Hati-Hati! Balap Liar di Jalan Umum Bisa Masuk Penjara, Berikut Penjelasan Kasat Lantas Polresta Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jambi menegaskan larangan keras terhadap aktivitas balap liar yang marak terjadi di sejumlah ruas jalan kota. Kegiatan ini dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, baik pelaku maupun masyarakat umum.

Kasat Lantas Polresta Jambi, AKP Hadi Siswanto, mengatakan bahwa aksi balap liar tidak hanya melanggar norma keselamatan.

Ttapi juga merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

“Balap liar jelas membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Berdasarkan Pasal 29 UU LLAJ juncto Pasal 115 huruf B,” sebutnya.

Baca juga:  Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Jambi Kenalkan Tertib Lalu Lintas ke Anak TK

Baca juga:  Aksi Sosial Satlantas Polresta Jambi, Puluhan Nasi Kotak Dibagikan di Pasar Angso Duo

“Pelaku balap liar di jalan umum bisa dikenai sanksi pidana kurungan maksimal 1 tahun atau denda paling banyak Rp 3 juta,” tegas AKP Hadi Siswanto saat diwawancarai media.

Ia menambahkan bahwa, Satlantas Polresta Jambi akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan aksi balap liar, terutama pada malam hari dan akhir pekan.

“Kami tidak akan segan menindak tegas setiap pelanggaran. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas,” lanjutnya.

AKP Hadi juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama remaja yang kerap terlibat dalam kegiatan balap liar.

Baca juga:  Catat! Besok Layanan SIM Keliling Satlantas Jambi Hadir di Tugu Keris Siginjai

Baca juga:  Satlantas Polresta Jambi Gelar Razia di Simpang Pulai, Pelanggaran Menurun

Pihak kepolisian berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lalu lintas.(*)




Satlinmas Kota Jambi Resmi Dikukuhkan, Walikota Maulana: Kunci Keamanan dari RT

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, secara resmi mengukuhkan Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari Kecamatan Danau Sipin dan Kecamatan Jelutung. Acara pengukuhan berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, pada Senin siang (29/9/2025).

Pengukuhan ditandai dengan pembacaan sumpah dan janji secara simbolis oleh perwakilan Satlinmas dari kedua kecamatan.

Selain itu, penyematan tanda keanggotaan juga dilakukan langsung oleh Wali Kota Maulana, didampingi oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.

Pada kesempatan ini, para anggota Satlinmas juga mendapat pembekalan dari sejumlah narasumber ahli.

Hadir memberikan materi antara lain Kompol Akil selaku Kasat Binmas Polresta Jambi, serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Mustari Affandi.

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa, peran Satlinmas sangat vital dalam menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita kukuhkan Satlinmas di dua kecamatan. Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa hanya dibebankan kepada TNI-Polri, Satpol PP, atau Dinas Perhubungan. Dibutuhkan peran aktif dari masyarakat di tingkat RT, dan di sinilah Satlinmas mengambil peran penting,” tegas Maulana.

Ia juga menyebutkan bahwa, keberadaan Satlinmas mendukung langsung program prioritas Pemerintah Kota Jambi, yakni Kota Tangguh, terutama dalam menghadapi situasi darurat seperti kebakaran dan banjir.

“Dinas Damkar dan instansi terkait akan memberikan pelatihan penanggulangan bencana. Ini penting agar masyarakat siap menghadapi kondisi darurat,” ungkapnya.

Maulana berharap keberadaan Satlinmas bisa membantu meminimalisir potensi gangguan keamanan di masyarakat, seperti geng motor atau tindakan kriminal lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi juga menyampaikan sejumlah program prioritas yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti Kartu Bahagia dan Kampung Bahagia, yang ditujukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, terutama bagi keluarga prasejahtera.

“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat. Program-program ini berjalan bertahap dan membutuhkan sinergi semua pihak. Mari kita jaga kekompakan untuk menciptakan kenyamanan di Kota Jambi, demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas Maulana.

