarga peserta tidak hanya digunakan untuk kebutuhan jangka pendek, tetapi juga dapat menjadi modal usaha yang mampu meningkatkan ekonomi keluarga.

Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu keluarga penerima manfaat keluar dari kondisi rentan dan mencegah terjadinya kemiskinan berkelanjutan setelah kehilangan sumber penghasilan utama.

“Dana santunan sebaiknya tidak habis untuk konsumsi sesaat. Jika dikelola dengan baik sebagai modal usaha, manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh keluarga penerima,” katanya.

Untuk mendukung gagasan tersebut, Al Haris mendorong kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Bank Indonesia, dinas terkait, lembaga pendidikan, hingga pelaku usaha.

Pendampingan dinilai penting agar penerima santunan memiliki kemampuan mengelola usaha dan keuangan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam memperluas perlindungan sosial bagi pekerja rentan.

Ia menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya fokus pada pemberian santunan, tetapi juga mendorong agar manfaat yang diterima peserta dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi keluarga dan masyarakat.

“Kami ingin manfaat yang diterima peserta dapat menjadi stimulus produktif melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari program literasi keuangan, pengembangan UMKM, hingga pendampingan usaha,” ujarnya.

Menurut Saiful, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, perguruan tinggi, dan instansi terkait dapat membantu penerima manfaat mengembangkan usaha produktif, meningkatkan pendapatan keluarga, bahkan menciptakan lapangan kerja baru.

Melalui kerja sama yang semakin kuat antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Provinsi Jambi, diharapkan perlindungan sosial bagi pekerja terus meningkat sekaligus berkontribusi terhadap pengurangan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi daerah.(*)




Momentum HUT Kota Jambi, DPRD Soroti Pentingnya Kolaborasi Legislatif dan Eksekutif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-625 Tanah Pilih Pusako Batuah dan HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan bahwa usia panjang Kota Jambi mencerminkan perjalanan pembangunan yang harus terus dijaga dan ditingkatkan oleh seluruh elemen masyarakat.

Ia menekankan bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kuatnya nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan pengabdian terhadap masyarakat.

“Kota yang besar bukan hanya dibangun melalui infrastruktur, tetapi juga melalui rasa peduli, kebersamaan, dan kerja bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Kemas Faried juga menyoroti pentingnya penguatan sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam mendorong percepatan pembangunan di Kota Jambi.

Menurutnya, kolaborasi yang solid akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap visi Kota Jambi Bahagia dapat terus diwujudkan, yakni kota yang bersih, aman, harmonis, agamis, inovatif, amanah, dan sejahtera.

Senada dengan itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Jambi, Muhammad Yasir, turut menyampaikan ucapan selamat atas peringatan bersejarah tersebut.

Ia menilai HUT Kota Jambi menjadi refleksi perjalanan panjang pembangunan yang telah dicapai hingga saat ini.

Menurutnya, momentum ini penting untuk memperkuat semangat gotong royong, persaudaraan, dan kepedulian sosial dalam membangun daerah.

“HUT Kota Jambi adalah refleksi perjalanan panjang pembangunan. Ke depan, kita harus terus bersatu dan berkolaborasi untuk meningkatkan hasil pembangunan,” ujar Muhammad Yasir.

Politisi Partai Gerindra tersebut juga berharap pada usia ke-625 Tanah Pilih Pusako Batuah dan ke-80 Pemerintah Kota Jambi, pembangunan dapat semakin merata, pelayanan publik semakin berkualitas, serta perekonomian masyarakat terus tumbuh.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan di berbagai sektor, termasuk infrastruktur, UMKM, pendidikan, dan penciptaan lapangan kerja.

“Sinergi semua pihak harus terus diperkuat agar Kota Jambi semakin maju, religius, aman, nyaman, dan berdaya saing di Sumatera,” tambahnya.

DPRD Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat demi mewujudkan Kota Jambi yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.(*)




Gubernur Jambi Sampaikan 3 Proyek Besar ke Pemerintah Pusat, Ini Daftarnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Betuah ke-625, Selasa (2/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Al Haris menegaskan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi, baik di wilayah timur maupun barat.

Salah satu usulan utama yang disampaikan adalah pengembangan Bandara Muara Bungo, yang dalam waktu dekat akan melayani rute penerbangan langsung Jakarta–Bungo oleh maskapai Batik Air mulai 15 Juni 2026.

Untuk mendukung operasional tersebut, Gubernur meminta dukungan pemerintah pusat dalam pembangunan fasilitas apron bandara agar layanan penerbangan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Pada 15 Juni 2026, Batik Air akan mulai melayani rute Jakarta–Bungo. Kami berharap ada dukungan pembangunan apron untuk memperkuat operasional bandara,” ujar Al Haris.

