Pep Guardiola Tak Jadi Latih Italia, Roberto Mancini dan Andrea Pirlo Masuk Radar

SEPUCUKJAMBI.ID – Harapan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk menunjuk Pep Guardiola sebagai pelatih baru Timnas Italia dipastikan pupus.

Pelatih asal Spanyol itu dilaporkan menolak tawaran menangani Gli Azzurri setelah mempertimbangkan berbagai aspek bersama keluarga dan agennya.

Kabar tersebut diungkap pakar transfer Eropa Fabrizio Romano, yang menyebut Guardiola memilih belum kembali ke dunia kepelatihan setelah mengakhiri masa panjangnya bersama Manchester City.

Sebelumnya, FIGC bergerak mencari pelatih baru menyusul mundurnya Gennaro Gattuso.

Keputusan itu diambil setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, sehingga federasi langsung berburu sosok berpengalaman untuk memimpin tim nasional.

Pep Guardiola Pilih Beristirahat

Menurut laporan Romano, perwakilan FIGC dan Guardiola sempat mengadakan pertemuan pada pekan lalu.

Dalam kesempatan itu, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen tersebut menerima proposal dari federasi untuk dipelajari lebih lanjut.

Namun setelah berdiskusi dengan keluarga dan agennya, Guardiola akhirnya memutuskan menolak tawaran tersebut.

Pelatih berusia 55 tahun itu disebut ingin menikmati masa istirahat setelah hampir satu dekade menangani Manchester City dan belum memiliki keinginan kembali melatih dalam waktu dekat.

Bukan Karena Masalah Gaji

Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa Guardiola meminta bayaran tinggi agar bersedia menangani Timnas Italia.

Spekulasi itu muncul karena selama melatih Manchester City, ia menjadi salah satu pelatih dengan gaji tertinggi di dunia.

Namun Fabrizio Romano membantah anggapan tersebut.

Menurutnya, keputusan Guardiola menolak Italia sama sekali tidak berkaitan dengan nilai kontrak atau besaran gaji yang ditawarkan FIGC.

Alasan utamanya adalah keinginan Guardiola untuk beristirahat sebelum menerima tantangan baru.

Mancini dan Pirlo Jadi Kandidat

Gagal mendapatkan Guardiola membuat FIGC harus mengalihkan perhatian kepada kandidat lain.

Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan kursi pelatih Timnas Italia, di antaranya mantan pelatih Roberto Mancini dan eks gelandang legendaris Italia Andrea Pirlo.

Kedua nama tersebut disebut masuk dalam daftar calon yang berpotensi dipertimbangkan FIGC untuk membangun kembali kekuatan Gli Azzurri setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.

Kini, keputusan berada di tangan federasi untuk menentukan sosok yang dinilai paling tepat membawa Italia kembali bersaing di level tertinggi sepak bola internasional.(*)




Jurgen Klopp Resmi Latih Timnas Jerman, Siap Bangkitkan Der Panzer

SEPUCUKJAMBI.ID – Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) resmi menunjuk Jurgen Klopp sebagai pelatih baru Timnas Jerman.

Mantan manajer Liverpool itu dipercaya memimpin Der Panzer hingga ajang Piala Dunia 2030, sekaligus membuka era baru setelah berakhirnya kepemimpinan Julian Nagelsmann.

Pengumuman tersebut disampaikan DFB melalui laman resminya pada Jumat 24 Juli 2026.

Klopp telah menandatangani kontrak di DFB Campus dan akan langsung mempersiapkan tim menghadapi agenda internasional berikutnya.

Dalam pernyataan resminya, DFB memastikan Klopp akan memimpin Timnas Jerman di Euro 2028 dan Piala Dunia 2030.

“Jurgen Klopp akan menjadi pelatih kepala tim nasional Jerman. Pelatih berusia 59 tahun itu telah menandatangani kontraknya hari ini di DFB Campus,” tulis DFB.

Penunjukan Klopp dilakukan setelah DFB memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Julian Nagelsmann menyusul kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026.

Saat itu, Der Panzer harus tersingkir lebih awal setelah kalah dari Paraguay pada babak 32 besar.

Klopp: Ini Tugas yang Sangat Istimewa

Klopp mengaku bangga mendapat kesempatan menangani tim nasional negaranya. Menurutnya, melatih Timnas Jerman merupakan tantangan sekaligus kehormatan besar dalam karier kepelatihannya.

