Bukan Cuma Silaturahmi! Turnamen Domino SIWO PWI Kota Jambi, Jadi Ajang Cari Atlet

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Sebanyak 64 wartawan dari berbagai media di Kota Jambi selama tiga hari tak hanya sibuk dengan berita dan aktivitas jurnalistik.

Mereka berganti meja liputan dengan meja domino dalam turnamen antarwartawan yang digelar Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi.

Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia 2026.

Namun, di balik persaingan merebut gelar juara, SIWO PWI Kota Jambi membawa misi lain: mencari potensi atlet domino dari kalangan wartawan.

Turnamen berakhir di Senyala Space Cafe, Kota Jambi, Jumat malam 7 Agustus 2026.

Ketua PWI Kota Jambi Irwansyah mengatakan kegiatan tersebut tidak dirancang sekadar sebagai pertandingan untuk memperebutkan hadiah.

Menurutnya, turnamen menjadi salah satu cara melihat kemampuan anggota PWI yang berpotensi dikembangkan untuk mengikuti kompetisi olahraga wartawan di tingkat berikutnya.

“Selain menghasilkan pemenang, ini juga mencari bibit pemain atau atlet domino yang nantinya bisa diikutsertakan bagi anggota PWI,” kata Irwansyah.

Dari silaturahmi hingga pembinaan atlet

Domino selama ini lebih dikenal sebagai permainan yang lekat dengan aktivitas rekreatif.

Namun bagi SIWO PWI Kota Jambi, cabang tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi salah satu arena prestasi bagi wartawan.

Karena itu, turnamen diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Kemampuan para peserta dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat siapa saja yang memiliki potensi bersaing dalam event olahraga wartawan.

Irwansyah mengatakan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan akan membuat potensi tersebut lebih mudah dipetakan dan dikembangkan.

Di sisi lain, turnamen juga menjadi ruang pertemuan bagi wartawan dari berbagai media di luar rutinitas peliputan.

“Silaturahmi ini penting untuk memperkuat soliditas wartawan. Dengan hubungan yang semakin baik, komunikasi dan kebersamaan dalam menjalankan tugas juga akan semakin kuat,” ujarnya.

PWI Jambi dorong kegiatan olahraga berlanjut

Ketua PWI Provinsi Jambi Ridwan Agus mengapresiasi turnamen yang digagas SIWO PWI Kota Jambi.

Menurutnya, kegiatan yang mempertemukan wartawan dalam suasana nonformal dapat membantu menjaga kekompakan organisasi sekaligus membuka ruang bagi anggota untuk mengembangkan minat di bidang olahraga.

Ridwan berharap jajaran PWI Kota Jambi tetap menjaga kebersamaan dan menjalankan berbagai program yang memberikan manfaat bagi anggota.

“Harapan kami wartawan di Kota Jambi saling kompak dan pengurus PWI Kota Jambi saling asih, asah, asuh,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang. Ia menilai kegiatan olahraga bersama dapat menjadi sarana positif untuk membangun komunikasi di antara insan pers.

“Ini merupakan kegiatan yang luar biasa untuk mempererat silaturahmi di kalangan wartawan. Semoga wartawan di Kota Jambi tetap solid dan kompak,” ujarnya.

Rio juara tunggal, Safi’i–Andre menang ganda

Setelah tiga hari pertandingan, turnamen menghasilkan sejumlah pemenang pada kategori tunggal dan ganda.

Pada kategori ganda, pasangan Safi’i–Andre keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Reza–Tarmizi, sedangkan Soleh–Jefri meraih peringkat ketiga.

Sementara pada kategori tunggal, Rio dari Jambi Ekspres menjadi juara pertama.

Posisi runner-up ditempati Nanang Mariadi dari Antara Jambi, sedangkan Yosua Gultom dari Wahana News berada di posisi ketiga.

Hasil pertandingan tersebut menjadi catatan awal bagi SIWO PWI Kota Jambi untuk melihat komposisi pemain yang berpotensi dikembangkan menghadapi event olahraga wartawan berikutnya.

Momentum HUT RI sekaligus membuka jalur prestasi

Bagi SIWO PWI Kota Jambi, turnamen domino tersebut memiliki dua fungsi sekaligus. Di satu sisi, kegiatan menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan mempererat hubungan antarwartawan.

Di sisi lain, pertandingan menjadi pintu awal untuk mengidentifikasi potensi atlet di lingkungan PWI Kota Jambi.

