Kobra Satu Meter Gegerkan Warga Danau Teluk, Tim Damkar Jambi Bergerak 4 Menit ke Lokasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kemunculan seekor ular kobra di kawasan permukiman kembali membuat warga Kota Jambi waspada.

Reptil berbisa itu ditemukan di sekitar rumah warga di Jalan Hj Nurijah, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Danau Teluk, Kamis 6 Agustus 2026.

Laporan warga langsung ditindaklanjuti Tim Penyelamat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi.

Hanya berselang empat menit setelah menerima laporan, petugas tiba di lokasi dan segera melakukan proses evakuasi.

Kepala Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandy, mengatakan laporan diterima melalui layanan WhatsApp Damkar sekitar pukul 11.36 WIB. Tim Rescue Regu 2 Pos Pelayanan Kebakaran (Posyankar) Jamkose kemudian diterjunkan untuk mengamankan ular tersebut.

“Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi. Penanganan dilakukan sesuai prosedur sehingga ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban maupun gangguan terhadap warga,” kata Mustari.

Ular kobra sepanjang sekitar satu meter dengan berat diperkirakan mencapai setengah kilogram itu ditemukan berada di sekitar lingkungan rumah warga.

Keberadaannya dikhawatirkan membahayakan penghuni, terutama anak-anak maupun hewan peliharaan.

Dalam proses evakuasi, petugas menggunakan peralatan khusus berupa stick hook dan stick grab untuk menjepit tubuh ular.

Setelah itu, bagian mulut ular diamankan menggunakan lakban guna mencegah risiko gigitan selama proses penyelamatan.

Seluruh proses evakuasi berlangsung sekitar 10 menit dan berjalan lancar tanpa kendala.

Mustari menjelaskan, kemunculan ular di kawasan permukiman kerap dipengaruhi perubahan lingkungan, termasuk cuaca, berkurangnya habitat alami, hingga keberadaan semak belukar dan lahan kosong di sekitar rumah warga.

Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di dekat kawasan perairan maupun area yang masih banyak ditumbuhi vegetasi liar.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap ular sendiri karena sangat berisiko, terutama jika jenisnya berbisa seperti kobra. Segera laporkan kepada petugas agar penanganan dilakukan secara aman,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain menangani kebakaran, Damkartan Kota Jambi juga memberikan layanan penyelamatan (rescue), termasuk evakuasi satwa liar yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.

Untuk mempercepat respons, masyarakat dapat melaporkan kejadian melalui WhatsApp Damkar di 0811-7113-113, telepon (0741) 41171, atau layanan darurat 112 yang beroperasi selama 24 jam.

Menurut Mustari, pelaporan sejak dini sangat membantu petugas mencegah potensi bahaya yang lebih besar.

“Semakin cepat laporan diterima, semakin cepat pula petugas melakukan penanganan sehingga risiko terhadap masyarakat dapat diminimalkan,” pungkasnya.(*)




8 Mess Rumah Dinas Polda Jambi Terbakar, Damkartan Kerahkan 90 Personel dan 12 Armada

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran menghanguskan delapan unit mess rumah dinas Polda Jambi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan, Kamis 30 Juli 2026 siang.

Beruntung, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain di kawasan permukiman yang cukup padat.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat pada pukul 11.03 WIB.

Hanya berselang lima menit, armada diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 11.16 WIB dengan waktu tanggap (response time) delapan menit dari Markas Komando.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandy, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel dan armada dalam jumlah besar karena potensi penyebaran api cukup tinggi.

“Kami mengerahkan 90 personel dengan dukungan 12 armada, terdiri dari dua unit komando, tujuh unit mobil pemadam, dan tiga unit mobil suplai air. Prioritas kami adalah memadamkan api secepat mungkin sekaligus mencegah kobaran merembet ke bangunan lain,” ujar Mustari.

Proses pemadaman berlangsung sekitar tiga jam. Selama operasi berlangsung, petugas menghabiskan sekitar 99 ribu liter air untuk menjinakkan api yang melahap deretan mess tersebut.

Mustari mengungkapkan, petugas sempat menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Selain akses jalan menuju lokasi yang relatif sempit, banyaknya warga yang berkerumun juga sempat menghambat pergerakan armada dan proses pemadaman.

Untuk menjamin keselamatan, Damkartan berkoordinasi dengan PLN guna memutus aliran listrik di lokasi. Pengamanan area juga melibatkan personel TNI dan Polri agar proses pemadaman berjalan aman dan lancar.

