Pidana Kerja Sosial Mulai Diterapkan di Bungo, Ini Penjelasan Bupati Dedy Putra

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Bungo mengambil langkah strategis dalam penerapan sistem hukum yang lebih humanis dengan menandatangani nota kesepakatan penerapan pidana alternatif berupa pidana kerja sosial.

Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bungo Dedy Putra bersama sejumlah instansi penegak hukum di Kabupaten Bungo, Selasa (10/3/2026).

Kerja sama ini melibatkan Balai Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Bungo, Pengadilan Negeri Muara Bungo, Kejaksaan Negeri Bungo, Polres Bungo, serta Kodim 0416/Bute.

Kesepakatan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antar lembaga dalam pelaksanaan pidana kerja sosial sebagai salah satu bentuk hukuman alternatif di wilayah Kabupaten Bungo.

Program ini juga menjadi bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), khususnya pada Pasal 65 Ayat 1 Huruf E yang mengatur pidana pokok berupa pidana kerja sosial.

Bupati Bungo Dedy Putra menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bungo mendukung penuh penerapan kebijakan pidana kerja sosial karena dinilai sebagai pendekatan hukum yang lebih humanis dan bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, melalui kerja sama lintas lembaga tersebut, pelaksanaan pidana kerja sosial diharapkan dapat berjalan secara terkoordinasi serta memberikan efek pembinaan bagi pelaku tindak pidana ringan.

Ia juga menilai bahwa pidana kerja sosial dapat menjadi alternatif hukuman yang lebih konstruktif dibandingkan dengan pidana penjara, khususnya untuk pelanggaran tertentu.

Selain memberikan efek jera, sistem hukuman ini juga diharapkan mampu membantu mengurangi tingkat kepadatan di lembaga pemasyarakatan.

Melalui penandatanganan nota kesepakatan ini, seluruh pihak yang terlibat berkomitmen untuk bersinergi dalam mengawal pelaksanaan pidana kerja sosial di Kabupaten Bungo agar berjalan efektif, transparan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.(*)




Densus 88 Kunjungi Pemkab Bungo, Sinergi Pencegahan Terorisme dan Radikalisme

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Bungo menerima kunjungan kerja Kepala Satuan Tugas Wilayah (Kasatgaswil) Densus 88 Anti Teror Polri Jambi, Kombes Pol Beri Diatra, SIK, MH, yang dirangkai dengan silaturahmi dan buka puasa bersama di Rumah Dinas Bupati Bungo, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB ini dihadiri oleh Bupati Bungo H. Dedy Putra, unsur Forkopimda, jajaran Pemkab Bungo, serta pihak terkait lainnya.

Pertemuan tersebut menjadi momen penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pencegahan tindak pidana terorisme di wilayah Kabupaten Bungo.

Kunjungan ini juga menindaklanjuti keberhasilan aparat gabungan antara Pemkab Bungo dan Densus 88 Anti Teror Polri dalam mengamankan ratusan kotak amal yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas terorisme.

Bupati Bungo H. Dedy Putra menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan tegas Densus 88 dalam menindak potensi kejahatan terorisme, sekaligus menjaga keamanan masyarakat.

“Upaya pencegahan dan penindakan terorisme bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, tapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Sinergi ini sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan di daerah kita,” ujar Bupati.

Selain itu, Pemkab Bungo menerima penghargaan dari Kepala Densus 88 Anti Teror Polri atas dukungan dalam program pencegahan terorisme dan pelaksanaan program deradikalisasi eks napiter dan keluarga di Provinsi Jambi.

Pemkab Bungo juga memberikan perhatian kepada para eks napiter melalui bantuan sosial dan santunan, sebagai upaya pembinaan dan reintegrasi agar mereka dapat kembali berpartisipasi aktif di masyarakat.

Kegiatan kunjungan kerja dilanjutkan dengan silaturahmi, koordinasi lintas sektor, dan buka puasa bersama, berlangsung dalam suasana hangat dan akrab.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Densus 88 dan Pemkab Bungo semakin solid, serta dapat mencegah penyebaran paham radikalisme dan aksi terorisme di tengah masyarakat.(*)




Safari Ramadhan di Masjid Jami’ Al Falah, Bupati Dedy Putra Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Kabupaten Bungo, H. Dedy Putra, bersama Wakil Bupati Ust. Tri Wahyu Hidayat dan unsur Forkopimda menggelar kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Jami’ Al Falah, Dusun Tanjung Agung, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kamis (05/03/2026).

