Gubernur Jambi Apresiasi Program MBG dan SPPG Anak Sekolah di Kerinci

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengungkapkan bahwa sekitar 24,80% anak-anak di Provinsi Jambi tumbuh tanpa keterlibatan ayah secara fisik maupun emosional (fatherless).

Pernyataan ini disampaikan saat Safari Ramadhan 1447 H bersama masyarakat Kabupaten Kerinci di Masjid Al Falah, Desa Baru Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Jumat (6/3/2026) malam.

Acara yang dihadiri oleh Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Murison, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, Sekda Kerinci, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jambi, serta perwakilan BAZNAS tersebut dimulai dengan buka puasa bersama, salat Magrib, Isya, dan Tarawih berjamaah.

Gubernur Al Haris menegaskan, Safari Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

“Persoalan sosial seperti kemiskinan, stunting, hingga anak yang tumbuh tanpa figur ayah perlu perhatian serius karena berdampak pada perkembangan anak dan kehidupan sosial,” ujar Gubernur Al Haris.

Ia menambahkan, fenomena anak fatherless dapat menyebabkan risiko rendahnya kepercayaan diri, kesulitan pengendalian emosi, hingga rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan.

Gubernur Al Haris juga mengapresiasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dijalankan Pemkab Kerinci.

Program ini menyasar anak sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA, serta ibu hamil dan menyusui, sebagai bagian dari strategi penguatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Selain itu, Gubernur menekankan potensi Kabupaten Kerinci yang besar meskipun anggaran pemerintah daerah terbatas.

“Kerinci berada di ujung Provinsi Jambi, tetapi memiliki potensi luar biasa. Saya mengapresiasi upaya Bupati dan Wali Kota membangun daerah meski dengan keterbatasan anggaran,” kata Al Haris.

Bupati Kerinci Monadi menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran tim Safari Ramadhan Provinsi Jambi yang memperkuat komunikasi dan sinergi antara provinsi dan kabupaten.

“Program MBG dan koperasi Merah Putih yang kami jalankan adalah bagian dari penguatan kualitas SDM di Kerinci,” ujar Monadi.

Di akhir kegiatan, Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan CSR Bank Jambi senilai Rp20 juta untuk Masjid Al Falah, sementara BAZNAS Provinsi Jambi menyalurkan bantuan untuk 30 fakir miskin, dan Program ASN Peduli Stunting mendistribusikan 20 paket berisi beras, telur, kacang hijau, biskuit, dan kursi roda bagi masyarakat Desa Baru Lempur.(*)




Ketua BAZNAS Jambi Bantah Dana Zakat Dipakai Safari Ramadhan Wagub

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jambi, Muhammad Amin, dengan tegas membantah tudingan bahwa dana zakat digunakan untuk membiayai kegiatan Safari Ramadhan Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhammad Amin saat menggelar jumpa pers bersama sejumlah wartawan di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jambi usai salat Jumat (6/3/2026).

Ia menegaskan bahwa, tidak ada satu rupiah pun dana zakat yang dikelola BAZNAS digunakan untuk mendukung kegiatan Safari Ramadhan Wakil Gubernur.

“Dengan tegas saya sampaikan, demi Allah tidak ada satu rupiah pun dana BAZNAS digunakan untuk membiayai Safari Ramadhan Wakil Gubernur. Beliau menjalankan kegiatan tersebut dengan biaya pribadi,” tegasnya.

Isu ini mencuat setelah beberapa media daring memuat pemberitaan yang menuding BAZNAS menjadi “sapi perah” dalam kegiatan Safari Ramadhan pemerintah daerah.

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Amin menjelaskan bahwa pengelolaan zakat memiliki aturan yang sangat ketat.

Berdasarkan Undang‑Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Zakat, dana zakat hanya boleh disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf).

Karena itu, menurutnya, tidak mungkin dana tersebut digunakan untuk membiayai kegiatan perjalanan pejabat.

“BAZNAS tidak boleh membelanjakan dana di luar asnaf. Penyaluran harus jelas kepada mustahik, sehingga tuduhan bahwa dana zakat digunakan untuk perjalanan Safari Ramadhan jelas tidak benar,” ujarnya.

Muhammad Amin menjelaskan bahwa, keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan Safari Ramadhan hanya sebatas menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang berhak menerima zakat, seperti santunan bagi fakir miskin, bantuan sosial, serta program pemberdayaan ekonomi.