Jika dikembangkan secara konsisten, kegiatan olahraga wartawan tidak hanya menjadi agenda rekreatif, tetapi juga dapat menjadi jalur pembinaan prestasi bagi insan pers.

Turnamen tiga hari tersebut pun menjadi pijakan awal SIWO PWI Kota Jambi untuk melanjutkan program olahraga yang lebih terarah, dengan harapan semakin banyak wartawan yang tidak hanya aktif dalam dunia jurnalistik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga.(*)




Ratusan Atlet Ramaikan Kejurprov Panjat Tebing Jambi 2026, KONI Siapkan Bank Data Atlet Berprestasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Jambi 2026 resmi bergulir di kawasan RTH Ratu Pinang Masak Angso Duo, Kota Jambi, Jumat 31 Juli 2026.

Ratusan atlet dari berbagai kabupaten dan kota ambil bagian dalam ajang yang menjadi salah satu agenda penting pembinaan olahraga prestasi di Provinsi Jambi.

Kejuaraan yang diselenggarakan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Jambi itu dibuka oleh Bidang Organisasi Pengurus Pusat FPTI, Rahmad Heru Syafutra.

Turut hadir Ketua Umum KONI Provinsi Jambi AKBP Mat Sanusi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi Novriadi, Wakil Ketua Umum III KONI Jambi Cecep Suryana, serta jajaran pengurus FPTI.

Selain menjadi arena perebutan gelar juara, kejuaraan ini diproyeksikan sebagai sarana seleksi dan evaluasi atlet yang berpotensi dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan tingkat nasional.

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan pembinaan panjat tebing di daerah mulai berkembang.

Menurutnya, kompetisi rutin menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga kesinambungan prestasi atlet.

“Panjat tebing merupakan cabang olahraga yang membutuhkan kemampuan fisik, ketahanan mental, konsentrasi, dan disiplin tinggi. Kompetisi seperti ini menjadi ruang bagi atlet untuk menguji kemampuan sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet baru yang mampu bersaing di level lebih tinggi,” ujarnya.

Ia menilai kejuaraan tingkat provinsi memiliki peran strategis dalam mengukur hasil pembinaan yang dilakukan masing-masing daerah sekaligus menjadi dasar penyusunan program latihan berikutnya.

Data Performa Atlet Akan Didokumentasikan

Dalam kesempatan tersebut, KONI Jambi juga mengungkapkan rencana memperkuat sistem pembinaan berbasis data.

Hasil pertandingan, catatan performa, hingga perkembangan atlet akan dihimpun dalam Bank Data Atlet Berprestasi sebagai bahan evaluasi jangka panjang.

Menurut Mat Sanusi, pendekatan tersebut diharapkan membantu pelatih dan pengurus cabang olahraga dalam memetakan potensi atlet secara lebih objektif, termasuk untuk kebutuhan seleksi menuju kejuaraan nasional.

Selain itu, penerapan sport science secara bertahap juga disebut akan menjadi bagian dari pengembangan sistem pembinaan atlet di Jambi.

“Kami berharap ajang ini dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi atlet-atlet potensial yang nantinya akan dibina secara berkelanjutan,” katanya.

Minat Generasi Muda Terus Bertambah

Sementara itu, Wakil Ketua Umum FPTI Provinsi Jambi, Eriyadi, menyebut jumlah peserta yang mencapai ratusan orang menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap olahraga panjat tebing.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal positif bagi pengembangan olahraga panjat tebing di Jambi apabila diikuti dengan kompetisi yang berkesinambungan dan pembinaan yang konsisten.

Selama kejuaraan berlangsung, para atlet akan bertanding pada sejumlah nomor sesuai regulasi Federasi Panjat Tebing Indonesia.

FPTI Jambi berharap kompetisi berjalan kompetitif sehingga mampu menghasilkan atlet-atlet yang siap mewakili daerah pada ajang yang lebih tinggi.

Melalui penyelenggaraan Kejurprov 2026, pembinaan olahraga panjat tebing di Jambi diharapkan tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek.

Tetapi juga membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan melalui kompetisi rutin, pendataan atlet, dan peningkatan kualitas latihan.(*)




KONI Jambi Harap Taekwondo Kembali Solid Usai Penunjukan Karateker

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) resmi menunjuk kepengurusan karateker untuk Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Jambi setelah kepengurusan sebelumnya dinonaktifkan.

