Jadwal Lengkap Pekan 1 Proliga 2026: Sore Ini Jakarta Pospivo dan Medan Falcons Siap Bertanding

SEPUCUKJAMBI.ID – Kompetisi bola voli profesional PLN Mobile Proliga 2026 resmi bergulir pekan ini dengan GOR Terpadu A Yani, Pontianak, menjadi lokasi pembuka musim baru.

Sebanyak sembilan pertandingan akan digelar pada pekan pertama, 8–11 Januari 2026, mempertemukan klub-klub terbaik sektor putra dan putri di Tanah Air.

Jadwal Pekan Pertama:

Kamis, 8 Januari 2026

  • 16.00 WIB – Putri: Jakarta Popsivo Polwan vs Medan Falcons

  • 19.00 WIB – Putra: Jakarta Bhayangkara Presisi vs Medan Falcons Tirta Bhagasasi

Jumat, 9 Januari 2026

  • 16.00 WIB – Putri: Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN

  • 19.00 WIB – Putri: Bandung BJB Tandamata vs Jakarta Livin Mandiri

Sabtu, 10 Januari 2026

  • 16.00 WIB – Putri: Medan Falcons vs Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia

  • 19.00 WIB – Putra: Jakarta LavAni vs Jakarta Garuda Jaya

Minggu, 11 Januari 2026

  • 13.00 WIB – Putri: Jakarta Electric PLN vs Jakarta Livin Mandiri

  • 16.00 WIB – Putri: Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

  • 19.00 WIB – Putra: Jakarta Bhayangkara Presisi vs Surabaya Samator

PLN Mobile Proliga 2026 diikuti 5 tim putra dan 7 tim putri.

Klub putra antara lain, Jakarta Bhayangkara Presisi, Jakarta Garuda Jaya, Jakarta LavAni, Medan Falcons Tirta Bhagasasi, dan Surabaya Samator.

Sementara klub putri terdiri atas, Bandung BJB Tandamata, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Jakarta Electric PLN, Jakarta Livin Mandiri, Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Popsivo Polwan, dan Medan Falcons.

Setelah Pontianak, rangkaian pertandingan akan berlanjut ke:

  • Medan (15–18 Januari)

  • Bandung (22–25 Januari)

  • Gresik (29 Januari–1 Februari)

  • Malang (5–8 Februari)

  • Bojonegoro (12–15 Februari)

  • Sentul, Bogor (19–22 Februari & 26 Februari–1 Maret)

Babak Final Four dijadwalkan di:

  • Surabaya (3–5 April)

  • Semarang (10–12 April)

  • Solo (17–19 April)

Grand Final Proliga 2026 akan digelar di Yogyakarta pada 24–26 April 2026.

PLN Mobile Proliga kembali menghadirkan persaingan sengit dan laga-laga seru antara klub-klub voli terbaik Indonesia, siap memuaskan penggemar di seluruh Tanah Air.(*)




Update Jadwal Proliga 2026: Mulai 8 Januari hingga 26 April

SEPUCUKJAMBI.ID – Turnamen bola voli terbesar di Indonesia, Proliga 2026, akan kembali digelar mulai 8 Januari hingga 26 April 2026.

Musim ke-24 ini menghadirkan pertandingan seru di 10 kota berbeda dengan format kompetisi yang terbagi menjadi babak penyisihan, Final Four, dan Grand Final.

Babak Penyisihan

Babak awal digelar di enam kota dari 8 Januari hingga 15 Februari 2026:

  • Pekan 1: Pontianak, 8–11 Januari 2026

  • Pekan 2: Medan, 15–18 Januari 2026

  • Pekan 3: Bandung, 22–25 Januari 2026

  • Pekan 4: Gresik, 29 Januari–1 Februari 2026

  • Pekan 5: Malang, 5–8 Februari 2026

  • Pekan 6: Bojonegoro, 12–15 Februari 2026

Setelah itu, kompetisi berhenti sementara selama Bulan Ramadan dan dilanjutkan pasca Idul Fitri.