Menurutnya, kegiatan Safari Ramadhan justru mempermudah penyaluran bantuan karena data penerima berasal dari pemerintah desa, kelurahan, serta BAZNAS kabupaten dan kota.

Ia juga menyoroti maraknya informasi yang beredar tanpa proses klarifikasi terlebih dahulu.

“Kita hidup di zaman di mana orang mudah berkomentar tanpa memahami fakta. Tuduhan seperti ini bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat,” katanya.

Selama ini, lanjutnya, BAZNAS Provinsi Jambi telah menyalurkan berbagai program bantuan kepada masyarakat.

Di antaranya lebih dari 6.000 beasiswa pendidikan, bantuan pengobatan bagi warga kurang mampu, bantuan sembako, hingga program pemberdayaan ekonomi melalui UMKM mustahik.

BAZNAS juga menjalankan sejumlah program unggulan seperti Jambi Cerdas untuk bantuan pendidikan, Jambi Sejahtera untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta program bedah rumah bagi warga kurang mampu.

Muhammad Amin pun mengajak pihak-pihak yang mempertanyakan pengelolaan dana zakat agar datang langsung ke kantor BAZNAS untuk melakukan klarifikasi.

“Jika ada yang meragukan, silakan datang langsung ke kantor BAZNAS. Kami terbuka untuk berdiskusi dan melihat data secara transparan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya akan terus bekerja melayani masyarakat meskipun dihadapkan pada berbagai tudingan.

“Yang terpenting bagi kami adalah masyarakat yang membutuhkan tetap terbantu. Namun tudingan yang tidak berdasar tetap perlu diluruskan agar tidak merusak kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana umat,” tutupnya.

Dalam jumpa pers tersebut, Muhammad Amin turut didampingi Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jambi Muslim serta Wakil Ketua III Sri Rahayu.(*)




Masjid Tertua Bungo Jadi Lokasi Safari Ramadhan, Gubernur Jambi Respon Aspirasi Masyarakat

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Safari Ramadhan 1446 Hijriah Pemerintah Provinsi Jambi berlangsung khidmat di Masjid Al Falah, Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Minggu (01/03/2026) malam.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, didampingi Bupati Bungo Dedy Putra, SH., M.Kn, dan Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat, SH.

Masjid Al Falah, berdiri sejak 1830 M, dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Pulau Sumatera. Kehadiran Gubernur Al Haris menjadi momentum istimewa bagi warga, sekaligus memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur mengenang jasa almarhum H. Hanafi, inisiator berdirinya Provinsi Jambi dan putra asli Empelu.

“Malam ini saya berada di kampung inisiator pendiri Provinsi Jambi, almarhum Bapak H. Hanafi. Semoga Allah melapangkan kuburnya dan mengampuni dosa-dosanya,” ujar Gubernur Al Haris.

Salah satu aspirasi utama masyarakat yang disampaikan adalah pembangunan Jembatan Empelu menuju Embacang Gedang sepanjang 120 meter melintasi Sungai Batang Tebo.

Gubernur memperkirakan pembangunan jembatan membutuhkan anggaran sekitar Rp30 miliar dan meminta Dinas PU Provinsi Jambi untuk berkoordinasi dengan Dinas PU Kabupaten Bungo.

Selain itu, kondisi Jalan Provinsi Jambi dari Simpang Tanah Tumbuh hingga Limbur sepanjang 60 kilometer menjadi perhatian.

Gubernur menekankan perlunya peninjauan lapangan dan perhitungan anggaran segera agar pembangunan infrastruktur bisa berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Jambi menyalurkan bantuan CSR Bank Jambi sebesar Rp20 juta untuk Masjid Al Falah, sementara Pemerintah Kabupaten Bungo melalui CSR Bank Jambi memberikan Rp10 juta.

BAZNAS Provinsi Jambi juga menyalurkan bantuan bagi 30 orang fakir miskin serta satu unit kursi roda.

Melalui program ASN Peduli Stunting, sebanyak 20 paket bantuan diberikan kepada keluarga berisiko stunting, berisi beras 5 kg, telur satu karpet, kacang hijau 1 kg, dan biskuit untuk mendukung gizi masyarakat.

Bupati Bungo Dedy Putra menyampaikan progres pembangunan di wilayahnya, termasuk jalan Batang Uleh sepanjang 32 km, pengembangan irigasi Tanah Bekali–Empelu, dan perbaikan ruas jalan Muaro Bungo–Peninjau serta Peninjau–Limbur Lubuk Mengkuang.