Penunjukan ini menjadi langkah strategis untuk melakukan penataan ulang organisasi sekaligus menjaga keberlanjutan pembinaan atlet taekwondo di Provinsi Jambi.

Surat Keputusan (SK) karateker tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan PBTI, Hendri Juanda, S.H., kepada Ketua KONI Provinsi Jambi, Sanusi, di Kantor KONI Jambi dan disaksikan jajaran pengurus terkait.

Dalam struktur baru ini, Hendri Juanda, S.H. juga dipercaya PBTI untuk menjabat sebagai Ketua Karateker Pengprov TI Jambi.

Tugas utama karateker ke depan mencakup penataan organisasi, persiapan Musyawarah Provinsi (Musprov), serta memastikan pembinaan atlet tetap berjalan tanpa gangguan.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat proses konsolidasi internal organisasi taekwondo di Jambi agar kembali stabil dan produktif.

Ketua KONI Provinsi Jambi, Sanusi, menyambut baik penunjukan tersebut. Ia berharap TI Jambi dapat segera kembali solid dan fokus pada pembinaan atlet.

“KONI berharap TI Jambi segera solid kembali, pembinaan atlet berjalan maksimal, dan musyawarah pemilihan pengurus definitif segera dilakukan agar organisasi lebih cepat tertata,” ujar Sanusi.

Ia menambahkan, stabilitas organisasi menjadi kunci penting dalam mencetak prestasi atlet di level daerah maupun nasional.

Dengan adanya kepengurusan karateker ini, diharapkan Taekwondo Indonesia Jambi dapat kembali aktif, terstruktur, dan mampu meningkatkan prestasi di berbagai ajang kompetisi.

Momentum ini juga menjadi awal baru bagi pembinaan atlet agar lebih sistematis dan berkelanjutan di bawah tata kelola organisasi yang lebih solid.(*)




KONI Jambi dan Forki Bersinergi Tingkatkan Prestasi Karate Menuju PON 2028

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDAKBP Mat Sanusi, Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, menerima audiensi Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Jambi di Ruang Kerja Ketum KONI Jambi, Jumat (28/2).

Dalam pertemuan tersebut, Mat Sanusi memaparkan program kerja KONI bidang pembinaan olahraga dan menyamakan persepsi untuk menciptakan pembinaan yang lebih terstruktur dan menghasilkan prestasi membanggakan bagi Jambi.

“Saya ingin pembinaan olahraga di Jambi lebih terstruktur dan menghasilkan prestasi yang membanggakan. Kita harus kerja sama untuk raih prestasi olahraga Jambi Bisa,” ujar Mat Sanusi.

Sekretaris Umum Pengprov Forki Jambi, M Ali Adam, menegaskan pihaknya akan menyelaraskan program pembinaan untuk meningkatkan prestasi atlet karate Jambi, khususnya menjelang PON 2028.

“Kita akui prestasi karate Jambi pada PON 2016 atas nama Erlando. Kami berkomitmen tingkatkan prestasi pada ajang kejurnas di Bandung tahun ini,” ungkap Ali Adam.

Ia juga mengajak seluruh perguruan karate di Jambi untuk bersama-sama membina atlet dari tingkat lokal hingga nasional agar prestasi olahraga Jambi semakin optimal.

Pengurus Pengprov Forki Jambi periode 2026-2030 diketuai oleh Abun Yani, dengan Ketua Harian Ritas Mairiyanto, Sekum M Ali Adam, Bendahara Umum Ibnu Sina, dan Kabid Binpres Rahmad Riswandi.

Sinergi antara KONI Jambi dan Forki Jambi diharapkan menjadi fondasi kuat untuk pembinaan olahraga yang berkelanjutan dan prestasi yang membanggakan.(*)




Perlindungan untuk Atlet Jambi, Jasindo dan KONI Jalin Kerja Sama Asuransi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDPT Asuransi Jasindo (Persero) Cabang Jambi mengajak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi untuk mengasuransikan seluruh atlet dan pelatih,.

Sehingga mereka dapat menjalani latihan dan kompetisi dengan aman, nyaman, serta fokus meraih prestasi terbaik.

Ajakan ini disampaikan dalam pertemuan resmi antara Jasindo Jambi dan pengurus KONI Provinsi Jambi di Jambi, Sabtu (29/02/2026).

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, menyambut baik inisiatif ini.

Ia menegaskan, perlindungan bagi atlet dan pelatih sangat penting agar mereka dapat fokus berkompetisi tanpa khawatir risiko cedera atau kecelakaan.