Safari Ramadhan ini menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat, terutama di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan buka puasa bersama antara Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, dan warga setempat.

Suasana kekeluargaan tampak begitu hangat ketika masyarakat berkumpul menikmati momen berbuka puasa.

Setelah berbuka, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Isya dan tarawih berjamaah di Masjid Jami’ Al Falah.

Usai salat tarawih, Bupati H. Dedy Putra menyerahkan bantuan sosial dan fasilitas masjid, antara lain:

  • Dana Rp10 juta untuk pembangunan Masjid Jami’ Al Falah, bersumber dari CSR Bank Jambi

  • Santunan untuk anak yatim

  • Bantuan sembako bagi masyarakat kurang mampu

  • Bantuan karpet untuk kenyamanan jamaah dalam beribadah

Bupati Dedy Putra menyampaikan bahwa Safari Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat mendukung pembangunan masjid serta meringankan beban warga yang membutuhkan.

“Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, kami ingin terus memperkuat silaturahmi dengan masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi pembangunan masjid serta membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bupati.

Pemerintah Kabupaten Bungo menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan kegiatan sosial keagamaan, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.(*)




Resmikan 2 Puskesmas dan 3 Pustu, Bupati Bungo: Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bungo dalam memperkuat pelayanan kesehatan dasar kembali ditegaskan melalui peresmian dua Puskesmas dan tiga Puskesmas Pembantu (Pustu), Selasa (4/3/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Bungo, Dedy Putra, bersama Wakil Bupati Ust. Tri Wahyu Hidayat, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo, dr. H. Safaruddin Matondang, M.PH.

Dua Puskesmas yang diresmikan berada di Air Gemuruh dan Tanah Tumbuh, sedangkan tiga Pustu terletak di Tanjung Gedang, Rantau Makmur, dan Taman Agung.

Acara peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan peninjauan langsung fasilitas gedung oleh Bupati beserta rombongan.

Turut hadir dalam kegiatan ini, para kepala OPD, unsur TNI dan Polri, seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas, para Camat, Datuk Rio, serta tenaga kesehatan dari lima fasilitas kesehatan yang diresmikan.

Bupati Dedy Putra menekankan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan bukan sekadar menghadirkan gedung baru, tetapi memastikan masyarakat memperoleh pelayanan cepat, layak, dan bermutu.

“Kita tidak ingin masyarakat kesulitan mengakses layanan kesehatan. Dengan berdirinya Puskesmas dan Pustu ini, pelayanan semakin dekat dengan masyarakat. Namun kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh tenaga kesehatan untuk mengedepankan sikap humanis dan profesional dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo, dr. H. Safaruddin Matondang, M.PH, menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan standar mutu layanan kesehatan.

Ia juga mengumumkan kabar baik bahwa Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Bungo berhasil meraih akreditasi paripurna, sebagai bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kualitas layanan laboratorium sesuai standar nasional.

Dengan diresmikannya dua Puskesmas dan tiga Pustu ini, Pemerintah Kabupaten Bungo berharap akses pelayanan kesehatan masyarakat semakin merata hingga tingkat dusun dan kecamatan, serta mendukung terwujudnya masyarakat Bungo yang sehat, produktif, dan sejahtera.(*)




Bupati Bungo Fokus Peningkatan Akses dan Kesejahteraan Warga Dusun Empelu

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Safari Ramadhan 1446 Hijriah di Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Minggu (01/03/2026) malam menjadi momentum bagi Bupati Bungo Dedy Putra, SH., M.Kn untuk menyoroti pembangunan infrastruktur dan program kesejahteraan masyarakat.

Bupati Dedy Putra hadir bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jambi, termasuk Gubernur Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, dan Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat, SH, dalam kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Falah, salah satu masjid tertua di Pulau Sumatera yang berdiri sejak 1830 M.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bungo memaparkan sejumlah progres pembangunan infrastruktur yang tengah dijalankan di wilayahnya. Di antaranya:

  • Pembangunan ruas jalan Batang Uleh sepanjang 32 kilometer dari Bukit Kemang hingga Tanah Bekali yang menghubungkan 11 desa.

