Ketua DPRD Tebo: Bangun Daerah Butuh Kerja Sama dan Dukungan Masyarakat

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID– Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tebo menggelar Safari Ramadan di Masjid Al-Mubarokah, Jalan 15 Unit 3, Desa Jaya Mulya, Kecamatan Rimbo Bujang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Tebo, Khalis Mustiko, yang menegaskan pentingnya momentum Safari Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Menurut Khalis, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang ibadah bersama, tetapi juga ruang komunikasi langsung untuk menyerap aspirasi warga terkait pembangunan dan pelayanan publik di seluruh kecamatan di Kabupaten Tebo.

“Melalui Safari Ramadan, kita bisa berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengar berbagai persoalan dan harapan mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, membangun Kabupaten Tebo membutuhkan kerja sama dan kerja keras semua pihak.

Forkopimda bersama pemerintah daerah, kata dia, tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat.

“Untuk membangun kabupaten yang kita cintai ini, kita harus bersama-sama bahu membahu dan bergandengan tangan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khalis juga mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci Ramadan dengan memperbanyak amal ibadah sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT.

Ia mendorong warga untuk terus meningkatkan semangat pengabdian sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa, mengingat perubahan cuaca yang terjadi cukup cepat belakangan ini.

“Mari kita jadikan bulan penuh berkah ini sebagai wahana pembinaan diri agar menjadi pribadi muslim yang bertakwa dan berakhlakul karimah,” tandasnya.

Safari Ramadan Forkopimda ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Tebo yang lebih baik.(*)




Bupati M Syukur Tegaskan Sinergi Pembangunan Saat Safari Ramadan di Pamenang

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – M Syukur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi pembangunan antara Pemerintah Kabupaten Merangin dan Pemerintah Provinsi Jambi dalam kegiatan Safari Ramadan 1446 Hijriah di Masjid Jami’ Al-Mu’minin, Kecamatan Pamenang, Sabtu (28/02/2026) malam.

Menurut Bupati Syukur, momentum Ramadan bukan hanya ajang ibadah, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas pemerintahan demi kemajuan Merangin.

“Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten sangat penting agar program pembangunan berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Syukur.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Syukur mendampingi Al Haris bersama unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jambi, OPD, serta tokoh agama dan masyarakat.

Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jambi terhadap Kabupaten Merangin, khususnya dalam mendukung berbagai program pembangunan dan sosial.

Menurutnya, dukungan provinsi menjadi energi tambahan bagi Pemkab Merangin untuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bupati Syukur juga mengajak masyarakat Pamenang untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian sosial.

“Mari kita jadikan Ramadan ini sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat kebersamaan dalam membangun Merangin yang lebih baik,” tuturnya.

Ia menilai kekompakan masyarakat dalam membangun dan memakmurkan Masjid Jami’ Al-Mu’minin merupakan contoh nyata semangat gotong royong yang harus terus dijaga.

Dalam Safari Ramadan tersebut, turut disalurkan berbagai bantuan, antara lain:

  • CSR Bank Jambi Kabupaten Merangin sebesar Rp5 juta

  • Bantuan BAZNAS Provinsi Jambi untuk 50 fakir miskin

  • 1 unit kursi roda untuk warga membutuhkan

  • 20 paket bantuan melalui program ASN Peduli Stunting

Bupati Syukur menegaskan bahwa Pemkab Merangin akan terus berupaya menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama dalam pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting.

Sementara itu, Gubernur Al Haris dalam arahannya menyoroti pentingnya ketahanan keluarga dan pendidikan akhlak anak, termasuk fenomena fatherless yang menjadi tantangan nasional.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Syukur menyatakan Pemkab Merangin siap mendukung penguatan pendidikan karakter melalui peran keluarga, sekolah, dan lembaga keagamaan.

Safari Ramadan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama membangun Merangin yang religius, maju, dan sejahtera.(*)




Safari Ramadan di Pamenang, Gubernur Al Haris Soroti Fenomena Fatherless

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Al Haris melaksanakan Safari Ramadan 1446 Hijriah di Masjid Jami’ Al-Mu’minin, Kelurahan Pasar Pamenang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Sabtu (28/02/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin Pemerintah Provinsi Jambi untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Gubernur hadir didampingi M Syukur selaku Bupati Merangin, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jambi, jajaran OPD, perwakilan BAZNAS, serta tokoh agama dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat.

