Evakuasi Biawak 40 Kg di Kota Jambi, Tim Damkar Bertindak Cepat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Damkar Kota Jambi berhasil melakukan evakuasi seekor biawak seberat sekitar 40 kilogram yang muncul di kawasan Jl. Jenderal A. Thalib, belakang kantor pos, tepatnya dekat SMP 7 Kota Jambi, pada Minggu sore.

Evakuasi berlangsung cepat dan lancar berkat koordinasi tim rescue roda dua Damkar Kota Jambi.

Biawak yang dilaporkan oleh warga Aziz Okriansa Zaputra muncul di sekitar pemukiman warga.

Tim Damkar berangkat dari pos sekitar pukul 15:26 WIB dan tiba di lokasi pukul 15:32 WIB, hanya menempuh jarak 2,6 kilometer.

Pimpinan operasi, Abdu Muthalib HS dari Regu 3 Alam Barajo, menyatakan bahwa biawak diamankan menggunakan jerat dan jaring.

Selanjutnya, mulutnya dilakban sementara tangan, kaki, dan ekor diikat agar aman saat evakuasi.

Proses operasi memakan waktu sekitar 28 menit, dan tim kembali ke pos pukul 15:54 WIB.

Kadis Damkar Kota Jambi, Mustari Affandy, memberikan pernyataan terkait evakuasi ini.

“Kami selalu siaga menghadapi laporan darurat dari masyarakat, termasuk kemunculan hewan liar seperti biawak. Evakuasi dilakukan secara profesional dan cepat, dengan prioritas keselamatan warga dan satwa,” ujar Mustari Affandy.

Evakuasi ini dilakukan sesuai pedoman Permendagri No. 114 Tahun 2018 tentang standar teknis SPM Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota, dengan metode bertindak 5 T: Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemunculan hewan liar di sekitar pemukiman dan segera melaporkan ke layanan darurat Damkar Kota Jambi melalui WhatsApp di 0811-711-3113.(*)




Damkar Kota Jambi Gelar Firefighter and Rescue Skill Competition 2025, 160 Petugas Adu Keterampilan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personelnya, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Jambi menggelar Firefighter and Rescue Skill Competition 2025 di Lapangan Utama Mako Damkar Kota Jambi, Selasa (4/11/2025).

Sebanyak 160 peserta dari seluruh pos pemadam di Kota Jambi ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni 4–5 November 2025.

Setiap pos mengirimkan 20 personel untuk berkompetisi dalam berbagai kategori, seperti kosleying, smoke chamber, reflex rescue (penyelamatan ketinggian), yel-yel, video digital, rescue fire fighter, dan kebersihan pos.

Kepala Dinas Damkar Kota Jambi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan peningkatan kemampuan petugas pemadam serta relawan dalam menghadapi situasi darurat di lapangan.

“Kompetisi ini bukan sekadar perlombaan, tetapi wadah pembinaan untuk membentuk personel yang tangguh, disiplin, dan profesional dalam menghadapi kondisi darurat,” ujarnya.

Kegiatan yang telah digelar sejak tahun 2023 ini memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Jambi, dan menjadi ajang penting dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Damkar, terutama dalam kesiapsiagaan dan kemampuan penyelamatan jiwa.

Ajang ini juga mendapat dukungan dari sektor swasta, di antaranya PT Servo dan PT Tiga Tuna Selaras, yang turut mendukung peningkatan profesionalisme petugas pemadam kebakaran di Kota Jambi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Damkar semakin siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran maupun bencana lainnya.()




Siapkan Dapur Umum Selama 7 Hari, Pasca Kebakaran Eks Lokalisasi Pucuk Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pasca kebakaran hebat yang melanda kawasan eks Lokalisasi Pucuk, Kelurahan Rawa Sari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi pada Jumat (31/10/2025), pemerintah setempat langsung menyiapkan dapur umum bagi warga terdampak.

Lurah Rawa Sari, Repulis, mengatakan dapur umum ini akan disiagakan selama kurang lebih tujuh hari untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban yang rumahnya hangus terbakar.

“Insya Allah sampai Jumat mendatang dapur umum ini tetap beroperasi untuk melayani warga yang terdampak kebakaran,” ujarnya, Sabtu (1/11/2025).

