Kabar Baik! Khitan Gratis dan Layanan IGD Ditanggung Baznas di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat jaminan layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kota Jambi dan Baznas Kota Jambi.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Elvi Roza, bersama Ketua Baznas Kota Jambi, Muhammad Padli, serta disaksikan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, pada Selasa (5/5).

Kesepakatan ini berfokus pada pelayanan kesehatan bagi mustahiq atau masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang belum terdaftar dalam program BPJS Kesehatan maupun asuransi lainnya.

Wali Kota Maulana menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperluas akses layanan kesehatan gratis di Kota Jambi.

“Ini menjadi momentum penting agar masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” ujarnya.

Dalam kerja sama tersebut, terdapat sejumlah program prioritas, salah satunya layanan khitan gratis yang dapat diakses kapan saja di seluruh puskesmas tanpa harus menunggu kegiatan sunatan massal.

“Cukup dengan surat pengantar dari RT, biaya akan ditanggung Baznas,” jelas Maulana.

Selain itu, warga tidak mampu yang belum memiliki jaminan kesehatan tetap bisa mendapatkan layanan di rumah sakit, khususnya untuk kondisi darurat di IGD. Biaya pelayanan tersebut nantinya akan ditanggung oleh Baznas.

Program ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan tidak ada warga yang terhambat mendapatkan layanan kesehatan hanya karena keterbatasan biaya.

Maulana menegaskan, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah bersama Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Fokusnya adalah membantu warga kurang mampu, baik untuk kebutuhan khitan maupun layanan kegawatdaruratan,” katanya.

Melalui sinergi ini, Pemkot Jambi optimistis dapat mempercepat pencapaian target Universal Health Coverage (UHC) secara menyeluruh di wilayah Kota Jambi.(*)




Cegah Penipuan Donasi, Wali Kota Jambi Luncurkan Scan Barcode Kotak Amal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus mempercepat transformasi digital dalam pelayanan publik, termasuk dalam pengelolaan donasi masyarakat.

Terbaru, Wali Kota Jambi, Maulana, resmi meluncurkan gerakan penertiban kotak amal berbasis scan barcode dalam program “Jambi Bahagia”, Selasa (28/04/2026).

Peluncuran yang digelar di Grha Siginjai Kantor Wali Kota Jambi ini menjadi langkah konkret Pemkot dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengumpulan dana sosial di tengah masyarakat.

Program ini merupakan kolaborasi antara Dinas Sosial Kota Jambi dan Densus 88, guna memastikan aktivitas pengumpulan donasi berjalan legal, aman, dan tepat sasaran.

Melalui sistem barcode, masyarakat kini dapat dengan mudah memverifikasi legalitas kotak amal hanya dengan memindai kode yang tersedia.

Informasi seperti nama lembaga, status yayasan, hingga masa berlaku izin akan langsung ditampilkan.

Wali Kota Maulana menegaskan, inovasi ini hadir sebagai solusi atas maraknya kotak amal ilegal yang berpotensi disalahgunakan.

“Dengan sistem ini, masyarakat bisa lebih tenang saat beramal karena semuanya terdata dan transparan. Kita ingin memastikan donasi benar-benar sampai kepada yang berhak,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan aparat kecamatan, kelurahan, serta Satpol PP untuk melakukan penertiban terhadap kotak amal yang tidak memiliki izin resmi.

Ke depan, seluruh kotak amal di Kota Jambi akan dilengkapi barcode secara bertahap, termasuk yang ditempatkan di rumah makan, restoran, hingga ruang publik lainnya.

“Semua kotak amal wajib terdaftar dan menggunakan barcode. Ini bagian dari pengawasan agar tidak ada celah penyalahgunaan,” tegasnya.

Meski demikian, Maulana tidak menutup kemungkinan adanya potensi kecurangan dalam sistem digital tersebut.

Ia memastikan, pelanggaran yang ditemukan akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Jambi akan melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat agar hanya berdonasi melalui lembaga resmi seperti BAZNAS, masjid, atau lembaga sosial yang terverifikasi.

Sementara itu, perwakilan Satgas Helmi Muhtarom, turut mengapresiasi inovasi tersebut.

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan menjadi kunci dalam menciptakan rasa aman, termasuk dalam aktivitas sosial masyarakat.

“Kolaborasi ini penting untuk memastikan kegiatan amal tetap berada dalam jalur yang benar dan tidak disalahgunakan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Pemkot Jambi juga menyerahkan santunan sebesar Rp15 juta kepada ahli waris korban banjir sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah.

