Kabar Baik untuk Pelajar, Pemkot Jambi Gulirkan 3.000 Beasiswa dan Bangun Sekolah Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program strategis yang diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemkot Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625, Senin (18/5/2026).

Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah penyediaan 3.000 beasiswa bagi siswa kurang mampu tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Jambi.

Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan program tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan seluruh anak di Kota Jambi mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

“Pendidikan menjadi prioritas penting dalam pembangunan Kota Jambi. Kami ingin memastikan anak-anak tetap bisa sekolah dan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Maulana saat memimpin upacara peringatan HUT Pemkot Jambi di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi.

Selain program beasiswa, Pemerintah Kota Jambi juga tengah mengusulkan revitalisasi 150 satuan pendidikan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah di Kota Jambi.

Tidak hanya itu, dua unit sekolah baru juga akan dibangun setelah mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat.

Program tersebut diharapkan mampu menunjang pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.

Menurut Maulana, penguatan sektor pendidikan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Jambi yang maju, bahagia, dan berkelanjutan.

Pada momentum HUT Pemkot Jambi tahun ini, pemerintah daerah juga memperkuat berbagai program sosial lainnya, termasuk perluasan penerima BPJS Ketenagakerjaan melalui program Kartu Bahagia.

Program itu menyasar sekretaris RT, pengurus rumah ibadah, tenaga pengajar agama, hingga petugas OPBM dengan total tambahan penerima mencapai 7.760 orang.

Upacara HUT Pemkot Jambi berlangsung khidmat dengan nuansa adat Melayu yang kental. Seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat Melayu Jambi, mulai dari pejabat daerah, Forkopimda, ASN, instansi vertikal hingga para pelajar SD dan SMP.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha serta Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly.

Dalam sambutannya, Maulana juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor pendidikan, demi menciptakan generasi unggul di Kota Jambi.

“Pembangunan pendidikan membutuhkan dukungan bersama agar anak-anak Kota Jambi dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas,” pungkasnya.(*)




HUT ke-80 Pemkot Jambi, Maulana Umumkan Perluasan Kartu Bahagia untuk Ribuan Warga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemkot Jambi sekaligus Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Senin (18/5/2026).

Upacara berlangsung penuh khidmat dengan nuansa budaya Melayu yang kental. Seluruh peserta mengenakan pakaian adat khas Melayu Jambi, mulai dari jajaran pejabat daerah, Forkopimda, ASN, instansi vertikal, hingga pelajar tingkat SD dan SMP.

Wali Kota Jambi, Maulana, bertindak langsung sebagai inspektur upacara. Turut hadir Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha serta Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly yang membacakan sejarah singkat Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa tema “Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan” menjadi semangat bersama dalam membangun daerah yang maju sekaligus ramah lingkungan.

Menurutnya, berbagai capaian yang diraih Pemerintah Kota Jambi merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan dukungan lintas sektor.

“Komitmen membangun Kota Jambi Bahagia terus kami lakukan bersama seluruh masyarakat dan stakeholder,” ujar Maulana.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 Pemerintah Kota Jambi berhasil meraih 36 penghargaan tingkat regional, nasional hingga internasional.

Sementara pada tahun 2026 ini, hingga pertengahan Mei, Pemkot Jambi telah mengoleksi 13 penghargaan tambahan.

Pada momentum hari jadi tersebut, Pemkot Jambi juga mengumumkan perluasan program Kartu Bahagia melalui penambahan penerima BPJS Ketenagakerjaan yang dibiayai APBD.

Program itu akan menyasar sekretaris RT, pengurus rumah ibadah, tenaga pengajar agama, hingga petugas OPBM dengan total penerima baru mencapai 7.760 orang.

Dengan demikian, total penerima BPJS Ketenagakerjaan dari APBD meningkat menjadi 14.740 orang.

Tidak hanya itu, sektor pendidikan juga menjadi perhatian utama. Pemerintah Kota Jambi menyiapkan sebanyak 3.000 beasiswa bagi siswa kurang mampu tingkat SD dan SMP.

Selain bantuan pendidikan, Pemkot Jambi juga tengah mengusulkan revitalisasi 150 satuan pendidikan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta pembangunan dua unit sekolah baru yang telah mendapatkan persetujuan pemerintah pusat.

Maulana menegaskan, berbagai program tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Jambi.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong, toleransi, dan kebersamaan demi mendukung pembangunan Kota Jambi yang berkelanjutan.

“Pembangunan daerah tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat. Karena itu semangat kebersamaan harus terus dijaga,” tutupnya.(*)




Fahrul Ilmi Minta Tak Ada Siswa ‘Disandera’ Biaya Saat Ujian di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi, Fahrul Ilmi, menegaskan bahwa tidak boleh ada siswa di Kota Jambi yang terhambat mengikuti ujian hanya karena persoalan administrasi atau biaya pendidikan.

Ia menyoroti pentingnya menjamin hak pendidikan bagi seluruh pelajar, baik di sekolah negeri maupun swasta, tanpa adanya diskriminasi maupun hambatan teknis di lapangan.

