Hasil Betis vs Barcelona 2-5: Yamal Cs Menggila, Blaugrana Sempurna 9 Laga

SEPUCUKJAMBI.ID – Barcelona membawa pulang kemenangan besar setelah menaklukkan Real Betis 5-2 pada pekan kesembilan La Liga 2026/2027.

Bermain di La Cartuja, Sabtu 17 Oktober 2026 malam WIB, Blaugrana tampil produktif meski tuan rumah sempat memberikan perlawanan sengit.

Lamine Yamal, Rodri, Gabriel Jesus, Eric Garcia, dan Dani Olmo masing-masing menyumbang satu gol untuk Barcelona.

Sementara itu, Valentin Gomez dan Abde Ezzalzouli mencetak gol bagi Betis yang harus mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain setelah Facundo Bernal menerima kartu merah.

Hasil ini memperkuat posisi Barcelona di puncak klasemen. Pasukan Hansi Flick mengoleksi 27 poin dari sembilan pertandingan, dengan catatan sembilan kemenangan beruntun di kompetisi tersebut.

Namun, skor 5-2 tidak sepenuhnya menggambarkan mudahnya pertandingan bagi Barcelona.

Betis beberapa kali mengancam, sempat menyamakan kedudukan, dan terus memberikan tekanan sebelum kartu merah mengubah keseimbangan permainan.

Yamal Buka Skor, Betis Langsung Membalas

Barcelona langsung menekan sejak menit awal. Lamine Yamal membuka keunggulan melalui aksi individu yang ia akhiri dengan tembakan akurat ke sudut kanan atas gawang Betis.

Tuan rumah merespons lewat situasi bola mati. Pablo Fornals mengirimkan umpan silang setelah Betis memainkan kembali bola dari sepak pojok.

Valentin Gomez menyambutnya dengan sundulan yang mengubah skor menjadi 1-1.

Betis kemudian hampir membalikkan keadaan. Hector Bellerin menyambut bola di tiang jauh, tetapi Joan Garcia melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawang Barcelona.

Peluang itu menjadi titik balik bagi tim tamu. Semenit kemudian, Rodri memanfaatkan sepak pojok Fermin Lopez dan menanduk bola ke gawang Betis. Barcelona kembali unggul 2-1.

Betis sempat merayakan gol penyama kedudukan melalui tendangan voli Giovani Lo Celso.

Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah VAR menemukan handball Cucho Hernandez dalam proses serangan.

Barcelona pun mempertahankan keunggulan 2-1 hingga turun minum.

Gabriel Jesus Perlebar Jarak, Betis Kembali Mengancam

Barcelona meningkatkan tekanan setelah jeda. Fermin Lopez sempat melepaskan tembakan kaki kiri, tetapi Alvaro Valles menggagalkan peluang tersebut.

Gabriel Jesus juga sempat mencetak gol yang kemudian dianulir karena offside.

Namun, penyerang Barcelona itu tidak perlu menunggu lama untuk benar-benar mencatatkan namanya di papan skor.

Kurang dari 30 detik setelah peluang sebelumnya, Jesus menyelesaikan umpan Lamine Yamal di depan gawang kosong. Gol itu membawa Barcelona unggul 3-1.

Betis tidak langsung menyerah. Abde Ezzalzouli memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 dan kembali membuka peluang tuan rumah untuk mengejar hasil imbang.

Akan tetapi, pertandingan memasuki fase krusial setelah gol tersebut.

Facundo Bernal menerima kartu merah akibat tindakan menanduk Yamal, sehingga Betis harus melanjutkan laga dengan 10 pemain.

Insiden itu membuat pekerjaan Betis semakin berat.

Mereka bukan hanya tertinggal satu gol, tetapi juga kehilangan satu pemain ketika masih membutuhkan gol untuk menyamakan kedudukan.

Eric Garcia dan Dani Olmo Pastikan Kemenangan 5-2

Barcelona memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk kembali menjauh.