Selain Bandara Muara Bungo, Gubernur juga mengusulkan pengembangan Bandara Depati Parbo Kerinci, khususnya terkait perpanjangan landasan pacu.

Hal ini dinilai penting untuk mendukung rencana masuknya maskapai Nam Air yang akan membuka layanan penerbangan ke wilayah Kerinci.

Menurutnya, peningkatan fasilitas bandara akan memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berbasis pariwisata dan perdagangan.

Di sektor transportasi laut, Al Haris turut menyoroti percepatan pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung yang selama ini menjadi salah satu proyek strategis Provinsi Jambi.

Ia menegaskan bahwa keberadaan pelabuhan tersebut sangat penting untuk membuka akses ekspor langsung dari Jambi tanpa harus bergantung pada pelabuhan di provinsi lain seperti Sumatera Barat, Dumai, maupun Belawan.

Selama ini, komoditas unggulan Jambi seperti crude palm oil (CPO) dan batu bara masih harus dikirim melalui pelabuhan luar daerah, yang berdampak pada tingginya biaya logistik.

“Jika Pelabuhan Ujung Jabung terwujud, maka komoditas unggulan Jambi bisa diekspor langsung dari daerah sendiri,” jelasnya.

Selain infrastruktur transportasi, Gubernur juga menyampaikan dukungan terhadap program Kampung Nelayan Merah Putih.

Pemerintah Provinsi Jambi mengusulkan pembangunan tujuh titik kampung nelayan yang tersebar di beberapa wilayah.

Rinciannya, tiga lokasi berada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, tiga lokasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dan satu lokasi di Kota Jambi.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Menko Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa pemerintah pusat akan menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan dan memfasilitasi koordinasi dengan kementerian terkait.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur strategis sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan konektivitas ekonomi di Provinsi Jambi.(*)




HUT Kota Jambi 2026: Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Kampung Bahagia Jadi Andalan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 dengan mengusung tema “Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan”.

Dalam rapat paripurna istimewa DPRD Kota Jambi, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan berbagai capaian pembangunan yang telah diraih sekaligus memaparkan agenda prioritas pembangunan Kota Jambi sepanjang tahun 2026.

Menurut Maulana, peringatan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah bukan hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga kesempatan untuk mengenang perjuangan para pendahulu yang telah membangun fondasi kemajuan Kota Jambi sejak era Kerajaan Melayu Islam hingga pemerintahan modern saat ini.

“Kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melanjutkan warisan para pendahulu demi mewujudkan Kota Jambi yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Maulana mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, Kota Jambi berhasil mencatat dukungan pembiayaan pembangunan sebesar Rp1,96 triliun serta investasi mencapai Rp1,32 triliun.

Dari sisi pendapatan daerah, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi mencapai Rp615,08 miliar atau meningkat 35,11 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp455,25 miliar.

Peningkatan tersebut turut mendorong pendapatan APBD Kota Jambi menjadi Rp2,013 triliun atau naik 14,06 persen dibandingkan tahun 2024.

Tak hanya itu, sepanjang tahun 2025 Pemerintah Kota Jambi juga berhasil meraih 36 penghargaan tingkat internasional, nasional dan provinsi.

Sementara hingga pertengahan tahun 2026, Kota Jambi telah mengoleksi 15 penghargaan baru dari berbagai sektor.

Dari sisi ekonomi, pertumbuhan ekonomi Kota Jambi meningkat dari 4,88 persen menjadi 5,13 persen. Pendapatan per kapita naik menjadi Rp73,6 juta per tahun, sementara angka ketimpangan yang tercermin melalui indeks gini turun dari 0,395 menjadi 0,339.

Selain itu, tingkat kemiskinan berhasil ditekan dari 7,73 persen menjadi 7,69 persen, sedangkan tingkat pengangguran terbuka turun dari 7,38 persen menjadi 7,08 persen.

“Berbagai capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan implementasi program-program unggulan daerah yang terus kami jalankan,” kata Maulana.

Untuk tahun 2026, Pemkot Jambi tetap fokus menjalankan 11 program unggulan daerah yang menjadi fondasi pembangunan Kota Jambi Bahagia.

Salah satu program yang diperluas adalah Kartu Bahagia melalui penambahan cakupan BPJS Ketenagakerjaan bagi 8.660 penerima baru yang terdiri dari pekerja rentan, petugas keagamaan, sekretaris RT, operator pengelola sampah berbasis masyarakat, serta petugas rumah ibadah.

