Manajer FC Koja Diza Hazra Aljosha Incar Gelar Juara Gubernur Cup 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Manajer Football Club Kota Jambi (FC Koja), Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., menegaskan bahwa timnya menargetkan gelar juara umum dalam Kejuaraan Gubernur Cup 2026.

Target tersebut ditetapkan setelah melalui proses seleksi pemain yang ketat dan persiapan tim yang matang menjelang turnamen bergengsi tingkat Provinsi Jambi tersebut.

“Target kita jelas, juara umum. Sejak awal kami melakukan seleksi ketat terhadap para pemain. Mereka yang lolos seleksi kemudian ditempa dengan latihan intensif bersama pelatih yang berpengalaman,” ujar Diza.

Diza menjelaskan, FC Koja ditangani oleh pelatih berkualitas yang memiliki rekam jejak nasional.

Pelatih kepala FC Koja merupakan mantan pemain Tim Nasional Indonesia, Saktiawan Sinaga, yang diharapkan mampu membawa strategi dan mental juara bagi tim Kota Jambi.

Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab para pemain karena membawa nama baik Kota Jambi dalam setiap pertandingan.

Menurutnya, kemenangan di setiap laga menjadi tujuan utama demi mengharumkan daerah.

“Kami berharap para pemain bisa memenangkan setiap pertandingan karena mereka membawa nama Kota Jambi. Jika berhasil menjadi juara umum, tentu akan ada apresiasi yang diberikan,” tambahnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Diza Hazra Aljosha yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jambi dalam acara peluncuran logo dan jersey terbaru FC Koja yang digelar pada Kamis malam (8/1/2026) di Teanol Jelutung.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., turut memberikan dukungan penuh dan motivasi kepada seluruh pemain serta jajaran pelatih FC Koja.

Ia menyatakan optimisme bahwa FC Koja mampu meraih prestasi tertinggi pada Gubernur Cup 2026.

“Saya yakin FC Koja bisa menjadi juara umum. Kota Jambi pernah meraih prestasi tersebut beberapa tahun lalu, dan saya percaya tahun ini bisa terulang,” kata Maulana.

Maulana juga mengapresiasi kepemimpinan manajemen FC Koja yang dinilainya solid.

Serta keterlibatan Wakil Wali Kota Jambi sebagai manajer klub yang menjadi simbol keseriusan Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung prestasi olahraga daerah.

Peluncuran logo dan jersey baru FC Koja menjadi bagian penting dari persiapan menghadapi Gubernur Cup 2026.

Jersey terbaru tampil dengan perpaduan warna biru, ungu, dan putih yang memberikan kesan elegan, modern, dan penuh semangat juang.

Dalam ajang Gubernur Cup 2026, FC Koja diperkuat oleh 22 pemain beserta jajaran pelatih dan asisten pelatih.

Tim dijadwalkan menjalani laga perdana Grup C pada 14 Januari 2026 melawan United Sarolangun FC.

Dengan persiapan matang, dukungan penuh Pemerintah Kota Jambi, serta target juara yang jelas, FC Koja optimistis mampu mengharumkan nama Kota Jambi di bidang olahraga.(*)




Wakil Wali Kota Jambi Dorong Partisipasi Warga Atasi Genangan dan Banjir

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, meninjau langsung kegiatan gotong royong warga di RT 51, Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan ini fokus pada pembersihan drainase dan lingkungan sekitar rumah warga yang sebelumnya tersumbat sampah, memicu genangan air.

Diza menekankan pentingnya identifikasi titik rawan banjir dan penanganan secara partisipatif.

“Ada beberapa titik yang terkena genangan. Rumah warga banyak drainasenya tertutup sampah, sehingga kami arahkan untuk bergotong royong,” sebutnya.

“Kami juga memberikan penyuluhan soal kebersihan lingkungan masing-masing,” kata Diza.

Selain gotong royong, Diza meninjau pembangunan kolam retensi di kawasan Paal Lima, Kecamatan Kota Baru.

