Inovasi Baru, Dirlantas Polda Jambi Gagas Program Polantas Belajar Bersamo

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi resmi meluncurkan program inovatif bertajuk “Polantas Belajar Bersamo” sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Program yang digagas langsung oleh Dirlantas Adi Benny Cahyono ini diperkenalkan pada Selasa (7/4/2026) di Aula Cakra Ditlantas Polda Jambi.

Kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah pembelajaran sekaligus ruang diskusi interaktif bagi seluruh personel lalu lintas.

Tidak hanya berupa pelatihan formal, program ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman antar pejabat internal seperti Kabag, Kasubdit, hingga Kasat di lingkungan Ditlantas.

Melalui program ini, personel diharapkan mampu memperdalam pemahaman terkait regulasi lalu lintas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta melakukan evaluasi kinerja di lapangan secara berkelanjutan.

Dalam arahannya, Adi Benny Cahyono menegaskan pentingnya peningkatan kemampuan teknis dan etika dalam menjalankan tugas.

“Program ini bertujuan agar seluruh personel memiliki pemahaman yang komprehensif tentang fungsi lalu lintas. Dengan kompetensi yang baik dan mentalitas yang siap, kita optimis mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, program ini juga menjadi bagian dari penguatan implementasi konsep Polri Presisi, dengan mengedepankan pendekatan humanis dalam penegakan hukum.

Selain itu, Ditlantas Polda Jambi juga mendorong pemanfaatan teknologi melalui sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE), guna meningkatkan efektivitas dan transparansi penindakan pelanggaran lalu lintas.

Program ini turut mengusung pendekatan “Polantas Menyapa”, yang menitikberatkan pada komunikasi aktif dengan masyarakat serta peningkatan kesadaran berlalu lintas.

Dengan adanya program ini, diharapkan seluruh personel Polantas mampu beradaptasi dengan dinamika di lapangan, sekaligus menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib dan aman.

Di sisi lain, langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polda Jambi.(*)




Paripurna DPRD Jambi Bahas LKPJ 2025, Ini Respons Lengkap Wali Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi dengan agenda penyampaian jawaban eksekutif atas pandangan fraksi-fraksi terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025.

Rapat yang berlangsung di Ruang Swarna Bumi, Gedung DPRD Kota Jambi, Senin (7/4/2026), dipimpin oleh Ketua DPRD Kemas Faried Alfarelly dan dihadiri anggota dewan, unsur Forkopimda, serta jajaran pemerintah daerah.

Dalam penyampaiannya, Maulana merespons berbagai catatan dan masukan fraksi yang sebelumnya disampaikan dalam sidang paripurna pada 6 April 2026.

Salah satu sorotan utama adalah kondisi inflasi daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota terus berupaya menjaga stabilitas harga, khususnya kebutuhan pokok masyarakat.

Menurutnya, meningkatnya permintaan bahan pangan juga dipengaruhi oleh operasional 41 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebagai langkah konkret, Pemkot Jambi telah membentuk tim percepatan rantai pasok melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan guna memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga.

Di sektor ekonomi, Pemkot Jambi mendorong pertumbuhan yang inklusif dengan memperkuat peran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Berbagai kegiatan seperti festival dan event ekonomi digelar untuk menciptakan efek berganda bagi masyarakat.

Selain itu, capaian positif juga terlihat pada pengelolaan keuangan daerah. Maulana mengungkapkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi berhasil melampaui angka Rp2 triliun.

Ia menjelaskan, kebijakan relaksasi pajak menjadi salah satu faktor pendorong, di antaranya melalui penurunan tarif BPHTB serta pemberian keringanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi wajib pajak.

“Relaksasi ini kami terapkan agar tidak memberatkan pelaku UMKM, namun tetap berdampak pada peningkatan pendapatan daerah,” jelasnya.

Terkait penyertaan modal pada Bank Jambi, Maulana menyebut saat ini masih dalam tahap kajian oleh tim ahli guna menentukan langkah kebijakan yang tepat.