“Pengasuransian ini memberi rasa aman dan motivasi tambahan bagi para atlet, sehingga mereka bisa berjuang membawa nama Jambi dengan lebih tenang,” ujar Mat Sanusi.

Program ini diharapkan juga menjadi bentuk penghargaan terhadap dedikasi atlet dan pelatih yang berjuang untuk mengangkat prestasi olahraga di Provinsi Jambi.

Kerja sama ini menandai langkah konkret Jasindo Jambi dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi atlet dan pelatih.

Kedua pihak akan segera membahas detail program asuransi, termasuk cakupan perlindungan dan mekanisme klaim, agar implementasinya tepat sasaran dan efektif.

Dengan adanya program ini, diharapkan para atlet Jambi dapat lebih fokus pada latihan dan kompetisi, sementara pelatih merasa aman dalam membimbing para atlet.

Jasindo Jambi menegaskan komitmennya mendukung dunia olahraga lokal melalui perlindungan asuransi yang profesional dan menyeluruh.(*)




Bupati Bambang Bayu Suseno Apresiasi Turnamen Sepak Bola Desa Pudak

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Turnamen Sepak Bola Pandan Sakti CUP III 2025 resmi ditutup pada Sabtu (17/1/2026) di Lapangan Pandan Sakti, Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu.

Penutupan kompetisi yang berbarengan dengan laga final ini dilakukan langsung oleh Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, sekaligus menandai selesainya seluruh rangkaian turnamen.

Turnamen yang dimulai sejak 16 November 2025 ini menjadi ajang silaturahmi antar-klub, sekaligus wadah pembinaan bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan, menumbuhkan sportivitas, dan meningkatkan kecintaan terhadap olahraga sepak bola.

Dalam sambutannya, Bupati Bambang Bayu Suseno mengapresiasi panitia serta semua pihak yang terlibat atas terselenggaranya kompetisi dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

“Kompetisi ini bukan sekadar mencari juara, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat hidup sehat melalui olahraga,” ujar Bambang.

Bupati juga memberikan penghargaan kepada panitia, perangkat pertandingan, tim medis, aparat keamanan, pemain, dan suporter yang menjaga suasana tetap kondusif selama turnamen berlangsung.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk terus mendorong perkembangan olahraga di masyarakat.

Pada laga final, Sako Jaya berhasil keluar sebagai Juara I, disusul Satria Mandala FC sebagai Juara II. Posisi Juara III diraih Kampoeja, sementara Persijeb menempati posisi Juara IV.

Bupati turut memberikan motivasi kepada seluruh peserta, khususnya tim finalis, agar turnamen ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas permainan sekaligus mempererat persahabatan antar-klub.

“Kepada tim yang meraih juara, saya ucapkan selamat. Bagi yang belum berhasil, tetap semangat dan semoga tampil lebih baik tahun depan,” tutup Bambang dalam sambutannya.

Turnamen Pandan Sakti CUP III 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat olahraga desa, membangun karakter pemain muda, dan menumbuhkan budaya sportivitas di Kabupaten Muaro Jambi.(*)




Wabup Junaidi Lepas FC Muja Berbhakti Menuju Gubernur Cup Jambi 2026

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Jelang bergulirnya turnamen bergengsi Gubernur Cup Jambi, Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, secara resmi melepas keberangkatan skuad kebanggaan daerah, FC Muja Berbhakti 2026.

Prosesi pelepasan digelar di Ruang Pola Kantor BKD Kabupaten Muaro Jambi, Jumat malam (9/1/2026), dan berlangsung penuh semangat. Sebanyak 22 pemain terbaik dipastikan siap membawa nama besar Bumi Sailun Salimbai di ajang tahunan tersebut.

Pada edisi tahun ini, Muaro Jambi tergabung di Grup A bersama tim kuat seperti Merangin, Kerinci, dan Tebo. Turnamen akan mulai digelar pada 11 Januari 2026, sementara laga perdana Muaro Jambi dijadwalkan berlangsung 13 Januari 2026 menghadapi Kerinci.

Dalam sambutannya, Wabup Junaidi menyampaikan rasa bangga karena mayoritas pemain merupakan putra asli daerah. Ia menilai momentum ini sebagai kebangkitan sepak bola Muaro Jambi.

