Mesir Comeback, Taklukkan Selandia Baru 3-1 di Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Mesir sukses membalikkan keadaan dan menaklukkan Selandia Baru dengan skor 3-1 pada laga kedua Grup G Piala Dunia 2026.

Pertandingan yang berlangsung di BC Place, Vancouver, Senin 22 Juni 2026 pagi WIB itu diwarnai kebangkitan The Pharaohs setelah sempat tertinggal lebih dulu.

Selandia Baru membuka keunggulan pada babak pertama melalui sundulan Finn Surman pada menit ke-15, memanfaatkan situasi sepak pojok.

Meski tampil menekan di awal laga, Mesir sempat kesulitan menembus pertahanan lawan.

Mesir kemudian mencoba bangkit lewat sejumlah peluang yang diciptakan Omar Marmoush dan Mohamed Salah, namun belum berbuah gol hingga akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, Mesir tampil lebih agresif dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-59.

Mostafa Ziko mencetak gol lewat sundulan setelah menerima umpan silang Mohamed Hany, mengubah skor menjadi 1-1.

Gol tersebut mengubah momentum permainan. Mesir berbalik unggul pada menit ke-68 melalui Mohamed Salah yang memanfaatkan umpan Ziko dengan penyelesaian tenang di dalam kotak penalti.

The Pharaohs memastikan kemenangan pada menit ke-82 lewat gol Trezeguet. Ia menyundul bola hasil sepak pojok Mohamed Salah untuk mengunci skor 3-1 hingga laga usai.

Hasil ini membawa Mesir memimpin klasemen sementara Grup G dengan koleksi empat poin, menjaga peluang mereka untuk melaju ke fase berikutnya.

Sebaliknya, Selandia Baru harus puas berada di posisi juru kunci dengan satu poin dari dua laga dan wajib meraih hasil positif pada pertandingan terakhir.

Susunan Pemain

Selandia Baru (4-2-3-1): Max Crocombe; Liberato Cacace, Michael Boxall, Finn Surman, Tim Payne; Marko Stamenic, Joe Bell; Elijah Just, Sarpreet Singh, Callum McCowatt; Chris Wood.
Pelatih: Darren Bazeley

Mesir (4-2-3-1): Mostafa Shobeir; Ahmed Fatouh, Hamdi Fathy, Yasser Ibrahim, Mohamed Hany; Mohanad Lasheen, Marwan Attia; Emam Ashour, Mohamed Salah, Mostafa Ziko; Omar Marmoush.
Pelatih: Hossam Hassan.(*)




Drama di Boston! Skotlandia Bungkam Haiti Lewat Gol Tunggal McGinn

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Skotlandia memulai langkah di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif setelah menundukkan Haiti 1-0 dalam laga Grup C yang berlangsung ketat di Boston Stadium, Amerika Serikat, Minggu 14 Juni 2026 waktu setempat.

Gol tunggal John McGinn di babak pertama menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal.

Sejak kick-off, Skotlandia tampil agresif dengan langsung menekan pertahanan Haiti.

Ben Gannon-Doak dan Lawrence Shankland menjadi ancaman awal melalui sejumlah percobaan tembakan di lima menit pertama pertandingan.

Namun Haiti tidak tinggal diam. Melalui skema serangan balik cepat, Louicius Deedson sempat menciptakan peluang berbahaya yang membuat lini pertahanan Skotlandia harus bekerja keras.

Kedua tim yang sama-sama menggunakan formasi 4-4-2 membuat laga berlangsung terbuka.

Skotlandia Hantam Tiang, Lalu Pecah Kebuntuan

Peluang terbaik Skotlandia hadir pada menit ke-17 ketika Scott McTominay melepaskan tembakan keras kaki kanan dari luar kotak penalti.

Sayangnya, bola hanya membentur tiang gawang dan gagal membuka keunggulan.

Tekanan Skotlandia akhirnya berbuah hasil pada menit ke-28.

Berawal dari kombinasi serangan yang melibatkan Che Adams, bola liar di depan gawang berhasil dimanfaatkan John McGinn untuk membawa timnya unggul 1-0.

Sepakan McGinn sempat mengenai pemain Haiti sebelum akhirnya masuk ke gawang, membuat kiper tak mampu bereaksi cepat.

Haiti Meningkat di Akhir Laga

Haiti mencoba merespons, namun Skotlandia tetap unggul dalam penguasaan momentum hingga turun minum.

Meski demikian, Haiti beberapa kali masih mampu mengancam lewat serangan cepat.