Acara ini turut dihadiri jajaran pejabat Pemkot Jambi, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, serta perwakilan panti asuhan dan ketua RT se-Kota Jambi.(*)




Bantuan Bedah Rumah Disalurkan, Wujud Nyata Kepedulian Pemkot Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, menyerahkan bantuan bedah rumah, kursi roda, serta bantuan sosial kepada warga kurang mampu di Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Rabu (8/4/2026).

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan bersamaan dengan peresmian Pondok Pesantren Al-Alzari Al-Mubarak Litahfizil Qur’an yang ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemberian bantuan operasional.

🏠 Bantuan Bedah Rumah dan Kursi Roda

Dalam kegiatan ini, dua unit rumah hasil program bedah rumah diserahkan kepada warga penerima manfaat.

Program ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Kota Jambi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi melalui skema Rumah Layak Huni.

Selain itu, bantuan kursi roda juga diberikan kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan.

Program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem sekaligus memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak, sehat, dan aman.

🌙 Wujud Program “Kota Jambi Bahagia”

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program prioritas “Kota Jambi Bahagia”, khususnya dalam aspek keagamaan dan sosial.

Menurutnya, kebahagiaan kota tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari hubungan spiritual masyarakat dengan Tuhan serta kepedulian sosial antarwarga.

Ia juga mengapresiasi keberadaan pondok pesantren yang dinilai turut mendukung program pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlak.

🤝 Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Pemerintah Kota Jambi berharap kolaborasi dengan Baznas dapat terus berlanjut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Program bantuan sosial seperti ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, pihak pondok pesantren menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan pemerintah serta berharap adanya bimbingan dan sinergi ke depan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan lembaga sosial dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di Kota Jambi.(*)




Maulana Kunjungi Lokasi Kebakaran, Siapkan Bantuan dan Pemulihan Ekonomi Korban

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Wali Kota Jambi, Maulana, turun langsung meninjau lokasi kebakaran yang melanda permukiman warga di Jalan H Adam Malik, Lorong Beringin IV, Kelurahan Tehok, Kecamatan Jambi Selatan.

Dalam kunjungan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan kepada warga terdampak, Selasa 7 April 2026.

Maulana memastikan seluruh korban, baik pemilik rumah maupun penyewa, mendapatkan penanganan cepat dari Pemerintah Kota Jambi.

Ia menekankan bahwa kondisi bangunan yang saling berhimpitan menjadi faktor utama cepatnya api menyebar.

“Kebakaran ini menghanguskan lima rumah karena jaraknya sangat berdekatan. Kami apresiasi tim Damkar yang cepat melakukan pemadaman sehingga api tidak meluas ke bangunan lain,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Maulana juga berdialog langsung dengan ketua RT, pemilik rumah, serta para penyewa guna mendata kebutuhan mendesak pascakebakaran.

Menurutnya, perhatian khusus diberikan kepada penyewa yang kehilangan seluruh barang akibat kebakaran. Bantuan tanggap darurat pun langsung disalurkan, termasuk bantuan uang tunai melalui Baznas.

“Kami pastikan penyewa yang terdampak juga mendapat bantuan. Ini penting karena banyak dari mereka kehilangan seluruh harta benda,” jelasnya.

Selain bantuan awal, Pemkot Jambi saat ini tengah menyiapkan skema bantuan lanjutan, termasuk dukungan untuk pemulihan ekonomi warga.

“Ada usulan bantuan alat usaha untuk korban. Ini sangat penting agar mereka bisa kembali bekerja dan bangkit secara ekonomi,” tambah Maulana.

Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Senin (30/3/2026) pagi dan menghanguskan sedikitnya lima unit rumah bedeng permanen.

Api diduga berasal dari korsleting listrik dan cepat membesar akibat kondisi bangunan yang rapat serta angin kencang.

Sebanyak 40 personel pemadam kebakaran dikerahkan dan berhasil mengendalikan api dalam waktu sekitar 1 jam 40 menit.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material masih dalam proses pendataan.(*)




Wali Kota Jambi Ajak Pejabat dan Pengusaha Berzakat Melalui Baznas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi menggelar kegiatan Gerakan Pejabat Daerah dan Aghniya Berzakat yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada mustahik serta Pekerja Harian Lepas (PHL).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota di Jambi pada Jumat (13/3/2026).