Usulan pembangunan turap penahan tebing juga diajukan ke BNPB untuk antisipasi bencana.

Datuk Rio Dusun Empelu H.M. Thohir menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Gubernur Jambi dan rombongan, sekaligus mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap infrastruktur, irigasi, dan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi petani.

Safari Ramadhan ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan warga, dan memastikan pembangunan merata hingga pelosok desa.

Kehadiran Gubernur dan rombongan tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga memperkuat sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pembangunan berkeadilan.(*)




Bupati M Syukur Tegaskan Sinergi Pembangunan Saat Safari Ramadan di Pamenang

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.IDM Syukur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi pembangunan antara Pemerintah Kabupaten Merangin dan Pemerintah Provinsi Jambi dalam kegiatan Safari Ramadan 1446 Hijriah di Masjid Jami’ Al-Mu’minin, Kecamatan Pamenang, Sabtu (28/02/2026) malam.

Menurut Bupati Syukur, momentum Ramadan bukan hanya ajang ibadah, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas pemerintahan demi kemajuan Merangin.

“Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten sangat penting agar program pembangunan berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Syukur.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Syukur mendampingi Al Haris bersama unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jambi, OPD, serta tokoh agama dan masyarakat.

Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jambi terhadap Kabupaten Merangin, khususnya dalam mendukung berbagai program pembangunan dan sosial.

Menurutnya, dukungan provinsi menjadi energi tambahan bagi Pemkab Merangin untuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bupati Syukur juga mengajak masyarakat Pamenang untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian sosial.

“Mari kita jadikan Ramadan ini sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat kebersamaan dalam membangun Merangin yang lebih baik,” tuturnya.

Ia menilai kekompakan masyarakat dalam membangun dan memakmurkan Masjid Jami’ Al-Mu’minin merupakan contoh nyata semangat gotong royong yang harus terus dijaga.

Dalam Safari Ramadan tersebut, turut disalurkan berbagai bantuan, antara lain:

  • CSR Bank Jambi Kabupaten Merangin sebesar Rp5 juta

  • Bantuan BAZNAS Provinsi Jambi untuk 50 fakir miskin

  • 1 unit kursi roda untuk warga membutuhkan

  • 20 paket bantuan melalui program ASN Peduli Stunting

Bupati Syukur menegaskan bahwa Pemkab Merangin akan terus berupaya menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama dalam pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting.

Sementara itu, Gubernur Al Haris dalam arahannya menyoroti pentingnya ketahanan keluarga dan pendidikan akhlak anak, termasuk fenomena fatherless yang menjadi tantangan nasional.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Syukur menyatakan Pemkab Merangin siap mendukung penguatan pendidikan karakter melalui peran keluarga, sekolah, dan lembaga keagamaan.

Safari Ramadan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama membangun Merangin yang religius, maju, dan sejahtera.(*)




Safari Ramadan di Pamenang, Gubernur Al Haris Soroti Fenomena Fatherless

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.IDAl Haris melaksanakan Safari Ramadan 1446 Hijriah di Masjid Jami’ Al-Mu’minin, Kelurahan Pasar Pamenang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Sabtu (28/02/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin Pemerintah Provinsi Jambi untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Gubernur hadir didampingi M Syukur selaku Bupati Merangin, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jambi, jajaran OPD, perwakilan BAZNAS, serta tokoh agama dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat.

Dalam sambutannya, Al Haris mengajak jamaah untuk memperbanyak syukur, meningkatkan ibadah, serta memperkuat ukhuwah di bulan suci Ramadan.

Ia menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat.

“Melalui Safari Ramadan, kami ingin memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat dan mendengar langsung aspirasi warga,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Al Haris menyoroti tantangan sosial yang tengah dihadapi bangsa, khususnya terkait ketahanan keluarga.

Berdasarkan data Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, sekitar 25 persen anak Indonesia tumbuh tanpa figur ayah (fatherless).

Menurutnya, kondisi ini menjadi tantangan serius karena peran ayah dan ibu sangat penting dalam membentuk karakter serta akhlak anak.

“Dari 100 anak, sekitar 25 tumbuh tanpa peran ayah. Ini bukan angka kecil. Pembinaan akhlak harus dimulai dari keluarga,” tegasnya.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak hanya fokus pada pendidikan formal dan pencapaian ekonomi, tetapi juga membangun fondasi moral dan spiritual anak-anak.

