Kurang dari 24 Jam, Polda Jambi Tangkap 8 Terduga Pelaku Penyerangan Mako Polres Merangin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polda Jambi mengungkap kasus penyerangan dan penembakan Markas Komando (Mako) Polres Merangin.

Dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian, polisi mengamankan delapan orang terduga pelaku serta menyita lima pucuk senjata api rakitan.

Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Media Center Bidhumas Polda Jambi, Jumat 30 Oktober 2026.

Konferensi pers dipimpin Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., didampingi Wadir Reskrimum Polda Jambi AKBP Imam Rachman, S.I.K.

Erlan menjelaskan, tim gabungan Polda Jambi, Polres Merangin, dan personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jambi bergerak setelah insiden penyerangan yang menyasar markas kepolisian tersebut.

Hasilnya, petugas menangkap delapan orang pada Kamis 29 Oktober 2026 di Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin.

Kedelapan terduga pelaku masing-masing berinisial P, D, J, PJ, PL, JE, SC, dan B.

Dalam operasi tersebut, polisi juga menyita lima pucuk senjata api rakitan, termasuk jenis laras panjang, kecepek, dan PCV.

Seluruh orang yang diamankan bersama barang bukti kemudian dibawa ke Polda Jambi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penyitaan lima pucuk senjata api rakitan menjadi salah satu perhatian dalam pengungkapan kasus penyerangan Mako Polres Merangin.

Polisi kini mendalami keterkaitan barang bukti tersebut dengan peristiwa penyerangan dan penembakan yang terjadi di markas kepolisian.

Pemeriksaan terhadap delapan orang yang diamankan juga menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap peran masing-masing serta rangkaian peristiwa secara utuh.

Meski demikian, kepolisian menegaskan proses hukum tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan pengungkapan kasus tersebut menunjukkan keseriusan aparat dalam menangani tindakan kekerasan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polda Jambi dalam menegakkan hukum. Setiap tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat akan ditindak secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Erlan.

Ia memastikan penyidikan berjalan secara objektif dan transparan berdasarkan alat bukti yang tersedia.

Di tengah penanganan perkara, Polda Jambi mengingatkan masyarakat Kabupaten Merangin agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban.

Polisi meminta warga tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama informasi yang berpotensi memicu ketegangan antarkelompok masyarakat.

Erlan juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan balasan yang justru dapat memperkeruh keadaan.

Menurutnya, kepolisian tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif kepada seluruh masyarakat, termasuk warga Suku Anak Dalam (SAD).

Namun, pendekatan tersebut tetap berjalan beriringan dengan penegakan hukum terhadap setiap dugaan tindak pidana.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif kepada seluruh masyarakat, termasuk warga Suku Anak Dalam. Namun, terhadap setiap dugaan tindak pidana, kepolisian tetap akan melakukan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tutupnya.

Polda Jambi kini melanjutkan pemeriksaan terhadap delapan orang yang diamankan untuk mendalami kasus penyerangan Mako Polres Merangin.

Pengungkapan perkara ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Merangin tetap kondusif.(*)




Polda Jambi Rangkul Insan Pers, Erlan Munaji: Media Mitra Strategis Jaga Kepercayaan Publik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jambi memperkuat kemitraan dengan insan pers melalui kegiatan Coffee Morning yang digelar di Cafe Kesiko, Kamis 30 Juli 2026.

Forum tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara kepolisian dan jurnalis untuk membahas penguatan komunikasi, keterbukaan informasi publik, hingga peningkatan kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat.

Kegiatan dipimpin langsung Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji dan dihadiri jajaran Bidhumas serta perwakilan media massa dari berbagai platform di Provinsi Jambi.

Dalam pertemuan itu, Erlan menegaskan media memiliki posisi strategis sebagai mitra Polri dalam menyampaikan informasi yang akurat sekaligus membangun edukasi publik.

“Melalui kegiatan Coffee Morning ini, kami ingin terus memperkuat komunikasi dan menjalin hubungan yang semakin baik dengan rekan-rekan media,” sebutnya.

Sinergi yang telah terbangun selama ini diharapkan dapat terus ditingkatkan sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat berlangsung secara cepat, akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain menjadi ajang silaturahmi, forum tersebut juga dimanfaatkan para jurnalis untuk menyampaikan berbagai masukan kepada jajaran Bidhumas Polda Jambi.

Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain peningkatan akses informasi, percepatan distribusi rilis berita, penguatan komunikasi dua arah, hingga optimalisasi kerja sama dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Erlan menyatakan seluruh saran dari insan pers akan menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di lingkungan Polda Jambi.

Menurutnya, keterbukaan terhadap kritik dan masukan merupakan bagian dari komitmen institusi untuk membangun komunikasi publik yang profesional, transparan, dan responsif.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar melalui Kabid Humas menegaskan bahwa hubungan yang baik antara Polri dan media menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Kapolda Jambi mengapresiasi sinergitas yang telah terjalin dengan baik antara Polda Jambi dan insan pers.

“Kami berharap komunikasi dan kolaborasi ini terus terjaga sehingga berbagai informasi mengenai pelaksanaan tugas-tugas kepolisian dapat tersampaikan secara objektif, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Erlan menyampaikan pesan Kapolda.

Lanjutnya, media merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga kepercayaan publik serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Provinsi Jambi.

Melalui forum seperti Coffee Morning, Polda Jambi berharap komunikasi dengan media semakin erat sehingga penyampaian informasi kepada masyarakat dapat berlangsung lebih cepat, terbuka, dan mampu mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.(*)