Kolam retensi ini diharapkan dapat mengurangi potensi banjir di Kota Jambi hingga hampir 60 persen.

Proyek ini melibatkan pembebasan lahan warga dan milik pemerintah, dengan total 51 bidang lahan warga dan 85 bidang lahan milik Pemerintah Provinsi.

“Kami pastikan pembangunan kolam retensi berjalan lancar. Warga menyambut positif karena tujuannya untuk meminimalkan banjir. Dampak signifikan diperkirakan mulai terasa pada 2027,” ujar Diza.

Selain berfungsi menahan banjir, kolam retensi juga akan dimanfaatkan sebagai ruang publik dan pusat aktivitas ekonomi kreatif, termasuk festival UMKM dan kegiatan masyarakat lainnya.

Diza menambahkan, pemerintah tetap fokus pada normalisasi drainase dan sungai sepanjang 43 kilometer, serta mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dan kewaspadaan menghadapi musim hujan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan Pemerintah Kota Jambi untuk mengurangi risiko banjir melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, normalisasi sungai, pembangunan kolam retensi, serta peningkatan kesadaran lingkungan.(*)




Bantuan Pemkot Jambi Tiba di Padang, Wali Kota Maulana Tinjau Langsung Posko Bencana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, memastikan bahwa bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Kota Jambi telah tiba di Kota Padang.

Ia bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, langsung mendatangi posko bencana yang berlokasi di Rumah Dinas Wali Kota Padang untuk menerima paparan dampak banjir dari Sekda setempat.

Kedatangan rombongan Pemkot Jambi sekaligus memastikan bahwa distribusi bantuan berjalan lancar.

Maulana menyebutkan bahwa seluruh logistik yang dikirimkan melalui jalur darat tetap melaju tanpa hambatan berarti, meskipun perjalanan harus ditempuh dengan kondisi hujan deras.

Sebelumnya, pada Selasa (9/12), Maulana memimpin apel pelepasan bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana dari berbagai elemen masyarakat, termasuk lingkungan sekolah yang berhasil mengumpulkan donasi hingga Rp600 juta.

Ditambah dukungan dari OPD dan masyarakat umum, total bantuan mencapai Rp1,2 miliar.

Dalam pelepasan tersebut, Maulana memberangkatkan tim yang ditugaskan menyalurkan bantuan ke posko utama di wilayah terdampak. Rombongan juga mendapat pengawalan personel TNI–Polri demi memastikan perjalanan berlangsung aman.

“Bantuan ini harus sampai ke posko utama. Terima kasih kepada masyarakat Jambi yang sudah ikut berdonasi,” kata Maulana.

Selain kebutuhan logistik, Pemkot Jambi turut mengirim tandon air untuk membantu penyediaan air bersih di tenda-tenda pengungsian.

Maulana menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud solidaritas Kota Jambi bagi daerah tetangga yang sedang mengalami musibah.

“Kita membantu saudara-saudara di daerah bencana, namun kewaspadaan di wilayah kita sendiri juga harus ditingkatkan. BPBD harus terus mitigasi dan cek kelengkapan alat,” tegasnya.

Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Triadi, memastikan bahwa seluruh armada bantuan telah dipersiapkan secara maksimal. Ia mengapresiasi kesigapan tim yang terus menjaga koordinasi sepanjang perjalanan.

“Alhamdulillah, penyaluran bantuan berjalan lancar. Meski cuaca hujan, tidak ada hambatan signifikan,” ujar Doni, Rabu (10/12).

Sejak malam sebelumnya, konvoi bantuan terus bergerak di jalur trans-Sumatra membawa kebutuhan pokok mulai dari selimut, makanan siap saji, obat-obatan, hingga perlengkapan keluarga.

Pada pagi hari, seluruh logistik tercatat telah memasuki wilayah Kabupaten Bungo, dan diperkirakan tiba di Sumatera Barat siang hingga sore hari.