Di sisi lain, persoalan sampah masih menjadi tantangan yang diakui membutuhkan perhatian serius. Peningkatan volume sampah disebut dipengaruhi oleh perubahan pola konsumsi masyarakat.

Melalui program Kampung Bahagia, pemerintah kota mendorong peningkatan kebersihan lingkungan, salah satunya dengan pengadaan gerobak motor di setiap RT melalui bantuan Rp100 juta per RT.

Program ini telah mulai diterapkan di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Pelayangan.

Selain itu, penegakan peraturan daerah juga akan diperkuat untuk menekan praktik pembuangan sampah liar di sejumlah titik.

Menutup penyampaiannya, Maulana menegaskan bahwa seluruh masukan dari DPRD merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

“Kami sangat mengapresiasi kritik dan saran dari DPRD. Ini menjadi bahan evaluasi sekaligus memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif,” pungkasnya.(*)




Industri Keuangan Jambi Perkuat Sinergi, Asuransi Dinilai Kunci Ketahanan Ekonomi

JAMBI, SEPUCUKJAMBi.IDForum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Provinsi Jambi memanfaatkan momentum Halal Bihalal untuk memperkuat kolaborasi antar pelaku industri keuangan sekaligus membangun sinergi dengan insan media.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Lebaran, tetapi juga forum strategis dalam menyatukan langkah guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Cabang Jambi, Amir Hamza, Kamis 2 April 2026, menekankan pentingnya peran industri asuransi umum dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Menurutnya, asuransi memiliki fungsi vital sebagai pelindung bagi berbagai sektor usaha, mulai dari pelaku UMKM hingga perusahaan besar.

Kehadiran asuransi dinilai mampu memberikan kepastian di tengah berbagai risiko yang tidak terduga.

Ia menjelaskan, struktur ekonomi Jambi yang ditopang oleh sektor perkebunan, pertambangan, dan perdagangan turut mendorong meningkatnya kebutuhan akan perlindungan aset.

Aktivitas distribusi barang dan penggunaan alat berat, misalnya, memicu pertumbuhan produk asuransi seperti kendaraan, properti, hingga pengangkutan barang.

Lebih jauh, Amir menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi tercermin dari realisasi pembayaran klaim.

Hal tersebut menjadi bukti konkret bahwa asuransi benar-benar hadir saat risiko terjadi, seperti kebakaran, kecelakaan kerja, maupun bencana alam.

Meski demikian, ia mengakui bahwa tantangan utama yang masih dihadapi adalah rendahnya tingkat literasi masyarakat terhadap produk asuransi.

Tidak sedikit yang masih menganggap asuransi sebagai beban biaya, bukan sebagai bentuk perlindungan jangka panjang.

Untuk itu, AAUI Jambi mendorong peran media sebagai mitra strategis dalam memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat.

Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman publik sekaligus menghilangkan stigma negatif terhadap industri keuangan.

FKIJK Jambi bersama para anggotanya juga berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dengan menjunjung prinsip inklusivitas. Langkah ini diyakini dapat menciptakan ekosistem keuangan yang sehat dan berdaya saing.

Ke depan, industri jasa keuangan di Jambi diharapkan mampu berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.




2.806 Aset Pasar Jambi Didata Ulang, Wawako Diza Turun Langsung ke Pasar Sitimang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDPemerintah Kota Jambi mulai melakukan langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menghidupkan kembali kejayaan kawasan pasar tradisional.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pendataan ulang seluruh aset berupa ruko, toko, kios, lapak, dan los pedagang di kawasan Pasar Sitimang dan Pasar Sijimat.

Sebelum proses pendataan dimulai, Diza Hazra Aljosha turun langsung melakukan peninjauan lapangan pada Rabu (1/4/2026).

Dalam kunjungannya, ia juga berdialog dengan para pedagang guna menyerap aspirasi serta memahami kondisi riil di lapangan.

Menurut Diza, kawasan pasar di Kota Jambi memiliki nilai sejarah yang kuat.

