Pesan Bupati Merangin, Ramadan Waktu Tepat Perbanyak Amal, Jaga Kedamaian

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin H M Syukur bersama Wakil Bupati H A Khafidh mengajak seluruh masyarakat Muslim Kabupaten Merangin untuk menyambut dan menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 H dengan kegembiraan, kesabaran, dan keimanan yang tinggi.

Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk dukungan serta motivasi agar bulan suci Ramadhan menjadi momentum memperkuat keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Mari kita jalankan ibadah puasa ini dengan hati yang bersih, memperbanyak amal ibadah, dan menjaga kebersamaan serta persaudaraan,” ujar Bupati, Kamis (19/2).

Menurut Bupati, menjalankan ibadah puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, pengendalian diri, serta kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu, Wabup H A Khafidh menekankan pentingnya menjaga suasana aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mempererat silaturahmi, menghormati sesama, dan menghindari perbuatan yang dapat mengurangi nilai ibadah puasa.

“Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak kegiatan keagamaan, seperti tadarus Al Quran, shalat tarawih berjamaah, dan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” terang Wabup.

Melalui semangat Ramadan 1447 H, Bupati dan Wabup berharap masyarakat Merangin dapat semakin memperkuat persatuan dan kebersamaan, sehingga tercipta lingkungan yang:

  • Kondusif

  • Religius

  • Harmonis

  • Sejahtera

Ramadan diharapkan menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperbanyak amal ibadah dan kepedulian sosial bagi seluruh warga Kabupaten Merangin.(*)




Jam Kerja ASN Pemkab Merangin Selama Ramadhan 1447 H Resmi Diatur

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pada Bulan Suci Ramadhan 1447 H, pemerintah Kabupaten Merangin resmi menetapkan perubahan jadwal kerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Peraturan ini mengatur jam kerja, istirahat, serta ketentuan berpakaian selama bulan puasa.

Bupati Merangin H M Syukur menjelaskan bahwa jam kerja ASN pada hari Jumat dimulai pukul 07.15 WIB dan berakhir pukul 11.45 WIB.

Sedangkan Senin hingga Kamis, ASN masuk pukul 08.00 WIB dan pulang pukul 15.30 WIB.

Jam istirahat dikurangi setengah jam, yaitu dari pukul 12.00 WIB kembali bekerja pada pukul 12.30 WIB.

Peraturan ini disampaikan melalui Surat Edaran (SE) Bupati Merangin Nomor 800/17/PSDM.3/BKPSDMD/2026 yang telah ditandatangani Bupati.

“Jadi untuk jam kerja dan ketentuan berpakaian selama puasa, sudah kita atur melalui SE tentang ketentuan jam kerja dan pakaian ASN selama Bulan Suci Ramadhan 1447 H,” ujar H M Syukur, Rabu (18/2/2026).

Selain jam kerja, SE tersebut juga mengatur ketentuan berpakaian ASN. Dari Senin hingga Kamis, pegawai tetap mengenakan pakaian kerja resmi, namun pria diwajibkan memakai peci dan wanita mengenakan kerudung.

Sementara pada hari Jumat, seluruh ASN diwajibkan menggunakan pakaian Muslim: peci bagi pria dan kerudung bagi wanita.

Bupati menambahkan, untuk pegawai non-Muslim, ketentuan berpakaian menyesuaikan aturan umum tanpa wajib mengenakan atribut Muslim.

Langkah ini diterapkan untuk menjaga profesionalitas sekaligus menghormati perbedaan keyakinan selama bulan puasa.

Dengan pengaturan jam kerja dan pakaian ini, Pemkab Merangin berharap ASN dapat menjalankan tugas administratif secara optimal sambil tetap menghormati suasana ibadah Ramadhan.(*)




Wabup Merangin Apresiasi Pawai Akbar SD-IT Permatahati Sambut Ramadan 1446 H

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID Wakil Bupati Merangin H A Khafid Moein memberikan apresiasi tinggi terhadap Pawai Akbar yang digelar oleh ribuan murid dari Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD-IT) Permatahati dan Insan Mulia dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H.

Pawai yang berlangsung pada Rabu (26/2/2025) ini menampilkan nuansa Islami yang penuh kegembiraan.

Pawai dimulai dengan longmarch yang mengalir dari depan Kantor Bupati Merangin, melintasi berbagai titik penting di Kabupaten Merangin, termasuk Kantor Dinas PUPR, Kantor Kementerian Agama, dan Kantor Dinas Kesehatan Merangin, sebelum akhirnya berakhir di depan Kantor Dinas Kominfo Merangin.

Iring-iringan pawai yang meriah ini menampilkan anak-anak mengibarkan berbagai atribut Islami, serta membagikan jajanan kepada masyarakat setempat, menciptakan suasana yang penuh semangat dan kebahagiaan.

Baca juga: Panen Raya Jagung di Merangin, Wabup Khafid Moein Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita Prabowo-Gibran

Baca juga: Wabup Merangin Buka Festival Memantai Adat, Lebih dari 60 Kerbau Dipotong Massal

“Alhamdulillah, ini sangat luar biasa dan saya sangat mengapresiasi. Mari kita sambut Ramadan 1446 H dengan penuh kegembiraan,” ujar Wakil Bupati Khafid Moein.

Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada anak-anak yang telah membawa kegembiraan ini kepada umat Muslim di Merangin.

Pimpinan Yayasan SD-IT Permatahati, Rustam Effendi, juga turut berbicara mengenai kemeriahan pawai ini.

“Alhamdulillah, pawai ini merupakan ungkapan kebahagiaan para murid dalam menyambut bulan suci Ramadan 1446 H. Anak-anak sangat antusias dan bahagia,” ujar Rustam.

Seorang Ustadz SD-IT Permatahati, Muslim, menambahkan bahwa dalam menyambut bulan suci Ramadan, seluruh umat Muslim harus menunjukkan kegembiraan.

“Ungkapan kegembiraan ini diturunkan oleh murid-murid kepada masyarakat luas,” katanya.

Murid SD-IT Permatahati, M Tangkas, mengungkapkan bahwa kegembiraan menyambut Ramadan adalah salah satu tanda keimanan seorang Muslim.

“Dengan hati gembira, tentu kita semua bahagia menyambut puasa,” ujarnya dengan ceria.

Kembarannya, M Tegas, juga menambahkan bahwa umat Muslim yang menyambut bulan suci Ramadan dengan doa yang ikhlas dan gembira akan mendapatkan ganjaran pahala.

“Salah satu tanda keimanan seorang Muslim adalah bergembira menyambut Ramadhan, ibarat menyambut tamu agung yang kita nantikan,” ujar Tegas, yang disambut tawa gembira dari saudaranya.

Pawai Akbar ini tidak hanya menjadi simbol kegembiraan dalam menyambut bulan suci, tetapi juga mempererat persatuan antara umat Muslim di Merangin.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk lebih menghargai dan merayakan datangnya Ramadhan dengan penuh kebahagiaan.(*)