Memasuki babak kedua, Skotlandia tampil lebih terkontrol. Tim asuhan Steve Clarke mampu meredam tekanan Haiti yang kesulitan menciptakan peluang bersih di area pertahanan Angus Gunn.

Sejumlah pergantian pemain dilakukan kedua tim untuk meningkatkan intensitas.

Haiti memasukkan Josue Casimir dan Lenny Joseph untuk menambah daya serang, sementara Skotlandia melakukan rotasi dengan menurunkan Lyndon Dykes, Ryan Christie, Nathan Patterson, Kenny McLean, hingga Findlay Curtis.

Tekanan Akhir Haiti Tak Berbuah Gol

Menjelang akhir pertandingan, Haiti meningkatkan tekanan dan hampir menyamakan kedudukan.

Frantzdy Pierrot mendapat peluang emas melalui sundulan, namun bola melenceng tipis dari gawang Skotlandia.

Di masa injury time, Haiti terus melancarkan umpan-umpan panjang ke area pertahanan Skotlandia.

Namun lini belakang Skotlandia tampil disiplin dan berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan 1-0 ini membuat Skotlandia mengamankan tiga poin pertama sekaligus memuncaki klasemen sementara Grup C Piala Dunia 2026.(*)




Ditahan Maroko, Brasil Dapat Warning dari Ancelotti

SEPUCUKJAMBI.ID – Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan evaluasi terbuka usai timnya ditahan imbang Maroko 1-1 pada laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, East Rutherford, Minggu 14 Juni 2026 waktu setempat.

Hasil tersebut membuat kedua tim harus berbagi satu poin dan membuka persaingan Grup C yang masih berlangsung ketat sejak awal turnamen.

Maroko lebih dulu unggul melalui gol Ismael Saibari pada menit ke-21.

Brasil kemudian merespons lewat aksi individu Vinicius Junior yang menyamakan kedudukan pada menit ke-32.

Namun, setelah gol tersebut, tidak ada tambahan skor hingga laga berakhir.

Kedua tim gagal memaksimalkan peluang di babak kedua, meski sempat meningkatkan intensitas permainan.

Brasil Kesulitan di Babak Pertama

Brasil tampil di bawah tekanan sejak menit awal. Tim Samba terlihat kesulitan mengendalikan ritme permainan dan kerap kalah dalam duel serta penguasaan bola di lini tengah.

Maroko tampil disiplin dan agresif, membuat Brasil kesulitan keluar dari tekanan selama babak pertama berlangsung.

Meski sempat tertinggal, Brasil menunjukkan perbaikan di babak kedua. Namun, upaya tersebut belum cukup untuk mengamankan kemenangan di laga pembuka ini.

Ancelotti Akui Start Tidak Sesuai Harapan

Carlo Ancelotti secara jujur mengakui timnya tidak memulai pertandingan dengan baik dan sempat mengalami kesulitan besar menghadapi tekanan lawan.

“Saya pikir kami tidak memulai dengan sangat baik, saya sedikit khawatir. Kami kalah banyak duel dan penguasaan bola, tetapi kami membaik di babak kedua dalam pertandingan yang sulit karena Maroko adalah tim yang bagus,” ujar Ancelotti.

Ia menambahkan bahwa masalah utama Brasil terletak pada kontrol permainan, terutama saat menghadapi pressing tinggi dari Maroko di babak pertama.

“Di babak pertama, kami kesulitan keluar dari tekanan dan seharusnya bisa lebih mengontrol permainan,” lanjutnya.

Jadi Evaluasi Penting Brasil

Ancelotti menegaskan bahwa hasil imbang ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya sebelum menghadapi laga berikutnya di fase grup.

Ia mengakui ekspektasi terhadap Brasil cukup tinggi, namun belum semua berjalan sesuai rencana.

“Apakah saya puas? Tidak juga, saya mengharapkan awal yang lebih baik,” kata Ancelotti.

Meski demikian, ia menilai situasi seperti ini masih bisa terjadi dalam turnamen besar dan meminta timnya segera berbenah.

“Tetapi hal seperti ini bisa terjadi dan sekarang saya akan fokus ke pertandingan berikutnya,” pungkasnya.

Dengan hasil ini, Brasil harus segera memperbaiki konsistensi permainan jika ingin menjaga peluang melangkah jauh di Piala Dunia 2026.(*)




Brasil vs Maroko 1-1, Gustavo Poyet Kritik Tajam: Selecao di Luar Standar

SEPUCUKJAMBI.ID – Laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Maroko berakhir tanpa pemenang.

Kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 di MetLife Stadium, East Rutherford, Minggu 14 Juni 2026 pagi WIB.

