Terminal Alam Barajo Dominasi Arus Bus, Selama Posko Nataru Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi mencatat pergerakan penumpang angkutan bus selama masa Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 masih menunjukkan tren naik turun.

Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus BPTD dalam menjaga kelancaran serta keselamatan transportasi darat selama periode libur akhir tahun.

Berdasarkan laporan harian Posko Nataru per Senin, 29 Desember 2025, jumlah penumpang yang berangkat dari seluruh Terminal Tipe A di Provinsi Jambi tercatat mencapai 7.910 orang.

Dari total tersebut, mayoritas merupakan penumpang Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Kepala BPTD Kelas II Jambi, Benny Nurdin Yusuf, menjelaskan bahwa dari total keberangkatan tersebut, 7.522 penumpang menggunakan layanan AKAP.

Sementara 388 penumpang tercatat sebagai pengguna angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Pada hari yang sama, jumlah bus yang diberangkatkan mencapai 385 unit.

“Untuk data kedatangan, tercatat sebanyak 2.197 penumpang tiba di Terminal Tipe A dengan 230 unit bus,” ujar Benny.

Selain arus keberangkatan dan kedatangan, aktivitas transit juga terpantau cukup tinggi.

BPTD mencatat sebanyak 1.804 bus transit dengan jumlah penumpang datang mencapai 43.093 orang, menunjukkan Jambi masih menjadi salah satu jalur perlintasan utama transportasi darat di Sumatera.

Benny menyebutkan, selama periode Posko Nataru yang berlangsung sejak 19 hingga 29 Desember 2025, pergerakan penumpang bus mengalami fluktuasi cukup signifikan.

“Puncak keberangkatan terjadi pada 23 Desember 2025 dengan jumlah 976 penumpang, sedangkan titik terendah tercatat pada 29 Desember 2025 dengan 590 penumpang,” jelasnya.

Dalam pantauan BPTD, Terminal Tipe A Alam Barajo masih menjadi terminal dengan tingkat aktivitas tertinggi di Provinsi Jambi.

Pada 29 Desember 2025, jumlah penumpang yang berangkat dari terminal ini mencapai 7.501 orang, seluruhnya merupakan penumpang AKAP, dengan 318 unit bus diberangkatkan.

Sementara itu, untuk arus kedatangan, Terminal Alam Barajo menerima 2.108 penumpang dengan 171 unit bus.

Aktivitas transit juga terpantau padat, yakni 201 bus transit dengan total penumpang datang sebanyak 5.305 orang.

BPTD Kelas II Jambi juga mencatat bahwa selama masa Posko Nataru 2025/2026, pergerakan penumpang di Terminal Alam Barajo turut mengalami fluktuasi.

Lonjakan tertinggi keberangkatan tercatat pada 23 Desember 2025 dengan 941 penumpang, sedangkan penurunan paling signifikan terjadi pada 29 Desember 2025 dengan 526 penumpang.

“Data ini menjadi bahan evaluasi kami dalam meningkatkan pelayanan transportasi darat, khususnya saat momentum libur besar seperti Natal dan Tahun Baru, agar keamanan, keselamatan, serta kelancaran arus penumpang di Provinsi Jambi tetap terjaga,” pungkas Benny.(*)




Satlantas Polres Bungo Perketat Ramp Check Bus Jelang Libur Nataru

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satlantas Polres Bungo memperketat pemeriksaan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan bus pariwisata melalui kegiatan ramp check.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Bungo, IPTU Ahmad Nur Azizy, bekerja sama dengan petugas Kementerian Perhubungan dan Jasa Raharja.

“Ramp check ini adalah langkah preventif menyambut libur Nataru. Tidak ada kompromi soal keselamatan penumpang. Semua kondisi teknis kendaraan hingga dokumen harus laik jalan,” tegas IPTU Azizy.

