Rutin Duduk Terlalu Lama Bisa Bikin Cepat Capek, Simak Cara Mengatasinya

SEPUCUKJAMBI.ID– Pernah merasa cepat lelah padahal aktivitas harian cenderung santai dan lebih banyak duduk? Ternyata, rasa lelah ini bisa menjadi tanda tubuh kurang bergerak.

Menurut dr. Andi Prasetyo, SpKO, ahli kesehatan olahraga, Gaya hidup sedentari membuat otot jarang digunakan dan aliran darah melambat.

Padahal, tubuh membutuhkan gerakan rutin untuk menjaga metabolisme, energi, dan kesehatan mental.

Mengapa Tubuh Cepat Lelah Meski Minim Aktivitas?

  1. Kurangnya Aktivitas Fisik
    Duduk terlalu lama membuat sirkulasi darah kurang optimal, sehingga pasokan oksigen dan energi ke seluruh tubuh menurun, menimbulkan rasa lemas.

  2. Pengaruh terhadap Metabolisme
    Tubuh yang jarang bergerak membakar kalori lebih sedikit dan cenderung menyimpan energi sebagai lemak, membuat seseorang mudah mengantuk dan merasa berat.

  3. Dampak pada Kesehatan Mental
    Aktivitas fisik memicu pelepasan hormon endorfin, yang membantu menjaga suasana hati. Minim gerak dapat menyebabkan stres, cemas, atau kehilangan motivasi.

  4. Risiko Jangka Panjang
    Kebiasaan duduk terlalu lama berisiko menyebabkan nyeri otot dan sendi, gangguan metabolik, serta masalah postur dan tulang belakang.

Cara Mengatasi Tubuh Cepat Lelah Karena Jarang Bergerak

  • Gerakan Ringan Rutin: Berdiri atau berjalan singkat setiap jam, melakukan peregangan sederhana, atau naik tangga daripada lift.

  • Aktivitas Harian Sederhana: Berjalan kaki 15–30 menit, bersepeda santai, atau latihan ringan di rumah.

  • Integrasi Gerak dalam Rutinitas: Selipkan aktivitas fisik kecil di sela pekerjaan, seperti melakukan stretching saat istirahat.

“Tubuh yang aktif secara fisik tidak hanya terasa lebih bertenaga, tetapi juga menjaga kesehatan jangka panjang, mulai dari metabolisme yang lebih lancar hingga mood yang lebih stabil,” tambah dr Andi Prasetyo.

Kesimpulan

Rasa lelah yang muncul meski tidak banyak bergerak adalah sinyal tubuh membutuhkan aktivitas fisik

Dengan membiasakan diri aktif, tubuh lebih segar, fokus meningkat, dan risiko masalah kesehatan jangka panjang bisa ditekan.(*)