Batik Jambi Tampil Memukau di Fashion Show HUT Kota Jambi 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jambi menggelar Fashion Show Batik Jambi dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Jambi dan HUT Kota Jambi Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menampilkan berbagai kreasi busana dengan motif khas Batik Jambi yang dipadukan sentuhan modern dan elegan.

Penampilan para peserta di atas catwalk sukses menarik perhatian masyarakat dan tamu undangan yang hadir.

Beragam corak dan desain batik khas daerah tampil memukau, memperlihatkan bahwa Batik Jambi mampu mengikuti perkembangan tren fashion tanpa meninggalkan nilai budaya dan identitas lokal.

Suasana semakin semarak saat sesi eksebisi Wali Kota Jambi, Wakil Wali Kota Jambi bersama jajaran pejabat Pemerintah Kota Jambi turut tampil mengenakan busana batik khas Jambi dengan berbagai motif unik dan menarik.

Kepala Disperindag Kota Jambi, Nella Ervina, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah nyata untuk terus membudayakan penggunaan Batik Jambi di tengah masyarakat.

“Melalui fashion show ini kami ingin Batik Jambi semakin dikenal dan dicintai masyarakat. Kreativitas yang ditampilkan para peserta menunjukkan bahwa batik bisa tetap modern tanpa meninggalkan nilai tradisinya,” ujar Nella Ervina.

Ia menegaskan, Disperindag Kota Jambi akan terus mendukung pengrajin dan pelaku UMKM batik agar produk lokal memiliki daya saing yang lebih kuat, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa Batik Jambi kini semakin dikenal luas dan memiliki tempat tersendiri di dunia fashion.

“Batik Jambi saat ini sudah mendunia. Karena itu kita harus terus menjaga, melestarikan, sekaligus bangga menggunakan produk khas daerah sendiri,” kata Maulana.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi juga mengajak masyarakat untuk semakin mencintai produk lokal, khususnya batik khas Jambi yang kini memiliki motif semakin beragam dan inovatif.

Menurutnya, penggunaan Batik Jambi oleh pejabat pemerintah hingga berbagai kalangan masyarakat akan memberikan dampak positif bagi perkembangan industri batik daerah dan para pengrajinnya.

“Kita ingin Batik Jambi semakin eksklusif dan semakin dikenal luas. Ini juga bentuk dukungan terhadap para pengrajin lokal agar terus berkembang,” ujarnya.

Fashion Show Batik Jambi tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Kota Jambi Tahun 2026 sekaligus momentum memperkuat promosi budaya dan produk unggulan daerah kepada masyarakat luas.(*)




Perkuat Pendidikan Seksual Sehat di Sekolah, Pemkot Jambi Gandeng Karunia Global School!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  — Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat upaya perlindungan anak di lingkungan pendidikan.

Salah satunya melalui kerja sama dengan Karunia Global School (KGS) dalam program pendidikan seksual sehat dan ramah anak bagi tenaga pendidik di Kota Jambi.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Jambi, Yayasan Bina Tuna Sejahtera, Dinas Pendidikan Kota Jambi dan Karunia Global School.

Program ini difokuskan pada pelatihan bagi guru PAUD, SD hingga SMP sebagai langkah pencegahan kekerasan seksual terhadap anak di lingkungan sekolah.

Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama mengenai perlindungan anak sekaligus pendidikan kesehatan reproduksi yang aman dan sesuai usia.

“Kerja sama ini dilakukan untuk memperkuat upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap siswa serta memberikan pendidikan kesehatan reproduksi yang aman dan nyaman di lingkungan sekolah,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan, Karunia Global School selama ini telah menerapkan program pendidikan seksual sehat dengan modul pembelajaran yang dinilai sesuai standar perlindungan anak.

Menurutnya, pengalaman dan sistem pembelajaran yang sudah berjalan di KGS akan dikembangkan ke sekolah-sekolah lain di Kota Jambi agar tenaga pendidik memiliki pemahaman yang sama terkait pendidikan reproduksi dan perlindungan anak.