“Tim nasional dapat menyatukan kami, orang-orang Jerman, seperti hampir tidak ada hal lain. Itulah yang membuat tugas ini begitu istimewa bagi saya,” ujar Klopp.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Red Bull atas pengalaman yang diperolehnya sebelum menerima tawaran dari DFB.

“Saya berterima kasih atas segala pengalaman dan pelajaran yang saya dapatkan selama satu setengah tahun terakhir di Red Bull, serta keterbukaan yang memungkinkan kesepakatan ini terwujud.”

Klopp menegaskan ingin membangun Timnas Jerman yang solid, bermain penuh semangat, dan mampu kembali membangkitkan kebanggaan publik.

“Kami akan menjalaninya dengan kerendahan hati dan kesabaran. Kami ingin membangun tim yang berjuang satu sama lain, menikmati sepak bola, dan mampu menjadi tempat seluruh masyarakat Jerman bersatu dengan penuh keyakinan,” katanya.

Debut Lawan Belanda

Para pendukung Der Panzer tidak perlu menunggu lama untuk melihat kiprah Klopp di pinggir lapangan.

Pelatih yang sukses meraih berbagai gelar bersama Liverpool itu dijadwalkan melakoni laga debut saat Timnas Jerman menghadapi Belanda dalam ajang UEFA Nations League pada 25 September 2026.

Laga tersebut akan menjadi awal perjalanan Klopp dalam membawa Jerman kembali bersaing di level tertinggi sepak bola internasional setelah hasil mengecewakan di Piala Dunia 2026.(*)




Zidane Kembali! Legenda Prancis Segera Tangani Les Bleus usai Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Penantian panjang para pendukung Timnas Prancis tampaknya segera berakhir.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) dijadwalkan mengumumkan pelatih baru Les Bleus pada Selasa, 28 Juli 2026, dan seluruh perhatian mengarah kepada Zinedine Zidane sebagai sosok yang akan memimpin tim nasional tersebut.

Sejumlah media Prancis, termasuk RMC Sport, melaporkan bahwa Zidane telah menyepakati kontrak untuk menangani Timnas Prancis.

Meski demikian, beberapa detail terkait susunan staf pelatih masih dalam tahap penyelesaian sebelum pengumuman resmi dilakukan.

FFF sendiri telah memastikan Presiden Philippe Diallo akan menggelar konferensi pers setelah rapat Komite Eksekutif pada Selasa waktu setempat untuk memperkenalkan pelatih baru Timnas Prancis.

Meski nama Zidane belum disebut secara resmi, berbagai laporan menyebut mantan pelatih Real Madrid itu menjadi kandidat yang akan diperkenalkan kepada publik.

Penunjukan Zidane akan mengakhiri spekulasi yang berlangsung sejak ia meninggalkan Real Madrid pada 2021.

Selama beberapa tahun terakhir, legenda sepak bola Prancis itu memang terus dikaitkan dengan kursi pelatih tim nasional.

Mengakhiri Era 14 Tahun Didier Deschamps

Zidane diproyeksikan menggantikan Didier Deschamps, yang mengakhiri masa kepemimpinannya setelah Prancis menuntaskan perjalanan di Piala Dunia 2026.

Selama 14 tahun menangani Les Bleus, Deschamps sukses membawa Prancis meraih gelar Piala Dunia 2018 dan UEFA Nations League 2020-2021.

Ia juga mengantar timnya menjadi finalis Euro 2016 dan Piala Dunia 2022, menjadikannya salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola Prancis.

Debut Zidane Diperkirakan di UEFA Nations League

Jika resmi diumumkan sesuai jadwal, Zidane tidak akan memiliki banyak waktu untuk beradaptasi. Timnas Prancis sudah ditunggu agenda padat UEFA Nations League mulai akhir September.

Laga perdana Zidane diperkirakan berlangsung pada 25 September menghadapi Turki.

Setelah itu, Prancis akan bertandang ke markas Belgia, sebelum menjamu Italia pada 2 Oktober dan kembali menghadapi Belgia pada 5 Oktober.

Bagi Zidane, penunjukan ini menjadi babak baru dalam karier kepelatihannya setelah lima tahun tidak menangani tim sejak mengakhiri periode keduanya bersama Real Madrid.