Dalam acara itu juga dilakukan penyerahan santunan bagi warga yang terdampak musibah kebakaran.

Melalui program Jambi Kota Peduli Tahun 1447 H/2026, Baznas Kota Jambi menyalurkan bantuan senilai Rp102 juta kepada 10 kepala keluarga korban kebakaran.

Bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Wali Kota Jambi Maulana didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jambi Nadiyah.

Maulana mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi.

Ia mengajak para pejabat daerah serta kalangan aghniya atau pengusaha yang memiliki kemampuan ekonomi agar menyalurkan zakat melalui Baznas.

Menurutnya, pengelolaan zakat melalui lembaga resmi akan lebih transparan, akuntabel, serta dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran menjelang perayaan Idul Fitri.

Menurutnya, aktivitas rumah tangga yang meningkat serta banyaknya warga yang mudik berpotensi menimbulkan risiko kebakaran.

Karena itu, pemerintah meminta lurah dan ketua RT untuk aktif melakukan sosialisasi kepada warga, terutama bagi masyarakat yang akan meninggalkan rumah saat mudik agar memastikan kondisi rumah aman serta menitipkan pengawasan kepada tetangga.

Di sisi lain, pemerintah kota juga terus melakukan pembenahan lingkungan menjelang Lebaran.

Upaya tersebut meliputi peningkatan kebersihan jalan protokol, jalur lintas yang akan dilalui pemudik, serta perawatan taman kota agar tetap tertata rapi.

Ketua Baznas Kota Jambi Muhammad Padli menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mengajak para pejabat daerah dan kalangan pengusaha untuk menyalurkan zakat melalui Baznas.

Ia menambahkan bahwa Baznas Kota Jambi saat ini sedang melakukan transformasi pengelolaan zakat dari pola konsumtif menuju zakat produktif.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat.

Menurut Padli, dari 15 tenant program zakat produktif yang dibina Baznas Kota Jambi, lima di antaranya bahkan telah berkembang hingga mampu menjadi muzakki atau pembayar zakat.

Keberhasilan tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan program zakat produktif yang dijalankan Baznas.

Kisah inspiratif tersebut bahkan pernah diikutsertakan dalam kompetisi nasional dan berhasil meraih peringkat tiga nasional serta menjadi tim favorit dari peserta yang berasal dari 15 provinsi dan 47 kabupaten/kota di Indonesia.

Melalui gerakan berzakat ini, diharapkan kesadaran masyarakat, khususnya para pejabat dan pengusaha muslim di Kota Jambi, semakin meningkat sehingga zakat dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*)




Polemik Z-Corner Jambi, BAZNAS Pastikan Tenant Berasal dari Data DTKS

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi memberikan penjelasan terkait sorotan masyarakat terhadap program Kampung Ramadhan Z-Corner yang belakangan menjadi topik perbincangan publik.

Program tersebut menuai beragam tanggapan. Sebagian pihak menilai kegiatan tersebut membuka ruang usaha bagi kalangan tertentu dan dianggap melampaui kewenangan instansi lain.

Namun BAZNAS Kota Jambi menegaskan bahwa Z-Corner merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik melalui skema zakat produktif.

Ketua BAZNAS Kota Jambi, M. Fadli, menjelaskan bahwa Z-Corner merupakan implementasi program pendayagunaan zakat yang memiliki dasar hukum yang jelas.

Ia menyebutkan bahwa pengelolaan zakat telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang kemudian diperkuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2024.

Menurutnya, regulasi tersebut mengatur bahwa penyaluran zakat tidak hanya dilakukan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga melalui program produktif yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi para penerima zakat.

Z-Corner ini bagian dari zakat produktif. Tujuannya bukan hanya memberi bantuan sesaat, tetapi memberdayakan mustahik agar memiliki usaha dan mampu mandiri secara ekonomi,” ujar Fadli.

Fadli juga menegaskan bahwa pelaku usaha yang mengisi tenant di Z-Corner tidak dipilih secara sembarangan.

Proses seleksi dilakukan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Dinas Sosial Kota Jambi.

DTKS sendiri memuat data masyarakat dari kelompok desil 1 hingga desil 5, yaitu kategori sangat miskin hingga rentan miskin.

Para pelaku usaha yang masuk dalam data tersebut kemudian direkomendasikan untuk mengikuti program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan oleh BAZNAS.

Tenant yang berjualan di Z-Corner merupakan pelaku UMKM dari kalangan mustahik yang terdata dalam DTKS. Mereka juga mendapat rekomendasi dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi,” jelasnya.