BPBD juga telah menyiapkan tim cadangan untuk mengantisipasi kondisi alam di sepanjang rute.

Langkah ini memastikan bahwa seluruh bantuan dari masyarakat Jambi benar-benar sampai kepada warga terdampak tepat waktu.

Bantuan kemanusiaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa solidaritas masyarakat dan Pemkot Jambi tidak surut meski harus melewati cuaca ekstrem di lapangan.(*)




Maulana Buka MTQ ke-55, Kota Jambi Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Provinsi 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Syiar Islam terbesar di Kota Jambi, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tahun 2025, resmi dibuka pada Sabtu malam (29/11/2025) di Lapangan Bola RT 05 Kelurahan Tanjung Johor, Kecamatan Pelayangan.

Pembukaan dilakukan oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota sekaligus Ketua LPTQ Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

MTQ ke-55 ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Jambi dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an dan membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.

Program ini sekaligus mendukung visi Kota Jambi BAHAGIA (Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif dan Sejahtera) di bawah kepemimpinan Maulana–Diza.

Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 29 November hingga 3 Desember 2025. Sebanyak 619 kafilah dari 11 kecamatan mengikuti 13 cabang lomba untuk memperebutkan piala bergilir.

Selain itu, Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., juga membuka kegiatan lomba bazar yang menampilkan UMKM dan produk khas daerah.

Acara pembukaan diawali defile kafilah dengan mengusung tema: “Dengan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-55 Tingkat Kota Jambi Kita Bangun Generasi Cerdas dan Berakhlakul Karimah Menuju Kota Jambi Bahagia.”

Pembukaan ditandai penempelan telapak tangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada perangkat digital sebagai simbol era MTQ modern yang memanfaatkan teknologi. Dilanjutkan dengan prosesi penaikan bendera MTQ.

Acara berlangsung meriah dan khidmat dengan penampilan qori dan qoriah terbaik. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana, Sekda A. Ridwan, Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, tokoh adat, organisasi keagamaan, dan unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan rasa bangga atas semangat para peserta.
“Antusias masyarakat dan kafilah dari seluruh kecamatan menunjukkan kuatnya semangat bermusyabaqah,” ujarnya.

Maulana menegaskan bahwa MTQ tahun ini menjadi momentum penting mengingat pada 2026 Kota Jambi menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Jambi.

“Kita sudah empat kali berturut-turut menjadi juara umum. Insya Allah, saat menjadi tuan rumah nanti prestasi tersebut dapat dipertahankan,” katanya.

Ia menekankan bahwa MTQ bukan hanya ajang lomba membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi sarana menumbuhkan kecintaan masyarakat pada nilai-nilai Qur’ani.

“MTQ adalah ruang untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, memahami, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Wakil Wali Kota Diza juga berharap penyelenggaraan MTQ tingkat kota dapat menjadi modal kuat menuju MTQ tingkat provinsi tahun depan.

“Semangat kafilah menjadi modal penting, bukan hanya untuk hasil terbaik, tetapi juga keberhasilan pelaksanaan,” ujarnya.

Usai pembukaan, Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan tamu undangan meninjau 11 stan bazar kecamatan yang menampilkan UMKM, kuliner Jambi, batik, dan kerajinan. Setiap stan mengusung desain bertema masjid sesuai semangat syiar MTQ.

Pemkot Jambi berharap MTQ ke-55 tingkat Kota Jambi berjalan lancar dan melahirkan qori dan qoriah terbaik yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.(*)




Z Corner Resmi Dibuka di Taman Banjuran Budaya Jambi, Jadi Ruang Baru UMKM Kuliner untuk Naik Kelas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Imdadun Rahmat, menegaskan bahwa sektor kuliner saat ini tengah menjadi tren nasional dan memiliki potensi kuat dalam mendorong UMKM untuk “segera naik kelas”.