Repulis menambahkan, kelurahan bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk Dinas Sosial, Tagana, dan BPBD Kota Jambi untuk memastikan bantuan logistik, pakaian, serta perlengkapan tidur korban dapat terpenuhi dengan baik.

“Selain makanan siap saji, kami juga mendata kebutuhan penting lainnya seperti pakaian layak pakai dan selimut,” tambahnya.

Sebelumnya, kebakaran hebat terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 14.26 WIB, menghanguskan 12 rumah warga di kawasan padat penduduk itu.

Dari jumlah tersebut, 9 rumah rusak berat dan 3 rumah rusak ringan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, menjelaskan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari pendingin ruangan (AC) di salah satu rumah warga.

“Begitu laporan masuk, tim Damkar dari Pos Alam Barajo langsung bergerak dan tiba di lokasi hanya empat menit setelah laporan diterima. Kami menurunkan 80 personel dan 12 armada pemadam,” ungkap Mustari.

Api berhasil dijinakkan dalam waktu sekitar tiga jam setengah setelah menghadapi berbagai kendala seperti akses jalan sempit dan padatnya permukiman.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Petugas bekerja keras agar api tidak merembet ke rumah lain,” ujarnya.

Selain petugas Damkar, unsur gabungan dari PSC 119, PLN, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, dan kepolisian ikut membantu proses pemadaman dan evakuasi.

Hingga kini, total kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

Mustari mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kebakaran serupa.

“Kebakaran bisa terjadi kapan saja. Pastikan kabel dan stop kontak aman, serta segera laporkan bila terjadi insiden,” tegasnya.(*)




Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Gedung Eks SMK DB 3 Jambi, Kerugian Capai Rp100 Juta

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran hebat melanda gedung eks SMK DB 3 di Jalan Kasturi, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, pada Sabtu pagi, 20 September 2025.

Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik dari penggunaan kabel mesin cuci yang tidak standar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandy, memimpin langsung operasi pemadaman yang berlangsung selama dua jam.

Laporan pertama diterima melalui layanan WhatsApp Damkar pada pukul 08.24 WIB dan petugas tiba di lokasi pukul 08.33 WIB dengan respon time hanya 9 menit dari Mako Damkar.

“Tim kami bergerak cepat sesuai SOP dan berhasil memadamkan api sebelum menyebar lebih luas,” ungkap Mustari.

Sebanyak 35 personel diterjunkan dari Pleton 3 Mako dan Regu 3 Posyankar Alam Barajo.

Mereka didukung 1 unit armada komando, 5 unit armada tempur, dan 2 unit armada suplai air. Total air yang digunakan dalam proses pemadaman mencapai 40.000 liter.

Hambatan yang dihadapi di lapangan adalah akses masuk armada pemadam yang terhalang gapura, sehingga menyulitkan proses penjangkauan titik api.

Namun, hal ini tidak menghambat kinerja tim Damkartan yang tetap sigap dan profesional.

Langkah penanganan dilakukan secara sistematis, termasuk koordinasi dengan PLN untuk pemutusan listrik, upaya proteksi agar api tidak menjalar ke rumah penjaga sekolah, serta imbauan keselamatan kepada warga sekitar.

Menurut laporan, kebakaran bermula saat penjaga sekolah sedang mencuci pakaian menggunakan mesin cuci dengan kabel ekstensi yang tidak sesuai standar. Korsleting listrik terjadi dan menyambar bagian atap bangunan.

Penjaga sekolah sempat berusaha memadamkan api dengan ember, namun api semakin membesar. Ia segera menghubungi Damkar untuk penanganan lebih lanjut.

Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta, dengan tiga unit bedeng mengalami kerusakan ringan. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Sebagai tindak lanjut, Damkar Jambi menyarankan pembongkaran bagian atap yang terdampak parah untuk menghindari risiko saat hujan atau angin kencang. Investigasi penyebab dan dampak kerusakan masih terus berlangsung.

Tim pemadam didukung berbagai pihak seperti PLN, Polsek Kota Baru, Lurah Simpang III Sipin, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT setempat, Tagana, dan PSC 119.

