Sapi Terperosok ke Sumur di Kota Jambi, Damkartan Turun Tangan Setelah Upaya Warga Gagal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Seekor sapi terjebak di dalam sumur selama belasan jam sebelum akhirnya berhasil diselamatkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Rabu 19 Agustus 2026 pagi.

Sapi milik warga bernama Mustopa itu terperosok ke dalam sumur di Jalan KH A Majid, RT 17, Kelurahan Buluran Kenali, Kecamatan Telanaipura, sejak Selasa 18 Agustus 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.

Upaya penyelamatan sempat dilakukan pemilik bersama warga setempat. Namun, hingga sekitar pukul 03.00 WIB, sapi tersebut belum berhasil dikeluarkan dari sumur.

Karena kesulitan mengevakuasi dengan peralatan seadanya, pemilik kemudian meminta bantuan Damkartan Kota Jambi melalui layanan WhatsApp pada Rabu pagi.

Laporan tersebut diterima petugas sekitar pukul 07.52 WIB. Tak lama berselang, tujuh personel Regu 3 Pos Jamkose langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 08.15 WIB.

Petugas kemudian melakukan evakuasi dengan mempertimbangkan kondisi sapi serta kedalaman dan kondisi sumur.

Tali karmantel digunakan untuk mengikat bagian tanduk sapi sebelum proses penarikan dilakukan bersama warga.

Sekitar 30 menit kemudian, upaya tersebut membuahkan hasil. Sapi berhasil diangkat dari dalam sumur dalam kondisi selamat.

Kepala Damkartan Kota Jambi Mustari Affandy mengatakan, penanganan terhadap hewan yang mengalami kondisi darurat merupakan bagian dari pelayanan penyelamatan yang diberikan kepada masyarakat.

Menurutnya, petugas tidak hanya bergerak ketika terjadi kebakaran.

juga dapat membantu masyarakat menghadapi situasi darurat lain, termasuk evakuasi hewan yang sulit dilakukan secara mandiri.

“Ketika masyarakat membutuhkan bantuan dalam kondisi seperti ini, petugas Damkartan siap membantu melakukan evakuasi. Yang paling utama tentu keselamatan warga, petugas, dan hewan yang kita selamatkan,” ujar Mustari.

Ia mengatakan, kondisi di lokasi membuat proses evakuasi harus dilakukan secara hati-hati.

Penggunaan peralatan yang tepat diperlukan agar sapi tidak mengalami cedera tambahan sekaligus menjaga keselamatan petugas dan warga yang ikut membantu.

“Untuk penanganan seperti ini harus dilakukan dengan hati-hati dan terukur. Kita tidak ingin hewan semakin cedera, dan petugas maupun warga yang membantu juga harus tetap aman,” katanya.

Mustari mengapresiasi upaya pemilik dan warga yang telah berusaha menyelamatkan sapi tersebut sebelum meminta bantuan petugas.

Ia sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri ketika menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan peralatan atau teknik khusus.

Bantuan Damkartan dapat dimanfaatkan ketika proses evakuasi tidak memungkinkan dilakukan secara mandiri.

Dalam proses penyelamatan sapi tersebut, seluruh personel dilaporkan dalam kondisi aman tanpa mengalami cedera. Setelah tugas selesai, tim kembali ke pos sekitar pukul 09.21 WIB.

Mustari menegaskan, pelayanan Damkartan berpegang pada prinsip 5T, yakni terencana, terukur, terarah, terlayani dan tuntas.

“Jadi bukan hanya kebakaran, ketika ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan dalam kondisi darurat, kami akan berupaya memberikan pelayanan sesuai kemampuan dan prosedur,” pungkasnya.(*)




Musang Resahkan Warga Jelutung, Damkartan Kota Jambi Lakukan Evakuasi Malam Hari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi kembali melakukan pelayanan penyelamatan hewan liar dengan mengevakuasi seekor musang yang masuk ke kawasan permukiman warga di kawasan Jelutung, Jambi, Rabu malam, 6 Mei 2026.

Laporan evakuasi diterima petugas sekitar pukul 20.52 WIB melalui layanan WhatsApp Damkartan.

Warga bernama Joni melaporkan keberadaan musang di kediamannya di Jalan H Samsoe Bahroen Nomor 55, Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Pleton III Mako langsung bergerak menuju lokasi menggunakan armada Rescue APV pada pukul 21.01 WIB dan tiba sekitar enam menit kemudian.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy, mengatakan pihaknya terus berkomitmen memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, termasuk dalam penanganan evakuasi satwa liar yang berpotensi mengganggu keselamatan warga.

“Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat. Proses evakuasi dilakukan sesuai prosedur keselamatan sehingga musang berhasil diamankan tanpa membahayakan warga maupun petugas,” ujar Mustari Affandy.

Dalam proses penanganan, petugas menggunakan jaring serta stik grab untuk menangkap musang sebelum dimasukkan ke dalam kandang evakuasi.

Operasi dipimpin Danru 4 Pleton III Mako, Effendi, dengan melibatkan lima personel rescue lengkap dengan alat pelindung diri.

Mustari Affandy menambahkan seluruh pelayanan Damkartan Kota Jambi selalu mengedepankan prinsip kerja 5T, yakni terencana, terukur, terarah, terlayani, dan tuntas.

“Damkartan tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai kondisi darurat lainnya termasuk penyelamatan hewan liar yang masuk ke lingkungan warga,” tambahnya.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 15 menit dan berjalan aman tanpa hambatan berarti. Setelah memastikan situasi kondusif, tim kembali ke markas pada pukul 21.33 WIB.

Pelayanan tersebut dilakukan mengacu pada Permendagri Nomor 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota.(*)




Damkar Kota Jambi Bersinar di Ajang Nasional, Wali Kota Maulana Beri Apresiasi Tinggi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan apresiasi atas kinerja tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Penghargaan tersebut diberikan menyusul capaian tim Damkartan dalam ajang National Firefighter Skill Competition 2026 yang berlangsung di Stadion Jakabaring.

Dalam keterangannya, Maulana menegaskan bahwa peran petugas pemadam kebakaran kini semakin kompleks.

Tidak hanya menangani kebakaran, Damkar juga dituntut sigap dalam berbagai situasi darurat lainnya.

“Peran Damkar saat ini semakin luas. Banyak kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat dan keterampilan tinggi,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi capaian tim yang berhasil menjadi juara pertama tingkat regional Sumatera serta meraih Juara Harapan 2 di tingkat nasional dalam kategori survival.

Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan kualitas dan kesiapan tim Damkartan Kota Jambi dalam bersaing di level lebih tinggi, meskipun dengan keterbatasan fasilitas dan intensitas latihan.

“Daerah lain mungkin memiliki sarana lebih lengkap, tetapi kita tetap mampu menunjukkan performa terbaik. Ini prestasi yang patut dibanggakan,” tambahnya.

Kompetisi yang diikuti oleh 46 kabupaten dan kota se-Indonesia ini mempertandingkan sejumlah kategori, seperti ladder pitching, hose laying, dan survival.

Tim Kota Jambi sendiri menurunkan dua regu dalam ajang tersebut.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, yang hadir langsung di lokasi lomba turut menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.

“Ini hasil dari kerja keras tim sejak masa latihan hingga pelaksanaan kompetisi. Semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, menyebut prestasi ini menjadi pencapaian maksimal, mengingat keikutsertaan ini merupakan yang pertama di tingkat nasional.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami dan akan menjadi motivasi untuk terus berkembang ke depan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Kota Jambi yang telah memberikan semangat kepada seluruh tim.

Dengan capaian ini, Damkartan Kota Jambi diharapkan semakin meningkatkan kualitas layanan serta terus menjaga kepercayaan masyarakat sebagai garda terdepan dalam penanganan kondisi darurat.(*)




Geger Subuh! Ular Sanca 3 Meter Masuk Perumahan di Kota Jambi, Damkar Bereaksi!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga kawasan Alam Barajo, Kota Jambi, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular sanca berukuran besar di lingkungan permukiman, Rabu (15/4/2026) pagi.

Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi yang menerima aduan warga sekitar pukul 05.47 WIB melalui layanan pengaduan.

Tim rescue dari Pos Alam Barajo langsung bergerak cepat menuju lokasi hanya dalam hitungan menit.

Dengan jarak tempuh sekitar 2,9 kilometer, petugas tiba di lokasi pukul 06.04 WIB dan segera melakukan evakuasi.

Proses penanganan berlangsung sigap dan terukur. Petugas menggunakan peralatan khusus seperti stick grab dan hook untuk menjepit tubuh ular.

Kemudian mengamankan bagian kepala dengan lakban guna menghindari risiko serangan.