Pemkot Jambi juga mempertahankan Universal Health Coverage (UHC) 100 persen, menyediakan beasiswa bagi 2.013 pelajar kurang mampu, memperluas jaringan gas rumah tangga, serta melanjutkan program bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Di sektor lingkungan, Program Kampung Bahagia terus diperkuat melalui pengembangan Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) yang saat ini telah terbentuk di puluhan wilayah dan berhasil menutup puluhan tempat pembuangan sampah liar.

Sementara untuk mendukung keamanan lingkungan, Pemkot Jambi akan memasang lebih dari 1.100 kamera CCTV yang terintegrasi dengan Jambi Command Center dan beroperasi selama 24 jam.

Di bidang infrastruktur, pemerintah juga menargetkan pembangunan dan peningkatan drainase, jalan lingkungan, normalisasi sungai, serta percepatan penanganan banjir melalui pembangunan kolam retensi dan sistem pengendalian banjir terpadu.

Selain pembangunan fisik, Kota Jambi juga akan menjadi tuan rumah sejumlah agenda nasional bergengsi, di antaranya MTQ Provinsi Jambi, Healthy Cities Summit VII, National Smart City Forum, dan Rakernas Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Maulana menegaskan seluruh keberhasilan yang dicapai Kota Jambi merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha hingga masyarakat.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, persatuan, dan kebersamaan demi mewujudkan Kota Jambi yang semakin maju, nyaman, dan membahagiakan bagi seluruh warganya.(*)




Sambutan Lengkap Walikota Jambi, di Momen Puncak HUT Kota Jambi ke-625 Tahun

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Selamat pagi

Salam sejahtera untuk kita semua

Yang Terhormat Yang Kami hormati Yang Kami hormati

Yang Kami hormati Bapak Gubernur Jambi beserta Ibu Hj. Hesnidar Haris

Yang Kami hormati Anggota DPR-RI Dapil Jambi

Yang Kami hormati Anggota DPD-RI Dapil Jambi

Yang Saya hormati Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Jambi

Yang Saya hormati Rekan-rekan Para Bupati dan Walikota se Provinsi Jambi atau yang mewakili.

Yang Saya hormati Rekan-rekan Para Bupati dan Walikota dari Provinsi tatangga atau yang mewakili

Yang Saya hormati, Saudara Ketua, Para Wakil Ketua dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Jambi,

Yang Saya hormati Rekan-rekan Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, dan Ketua Pengadilan Negeri Jambi, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Jambi; dan saudara Ketua Pengadilan Agama Kota Jambi;

Yang Saya hormati, Bapak-bapak para Mantan Walikota dan Wakil Walikota Jambi,

Yang Saya hormati Bapak Wakil Walikota Jambi beserta Ibu

Yang Saya hormati saudara Sekretaris Daerah Kota Jambi,

Yang Saya hormati Para Staf Ahli Walikota, Para Asisten Sekda, Para  Kepala  Perangkat  Daerah,  Camat  dan  Lurah,  serta  Para

Pejabat Struktural dan Fungsional, Direktur RS HAM dan HAS, serta Seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah di Lingkup Pemerintah Kota Jambi.

Yang Saya hormati Dirut PDAM Tirta Mayang dan Perumda Sigijai Sakti.

Yang Saya hormati Ibu Ketua tim Penggerak PKK Kota Jambi,

Yang Saya hormati Ketua Partai Politik, Organisasi Kemasyarakatan, LSM, Organisasi Profesi dan Pers

Yang saya hormati Ketua Lembaga Adat Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi.

Yang saya hormati Para Alim Ulama, Tuo-tuo Tengganai, Cerdik Pandai; Kecik idak Besebut Namo, Besak idak besebut Gelanyo.

Hadirin undangan yang berbahagia,

Sebelum memulai sambutan ini, perkenankan Saya sampaikan seloka Melayu Kota Jambi berikut:

Kalau elok dipakai santun, Kalau tinggi jangan meninggi,

Kalau besar jangan membesar diri, Adat dijunjung Pusako dijago Marwah negeri akan terpeliharo

Tanah dipilih menjadi negeri, Pusako batuah jadi pegangan, Bulat air dek pembuluh,

Bulat kato dek mufakat, Bersatu kito teguh, Bercerai kito runtuh.

Mengawali pertemuan ini, marilah kita memanjatkan puji dan bersyukur ke hadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini Kita dapat bersama-sama memperingati  Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Jambi yang ke-80 dan juga Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi yang ke 625 dalam suasana kebersamaan dalam semangat membangun Kota tercinta.

Shalawat beriring salam tidak lupa Kita sampaikan kepada junjungan Baginda Rasul MUHAMMAD SAW, beserta keluarga dan para sahabat. Semoga kita semua pengikutnya mendapatkan syafaatnya di yaumil akhir kelak. Aamin yaa rabbal alamiin.