Menurutnya, fasilitas seperti Z Corner sangat penting agar para pelaku usaha kecil memiliki ruang berkembang yang lebih baik dan lebih layak.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, turut menyampaikan bahwa kehadiran Z Corner merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui ruang-ruang kreatif dan terstruktur, khususnya bagi UMKM kuliner.

Z Corner resmi dibuka pada Senin, 24 November 2025, di kawasan Taman Banjuran Budaya Kota Jambi yang sebelumnya dikenal sebagai Taman Remaja.

Sentra kuliner ini menjadi harapan baru bagi para pedagang yang selama ini membutuhkan tempat berjualan yang tertata dan mudah dijangkau pengunjung.

Program ini merupakan inisiasi Wali Kota Jambi dan didukung penuh oleh BAZNAS RI, baik dari sisi fasilitas usaha maupun pemberdayaan pedagang.

Para pelaku UMKM mengaku sangat terbantu.

Banyak dari mereka merasakan dampak positif langsung sejak Z Corner mulai beroperasi.

“Alhamdulillah, pendapatan kami meningkat. Tempatnya lebih rapi, banyak orang datang, dan kami lebih percaya diri berjualan,” ujar salah satu pedagang, Yessi.

Z Corner hadir dengan konsep kuliner modern yang tetap menonjolkan identitas lokal.

Pengunjung dapat menikmati jajanan khas Jambi, makanan tradisional, hingga kuliner kekinian dalam satu area yang menjadi ruang berkumpul baru bagi keluarga dan anak muda.

Para pedagang berharap Z Corner terus berkembang dan menjadi ikon baru wisata kuliner Kota Jambi sekaligus menjadi batu loncatan bagi UMKM untuk tumbuh lebih maju.

Dengan peresmian Z Corner, Taman Banjuran Budaya kini kembali hidup sebagai ruang publik sekaligus pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.(*)




Rakor Kemendikdasmen 2026: Wawako Jambi Tekankan Pentingnya Literasi Digital Pelajar

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, menghadiri Rapat Koordinasi Kepala Daerah yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di ICE BSD City, Tangerang.

Rakor bertema “Sinergi Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” ini diikuti para kepala daerah dari seluruh Indonesia serta jajaran Dinas Pendidikan provinsi dan kabupaten/kota.

Dalam agenda tersebut, Pemerintah Pusat memaparkan arah kebijakan Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran untuk Tahun Anggaran 2026.

Wawako Diza menegaskan komitmen Kota Jambi untuk mendukung penuh kebijakan nasional, terutama yang berkaitan dengan pembangunan karakter dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda.

“Banyak materi penting dipaparkan, termasuk terkait sistem Dapodik. Pemerintah Kota Jambi berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah terus berjalan baik untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing,” ujar Diza.

Ia menjelaskan, revitalisasi satuan pendidikan juga memiliki dampak ekonomi melalui peran Tim P2SP (Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan) yang terlibat dalam percepatan program strategis di daerah.

Terkait digitalisasi pendidikan, Diza menilai dunia pendidikan harus mampu mengarahkan generasi muda agar memiliki kemampuan literasi digital dan mampu memfilter informasi di era modern.

“Digitalisasi membuat pendidikan kita semakin maju. Namun, di tengah banyaknya distorsi informasi, peserta didik harus dibekali kemampuan memilih dan memilah informasi secara bijak,” tegasnya.

Menurutnya, program revitalisasi dan digitalisasi satuan pendidikan merupakan langkah strategis meningkatkan kualitas SDM, agar generasi muda tak hanya mampu menggunakan teknologi.

Tetapi juga berinovasi serta memiliki kemampuan berpikir kritis sesuai tuntutan era digital.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya dukungan penuh dari kepala daerah dalam menyukseskan program tersebut.

“Sinergi pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu mempercepat pemerataan digitalisasi pendidikan sebagai langkah konkret menuju sistem pendidikan nasional yang lebih maju dan merata,” ujarnya.