Dalam waktu kurang lebih 17 menit, ular sanca sepanjang sekitar 3 meter berhasil dievakuasi dalam kondisi aman tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka pada petugas.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy, menegaskan bahwa pihaknya selalu siap merespons setiap laporan masyarakat dengan cepat dan profesional.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan hewan berbahaya di lingkungan sekitar. Tim kami siaga 24 jam dan siap memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan warga,” ujar Mustari.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan evakuasi ini merupakan bagian dari komitmen Damkartan dalam memberikan pelayanan maksimal dengan prinsip kerja cepat, tepat, dan aman.

Setelah proses evakuasi selesai, tim kembali ke pos sekitar pukul 07.03 WIB dalam kondisi aman tanpa kendala berarti.(*)




Wali Kota Jambi Ingatkan Warga Waspada Kebakaran di Musim Kemarau

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Maulana mengingatkan masyarakat Kota Jambi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran seiring memasuki musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang dan ekstrem berdasarkan informasi cuaca dari BMKG.

Imbauan tersebut disampaikan saat dirinya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha melakukan kunjungan ke lokasi korban kebakaran di Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Jumat (10/04/2026).

Maulana menegaskan bahwa kondisi cuaca kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun lahan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan api, karena saat ini kita sudah memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran,” ujarnya.

Ia juga meminta peran aktif camat, lurah, serta ketua RT untuk terus mengingatkan warga agar lebih waspada dan sigap terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.

Selain itu, Pemkot Jambi juga telah menyiapkan langkah antisipatif, termasuk memastikan ketersediaan air bersih melalui peningkatan produksi oleh PDAM guna mengantisipasi dampak kekeringan.

“Kami sudah melakukan langkah antisipasi, termasuk memastikan layanan air bersih tetap tersedia. Jika ada wilayah yang mengalami kendala, segera laporkan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga menyampaikan apresiasi kepada petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi yang bergerak cepat dalam menangani kejadian kebakaran di Kelurahan Kenali Besar.

Berdasarkan laporan, tim Damkartan tiba di lokasi dalam waktu sekitar sembilan menit dengan mengerahkan 25 personel dan lima unit mobil pemadam, sehingga api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke rumah warga lainnya.

Kunjungan Wali Kota Jambi tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana kebakaran di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.(*)




Tragedi Kebakaran di Alam Barajo, Maulana-Diza Turun Beri Bantuan dan Trauma Healing

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha turun langsung meninjau dan menyerahkan bantuan kepada warga korban kebakaran di Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Jumat (10/04/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan ke rumah Agus Lisya yang mengalami musibah kebakaran pada Senin (06/04/2026).

Peristiwa itu diduga dipicu oleh percikan api yang mengenai kasur di bagian luar rumah hingga merambat ke plafon dan membakar sebagian besar bangunan.

Dalam kejadian tersebut, seorang anak berusia enam tahun, Kairan Al Gaisan Abkorri, turut menjadi korban dan mengalami luka akibat percikan api saat berusaha membantu memadamkan api.

Sebagai bentuk kepedulian, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok, perlengkapan sehari-hari, perlengkapan sekolah, serta bantuan dana kebencanaan sebesar Rp2 juta dari Baznas Kota Jambi.

Maulana menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa keluarga korban dan berharap mereka tetap diberikan ketabahan.

“Kami hadir tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan semangat. Setiap musibah adalah ujian yang harus kita hadapi dengan sabar dan ikhlas,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi akan melakukan verifikasi lanjutan untuk menentukan tingkat kerusakan rumah korban.

Setelah proses tersebut, pemerintah akan menyalurkan bantuan tambahan untuk perbaikan rumah melalui mekanisme gotong royong.

Selain itu, Maulana mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang diperkirakan lebih panjang berdasarkan prediksi BMKG.

“Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam penggunaan api, karena risiko kebakaran meningkat pada musim kemarau,” katanya.

Ia juga meminta peran aktif camat, lurah, dan ketua RT untuk terus mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.

Dalam upaya mitigasi dampak kekeringan, Pemkot Jambi juga telah menginstruksikan peningkatan produksi air bersih oleh PDAM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Kami sudah melakukan antisipasi, termasuk memastikan layanan air bersih tetap berjalan. Jika ada wilayah yang mengalami kendala, segera laporkan,” tambahnya.

Wali Kota Jambi juga memberikan apresiasi kepada petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi yang bergerak cepat dalam menangani kebakaran tersebut.

Berdasarkan laporan, tim Damkartan tiba di lokasi dalam waktu sekitar sembilan menit dengan mengerahkan 25 personel dan lima unit mobil pemadam, sehingga api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke rumah lain.

Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah kepala perangkat daerah, unsur Forkopimcam Alam Barajo, Baznas Kota Jambi, FKRT Kenali Besar, serta tokoh masyarakat setempat.(*)




Evakuasi Unik di Kota Jambi, Damkar Sigap Tangani Anting Bengkok di Telinga Warga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelayanan cepat dan sigap dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi kembali mendapat apresiasi warga.

Pada Sabtu (05/04/2026), tim Damkar berhasil mengevakuasi anting-anting yang tersangkut di telinga seorang warga bernama Warnida di kawasan Jl. Raden Pamuk RT 04, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur.

Menurut laporan yang diterima melalui layanan WhatsApp Damkar, evakuasi dimulai pukul 10.32 WIB dan selesai hanya dalam 10 menit.

Tim yang dipimpin Danru 4 Mako, Supriatin, dibantu Pleton 2 Mako dan PSC 119, menggunakan tang, senter, dan obat P3K untuk memastikan proses berlangsung aman dan lancar.

Kondisi anting yang bengkok dan luka ringan di bagian belakang telinga menjadi tantangan tersendiri bagi tim Damkar.

Meski demikian, tindakan terencana, terukur, terarah, terlayani, dan tuntas (5T) memastikan korban tidak mengalami cedera serius.

“Pelayanan ini berpedoman pada Permendagri No. 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis SPM Sub Urusan Kebakaran Daerah Kab/Kota, sehingga semua prosedur keselamatan dan pelayanan terpenuhi,” terang Mustari Affandy, Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi.

Evakuasi anting ini menjadi bukti kesiapan tim Damkar Kota Jambi dalam menanggapi insiden darurat kecil hingga besar, baik melalui call center 112 maupun layanan WhatsApp.

Setelah operasi selesai, tim kembali ke markas pukul 11.00 WIB dengan seluruh anggota dalam kondisi baik.

Kepedulian dan respons cepat seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik dan keselamatan warga Kota Jambi.(*)




Heboh Ular Sanca 15 Kg di Dinding Rumah, Damkar Jambi Lakukan Evakuasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani laporan warga.

Seekor ular sanca berukuran besar berhasil dievakuasi dari kawasan permukiman di Jalan Sersan Anwar Bay, RT 20, Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo, Rabu (1/4/2026) sore.

Laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 14.55 WIB melalui layanan darurat Damkar. Tim dari Pos Alam Barajo langsung bergerak menuju lokasi dan tiba hanya dalam waktu kurang dari 20 menit sejak laporan masuk.

Ular sanca dengan panjang sekitar 3,5 meter dan berat diperkirakan mencapai 15 kilogram ditemukan berada di atas dinding rumah warga.

Kondisi ini sempat membuat penghuni rumah dan warga sekitar merasa khawatir.

Proses evakuasi dilakukan oleh tim rescue menggunakan peralatan khusus seperti grab stik, penjepit (hook), serta alat pelindung diri lengkap.

Dalam waktu sekitar 20 menit, ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Kepala Dinas Damkar Kota Jambi, Mustari Affandy, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen Damkar dalam memberikan pelayanan cepat dan profesional kepada masyarakat.

“Kami bergerak cepat begitu laporan diterima. Penanganan dilakukan dengan prinsip 5T, yaitu terencana, terukur, terarah, terlayani, dan tuntas. Alhamdulillah evakuasi berjalan aman tanpa korban,” ujar Mustari.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan hewan berbahaya di lingkungan sekitar, serta tidak mencoba menangani sendiri demi menghindari risiko.

Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti kesiapsiagaan Damkar Kota Jambi dalam menghadapi berbagai situasi darurat, tidak hanya kebakaran tetapi juga penyelamatan hewan liar yang berpotensi membahayakan warga.(*)




Rumah Terbakar di Jambi Selatan, Seorang Pemuda Tewas Terjebak di Dalam

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi kembali dilanda musibah kebakaran. Sebuah rumah warga di Jalan Bangau I, Lorong Suka Mulya, Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan, hangus dilalap api pada Rabu (28/1/2026) pagi.

Peristiwa tersebut menewaskan seorang pemuda berusia 24 tahun yang terjebak di dalam rumah.

Korban diketahui bernama Vito Venom Hariyanto.

Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tidak sempat menyelamatkan diri dari kobaran api.

Informasi dari warga sekitar menyebutkan, saat kejadian orang tua korban sedang tidak berada di rumah.

“Waktu kejadian orang tuanya tidak ada. Jadi korban sendirian dan terkunci di dalam rumah,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Warga mulai menyadari kebakaran setelah melihat asap tebal keluar dari dalam rumah.