Selanjutnya, perkenankan Saya dengan tulus hati menyampaikan ucapan “terima kasih kepada Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara hadirin yang mulia, yang telah berkenan hadir di tempat yang terhormat ini.

Saudara-saudara yang saya muliakan

Hari Kamis, 28 Mei 1401, 625 Tahun silam merupakan penanda hari jadi “Tanah Pilih Pusako Batuah” negeri yang diwariskan dengan keberkahan; yang harus terus dijaga, dirawat, dan kita majukan bersama.

Peringatan hari jadi Tanah Pilih ini adalah momentum untuk mengenang dan meresapi sejarah panjang perjuangan para pemimpin terdahulu mulai dari Orang Kayo Hitam dari masa Kerajaan Melayu Islam hingga para Walikota Jambi di era pemerintah modern. Setiap masa ada pemimpinnya, dan setiap pemimpin ada masanya.

Para pemimpin terdahulu dengan gigih telah membangun kemajuan, nilai-nilai islam dan norma adat melayu, serta mewarisi semangat dan persatuan yang menjadi landasan kokoh dan kekuatan bagi generasi selanjutnya dalam menghadapi cobaan dan tantangan perkembangan zaman, bak seloko:

Titian teras bertanggo batu,

Lantak nan dak goyah, kaping idak tagenso.

Cermin nan dak kabur, dak lapuk dek hujan, dak lekang dek panas. Kato seiyo, kato nan sekato, kato nan samo.

Adat lamo pusako usang,

Yang terpahat di tiang panjang, Yang terlukis di bendul jati. Setitik nan dak ilang, sebaris nan dak tebo.

Setitik nak di lautkan, segumpal nak di gunungkan. Adat bersendi syara’, syara’ bersendi Kitabullah

Paripurna Dewan yang Terhormat

Saat ini, Kota Jambi tidak hanya dipandang sebagai pusat pemerintahan, pusat pertumbuhan ekonomi, sosial dan kebudayaan di Provinsi Jambi. Kota ini telah menjelma menjadi Kota Besar, dengan skala pelayanan Nasional. Kota yang menjadi kebanggaan dan simbol identitas masyarakat Jambi.

Pada momen peringatan HUT Pemerintah Kota Jambi ke-80 dan hari jadi Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi yang ke 625 Tahun, Kami mengusung tema “Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan” yang menunjukkan tekad dan harapan seluruh elemen masyarakat di Tanah Pilih ini.

Bapak Ibu yang berbahagia

Hingga hari ini, 462 hari sudah Saya dan Pak Diza membersamai Pemerintahan Kota Jambi dan seluruh elemen masyarakat di Tanah Pilih ini bersama membangun Kota yang Kita Banggakan ini.

Alhamdulillah begitu banyak dukungan dalam upaya mewujudkan Kota Jambi yang Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif dan Sejahtera. KOTA JAMBI BAHAGIA..

Misalnya, di sepanjang Tahun 2025 dengan kerja keras dan kesungguhan, Kami mencatat berbagai sumber dukungan pembiayaan untuk peningkatan pembangunan Kota Jambi sebesar 1,96 Triliun rupiah dan dukungan investasi sebesar 1,32 Triliun.

Dalam pengelolaan Pendapatan Daerah, pada tahun 2025 lalu realisasi PAD mencapai 615,08 Miliar Rupiah, naik 35,11% dari realisasi 2024 sebesar 455,25 Miliar Rupiah.

Kondisi ini turut meningkatkan APBD Kota Jambi, dari sisi pendapatan mencapai 2,013 Triliun, dari sebelumnya 1,765 Triliun rupiah atau terjadi peningkatan 14,06%.

Lebih dari itu, Tahun 2025 Pemerintah Kota Jambi meraih 36 Penghargaan, baik di tingkat Internasional, Nasional dan Provinsi Jambi, di tahun 2026 hingga hari ini telah diterima 15 Penghargaan, antara lain:

  • Penghargaan 100% Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dari
  • Penghargaan Penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
  • Indeks Reformasi Birokrasi Kota Jambi naik signifikan dari 72,97 dengan katagori BB menjadi 82,36 dengan Kategori A-, berdasarkan Hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi oleh KemenPAN-RB.
  • Penghargaan Atas Kesuksesan Mewujudkan Kampung Bahagia dan Situasi Kamtibmas yang Kondusif di Kota Jambi dari Kapolda Jambi Bapak Irjen. Pol. Krisno H. Siregar.

Selanjutnya, keberhasilan itu ditunjukkan juga oleh gambaran

Indikator Makro Daerah yang dicapai.