“Saya belum mendapatkan informasi detail, tetapi secara umum baik sekolah negeri maupun swasta, semua memiliki hak yang sama dalam pendidikan. Jangan sampai ada siswa yang ‘disandera’ tidak bisa ikut ujian karena masalah biaya,” tegas Fahrul Ilmi.

Fahrul menilai, pendidikan merupakan hak dasar yang harus dipenuhi oleh semua pihak, sehingga tidak boleh ada kebijakan yang justru merugikan siswa dalam proses belajar maupun evaluasi akhir seperti ujian.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah telah menyalurkan berbagai dukungan pembiayaan pendidikan, seperti dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) hingga program beasiswa untuk membantu meringankan beban orang tua siswa.

“Pemerintah sudah mensupport melalui dana BOS dan beasiswa. Jadi tidak ada alasan untuk menghambat hak pendidikan siswa,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia memastikan DPRD Kota Jambi akan menindaklanjuti dan melakukan pengecekan terhadap kasus yang terjadi di lapangan, agar tidak kembali terulang di kemudian hari.

“Ini akan kami cek dan tindak lanjuti,” pungkasnya.(*)




Kartu Bahagia, Rumel, dan Kampung Bahagia: Transformasi Kota Jambi di Tahun Pertama Maulana-Diza

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tepat satu tahun kepemimpinan Walikota Jambi Dr dr H Maulana, MKM dan Wakil Walikota Diza Hazra Aljosa SE MA, berbagai program strategis telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Kepemimpinan periode 2025–2030 menekankan kesejahteraan warga, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, serta pelayanan publik yang cepat dan transparan.

Kartu Bahagia: Masyarakat Lebih Sejahtera

Program Kartu Bahagia telah memberikan manfaat nyata bagi ribuan warga Kota Jambi:

  • 49.212 Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) mendapat layanan kesehatan gratis.

  • 3.000 pekerja rentan, 1.650 Ketua RT, 1.114 PHL, dan 1.316 petugas syara terfasilitasi BPJS Ketenagakerjaan.

  • 111.762 warga menjalani pengecekan kesehatan gratis.

  • 2.070 peserta didik memperoleh beasiswa.

  • 13.235 rumah terpasang jaringan gas, bagian dari target 100.000 sambungan.

  • Sekolah Rakyat di Kelurahan Bagan Pete menampung 1.080 peserta didik dari SD hingga SMA.

“Program Kartu Bahagia memastikan setiap warga, terutama yang kurang mampu, merasakan manfaat pembangunan kota. Sehat, berpendidikan, dan sejahtera adalah hak semua warga,” kata Walikota Maulana.

Balai Latihan Kerja Tematik dan BanHarkat: SDM Tangguh dan UMKM Mandiri

  • Balai Latihan Kerja Tematik (Balikat) menyiapkan SDM Kota Jambi yang terampil, dengan lebih dari 2.000 orang terserap di industri dan program magang luar negeri.

  • BanHarkat (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat) memberikan modal usaha ringan bunga 3% per tahun senilai Rp 111,4 miliar, mendukung UMKM dan pengusaha pemula.

“Dengan akses modal mudah dan terjangkau, UMKM bisa tumbuh dan mendorong ekonomi kota,” ujar Wawako Diza.

Ruang Milenial dan Kampung Bahagia

  • Ruang Milenial (Rumel) hadir sebagai fasilitas produktivitas generasi muda dengan internet gratis di Terminal Rawasari, Pasar Jambi, dan Taman Banjuran Budayo.

  • Kampung Bahagia menekankan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat dengan semangat gotong royong:

    • 1.650 Ketua RT dilantik dan mengikuti retret serentak.

    • 67 RT pilot project menunjukkan realisasi 125–200%, dengan 212 kegiatan fisik dan 439 non-fisik.

Lansia Bahagia dan Kota Tangguh

  • Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) memberikan pendidikan non-formal agar lansia tetap produktif.

  • Infrastruktur kota diperkuat dengan:

    • 459 jalan diperbaiki dan 1 jembatan baru dibangun.

    • Normalisasi sungai dan drainase, serta pembangunan kolam retensi 9 hektar yang juga jadi destinasi wisata.

    • Sistem pengelolaan sampah lebih modern, termasuk gerobak motor, industri briket TPA Talang Gulo, dan mobil angkut sampah ramah lingkungan.

    • Angkutan umum listrik dan bus listrik gratis diluncurkan.

Bahagia Berbudaya dan Aparatur Pelayanan Kompeten

  • Festival budaya lokal dan sport tourism digelar untuk melestarikan identitas Melayu dan suku lain.

  • Melalui Apel Kota (Aparatur Pelayanan Kompeten dan Berintegritas) dan Balap (Bahagia Berintegritas Pelayanan Anti Pungli):

    • 5.000 tenaga honorer diangkat PPPK.

    • ASN diperkuat kapasitasnya.

    • Kota Jambi mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

  • Call Center Bahagia 112 merespon 6.152 keluhan masyarakat, dengan tingkat penyelesaian 97,15%.