Secara bertahap, pengukuhan Satlinmas akan dilakukan di seluruh kecamatan di Kota Jambi.

Total anggota Satlinmas mencapai 2.040 orang, yang direkrut dari masyarakat melalui seleksi ketat di tingkat RT, disahkan oleh Lurah, dan dikukuhkan langsung oleh Wali Kota.(*)




Tanggap Darurat Wali Kota Jambi, Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran Solok Sipin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, dr. H. Maulana, MKM, langsung turun ke lokasi kebakaran hebat yang terjadi di kawasan padat penduduk Kelurahan Solok Sipin, Sabtu pagi. Insiden tersebut dilaporkan sekitar pukul 09.30 WIB dan menghanguskan beberapa rumah warga.

Dalam tinjauannya, Maulana memuji respons cepat tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, yang tiba di lokasi hanya delapan menit setelah laporan diterima.

Meski akses jalan sempit, petugas mampu menjangkau titik api dengan menggunakan pipa sepanjang 60 meter.

“Respons cepat dari Damkar sangat membantu. Armada dan petugas sigap meski menghadapi tantangan akses jalan kecil,” kata Maulana di lokasi kejadian.

Dinas Damkar mengerahkan sembilan unit armada dan menggunakan sekitar 45 ribu liter air untuk memadamkan api. Upaya ini dinilai krusial, mengingat padatnya bangunan di sekitar lokasi yang berpotensi mempercepat penyebaran api.

“Dengan penanganan cepat, api berhasil dilokalisir dan hanya membakar empat unit bangunan—satu rumah tunggal dan tiga bedeng yang saling terhubung,” jelasnya.

Wali Kota juga menyempatkan diri bertemu dan memberikan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak.

Dilaporkan, satu orang mengalami luka bakar serius dan saat ini menjalani perawatan intensif di RS Baiturahim.

Penyebab kebakaran sementara diduga berasal dari kebocoran regulator gas LPG, yang menjadi peringatan bagi warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran di rumah tangga.

“Kejadian ini harus menjadi pelajaran. Kebocoran gas bisa sangat berbahaya. Jika mencium aroma gas, segera matikan sumber api dan periksa regulator,” tegas Maulana.

Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap korsleting listrik, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang tidak menentu.

Untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat, Dinas Damkar Jambi akan mengintensifkan program penyuluhan di tingkat RT. Tujuannya, agar warga memahami langkah pencegahan dan penanganan awal saat kebakaran terjadi.

“Kami berharap keluarga yang terdampak diberi kekuatan dan kesabaran. Pemerintah hadir dengan bantuan darurat sebagai bentuk kepedulian,” tutupnya.(*)




Jatuh Saat Buka Palka, ABK Kapal di Pelabuhan Pasir Jambi Belum Ditemukan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Seorang anak buah kapal (ABK) bernama Idris (27) dilaporkan tenggelam setelah terjatuh dari KM Musdalifah saat kapal tengah bongkar muatan di Pelabuhan Pasir, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, Selasa pagi (23/9/2025).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Menurut keterangan saksi, korban terjatuh saat tengah membuka palka kapal.

“Korban sedang bekerja membuka palka. Tiba-tiba dia melangkah dan jatuh ke air,” ungkap Hamsah (55), nahkoda KM Musdalifah yang menyaksikan langsung kejadian itu.

Nahkoda bersama kru kapal sempat berusaha memberikan pertolongan, namun korban tidak berhasil ditemukan.

Kenek (50), seorang buruh pelabuhan yang juga berada di lokasi, membenarkan bahwa upaya pencarian awal dilakukan secara mandiri oleh kru kapal sebelum bantuan resmi datang.

Mendapat laporan kejadian, Tim SAR Ditpolairud Polda Jambi segera dikerahkan ke lokasi. Proses pencarian dilakukan bersama Polsek Jambi Timur, Basarnas, dan sejumlah unsur terkait lainnya.

“Kami telah menerjunkan tim pencarian dan terus berkoordinasi dengan Basarnas. Hingga saat ini korban masih belum ditemukan,” kata Dirpolairud Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo, saat dikonfirmasi.