Seluruh layanan merujuk pada Permendagri No 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota.(*)




Waduh! Siang Ini Pegawai Inspektorat Kota Jambi Panik Berhamburan, Ini Penyebabnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Suasana di Kantor Inspektorat Kota Jambi mendadak panik setelah muncul api dari arah pintu samping kantor pada Selasa siang (16/9/2025).

Api yang berasal dari area trafo listrik tersebut sempat memicu kepanikan di antara para pegawai, yang langsung keluar berhamburan untuk menyelamatkan diri.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi, sebelum api muncul, terdengar suara ledakan cukup keras dari sekitar trafo listrik.

Tak lama kemudian, api langsung menyambar dan membesar.

Beruntung, para pegawai Inspektorat Kota Jambi sigap dan segera mengambil alat pemadam api ringan (APAR) untuk memadamkan api awal.

Upaya cepat ini mencegah api merambat ke bagian lain gedung.

Tak berselang lama, petugas Pemadam Kebakaran Kota Jambi tiba di lokasi dan menurunkan satu unit mobil damkar untuk memastikan api benar-benar padam.

Informasi yang diterima dari pihak kantor menyebutkan bahwa, insiden seperti ini bukan pertama kali terjadi.

Ini merupakan kejadian kedua kalinya trafo di kantor Inspektorat Kota Jambi terbakar, yang membuat pegawai semakin waspada.

Akibat insiden tersebut, aliran listrik di seluruh area kantor Inspektorat Kota Jambi untuk sementara terputus.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran.

Namun, pihak terkait dipastikan akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.(*)




Tersangkut di Saluran Beton, Kucing Diselamatkan Petugas Damkar Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi menunjukkan aksi kemanusiaan luar biasa saat menyelamatkan seekor anak kucing yang terjebak di dalam saluran sempit di rumah warga, kawasan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Rabu (27/8/2025) dini hari.

Lima personel dikerahkan dalam operasi penyelamatan yang berlangsung mulai pukul 01.00 hingga 01.34 WIB.

Prosesnya penuh tantangan karena lokasi jebakan berada di pipa pembuangan beton berukuran sangat kecil, tepat di lantai dua rumah warga.

Petugas harus naik turun antar lantai, mencoba berbagai cara untuk mengakses dan mengevakuasi hewan tersebut tanpa menimbulkan kerusakan.

Berbekal keahlian dan kesabaran, mereka akhirnya berhasil mengangkat kucing tersebut menggunakan tali yang dimasukkan dengan teknik khusus ke dalam saluran.

Kholid Wahyulian, pemilik rumah sekaligus pelapor, menjelaskan bahwa kucing yang diselamatkan adalah hewan peliharaan yang sangat ia sayangi.

Ia mengaku mendengar suara tangisan kucing selama dua hari, namun baru menyadari lokasinya saat suara terus terdengar dari titik yang sama.

“Saya sempat mencoba menyelamatkan sendiri, tapi tidak berhasil. Dua anak kucing lainnya bisa keluar sendiri, tapi satu ini terjebak cukup dalam, jadi kami akhirnya menghubungi Damkar,” ujar Kholid.

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada tim Damkar yang datang di tengah malam dan menyelesaikan evakuasi dengan cepat dan aman.

“Saya sangat terharu melihat dedikasi petugas Damkar. Mereka datang tanpa ragu dan membantu dengan sepenuh hati. Harapannya, pemerintah bisa memberikan apresiasi atas kerja keras mereka yang luar biasa,” tambahnya.

Aksi ini menunjukkan bahwa peran Damkar tidak hanya terbatas pada kebakaran besar, tapi juga menyangkut kepedulian terhadap keselamatan makhluk hidup, tak peduli seberapa kecil laporannya.(*)




Kebakaran Bedeng 4 Pintu di Jambi Selatan, 1 Korban Luka dan 11 Jiwa Terdampak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran hebat terjadi di kawasan padat penduduk Jalan H.M. Yusuf Nasri, RT 22, Kelurahan Wijayapura, Kecamatan Jambi Selatan, pada Jumat (22/8/2025) petang.

Kobaran api melalap empat unit rumah bedeng dan menyebabkan satu orang mengalami luka bakar serius.