Kini, legenda yang membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 sebagai pemain itu bersiap menghadapi tantangan baru dengan target mengembalikan Les Bleus ke puncak sepak bola dunia.(*)




Meski Cuma Cetak Penalti, Ronaldo Raih Man of the Match Lawan Kroasia

SEPUCUKJAMBI.ID – Cristiano Ronaldo kembali menunjukkan pengaruh besarnya bagi Timnas Portugal.

Kapten Selecao itu dinobatkan sebagai Man of the Match versi FIFA setelah membawa Portugal menang dramatis 2-1 atas Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat 3 Juli 2026.

Penghargaan tersebut diberikan setelah Ronaldo tampil sebagai sosok yang mengubah arah pertandingan ketika Portugal berada dalam situasi sulit.

Portugal sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Ivan Perisic di awal babak kedua.

Dalam kondisi terus ditekan Kroasia, Selecao akhirnya mampu bangkit dan membalikkan keadaan hingga memastikan tiket ke babak 16 besar.

Peran Ronaldo menjadi salah satu faktor utama di balik kebangkitan tersebut.

Saat Portugal berusaha mengejar ketertinggalan, Renato Veiga dijatuhkan di dalam kotak penalti. Setelah wasit meninjau tayangan VAR, Portugal mendapat hadiah penalti.

Cristiano Ronaldo yang maju sebagai eksekutor tampil tenang.

Sepakannya sukses mengecoh Dominik Livakovic dan mengubah skor menjadi 1-1.

Gol itu menjadi momentum penting bagi Portugal.

Setelah berhasil menyamakan kedudukan, kepercayaan diri Selecao meningkat hingga akhirnya Goncalo Ramos mencetak gol kemenangan pada masa injury time.

Sebenarnya, Ronaldo sempat lebih dahulu menggetarkan gawang Kroasia pada pertandingan tersebut.

Namun gol itu dianulir karena VAR memastikan penyerang berusia 41 tahun itu sudah berada dalam posisi offside sebelum menerima umpan.

Meski hanya mencetak satu gol dari titik penalti, kontribusi Ronaldo dinilai jauh lebih besar dari sekadar torehan angka di papan skor.

Pengalaman, kepemimpinan, dan ketenangannya saat mengeksekusi penalti membuat Portugal mampu keluar dari tekanan dan membalikkan jalannya pertandingan.

Atas performa tersebut, FIFA menetapkan Cristiano Ronaldo sebagai Man of the Match.

Penghargaan itu sekaligus menegaskan bahwa sang kapten masih menjadi figur sentral dalam perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026.

Berkat kemenangan atas Kroasia, Portugal melangkah ke babak 16 besar dan akan menghadapi Spanyol dalam duel sesama raksasa Eropa yang diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di fase gugur.(*)




Statistik Lamine Yamal Bikin Takjub, Jadi Man of the Match Saat Spanyol Hajar Austria

SEPUCUKJAMBI.ID – Lamine Yamal kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain muda paling berbahaya di dunia.

Meski tidak mencetak gol maupun assist, winger Spanyol itu tetap dinobatkan sebagai Man of the Match saat La Furia Roja menaklukkan Austria 3-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Penghargaan tersebut diberikan setelah Yamal tampil impresif sepanjang pertandingan yang berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood, Jumat 3 Juli 2026 dini hari WIB.

Spanyol memang memastikan tiket ke babak 16 besar berkat dua gol Mikel Oyarzabal dan satu gol Pedro Porro.

Namun, di balik kemenangan meyakinkan itu, pergerakan Lamine Yamal menjadi salah satu faktor yang paling merepotkan pertahanan Austria.

Sejak menit awal, pemain berusia muda itu terus mengancam dari sektor sayap.

Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta kreativitasnya membuat lini belakang Austria kesulitan mengantisipasi serangan Spanyol.

Meski namanya tidak masuk daftar pencetak gol, kontribusi Yamal terlihat jelas sepanjang pertandingan.

Hampir setiap peluang berbahaya yang dibangun Spanyol lahir dari aksinya di sisi kanan lapangan.

Berdasarkan data FotMob, Yamal mencatatkan 14 sentuhan di dalam kotak penalti lawan, menjadi yang terbanyak dibanding seluruh pemain di pertandingan tersebut.

Ia juga melepaskan enam tembakan, jumlah terbanyak bersama rekan setimnya, sekaligus menunjukkan perannya sebagai salah satu sumber ancaman utama bagi Austria.