Pada menit ke-63, Eric Garcia menyambar bola di dalam kotak penalti setelah Pau Cubarsi menyundul bola ke area berbahaya.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 4-2 dan memberi Barcelona ruang lebih besar untuk mengendalikan pertandingan.

Hansi Flick kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mengatur tenaga skuadnya menjelang agenda penting berikutnya, termasuk pertandingan Liga Champions melawan PSG dan laga El Clasico pada pekan selanjutnya.

Pergantian itu tidak menghentikan produktivitas Barcelona. Dani Olmo mencetak gol tambahan dalam 10 menit terakhir untuk mengunci kemenangan 5-2.

Lima gol dari lima pemain berbeda memperlihatkan kontribusi kolektif lini serang Barcelona.

Yamal membuka jalan, Rodri menjaga keunggulan, sedangkan Jesus, Garcia, dan Olmo memastikan Betis tidak mampu mengejar ketertinggalan.

Barcelona Sempurna, Betis Kehilangan Momentum

Kemenangan di La Cartuja memperpanjang catatan Barcelona menjadi sembilan kemenangan dari sembilan pertandingan La Liga.

Koleksi 27 poin menjaga Blaugrana di puncak klasemen dan memperkuat awal musim mereka.

Barcelona juga menyamai rekor klub dengan mencetak sedikitnya tiga gol dalam sembilan pertandingan beruntun, berdasarkan catatan yang menyertai pertandingan ini.

Bagi Betis, kekalahan tersebut menyisakan dua persoalan utama.

Mereka sempat menemukan celah di pertahanan Barcelona dan mencetak dua gol, tetapi gagal menjaga keseimbangan setelah Bernal menerima kartu merah.

Barcelona layak membawa pulang tiga poin berkat efektivitas serangan dan kontribusi banyak pemain.

Meski demikian, peluang-peluang Betis juga menunjukkan bahwa tim Flick masih perlu menjaga konsentrasi ketika lawan mampu mengeksploitasi ruang di lini pertahanan.

Skor akhir 5-2 menegaskan produktivitas Barcelona, sekaligus memperlihatkan betapa pentingnya momentum dan disiplin pemain dalam pertandingan dengan intensitas tinggi.(*)




Lamine Yamal Terus Menggila, Torehan Golnya Kini Melewati Diego Maradona

SEPUCUKJAMBI.ID – Lamine Yamal kembali mencatatkan namanya dalam buku sejarah Barcelona.

Gol yang dicetak ke gawang Albacete Balompie pada laga perempat final Piala Raja musim 2025/2026, Rabu (4/2) dini hari WIB, membuat remaja Spanyol itu resmi melampaui catatan gol legenda Argentina, Diego Maradona, bersama Blaugrana.

Gol tersebut menjadi gol ke-39 Yamal untuk Barcelona di semua kompetisi.

Jumlah itu unggul satu gol dibandingkan Maradona yang mengoleksi 38 gol selama memperkuat klub asal Catalunya tersebut.

Meski demikian, perbandingan statistik menunjukkan perbedaan signifikan dari sisi efisiensi.

Maradona hanya membutuhkan 58 pertandingan untuk mencetak 38 gol, sedangkan Yamal mencapai angka tersebut setelah tampil dalam 135 laga.

Kendati begitu, usia muda Yamal membuat pencapaian ini tetap dinilai luar biasa.

Berkat tambahan gol tersebut, Lamine Yamal kini menempati posisi ke-71 dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Barcelona.

Sementara itu, Maradona berada dua tingkat di bawahnya, tepatnya di urutan ke-73.

Tak hanya itu, gol ke gawang Albacete juga mengantar Yamal mencatatkan rekor lain.

Ia menjadi pemain termuda dalam sejarah La Liga yang mampu mencetak gol dalam empat pertandingan beruntun di semua ajang, pada usia 18 tahun 205 hari.

Di internal Barcelona, catatan Yamal melampaui dua nama muda lainnya, yakni Paulino Alcantara yang melakukannya pada usia 19 tahun 44 hari dan Vincenc Martinez pada usia 19 tahun 120 hari.