  • Pengembangan irigasi Tanah Bekali–Empelu yang mampu mengairi lebih dari 1.500 hektare sawah, dengan rencana penambahan anggaran sekitar Rp40 miliar tahun ini.

  • Peningkatan dan pembangunan jalan Muaro Bungo–Peninjau sepanjang 32 kilometer serta Peninjau–Limbur Lubuk Mengkuang sepanjang 34 kilometer.

  • Usulan pembangunan turap penahan tebing yang diajukan ke BNPB untuk mengantisipasi bencana dan menjaga keselamatan masyarakat.

Bupati Dedy Putra menegaskan bahwa semua pembangunan bertujuan meningkatkan aksesibilitas, mempermudah distribusi hasil pertanian, dan mengangkat perekonomian warga, khususnya bagi petani.

“Alhamdulillah kita masih diberikan kesehatan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat. Infrastruktur ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Bungo,” ujar Bupati Dedy Putra.

Dalam kunjungan ini, Bupati Dedy Putra juga menyampaikan progres pembangunan yang mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jambi, termasuk Jembatan Empelu menuju Embacang Gedang sepanjang 120 meter yang menjadi akses strategis antar desa.

Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, meminta Dinas PU Provinsi dan Kabupaten Bungo untuk menghitung kebutuhan anggaran pembangunan jembatan agar bisa direalisasikan secara bertahap.

Selain itu, Gubernur Al Haris juga meninjau kondisi Jalan Provinsi Jambi dari Simpang Tanah Tumbuh hingga Limbur sepanjang 60 kilometer, dan memastikan anggaran penanganannya segera dihitung.

Bupati Dedy Putra turut menyerahkan bantuan sosial kepada warga setempat.

Pemerintah Kabupaten Bungo melalui CSR Bank Jambi menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk Masjid Al Falah, sementara Pemerintah Provinsi Jambi memberikan tambahan Rp20 juta.

BAZNAS Provinsi Jambi menyalurkan bantuan kepada 30 fakir miskin serta satu unit kursi roda.

Program ASN Peduli Stunting juga menyalurkan 20 paket bantuan berisi beras, telur, kacang hijau, dan biskuit untuk keluarga berisiko stunting.

Datuk Rio Dusun Empelu H.M. Thohir menyampaikan apresiasi atas perhatian Bupati Bungo dan Pemerintah Provinsi Jambi terhadap pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami bangga Bupati dan Gubernur hadir langsung di Dusun Empelu. Semua perhatian terhadap jalan, jembatan, dan irigasi sangat terasa manfaatnya bagi masyarakat, khususnya petani,” ujarnya.

Safari Ramadhan 1446 H ini menjadi bukti komitmen Bupati Bungo Dedy Putra untuk hadir di tengah masyarakat, menyerap aspirasi warga, serta memastikan pembangunan berjalan merata hingga pelosok desa.

Kehadiran Bupati bersama rombongan juga memperkuat ukhuwah Islamiyah di bulan suci dan sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten untuk pembangunan berkelanjutan.(*)




Bupati Bungo Dorong Pembangunan dan Keagamaan di Dusun Sumber Harapan

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.IDH. Dedy Putra bersama Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda Kabupaten Bungo melaksanakan Safari Ramadhan 1446 H di Masjid Nurul Jannah, Dusun Sumber Harapan, Kecamatan Pelepat Ilir, Jum’at (27/02/2026).

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dan antusias dari masyarakat yang memadati masjid sejak sore hari.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dedy Putra menyerahkan bantuan pembangunan masjid berupa uang tunai dari Hibah Pemkab Bungo, dukungan CSR Bank Jambi, serta bantuan karpet untuk Masjid Nurul Jannah.

Bantuan ini diharapkan meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah, khususnya selama bulan suci Ramadhan.

“Safari Ramadhan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Mari kita jaga kebersamaan, kerukunan, dan memakmurkan masjid selama Ramadhan,” ujar Bupati Dedy Putra.

Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama masyarakat, diikuti Sholat Isya dan Tarawih berjamaah di masjid setempat.

Suasana kebersamaan terasa kental, memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan warga.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bungo berharap nilai keagamaan meningkat, silaturahmi masyarakat terjaga, serta pembangunan sarana ibadah dapat terus didorong di tengah masyarakat.(*)




OPBM Diluncurkan, Bupati Bungo Minta Camat Aktif Tangani Sampah

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Bungo H. Dedy Putra secara tegas mendorong seluruh camat, lurah, serta pengurus RT dan RW di Kabupaten Bungo untuk mendukung dan mengadopsi Program Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) sebagai solusi jangka panjang pengelolaan sampah di wilayah permukiman.