“Banyak atlet kita sebelumnya justru membela daerah lain. Tahun ini mereka kembali untuk mengharumkan nama tanah kelahiran. Menang itu penting, tetapi sportivitas, disiplin, dan etika adalah harga mati,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para pemain untuk menjaga kondisi fisik selama turnamen, mulai dari pola makan, istirahat yang cukup, hingga kekompakan tim di dalam dan luar lapangan.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Junaidi menginstruksikan seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk hadir langsung di stadion saat pertandingan digelar di Kota Jambi.

“Dukungan moral dari tribun akan menjadi energi tambahan bagi para pemain kita,” ujarnya.

Turut hadir dalam pelepasan tersebut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Muaro Jambi Firdaus, Ketua KONI Muaro Jambi Aspihani, serta manajemen tim Sailun Salimbai.

Dalam laporannya, Kadispora Firdaus menyebutkan bahwa skuad FC Muja Berbhakti 2026 merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai tahapan pembinaan atlet.

Pada edisi sebelumnya, Muaro Jambi berhasil menembus babak semifinal dan finis di posisi keempat.

“Dengan persiapan yang lebih matang dan komposisi pemain yang solid, kami optimistis tahun ini Muaro Jambi mampu meraih hasil maksimal,” ujarnya.

Pelepasan ditutup dengan doa bersama dan tepuk tangan meriah, menandai dimulainya perjuangan FC Muja Berbhakti di Gubernur Cup Jambi 2026.(*)




Tanjab Barat Jadi Tuan Rumah! Porprov Jambi ke‑24 Ditunda ke 2027, Berikut Penjelasan Ketua KONI Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi ke‑24 yang semula dijadwalkan berlangsung pada 2026 resmi ditunda menjadi 2027.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jambi yang digelar pada 15‑16 Desember 2025 di Kota Jambi.

Rakerprov dihadiri oleh 11 pengurus KONI kabupaten dan kota se‑Jambi serta seluruh pengurus cabang olahraga (cabor).

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, menyampaikan bahwa rapat menyepakati tiga keputusan utama:

  1. Tanjung Jabung Barat tetap menjadi tuan rumah Porprov ke‑24.

  2. Pelaksanaan Porprov ditunda dari 2026 ke 2027 karena sebagian besar KONI kabupaten dan kota belum memiliki alokasi anggaran dalam APBD 2026.

  3. KONI Provinsi Jambi diberi mandat untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam persiapan Porprov 2027 di Tanjabbar.

Mat Sanusi menambahkan, penundaan ini dimaksudkan agar event olahraga dapat lebih matang, berkualitas, dan menjadi ajang pencarian bibit atlet untuk PON mendatang.

Rakerprov juga menekankan evaluasi cabor dan penyusunan program kerja bersama KONI serta cabor menjelang prakualifikasi PON 2027 dan PON 2028.

Selain itu, rapat juga menekankan penguatan pembinaan atlet dan peningkatan target medali untuk PON 2028

KONI Jambi berharap semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, dapat bersinergi agar Porprov Jambi 2027 berjalan sukses

Informasi jadwal dan persiapan lebih lanjut akan diumumkan setelah koordinasi selesai.(*)




Waduh! Anggaran Jadi Kendala, Porprov Jambi di Tanjab Barat Terpaksa Digelar Tahun 2027

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi yang semula dijadwalkan berlangsung pada 2026 di Kabupaten Tanjab Barat resmi ditunda.

Keputusan tersebut diambil melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Provinsi Jambi yang digelar di Rumah Kito Resort Hotel, Kota Jambi, pada 15–16 Desember 2025.

Rakerprov ini dihadiri oleh pengurus KONI Provinsi Jambi, ketua KONI kabupaten/kota se-Jambi, serta perwakilan cabang olahraga (cabor).

Dalam forum tersebut, pembahasan terkait kesiapan pelaksanaan Porprov berlangsung cukup dinamis sebelum akhirnya menghasilkan keputusan bersama.

Ketua Umum KONI Kabupaten Tanjab Barat, Jamal Darmawan Sie, mengungkapkan bahwa proses pengambilan keputusan sempat berjalan alot.

Namun pada akhirnya, seluruh peserta rapat sepakat bahwa Porprov Jambi tetap dilaksanakan di Tanjab Barat dengan penyesuaian waktu.

“Keputusan ini memang melalui diskusi yang cukup panjang. Namun akhirnya semua peserta Rakerprov sepakat bahwa Tanjung Jabung Barat tetap menjadi tuan rumah Porprov Jambi,” ujar Jamal.