Al Haris juga mengapresiasi kekompakan masyarakat Pamenang dalam membangun dan memakmurkan Masjid Jami’ Al-Mu’minin melalui semangat gotong royong.

Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan generasi muda, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan derasnya arus media sosial.

“Masjid harus menjadi pusat pembinaan karakter dan nilai-nilai keagamaan bagi generasi muda,” katanya.

Gubernur juga menyinggung tantangan kepemimpinan di era keterbukaan informasi. Ia menegaskan komitmennya untuk terus bekerja secara transparan dan akuntabel demi kepentingan masyarakat Jambi.

“Memimpin itu penuh ujian. Kami berkomitmen tetap istiqomah dan bekerja dengan niat tulus untuk masyarakat,” ungkapnya.

Dalam Safari Ramadan tersebut, turut disalurkan berbagai bantuan sosial, antara lain:

  • CSR Bank Jambi Kabupaten Merangin sebesar Rp5 juta

  • Bantuan BAZNAS Provinsi Jambi untuk 50 fakir miskin

  • 1 unit kursi roda bagi warga membutuhkan

  • 20 paket bantuan melalui program ASN Peduli Stunting (beras 5 kg, telur, kacang hijau, dan biskuit)

Sementara itu, Bupati M Syukur menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Merangin untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jambi dalam percepatan pembangunan.

Safari Ramadan ini diharapkan semakin memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi momentum meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kepedulian sosial.(*)




Dorong Program Zakat Tepat Sasaran Bersama BAZNAS dan MUI di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Provinsi Jambi dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi atas sinergi mereka dalam penyelenggaraan kegiatan keumatan yang strategis dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam sarasehan bertema produktivitas lembaga berbasis fatwa, kepatuhan hukum, dan perspektif HAM, yang digelar di Ratu Hotel Jambi.

Wagub Sani menekankan bahwa kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan lembaga keagamaan penting untuk memastikan setiap program berjalan sesuai syariah, taat hukum, dan menjunjung nilai kemanusiaan.

“Sinergi ini menjadi langkah strategis agar seluruh aktivitas keumatan dapat terlaksana dengan baik, profesional, dan tepat sasaran,” ujar Wagub Sani.

Ia menambahkan bahwa produktivitas lembaga bukan hanya soal jumlah program, tetapi juga terkait landasan fatwa yang kokoh, kepatuhan terhadap regulasi, serta komitmen pada nilai kemanusiaan.

Wagub Sani menyoroti tiga aspek utama:

  1. Fatwa sebagai pedoman moral dan normatif yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

  2. Kepatuhan hukum, agar setiap program zakat dan kegiatan sosial keagamaan transparan, akuntabel, dan profesional.

  3. Perspektif HAM, memastikan kebijakan memperhatikan keadilan, kesetaraan, dan perlindungan kelompok rentan.

Pemprov Jambi juga menekankan capaian pengentasan kemiskinan pada 2025 sebesar 7,19 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional.

Meski begitu, Wagub Sani menekankan bahwa sinergi kebijakan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan tetap harus diperkuat untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Pengelolaan zakat yang profesional, ditopang fatwa yang kuat, kepatuhan hukum, serta perspektif HAM inklusif akan membuat program tidak hanya produktif, tetapi juga bermakna secara substansial bagi masyarakat,” tutup Wagub Sani.

Melalui sarasehan ini, Pemprov Jambi berharap lahir rekomendasi strategis untuk memperkuat peran fatwa, harmonisasi hukum, serta internalisasi nilai HAM dalam program kelembagaan ke depan.(*)




Malam Tahun Baru Penuh Makna, Donasi Korban Bencana di Kota Jambi Tembus Rp1,09 Miliar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Solidaritas dan kepedulian masyarakat Kota Jambi tercermin kuat di malam pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026.

Dalam waktu singkat, donasi sebesar Rp1.090.000.000 berhasil terkumpul untuk membantu korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Pulau Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Penggalangan dana tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan bertajuk “Nada Peduli Bahagia Berbagi”, yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi pada Rabu malam (31/12/2025) di Taman Banjuran Budayo.

Kegiatan ini menjadi alternatif perayaan malam tahun baru tanpa euforia, tanpa pesta kembang api, dan diganti dengan doa serta aksi kemanusiaan.

Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menyampaikan bahwa donasi yang terkumpul merupakan hasil partisipasi berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, pelaku UMKM, komunitas seni, hingga masyarakat umum.