Dalam pemeriksaan, puluhan bus diperiksa secara menyeluruh, mulai dari sistem pengereman, kondisi ban, lampu, wiper, hingga kelengkapan alat keselamatan lainnya.

Selain itu, dokumen kendaraan seperti Kartu KIR, izin trayek, dan persyaratan operasional juga dicek agar seluruh armada siap beroperasi dengan aman.

Kasatlantas menekankan bahwa pemeriksaan ini tidak hanya sebatas mengecek kendaraan.

Tetapi juga memberikan edukasi kepada sopir dan awak bus mengenai pentingnya menjaga kelayakan armada sepanjang libur panjang.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi rutinitas, bukan hanya menjelang libur panjang, untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas,” tambah IPTU Azizy.

Ia menegaskan, tindakan tegas akan diberikan kepada armada yang tidak memenuhi standar keselamatan sebagai bentuk perlindungan bagi masyarakat pengguna transportasi publik.

“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Semua pihak harus bekerja sama agar transportasi tetap aman dan nyaman,” pungkasnya.

Kegiatan ramp check ini menjadi bagian dari upaya Satlantas Polres Bungo dalam meningkatkan kesadaran sopir dan operator bus.

Sekaligus memastikan bahwa armada yang beroperasi di wilayah Bungo laik jalan dan siap menghadapi arus mudik dan libur Natal Tahun Baru.(*)




Ramp Check Bus AKAP dan Pariwisata, Kepala Terminal Muara Bungo Ingatkan Kelaikan Armada

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Terminal Tipe A Muara Bungo melakukan pemeriksaan menyeluruh (ramp check) terhadap bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan bus pariwisata.

Kepala Terminal, Charles, menegaskan bahwa pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang selama libur panjang.

“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami. Semua armada yang beroperasi harus dalam kondisi laik jalan, baik dari sisi dokumen maupun kelengkapan teknis kendaraan,” ujar Charles.

Ia menambahkan, ramp check bukan sekadar formalitas, melainkan langkah preventif untuk mencegah kecelakaan dan gangguan keselamatan transportasi.

Ramp check di Terminal Muara Bungo mencakup pemeriksaan administrasi seperti Surat Izin Mengemudi (SIM), STNK, kartu KIR, kartu pengawasan, serta kelengkapan kendaraan.

Pemeriksaan teknis meliputi kondisi ban, rem, lampu, sein, wiper, dan perlengkapan keselamatan lain yang wajib dimiliki bus.

Charles menekankan bahwa, operator bus memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kelaikan armada.

“Kami mengingatkan seluruh pengemudi dan operator bus untuk selalu mematuhi aturan, menjaga kondisi kendaraan, serta memastikan dokumen selalu valid. Ini demi keselamatan penumpang dan kelancaran perjalanan,” katanya.

Kasatlantas Polres Bungo, IPTU Ahmad Nur Azizy, menambahkan bahwa ramp check dilakukan secara terpadu dengan petugas Kementerian Perhubungan dan Jasa Raharja.

Namun, Charles menegaskan peran terminal sebagai pengawas langsung armada yang beroperasi di wilayahnya.

“Terminal bertanggung jawab memastikan armada yang masuk dan keluar selalu aman. Kami tidak akan menoleransi bus yang membahayakan penumpang. Pemeriksaan rutin seperti ini harus menjadi budaya, bukan hanya menjelang libur panjang,” jelas Charles.

Ia juga menghimbau masyarakat yang menggunakan transportasi umum untuk aktif melaporkan jika menemukan bus yang tidak memenuhi standar keselamatan.

“Kami mengajak masyarakat menjadi bagian pengawasan. Jika ada kendaraan tidak laik jalan, segera laporkan ke petugas terminal,” pungkasnya.

Ramp check ini menjadi bagian dari langkah preventif menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Sekaligus memperkuat koordinasi antara terminal, Satlantas, dan pihak terkait dalam menjaga keselamatan transportasi publik.(*)