Liverpool Comeback! Brentford Tumbang 1-2 setelah Dua Pemain Diusir Wasit

SEPUCUKJAMBI.ID – Liverpool mencuri kemenangan dramatis saat bertandang ke markas Brentford pada pekan ketujuh Premier League 2026/2027.

Sempat tertinggal pada babak pertama, The Reds membalikkan keadaan dan menang 2-1 di Gtech Community Stadium, Sabtu 17 Oktober 2026 malam WIB.

Brentford lebih dahulu memimpin melalui sundulan Keane Lewis-Potter pada menit ke-44.

Namun, Liverpool bangkit setelah jeda dan membalikkan skor lewat Victor Munoz pada menit ke-62 serta Alexander Isak delapan menit kemudian.

Pertandingan ini juga diwarnai dua kartu merah untuk pemain tuan rumah.

Yehor Yarmolyuk harus meninggalkan lapangan pada penghujung babak pertama, sedangkan Vitaly Janelt menyusul setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-90+2.

Hasil ini memperlihatkan bagaimana perubahan jumlah pemain dan efektivitas serangan memengaruhi jalannya pertandingan.

Brentford sempat memberikan perlawanan sengit, tetapi kehilangan dua pemain membuat upaya mereka mempertahankan hasil semakin sulit.

Brentford Unggul, Penalti Liverpool Dibatalkan VAR

Brentford mengawali pertandingan dengan berani. Michael Kayode dan Igor Thiago sempat mengancam pertahanan Liverpool, sementara tim tamu juga memiliki peluang melalui Bradley Barcola.

Namun, Barcola gagal memaksimalkan kesempatan satu lawan satu.

Liverpool memperoleh peluang membuka keunggulan pada menit ke-41 ketika Alexis Mac Allister terjatuh di kotak penalti.

Wasit Brooks sempat menunjuk titik putih, tetapi membatalkan keputusannya setelah meninjau tayangan VAR. Dango Ouattara dinilai lebih dahulu menyentuh bola.

Keputusan tersebut menjaga skor tetap imbang, sebelum Brentford justru mencetak gol tiga menit kemudian.

Thiago mengirimkan umpan silang dari sisi kanan yang disambut Keane Lewis-Potter dengan sundulan.

Bola mengarah ke sisi kanan gawang Alisson Becker dan membawa tuan rumah unggul 1-0 pada menit ke-44.

Namun, keunggulan Brentford tidak bertahan tanpa gangguan.

Pada menit ke-45+8, Yehor Yarmolyuk menerima kartu merah setelah melakukan tindakan menyundul Jeremy Jacquet.

Pengusiran tersebut memaksa Brentford menjalani babak kedua dengan 10 pemain.

Liverpool pun mendapatkan peluang lebih besar untuk meningkatkan tekanan dan mengejar ketertinggalan.

Victor Munoz Buka Jalan Kebangkitan Liverpool

Liverpool memanfaatkan situasi setelah turun minum dengan meningkatkan intensitas serangan. Tekanan mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62.

Florian Wirtz mengirimkan umpan kepada Victor Munoz di sisi kanan.

Munoz mengontrol bola, mengecoh lawan, lalu melepaskan tembakan keras mendatar yang gagal dihentikan Caoimhin Kelleher.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus menghidupkan kembali peluang Liverpool untuk membawa pulang tiga poin.

Brentford berusaha mempertahankan pertahanan mereka, tetapi Liverpool terus mencari celah.

Keunggulan jumlah pemain membuat The Reds lebih leluasa membangun serangan dan menekan tuan rumah.

Delapan menit setelah gol penyama kedudukan, Liverpool akhirnya berbalik unggul.

Alexander Isak Jadi Penentu, Liverpool Berbalik Unggul

Pada menit ke-70, Bradley Barcola menyambut umpan panjang dari sisi kanan dengan sundulan yang mengarah kepada Alexander Isak.

Penyerang asal Swedia itu mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan kaki kiri ke sudut kanan bawah gawang.

Kelleher gagal menghentikan bola, dan Liverpool pun unggul 2-1.

Gol tersebut menjadi gol kelima Isak pada musim ini berdasarkan informasi pertandingan.

Liverpool berhasil mengubah keadaan hanya dalam rentang delapan menit, setelah sebelumnya kesulitan menembus pertahanan Brentford.

Setelah berbalik unggul, Liverpool berusaha menjaga keunggulan dengan melakukan pergantian pemain.

Munoz dan Isak keluar, sementara pemain pengganti masuk untuk membantu tim mempertahankan hasil.

Brentford masih mencoba mencari gol penyeimbang. Pada menit ke-82, tuan rumah meminta penalti setelah Igor Thiago terjatuh dalam duel dengan Jacquet.

Namun, pemeriksaan VAR tidak mengubah keputusan wasit untuk melanjutkan permainan.

Kartu Merah Kedua Membuat Brentford Kian Terpuruk

Situasi Brentford semakin sulit pada menit ke-90+2. Vitaly Janelt menjatuhkan Rio Ngumoha dari belakang setelah kehilangan penguasaan bola.

Karena sebelumnya telah menerima kartu kuning, Janelt mendapatkan kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.

Brentford pun harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain.