Berdasarkan hasil Rakerprov KONI Provinsi Jambi Tahun 2025, pelaksanaan Porprov yang semula direncanakan pada 2026 resmi diundur ke tahun 2027.

Penundaan tersebut dipicu oleh keterbatasan anggaran yang dialami sebagian besar KONI kabupaten/kota, di mana pembiayaan Porprov belum terakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Selain itu, Rakerprov juga memberikan mandat kepada KONI Provinsi Jambi untuk melakukan koordinasi lanjutan dengan pemerintah daerah guna memastikan kesiapan anggaran dan teknis penyelenggaraan Porprov di tahun berikutnya.

Jamal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang tetap memberikan dukungan agar Tanjab Barat tidak kehilangan status sebagai tuan rumah Porprov Jambi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum KONI Provinsi Jambi serta seluruh KONI kabupaten/kota atas dukungannya. Ini menjadi semangat bagi kami untuk mempersiapkan Porprov 2027 dengan lebih matang,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum Rakerprov berlangsung, Bupati Tanjung Jabung Barat telah menyampaikan pandangan terkait kondisi keuangan daerah.

Menurutnya, jika Porprov dipaksakan digelar pada 2026, Tanjab Barat sebenarnya siap secara teknis, namun kondisi fiskal daerah dinilai belum ideal.

“Bupati berpesan, Porprov 2026 sebenarnya bisa dilaksanakan, tetapi akan jauh lebih baik jika ditunda ke 2027 agar stabilitas keuangan daerah lebih memungkinkan,” ungkap Jamal.

Di akhir pernyataannya, Jamal menyampaikan permohonan maaf kepada pengurus cabor dan para atlet yang mungkin merasa kecewa dengan penundaan tersebut.

Namun ia memastikan bahwa pembinaan atlet tetap berjalan.

“Para atlet masih memiliki kesempatan mengikuti berbagai kejuaraan, baik di tingkat provinsi maupun di luar Provinsi Jambi, sambil menunggu Porprov 2027,” pungkasnya.

Dengan penundaan ini, KONI Provinsi Jambi berharap seluruh pihak dapat bersinergi untuk mempersiapkan Porprov Jambi 2027 agar berlangsung sukses dan berdampak positif bagi prestasi olahraga daerah.(*)




Update PON Kudus 2025: Masih Tunggu Emas, Total Kontingen Jambi Sudah Kumpulkan 9 Medali

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Hingga Kamis (16/10/2025), Kontingen Jambi berhasil mengoleksi total 10 medali dari ajang PON Bela Diri 2025 yang digelar di Kudus, Jawa Tengah.
Medali tersebut diperoleh dari empat cabang olahraga bela diri yang telah menyelesaikan pertandingan.

Dari total 9 medali tersebut, Jambi meraih 4 medali perak dan 5 medali perunggu.

Belum ada medali emas yang diraih, namun peluang masih terbuka di cabang bela diri lainnya yang belum bertanding.

Adapun rincian perolehan medali Kontingen Jambi:

  • Tarung Derajat: 1 perak (Gilang Despriyanto, kelas 75,1–80 kg putra), 1 perunggu (Rahma Tia, kelas 45–50 kg putri)

  • Gulat: 3 perunggu

  • Judo: 2 perak

  • Taekwondo: 1 perak, 1 perunggu

Ketua Kontingen Jambi, H AS Budianto, menyampaikan apresiasi atas kerja keras para atlet dan pelatih yang sudah berjuang maksimal.

“Total 10 medali adalah pencapaian yang patut kita banggakan. Atlet sudah memberikan yang terbaik. Semoga dari cabor yang belum bertanding, kita bisa dapat tambahan emas,” ujarnya.

Jambi masih mengandalkan empat cabang olahraga bela diri lainnya, yaitu Wushu, Pencak Silat, Kempo, Karate

Keempat cabang tersebut akan mulai bertanding dalam beberapa hari ke depan.

Kontingen Jambi menargetkan raihan medali emas dari cabang tersebut.

“Kami optimistis, peluang untuk menambah pundi-pundi medali, terutama emas, masih terbuka. Mohon doa masyarakat Jambi agar atlet kita bisa tampil maksimal,” tambah Budianto.

Ajang PON Bela Diri 2025 ini menjadi momentum penting bagi Jambi untuk menunjukkan kekuatan atlet bela diri dan membawa harum nama daerah di kancah nasional.(*)