Hasil ini menjadi sorotan karena Brasil datang dengan status favorit juara, namun gagal menunjukkan dominasi penuh sepanjang pertandingan.

Maroko lebih dulu membuka keunggulan melalui gol Ismael Saibari pada menit ke-21.

Gol tersebut lahir dari skema serangan cepat yang dipimpin Brahim Diaz, yang memberikan umpan matang ke lini depan.

Brasil tidak butuh waktu lama untuk merespons. Vinicius Junior menyamakan kedudukan pada menit ke-32 lewat aksi individu yang memecah pertahanan Maroko.

Namun setelah gol tersebut, tidak ada tambahan skor hingga laga berakhir.

Memasuki babak kedua, tempo permainan kedua tim cenderung menurun.

Baik Brasil maupun Maroko terlihat lebih berhati-hati dalam membangun serangan, sehingga pertandingan berjalan kurang agresif.

Mantan pemain Chelsea dan pelatih Gustavo Poyet ikut memberikan pandangan kritis terhadap performa Brasil dalam laga tersebut.

Ia menilai Selecao tidak tampil sesuai ekspektasi, terutama dari sisi kolektivitas tim.

“Kami kecewa dengan Brasil. Kami berharap lebih, terutama dalam permainan tim,” ujar Poyet kepada BBC One.

Ia menilai kemampuan individu pemain Brasil memang tetap berbahaya, tetapi tidak cukup untuk memenangkan pertandingan.

“Secara individu kita tahu mereka bisa muncul kapan saja. Vinicius melakukannya hari ini, tapi itu tidak cukup,” lanjutnya.

Poyet juga menyoroti banyaknya kesalahan teknis yang dilakukan Brasil, terutama dalam distribusi bola sederhana yang biasanya menjadi kekuatan mereka.

“Saya terkejut melihat betapa buruknya mereka secara teknis hari ini. Saya tidak tahu apakah itu karena lapangan, tetapi mereka kehilangan banyak umpan sederhana,” katanya.

Menurutnya, kondisi lapangan memang bisa menjadi faktor, namun tidak sepenuhnya menjelaskan penurunan kualitas permainan Brasil.

Di sisi lain, ia menilai kedua tim sama-sama tidak tampil dengan intensitas tinggi untuk mencari kemenangan di babak kedua.

“Pada akhirnya kedua tim tidak bermain untuk menang, mereka bermain untuk tidak kalah,” tutup Poyet.

Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup C Piala Dunia 2026 semakin terbuka, sementara Brasil harus segera berbenah untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.(*)




Manchester United Pecat Ruben Amorim, Darren Fletcher Jadi Caretaker

SEPUCUKJAMBI.ID – Manchester United resmi memutuskan hubungan dengan pelatih Ruben Amorim.

Keputusan tersebut diambil manajemen Setan Merah setelah muncul friksi antara Amorim dan pihak klub.

Ruben Amorim, yang baru menangani MU selama satu tahun dua bulan, dikontrak dari Sporting Lisbon untuk menggantikan Erik Ten Hag pada 2024.

Namun, selama masa kepemimpinannya, Amorim sempat mengkritik manajemen MU karena merasa tidak diberi wewenang penuh sebagai manajer.

Kritikan tersebut diduga memicu ketegangan yang berujung pada pemecatan Amorim.

Kabar ini pertama kali disampaikan oleh pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano, yang mengungkap bahwa perwakilan MU telah mengadakan pertemuan dengan Amorim pada Senin (5/1/2025) pagi waktu setempat sebelum memberhentikannya secara resmi.

Sementara itu, Manchester United menunjuk Darren Fletcher, mantan pemain MU sekaligus pelatih tim U-18 klub, sebagai caretaker.

Fletcher akan memimpin tim sementara untuk menghadapi Burnley tengah pekan ini, sambil menunggu penunjukan manajer permanen baru.

Beberapa nama mulai dikaitkan sebagai kandidat pengganti Ruben Amorim.

Salah satunya adalah mantan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, yang kabarnya memiliki hubungan dekat dengan staf MU sebelumnya.

Termasuk Jason Wilcox dan Omar Berrada saat mereka masih bekerja di Manchester City.

Manajemen MU saat ini fokus menyusun rencana pencarian manajer permanen untuk memimpin Setan Merah kembali ke jalur kemenangan.(*)




MU Gagal Menang Lagi, Leeds United Tahan Imbang 1-1

SEPUCUKJAMBI.ID – Manchester United harus puas berbagi poin saat menghadapi Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026.

Bertanding di Stadion Elland Road, Minggu (4/1/2026), MU bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah.