Menurut laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, peristiwa ini dilaporkan pertama kali pada pukul 18.05 WIB oleh warga bernama M. Sabari.

Tim Damkar dari Posyakar Jambi Timur langsung meluncur ke lokasi dan tiba pada pukul 18.13 WIB, dengan respon cepat selama 8 menit.

Korban luka atas nama Sungheng (49), pemilik salah satu bedeng, mengalami luka bakar di bagian punggung saat mencoba menyelamatkan barang-barangnya.

Ia segera dievakuasi oleh tim PSC 119 ke RS DKT untuk mendapatkan perawatan medis.

Total, ada 4 kepala keluarga atau 11 jiwa yang terdampak dalam kebakaran ini.

Diduga, api berasal dari kebocoran tabung gas saat memasak, yang kemudian memicu ledakan dan menyambar tiga bedeng lain yang berdempetan.

Operasi pemadaman melibatkan 40 personel dari Damkartan Kota Jambi dengan dukungan 4 unit armada pemadam, 2 unit suplai air, 1 unit komando, dan 1 ambulans PSC.

Penanganan berlangsung selama 1 jam 38 menit, dengan penggunaan air sekitar 36.000 liter.

Petugas Damkar juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik serta dengan Polsek Jambi Selatan untuk pengamanan selama proses pemadaman dan pendinginan.

Kendala utama di lapangan adalah akses jalan yang sempit dan padat oleh kendaraan roda dua serta kepadatan bangunan di lokasi kejadian.

Saat ini, kerugian ditaksir melebihi Rp150 juta. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan tidak merambat ke rumah warga lainnya berkat formasi 4 regu dan strategi pemadaman 5T: Terencana, Terarah, Terukur, Terlayani, dan Tuntas.

Pihak Damkartan Kota Jambi menyatakan pelayanan telah sesuai dengan Permendagri No. 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis SPM Sub Urusan Kebakaran Daerah.(*)




Gardu Listrik Terbakar di Aspol Jambi Selatan, Damkar Lakukan Penanganan Cepat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebuah gardu listrik yang berada di kawasan Aspol Jambi Selatan dilaporkan terbakar pada Senin (11/8/2025).

Kejadian tersebut sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar karena berada di area permukiman padat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyampaikan bahwa tim Damkar Kota Jambi langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman.

“Kami sudah menerima laporan dan saat ini petugas sedang melakukan pemadaman di lokasi gardu yang terbakar di Aspol Jambi Selatan,” ujar Mustari Affandy dalam keterangan resminya.

Informasi awal diterima melalui SIMERAH KOJA (Sistem Informasi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Daerah Kota Jambi) oleh warga bernama Aulia, yang melaporkan kejadian melalui layanan pengaduan cepat milik Damkar.

Petugas bergerak cepat menuju titik lokasi sesuai data dan koordinat yang dikirimkan oleh pelapor.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun api sempat membesar dan mengancam fasilitas listrik di sekitarnya.

Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mendekati lokasi kejadian hingga proses pendinginan selesai, serta segera melaporkan jika terdapat potensi korsleting atau percikan api dari instalasi listrik.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pemadaman dan investigasi penyebab kebakaran masih berlangsung.(*)




Dua Hari Tak Bisa Dihubungi, Ibu Aminah Ditemukan Meninggal dan Dievakuasi Damkar Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi berhasil mengevakuasi jenazah seorang wanita lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya di kawasan Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Rabu malam (9/7).

Proses evakuasi berlangsung selama 90 menit dan berjalan lancar sesuai prosedur.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima melalui layanan WhatsApp dan telepon Damkar pada pukul 19.59 WIB.

Tim segera bergerak ke lokasi pada pukul 20.10 WIB dan tiba di lokasi pukul 20.18 WIB dengan jarak tempuh sekitar 3,8 kilometer.

“Evakuasi dilakukan setelah ada laporan warga terkait bau tidak sedap yang berasal dari rumah korban. Tim kami langsung berkoordinasi dengan aparat setempat dan Tim Inafis Polda Jambi,” ujar Mustari Affandy kepada media.