Rakor Kemendikdasmen 2026 ini menjadi momentum penting dalam transformasi pendidikan nasional, khususnya dalam memperluas akses pendidikan bermutu di seluruh Indonesia.

Program revitalisasi dan digitalisasi ini juga sejalan dengan prioritas Pemerintah Kota Jambi melalui program Kota Jambi Bahagia, termasuk implementasi Kartu Bahagia untuk sektor pendidikan.

Saat ini, Pemkot Jambi telah menerapkan sistem pembelajaran digital dan memberikan beasiswa bagi ribuan pelajar kurang mampu sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.(*)




Kemendagri Apresiasi Kota Jambi, Atas Upaya Cegah dan Tangani Stunting 2024

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menorehkan prestasi nasional di bidang kesehatan masyarakat.

Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Kota Jambi menerima penghargaan Kota Berkinerja Baik dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting Tahun 2024 dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Wihaji, disaksikan oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 di Auditorium Dr. J. Leimena, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

Wali Kota Jambi, Maulana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di daerahnya.

Ia menegaskan, penghargaan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat.

“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi motivasi untuk terus memperkuat langkah bersama dalam menyiapkan generasi Kota Jambi yang sehat dan berkualitas,” ujar Wali Kota Jambi, Maulana Rabu (12/11/2025).

Sebelumnya, Wali Kota Jambi, Maulana membuka kegiatan Konsolidasi Tim Pengendalian Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Kota Jambi Tahun 2025, di Aula Bappeda Kota Jambi.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, camat se-Kota Jambi, serta para relawan Genting.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemkot Jambi dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna menekan angka stunting.

Ketua Pelaksana, Mulyadi, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi memiliki komitmen kuat dalam menurunkan angka stunting melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), yang melibatkan ASN, dunia usaha, dan masyarakat.

“Gerakan ini merupakan wujud gotong royong sosial untuk membantu keluarga berisiko stunting,” jelas Mulyadi.

Ia menambahkan, program Genting dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025.

Berdasarkan data per 21 Oktober 2025, dari target 1.474 sasaran, jumlah penerima bantuan telah mencapai 2.172 sasaran, melampaui target yang ditetapkan.

Maulana, menegaskan bahwa Gerakan Genting merupakan simbol gotong royong seluruh elemen masyarakat.

Bantuan untuk keluarga berisiko stunting berisi beras premium, telur, dan susu, disalurkan secara transparan dan tepat sasaran.

“Kami membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan jika ada penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran, tentunya dengan bukti yang valid,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Jambi, sebanyak 301 ibu hamil (5,62%) mengalami kekurangan energi kronis dan 9,72% menderita anemia.

Melalui Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal, sebanyak 1.470 penerima manfaat telah mendapatkan bantuan gizi.

Dia menambahkan, program Genting akan diperluas ke organisasi kepemudaan dan organisasi wanita agar dampaknya lebih luas.

“Langkah pencegahan harus dimulai sejak masa kehamilan agar ibu dan bayi lahir sehat, menciptakan generasi unggul bagi masa depan Kota Jambi,” pungkasnya.(*)




Wawako Diza Hazra Ajukan Job Fair Inklusif, Pemkot Jambi Fokus Perluas Akses Kerja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi meminta dukungan Komisi IX DPR RI untuk membantu penyelenggaraan job fair atau bursa kerja inklusif, terutama bagi penyandang disabilitas, di tengah upaya efisiensi anggaran daerah.

Permintaan itu disampaikan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, dalam pertemuan bersama anggota Komisi IX DPR RI yang melakukan kunjungan kerja di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (10/11/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menjaring masukan daerah terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.

“Kami berharap Komisi IX dapat membantu dalam pembuatan dan pelaksanaan job fair inklusif, khususnya bagi penyandang disabilitas. Beberapa daerah sudah melaksanakannya dengan sukses dan mendapat respons positif,” ujar Diza.

Menurutnya, job fair inklusif menjadi langkah penting untuk memperluas akses lapangan kerja bagi seluruh masyarakat, termasuk kelompok rentan dan difabel.