Selain menyediakan ruang usaha bagi para pelaku UMKM binaan, BAZNAS Kota Jambi juga menggelar kegiatan Kampung Ramadhan di kawasan Z-Corner.

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai aktivitas selama bulan suci, seperti penjualan takjil hingga kegiatan hiburan dan perlombaan untuk anak-anak.

Menurut Fadli, kegiatan tersebut bertujuan menarik lebih banyak pengunjung sehingga dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di lokasi tersebut.

Kampung Ramadhan ini kita buat agar masyarakat datang dan meramaikan kawasan Z-Corner. Dengan begitu diharapkan penjualan para tenant mustahik juga meningkat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan ditujukan sebagai pasar umum, melainkan bagian dari strategi untuk membantu meningkatkan omzet pelaku usaha binaan.

BAZNAS Kota Jambi juga menekankan bahwa berbagai program yang dijalankan tidak dilakukan secara mandiri, melainkan melalui kolaborasi dengan sejumlah instansi pemerintah daerah.

Dalam pengelolaan kawasan Z-Corner, BAZNAS bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup.

Sementara untuk pembinaan pelaku usaha, BAZNAS berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi.

Menurut Fadli, sinergi tersebut penting agar program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

Program-program BAZNAS selalu dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah. Ini penting agar pemberdayaan masyarakat bisa berjalan lebih efektif,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat dapat melihat program Z-Corner sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu.

Harapannya, para mustahik yang saat ini menjalankan usaha melalui program ini nantinya dapat mandiri bahkan menjadi muzakki,” pungkasnya.(*)




Ketua BAZNAS Kota Jambi Motivasi Anak-anak Lewat Lomba Z-Corner

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua BAZNAS Kota Jambi, Muhammad Fadli, memimpin penutupan Gebyar Kampung Ramadan Z-Corner di Taman Banjuran Budayo, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan yang digelar BAZNAS Kota Jambi ini menampilkan lomba mewarnai dan lomba tahfidz Al-Qur’an untuk anak-anak, sekaligus menjadi ajang pembelajaran dan pengembangan potensi generasi muda di Kota Jambi.

Muhammad Fadli menyerahkan piala, piagam, dan hadiah kepada para pemenang lomba, disaksikan oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

“Gebyar Kampung Ramadan Z-Corner hadir untuk memberikan ruang positif bagi anak-anak belajar, berkreasi, dan menanamkan nilai spiritual. Semoga semua kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi Kota Jambi,” ujar Muhammad Fadli.

Ketua BAZNAS Kota Jambi ini menekankan bahwa kegiatan Z-Corner tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan motivasi anak-anak agar gemar belajar Al-Qur’an serta mengekspresikan kreativitas melalui lomba mewarnai.

Menurut Fadli, lomba tahfidz Al-Qur’an diikuti sekitar 60 peserta, sementara lomba mewarnai anak PAUD diikuti sekitar 100 peserta.

Beberapa anak bahkan mengikuti lomba di lebih dari satu lokasi, karena terdapat 12 titik kegiatan serupa yang diselenggarakan selama Ramadan di Kota Jambi.

Selain memberikan penghargaan kepada pemenang, kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat melalui kehadiran Z-Corner dan pasar Ramadan yang menyediakan berbagai menu untuk berbuka puasa.

“Tujuan utama kami adalah memberikan pengalaman positif bagi anak-anak, sekaligus mendekatkan mereka dengan nilai-nilai spiritual di bulan Ramadan. Semua peserta adalah pemenang karena keberanian mereka untuk tampil dan belajar,” tambah Muhammad Fadli.

Turut hadir dalam acara, Wali Kota Jambi Maulana, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jambi Kamal Firdous, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi Pahlewi, Camat Jelutung Alamsyah Powa, Lurah Handil Jaya KH. Muhtah Habibulloh, guru pendamping, serta para orang tua peserta lomba.(*)




Gubernur Jambi Apresiasi Program MBG dan SPPG Anak Sekolah di Kerinci

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengungkapkan bahwa sekitar 24,80% anak-anak di Provinsi Jambi tumbuh tanpa keterlibatan ayah secara fisik maupun emosional (fatherless).

Pernyataan ini disampaikan saat Safari Ramadhan 1447 H bersama masyarakat Kabupaten Kerinci di Masjid Al Falah, Desa Baru Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Jumat (6/3/2026) malam.