Sejak musim 2013/2014, hanya delapan pemain Barcelona yang mampu mencetak gol dalam minimal empat laga beruntun.

Selain Yamal, daftar elite tersebut diisi oleh Lionel Messi, Luis Suarez, Robert Lewandowski, Neymar, Ousmane Dembele, Raphinha, dan Ferran Torres.

Pada musim 2025/2026, performa Yamal terbilang konsisten. Ia telah mengoleksi 14 gol dan 12 assist dari seluruh kompetisi, menjadikannya salah satu pilar penting di skuad asuhan Hans-Dieter “Hansi” Flick.

Kepercayaan sang pelatih terlihat dari menit bermain Yamal yang tinggi.

Dari 29 pertandingan yang telah dijalani Barcelona musim ini, Yamal tampil dalam sebagian besar laga, termasuk 18 pertandingan di ajang liga.

Kontribusi Yamal turut membantu Barcelona memimpin klasemen sementara liga, melaju ke semifinal Piala Raja, serta memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions.

Di usia yang masih sangat muda, Lamine Yamal kini digadang-gadang sebagai simbol era baru Barcelona.(*)




Barcelona Waspadai Elche Demi Pertahankan Asa Gelar La Liga

SEPUCUKJAMBI.ID – Barcelona akan kembali melanjutkan perburuan gelar La Liga dengan melawat ke markas Elche pada Minggu (1/2/2026) dini hari WIB.

Laga ini menjadi krusial bagi Blaugrana untuk menjaga ritme positif di tengah persaingan ketat papan atas.

Tim besutan Hansi Flick tampil sangat stabil dalam beberapa bulan terakhir di kompetisi domestik.

Dari 11 pertandingan terakhir La Liga, Barcelona mampu mengamankan 10 kemenangan, sebuah catatan yang menegaskan konsistensi permainan mereka.

Meski demikian, posisi Barcelona di klasemen belum sepenuhnya aman. Mereka hanya unggul tipis dalam perburuan gelar dengan jarak satu poin dari Real Madrid di puncak klasemen.

Kondisi tersebut membuat setiap pertandingan bernilai penting, termasuk lawatan ke Elche kali ini.

Di sisi lain, Elche datang dengan motivasi besar meski belum meraih kemenangan dalam empat laga terakhir.

Dukungan publik tuan rumah menjadi modal tersendiri bagi Elche untuk mencoba mencuri poin dari salah satu kandidat juara.

Barcelona sendiri memulai laju impresif mereka musim ini usai menaklukkan Elche pada pertemuan pertama.

Kemenangan tersebut menjadi titik balik yang membawa Blaugrana tampil lebih konsisten hingga saat ini.

Hansi Flick menegaskan pentingnya fokus penuh sejak menit awal. Tekanan persaingan gelar membuat Barcelona tidak boleh kehilangan poin, bahkan saat tampil sebagai tim tamu.

Rotasi pemain diperkirakan akan dilakukan mengingat Barcelona baru saja tampil menyerang di Liga Champions.

Penyegaran skuad dinilai penting demi menjaga kebugaran para pemain inti.

Pedri masih belum bisa diturunkan akibat cedera hamstring. Sebaliknya, Frenkie de Jong sudah kembali tersedia dan berpeluang langsung mengisi lini tengah.

Ferran Torres juga siap dimainkan dan berpotensi menjadi ujung tombak menggantikan Robert Lewandowski.

Barcelona diprediksi tetap mengandalkan skema 4-2-3-1 dengan beberapa penyesuaian

Formasi ini dinilai efektif untuk menjaga keseimbangan antara penguasaan bola dan agresivitas serangan.

Joao Cancelo berpeluang kembali menghuni sisi kanan pertahanan, dengan perannya diharapkan mampu memberi variasi serangan dari sektor sayap.

Prediksi susunan pemain Barcelona vs Elche:

Barcelona (4-2-3-1):
Garcia; Cancelo, Cubarsi, Garcia, Balde; De Jong, Bernal; Yamal, Olmo, Raphinha; Torres.()