Hasil ini menjadi imbang kedua beruntun bagi Setan Merah, setelah sebelumnya seri 1-1 kontra Wolverhampton Wanderers di Old Trafford, Rabu (31/12/2025).

Leeds United sempat unggul terlebih dahulu lewat Brenden Aaronson pada menit ke-62. Namun, MU tak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan.

Matheus Cunha mencetak gol penyeimbang pada menit ke-65 setelah menerima umpan matang Joshua Zirkzee, sehingga skor kembali imbang 1-1.

Meski hanya mendapatkan satu poin, Manchester United tetap naik ke posisi kelima klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026 dengan 31 poin dari 20 pertandingan.

Tertinggal dua poin dari zona empat besar.

Sementara itu, Leeds United tetap bertahan di peringkat 16 dengan 22 poin, unggul delapan poin dari zona degradasi.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal.

MU mengambil inisiatif serangan dan sempat membobol gawang Leeds melalui Matheus Cunha pada menit kedelapan, namun gol dianulir karena offside.

Leeds juga menciptakan ancaman, termasuk sundulan Dominic Calvert-Lewin pada menit ke-35 yang membentur tiang gawang.

Setan Merah kembali mendapatkan peluang emas melalui sundulan Leny Yoro pada menit ke-40.

Namun berhasil digagalkan kiper Lucas Perri. Babak kedua memperlihatkan Leeds lebih agresif, tetapi respons cepat MU memastikan mereka pulang dengan tambahan satu poin.

Dengan hasil ini, MU kini fokus mempersiapkan pertandingan berikutnya untuk menjaga peluang masuk empat besar, sedangkan Leeds berjuang menjauh dari zona degradasi.(*)




Update Bursa Transfer Premier League Januari 2026: Arsenal hingga West Ham Mulai Bergerak

SEPUCUKJAMBI.ID – Bursa transfer musim dingin Premier League 2026 resmi dimulai sejak 1 Januari 2026 dan langsung memantik aktivitas sejumlah klub papan atas Inggris.

Jendela transfer ini menjadi kesempatan krusial bagi tim-tim Premier League untuk membenahi komposisi skuad demi menghadapi paruh kedua musim 2025/2026.

Tidak hanya klub penantang gelar, tim papan tengah hingga zona bawah juga aktif memanfaatkan momen ini untuk menambah kedalaman tim, menutup kelemahan di sektor tertentu, atau melepas pemain yang minim menit bermain.

Jendela transfer Januari akan berlangsung hingga 2 Februari 2026 pukul 02.00 WIB.

Seluruh kepindahan pemain yang tercantum di bawah merupakan transfer resmi yang telah diumumkan langsung oleh klub terkait.

Sejumlah nama pemain muda potensial hingga pemain berpengalaman mulai berpindah klub.

Pergerakan ini diyakini akan memberi dampak signifikan terhadap persaingan klasemen Premier League musim ini.

Berikut rangkuman daftar transfer pemain Premier League Januari 2026 terbaru per klub:

Daftar Transfer Premier League Januari 2026

Arsenal

Pemain Keluar:
Harrison Dudziak ke Braintree – pinjaman

Aston Villa

Pemain Masuk:
Alysson dari Gremio – transfer permanen

Bournemouth

Pemain Masuk:
Fraser Forster – transfer permanen

Pemain Keluar:
Julian Araujo ke Celtic – pinjaman

Brentford

Pemain Keluar:
Iwan Morgan ke Shrewsbury – pinjaman
Michael Olakigbe ke Swindon – pinjaman

Burnley

Pemain Keluar:
Lewis Forshaw ke Worksop – pinjaman

Crystal Palace

Pemain Masuk:
Brennan Johnson dari Tottenham – permanen
Hindolo Mustapha dari Nurnberg – kembali dari masa pinjaman

Everton

Pemain Masuk:
Harrison Armstrong dari Preston – kembali dari pinjaman

Liverpool

Pemain Keluar:
James Norris ke Shelbourne – transfer permanen

Newcastle United

Pemain Keluar:
Antonio Cordero ke Cadiz – pinjaman

Tottenham Hotspur

Pemain Keluar:
Brennan Johnson ke Crystal Palace – permanen
Manor Solomon dari Villarreal – kembali dari pinjaman
Manor Solomon ke Fiorentina – pinjaman
Kota Takai ke Borussia Monchengladbach – pinjaman
Jamie Donley dari Stoke – kembali dari pinjaman
Jamie Donley ke Oxford – pinjaman

West Ham United

Pemain Masuk:
Pablo Felipe dari Gil Vicente – transfer permanen

Pemain Keluar:
Niclas Fullkrug ke AC Milan – pinjaman.(*)