Tahun 2025 lalu, di tengah perekonomian dunia yang melambat, Pertumbuhan Ekonomi Kota Jambi justru naik dari 4,88% menjadi 5,13%. Pendapatan Perkapita meningkat dari 68,5 juta menjadi 73,6 juta rupiah perkapita pertahun.

Indeks Gini yang menggambarkan celah ketimpangan, turun dari 0,395 menjadi 0,339.

Gambaran tersebut menunjukkan bahwa, aktivitas ekonomi dan investasi mengalami peningkatan, terutama pada sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi Kota Jambi.

Pertumbuhan ini tidak terlepas dari upaya Kita mendorong investasi, memperkuat UMKM, serta meningkatkan konektivitas infrastruktur kota melalui program-program unggulan yang langsung menyentuh dan menstimulasi geliat ekonomi masyarakat.

Selain itu, sepanjang 2025 Inflasi dapat dikendalikan di kisaran 2 plus-minus 1.

Pada April 2026, inflasi year on year Kota Jambi adalah 1,73%, yang termasuk 10 Kota Indonesia dengan inflasi rendah.

Saudara-saudara

Capaian tersebut, tidak terlepas dari intensi yang kuat pada Implementasi 11 Program Unggulan Daerah, dengan hasil yang berdampak pada peningkatan pertumbuhan daerah, termasuk memberikan hasil positif dalam menekan Angka Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka.

Angka Kemiskinan turun dari 7,73% menjadi 7,69%. Penurunan ini ditandai pula dengan Tingkat Pengangguran Terbuka yang turun dari 7,38% menjadi 7,08%.

Secara keseluruhan, capaian Indikator makro tersebut juga berkontribusi signifikan pada peningkatan Indikator Strategis Pembangunan, yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang mencapai angka 82,32 (kategori Sangat Tinggi), naik dari 81,77 poin.

Bapak Ibu Hadirin yang berbahagia

Pada Tahun 2026, melalui momentum peringatan hari yang bersejarah ini, perkenankan Saya menyampaikan beberapa Agenda Prioritas Kota Jambi Bahagia, melalui 11 Program Unggulan Daerah, antara lain yaitu;

Pertama:

Pada Tahun ini, untuk meningkatkan perluasan cakupan Program Kartu Bahagia, maka Kita akan menambah Cakupan BPJS Ketenaga- Kerjaan kepada 8.660 orang, yaitu kepada:

  • 000 orang Pekerja Rentan
  • 860 orang Petugas Keagamaan
  • 650 orang Sekretaris RT
  • 000 orang OPBM
  • 150 orang Petugas Rumah Ibadah

Sehingga Penerima BPJS Ketenaga-kerjaan menjadi 15.740 orang, dari sebelumnya 7.080 orang.

Sejak Februari 2025 hingga saat ini BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan santunan bagi 76 penerima manfaat dengan nilai sebesar 3,46 Miliar lebih.

Untuk BPJS Kesehatan, kita tetap akan memenuhi 100% UHC, termasuk menyediakan anggaran untuk biaya pendamping pasien rujukan di luar kota jambi.

Kami juga akan melaksanakan khitanan gratis sepanjang tahun bagi warga kurang mampu di seluruh puskesmas Kota Jambi, yang bekerjasama dengan Baznas Kota Jambi.

Di bidang Pendidikan, Kami telah menyiapkan beasiswa bagi 2.013 anak kurang mampu di tingkat SD dan SMP.

Kita juga melanjutkan revitalisasi Satuan Pendidikan, yang tahun lalu telah dilaksanakan pada 24 Satuan Pendidikan.

Saat ini, tengah diproses usulan revitalisasi 150 Satdik, dan Pembangunan 2 Unit Sekolah Baru yang disetujui Kemendikdasmen.

Untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat, Tahun ini Kita melanjutkan upaya guna meningkatkan tambahan Sambungan Rumah Jaringan Gas (SR-JARGAS) yang hingga 2025 baru terpasang 11.025 SR.

Pada tahun 2026 hingga saat ini telah ditambahkan 13.265 SR-JARGAS baru, dari target 15.000, sisanya segera dituntaskan.

Usulan Kami untuk tambahan 50.000 SR-JARGAS lagi bagi masyarakat juga telah mendapatkan persetujuan dan kesepakatan.

Kami juga akan menuntaskan perbaikan 225 unit rumah MBR yang tidak layak huni, dengan rincian: 191 unit (APBN), 11 Unit (Baznas), dan 23 unit (APBD Kota).