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dan tidak sempat menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi. Koordinasi seluruh unsur berjalan dengan baik sehingga kebakaran dapat dikendalikan,” katanya.

Berdasarkan informasi awal, kebakaran diketahui setelah warga melihat kepulan asap dari salah satu mess rumah dinas.

Warga kemudian berteriak meminta pertolongan dan segera menghubungi layanan darurat Damkartan Kota Jambi.

Hingga Kamis siang, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Garis polisi telah dipasang di lokasi untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Damkartan Kota Jambi mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran saat proses penanganan berlangsung karena dapat menghambat pekerjaan petugas sekaligus membahayakan keselamatan.

“Kami mengajak masyarakat segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran dan memberikan ruang kepada petugas untuk bekerja. Respons cepat masyarakat dan akses yang lancar sangat membantu mempercepat penanganan kebakaran,” pungkas Mustari.(*)




Rumah Dua Lantai di Sulanjana Terbakar, Diduga Dipicu Puntung Rokok

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran melanda sebuah rumah dua lantai di Jalan Oto Iskandardinata (Otista), RT 003, Kelurahan Sulanjana, Kecamatan Jambi Timur, Selasa 14 Juli 2026 siang.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut menyebabkan seorang warga mengalami luka bakar ringan dan bangunan rumah mengalami kerusakan berat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandy, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 11.44 WIB.

Tim dari Pos Pelayanan Kebakaran Jambi Timur langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sembilan menit kemudian.

Petugas segera melakukan pemadaman untuk mencegah kobaran api meluas ke bangunan di sekitar lokasi.

“Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi. Api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke rumah lainnya. Seluruh proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar satu jam,” kata Mustari.

Dalam operasi tersebut, Damkartan Kota Jambi mengerahkan 25 personel serta enam armada yang terdiri atas satu unit mobil komando, tiga mobil tempur, dan dua mobil suplai air.

Penanganan kebakaran juga melibatkan PLN untuk pemutusan aliran listrik, personel TNI dan Polri untuk pengamanan, serta Tim PSC 119 yang memberikan penanganan medis kepada korban.

Mustari mengungkapkan proses pemadaman sempat menghadapi kendala karena akses menuju lokasi relatif sempit.

Selain itu, posisi rumah yang terbakar cukup jauh dari titik parkir armada sehingga petugas harus memasang selang dengan jarak lebih panjang.

Di sisi lain, banyaknya warga dan pelajar yang memadati lokasi kebakaran juga sempat menghambat ruang gerak petugas saat melakukan pemadaman.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang belum benar-benar padam.

Puntung tersebut diduga mengenai material yang mudah terbakar setelah ditinggalkan oleh anak pemilik rumah.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam pendalaman petugas.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membuang puntung rokok maupun menggunakan sumber api, karena kelalaian kecil dapat memicu kebakaran yang merugikan,” ujarnya.

Akibat peristiwa tersebut, seorang warga bernama Budi Guntoro mengalami luka bakar ringan dan telah mendapatkan perawatan dari Tim PSC 119.

Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan oleh petugas.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu oleh kelalaian dalam penggunaan api di lingkungan permukiman.(*)




Heboh Lutung Kelabu Sembunyi di Kamar Mandi Rumah Warga, Damkartan Kota Jambi Turun Tangan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga Perumahan Aura Bimantara, RT 07, Kelurahan Sungai Putri, Kecamatan Danau Sipin, dibuat geger setelah seekor lutung kelabu masuk ke dalam kamar mandi salah satu rumah, Senin 6 Juli 2026.

Keberadaan satwa liar itu akhirnya dievakuasi oleh Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi.

Pemilik rumah, Zamroni, melaporkan kejadian tersebut melalui layanan WhatsApp Damkartan sekitar pukul 14.14 WIB setelah tidak berani menangani satwa itu sendiri.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandy, mengatakan laporan warga langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan Tim Rescue Pleton 2 menuju lokasi.

“Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak melakukan penanganan. Prioritas kami adalah memastikan keselamatan warga sekaligus mengamankan satwa tanpa melukainya,” ujar Mustari.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah, lutung kelabu itu pertama kali terlihat berada di sekitar warung depan rumah saat warga sedang membersihkan lingkungan.

Ketika didekati, satwa tersebut justru berlari masuk ke area rumah dan bersembunyi di kamar mandi.

Karena khawatir satwa itu bersikap agresif atau melukai penghuni rumah, warga memilih meminta bantuan petugas.

