Veteran di Jambi Menua, Walikota Maulana Siapkan Layanan Kesehatan hingga Rumah Layak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Penghormatan kepada veteran di Kota Jambi tidak ingin berhenti pada seremoni tahunan.
Memasuki usia lanjut dan ketika jumlah mereka terus menyusut, Wali Kota Jambi Maulana memastikan perhatian pemerintah diarahkan pada kebutuhan nyata para veteran, mulai dari kesehatan, rumah layak hingga alat bantu.
Maulana mengatakan, kondisi para veteran saat ini berbeda dibanding masa ketika mereka masih aktif berjuang.
Sebagian telah mengalami penurunan kesehatan, sementara sebagian lainnya telah meninggal dunia.
Karena itu, menurut Maulana, pemerintah harus memberikan pelayanan terbaik kepada para veteran yang masih ada.
“Memang dari waktu ke waktu jumlah veteran semakin berkurang. Ada yang sakit dan ada juga yang meninggal dunia. Karena itu, yang masih ada harus kita berikan kehormatan selayaknya, termasuk pelayanan terbaik di bidang kesehatan,” ujar Maulana.
Pernyataan tersebut disampaikan saat peringatan Hari Veteran Nasional (HARVETMAS) ke-77 dan HUT Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (PIVERI) ke-62 di Kota Jambi.
Rumah veteran dibedah, bantuan kursi roda disiapkan
Maulana menegaskan bentuk penghormatan terhadap veteran tidak hanya berupa piagam maupun kegiatan seremonial.
Pemkot Jambi juga melihat langsung kebutuhan para veteran, termasuk kondisi tempat tinggal mereka.
Sejumlah rumah veteran disebut telah mendapatkan program bedah rumah.
Sementara bagi veteran yang belum memiliki tempat tinggal layak, pemerintah akan mengupayakan pembangunan rumah.
Tidak berhenti di sana, Pemkot Jambi juga menyiapkan bantuan alat bantu bagi veteran yang membutuhkan.
“Ada beberapa veteran yang rumahnya sudah kami bedah. Bagi yang belum mempunyai rumah, kita bangunkan. Ada juga beberapa veteran yang membutuhkan kursi roda dan dalam waktu dekat akan kami berikan,” kata Maulana.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan para veteran dapat menjalani masa tua dengan kondisi yang lebih layak.
Kesehatan veteran jadi perhatian
Selain tempat tinggal, kesehatan menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian Pemkot Jambi.
Maulana mengatakan pemerintah memiliki program Lansia Bahagia yang dapat menjadi salah satu instrumen pelayanan bagi warga lanjut usia, termasuk para veteran.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan di bidang kesehatan, terutama melalui program Lansia Bahagia,” ujarnya.
Bagi Maulana, pelayanan kesehatan menjadi penting karena sebagian besar veteran kini telah memasuki usia lanjut dan membutuhkan perhatian yang lebih spesifik.
Ia menilai pemerintah tidak boleh menunggu persoalan muncul lebih besar sebelum memberikan intervensi.
Maulana minta semangat veteran diteruskan
Menurut Maulana, penghormatan kepada veteran juga memiliki makna yang lebih luas.
Pengorbanan para pejuang tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus diteruskan melalui sikap generasi sekarang dalam membangun daerah.
Jika generasi veteran dahulu berjuang dengan mempertaruhkan jiwa dan raga untuk kemerdekaan, generasi saat ini memiliki tugas menjaga serta mengisi kemerdekaan melalui pembangunan.
Maulana juga berharap anak-anak dan keluarga veteran dapat meneruskan nilai perjuangan tersebut.
“Anak-anak dari veteran kami berharap bisa meneladani semangat juang mereka. Sudah waktunya kita menunjukkan jati diri untuk membangun. Jangan sampai ada perpecahan,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa persatuan menjadi salah satu warisan penting dari perjuangan para pendahulu.
Karena itu, semangat perjuangan harus diwujudkan dalam pembangunan dan kehidupan sosial, bukan sekadar diingat setiap peringatan Hari Veteran.
Pemerintah diminta hadir sampai masa tua veteran
Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Jambi, Jangcik Moza mengatakan peringatan HARVETMAS menjadi momentum untuk mengingat kembali jasa para pejuang sekaligus memastikan penghormatan kepada mereka tetap berjalan.
Menurutnya, bangsa yang besar tidak melupakan orang-orang yang telah berjuang untuk kemerdekaan.
“Peringatan ini bukan hanya untuk mengenang sejarah, tetapi juga mengingat kembali nilai-nilai perjuangan bangsa. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya,” ujar Jangcik.
Ia menilai perhatian pemerintah terhadap veteran harus diwujudkan dalam kebijakan yang menyentuh kebutuhan mereka.
Pelayanan kesehatan, perlindungan sosial, peningkatan kesejahteraan dan pendampingan menjadi semakin penting karena para veteran kini mayoritas telah memasuki usia lanjut.
“Negara dan pemerintah harus memastikan para pejuang bangsa memperoleh penghargaan yang layak, termasuk melalui pelayanan kesehatan, perlindungan sosial dan dukungan terhadap kesejahteraan mereka,” katanya.
Jangan sampai veteran hanya dikenang saat seremoni
Bagi Pemkot Jambi, berkurangnya jumlah veteran justru membuat perhatian terhadap mereka semakin mendesak.
Kesempatan untuk memberikan penghormatan secara langsung kepada para pejuang yang masih hidup semakin terbatas.
Karena itu, program kesehatan, perbaikan rumah, bantuan kursi roda dan bentuk dukungan sosial lainnya menjadi bagian dari upaya menerjemahkan penghormatan tersebut ke dalam tindakan nyata.
Pada akhirnya, warisan terbesar para veteran bukan hanya catatan sejarah perjuangan, tetapi juga semangat persatuan dan pengabdian yang harus diteruskan generasi berikutnya.
Selagi para veteran masih berada di tengah masyarakat, penghormatan kepada mereka tidak cukup hanya melalui peringatan.
Perhatian harus hadir dalam bentuk pelayanan yang benar-benar mereka rasakan.(*)