“Di KGS program ini sudah berjalan dengan baik. Karena itu kami ingin ilmu dan pelatihannya dapat diterapkan lebih luas di seluruh sekolah Kota Jambi,” katanya.

Pelatihan nantinya dilakukan secara bertahap untuk guru-guru PAUD, SD dan SMP baik negeri maupun swasta.

Fokus utamanya yakni memberikan pemahaman kepada pendidik tentang cara mengenalkan pendidikan seksual sehat sesuai usia anak sekaligus mencegah kekerasan seksual di lingkungan sekolah.

“Kami ingin seluruh guru memiliki pemahaman yang sama tentang bagaimana menjaga anak-anak dari potensi kekerasan seksual melalui edukasi yang tepat,” tambah Maulana.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bina Tuna Sejahtera, Yudi Limarti, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh program Pemerintah Kota Jambi tersebut.

Ia menilai pendidikan seksual sehat sejak dini sangat penting untuk membangun perlindungan anak yang lebih baik di lingkungan pendidikan.

“Kami bersyukur dapat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jambi. Pendidikan seksual sehat memang perlu diterapkan sejak dini agar perlindungan terhadap anak semakin optimal,” ujarnya.

Yudi menjelaskan, Karunia Global School sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi terkait pendidikan seksual sehat serta perlindungan anak dari lembaga foundation yang berkompeten di bidang tersebut.

Pengalaman itu, lanjutnya, diharapkan dapat dibagikan kepada sekolah-sekolah lain di Kota Jambi sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan ramah anak.

Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kota Jambi berharap pencegahan kekerasan seksual terhadap anak dapat semakin diperkuat dengan melibatkan guru sebagai garda terdepan perlindungan anak di lingkungan sekolah.(*)




Soroti Ketergantungan Pangan Jambi Jelang Idul Adha, Ivan Wirata Dorong Produksi Lokal Diperkuat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, mengingatkan pentingnya memperkuat ketahanan pangan daerah agar masyarakat tidak terus bergantung pada pasokan dari luar wilayah.

Menurut Ivan, langkah pemerintah daerah bersama Bank Indonesia dan Bulog yang rutin memantau harga serta stok kebutuhan pokok patut diapresiasi.

Pengawasan yang dilakukan setiap hari dinilai mampu menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman menjelang hari besar keagamaan.

“Pemantauan ini penting agar masyarakat merasa tenang menghadapi Idul Adha tanpa kekhawatiran soal kelangkaan ataupun lonjakan harga pangan,” ujar Ivan Wirata.

Ia menyebut, berdasarkan laporan Bulog dan Bank Indonesia, stok pangan di Provinsi Jambi saat ini masih mencukupi.

Bulog bahkan mampu menyiapkan sekitar satu ton beras setiap hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain itu, harga sejumlah komoditas strategis seperti minyak goreng juga masih relatif terkendali.

Meski demikian, Ivan menilai Jambi masih memiliki pekerjaan rumah besar terkait kemandirian pangan. Ia menyoroti tingginya ketergantungan daerah terhadap suplai bahan pokok dari luar provinsi.

Cabai misalnya, masih banyak dipasok dari Berastagi, Sumatera Utara. Sementara kebutuhan sapi menjelang Idul Adha sebagian besar masih didatangkan dari Lampung.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian serius. Ketergantungan terhadap daerah lain membuat harga mudah naik karena dipengaruhi biaya distribusi, tol hingga risiko penyusutan barang selama perjalanan,” katanya.

Politisi Partai Golkar itu mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menyusun strategi jangka panjang dalam memperkuat produksi pangan lokal, mulai dari cabai, beras hingga komoditas peternakan.

Ia menilai dukungan anggaran melalui APBD sangat penting agar petani dan peternak memiliki kemampuan meningkatkan produksi sekaligus menjaga kestabilan pasokan di daerah.