Sebanyak enam personel diterjunkan dalam operasi penyelamatan.

Tim membawa sejumlah peralatan khusus berupa jaring, tali jerat, stick hook, serta kandang evakuasi untuk mengamankan lutung tersebut.

Proses evakuasi berlangsung cukup menantang. Satwa sempat melakukan perlawanan sehingga petugas harus berhati-hati agar tidak melukai hewan maupun membahayakan warga di sekitar.

Setelah penanganan selama sekitar dua jam, lutung kelabu akhirnya berhasil diamankan ke dalam kandang evakuasi.

“Setelah berhasil dievakuasi, satwa langsung kami lepasliarkan ke kawasan hutan Sungai Gelam yang dinilai lebih aman dan merupakan habitat yang sesuai,” kata Mustari.

Ia mengimbau masyarakat tidak mencoba menangkap atau mengusir satwa liar yang masuk ke kawasan permukiman.

Menurutnya, tindakan tersebut berisiko membahayakan keselamatan warga maupun satwa.

Warga diminta segera melapor kepada Damkartan atau instansi terkait agar penanganan dilakukan sesuai prosedur.

Operasi penyelamatan berlangsung selama 2 jam 18 menit dan selesai sekitar pukul 16.51 WIB. Seluruh proses evakuasi berjalan aman tanpa korban maupun kerusakan.(*)




Rumah di Telanaipura Terbakar, Damkar Bergerak 9 Menit dan Berhasil Kendalikan Api

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Satu unit rumah permanen di Jalan Kolonel Amir Hamzah, RT 03, Kelurahan Telanaipura, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, dilaporkan terbakar pada Selasa malam, 16 Juni 2026.

Kebakaran tersebut sempat mengejutkan warga sekitar setelah api terlihat membesar dari bagian dalam rumah sebelum akhirnya merambat ke beberapa bagian bangunan.

Laporan pertama diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi pada pukul 22.39 WIB melalui layanan WhatsApp Damkar, telepon darurat, serta Call Center 112.

Petugas langsung bergerak cepat dari Mako Damkartan Kota Jambi pada pukul 22.42 WIB dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 22.48 WIB dengan waktu respons sekitar 9 menit.

40 Personel dan 9 Armada Dikerahkan

Dalam proses penanganan, Damkartan Kota Jambi mengerahkan sekitar 40 personel gabungan yang terdiri dari Pleton 2 Mako, Regu 2 Posyankar Alam Barajo, serta personel siaga lainnya.

Operasi pemadaman dipimpin langsung oleh Kabid Damtan dengan dukungan jajaran pejabat teknis dan unsur komando lapangan.

Sebanyak 9 unit armada dikerahkan, terdiri dari 1 unit kendaraan komando, 5 unit armada tempur, dan 3 unit armada suplai air untuk mempercepat proses pemadaman di lokasi.

Api Padam Setelah 1,5 Jam

Upaya pemadaman berlangsung sekitar 1 jam 30 menit dengan total penggunaan air mencapai kurang lebih 29.000 liter.

Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

Setelah proses pemadaman, petugas juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Langkah Cepat di Lokasi Kejadian

Dalam penanganan di lapangan, petugas melakukan sejumlah langkah penting, antara lain koordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik, serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk pengamanan area dan kelancaran akses armada.

Selain itu, petugas juga melakukan proteksi agar api tidak meluas, sekaligus melakukan investigasi awal terkait penyebab kebakaran.

Kendala di Lapangan

Proses pemadaman sempat mengalami hambatan akibat banyaknya warga yang berada terlalu dekat dengan lokasi kejadian. Kondisi tersebut menyulitkan pergerakan petugas di lapangan.

Selain itu, kendaraan warga yang parkir sembarangan di sekitar lokasi juga menghambat manuver armada pemadam kebakaran.

Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berdasarkan hasil sementara di lokasi, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di bagian tengah rumah.

Api kemudian merambat ke plafon serta area penyimpanan barang yang mudah terbakar, termasuk rokok, sehingga mempercepat penyebaran api.

Beruntung dalam kejadian ini tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa. Sementara itu, kerugian material masih dalam proses pendataan lebih lanjut.

Damkar Imbau Warga Lebih Waspada

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Musatari Affandy, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan respons cepat terhadap setiap laporan kebakaran yang masuk.

“Tim kami langsung bergerak begitu laporan diterima. Dalam kejadian di Telanaipura ini, respon sangat cepat sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik di rumah masing-masing.

“Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat agar tidak menghalangi akses petugas di lapangan saat terjadi kejadian darurat,” tambahnya.

Operasi Berakhir Aman

Setelah api berhasil dipadamkan dan dilakukan proses pendinginan, seluruh personel Damkartan Kota Jambi kembali ke Mako pada pukul 00.05 WIB.

Operasi penanganan kebakaran berlangsung aman dan terkendali dengan dukungan PLN, kepolisian, serta tim PSC 119.(*)




Kebakaran Dua Rumah di Telanaipura, Damkartan Kota Jambi Sigap Padamkan Api

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dua rumah, satu semi permanen dan satu permanen, hangus dilalap api di Jl. Raden Perang Rt 09, Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Jumat (27/2/2026).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, menyatakan bahwa tim pemadam bertindak cepat sehingga kobaran api berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa.

“Respon cepat petugas menjadi kunci agar api tidak meluas. Alhamdulillah, pemadaman berlangsung aman dan lancar,” ujar Mustari Affandi, AP, ME.

Menurut laporan sementara, kebakaran bermula di dapur rumah semi permanen milik Suyati yang terdiri dari 5 penghuni.

Diduga konsleting listrik pada kabel plafon dipicu angin kencang sehingga api merambat ke rumah permanen milik Saimin, yang juga dihuni 5 anggota keluarga.

Warga sempat berupaya memadamkan api secara manual menggunakan ember, namun kobaran semakin membesar hingga akhirnya menghubungi Damkartan melalui call center 112 dan layanan WA 0811-7113-113.

Tim Damkartan dipimpin langsung oleh Kadis Mustari Affandi, didukung 45 personel dari Pleton I Mako, Regu Posyankar Alam Barajo, dan Posyankar Jamkose.

Sarana yang digunakan meliputi 1 unit armada komando, 6 armada tempur, 1 armada supply, serta 1 unit ambulance PSC 119.

Hambatan di lapangan termasuk jalan sempit yang menyulitkan manuver armada damkar dan banyaknya warga yang menonton serta melakukan live streaming di media sosial, sehingga petugas memberikan teguran agar lebih peduli terhadap korban.

Langkah utama pemadaman meliputi koordinasi dengan PLN untuk mematikan aliran listrik, pengamanan lokasi bersama TNI dan Polri, serta pemutusan penyebaran api ke area yang mudah terbakar.

Total air yang digunakan mencapai ±24.000 liter, dengan prinsip bertindak 5T: Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas.

Setelah api padam, lokasi diserahkan kepada Polsek Telanaipura untuk pemasangan police line dan investigasi lebih lanjut.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dari warga maupun petugas. Kerugian materiil belum dapat dipastikan.

Mustari Affandi menekankan pentingnya kewaspadaan warga terhadap instalasi listrik rumah.

“Kebakaran ini menjadi pengingat agar masyarakat rutin memeriksa jaringan listrik dan tidak panik, segera hubungi Damkartan jika terjadi kebakaran,” tegasnya.(*)




Dua Bangunan di Kenali Asam Atas Terbakar, Kadis Damkartan Turun Langsung

JAMBI, SEPUCUKJAMBi.ID – Dua unit bangunan di Jalan Lintas Sumatra, Kelurahan Kenali Asam Atas, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, dilalap api pada Jumat dini hari (27/2/2026).

Peristiwa ini menghanguskan satu tempat usaha gorengan dan satu bangunan kosong yang berada berdampingan.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi bergerak cepat setelah menerima laporan pada pukul 04.41 WIB. Tim tiba di lokasi hanya dalam waktu 9 menit dari Mako Damkartan.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, memimpin langsung operasi pemadaman tersebut.

“Kami menerima laporan pukul 04.41 WIB dan tiba di lokasi pukul 04.50 WIB. Respon cepat menjadi prioritas kami agar api tidak meluas ke bangunan lain,” ujar Mustari.

Berdasarkan keterangan pemilik usaha, api diduga bermula dari korsleting listrik pada jaringan kabel plafon bangunan kosong di samping tempat usaha gorengan.

Sekitar pukul 04.11 WIB, pemilik terbangun karena listrik padam. Setelah menaikkan MCB meteran, listrik kembali menyala.

Namun sekitar 30 menit kemudian, terdengar suara percikan seperti ledakan kecil dari bangunan kosong di sampingnya.

Tak lama berselang, bagian plafon runtuh dan api terlihat membesar dari atap bangunan sebelum akhirnya merembet ke tempat usaha.