Korban diketahui bernama Aminah (65 tahun), warga Jalan Jendral Gatot Subroto No 1 RT 20, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung.

Jenazah ditemukan oleh anak korban, Heri (48), yang curiga setelah beberapa hari tidak dapat menghubungi ibunya.

Pada Rabu malam, setelah mencoba mengintip melalui jendela dan ventilasi, Heri melihat sang ibu telah tergeletak tak bernyawa di ruang tengah.

Dengan bantuan tetangga, pintu belakang rumah didobrak dan pihak kelurahan langsung menghubungi Damkar serta pihak kepolisian.r

Operasi evakuasi dipimpin oleh Danki M. Hafis dengan menerjunkan 5 personel dari Pleton 2 Mako menggunakan armada Fire Jeep.

Petugas menemukan jenazah dalam kondisi mulai membusuk dan sudah mengeluarkan belatung.

Petugas Damkar berkoordinasi dengan Lurah Jelutung, BKTM, Babinsa, Ketua RT, serta menunggu kehadiran Tim Inafis Polda Jambi untuk proses identifikasi.

Setelah tim Inafis tiba, personel Damkar membantu memasukkan jenazah ke kantong mayat untuk kemudian dibawa ke RS Bhayangkara menggunakan ambulans.

“Kami bergerak cepat, namun tetap mengutamakan prosedur. Penanganan dilakukan sesuai prinsip 5T: Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas,” tambah Mustari.

Kadis Damkar Mustari Affandy menegaskan bahwa proses evakuasi telah dilaksanakan sesuai dengan Permendagri No. 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Sub Urusan Kebakaran.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam kondisi darurat, termasuk dalam penanganan evakuasi jenazah yang sensitif seperti ini,” tegas Mustari.

Tim Damkar menyelesaikan seluruh proses evakuasi pada pukul 21.50 WIB dan langsung kembali ke pos setelah memastikan lokasi aman dan telah dipasangi garis polisi (police line).(*)




Evakuasi Dramatis! Damkar Jambi Respon Cepat, Evakuasi Korban Meninggal Akibat Longsor di Kebun Handil

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Jambi sejak pagi mengakibatkan insiden tragis di Bengkel Gerange 71, Jalan Maluku, RT 20, Kelurahan Kebun Handil, Kecamatan Jelutung.

Seorang warga bernama Syaiful (49) meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan akibat lantai yang longsor saat banjir.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Jambi, Mustari Affandy, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan insiden ini pada pukul 09.00 WIB melalui layanan WhatsApp Damkar.

“Begitu menerima laporan dari istri korban, tim segera bergerak menuju lokasi dan tiba dalam waktu lima menit untuk melakukan evakuasi,” ujar Mustari.

Baca juga:  BREAKING NEWS: Hujan Deras, Seorang Warga di Kebon Handil Tertimpa Tembok

Baca juga:  Kronologi Warga Tertimpa Tembok Roboh Akibat Hujan Deras di Bengkel Garage 71, Kota Jambi

Menurut kronologi kejadian, korban bersama dua rekannya, Aldi (21) dan Deni (40), sedang membersihkan saluran air di kamar mandi yang tergenang banjir dengan ketinggian sekitar 50 cm.

Tiba-tiba, lantai bangunan mengalami longsor, menyebabkan Syaiful jatuh ke aliran anak sungai dan tertimpa reruntuhan bangunan. Aldi berhasil selamat tanpa luka, sementara Deni mengalami luka ringan di bagian kepala.

Proses evakuasi dilakukan oleh satuan tugas Pleton 3 Mako Damkar dengan 15 personel dan menggunakan armada rescue serta fire jeep.

“Tim kami bekerja cepat dan dalam waktu 20 menit berhasil menemukan korban di bawah reruntuhan,” tambah Mustari.

Setelah insiden ini, Damkar Kota Jambi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi bangunan, terutama di tengah curah hujan tinggi yang berpotensi menyebabkan bencana.

“Kami juga mengingatkan warga untuk segera melaporkan keadaan darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” tutupnya.

Sementara itu, pihak keluarga telah menerima jenazah korban untuk dimakamkan. Semoga kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menghadapi cuaca ekstrem dan kondisi bangunan yang rawan longsor.(*)