Masyarakat Jambi Diminta Bayar Zakat Lewat BAZNAS, Aman dan Transparan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS Provinsi Jambi) memastikan besaran zakat tahun 2026 tetap mengacu pada tiga kategori sesuai Peraturan Menteri Agama (PMA) dan keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Jambi, Sri Rahayu, menyampaikan bahwa besaran zakat dibagi menjadi tiga level:

  • Level rendah: Rp40.000 per orang

  • Level menengah: Rp51.200 per orang

  • Level tertinggi: Rp57.600 per orang

“Kategori ini berlaku untuk seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Penentuan level disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan penghasilan masyarakat agar lebih fleksibel,” ujar Sri Rahayu.

Sri Rahayu menegaskan, penyaluran dana zakat tetap mengikuti ketentuan syariat, yaitu hanya diperuntukkan bagi delapan asnaf: fakir, miskin, amil, mualaf, gharim, riqab, ibnu sabil, dan fisabilillah.

“Dana zakat jelas peruntukannya bagi 8 asnaf, bukan untuk mendukung MBG. Hal ini sudah ditegaskan oleh Ketua BAZNAS RI,” tegasnya.

Selain itu, BAZNAS Provinsi Jambi menegakkan prinsip aman syari, aman regulasi, dan aman NKRI. Semua regulasi menegaskan bahwa dana zakat hanya disalurkan kepada pihak yang berhak sesuai ketentuan agama.

Sri Rahayu mengimbau masyarakat Jambi agar tidak ragu menunaikan zakat, baik zakat mal maupun zakat fitrah, melalui BAZNAS.

Pembayaran dapat dilakukan langsung di kantor BAZNAS Provinsi atau kabupaten/kota, maupun melalui unit pengumpul zakat yang ada di masjid, desa, dan kecamatan.

“Percayalah, dana akan disalurkan sesuai 8 asnaf dan laporan penyaluran akan kami sampaikan secara terbuka melalui media sosial BAZNAS tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” tambahnya.

Dengan ketetapan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar dan percaya menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi, demi membantu saudara-saudara yang membutuhkan di Provinsi Jambi.(*)




Bupati Bungo Fokus Peningkatan Akses dan Kesejahteraan Warga Dusun Empelu

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Safari Ramadhan 1446 Hijriah di Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Minggu (01/03/2026) malam menjadi momentum bagi Bupati Bungo Dedy Putra, SH., M.Kn untuk menyoroti pembangunan infrastruktur dan program kesejahteraan masyarakat.

Bupati Dedy Putra hadir bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jambi, termasuk Gubernur Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, dan Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat, SH, dalam kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Falah, salah satu masjid tertua di Pulau Sumatera yang berdiri sejak 1830 M.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bungo memaparkan sejumlah progres pembangunan infrastruktur yang tengah dijalankan di wilayahnya. Di antaranya:

  • Pembangunan ruas jalan Batang Uleh sepanjang 32 kilometer dari Bukit Kemang hingga Tanah Bekali yang menghubungkan 11 desa.

  • Pengembangan irigasi Tanah Bekali–Empelu yang mampu mengairi lebih dari 1.500 hektare sawah, dengan rencana penambahan anggaran sekitar Rp40 miliar tahun ini.

  • Peningkatan dan pembangunan jalan Muaro Bungo–Peninjau sepanjang 32 kilometer serta Peninjau–Limbur Lubuk Mengkuang sepanjang 34 kilometer.

  • Usulan pembangunan turap penahan tebing yang diajukan ke BNPB untuk mengantisipasi bencana dan menjaga keselamatan masyarakat.

Bupati Dedy Putra menegaskan bahwa semua pembangunan bertujuan meningkatkan aksesibilitas, mempermudah distribusi hasil pertanian, dan mengangkat perekonomian warga, khususnya bagi petani.

“Alhamdulillah kita masih diberikan kesehatan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat. Infrastruktur ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Bungo,” ujar Bupati Dedy Putra.

Dalam kunjungan ini, Bupati Dedy Putra juga menyampaikan progres pembangunan yang mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jambi, termasuk Jembatan Empelu menuju Embacang Gedang sepanjang 120 meter yang menjadi akses strategis antar desa.

Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, meminta Dinas PU Provinsi dan Kabupaten Bungo untuk menghitung kebutuhan anggaran pembangunan jembatan agar bisa direalisasikan secara bertahap.

Selain itu, Gubernur Al Haris juga meninjau kondisi Jalan Provinsi Jambi dari Simpang Tanah Tumbuh hingga Limbur sepanjang 60 kilometer, dan memastikan anggaran penanganannya segera dihitung.

Bupati Dedy Putra turut menyerahkan bantuan sosial kepada warga setempat.

Pemerintah Kabupaten Bungo melalui CSR Bank Jambi menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk Masjid Al Falah, sementara Pemerintah Provinsi Jambi memberikan tambahan Rp20 juta.

BAZNAS Provinsi Jambi menyalurkan bantuan kepada 30 fakir miskin serta satu unit kursi roda.

Program ASN Peduli Stunting juga menyalurkan 20 paket bantuan berisi beras, telur, kacang hijau, dan biskuit untuk keluarga berisiko stunting.

Datuk Rio Dusun Empelu H.M. Thohir menyampaikan apresiasi atas perhatian Bupati Bungo dan Pemerintah Provinsi Jambi terhadap pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami bangga Bupati dan Gubernur hadir langsung di Dusun Empelu. Semua perhatian terhadap jalan, jembatan, dan irigasi sangat terasa manfaatnya bagi masyarakat, khususnya petani,” ujarnya.