Dahulu, area ini bukan hanya pusat aktivitas perdagangan, tetapi juga menjadi bagian penting dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat, dengan deretan bangunan tua peninggalan masa kolonial.

Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Maulana bersama Diza berkomitmen untuk mengembalikan kejayaan kawasan tersebut melalui berbagai program revitalisasi, termasuk dalam kerangka “Kota Jambi Bahagia”.

Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, terdapat total 2.806 aset milik pemerintah yang tersebar di kawasan pasar. Rinciannya meliputi 62 ruko, 237 toko, 1.122 kios, serta 1.349 lapak dan los.

Diza menegaskan bahwa pendataan ini bertujuan memastikan seluruh aset dikelola secara optimal, termasuk memastikan kewajiban retribusi dibayarkan sesuai ketentuan.

Selain itu, Pemkot juga membuka peluang pengelolaan aset ke depan, baik melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun pengelolaan langsung oleh pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Diza turut mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap praktik penyewaan ilegal oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses sewa aset resmi hanya dapat dilakukan melalui Disperindag Kota Jambi, dengan tarif yang telah ditetapkan.

Sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali kawasan pasar, Pemkot Jambi juga akan menggelar kegiatan Wisata Kuliner Kota Tua pada 3 April 2026 di sekitar kawasan depan Hotel Duta.

Kegiatan ini diharapkan mampu menarik kembali minat masyarakat untuk berkunjung dan meramaikan pasar.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkot Jambi, tidak hanya dalam meningkatkan PAD.

Tetapi juga melindungi pedagang dari praktik yang merugikan serta mengembalikan fungsi pasar sebagai pusat ekonomi dan budaya masyarakat.(*)




Profil Maulana: Dokter, Pengusaha, Kini Wali Kota Jambi dengan Kemenangan Telak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi memasuki era kepemimpinan baru setelah Maulana resmi dilantik sebagai Wali Kota Jambi untuk periode 2025–2030.

Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan pada 20 Februari 2025.

Maulana yang berpasangan dengan Diza Hazra Aljosha sukses meraih kemenangan telak dalam Pilkada 2024.

Pasangan ini memperoleh dukungan sebesar 73,26 persen atau setara dengan 192.623 suara, mencerminkan kepercayaan besar masyarakat terhadap gaya kepemimpinan yang dinilai humanis dan berorientasi masa depan.

Dari Dunia Medis ke Panggung Pemerintahan

Lahir pada 14 Februari 1976, Maulana dikenal sebagai sosok dengan latar belakang kuat di bidang kesehatan.

Ia memulai karier sebagai dokter Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang membentuk pemahamannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat serta dinamika birokrasi pemerintahan.

Tak berhenti di situ, kontribusinya juga terlihat melalui pendirian sejumlah fasilitas kesehatan, seperti RSIA Annisa Jambi dan Klinik Hamdy Maulana Medika.

Dedikasinya di bidang sosial juga merambah dunia pendidikan dengan mendirikan Institut Agama Islam Muhammad Azim serta jaringan rumah tahfiz yang telah berkembang di berbagai wilayah.

Karier Politik yang Terbangun Bertahap

Perjalanan politik Maulana bukanlah sesuatu yang instan. Ia memulai langkahnya pada 2013 sebagai calon Wakil Wali Kota.

Pengalaman semakin matang saat menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jambi periode 2018–2023 mendampingi Syarif Fasha.

Selama masa tersebut, Maulana dikenal sebagai sosok eksekutor kebijakan yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kepercayaan publik dan partai pun terus menguat, terbukti dengan kembali terpilihnya ia sebagai Ketua DPD PAN Kota Jambi untuk periode 2025–2030.

Perpaduan Akademisi, Praktisi, dan Filantropis

Di luar aktivitas politik, Maulana juga dikenal sebagai akademisi.

Ia meraih gelar doktor di bidang Manajemen Pendidikan dari Universitas Pakuan pada 2018, melengkapi pendidikan kedokteran dari Universitas Brawijaya serta magister kesehatan dari Universitas Indonesia.