Diza juga menjelaskan bahwa Pemkot Jambi terus mengembangkan program Balai Kerja Tematik (Balikat) sebagai strategi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor perdagangan dan jasa.

“Kota Jambi tidak memiliki sumber daya alam melimpah, sehingga penguatan SDM menjadi kunci pembangunan daerah,” jelasnya.

Program Balikat menyediakan berbagai pelatihan teknis, kewirausahaan, serta pelatihan soft skill yang dibutuhkan dunia kerja modern.

Sementara itu, Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menilai langkah pemerintah daerah di Jambi sudah sejalan dengan kebijakan nasional peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui program pelatihan vokasi.

“Langkah ini positif untuk memperkuat daya saing tenaga kerja di daerah. Hasil kunjungan dan masukan dari Jambi akan kami bawa ke tingkat nasional sebagai bahan pembahasan regulasi ketenagakerjaan,” ujar Putih.

Melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan DPR RI, diharapkan pelaksanaan job fair inklusif di Jambi dapat terealisasi dan membuka peluang kerja yang lebih luas bagi seluruh masyarakat.(*)




Sejak Januari, Call Center 112 Bahagia Kota Jambi Tangani 660 Kasus Darurat Warga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sejak awal tahun hingga Oktober 2025, Call Center Bahagia 112 Kota Jambi telah menerima sekitar 660 laporan darurat dari masyarakat.

Laporan yang diterima bervariasi, mulai dari kebakaran, orang terlantar, gangguan fasilitas umum, hingga laporan terkait kesehatan dan kecelakaan.

Data tersebut diungkapkan oleh salah satu petugas Call Taker 112 Bahagia Kota Jambi, Tasha Salsabila, yang menyebut bahwa rata-rata setiap hari pihaknya menerima 5 hingga 10 laporan, bahkan bisa lebih pada waktu tertentu.

“Sejauh ini, dari tanggal 1 Januari sampai 30 Oktober, sudah ada sekitar 660 laporan yang masuk ke Call Center 112 Bahagia,” kata dia.

“Jenisnya bermacam-macam, mulai dari kebakaran, orang terlantar, sampai lampu jalan mati,” ujar Tasha, Kamis (30/10).

Meski demikian, Tasha tidak menampik masih adanya panggilan iseng atau prank call, terutama dari kalangan anak-anak dan remaja.

“Kami tetap berusaha mengedukasi masyarakat agar menggunakan layanan ini dengan bijak, karena laporan palsu bisa menghambat penanganan kasus yang benar-benar darurat,” tambahnya.

Untuk semakin mempermudah akses warga, Pemerintah Kota Jambi kini juga menyediakan layanan WhatsApp Call Center Bahagia 112 melalui nomor 0811-7877-2112.

Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi, Saleh Ridha, menjelaskan bahwa layanan tambahan ini dihadirkan agar masyarakat tetap bisa melapor meskipun tidak dapat melakukan panggilan telepon langsung.

“Lewat WhatsApp 112 Bahagia, warga cukup mengirim pesan teks atau berbagi lokasi. Petugas akan menindaklanjuti dan meneruskan laporan ke instansi terkait. Ini bentuk inovasi agar layanan semakin inklusif,” jelas Saleh.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, menegaskan bahwa Call Center Bahagia 112, baik melalui telepon maupun WhatsApp, merupakan bukti komitmen pemerintah kota dalam melindungi dan melayani masyarakat tanpa biaya.

“Kami ingin memastikan setiap warga bisa mendapatkan pertolongan cepat dan tepat di setiap kondisi darurat. Sistem terpadu ini adalah langkah konkret kami untuk mewujudkan Kota Jambi yang aman dan tanggap,” kata Maulana.

Ia juga mengimbau warga agar menggunakan layanan ini secara bertanggung jawab serta membantu petugas dengan memberikan informasi yang akurat saat melapor.