Selain sektor pertanian, Ivan juga melihat potensi besar dari pengembangan peternakan sapi berbasis perkebunan sawit di Jambi.

Dengan luas perkebunan sawit mencapai sekitar 1,2 juta hektare, menurutnya setiap hektare lahan berpotensi dimanfaatkan untuk memelihara dua ekor sapi.

Konsep integrasi sawit dan peternakan tersebut dinilai mampu meningkatkan populasi ternak sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Limbah ternak dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik, sementara pelepah sawit bisa dijadikan pakan sapi.

“Kalau ini dikelola serius, Jambi bisa jauh lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan dan peternakan masyarakat,” tegasnya.

Ivan memastikan DPRD Provinsi Jambi akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar program ketahanan pangan berjalan maksimal dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(*)




Reformasi Birokrasi Kota Jambi Melonjak, Maulana-Diza Raih Predikat A- Nasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Pemkot Jambi berhasil meraih Indeks Reformasi Birokrasi Tahun 2025 sebesar 82,36 dengan predikat A-.

Capaian tersebut berdasarkan hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Tahun 2025 yang tertuang dalam surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Nomor B/157/RB.06/2026 tertanggal 10 April 2026.

Hasil ini menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pada 2024, Pemerintah Kota Jambi masih berada pada kategori BB dengan nilai 72,97.

Kini, nilainya melonjak lebih dari 9 poin hingga berhasil masuk kategori A-.

Tak hanya mengalami kenaikan tajam, capaian tersebut juga menempatkan Kota Jambi berada di atas nilai Reformasi Birokrasi Provinsi Jambi yang sama-sama meraih kategori A-, namun dengan skor 81,35.

Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Jambi, Rini Yuliani, mengatakan peningkatan tersebut menjadi bukti komitmen seluruh jajaran Pemerintah Kota Jambi dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Alhamdulillah tahun ini Indeks Reformasi Birokrasi Kota Jambi meningkat signifikan menjadi 82,36 dengan kategori A-. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Menurut Rini, keberhasilan tersebut tidak lepas dari berbagai upaya pembenahan birokrasi yang terus dilakukan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan tata kelola pemerintahan digital, hingga pembangunan budaya kerja ASN yang profesional dan adaptif.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi perangkat daerah yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas Reformasi Birokrasi di Kota Jambi.

“Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus melakukan inovasi dan pembenahan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tambahnya.

Peningkatan nilai Reformasi Birokrasi ini sekaligus menjadi indikator bahwa implementasi tata kelola pemerintahan di Kota Jambi berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen terus menghadirkan birokrasi yang sigap, transparan, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui pelayanan publik yang optimal.(*)




Walikota Maulana Akui Peran Besar Wartawan dalam Membangun Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa keberadaan wartawan dan insan pers memiliki kontribusi besar.

Khususnya, dalam membantu pemerintah menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk melalui kritik yang bersifat membangun demi kemajuan daerah.

Hal itu disampaikan Maulana saat menjamu makan malam Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, bersama rombongan tim penguji Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Mandiri PWI Kota Jambi Tahun 2026, Selasa malam (19/5/2026).

Dalam suasana penuh keakraban tersebut, Maulana mengaku Pemerintah Kota Jambi selama ini sangat merasakan manfaat dari peran media dan jurnalis dalam menyebarluaskan berbagai program pembangunan kepada masyarakat.

Menurutnya, wartawan bukan hanya sekadar penyampai informasi, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan edukasi sekaligus kontrol sosial yang positif.

“Kami merasakan betul kontribusi wartawan maupun jurnalis di Kota Jambi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, termasuk membantu menyampaikan program-program pemerintah. Bahkan kritik yang diberikan juga menjadi masukan yang konstruktif bagi pemerintah daerah,” ujar Maulana.