Kehilangan dua pemain membuat peluang tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan semakin kecil.

Liverpool mampu menjaga keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang pada menit ke-90+7.

Skor 2-1 memastikan The Reds membawa pulang tiga poin dari Gtech Community Stadium.

Liverpool Menang, Brentford Harus Mengevaluasi Disiplin

Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Liverpool setelah mereka tertinggal lebih dahulu.

Munoz dan Isak menjadi penentu kebangkitan, sedangkan kemampuan tim meningkatkan tekanan setelah jeda membantu mereka memanfaatkan situasi pertandingan.

Bagi Brentford, kekalahan ini menyisakan dua persoalan. Selain gagal mempertahankan keunggulan, tuan rumah juga kehilangan dua pemain akibat kartu merah.

Kondisi tersebut mengubah keseimbangan pertandingan dan membatasi pilihan mereka untuk mengejar gol penyeimbang.

Meski demikian, dua pengusiran pemain bukan satu-satunya hal yang menentukan hasil.

Liverpool tetap harus memanfaatkan peluang, memperbaiki penyelesaian akhir, dan menjaga tekanan agar mampu membalikkan keadaan.

Brentford sempat berada di jalur yang tepat setelah unggul pada babak pertama.

Namun, gol Munoz, penyelesaian Isak, dan dua kartu merah akhirnya mengubah pertandingan menjadi kemenangan 2-1 bagi Liverpool.(*)




Mbappe Ukir Sejarah Baru, Les Bleus Raih Start Sempurna di Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Mbappe Cetak Rekor Sepanjang Masa, Prancis Tundukkan Senegal 3-1 pada Laga Perdana Piala Dunia 2026

Timnas Prancis membuka kiprah mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan penting setelah menaklukkan Senegal 3-1 dalam pertandingan Grup I yang berlangsung di MetLife Stadium, Rabu 17 Juni 2026 WIB.

Namun, sorotan utama laga ini bukan hanya tiga poin yang diraih Les Bleus, melainkan lahirnya rekor baru dari sang kapten, Kylian Mbappe.

Penyerang Real Madrid tersebut mencetak dua gol yang sekaligus mengantarkannya menjadi top skor sepanjang sejarah tim nasional Prancis.

Koleksi 58 gol membuat Mbappe melewati catatan Olivier Giroud dan menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Prancis.

Meski menang dengan selisih dua gol, Prancis tidak mendapatkan laga yang mudah. Senegal justru tampil berani sejak menit awal dan beberapa kali membuat lini pertahanan lawan berada dalam tekanan.

Peluang terbaik babak pertama datang dari kubu Senegal. Pada menit ke-25, Nicolas Jackson berhasil lolos dari kawalan dan melepaskan tembakan dari sudut sempit.

Bola membentur tiang sebelum mengenai Mike Maignan dan keluar lapangan.

Jelang turun minum, Senegal kembali membuang kesempatan emas. Umpan matang Sadio Mane berhasil disambut Ismaila Sarr di depan gawang, tetapi penyelesaian akhirnya melambung jauh sehingga skor tetap 0-0 hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Prancis meningkatkan intensitas serangan. Michael Olise dan Mbappe bergantian mengancam gawang Edouard Mendy, namun kiper Senegal itu tampil sigap menjaga gawangnya tetap aman.

Salah satu momen yang memicu perdebatan terjadi pada menit ke-59. Mbappe terjatuh di area penalti usai kontak dengan Sadio Mane.

Wasit Alireza Faghani sempat meninjau insiden tersebut melalui VAR, tetapi memutuskan tidak memberikan hadiah penalti kepada Prancis.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-66. Berawal dari umpan terukur Olise, Mbappe bergerak tanpa kawalan dan menyelesaikan peluang dengan tenang untuk membawa Prancis unggul 1-0.

Senegal sempat merayakan gol balasan dua menit kemudian melalui Nicolas Jackson. Namun, harapan itu pupus setelah VAR mengonfirmasi posisi offside sehingga gol dianulir.

Ketika Senegal berupaya mencari gol penyeimbang, Prancis justru memperbesar keunggulan.

Pada menit ke-82, Bradley Barcola mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan Adrien Rabiot dan mengecoh Mendy dengan penyelesaian cerdik.

Pertandingan terlihat menuju kemenangan nyaman Prancis hingga masa injury time.

Senegal sempat membuka asa pada menit ke-95 melalui Ibrahim Mbaye yang sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Namun, hanya berselang satu menit, Mbappe kembali berbicara. Menerima bola di luar kotak penalti, ia memutar badan sebelum melepaskan tembakan keras dari jarak jauh yang meluncur ke sudut atas gawang Senegal.

Gol spektakuler tersebut menutup pertandingan dengan skor 3-1 sekaligus mengukuhkan malam bersejarah bagi Mbappe.

Selain membawa Prancis meraih start sempurna di Grup I, sang kapten kini berdiri sendirian sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Les Bleus.

Hasil ini menempatkan Prancis dalam posisi menguntungkan untuk melangkah ke fase gugur.

Sebaliknya, Senegal wajib segera bangkit pada laga berikutnya agar peluang lolos ke babak selanjutnya tetap terbuka.(*)