Kemampuan duel satu lawan satu kembali menjadi senjata utama Yamal. Ia sukses membukukan lima dribel berhasil, tertinggi di antara seluruh pemain yang tampil pada laga tersebut.

Penampilan konsisten itu berakhir pada menit ke-85 ketika pelatih Luis de la Fuente menariknya keluar dan memasukkan Gavi untuk menjaga keseimbangan permainan hingga peluit akhir.

Atas performa tersebut, FIFA menetapkan Lamine Yamal sebagai Man of the Match.

Penghargaan itu menjadi bukti bahwa kontribusi seorang pemain tidak selalu diukur dari jumlah gol atau assist, tetapi juga dari pengaruhnya terhadap jalannya pertandingan.

Dengan performa meyakinkan melawan Austria, Yamal diperkirakan kembali menjadi salah satu andalan Spanyol ketika menghadapi Portugal pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Pedri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena; Mikel Oyarzabal.

Pelatih: Luis de la Fuente.

Austria (4-2-3-1): Alexander Schlager; Stefan Posch, Kevin Danso, David Alaba, Konrad Laimer; Xaver Schlager, Nicolas Seiwald; Romano Schmid, Paul Wanner, Marcel Sabitzer; Michael Gregoritsch.

Pelatih: Ralf Rangnick.(*)




Spanyol Pesta Gol ke Gawang Austria, Oyarzabal Borong Dua Gol

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Spanyol memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Austria dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga fase 32 besar di SoFi Stadium, Inglewood, Jumat 3 Juli 2026 dini hari WIB.

La Furia Roja tampil dominan sejak menit pertama hingga peluit panjang dibunyikan.

Mikel Oyarzabal menjadi bintang kemenangan berkat dua gol yang dicetaknya, sementara satu gol lainnya lahir melalui sundulan Pedro Porro.

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri langkah Austria di Piala Dunia 2026.

Sementara Spanyol kini tinggal menunggu lawan berikutnya di babak 16 besar, yakni pemenang duel Portugal kontra Kroasia.

Sejak kickoff, Spanyol langsung menguasai jalannya pertandingan.

Lamine Yamal nyaris membuka keunggulan ketika laga baru berjalan dua menit, namun sepakan jarak jauhnya masih mampu diamankan Alexander Schlager.

Tekanan terus dilancarkan tim asuhan Luis de la Fuente.

Austria dipaksa lebih banyak bertahan dan mengandalkan penyelamatan demi penyelamatan dari Schlager untuk menjaga gawangnya tetap aman.

Pada menit ke-30, Marc Cucurella sempat menggetarkan gawang Austria.

Namun gol tersebut dianulir wasit karena lebih dulu terjadi pelanggaran dalam proses serangan.

Dominasi Spanyol akhirnya membuahkan hasil enam menit kemudian.

Berawal dari kerja sama apik di sisi kiri, umpan Marc Cucurella berhasil disambut Mikel Oyarzabal dengan penyelesaian satu sentuhan yang tak mampu dihentikan Schlager.

Skor berubah menjadi 1-0.

Menjelang turun minum, Spanyol hampir menggandakan keunggulan.

Tendangan bebas Alex Baena membentur mistar gawang, sedangkan peluang emas Lamine Yamal pada masa injury time kembali dimentahkan aksi gemilang kiper Austria.

Selepas jeda, ritme permainan tidak berubah. Spanyol tetap memegang kendali penguasaan bola dan terus memburu gol tambahan.

Austria sempat memberikan ancaman melalui sundulan Sasa Kalajdzic pada menit ke-61. Namun bola hanya melintas tipis di atas mistar gawang Unai Simon.

Lima menit berselang, Spanyol berhasil memperbesar keunggulan menjadi 2-0.

Alex Baena mengirim umpan silang akurat yang disambut sundulan Pedro Porro untuk membawa La Furia Roja semakin nyaman.

Lamine Yamal hampir ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit-menit akhir pertandingan.

Sayangnya, tembakannya berhasil disapu pemain bertahan Austria tepat di garis gawang.

Menjelang laga usai, Mikel Oyarzabal kembali menunjukkan ketajamannya.

Memanfaatkan umpan matang Marc Cucurella pada menit ke-89, penyerang Spanyol itu mencetak gol keduanya sekaligus memastikan kemenangan telak 3-0.

Dengan hasil ini, Spanyol melangkah ke babak 16 besar dengan kepercayaan diri tinggi setelah menampilkan permainan yang solid di semua lini.