Ia menambahkan, pers memiliki posisi penting di tengah masyarakat karena mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik.

Karena itu, Maulana berharap hubungan baik antara Pemerintah Kota Jambi dan insan pers dapat terus terjalin dengan harmonis serta saling mendukung demi pembangunan daerah yang lebih baik.

“Harapan kami sinergi dan silaturahmi ini terus terbangun dengan baik ke depannya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan Wali Kota Jambi kepada rombongan PWI Pusat dan tim penguji UKW Mandiri PWI Kota Jambi 2026.

Menurut Akhmad Munir, hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan pers menjadi modal penting dalam menciptakan iklim informasi yang sehat serta bermanfaat bagi masyarakat.

“Pers dan pemerintah harus terus bersinergi. Pers juga memiliki fungsi kontrol sosial melalui kritik, namun tentu kritik yang disampaikan harus bersifat konstruktif,” katanya.

Jamuan makan malam tersebut berlangsung hangat dan penuh nuansa silaturahmi antara Pemerintah Kota Jambi dengan jajaran PWI Pusat serta insan pers yang hadir di Kota Jambi.(*)




Wali Kota Jambi Maulana Jamu Ketum PWI Pusat, Bahas Peran Strategis Pers untuk Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, menggelar jamuan makan malam bersama Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, serta rombongan tim penguji Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Mandiri PWI Kota Jambi Tahun 2026, Selasa malam (19/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Jambi dengan insan pers nasional maupun daerah yang hadir dalam pelaksanaan UKW Mandiri di Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Maulana menyampaikan apresiasi atas kedatangan Ketua Umum PWI Pusat beserta tim penguji UKW ke Kota Jambi.

Ia menilai wartawan memiliki posisi penting sebagai penyampai informasi sekaligus penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

Menurut Maulana, keberadaan media dan jurnalis selama ini memberikan kontribusi besar dalam mendukung penyebaran informasi pembangunan daerah kepada masyarakat secara luas.

“Pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat. Bahkan kritik yang diberikan juga menjadi bahan evaluasi dan masukan yang sangat konstruktif,” ujar Maulana.

Ia juga berharap hubungan baik antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus terjalin demi mendukung kemajuan Kota Jambi ke depan.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengaku terkesan dengan sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kota Jambi kepada rombongan PWI Pusat dan tim penguji UKW.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan pers menjadi faktor penting dalam menciptakan pembangunan daerah yang sehat dan transparan.

“Kehadiran pers harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Pers juga memiliki fungsi kontrol sosial, namun kritik yang disampaikan harus tetap konstruktif dan bertanggung jawab,” kata Akhmad Munir.

Ia menambahkan, hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan media diharapkan mampu menciptakan iklim informasi yang positif sekaligus edukatif bagi masyarakat Kota Jambi.(*)




PWI Kota Jambi Fokus Tingkatkan Profesionalisme Wartawan melalui UKW Mandiri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDPersatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi kembali menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Mandiri Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers di Provinsi Jambi.

Kegiatan UKW Mandiri angkatan ke-13 tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20-21 Mei 2026 di Hotel Abadi Suite dengan diikuti sebanyak 22 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Sebelum pelaksanaan UKW, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti kegiatan Pra UKW yang dipusatkan di Rumah Kebangsaan Siginjai Polda Jambi pada Senin (18/5/2026).

Kegiatan itu bertujuan memperkuat pemahaman peserta terkait materi pers dan mata uji kompetensi wartawan.

Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah, mengatakan pelaksanaan Pra UKW sengaja dilakukan secara terpusat agar seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama sekaligus memperkuat kekompakan antarpeserta.

“Kami sengaja membuat Pra UKW secara terpusat agar peserta lebih memahami materi pers dan mata uji, sekaligus membangun kekompakan sebelum mengikuti UKW Mandiri,” ujar Irwansyah.