Kedua:

Program Kampung Bahagia, yang Tahap I Tahun 2026 ini, telah di launching langsung oleh Bapak Wamendagri yang memberikan testimoni:

“Kampung Bahagia adalah inovasi konkret yang menempatkan masyarakat sebagai aktor utama pembangunan, dan bagaimana uang rakyat kembali ke rakyat, serta dampaknya langsung dirasakan masyarakat

Kampung Bahagia ini merupakan contoh praktek baik yang berdampak: meningkatnya kohesivitas antar warga masyarakat, serta masyarakat dengan pemerintah dan stakeholder pembangunan”.

Saat ini, 76% dari 796 RT Tahap I sudah menuntaskan proposalnya. Tercatat 164 usulan pengadaan gerobak motor (bentor) yang akan mendukung Pengelolaan Sampah Tertutup melalui Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) yang kami inisiasi.

Inisiatif ini adalah solusi inovatif guna melaksanakan amanat UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, bahwa rumah tangga berkewajiban untuk menangani dan mengurangi sampahnya masing-masing dengan cara yang berwawasan lingkungan. Lebih lanjut, Perda Kota Jambi No. 5 Tahun 2020 mengatur mengenai Pemilhan Sampah.

Melalui OPBM, Kita menciptakan ruang bagi warga untuk melaksanakan tanggung jawab dan perannya dalam menangani sampah yang dihasilkan sejak dari rumah.

OPBM akan melakukan penjemputan sampah terpilah langsung ke rumah-rumah warga.

Bank Sampah dan TPS 3R sebagai kesatuan dalam sistim OPBM, akan mengelola nilai tambah untuk meningkatkan pendapatan OPBM dan masyarakat.

Residunya, diangkut ke transfer depo sebelum di bawa ke TPA Talang Gulo.

Saat ini sedang dirampungkan proses pembangunan 7 unit Transfer Depo.

Pola ini tentunya mendukung upaya kita bersama dalam menciptakan ekosistim ekonomi sirkular yang berkontribusi pada pengurangan pengangguran dan kemiskinan, peningkatan indeks kualitas lingkungaan serta kesehatan masyarakat, serta mendukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI.

Kami bersyukur, bahwa Inisitif ini telah mendorong terbentuknya

70 OPBM swadaya masyarakat yang cakupan pelayanannya mencapai 200 RT. Sehingga 94 TPS dan TPS liar di wilayah yang melaksanakan OPBM, telah ditutup, akhir tahun ini tidak ada lagi TPS di Kota yang tercinta ini.

Bapak Ibu Hadirin yang terhormat

Untuk mendukung sistim keamanan lingkungan, di Tahap 1 ini akan di pasang lebih dari 1.100 CCTV integratif yang terhubung ke JCOC Kota Jambi selama 24 jam penuh.

Hal ini tentunya akan berdampak pada penurunan angka kriminalitas, sehingga rasa AMAN dan kenyamanan masyarakat yang akan meningkat.

Selain itu, terdapat juga kegiatan pembangunan/peningkatan parit jalan dan drainase sepanjang ±12.000 meter, serta pembangunan jalan lingkungan sepanjang ±15.650 meter.

Ketiga:

Implementasi Program Kota Tangguh di tahun ini, tetap difokuskan pada peningkatan akses dan layanan sistim perkotaan, penangan banjir, lingkungan hidup, resiliensi terhadap perubahan iklim; pengembangan Kawasan ekonomi dan investasi.

Adapun agenda prioritasnya, antara lain yang terkait pengendalian banjir, yaitu:

  • Penuntatasan pelaksanaan normalisasi drainase Sungai Asam hingga 16,4 km.
  • Mendukung kelancaran pelaksanaan Kemajuan pembangunan kolam retensi Danau Kajang Lako oleh BWSS VI yang saat ini progresnya sudah mencapai 65%.

Insha Allah, menjelang akhir tahun ini dapat berfungsi.

  • Pembangunan drainase sepanjang 3,2 km dan normalisasi alur sepanjang 2,5 km.
  • Menuntaskan penanganan sistim sungai Kenali dan Kambang untuk mereduksi potensi banjir genangan dengan membangun Kolam Retensi di lokasi dekat JBC Sipin dan Simpang Rimbo.

Selain itu, Kami juga akan melaksanakan pembangunan 274 ruas jalan lingkungan serta pemeliharaan 60 jalan status kota.

Bapak Ibu yang kami banggakan

Lebih dari pada itu, Kami juga akan memperkuat capaian dan dampak program unggulan lainnya bagi peningkatan kapasitas Kota dan kesejahteraan masyarakat, misalnya:

– Memperkuat atensi dan dukungan Program Strategis Nasional di Kota Jambi, yaitu: Pembangunan Sekolah Rakyat Kota Jambi, Koparasi Merah Putih; dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sekolah Rakyat Kota Jambi yang menempati lahan seluas 5,6 Ha, saat ini proses pembangunannya terus dilakukan, direncanakan seluruh pembangunan fisiknya akan rampung di akhir Juli nanti.