Acara yang dihadiri oleh Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Murison, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, Sekda Kerinci, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jambi, serta perwakilan BAZNAS tersebut dimulai dengan buka puasa bersama, salat Magrib, Isya, dan Tarawih berjamaah.

Gubernur Al Haris menegaskan, Safari Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

“Persoalan sosial seperti kemiskinan, stunting, hingga anak yang tumbuh tanpa figur ayah perlu perhatian serius karena berdampak pada perkembangan anak dan kehidupan sosial,” ujar Gubernur Al Haris.

Ia menambahkan, fenomena anak fatherless dapat menyebabkan risiko rendahnya kepercayaan diri, kesulitan pengendalian emosi, hingga rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan.

Gubernur Al Haris juga mengapresiasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dijalankan Pemkab Kerinci.

Program ini menyasar anak sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA, serta ibu hamil dan menyusui, sebagai bagian dari strategi penguatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Selain itu, Gubernur menekankan potensi Kabupaten Kerinci yang besar meskipun anggaran pemerintah daerah terbatas.

“Kerinci berada di ujung Provinsi Jambi, tetapi memiliki potensi luar biasa. Saya mengapresiasi upaya Bupati dan Wali Kota membangun daerah meski dengan keterbatasan anggaran,” kata Al Haris.

Bupati Kerinci Monadi menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran tim Safari Ramadhan Provinsi Jambi yang memperkuat komunikasi dan sinergi antara provinsi dan kabupaten.

“Program MBG dan koperasi Merah Putih yang kami jalankan adalah bagian dari penguatan kualitas SDM di Kerinci,” ujar Monadi.

Di akhir kegiatan, Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan CSR Bank Jambi senilai Rp20 juta untuk Masjid Al Falah, sementara BAZNAS Provinsi Jambi menyalurkan bantuan untuk 30 fakir miskin, dan Program ASN Peduli Stunting mendistribusikan 20 paket berisi beras, telur, kacang hijau, biskuit, dan kursi roda bagi masyarakat Desa Baru Lempur.(*)




Ketua BAZNAS Jambi Bantah Dana Zakat Dipakai Safari Ramadhan Wagub

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jambi, Muhammad Amin, dengan tegas membantah tudingan bahwa dana zakat digunakan untuk membiayai kegiatan Safari Ramadhan Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhammad Amin saat menggelar jumpa pers bersama sejumlah wartawan di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jambi usai salat Jumat (6/3/2026).

Ia menegaskan bahwa, tidak ada satu rupiah pun dana zakat yang dikelola BAZNAS digunakan untuk mendukung kegiatan Safari Ramadhan Wakil Gubernur.

“Dengan tegas saya sampaikan, demi Allah tidak ada satu rupiah pun dana BAZNAS digunakan untuk membiayai Safari Ramadhan Wakil Gubernur. Beliau menjalankan kegiatan tersebut dengan biaya pribadi,” tegasnya.

Isu ini mencuat setelah beberapa media daring memuat pemberitaan yang menuding BAZNAS menjadi “sapi perah” dalam kegiatan Safari Ramadhan pemerintah daerah.

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Amin menjelaskan bahwa pengelolaan zakat memiliki aturan yang sangat ketat.

Berdasarkan Undang‑Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Zakat, dana zakat hanya boleh disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf).

Karena itu, menurutnya, tidak mungkin dana tersebut digunakan untuk membiayai kegiatan perjalanan pejabat.

“BAZNAS tidak boleh membelanjakan dana di luar asnaf. Penyaluran harus jelas kepada mustahik, sehingga tuduhan bahwa dana zakat digunakan untuk perjalanan Safari Ramadhan jelas tidak benar,” ujarnya.

Muhammad Amin menjelaskan bahwa, keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan Safari Ramadhan hanya sebatas menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang berhak menerima zakat, seperti santunan bagi fakir miskin, bantuan sosial, serta program pemberdayaan ekonomi.

Menurutnya, kegiatan Safari Ramadhan justru mempermudah penyaluran bantuan karena data penerima berasal dari pemerintah desa, kelurahan, serta BAZNAS kabupaten dan kota.

Ia juga menyoroti maraknya informasi yang beredar tanpa proses klarifikasi terlebih dahulu.

“Kita hidup di zaman di mana orang mudah berkomentar tanpa memahami fakta. Tuduhan seperti ini bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat,” katanya.

Selama ini, lanjutnya, BAZNAS Provinsi Jambi telah menyalurkan berbagai program bantuan kepada masyarakat.