Dengan latar belakang tersebut, Maulana membawa kombinasi pengalaman yang lengkap—mulai dari birokrasi, dunia usaha, hingga pendidikan dan sosial.

Bersama Diza Aljosha, ia mengusung visi menjadikan Kota Jambi sebagai kota yang modern, sehat, dan religius dalam lima tahun ke depan.(*)




Maulana dan Diza Turun Langsung, Soroti Sampah dan Infrastruktur Danau Sipin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Maulana bersama Diza Hazra Aljosha turun langsung meninjau kondisi pintu air di kawasan perbatasan Kelurahan Telanai dan Legok, Kamis sore (26/03/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari respons cepat Pemerintah Kota Jambi terhadap laporan masyarakat di kawasan Danau Sipin.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan turut didampingi jajaran pemerintah daerah, camat, lurah, hingga warga setempat.

Fokus utama peninjauan adalah kondisi pintu air serta rencana pengembangan Danau Sipin sebagai destinasi wisata unggulan.

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa pengelolaan kawasan Danau Sipin membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Hal ini karena kewenangan pengelolaan kawasan tersebut melibatkan pemerintah pusat, provinsi, kota, hingga masyarakat.

“Pengelolaan tidak bisa dilakukan sendiri. Semua pihak harus bersinergi agar kawasan ini bisa berkembang dan tetap terjaga,” ujarnya.

Ia juga menyoroti persoalan kebersihan yang masih menjadi tantangan utama.

Meski Pemerintah Kota Jambi telah memiliki aturan tegas terkait larangan membuang sampah ke sungai dan danau dengan denda hingga Rp5 juta, pelanggaran masih sering ditemukan.

Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pengembangan kawasan wisata berbasis lingkungan.

Selain kebersihan, aspek keamanan juga menjadi perhatian penting. Pemkot Jambi melalui program Kampung Bahagia mendorong pemasangan CCTV di tingkat RT sebagai upaya pencegahan tindak kriminalitas.

“Keamanan menjadi faktor penting dalam menarik wisatawan. Tanpa rasa aman, orang enggan berkunjung,” tegasnya.

Dalam jangka panjang, Pemkot Jambi juga telah mengusulkan pembangunan infrastruktur strategis, termasuk rencana jalan layang yang menghubungkan kawasan Sungai Batanghari dengan Danau Sipin.

Proyek tersebut dirancang untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mengurangi kemacetan.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, Maulana juga menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat, khususnya generasi muda melalui pembentukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

Pelatihan akan diberikan untuk meningkatkan kemampuan pelayanan hingga komunikasi dengan wisatawan.

Terkait kondisi pintu air, ia menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat fasilitas penyaring sampah yang kini rusak akibat usia dan korosi. Pemerintah berencana membangun kembali fasilitas tersebut.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa solusi utama tetap terletak pada perubahan perilaku masyarakat.

“Percuma infrastruktur dibangun jika kesadaran tidak ada. Jangan buang sampah sembarangan karena dampaknya bisa luas, termasuk banjir,” tegasnya.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Jambi menunjukkan komitmennya dalam menjadikan Danau Sipin sebagai destinasi wisata unggulan berbasis lingkungan.

Dukungan masyarakat diharapkan menjadi kunci utama dalam mewujudkan kawasan wisata yang bersih, aman, dan berdaya saing.(*)




Harumkan Nama Indonesia dan Kota Jambi, Almira Ainun Wakili ke Sanremo Italia 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi gemilang, Maulana menerima langsung Almira Ainun di ruang kerjanya pada Kamis (26/03/2026).

Almira diketahui berhasil meraih gelar Grand Prix Indonesia 2026 dalam ajang Sanremo Junior Indonesia.

Kompetisi tersebut merupakan ajang pencarian bakat menyanyi untuk anak usia 6 hingga 15 tahun.