Tentunya keberadaan Sekolah dengan kapasitas bagi 1.080 siswa dari keluarga yang kurang mampu ini, menjadi solusi strategik dalam memutus rantai kemiskinan antar-generasi, sedangkan bagi pemerintah Kota Jambi, program ini membantu upaya pemerataan pendidikan, mengurangi kesenjangan sosial, dan meningkatkan kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di Tanah Pilih Kota Jambi ini.

Untuk Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis, progressnya di Kota Jambi relatif sangat baik:

Jumlah MBG (target 100):

  • yang operasional 43 SPPG
  • siap operasional 10 SPPG
  • Tenaga Kerja terserap 160 orang

Jumlah Penerima manfaat 109.442 orang:

  • Sekolah : 535 orang
  • 3B :     907 orang

Komoditas dan Rantai Pasok:

  • 35-40 komoditas bahan pangan
  • Pasokan diperoleh dari petani & peternak lokal kota dan provinsi jambi, disuplay langsung melalui Koperasi dan distributor

Bapak Ibu yang kami banggakan

  • Kami juga akan terus mengembangkan destinasi menarik yang memiliki keunikan dan sejarah. Kami juga mendorong terselenggaranya berbagai even untuk meningkatkan kepariwisataan dan ekraf, yang memacu geliat ekonomi.
  • Seiring itu, peningkatan Daya Saing UMKM dan Tenaga Kerja, serta Akses pada Sumber Daya Produktif terus diperkuat melalui Kerjasama berbagai pihak.
  • Setelah sukses menjadi Tuan Rumah MUNAS HIPMI beberapa waktu lalu, Kota Jambi kembali akan menjadi Tuan Rumah 4 Momen bergengsi, yaitu:
  • Pelaksanaan MTQ Provinsi, Healthy Cities Summit (HCS) ke-VII, Penyelenggaraan National Smart City Forum dan Rakernas IDI.
  • Membuka ruang lebih luas bagi terciptanya khasanah budaya dan kearifan melayu Kota Jambi, serta kerukunan dan toleransi dalam kehidupan perkotaan yang majemuk.
  • Kami terus bekerja keras untuk melanjutkan dan meningkatkan hasil pembangunan dengan mengakses berbagai program pemerintah dan internasional ke Kota Termasuk alternatif pembiayaan kreatif dan Kerjasama Daerah. Memperkuat peran CSR, Baznas, dan lain-lain, termasuk mengoptimalkan Pendapatan Daerah.
  • Kami akan tingkatkan respon time kebencanaan dan kegawat-daruratan, serta kewaspadaan dan ketangguhan masyarakat dalam beradaptasi dengan perubahan iklim.

Melalui UPTD Call Center 112 yang melayani 18 jenis pengaduan dengan 11 instansi (termasuk PLN dan Kepolisian), sejak dibentuk pada Juni 2025, tercatat 9.250 Panggilan dengan panggilan insiden sebanyak 1.758 sambungan, 96%-nya telah ditindak lanjuti.

Bapak Gubernur dan seluruh undangan yang saya muliakan dan hormati;

Keberhasilan yang dicapai, bukanlah upaya individu, kelompok, maupun golongan, ini adalah buah dari kesungguhan, kerja cerdas dan sinergi seluruh elemen dan masyarakat.

Untuk itu, di momen terhormat ini, Kami selaku Kepala Daerah, atas nama Jajaran Pemerintah Kota Jambi, DPRD, FORKOPIMDA, serta seluruh masyarakat Kota Jambi, menyampaikan terima kasih dan penghargaan tulus kepada Bapak Gubernur, Kementerian dan Lembaga, instansi Vertikal, serta semua pihak yang berkontribusi positif dan bersinergi dalam harmoni mewujudkan Kota Jambi BAHAGIA.

Saya juga menghimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat di Tanah Pilih ini untuk selalu menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan kebersamaan untuk terus bergandeng tangan dan bersinergi guna memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan dan kejayaan negeri, karena masa depan bergantung pada apa yang Kita lakukan hari ini.

“DIRGAHAYU!!

PEMERINTAH KOTA JAMBI KE-80, DAN HARI JADI

TANAH PILIH PUSAKO BATUAH KE 625 TAHUN”

Semoga Allah SWT, senantiasa memberikan berkah dan ridho-Nya kepada kita semua untuk terus merawat warisan nilai, budaya, dan sejarah yang telah diperjuangkan para pendahulu.