Ia juga mengapresiasi dukungan Polda Jambi yang telah memfasilitasi pelaksanaan Pra UKW di Rumah Kebangsaan Siginjai sehingga kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusias tinggi dari peserta.

Menurutnya, UKW Mandiri menjadi bagian penting dalam pembinaan dunia pers agar semakin profesional dan berkualitas di tengah perkembangan informasi yang semakin cepat.

Dalam Pra UKW tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari narasumber PWI Pusat, yakni Dr. Eko Pambudi dan Prof. Jufri, dengan moderator Direktur UKW Dr. H. Aat Surya Safaat.

Selain itu, peserta juga mendapat pendalaman materi dari Pemimpin Redaksi Harian Pagi Jambi Ekspres, Pirma Satria.

Irwansyah menjelaskan, dari total peserta yang mengikuti UKW Mandiri, sebanyak 10 wartawan akan menjalani ujian tingkat utama dan 12 peserta mengikuti jenjang wartawan muda.

Pelaksanaan UKW nantinya akan dibuka langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, bersama Gubernur Al Haris.

Sejumlah pejabat daerah juga dijadwalkan hadir dalam pembukaan tersebut, di antaranya Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, Kajati Jambi, Danrem 042 Gapu, Wali Kota Jambi Maulana, hingga Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly.

Irwansyah memastikan seluruh persiapan pelaksanaan UKW telah dimatangkan oleh panitia pelaksana yang diketuai Khotib Syarbini bersama Dhea Viryza dan Rizal Zebua.

“Semoga pelaksanaan UKW Mandiri ini berjalan lancar dan mampu melahirkan wartawan yang profesional serta berkompeten,” tutupnya.(*)




Perempuan Tirta Mayang Belajar Tengkuluk Melayu Jambi, Budaya Lokal Terus Dilestarikan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi menggelar pelatihan pemasangan tengkuluk khas Melayu Jambi dalam kegiatan pertemuan rutin organisasi, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Batanghari Kantor Perumda Tirta Mayang Kota Jambi tersebut menghadirkan narasumber dari Organisasi Perempuan Pencinta Budaya Jambi (P2B), Nelazabet.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai filosofi tengkuluk Melayu Jambi sekaligus praktik langsung teknik pemasangan yang sesuai dengan adat dan budaya daerah.

Ketua DWP Perumda Tirta Mayang Kota Jambi, Ny Arina Arianto, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata upaya pelestarian budaya lokal, khususnya budaya Melayu Jambi di kalangan perempuan.

“Melalui pelatihan ini kami ingin memperkuat peran perempuan dalam menjaga warisan budaya daerah, terutama penggunaan tengkuluk sebagai identitas perempuan Melayu Jambi,” ujarnya.

Peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan, mulai dari pengenalan jenis tengkuluk hingga tata cara pemakaian yang benar sesuai tradisi Melayu.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi, Arianto, turut mengapresiasi kegiatan yang digelar Dharma Wanita Persatuan tersebut.

Menurutnya, pelestarian budaya lokal perlu terus didorong agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman modern.

“Kegiatan ini sangat positif karena selain mempererat silaturahmi antaranggota Dharma Wanita, juga menjadi sarana melestarikan budaya daerah agar tetap dikenal generasi muda,” kata Arianto.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Melayu Jambi, baik di lingkungan Perumda Tirta Mayang maupun di tengah masyarakat.

Selain menjadi agenda rutin organisasi, pelatihan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga serta kecintaan terhadap budaya dan warisan lokal Provinsi Jambi.(*)




Kebakaran Hebat di Poll BBM Kota Baru Jambi: Api Nyaris Picu Ledakan Tangki, Damkar Beraksi!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran hebat terjadi di lokasi penyalur BBM non subsidi milik PT ASR Petrolin Energi di RT 19, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, Jumat malam (15/5/2026).

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga melalui layanan darurat Call Center Bahagia 112 sekitar pukul 19.05 WIB.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi bergerak cepat dan tiba di lokasi delapan menit kemudian.