“Setahun ini bukti kerja nyata untuk kesejahteraan warga, kota tangguh, dan pelayanan cepat, transparan, dan dekat dengan masyarakat,” tambah Maulana.

“Setiap program kami rancang untuk memberdayakan semua warga, dari generasi muda hingga lansia, UMKM hingga pekerja rentan,” timpal Diza.(*)




Dukung Pendidikan Anak Pekerja, Pelindo Jambi Kucurkan Beasiswa TJSL

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi kembali menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan melalui penyaluran Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Beasiswa Pelindo Juara Triwulan IV Tahun 2025.

Program ini diberikan kepada siswa tingkat SD hingga SMA/sederajat yang berasal dari keluarga pekerja pendukung operasional pelabuhan.

Penyerahan beasiswa dilaksanakan secara seremonial pada Kamis (9/1/2026) di Kantor Pelindo Talang Duku, Jambi.

Suasana kegiatan berlangsung sederhana namun penuh makna, terutama bagi para penerima manfaat dan keluarga mereka.

Beasiswa Pelindo Juara menyasar anak-anak dari tenaga alih daya, petugas keamanan, serta pekerja pendukung lainnya yang sehari-hari beraktivitas di lingkungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi.

Program ini dirancang untuk membantu meringankan beban biaya pendidikan sekaligus mendorong semangat belajar siswa.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Manager Keuangan dan SDM Pelindo Regional 2 Jambi, Aruphadhatu, didampingi Erwin selaku Junior Manager SDM, Umum, dan KBL.

Dalam sambutannya, Aruphadhatu menyampaikan bahwa pada Triwulan IV Tahun 2025, beasiswa diberikan kepada sembilan siswa dengan total nilai bantuan mencapai Rp18 juta.

“Melalui Beasiswa Pelindo Juara, kami berharap bantuan ini dapat membantu kebutuhan pendidikan anak-anak sekaligus menjadi motivasi agar mereka terus berprestasi dan meraih cita-cita,” ujar Aruphadhatu.

Ia menjelaskan, program beasiswa yang dikelola di tingkat regional difokuskan untuk siswa SD hingga SMA/sederajat, sesuai kebijakan perusahaan.

Sementara itu, program beasiswa untuk mahasiswa dikelola langsung oleh Kantor Pusat Pelindo.

Lebih lanjut, Aruphadhatu menegaskan bahwa program TJSL ini merupakan wujud kepedulian Pelindo terhadap lingkungan sekitar pelabuhan.

Tidak hanya mendukung operasional bisnis, Pelindo juga berupaya memberikan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui Beasiswa Pelindo Juara, Pelindo Regional 2 Jambi berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendukung kesejahteraan keluarga pekerja pelabuhan di Provinsi Jambi.(*)




Pemprov Jambi Buka Beasiswa S1, S2, S3 Mulai 6 Agustus 2025, Ini Syarat dan Link Pendaftaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi melalui program Pro-Jambi Cerdas kembali membuka kesempatan beasiswa pendidikan bagi mahasiswa S1, S2, dan S3.

Untuk tahap terdekat, pendaftaran beasiswa khusus mahasiswa Strata 1 (S1) akan dibuka mulai 6 Agustus hingga 20 Agustus 2025.

Menurut Pejabat Fungsional Madya Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jambi, Watni, pendaftaran akan dimulai setelah tahap sosialisasi yang saat ini masih berlangsung.

Tim seleksi beasiswa telah dibentuk dan melibatkan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Jambi.

Untuk tahun ini, kuota beasiswa S1 sebanyak 300 orang, terdiri dari 210 kuota untuk mahasiswa kurang mampu, dan 90 kuota untuk mahasiswa berprestasi.

Setiap penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan dana pendidikan sebesar Rp12 juta per mahasiswa.

“Mahasiswa yang bisa mendaftar adalah mereka yang sudah menempuh minimal semester 3, agar dipastikan status aktif kuliahnya serta memiliki IPK,” jelas Watni, Minggu (4/8/2025).

📌 Cara Daftar Beasiswa Pro-Jambi Cerdas:

  • Kunjungi situs resmi: http://beasiswa.jambiprov.go.id

  • Daftar secara daring

  • Peserta yang lulus seleksi administrasi akan diminta menyerahkan dokumen autentik

Selain beasiswa S1, tahun ini Pemprov Jambi juga menyediakan beasiswa S2 dan S3 yang dijadwalkan buka pada September 2025.

Beasiswa S2 tersedia untuk 52 mahasiswa, dengan bantuan Rp20 juta per orang, sedangkan untuk S3, tersedia 102 kuota dengan dana bantuan Rp30 juta per penerima.

Beasiswa untuk jenjang S3 terbuka bagi dosen maupun masyarakat umum.

Khusus mahasiswa S1 kurang mampu, pihak panitia akan melakukan verifikasi faktual langsung ke lapangan, mengacu pada data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) guna memastikan kondisi ekonomi calon penerima.(*)