Call Center Bahagia 112 Kota Jambi beroperasi 24 jam penuh dengan dukungan delapan petugas call taker yang bekerja bergantian.

Layanan ini terintegrasi dengan berbagai instansi seperti BPBD, Pemadam Kebakaran, Kepolisian, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan, serta tidak dipungut biaya.

Dengan adanya fasilitas WhatsApp 112 Bahagia dan peningkatan jumlah laporan, Pemkot Jambi berharap kesadaran warga untuk melapor secara benar terus meningkat, demi terciptanya kota yang siaga, aman, dan bahagia.(*)




Lewat WhatsApp 081178772112, Layanan Call Center Bahagia 112 Permudah Warga Kota Jambi Lapor Darurat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga Kota Jambi kini semakin mudah melaporkan kondisi darurat.

Pemerintah Kota Jambi resmi menghadirkan layanan WhatsApp Call Center Bahagia 112 di nomor 0811-7877-2112, yang siap menampung laporan darurat medis maupun nonmedis selama 24 jam tanpa biaya.

Langkah ini menjadi inovasi baru dari UPTD Call Center Bahagia 112  Kota Jambi dalam memperkuat sistem tanggap darurat yang cepat, responsif, dan mudah dijangkau masyarakat.

Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi, Saleh Ridha, mengatakan bahwa layanan WhatsApp ini dihadirkan untuk melengkapi sistem panggilan darurat 112 yang sudah lebih dulu berjalan.

“Tidak semua warga bisa melakukan panggilan telepon, misalnya karena gangguan jaringan atau keterbatasan pulsa,” terangnya.

“Karena itu, kami hadirkan WhatsApp 112 Bahagia agar laporan tetap bisa diterima dan segera ditindaklanjuti,” ujar Saleh.

Menurutnya, warga cukup mengirim pesan teks atau lokasi kejadian ke nomor WhatsApp resmi tersebut.

Petugas akan menindaklanjuti dengan menghubungi pelapor dan meneruskan laporan ke instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, BPBD, Pemadam Kebakaran, Kepolisian, atau Dinas Sosial.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, menyampaikan bahwa Call Center Bahagia 112, baik melalui telepon maupun WhatsApp, merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap keselamatan masyarakat.

“Kami ingin setiap warga Kota Jambi bisa mendapatkan pertolongan cepat dan tepat tanpa hambatan apa pun,” sebutnya.

“Melalui layanan WhatsApp ini, masyarakat punya lebih banyak pilihan untuk meminta bantuan darurat,” ujar Maulana.

Ia menegaskan, sistem darurat terpadu ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Jambi dalam membangun kota siaga, aman, dan bahagia.

Salah satu petugas Call Taker 112 Kota Jambi Bahagia, Tasha Salsabila, menyebutkan bahwa setiap harinya pihaknya menerima 5 hingga 10 laporan, bahkan bisa lebih tergantung situasi.

“Laporan yang sering masuk di antaranya kebakaran, orang terlantar, dan gangguan fasilitas umum seperti lampu jalan mati,” kata dia.

Namun masih ada juga laporan iseng dari kalangan anak-anak dan remaja, yang terus kami edukasi agar tidak mengganggu layanan darurat,” jelas Tasha.

Saat ini, Call Center Bahagia 112 memiliki delapan petugas call taker yang bekerja secara bergantian selama 24 jam penuh untuk memastikan respon cepat terhadap setiap laporan.

Call Center Bahagia 112 Kota Jambi terintegrasi dengan berbagai instansi penting, serta dilengkapi tenaga kesehatan terlatih, ambulans siaga, dan sistem komunikasi digital.

Semua layanan diberikan tanpa dipungut biaya, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat Kota Jambi.

Dengan kemudahan akses melalui WhatsApp dan panggilan 112, Pemkot Jambi berharap warga semakin sadar pentingnya menggunakan layanan darurat ini secara bijak dan bertanggung jawab.(*)