Babak Final Four

Babak ini berlangsung di tiga kota dari 3–19 April 2026:

  • Pekan 1: Surabaya, 3–5 April 2026

  • Pekan 2: Semarang, 10–12 April 2026

  • Pekan 3: Solo, 17–19 April 2026

Grand Final

Pertandingan puncak akan digelar di Yogyakarta pada 24–26 April 2026.

Daftar Tim Peserta Proliga 2026

Divisi Putra (5 tim):

  • Jakarta LavAni

  • Jakarta Bhayangkara Presisi

  • Surabaya Samator

  • Jakarta Garuda Jaya

  • Medan Falcons Tirta Bhagasasi

Divisi Putri (7 tim):

  • Jakarta Pertamina Enduro

  • Jakarta Popsivo Polwan

  • Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia

  • Jakarta Electric PLN

  • Jakarta Livin Mandiri

  • Bandung BJB Tandamata

  • Sumut Falcons

Dengan jadwal resmi ini, penggemar voli bisa menyiapkan diri untuk menyaksikan pertarungan seru tim-tim terbaik Indonesia, baik di divisi putra maupun putri, dari berbagai kota di Tanah Air.(*)




Megawati Hangestri Isyaratkan Main di Liga ASEAN, Bukan Proliga

SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah resmi berpisah dari Red Sparks Korea Selatan, masa depan karier voli Megawati Hangestri Pertiwi menjadi sorotan. Bintang voli putri Indonesia itu memberikan sedikit bocoran terkait langkah selanjutnya usai dua musim memperkuat klub Korea Selatan tersebut.

Dalam wawancara eksklusif bersama CNN Indonesia TV, Megawati, yang akrab dijuluki “Megatron”, mengungkapkan alasan pribadi di balik keputusannya meninggalkan Red Sparks dan rencananya ke depan.

“Sebenarnya mama aku sehat walafiat. Cuma, aku sudah dua tahun jauh dari orang tua. Apalagi orang tua tinggal satu-satunya. Jadi aku ingin dekat-dekat saja,” ujar Megawati.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa sang bintang voli tidak akan bermain di Liga Voli Indonesia atau Proliga, setidaknya dalam waktu dekat. Ia lebih mempertimbangkan untuk melanjutkan karier di negara-negara yang secara geografis lebih dekat dengan Indonesia.

“Mungkin main di liga-liga yang dekat dengan Indonesia, kayak begitu saja,” lanjutnya.

Saat ditanya soal kemungkinan tampil di Proliga musim ini, yang kini telah memasuki babak final four, Megawati memilih untuk menyimpan rencananya.

“Aku belum berpikir, nantilah itu rahasia. Aku akan kasih tahu nanti kalau sudah mendekati,” ucapnya dengan senyum.

Liga Voli Thailand dan Vietnam Jadi Pilihan Potensial

Selama karier internasionalnya, Megawati pernah membela klub-klub di Liga Voli Thailand dan Vietnam. Pada musim 2020/2021, ia memperkuat Supreme Chonburi E Tech (Thailand), lalu berlanjut ke Ha Phu Thanh Hoa (Vietnam) pada musim 2021/2022.

Dengan pengalaman tersebut, Liga Thailand dan Liga Vietnam menjadi dua opsi realistis untuk kelanjutan karier Megawati. Terlebih, kedua liga tersebut dikenal memiliki kualitas permainan dan persaingan yang lebih kompetitif dibandingkan liga domestik.

Jika mengejar tantangan yang lebih tinggi, Liga Thailand disebut-sebut sebagai opsi paling ideal. Apalagi, sejumlah pemain timnas voli putri Thailand sudah cukup mengenal Megawati, yang akan memudahkan proses adaptasi dan membangun chemistry di lapangan.

Masa Depan Megawati Masih Rahasia, Tapi Dekat dengan ASEAN

Menariknya, sebelum resmi meninggalkan Red Sparks usai mengantarkan klub menjadi runner-up Liga Voli Korea Selatan, sejumlah media lokal mengabarkan bahwa Megawati kemungkinan besar akan berlabuh ke liga-liga di kawasan Asia Tenggara.

Meski belum memberikan konfirmasi resmi, sinyal-sinyal yang disampaikan Megawati memperkuat spekulasi bahwa ia masih akan bermain di level internasional—hanya saja lebih dekat ke tanah air.(*)