Dalam sambutannya, Al Haris mengajak jamaah untuk memperbanyak syukur, meningkatkan ibadah, serta memperkuat ukhuwah di bulan suci Ramadan.

Ia menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat.

“Melalui Safari Ramadan, kami ingin memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat dan mendengar langsung aspirasi warga,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Al Haris menyoroti tantangan sosial yang tengah dihadapi bangsa, khususnya terkait ketahanan keluarga.

Berdasarkan data Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, sekitar 25 persen anak Indonesia tumbuh tanpa figur ayah (fatherless).

Menurutnya, kondisi ini menjadi tantangan serius karena peran ayah dan ibu sangat penting dalam membentuk karakter serta akhlak anak.

“Dari 100 anak, sekitar 25 tumbuh tanpa peran ayah. Ini bukan angka kecil. Pembinaan akhlak harus dimulai dari keluarga,” tegasnya.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak hanya fokus pada pendidikan formal dan pencapaian ekonomi, tetapi juga membangun fondasi moral dan spiritual anak-anak.

Al Haris juga mengapresiasi kekompakan masyarakat Pamenang dalam membangun dan memakmurkan Masjid Jami’ Al-Mu’minin melalui semangat gotong royong.

Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan generasi muda, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan derasnya arus media sosial.

“Masjid harus menjadi pusat pembinaan karakter dan nilai-nilai keagamaan bagi generasi muda,” katanya.

Gubernur juga menyinggung tantangan kepemimpinan di era keterbukaan informasi. Ia menegaskan komitmennya untuk terus bekerja secara transparan dan akuntabel demi kepentingan masyarakat Jambi.

“Memimpin itu penuh ujian. Kami berkomitmen tetap istiqomah dan bekerja dengan niat tulus untuk masyarakat,” ungkapnya.

Dalam Safari Ramadan tersebut, turut disalurkan berbagai bantuan sosial, antara lain:

  • CSR Bank Jambi Kabupaten Merangin sebesar Rp5 juta

  • Bantuan BAZNAS Provinsi Jambi untuk 50 fakir miskin

  • 1 unit kursi roda bagi warga membutuhkan

  • 20 paket bantuan melalui program ASN Peduli Stunting (beras 5 kg, telur, kacang hijau, dan biskuit)

Sementara itu, Bupati M Syukur menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Merangin untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jambi dalam percepatan pembangunan.

Safari Ramadan ini diharapkan semakin memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi momentum meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kepedulian sosial.(*)




Safari Ramadan di Pamenang, Gubernur Al Haris Puji Kinerja Bupati Merangin

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Al Haris memberikan apresiasi atas semangat dan komitmen M Syukur dalam membangun Kabupaten Merangin.

Menurut Gubernur, berbagai kemajuan yang terlihat saat ini merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah bersama dukungan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Al Haris saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Jambi di Masjid Al Mukmin, Kelurahan Pamenang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Sabtu malam (28/2).

Dalam sambutannya, Gubernur juga memuji kekompakan masyarakat Pamenang dalam membangun Masjid Al Mukmin.

Ia mengaku mengikuti proses pembangunan masjid tersebut sejak awal.

“Saya mengetahui sejak awal pembangunan masjid ini, karena saya yang meletakkan batu pertama saat menjabat sebagai Bupati Merangin. Masyarakat di sini tidak kaya, tapi sawit banyak,” ujar Al Haris yang disambut tawa jamaah.

Kehadiran Gubernur dalam Safari Ramadan 1447 Hijriah itu disambut hangat oleh masyarakat setempat.

Bupati Merangin M Syukur yang hadir bersama Wakil Bupati H Kafidh, Sekda Zulhifni, unsur Forkopimda, serta para kepala OPD menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut.

Menurutnya, Safari Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum mempererat silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Merangin bersama masyarakat.

“Kunjungan ini bukan hanya Safari Ramadan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi masyarakat Merangin dengan Pak Gubernur dan jajarannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Al Haris juga menyoroti pentingnya peran keluarga, khususnya ayah, dalam pembinaan anak.

Ia mengungkapkan sekitar 25 persen anak-anak di Jambi kehilangan kehadiran dan kasih sayang ayah dalam keseharian, baik karena merantau, perceraian, maupun faktor lain.