Di antaranya lebih dari 6.000 beasiswa pendidikan, bantuan pengobatan bagi warga kurang mampu, bantuan sembako, hingga program pemberdayaan ekonomi melalui UMKM mustahik.

BAZNAS juga menjalankan sejumlah program unggulan seperti Jambi Cerdas untuk bantuan pendidikan, Jambi Sejahtera untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta program bedah rumah bagi warga kurang mampu.

Muhammad Amin pun mengajak pihak-pihak yang mempertanyakan pengelolaan dana zakat agar datang langsung ke kantor BAZNAS untuk melakukan klarifikasi.

“Jika ada yang meragukan, silakan datang langsung ke kantor BAZNAS. Kami terbuka untuk berdiskusi dan melihat data secara transparan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya akan terus bekerja melayani masyarakat meskipun dihadapkan pada berbagai tudingan.

“Yang terpenting bagi kami adalah masyarakat yang membutuhkan tetap terbantu. Namun tudingan yang tidak berdasar tetap perlu diluruskan agar tidak merusak kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana umat,” tutupnya.

Dalam jumpa pers tersebut, Muhammad Amin turut didampingi Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jambi Muslim serta Wakil Ketua III Sri Rahayu.(*)




Masjid Tertua Bungo Jadi Lokasi Safari Ramadhan, Gubernur Jambi Respon Aspirasi Masyarakat

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Safari Ramadhan 1446 Hijriah Pemerintah Provinsi Jambi berlangsung khidmat di Masjid Al Falah, Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Minggu (01/03/2026) malam.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, didampingi Bupati Bungo Dedy Putra, SH., M.Kn, dan Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat, SH.

Masjid Al Falah, berdiri sejak 1830 M, dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Pulau Sumatera. Kehadiran Gubernur Al Haris menjadi momentum istimewa bagi warga, sekaligus memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur mengenang jasa almarhum H. Hanafi, inisiator berdirinya Provinsi Jambi dan putra asli Empelu.

“Malam ini saya berada di kampung inisiator pendiri Provinsi Jambi, almarhum Bapak H. Hanafi. Semoga Allah melapangkan kuburnya dan mengampuni dosa-dosanya,” ujar Gubernur Al Haris.

Salah satu aspirasi utama masyarakat yang disampaikan adalah pembangunan Jembatan Empelu menuju Embacang Gedang sepanjang 120 meter melintasi Sungai Batang Tebo.

Gubernur memperkirakan pembangunan jembatan membutuhkan anggaran sekitar Rp30 miliar dan meminta Dinas PU Provinsi Jambi untuk berkoordinasi dengan Dinas PU Kabupaten Bungo.

Selain itu, kondisi Jalan Provinsi Jambi dari Simpang Tanah Tumbuh hingga Limbur sepanjang 60 kilometer menjadi perhatian.

Gubernur menekankan perlunya peninjauan lapangan dan perhitungan anggaran segera agar pembangunan infrastruktur bisa berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Jambi menyalurkan bantuan CSR Bank Jambi sebesar Rp20 juta untuk Masjid Al Falah, sementara Pemerintah Kabupaten Bungo melalui CSR Bank Jambi memberikan Rp10 juta.

BAZNAS Provinsi Jambi juga menyalurkan bantuan bagi 30 orang fakir miskin serta satu unit kursi roda.

Melalui program ASN Peduli Stunting, sebanyak 20 paket bantuan diberikan kepada keluarga berisiko stunting, berisi beras 5 kg, telur satu karpet, kacang hijau 1 kg, dan biskuit untuk mendukung gizi masyarakat.

Bupati Bungo Dedy Putra menyampaikan progres pembangunan di wilayahnya, termasuk jalan Batang Uleh sepanjang 32 km, pengembangan irigasi Tanah Bekali–Empelu, dan perbaikan ruas jalan Muaro Bungo–Peninjau serta Peninjau–Limbur Lubuk Mengkuang.

Usulan pembangunan turap penahan tebing juga diajukan ke BNPB untuk antisipasi bencana.

Datuk Rio Dusun Empelu H.M. Thohir menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Gubernur Jambi dan rombongan, sekaligus mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap infrastruktur, irigasi, dan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi petani.

Safari Ramadhan ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan warga, dan memastikan pembangunan merata hingga pelosok desa.

Kehadiran Gubernur dan rombongan tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga memperkuat sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pembangunan berkeadilan.(*)