“Dalam waktu yang sangat singkat, alhamdulillah terkumpul kembali donasi Rp1,09 miliar. Ini merupakan tahap kedua. Sebelumnya kita juga telah mengumpulkan Rp1,2 miliar. Seluruh bantuan akan disalurkan melalui Baznas kepada daerah yang membutuhkan, terutama Aceh dan beberapa wilayah di Sumatera Utara,” ujar Maulana.

Ia menegaskan, besarnya donasi tersebut menjadi bukti nyata tingginya solidaritas sosial warga Kota Jambi, sekaligus menunjukkan bahwa perayaan tahun baru dapat dimaknai dengan cara yang lebih bermanfaat dan bermakna.

“Kegiatan yang biasanya diisi euforia, malam ini kita ganti dengan doa dan berbagi. Ini jauh lebih bernilai bagi sesama,” tuturnya.

Selain penggalangan dana, kegiatan Nada Peduli Bahagia Berbagi juga diisi dengan doa bersama lintas agama yang dipimpin oleh para tokoh agama dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jambi.

Enam agama resmi di Indonesia turut menyampaikan doa, harapan, dan pesan persaudaraan demi kedamaian Kota Jambi dan bangsa Indonesia.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Ketua TP PKK Kota Jambi, jajaran Forkopimda, ASN Pemkot Jambi, Forum RT, tokoh adat, organisasi masyarakat, pelaku UMKM, komunitas seni budaya, hingga masyarakat Kota Jambi.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki tiga fokus utama, yakni doa lintas agama, apresiasi bagi pihak yang mendukung program Kota Jambi Bahagia, serta penggalangan donasi untuk korban bencana.

Selain itu, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya lokal, seperti orkestra melayu, perbalasan pantun, band lokal, stand-up comedy, bazar UMKM, serta Animal Expo yang menampilkan lebih dari 35 spesies hewan.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Jambi, Baznas, FKUB, perangkat daerah, komunitas seni budaya, UMKM, yayasan sosial, dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Jambi menegaskan komitmennya menjadikan ruang publik sebagai sarana memperkuat empati sosial dan solidaritas kemanusiaan.

Menjelang pergantian tahun, Wali Kota Jambi bersama unsur Forkopimda juga mengikuti Zoom Meeting bersama Kapolri untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif dalam menyambut Tahun Baru 2026.(*)




Tahun Baru Tanpa Petasan, Pemkot Jambi Ajak Warga Rayakan dengan Doa Bersama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mengimbau masyarakat untuk merayakan malam pergantian Tahun Baru dengan cara yang sederhana, tertib, dan penuh kepedulian.

Salah satu imbauan utama yang ditekankan adalah larangan penggunaan kembang api dan petasan, serta larangan konvoi kendaraan.

Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk empati terhadap saudara-saudara yang saat ini tengah terdampak bencana.

Sekaligus untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Kami mempersilakan masyarakat merayakan Natal dan Tahun Baru, tetapi tidak berlebihan. Tidak ada kembang api, tidak ada petasan, dan tidak ada konvoi,” kata Maulana.

“Kita ingin menjaga perasaan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Maulana.

Sebagai pengganti euforia perayaan, Pemerintah Kota Jambi akan menggelar doa bersama pada malam pergantian tahun yang dipusatkan di Taman Banjuran Budaya, eks Taman Remaja Kota Jambi.

Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat dan ditujukan untuk mendoakan korban bencana serta memohon keselamatan bagi Kota Jambi.

“Pergantian tahun ini kita isi dengan doa bersama. Kita berdoa untuk saudara-saudara kita yang terkena bencana dan agar Kota Jambi dijauhkan dari segala musibah,” lanjut Maulana.

Selain doa bersama, pada malam tahun baru tersebut juga akan dilakukan penggalangan dana kemanusiaan.

Sejumlah pihak dan komunitas telah menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi menyalurkan bantuan melalui Pemerintah Kota Jambi bekerja sama dengan Baznas.

Maulana menyebutkan, salah satu donasi yang sudah terkumpul berasal dari Kecamatan Alam Barajo dengan nilai mencapai Rp81 juta.

Disusul kontribusi dari berbagai komunitas, termasuk kelompok Tionghoa dan organisasi sosial lainnya.

“Dana yang terkumpul akan kita salurkan langsung ke lokasi-lokasi terdampak bencana. Ini adalah bentuk solidaritas dan kepedulian kita bersama,” tutupnya.