Pemilik segera menghubungi Damkartan Kota Jambi melalui layanan darurat.

Dalam operasi tersebut, Damkartan Kota Jambi mengerahkan 30 personel dari Pleton III Mako dan Regu III Posyamkar Kota Baru.

Sebanyak 8 unit armada diturunkan, terdiri dari:

  • 1 unit armada komando

  • 1 unit rescue

  • 5 unit armada tempur

  • 1 unit suplai air

  • 1 unit ambulans PSC 119

Sekitar 60.000 liter air digunakan untuk menjinakkan api. Proses pemadaman berlangsung ±1 jam 20 menit dan dinyatakan aman serta terkendali.

“Kami juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik serta bersama TNI-Polri melakukan pengamanan lokasi. Setelah api padam, area diserahkan ke Polsek Kotabaru untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelas Mustari.

Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun petugas yang mengalami cedera. Namun, kerugian material masih dalam pendataan pihak berwenang.

Mustari Affandi menegaskan bahwa seluruh proses penanganan mengacu pada standar operasional dan regulasi yang berlaku.

“Kami bekerja sesuai prinsip 5T, yakni Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tegasnya.

Tim Damkartan kembali ke Mako pada pukul 06.30 WIB setelah memastikan lokasi benar-benar aman dari potensi api susulan.(*)




Dramatis, Pria 65 Tahun Berbobot 140 Kg Dievakuasi Damkar dari Simpang Kawat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi mengevakuasi seorang pasien obesitas berbobot 140 kilogram di kawasan Simpang Kawat, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kamis (12/2/2026).

Disampaikan Kadis Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandy laporan diterima melalui layanan WhatsApp Damkar pada pukul 11.23 WIB.

Delapan menit kemudian, tepatnya pukul 11.31 WIB, tim langsung bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 11.33 WIB.

Korban diketahui bernama Tn. Edi (65), warga Jalan M. Yamin, Simpang Kawat RT 31. Peristiwa terjadi di kediamannya yang berada di belakang Pempek Noni, Simpang Kawat.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan, kata Mustari, korban terjatuh di depan kamar mandi setelah kedua kakinya mendadak lemah dan sulit digerakkan. Pihak keluarga kemudian menghubungi Call Center 112 untuk meminta bantuan.

Laporan tersebut diteruskan dan direspons oleh tim PSC 119 untuk pemeriksaan medis awal di lokasi.

Setelah dilakukan penanganan, tim medis menilai korban dengan kondisi obesitas dan berat badan 140 kilogram memerlukan bantuan tambahan untuk proses evakuasi menuju rumah sakit.

Tim PSC 119 kemudian meminta dukungan personel Damkartan Kota Jambi untuk membantu proses pemindahan pasien.

Proses Evakuasi

Operasi dipimpin oleh Kepala Seksi Penyelamatan, didampingi Danki, Danton 1 Mako, dan Danru 3 Mako, dengan melibatkan Pleton 1 Mako. Sebanyak delapan personel dikerahkan menggunakan armada fire jeep.

Setibanya di lokasi, sambung Mustari, petugas langsung menyiapkan peralatan evakuasi berupa tandu sekoci. Dengan koordinasi tim medis PSC 119, korban berhasil dipindahkan secara hati-hati dari dalam rumah menuju ambulans.

“Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Baiturrahim Jambi untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan,” kata dia.

Operasi Berjalan Aman dan Lancar

Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit dan dinyatakan berjalan aman serta lancar tanpa kendala berarti. Tim kembali ke markas pada pukul 12.13 WIB.

Dalam pelaksanaannya, tim menerapkan prinsip 5T, yakni Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas.

Sesuai Standar Pelayanan

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan Permendagri Nomor 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Standar Pelayanan Minimal (SPM) Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota.

Respons cepat dan koordinasi antara Damkar dan PSC 119 menjadi kunci keberhasilan evakuasi pasien dalam kondisi khusus tersebut.(*)




Mustari Affandy Genjot Kualitas SDM Damkar, Personel Harus Siap Fisik dan Mental

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandy, menegaskan pentingnya standarisasi kompetensi bagi seluruh personel baru Damkar.

Hal itu disampaikannya saat pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Dasar Aparatur Damkar Tahun 2026, Rabu (11/2/2026).

Sebanyak 34 aparatur mengikuti diklat tersebut. Mayoritas peserta merupakan pegawai berstatus PPPK yang sebelumnya berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan bukan berlatar belakang pemadam kebakaran.