Selanjutnya, La Furia Roja akan menghadapi pemenang pertandingan Portugal melawan Kroasia untuk memperebutkan satu tempat di perempat final.

Susunan Pemain

Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Pedri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena; Mikel Oyarzabal.

Pelatih: Luis de la Fuente.

Austria (4-2-3-1): Alexander Schlager; Stefan Posch, Kevin Danso, David Alaba, Konrad Laimer; Xaver Schlager, Nicolas Seiwald; Romano Schmid, Paul Wanner, Marcel Sabitzer; Michael Gregoritsch.

Pelatih: Ralf Rangnick.(*)




El Tri Perkasa! Meksiko Bungkam Ekuador 2-0 dan Lolos ke Babak 16 Besar

SEPUCUKJAMBI.ID– Timnas Meksiko memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Ekuador dengan skor 2-0 pada pertandingan babak 32 besar yang berlangsung di Mexico City Stadium, Rabu 1 Juli 2026 pagi WIB.

Dua gol kemenangan El Tri dicetak Julian Quinones dan Raul Jimenez pada babak pertama.

Hasil tersebut memastikan Meksiko tetap menjaga asa tampil lebih jauh di turnamen sekaligus mengakhiri perjalanan Ekuador.

Sejak awal laga, Meksiko tampil agresif dengan mengambil inisiatif serangan.

Raul Jimenez hampir membuka keunggulan melalui sundulan hasil umpan Luis Romo, tetapi bola masih melenceng tipis dari sasaran.

Tekanan terus berlanjut ketika Gilberto Mora memperoleh peluang emas dari dalam kotak penalti.

Namun, penyelesaian akhirnya belum menemui target.

Ekuador sempat memberikan ancaman serius pada menit ke-18 lewat tendangan John Yeboah.

Bola sempat mengecoh penjaga gawang Meksiko, tetapi hanya membentur tiang sehingga skor tetap imbang.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-22. Julian Quinones berhasil memaksimalkan umpan terobosan Roberto Alvarado dengan melepaskan tembakan keras yang bersarang di sudut kiri atas gawang Ekuador.

Meksiko semakin menjauh sembilan menit berselang. Raul Jimenez sukses menuntaskan kerja sama apik bersama Quinones untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0 sebelum babak pertama berakhir.

Memasuki paruh kedua pertandingan, Ekuador berusaha bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan.

Pedro Vite sempat memperoleh peluang pada awal babak kedua, tetapi sepakannya masih melambung di atas mistar gawang.

Di sisi lain, Meksiko hampir menambah gol melalui sundulan Cesar Montes pada menit ke-67.

Kiper Hernan Galindez melakukan penyelamatan gemilang sebelum peluang berikutnya kembali gagal dimaksimalkan.

Ekuador terus mencoba memperkecil ketertinggalan. Kevin Rodriguez nyaris mencetak gol, namun tendangannya hanya melebar tipis di sisi kiri gawang.

Menjelang pertandingan berakhir, drama terjadi ketika wasit meninjau tayangan VAR terkait pelanggaran yang dilakukan Piero Hincapie.

Setelah pemeriksaan selesai, wasit memberikan kartu merah langsung kepada bek Ekuador tersebut.

Keunggulan jumlah pemain mampu dipertahankan Meksiko hingga peluit panjang berbunyi.

Skor 2-0 memastikan El Tri melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang pertandingan antara Inggris dan RD Kongo.

Susunan Pemain

Meksiko (4-3-3): Raul Rangel; Jesus Gallardo, Johan Vasquez, Cesar Montes, Jorge Sanchez; Luis Romo, Erik Lira, Gilberto Mora; Julian Quinones, Raul Jimenez, Roberto Alvarado.

Pelatih: Javier Aguirre.

Ekuador (4-4-2): Hernan Galindez; Piero Hincapie, Willian Pacho, Joel Ordonez, Alan Franco; Nilson Angulo, Pedro Vite, Moises Caicedo, John Yeboah; Enner Valencia, Gonzalo Plata.(*)




Mbappe Borong Dua Gol, Les Bleus Melaju ke 16 Besar

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Prancis memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Swedia pada pertandingan babak 32 besar di MetLife Stadium, Rabu 1 Juli 2026 dini hari WIB.

Kylian Mbappe menjadi sosok utama kemenangan Les Bleus dengan mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-45 dan ke-74.