“Kondisi ini menjadi perhatian bersama. Pembinaan akhlak anak harus dimulai sejak dini. Peran ayah sangat penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak agar menjadi generasi yang berakhlak dan berkualitas,” tegasnya.

Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial. Bupati menyerahkan bantuan CSR dari Bank Jambi, sementara Wakil Bupati menyalurkan bantuan pembangunan masjid dari Baznas Merangin.

Gubernur Jambi turut menyerahkan bantuan kepada 50 fakir miskin yang secara simbolis diterima oleh 12 orang.

Selain itu, diberikan pula bantuan makanan tambahan berupa telur dan susu bagi anak-anak stunting.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Acara ditutup dengan doa bersama dan saling bersalaman, menandai eratnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat Merangin.(*)




Waduh! Seorang ASN di Sungai Penuh Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.DI – Warga RT 05 Komplek Nusantara, Desa Air Teluh, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, digemparkan oleh peristiwa meninggalnya seorang warga di kediamannya pada Kamis malam (5/2/2026).

Korban yang diketahui berinisial D tersebut disebut merupakan salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 21.00 WIB setelah tetangga mendatangi rumah korban.

Ketua RT 05 Desa Air Teluh, Helmi, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia menyampaikan bahwa warga sekitar yang datang ke rumah korban kemudian melaporkan temuan itu kepada pihak terkait.

“Benar, kejadian diketahui sekitar pukul 21.00 WIB setelah tetangga mendatangi rumah korban,” ujar Helmi saat dikonfirmasi.

Setelah kejadian dilaporkan, jenazah korban dibawa ke RSUD MH Thalib Kota Sungai Penuh untuk penanganan lebih lanjut.

Pantauan di lokasi rumah sakit, aparat kepolisian dari Polres Kerinci terlihat melakukan pengamanan dan pengumpulan keterangan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Belum ada keterangan resmi terkait motif maupun latar belakang peristiwa tersebut.

Pihak keluarga dan warga sekitar tampak berduka atas kejadian ini, sementara aparat mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.(*)




BPBD Kota Jambi: TMA Tanggo Rajo Jambi Masih Aman, Tapi Waspada Fluktuasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketinggian muka air Sungai Batanghari di Kota Jambi terus menjadi perhatian menyusul fluktuasi debit air di sejumlah wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari.

Berdasarkan hasil pengamatan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI pada Kamis, 1 Januari 2026, tercatat kondisi tinggi muka air (TMA) bervariasi di puluhan titik pantau.

Dari total 43 Pos Duga Air (PDA) yang tersebar di Wilayah Sungai Batanghari, terdapat empat lokasi yang mengalami kenaikan TMA kumulatif signifikan, dengan kenaikan lebih dari satu meter.

Sementara itu, sebagian besar titik pantau justru menunjukkan tren penurunan muka air.

Secara keseluruhan, fluktuasi TMA pada hari ini tercatat di 36 titik pantau, dengan rincian 10 lokasi mengalami kenaikan, 5 lokasi dalam kondisi stabil, dan 21 lokasi mengalami penurunan.

Namun demikian, terdapat beberapa daerah yang sudah mencapai batas Muka Air Banjir, yakni Rimbo Bujang, Kotoboyo, dan Teluk Kuali.

Khusus di Sungai Batanghari wilayah Kota Jambi, hasil pengamatan di Pos Pantau Tanggo Rajo menunjukkan tinggi muka air berada di angka 12,84 meter.

Angka tersebut masih di bawah batas elevasi Siaga III, yaitu 13,87 meter, dengan selisih sekitar 1,03 meter.

Plt Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, menyampaikan bahwa kondisi ini masih tergolong aman.

Namun masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca dan kenaikan debit air secara tiba-tiba.

“Ketinggian muka air di Tanggo Rajo saat ini masih berada di bawah status Siaga III. Meski demikian, kami dari BPBD Kota Jambi terus melakukan pemantauan intensif dan mengimbau masyarakat,” kata dia.

“Khususnya yang tinggal di bantaran Sungai Batanghari, agar tetap meningkatkan kewaspadaan,” ujar Doni Sumatriadi.

Ia menambahkan, BPBD Kota Jambi juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kesiapsiagaan apabila terjadi peningkatan muka air dalam beberapa hari ke depan.

Terutama mengingat masih adanya empat lokasi yang belum menyampaikan data dan enam lokasi dengan data tidak lengkap.(*)