Ia juga mengimbau seluruh nahkoda dan ABK kapal agar meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja, terutama bagi pekerja yang memiliki kondisi kesehatan khusus.

“Keselamatan kerja harus menjadi prioritas. Kami harap kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Proses pencarian masih terus berlangsung hingga berita ini diturunkan.(*)




Perkuat Layanan Pendidikan dan Kesehatan, Sekda Kota Jambi Lantik 25 Pejabat Fungsional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 25 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi resmi dilantik menjadi pejabat fungsional pada Kamis, 18 September 2025.

Para pejabat ini akan bertugas di dua sektor strategis, yakni pendidikan dan kesehatan.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Jambi, A Ridwan, dan berlangsung secara khidmat. Dari total pejabat yang dilantik, 16 orang ditempatkan di Dinas Pendidikan, sementara 9 orang lainnya di Dinas Kesehatan.

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Jambi.

“Jabatan fungsional di bidang pendidikan dan kesehatan sangat vital. Mereka berada di garis depan pelayanan kepada masyarakat,” kata Ridwan.

Di sektor pendidikan, para pejabat yang dilantik diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia melalui pendekatan inovatif, adaptif terhadap teknologi, serta menjunjung tanggung jawab dan integritas.

Sementara itu, pejabat di bidang kesehatan diharapkan mampu menjaga standar layanan, melakukan upaya promotif dan preventif, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Pemerintah Kota Jambi juga menegaskan komitmen untuk terus melakukan pembinaan dan evaluasi secara berkala terhadap kinerja pejabat fungsional agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat.

“Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik bekerja dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas, serta terus mengasah kompetensi di bidangnya,” tambah Sekda.(*)




Waduh! Siang Ini Pegawai Inspektorat Kota Jambi Panik Berhamburan, Ini Penyebabnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Suasana di Kantor Inspektorat Kota Jambi mendadak panik setelah muncul api dari arah pintu samping kantor pada Selasa siang (16/9/2025).

Api yang berasal dari area trafo listrik tersebut sempat memicu kepanikan di antara para pegawai, yang langsung keluar berhamburan untuk menyelamatkan diri.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi, sebelum api muncul, terdengar suara ledakan cukup keras dari sekitar trafo listrik.

Tak lama kemudian, api langsung menyambar dan membesar.

Beruntung, para pegawai Inspektorat Kota Jambi sigap dan segera mengambil alat pemadam api ringan (APAR) untuk memadamkan api awal.

Upaya cepat ini mencegah api merambat ke bagian lain gedung.

Tak berselang lama, petugas Pemadam Kebakaran Kota Jambi tiba di lokasi dan menurunkan satu unit mobil damkar untuk memastikan api benar-benar padam.

Informasi yang diterima dari pihak kantor menyebutkan bahwa, insiden seperti ini bukan pertama kali terjadi.

Ini merupakan kejadian kedua kalinya trafo di kantor Inspektorat Kota Jambi terbakar, yang membuat pegawai semakin waspada.

Akibat insiden tersebut, aliran listrik di seluruh area kantor Inspektorat Kota Jambi untuk sementara terputus.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran.

Namun, pihak terkait dipastikan akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.(*)




Korsleting Freezer Picu Kebakaran di SMPN 20 Kota Jambi, Ini Penjelasan Warga dan Damkar Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran melanda SMP Negeri 20 Kota Jambi yang terletak di Jalan Dharmapala, Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, pada Rabu pagi (10/9/2024) sekitar pukul 06.15 WIB.

Sejumlah ruangan di sekolah tersebut dilaporkan hangus terbakar sebelum aktivitas belajar dimulai.

Meski belum ada kegiatan belajar mengajar berlangsung, beberapa siswa sudah mulai berdatangan saat api mulai membesar.

Seorang siswi kelas VIII bernama Aruni yang tinggal tidak jauh dari sekolah mengungkapkan sempat mendengar ledakan keras sebelum muncul asap dan api.