Satu gol lainnya disumbangkan Bradley Barcola pada awal babak kedua.

Sejak peluit awal dibunyikan, Prancis langsung mengambil alih jalannya pertandingan.

Anak asuh Didier Deschamps terus menekan pertahanan Swedia dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Mbappe sebenarnya sempat membobol gawang Swedia pada menit ke-20. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena sang penyerang lebih dahulu berada dalam posisi offside.

Dominasi Prancis terus berlanjut. Mbappe hampir mencetak gol pada menit ke-32, tetapi sepakannya hanya membentur tiang gawang.

Beberapa menit kemudian, tendangan akrobatik Michael Olise juga gagal berbuah gol setelah menghantam mistar.

Gol pembuka akhirnya lahir tepat menjelang turun minum. Berawal dari skema sepak pojok pendek yang melibatkan Michael Olise dan Ousmane Dembele, Mbappe sukses menyelesaikan peluang dengan tendangan akurat yang membawa Prancis unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Les Bleus tidak mengendurkan tekanan. Pada menit ke-53, kesalahan umpan pemain Swedia berhasil dimanfaatkan Aurelien Tchouameni sebelum Michael Olise mengirimkan assist kepada Bradley Barcola yang dengan tenang menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Unggul dua gol membuat Prancis semakin nyaman mengendalikan permainan.

Swedia mencoba keluar dari tekanan, namun rapatnya pertahanan Prancis membuat mereka kesulitan menciptakan peluang bersih.

Mbappe kemudian memastikan kemenangan Prancis lewat gol keduanya pada menit ke-74.

Berawal dari umpan terobosan presisi Michael Olise, sang kapten tim berlari menyambut bola sebelum melepaskan tendangan melengkung yang gagal dijangkau penjaga gawang Swedia.

Brace tersebut membuat koleksi gol Mbappe di Piala Dunia 2026 bertambah menjadi enam gol, menyamai perolehan Lionel Messi dalam persaingan perebutan Sepatu Emas turnamen.

Sementara itu, Michael Olise semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin daftar assist dengan torehan lima assist.

Swedia sempat memperoleh peluang emas pada menit ke-89 melalui Viktor Gyokeres. Namun, kiper Mike Maignan tampil sigap dengan menggagalkan tembakan keras penyerang tersebut.

Hingga pertandingan berakhir, skor 3-0 tetap bertahan. Kemenangan ini membawa Prancis melangkah ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi Paraguay yang sebelumnya secara mengejutkan menyingkirkan Jerman melalui adu penalti.(*)




Erling Haaland Jadi Penentu! Norwegia Singkirkan Pantai Gading dan Tantang Brasil

SEPUCUKJAMBI.ID– Norwegia memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Pantai Gading dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar yang berlangsung di Dallas Stadium, Rabu 1 Juli 2026) dini hari WIB.

Kemenangan tim asuhan Stale Solbakken ditentukan oleh gol Erling Haaland pada menit ke-86 setelah memanfaatkan umpan matang dari Patrick Berg.

Hasil tersebut sekaligus membawa Norwegia menantang Brasil pada babak berikutnya.

Pantai Gading sebenarnya tampil lebih agresif sejak awal pertandingan.

Tim berjuluk Para Gajah mampu menguasai permainan pada 30 menit pertama dan beberapa kali mengancam pertahanan Norwegia melalui serangan dari kedua sisi lapangan.

Ghislain Konan sempat menciptakan peluang berbahaya lewat tembakan yang hanya mengenai sisi luar gawang.

Nicolas Pepe juga hampir membuka keunggulan, namun umpan silangnya gagal disambut Ange-Yoan Bonny di depan gawang.

Meski terus mendapat tekanan, Norwegia justru sukses memecah kebuntuan pada menit ke-39.

Antonio Nusa menunjukkan aksi individu impresif sebelum melepaskan tendangan melengkung yang bersarang di pojok kanan atas gawang Pantai Gading dan membawa Norwegia unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Pantai Gading meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Emerse Fae melakukan perubahan dengan memasukkan Elye Wahi dan Amad Diallo pada menit ke-60 untuk menambah daya gedor di lini depan.

Pergantian tersebut langsung memberikan dampak positif. Pada menit ke-74, Amad Diallo berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah melewati dua pemain bertahan Norwegia usai menerima kombinasi umpan dari Nicolas Pepe.