Pemenangnya akan mewakili Indonesia di babak final dunia Sanremo Junior World Final yang digelar di Italia, sebuah panggung internasional bergengsi bagi talenta muda dari berbagai negara.

Dalam suasana hangat dan penuh kebanggaan, Wali Kota Maulana memberikan motivasi kepada Almira yang akan bertolak ke Italia pada April 2026 mendatang.

Ia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras yang patut diapresiasi.

Almira Ainun sendiri merupakan siswi SMP Al-Falah Jambi. Keikutsertaannya di ajang internasional akan difasilitasi oleh Purwacaraka Music Studio dari Jakarta.

Wali Kota Maulana menyampaikan rasa bangganya atas prestasi tersebut.

Menurutnya, keberhasilan Almira tidak hanya membanggakan keluarga dan sekolah, tetapi juga membawa nama baik Kota Jambi di tingkat nasional hingga internasional.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Jambi akan membantu mempromosikan Almira melalui berbagai kanal, termasuk media sosial dan website resmi pemerintah daerah.

“Pemerintah Kota akan ikut mempromosikan agar Almira semakin dikenal dan termotivasi menghadapi kompetisi internasional,” ujar Maulana.

Ia juga menambahkan bahwa Almira akan tampil di ajang Grand Prix Sanremo Italia pada 11 April 2026 sebagai satu-satunya perwakilan dari Jambi.

Tak hanya menampilkan kemampuan vokal, Almira juga akan memperkenalkan budaya daerah dengan mengenakan busana bernuansa batik khas Melayu Jambi di panggung internasional tersebut.

“Ini bukan hanya soal bernyanyi, tapi juga membawa identitas budaya Jambi ke dunia,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Jambi juga memberikan bantuan operasional berupa uang saku kepada Almira untuk menunjang kebutuhannya selama mengikuti kompetisi di Italia.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, keluarga Almira, serta perwakilan manajemen Purwacaraka cabang Jambi.

Keikutsertaan Almira Ainun di ajang internasional ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi dan berani bersaing di kancah global.(*)




Haru! Nenek Oh Khioe Dapat Bantuan Kursi Roda dari Wali Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Senyum bahagia terpancar dari wajah Oh Khioe (81) saat kediamannya di Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah dikunjungi oleh Maulana.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus penyerahan bantuan berupa kursi roda dan paket sembako.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (26/03/2026) ini menjadi bukti nyata kehadiran Pemerintah Kota Jambi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya kalangan lanjut usia.

Dalam kesempatan tersebut, penyaluran bantuan turut melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi bersama instansi terkait lainnya.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa kunjungannya tidak hanya untuk memberikan bantuan, tetapi juga memastikan langsung kondisi kesehatan penerima bantuan yang menjadi prioritas perhatian pemerintah.

“Saya menerima laporan terkait kondisi seorang lansia yang mengalami penurunan kemampuan berjalan. Hari ini kami hadir bersama Baznas, Dinas Sosial, serta pihak kecamatan dan kelurahan untuk bersilaturahmi sekaligus menyerahkan kursi roda,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa Pemerintah Kota Jambi akan menanggung biaya pengobatan yang sebelumnya masih dibayar secara mandiri oleh pihak keluarga.

Pembiayaan tersebut nantinya akan dialihkan melalui program Kartu Bahagia setelah proses pendataan selesai dilakukan.

Program ini diharapkan mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, terutama dari sisi kesehatan.

Maulana juga mengapresiasi kepedulian warga sekitar yang telah membantu serta melaporkan kondisi nenek Oh Khioe kepada pemerintah daerah.

Program bantuan ini merupakan bagian dari prioritas Pemerintah Kota Jambi melalui program Kartu Bahagia dan Lansia Bahagia, yang berfokus pada jaminan kesehatan, bantuan sosial, serta peningkatan kualitas hidup para lansia.

Melalui langkah tersebut, pemerintah berupaya memastikan setiap warga lanjut usia dapat menjalani kehidupan yang lebih layak, nyaman, dan sejahtera.(*)




Ribuan Warga Padati Salat Id di Kantor Wali Kota Jambi, Ini Pesan Penting Maulana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Sabtu (21/3/2026).