Dorongan tersebut disampaikan Bupati saat meresmikan peluncuran OPBM di Kelurahan Sungai Pinang, Kecamatan Bungo Dani, Minggu (25/1/2026).

Menurutnya, keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh peran aktif pemerintah di tingkat kecamatan hingga lingkungan terkecil.

“Saya minta camat, lurah, RT dan RW benar-benar mendukung program OPBM ini. Kalau kita kompak, persoalan sampah bisa kita atasi bersama dan berkelanjutan,” tegas Bupati Dedy Putra.

Peluncuran OPBM di Sungai Pinang disebut Bupati sebagai langkah awal yang diharapkan menjadi contoh bagi kelurahan dan kecamatan lain di Kabupaten Bungo.

Program ini dirancang untuk melibatkan masyarakat secara langsung dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Bupati menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah.

Diperlukan sinergi semua pihak agar lingkungan tetap bersih, tertib, dan sesuai dengan tata ruang daerah.

“Masalah sampah bukan hanya urusan pemerintah. Ini tanggung jawab bersama. OPBM hadir untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungannya sendiri,” ujarnya.

Dalam skema OPBM, satuan tugas operator akan mengumpulkan sampah langsung dari rumah warga menggunakan motor bak sampah roda tiga.

Sampah kemudian dibawa ke tempat transit sementara sebelum diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dengan sistem tersebut, Bupati berharap tidak lagi ditemukan tumpukan sampah maupun bak sampah terbuka di tepi jalan yang selama ini mengganggu kebersihan dan estetika kota.

“Kalau program ini berjalan baik, Kota Bungo bisa lebih bersih dan tertata. Sungai Pinang kami jadikan pilot project,” kata Dedy Putra.

Sebagai tanda dimulainya operasional OPBM, Bupati Bungo secara simbolis menyerahkan dua unit motor bak sampah roda tiga kepada Kelurahan Sungai Pinang.

Penyerahan tersebut disaksikan unsur Forkopimda, Camat Bungo Dani, perwakilan OPD, serta masyarakat setempat.(*)




Libatkan Masyarakat, Bupati Bungo Dorong OPBM Atasi Persoalan Sampah

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMIB.ID – Pemerintah Kabupaten Bungo resmi meluncurkan program Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) di Kelurahan Sungai Pinang, Kecamatan Bungo Dani, Minggu (25/1/2026).

Program ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat pengelolaan sampah dengan melibatkan langsung masyarakat di tingkat RT dan RW.

Peluncuran OPBM dilakukan langsung oleh Bupati Bungo H. Dedy Putra, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Camat Bungo Dani, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan warga setempat.

Bupati Dedy Putra menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.

Diperlukan peran aktif masyarakat agar pengelolaan lingkungan berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama. Melalui OPBM, RT dan RW bersama warga menjadi ujung tombak dalam menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,” ujar Dedy Putra.

Ia menjelaskan, OPBM dirancang untuk menjangkau langsung rumah tangga.

Satuan tugas OPBM akan melakukan pengumpulan sampah dari warga menggunakan kendaraan motor bak sampah roda tiga, kemudian dibawa ke tempat transit sementara sebelum diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Menurut Dedy Putra, sistem ini diharapkan mampu mengurangi keberadaan bak sampah terbuka di pinggir jalan serta mencegah penumpukan sampah di kawasan permukiman.

“Kelurahan Sungai Pinang kami dorong menjadi percontohan. Jika berjalan baik, OPBM bisa diterapkan di kelurahan dan kecamatan lain di Kabupaten Bungo,” katanya.

Bupati juga mengajak seluruh camat, lurah, serta pengurus RT dan RW untuk bersinergi menyukseskan program tersebut.

Ia menekankan bahwa keberhasilan OPBM sangat bergantung pada komitmen bersama, bukan hanya pada fasilitas yang disediakan pemerintah.