Safari Ramadhan 1446 H ini menjadi bukti komitmen Bupati Bungo Dedy Putra untuk hadir di tengah masyarakat, menyerap aspirasi warga, serta memastikan pembangunan berjalan merata hingga pelosok desa.

Kehadiran Bupati bersama rombongan juga memperkuat ukhuwah Islamiyah di bulan suci dan sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten untuk pembangunan berkelanjutan.(*)




Safari Ramadan 1447 H, Gubernur Al Haris Tekankan Pembangunan Akhlak Generasi Muda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan karakter dan moral generasi muda.

Hal tersebut disampaikannya saat Safari Ramadan 1447 Hijriah Pemerintah Provinsi Jambi bersama masyarakat di Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis (26/02/2026) malam.

Menurut Al Haris, membangun gedung megah saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah membentuk akhlakul karimah, karakter kuat, dan moral generasi penerus sebagai fondasi keberlanjutan pembangunan bangsa.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 H kepada seluruh masyarakat Jambi.

Ia berharap bulan suci menjadi momentum meningkatkan ketakwaan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Al Haris menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan hanya dengan kerja pemerintah semata.

Kolaborasi antara Pemprov, Pemkot, ulama, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci terciptanya pembangunan yang berkelanjutan dan menyejahterakan.

Ia juga menyebut Kota Jambi sebagai barometer Provinsi Jambi. Menurutnya, wajah Kota Jambi akan mencerminkan citra seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Al Haris mengungkapkan data yang cukup memprihatinkan. Ia menyebut sekitar 24,80 persen anak di Jambi masuk kategori kehilangan figur ayah (fatherless).

“Dari 100 anak, sekitar 24 anak kehilangan figur ayah. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa kondisi fatherless tidak selalu disebabkan oleh perceraian, tetapi juga bisa terjadi ketika ayah hadir secara fisik namun tidak terlibat secara emosional.

Dampaknya dapat memengaruhi kondisi psikologis, sosial, hingga pembentukan karakter anak.

Gubernur mengajak peran aktif RT dan lingkungan sekitar untuk ikut membimbing anak-anak agar tidak terjerumus pada kenakalan remaja.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa hubungan antara Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah Provinsi Jambi berjalan harmonis dan penuh sinergi.

Menurutnya, penyelarasan program strategis tingkat kota dan provinsi membuat pembangunan berjalan efektif dan terarah sehingga percepatan pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Dalam tausiah yang disampaikan pimpinan Ponpes Al Hidayah Provinsi Jambi, Ramadan disebut sebagai momentum peningkatan ketakwaan, penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), serta penguatan empati sosial.

Usai salat Isya dan Tarawih, Gubernur Al Haris menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain:

  • 20 paket sembako (susu, biskuit/roti, telur) dari program ASN Peduli Stunting

  • Bantuan CSR dari Bank 9 Jambi sebesar Rp20 juta untuk pengurus Masjid Al-Ikhlas

  • Bantuan 20 paket untuk kaum dhuafa dan anak yatim dari Baznas Provinsi Jambi

  • Bantuan tambahan dari Baznas Kota Jambi

  • Bantuan pribadi Wali Kota Jambi sebesar Rp5 juta

Program ASN Peduli Stunting disebut sebagai langkah konkret percepatan penurunan angka stunting di Provinsi Jambi.

Safari Ramadan ini menjadi ajang memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa pembangunan Jambi ke depan tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada kualitas moral dan karakter generasi muda.(*)




Safari Ramadan Pemprov Jambi di Pijoan, Gubernur Al Haris Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Dr. H. Al Haris memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 H Pemerintah Provinsi Jambi, diawali dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan sholat isya serta tarawih berjamaah di Masjid Nurusa’adah, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (21/02/2026) malam.

Turut mendampingi Gubernur Al Haris, Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi Mahir, Sekda Muaro Jambi Budhi Hartono, serta Ketua Baznas Provinsi Jambi M. Amin. Sejumlah pejabat Pemprov Jambi, para kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Desa, tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan juga hadir.

Dalam arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa safari Ramadan bertujuan memperkuat silaturahmi, memperkokoh keimanan, dan menampung aspirasi masyarakat secara langsung.

“Safari ini dilakukan untuk memperkuat tali silaturahim dengan masyarakat sekaligus mendengar keluhan dan masukan secara langsung. Hal ini juga membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan strategis ke depan,” ujar Gubernur Al Haris.

Ia menambahkan, Pemprov Jambi sengaja memilih Pijoan sebagai lokasi safari pertama karena wilayah ini diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, dengan adanya pintu tol, Stadion Swarnabhumi yang mulai difungsikan, serta rencana pembangunan jembatan Batanghari dan jalan tol Jambi–Kuala Tungkal–Rengat yang akan dilanjutkan pada 2027.

“Pijoan akan berkembang pesat, menjadi ikon olahraga dan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Jambi,” tegas Gubernur Al Haris.

Kegiatan juga diisi tausiah oleh Kepala Kanwil Kemenag Jambi Dr. H. Wahyudin Abdul Wahab yang menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan ladang pahala dan pengampunan dosa.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansayah dan Kepala Biro Kesra Amrul menyerahkan 20 paket sembako/susu, biskuit, dan roti sebagai bagian dari Program ASN Peduli Stunting.

Usai sholat tarawih, Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan CSR dari Bank Jambi senilai Rp20 juta dan bantuan Baznas Provinsi Jambi sebesar Rp5 juta kepada pengurus Masjid Nurusa’adah, serta 20 paket bantuan bagi kaum dhuafa dan anak yatim dari Baznas.

Safari Ramadan ini diharapkan dapat memperkuat tali silaturahim, meningkatkan kepedulian sosial, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Pijoan, Kabupaten Muaro Jambi.(*)