Dalam harmoninya, Kota ini akan terus bergerak menghadirkan pembangunan yang bermanfaat, membanggakan dan membahagiakan seluruh masyarakatnya.

Terima kasih

Billahittaufiq Walhidayah

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

 

WALIKOTA

 dr. H. MAULANA, MKM

 

Download di sini sambutan lengkap walikota Jambi Paripurna_HUT_Kota_Jambi!




Tiga Kepala Daerah di Jambi Sepakat Bangun Konektivitas Kerinci–Bungo

JAMBI , SEPUCUKJAMBI.ID – Tiga kepala daerah di Provinsi Jambi sepakat memperkuat konektivitas antarwilayah melalui rencana pengembangan jalur penghubung Kerinci–Bungo. Kesepakatan tersebut melibatkan Wali Kota Sungai Penuh Alfin, Bupati Kerinci Monadi, dan Bupati Bungo H. Dedy Putra.

Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (29/05) lalu itu, berjalan dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pembangunan kawasan perbatasan sekaligus meningkatkan mobilitas masyarakat antar daerah di wilayah barat Provinsi Jambi.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan bahwa peningkatan akses jalan Kerinci–Bungo merupakan langkah strategis untuk membuka konektivitas yang lebih cepat, efisien, dan berdampak langsung pada masyarakat.

Menurutnya, keterhubungan antarwilayah akan memberikan dampak positif yang luas, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperlancar distribusi barang, serta meningkatkan sektor pariwisata dan pelayanan publik.

“Dengan terbukanya akses ini, jarak tempuh akan lebih singkat dan tentu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, perdagangan, pariwisata, serta pelayanan masyarakat,” ujar Alfin.

Senada dengan itu, Bupati Kerinci Monadi menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah sebagai kunci dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menilai, konektivitas antarwilayah tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan pemerataan pembangunan di daerah.

Sementara itu, Bupati Bungo H. Dedy Putra menekankan bahwa akses transportasi yang terhubung dengan baik merupakan kebutuhan mendesak dalam mendukung aktivitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional yang lebih merata.

Dalam kesempatan tersebut, ketiga kepala daerah juga menyepakati dukungan terhadap pembukaan rute penerbangan Batik Air Muara Bungo–Jakarta sebagai langkah memperkuat akses transportasi udara di wilayah tersebut.

Kesepakatan ini diharapkan dapat mempercepat integrasi konektivitas darat dan udara, sehingga memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan ekonomi kawasan barat Provinsi Jambi.

Ketiga kepala daerah optimistis bahwa sinergi yang terbangun ini dapat segera diwujudkan dalam bentuk nyata, khususnya dalam percepatan pembangunan akses jalan penghubung Kerinci–Bungo sebagai jalur strategis masa depan.(*)




Muhammad Yasir Dorong Sinergi Pembangunan di HUT Kota Jambi 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Wakil Ketua I DPRD Kota Jambi, Muhammad Yasir, S.Pd., M.M menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sekaligus Selamat Hari Ulang Tahun ke-625 Tanah Pilih Pusako Betuah dan Hari Jadi ke-79 Pemerintah Kota Jambi kepada seluruh masyarakat.

Menurut Muhammad Yasir, dua momentum besar tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat membangun daerah secara bersama-sama.

Ia menilai, Hari Raya Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban semata, tetapi juga menjadi simbol keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.

“Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan, solidaritas, dan pentingnya berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Nilai-nilai itu harus terus dijaga dalam kehidupan sosial maupun dalam membangun daerah,” ujar Muhammad Yasir.

Selain itu, peringatan HUT ke-625 Tanah Pilih Pusako Betuah dan Hari Jadi ke-79 Pemerintah Kota Jambi disebutnya menjadi refleksi perjalanan panjang pembangunan Kota Jambi yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Politisi Partai Gerindra tersebut berharap Kota Jambi dapat terus tumbuh menjadi daerah yang maju, religius, nyaman, serta memiliki daya saing kuat sebagai kota perdagangan dan jasa di wilayah Sumatera.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dan Selamat HUT ke-625 Tanah Pilih Pusako Betuah serta Hari Jadi ke-79 Pemerintah Kota Jambi. Semoga Kota Jambi semakin maju, aman, nyaman, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” katanya.

Muhammad Yasir juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Menurutnya, kolaborasi yang baik sangat dibutuhkan untuk mendorong pengembangan UMKM, peningkatan kualitas pendidikan, pembangunan infrastruktur, hingga penciptaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kota Jambi.

Ia memastikan DPRD Kota Jambi akan terus mendukung berbagai program pembangunan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.(*)