Sejumlah warga kemudian berusaha mendatangi lokasi dan melakukan pemadaman secara manual sebelum api membesar.

“Kami melihat asap tebal, lalu langsung berlari ke sana dan mencoba memadamkan api sebisanya,” jelas warga tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, menjelaskan bahwa korban diduga terbakar saat berusaha mencari jalan keluar dari dalam rumah, namun terjebak dan tidak dapat menyelamatkan diri.

Menurut Mustari, laporan kebakaran diterima pihaknya pada pukul 10.13 WIB. Petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi.

“Tim berangkat pukul 10.16 WIB dan tiba di lokasi pukul 10.21 WIB. Respon time kami sekitar delapan menit dari Mako,” kata Mustari.

Ia menambahkan, sebelum petugas tiba, warga sempat mencoba menolong korban dengan mendobrak pintu rumah.

Namun api dengan cepat membesar dan bahkan terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas.

“Setelah mendapat informasi dari keluarga bahwa masih ada korban di dalam rumah, tim rescue langsung melakukan pencarian,” ungkapnya.

Korban akhirnya ditemukan di dalam kamar mandi dalam kondisi telungkup.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan tandu dan fire blanket, sebelum korban dibawa menggunakan ambulans PSC 119 ke RS Bhayangkara Jambi.

Dalam penanganan kebakaran ini, Damkartan Kota Jambi mengerahkan sebanyak 110 personel yang terdiri dari pleton Mako, Posyankar Paal Merah, Posyankar Jambi Timur, serta relawan pemadam kebakaran (Redkar)

Operasi didukung dua unit armada komando, enam unit armada tempur, dan dua unit armada suplai air.

Pemadaman berlangsung sekitar dua jam dengan total penggunaan air mencapai 19.500 liter.

Api berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Mustari mengakui proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat akses jalan yang sempit serta kondisi permukiman yang padat penduduk.

“Akses menuju lokasi cukup sulit dan warga cukup banyak mendekat. Namun kami tetap fokus pada pemadaman, pengamanan, dan penyelamatan,” ujarnya.

Pihak Damkar juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik, serta dengan TNI dan Polri guna pengamanan area kebakaran.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

“Untuk penyebab pasti kebakaran masih kami dalami bersama kepolisian. Lokasi sudah dipasang garis polisi,” tegas Mustari.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memperhatikan aspek keselamatan.

“Kami mengingatkan agar tidak mengunci rumah saat masih ada anggota keluarga di dalam, serta tidak mendekati lokasi kebakaran demi keselamatan bersama,” pungkasnya.(*)




Kebakaran Kios di Jalan Adam Malik Jambi, Satu Orang Tewas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran hebat melanda deretan kios di Jalan Adam Malik, Beringin, Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Rabu (21/1/2026) siang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.45 WIB itu menghanguskan sedikitnya lima bangunan dan menewaskan satu orang warga.

Kebakaran terjadi di kawasan padat aktivitas, tepat di pinggir jalan utama dekat Masjid Saadatutdarain. Api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain, sehingga membuat warga sekitar panik.

Selain kios pakaian, api juga melalap toko kelontong, kios gorengan nasi uduk, kios nasi goreng, serta sebuah rumah warga.

Total sedikitnya lima unit bangunan terdampak dalam insiden tersebut.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi mengerahkan 11 unit armada ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam hingga api berhasil dikendalikan.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandy, membenarkan adanya satu korban meninggal dunia.

“Korban satu orang meninggal dunia. Saat kejadian, korban berada di dalam kamar mandi dan terjebak saat api mulai membesar. Korban ditemukan di depan kamar mandi dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara,” ujarnya.

Menurut Mustari, dugaan sementara kebakaran dipicu ledakan tabung gas, diduga berasal dari kios nasi goreng. Namun, penyebab pasti masih dalam tahap penyelidikan.

“Indikasi awal ada ledakan tabung gas dari kios nasi goreng. Dugaan awal memang ada ledakan, tapi masih kami investigasi,” jelasnya.

Sebelumnya, warga sekitar juga mengaku mendengar suara ledakan sebelum api membesar.

Hingga sore hari, petugas masih melakukan pendinginan dan pengamanan lokasi, sementara arus lalu lintas di Jalan Adam Malik sempat tersendat.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan tabung gas, khususnya di kawasan padat penduduk dan pertokoan, guna mencegah kejadian serupa terulang.(*)