Pemkot Jambi melarang kembang api dan petasan saat malam tahun baru. Perayaan diganti doa bersama dan penggalangan dana untuk korban bencana.

Pemerintah Kota Jambi berharap seluruh masyarakat dapat memahami dan mendukung imbauan tersebut, sehingga perayaan Tahun Baru dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh makna.(*)




Alhamdulillah, Ribuan Paket Sembako Disalurkan Baznas Kota Jambi ke Warga Prasejahtera

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Baznas Kota Jambi menyalurkan bantuan sosial melalui program akhir tahun, yang menyasar masyarakat yang belum sepenuhnya terakomodasi oleh program bantuan lain.

Program ini mencakup mahasiswa mudim masjid, guru ngaji non-PAMI, pelaksana fardhu kifayah, serta keluarga kurang mampu.

Ketua Baznas Kota Jambi, Dr. Muhammad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pendataan khusus untuk masyarakat yang belum masuk dalam data PAMI, Kementerian Agama, atau dinas terkait.

“Mereka inilah yang kemudian kami bantu melalui Baznas, termasuk mahasiswa mudim masjid dan guru ngaji non-PAMI,” ujar Padli, Senin 22 Desember 2025.

Baznas Kota Jambi merinci jumlah bantuan yang disalurkan, yaitu:

  • 150 paket untuk petugas fardhu kifayah

  • 150 paket untuk guru ngaji non-PAMI

  • 40 paket untuk mudim masjid

  • 1.000 paket sembako bagi keluarga kurang mampu

Penyaluran secara simbolis dilakukan sekitar 10 persen pada kegiatan tersebut, sementara sisanya akan disalurkan langsung ke masyarakat di 11 kecamatan se-Kota Jambi.

Padli berharap pada tahun berikutnya jumlah bantuan dapat meningkat hingga 100 persen agar manfaatnya lebih luas dirasakan masyarakat Kota Jambi.

Bantuan diberikan kepada pelaksana fardhu kifayah, termasuk penggali kubur, pemandi jenazah, guru ngaji non-PAMI, mahasiswa yang bertugas sebagai mudim masjid, serta keluarga kurang mampu.

Sebanyak 1.000 paket logistik juga disalurkan bagi warga prasejahtera.

Sementara itu, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama Baznas terhadap masyarakat yang berperan penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan.

“Hari ini kami bersama Baznas Kota Jambi berbagi kepada saudara-saudara kita, mulai dari petugas fardhu kifayah, guru ngaji non-PAMI, hingga mudim masjid yang masih berstatus mahasiswa, serta bantuan logistik untuk warga kurang mampu,” ujar Maulana.

Maulana menambahkan bahwa Baznas merupakan lembaga resmi pemerintah daerah yang menyalurkan zakat, infak, dan bantuan sosial secara transparan dan akuntabel.

Ia berharap pengelolaan dana Baznas dapat membantu pemerintah menurunkan angka kemiskinan di Kota Jambi.(*)




Bersama Baznas, Walikota Jambi Serahkan Bantuan Sosial untuk Warga Kurang Mampu

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi menyalurkan bantuan sosial melalui Program Jambi Kota Taqwa dan Jambi Kota Peduli.

Kegiatan ini digelar di Aula Dharma Wanita Provinsi Jambi, Senin (22/12/2025).

Bantuan diberikan kepada pelaksana fardhu kifayah, termasuk penggali kubur, pemandi jenazah, guru ngaji non-PAMI, mahasiswa yang bertugas sebagai mudim masjid, serta keluarga kurang mampu.

Sebanyak 1.000 paket logistik juga disalurkan bagi warga prasejahtera.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama Baznas terhadap masyarakat yang berperan penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan.

“Hari ini kami bersama Baznas Kota Jambi berbagi kepada saudara-saudara kita, mulai dari petugas fardhu kifayah, guru ngaji non-PAMI, hingga mudim masjid yang masih berstatus mahasiswa, serta bantuan logistik untuk warga kurang mampu,” ujar Maulana.

Maulana menambahkan bahwa, Baznas merupakan lembaga resmi pemerintah daerah yang menyalurkan zakat, infak, dan bantuan sosial secara transparan dan akuntabel.

Ia berharap pengelolaan dana Baznas dapat membantu pemerintah menurunkan angka kemiskinan di Kota Jambi.(*)