Sebanyak 60 personel diterjunkan bersama tujuh unit armada tempur dan suplai untuk mengendalikan kobaran api yang terus membesar di area berpagar seng tersebut.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandy, mengatakan saat petugas tiba di lokasi, kondisi api sudah cukup besar dan membahayakan lingkungan sekitar karena terdapat kendaraan pengangkut BBM di dalam area kebakaran.

“Setelah dilakukan pembongkaran pagar seng, ditemukan satu unit truk modifikasi penyimpan BBM mengalami kebocoran pada bagian pipa. BBM yang tumpah kemudian terbakar dan menyebabkan api cepat membesar,” ujar Mustari.

Api kemudian merembet dan membakar dua unit mobil tangki BBM non subsidi milik PT ASR Petrolin Energi, satu unit truk, serta satu unit kendaraan pick up.

Menurut Mustari, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala di lapangan, mulai dari akses jalan yang sempit hingga banyaknya warga yang memadati lokasi kejadian.

Petugas Damkartan juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik serta meminta bantuan Pertamina menggunakan fire foam guna mempercepat proses pemadaman dan mencegah ledakan lanjutan.

“Kami bersama TNI dan Polri melakukan pengamanan area serta pengaturan lalu lintas armada agar proses pemadaman berjalan lancar,” katanya.

Dalam proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar 29 ribu liter air dan 150 liter liquid foam bindoil untuk menjinakkan api.

Damkartan Kota Jambi menerapkan metode 5T yakni Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas sehingga api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam 30 menit.

“Alhamdulillah api berhasil dikendalikan dan tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi,” ungkap Mustari.

Berdasarkan hasil investigasi awal, kebakaran diduga dipicu korsleting pada mesin genset yang berada di dekat truk modifikasi penyimpan BBM.

Dalam insiden tersebut, dua personel Damkartan yakni M Ishak Effendi dan Bambang Apriandi mengalami sesak napas dan dehidrasi saat bertugas.

Keduanya langsung mendapatkan penanganan medis dari Tim PSC 119.

Operasi pemadaman dinyatakan selesai dan seluruh personel kembali ke markas komando sekitar pukul 21.02 WIB.(*)




Heboh Kebakaran Besar di Belakang Gedung BPK Jambi, Gudang Diduga Penimbunan BBM Terbakar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran hebat menggemparkan warga Kota Jambi pada Jumat malam, 15 Mei 2026.

Sebuah bangunan yang diduga menjadi lokasi penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) dilaporkan terbakar hebat sekitar pukul 19.30 WIB di kawasan belakang Gedung BPK Jambi, Kecamatan Kota Baru.

Kobaran api dengan cepat membesar dan memicu kepanikan warga sekitar.

Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi hingga dapat disaksikan dari jarak cukup jauh.

Peristiwa tersebut langsung menarik perhatian masyarakat yang berdatangan ke sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun di lapangan, bangunan yang terbakar diduga selama ini digunakan sebagai gudang penyimpanan minyak.

Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait aktivitas yang sebenarnya berlangsung di lokasi tersebut.

“Saat api mulai membesar, warga langsung keluar rumah karena takut api merembet,” ujar salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Sejumlah unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman.

Petugas tampak berjibaku melawan kobaran api agar tidak semakin meluas ke area sekitar bangunan yang dipagari seng tersebut.

Warga terlihat memadati area sekitar sambil menyaksikan proses pemadaman berlangsung.

Hingga malam hari, petugas masih melakukan pendinginan dan pengamanan lokasi kebakaran.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun kemungkinan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut.

Aparat terkait juga masih melakukan penyelidikan mengenai dugaan aktivitas penimbunan BBM di lokasi kebakaran.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pemadaman masih berlangsung dan pihak berwenang belum memberikan pernyataan resmi terkait peristiwa tersebut.(*)