Gol penyeimbang membuat pertandingan berlangsung semakin terbuka. Norwegia kembali mengambil inisiatif serangan dengan Martin Odegaard mengatur tempo permainan dari lini tengah.

Ketika laga diprediksi berlanjut ke babak tambahan, Erling Haaland muncul sebagai pembeda.

Striker Manchester City itu mencetak gol kemenangan pada menit ke-86 setelah menyelesaikan umpan Patrick Berg dan mengubah skor menjadi 2-1.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Pantai Gading gagal menemukan gol balasan.

Norwegia pun memastikan tiket ke babak 16 besar dan akan menghadapi Brasil yang sebelumnya menyingkirkan Jepang dengan skor 2-1.

Susunan Pemain

Pantai Gading (4-1-4-1): Yahia Fofana; Guela Doue, Odilon Kossounou, Emmanuel Agbadou, Ghislain Konan; Ibrahim Sangare; Nicolas Pepe, Franck Kessie, Christ Inao Oulai, Yan Diomande; Ange-Yoan Bonny.

Pelatih: Emerse Fae.

Norwegia (4-3-3): Orjan Nyland; Marcus Pedersen, Kristoffer Ajer, Torbjorn Heggem, David Moller Wolfe; Martin Odegaard, Sander Berge, Patrick Berg; Alexander Sorloth, Erling Haaland, Antonio Nusa.

Pelatih: Stale Solbakken.(*)




Update Bursa Transfer Premier League Januari 2026: Arsenal hingga West Ham Mulai Bergerak

SEPUCUKJAMBI.ID – Bursa transfer musim dingin Premier League 2026 resmi dimulai sejak 1 Januari 2026 dan langsung memantik aktivitas sejumlah klub papan atas Inggris.

Jendela transfer ini menjadi kesempatan krusial bagi tim-tim Premier League untuk membenahi komposisi skuad demi menghadapi paruh kedua musim 2025/2026.

Tidak hanya klub penantang gelar, tim papan tengah hingga zona bawah juga aktif memanfaatkan momen ini untuk menambah kedalaman tim, menutup kelemahan di sektor tertentu, atau melepas pemain yang minim menit bermain.

Jendela transfer Januari akan berlangsung hingga 2 Februari 2026 pukul 02.00 WIB.

Seluruh kepindahan pemain yang tercantum di bawah merupakan transfer resmi yang telah diumumkan langsung oleh klub terkait.

Sejumlah nama pemain muda potensial hingga pemain berpengalaman mulai berpindah klub.

Pergerakan ini diyakini akan memberi dampak signifikan terhadap persaingan klasemen Premier League musim ini.

Berikut rangkuman daftar transfer pemain Premier League Januari 2026 terbaru per klub:

Daftar Transfer Premier League Januari 2026

Arsenal

Pemain Keluar:
Harrison Dudziak ke Braintree – pinjaman

Aston Villa

Pemain Masuk:
Alysson dari Gremio – transfer permanen

Bournemouth

Pemain Masuk:
Fraser Forster – transfer permanen

Pemain Keluar:
Julian Araujo ke Celtic – pinjaman

Brentford

Pemain Keluar:
Iwan Morgan ke Shrewsbury – pinjaman
Michael Olakigbe ke Swindon – pinjaman

Burnley

Pemain Keluar:
Lewis Forshaw ke Worksop – pinjaman

Crystal Palace

Pemain Masuk:
Brennan Johnson dari Tottenham – permanen
Hindolo Mustapha dari Nurnberg – kembali dari masa pinjaman

Everton

Pemain Masuk:
Harrison Armstrong dari Preston – kembali dari pinjaman

Liverpool

Pemain Keluar:
James Norris ke Shelbourne – transfer permanen

Newcastle United

Pemain Keluar:
Antonio Cordero ke Cadiz – pinjaman

Tottenham Hotspur

Pemain Keluar:
Brennan Johnson ke Crystal Palace – permanen
Manor Solomon dari Villarreal – kembali dari pinjaman
Manor Solomon ke Fiorentina – pinjaman
Kota Takai ke Borussia Monchengladbach – pinjaman
Jamie Donley dari Stoke – kembali dari pinjaman
Jamie Donley ke Oxford – pinjaman

West Ham United

Pemain Masuk:
Pablo Felipe dari Gil Vicente – transfer permanen

Pemain Keluar:
Niclas Fullkrug ke AC Milan – pinjaman.(*)