Ribuan masyarakat tampak memadati lokasi sejak pagi hari untuk merayakan hari kemenangan setelah sebulan menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Kumandang takbir, tasbih, tahlil, dan tahmid menggema, menciptakan suasana religius yang menyentuh hati. Momentum ini sekaligus menjadi simbol kemenangan umat Islam dalam menahan hawa nafsu selama Ramadan.

Wali Kota Jambi Maulana hadir langsung bersama Ketua TP PKK Nadiyah. Turut mendampingi, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha bersama Ketua GOW Marsya Listya. Kehadiran para pemimpin daerah tersebut semakin mempererat kebersamaan dengan masyarakat.

Pelaksanaan salat berlangsung tertib dengan khatib Dr. Mhd. Padli Abdullah dan imam H. Ahmad Fadhil Al-Hafizh. Jamaah mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan.

Dalam sambutannya, Maulana mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat silaturahmi, meningkatkan toleransi, dan saling memaafkan.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Ramadan harus terus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bukti keberhasilan ibadah yang telah dijalankan.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan dan mempererat ukhuwah Islamiah di tengah dinamika kehidupan sosial masyarakat.

“Semangat kebersamaan ini harus kita jaga untuk mewujudkan Kota Jambi yang harmonis dan sejahtera,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap pembangunan daerah.

Ia memastikan pemerintah telah mengambil langkah konkret menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran, termasuk melalui pasar murah dan penyaluran bantuan sembako.

Usai salat, suasana hangat terlihat saat warga berbondong-bondong bersalaman dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam tradisi halal bihalal. Senyum dan keakraban mewarnai momen tersebut.

Para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Jambi pun tampak berbaur dengan masyarakat tanpa sekat, mencerminkan hubungan yang erat antara pemerintah dan warga dalam suasana Idul Fitri yang penuh makna.(*)




Sidak Jelang Lebaran, Wabup Tanjab Barat Cek Harga Pangan dan Transportasi Mudik

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bergerak cepat memastikan stabilitas harga bahan pokok serta kesiapan transportasi mudik.

Wakil Bupati Katamso SA turun langsung melakukan peninjauan ke pasar tradisional dan sejumlah titik layanan transportasi, Selasa (17/3/2026).

Dalam kunjungannya, Wabup didampingi sejumlah pejabat terkait, mulai dari jajaran dinas hingga perwakilan instansi seperti Bulog, BPS, serta Satgas Pangan dari kepolisian.

“Kami ingin memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan stok mencukupi. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan langkah antisipasi jika terjadi lonjakan harga,” ujar Katamso.

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga kebutuhan pokok di wilayah Tanjung Jabung Barat secara umum masih terkendali. Ketersediaan barang juga dinilai aman meskipun sempat ditemukan keterbatasan stok telur di tingkat pengecer.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah telah menyiapkan solusi dengan mengoptimalkan pasokan dari produksi lokal, termasuk dari peternakan Berkah Madani Farms, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta kandang petelur yang ada di daerah tersebut.

Tak hanya sektor pangan, Wabup juga melakukan inspeksi mendadak ke Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Terpadu di kawasan Pelabuhan Ro-Ro Kuala Tungkal serta Layanan Sarana Dermaga Penyeberangan.

Sidak ini dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas gabungan dalam menghadapi arus mudik jalur laut, yang melibatkan unsur Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, dan kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup menegaskan pentingnya pelayanan maksimal dari para penyedia jasa transportasi, terutama terkait ketepatan waktu keberangkatan dan keselamatan penumpang.

“Kami berharap pelayanan transportasi berjalan optimal agar masyarakat merasa aman dan nyaman selama perjalanan mudik,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Wabup juga menyerahkan bingkisan kepada petugas yang berjaga di pos pengamanan.

Dengan langkah terpadu ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap perayaan Idulfitri 2026 dapat berlangsung lancar, aman, serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.(*)