“Sekitar jam enam pagi kami dengar ledakan keras, lalu keluar asap tebal. Api belum terlihat waktu itu,” ungkap Aruni saat diwawancarai.

Warga sekitar, Sunaryo, yang juga suami dari salah satu guru SMPN 20 Jambi, menyebutkan bahwa api pertama kali terlihat berasal dari ruang koperasi.

“Sekitar pukul 06.15 WIB saya lihat asap dari ruang koperasi. Langsung saya hubungi Damkar,” ujar Sunaryo.

Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Damkar Kota Jambi sempat tiba lebih awal. Namun, karena keterbatasan air, proses pemadaman terganggu.

Api dengan cepat menyebar ke ruangan lain hingga akhirnya tujuh armada tambahan dikerahkan dengan total 36 ribu liter air.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi, menjelaskan bahwa sumber kebakaran berasal dari freezer atau showcase yang terhubung ke terminal listrik dengan daya tak sesuai kapasitas.

“Terjadi pembagian daya yang tidak seimbang, menyebabkan MCB listrik sering turun. Ini jadi pemicu utama korsleting hingga akhirnya terjadi kebakaran,” jelas Mustari.

Mustari juga mengakui bahwa proses pemadaman sempat terhambat karena minimnya sumber air di sekitar lokasi.

Bantuan tambahan dikirim dari Mako Damkar Simpang Kawat untuk mempercepat proses pengendalian api.

“Saat armada tiba, api sudah menyebar luas. Kami langsung lakukan proteksi agar tidak merambat ke ruangan lainnya,” pungkasnya.(*)




Wali Kota Maulana: Job Fit Jadi Tahapan Awal Restrukturisasi OPD Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, menegaskan bahwa pelaksanaan job fit bagi pejabat eselon II merupakan langkah awal dari proses restrukturisasi organisasi perangkat daerah (OPD) yang akan dilakukan selama tahun pertama masa jabatannya bersama Wakil Wali Kota.

Menurut Maulana, job fit ini merupakan momen penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para pejabat, terlebih banyak di antaranya yang telah menjabat lebih dari lima tahun.

“Ini momentum evaluasi. Kita ingin menata ulang organisasi dengan tepat, berbasis pada kompetensi dan kebutuhan riil saat ini,” ujarnya, Selasa 9 September 2025.

Ia juga menekankan pentingnya semangat kerja, inovasi baru, serta visi strategis dalam menjalankan tugas. Hal ini menjadi poin utama dalam proses job fit yang sedang berlangsung.

“Pejabat yang sudah lama menjabat harus bisa menghadirkan inovasi baru. Yang kami tekankan adalah kompetensi, semangat berprestasi, dan visi ke depan,” tambahnya.

Hasil job fit ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam rotasi atau reposisi jabatan di lingkungan Pemkot Jambi, sebagai bagian dari penataan birokrasi yang lebih efektif dan responsif terhadap tantangan pembangunan ke depan.(*)




Dimulai Pembuatan Makalah! Proses Job Fit di Lingkungan Pemkot Jambi Bergulir, Berikut Nama-Namanya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi resmi memulai tahapan job fit atau uji kesesuaian jabatan bagi 22 pejabat eselon II pada Selasa, 9 September 2025.

Proses ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan kompetensi pejabat yang memegang jabatan strategis di lingkungan Pemkot Jambi.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Job Fit, Samsurijal Tan, mengatakan bahwa proses ini dimulai dengan pembuatan makalah yang memuat capaian selama menjabat, serta rencana strategis ke depan.

Setelah itu, peserta mengikuti sesi wawancara mendalam.

“Makalah berisi laporan kinerja dan visi ke depan, sementara wawancara menggali pemahaman dan inovasi yang dimiliki. Seluruhnya akan dinilai secara objektif menggunakan sistem skor oleh tim pansel,” jelas Samsurijal, Selasa 9 September 2025.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Wali Kota Jambi,  Maulana, untuk menata ulang jabatan sesuai kompetensi, serta mendorong terciptanya birokrasi yang inovatif dan adaptif terhadap perubahan.