Sebagai simbol dimulainya operasional OPBM, Bupati Bungo menyerahkan dua unit motor bak sampah roda tiga kepada Kelurahan Sungai Pinang. Penyerahan tersebut disaksikan langsung oleh Forkopimda dan para tamu undangan.(*)




Perbaikan Jembatan Sepungur Bungo Segera Dimulai, Ini Jadwalnya

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Bungo, H. Dedy Putra, S.H., turun langsung ke lapangan untuk meninjau jembatan putus di Kampung Baru Sepungur, Kecamatan Bathin II Bebeko.

Jembatan tersebut menjadi jalur vital masyarakat sekaligus penggerak ekonomi warga setempat.

Dalam peninjauan, Bupati didampingi sejumlah pejabat daerah, termasuk anggota DPRD Kabupaten Bungo, Kepala BPBD dan Kesbangpol, perwakilan Dinas PUPR, Camat Bathin II Bebeko, Datuk Rio, dan tokoh masyarakat.

Kerusakan jembatan dipicu oleh intensitas hujan tinggi, yang menyebabkan salah satu tiang penahan kawat seling roboh.

Akibatnya, struktur jembatan tidak mampu menahan beban dan penggunaannya dihentikan demi keselamatan warga.

“Ini akses vital masyarakat. Kalau dibiarkan terlalu lama, aktivitas dan perekonomian warga akan terganggu. Pemerintah daerah berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan,” ujar Bupati Dedy Putra.

Pemerintah Kabupaten Bungo akan menggunakan anggaran APBD untuk perbaikan jembatan agar proses penanganan tidak berlarut-larut.

Mengingat bantuan dari pemerintah pusat membutuhkan waktu yang lebih panjang.

“Kita ambil langkah cepat. Insyaallah perbaikan bisa mulai dikerjakan pada bulan Maret,” jelasnya.

Selain jembatan di Sepungur, Pemkab Bungo juga menyiapkan perbaikan beberapa jembatan lain, termasuk di Dusun Sungai Gurun (panjang ±150 meter) dan Dusun Rantau Duku.

Bupati menegaskan seluruh rencana perbaikan akan dikaji secara matang, mulai dari kebutuhan material hingga kekuatan konstruksi, agar jembatan yang dibangun lebih aman dan tahan lama.

Langkah cepat ini disambut positif oleh masyarakat, yang berharap akses transportasi, distribusi hasil pertanian, dan aktivitas ekonomi bisa kembali normal.(*)




Program MBG di Bungo Mulai Disalurkan, Siswa Nikmati Paket Makanan Bergizi

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID — Bupati Bungo, H. Dedy Putra, S.H., M.Kn, resmi melaunching Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Muara Bungo, Jumat pagi (05/12/2025).

Ratusan paket makanan bergizi dibagikan langsung kepada siswa sebagai tanda dimulainya implementasi program nasional MBG di Kabupaten Bungo.

Dalam sambutannya, Bupati Dedy Putra menekankan bahwa program ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik.

“Program ini kita launching perdana hari ini. Harapan kita, seluruh dapur MBG di Bungo bisa segera beroperasi agar manfaatnya langsung dirasakan anak-anak,” ujar Bupati.

Peluncuran ini dihadiri Anggota DPD RI Dapil Provinsi Jambi, Dr. Hj. Elviana, M.Si, yang memberikan apresiasi terhadap dukungan penuh Bupati dalam implementasi program MBG.

Elviana menjelaskan, pelaksanaan MBG tahap awal dibatasi untuk 1.000–1.500 peserta. Pada launching di SMA Negeri 2 Muara Bungo, tercatat 1.014 peserta, ditambah 179 kursi tambahan.

Mulai Senin mendatang, jumlah penerima akan ditingkatkan hingga 2.500 siswa sesuai arahan Dinas Pendidikan.

Meski target ideal bisa mencapai 4.000 peserta, aturan terbaru Badan Gizi Nasional (BGN) membatasi maksimal 3.000 penerima karena program MBG juga mencakup ibu hamil dan menyusui.

Total anggaran program di Kabupaten Bungo disebut mencapai Rp3 triliun, dengan 18 titik dapur MBG yang telah diverifikasi kontraktor.

Bupati Dedy Putra memastikan seluruh persiapan distribusi makanan bergizi telah matang, mulai dari pembungkusan hingga pendistribusian, agar kualitas makanan tetap terjaga sesuai standar pemerintah pusat.

Acara ditutup dengan kunjungan Bupati dan Elviana ke ruang kelas untuk melihat langsung siswa menikmati hidangan MBG perdana.(*)