“Mereka kini resmi menjadi bagian dari Damkar. Karena itu, harus memiliki standar kualifikasi dasar yang sama, baik dalam pemadaman maupun penyelamatan,” tegas Mustari.

Ia menjelaskan, diklat ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan teori dan praktik, mulai dari teknik pemadaman kebakaran, penggunaan peralatan, prosedur evakuasi korban, hingga edukasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat.

Menurutnya, tugas Damkar tidak hanya sebatas memadamkan api, tetapi juga meliputi operasi penyelamatan dan layanan kedaruratan lainnya.

“Damkar adalah layanan penyelamatan dan kemanusiaan. Personel harus siap secara fisik, mental, serta memiliki keterampilan yang terstandar sebelum turun ke lapangan,” jelasnya.

Mustari berharap melalui pendidikan dasar ini, seluruh peserta dapat menjalankan tugas secara profesional, cepat, dan tepat dalam merespons berbagai potensi kebakaran maupun kondisi darurat di Kota Jambi.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana yang turut membuka kegiatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia Damkar.

Ia menegaskan bahwa setiap aparatur yang mengenakan seragam damkar wajib memiliki kemampuan dasar yang memadai.

“Ancaman kebakaran selalu ada. Karena itu, kesiapan dan kompetensi personel menjadi hal utama,” ujar Maulana.

Melalui pelaksanaan diklat ini, Pemerintah Kota Jambi menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan demi memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.(*)




Respons Cepat Damkartan Kota Jambi, Kebakaran Enam Kios Berhasil Dipadamkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi bergerak cepat menangani kebakaran yang melanda deretan kios di Jalan H Adam Malik, RT 37, Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan, Rabu (21/1/2026) siang.

Kebakaran yang menghanguskan enam unit kios tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.42 WIB. Petugas Damkartan langsung bergerak menuju lokasi hanya empat menit setelah laporan diterima dan tiba di tempat kejadian dalam waktu 11 menit dari Mako Damkartan.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandy, mengatakan respons cepat dilakukan begitu laporan masuk melalui layanan darurat.

“Begitu laporan kami terima, seluruh personel langsung bergerak. Total ada 120 personel yang kami turunkan dengan 11 armada, terdiri dari armada komando, armada tempur, dan armada suplai,” ujar Mustari.

Objek yang terbakar meliputi tiga kios pakaian, satu kios kelontong, satu kios nasi uduk, dan satu kios nasi goreng. Sedikitnya enam kepala keluarga dengan total 20 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut.

Dalam operasi pemadaman, Damkartan Kota Jambi mengerahkan Pleton III Mako, seluruh Pos Pemadam Kebakaran Kota Jambi, serta personel Latihan Gabungan dari Muaro Jambi.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama sekitar satu jam 30 menit dengan total penggunaan air mencapai 64.000 liter.

Mustari mengungkapkan, salah satu kendala di lapangan adalah kemacetan lalu lintas dan banyaknya warga yang berkerumun di sekitar lokasi kejadian.

“Akses menuju lokasi sempat terhambat karena kemacetan dan warga yang berkerumun. Namun hal tersebut bisa kami atasi, sehingga pemadaman tetap berjalan aman dan lancar,” jelasnya.

Selain melakukan pemadaman, Damkartan juga melakukan evakuasi korban. Berdasarkan laporan di lokasi, terdapat satu orang yang terjebak di dalam bangunan saat kebakaran terjadi.

“Petugas kami langsung menggunakan baju tahan api untuk melakukan evakuasi. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, posisi telungkup di depan pintu kamar mandi,” kata Mustari.

Korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans PSC 119 dan dibawa ke RS Bhayangkara Jambi setelah Damkartan berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Jambi Selatan.

Terkait penyebab kebakaran, Mustari menyebutkan dugaan sementara berasal dari kebocoran dan ledakan tabung gas.

“Indikasi awal diduga dari kebocoran dan ledakan tabung gas. Namun penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh proses penanganan kebakaran dilakukan sesuai prosedur tetap Damkartan dengan prinsip 5T, yakni Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas.

“Keselamatan warga dan petugas menjadi prioritas utama kami. Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam penggunaan tabung gas, terutama di kawasan padat penduduk,” pungkas Mustari.

Seluruh personel Damkartan kembali ke mako dan pos masing-masing pada pukul 16.30 WIB setelah memastikan kondisi lokasi benar-benar aman.(*)