Sebanyak 22 pejabat mengikuti job fit ini, yakni:

  1. Arzi Efendi – Kepala Dinas Kearsipan & Perpustakaan

  2. Liana Andriani – Kepala BKPSDM Daerah

  3. H. Ardi – Kepala Dinas Lingkungan Hidup

  4. Yon Heri – Kepala Dinas Penanaman Modal & PTSP

  5. Feriadi – Kepala Satpol PP

  6. Erwandi – Kepala Dinas Pemuda & Olahraga

  7. Raden Jufri – Kepala Badan Kesbangpol

  8. Mulyadi – Kepala Dinas Pendidikan

  9. Mahruzar – Kepala Dinas Perumahan Rakyat & Kawasan Permukiman

  10. Noverintiwi Dewanti – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan & Perlindungan Anak

  11. Moncar Widaryanto – Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan & SDM

  12. Abu Bakar – Kepala Dinas Komunikasi & Informatika

  13. Saleh Ridha – Kepala Dinas Perhubungan

  14. Mariani Yanti – Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan

  15. Mustari Affandi – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran & Penyelamatan

  16. Amran – Kepala Dinas Perdagangan & Perindustrian

  17. Evridal Asri – Kepala Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan

  18. Momon Sukmana Fitra – Kepala Dinas PUPR

  19. Yunita Indrawati – Kepala Dinas Sosial

  20. Noviarman – Sekretaris DPRD

  21. Nella Ervina – Kepala Badan Pengelola Pajak & Retribusi Daerah

  22. Suhendri – Kepala Bappeda. (*)




PBB dan BPHTB Dipermudah, Maulana Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memberikan kabar baik bagi warganya.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., Pemkot Jambi mengumumkan kebijakan baru terkait Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2025, yang berdampak langsung pada pengurangan beban pajak masyarakat.

Dari total lebih dari 182 ribu Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang diterbitkan tahun ini, sekitar 115 ribu SPPT atau 67 persen di antaranya mengalami penurunan nilai dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, sekitar 67 persen warga merasakan penurunan PBB tahun ini. Ini adalah bentuk keberpihakan kami kepada masyarakat,” kata Maulana, belum lama ini.

Sementara itu, sekitar 49 ribu SPPT (29 persen) tercatat mengalami kenaikan, yang menurut Maulana disebabkan oleh adanya pembangunan baru atau kenaikan nilai objek pajak.

Kenaikannya pun terbilang ringan, rata-rata hanya 1,8 persen. Adapun sisanya, sekitar 6 ribu SPPT (4 persen), tidak mengalami perubahan nilai.

Kebijakan fiskal ini merupakan kelanjutan dari pendekatan pro-rakyat yang konsisten dijalankan Pemkot Jambi.

Sebelumnya, pada April 2025, Pemkot juga menurunkan tarif Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) melalui formula baru yang lebih fleksibel.

Skema tersebut tidak hanya mengacu pada Zona Nilai Tanah (ZNT), tetapi juga mempertimbangkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Langkah ini membawa hasil signifikan. Jumlah transaksi properti di Kota Jambi melonjak dari 500 menjadi 1.500 transaksi per bulan, atau meningkat hingga 300 persen.

Efek domino lainnya adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sebelumnya Rp 5–6 miliar menjadi Rp 7–8 miliar per bulan.

“Dampaknya sangat positif. Tarif kita turunkan, tetapi pendapatan daerah justru meningkat. Ini bukti bahwa kebijakan yang berpihak pada rakyat bisa tetap menjaga kinerja fiskal,” jelas Maulana.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan program pemerintah pusat dalam mempercepat aktivitas ekonomi di daerah.

Salah satunya adalah dengan mempercepat layanan BPHTB, yang kini dapat selesai dalam waktu 2×24 jam.

“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendorong kesejahteraan masyarakat Jambi melalui kemudahan transaksi dan pengurangan beban pajak,” tutup Maulana.(*)