Jangan Salah Jemput! Ini Jadwal 10 Pesawat yang Tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi Esok

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi kembali berlangsung cukup padat pada Senin, 28 September 2026.

Sebanyak 10 penerbangan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Sultan Thaha (DJB) sepanjang hari.

Dari total tersebut, delapan penerbangan berasal dari Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta (CGK).

Dua penerbangan lainnya menghubungkan Jambi dengan daerah di luar jalur utama, yakni Dabo Singkep dan Kerinci.

Data jadwal tersebut merujuk pada informasi penerbangan yang disampaikan Injourney Airports.

Kepadatan jadwal paling terlihat pada periode menjelang siang. Pada pukul 10.25 WIB, dua pesawat dijadwalkan mendarat di Bandara Sultan Thaha, yakni Susi Air dari Kerinci dan Garuda Indonesia dari Jakarta.

Bagi masyarakat yang hendak menjemput penumpang, perbedaan beberapa menit dalam jadwal kedatangan menjadi informasi penting karena waktu tiba pesawat dapat berubah mengikuti kondisi operasional penerbangan.

Ini Jadwal Lengkap 10 Pesawat yang Tiba di Jambi

Berikut jadwal kedatangan pesawat di Bandara Sultan Thaha Jambi pada Senin, 28 September 2026:

No Maskapai Nomor Penerbangan Asal Kode Waktu
1 Susi Air SI 7219 Dabo Singkep DSB 07.45 WIB
2 Citilink QG 960 Jakarta CGK 08.25 WIB
3 Batik Air ID 6804 Jakarta CGK 09.50 WIB
4 Susi Air SI 7222 Kerinci KRC 10.25 WIB
5 Garuda Indonesia GA 126 Jakarta CGK 10.25 WIB
6 Super Air Jet IU 842 Jakarta CGK 11.25 WIB
7 Garuda Indonesia GA 128 Jakarta CGK 13.40 WIB
8 Citilink QG 966 Jakarta CGK 15.15 WIB
9 Citilink QG 964 Jakarta CGK 17.00 WIB
10 Batik Air ID 6806 Jakarta CGK 18.40 WIB

Penerbangan Pertama Tiba Pukul 07.45 WIB

Aktivitas kedatangan di Bandara Sultan Thaha dimulai dari rute Dabo Singkep.

Susi Air dengan nomor penerbangan SI 7219 dijadwalkan mendarat di Jambi pada pukul 07.45 WIB.

Setelah itu, dua penerbangan dari Jakarta menyusul. Citilink QG 960 dijadwalkan tiba pukul 08.25 WIB, kemudian Batik Air ID 6804 pada pukul 09.50 WIB.

Memasuki pukul 10.00 WIB, arus kedatangan kembali meningkat.

Dua Pesawat Tiba Bersamaan Pukul 10.25 WIB

Salah satu titik kepadatan jadwal terjadi pada pukul 10.25 WIB.

Pada waktu tersebut, dua penerbangan dijadwalkan tiba hampir bersamaan, yakni Susi Air SI 7222 dari Kerinci dan Garuda Indonesia GA 126 dari Jakarta.

Selanjutnya, Super Air Jet IU 842 dari Jakarta dijadwalkan mendarat pada pukul 11.25 WIB.

Rangkaian penerbangan kemudian berlanjut pada siang hingga sore hari.

Garuda Indonesia GA 128 dari Jakarta dijadwalkan tiba pukul 13.40 WIB.

Citilink kemudian mengoperasikan dua penerbangan dari Jakarta, masing-masing QG 966 pada pukul 15.15 WIB dan QG 964 pada pukul 17.00 WIB.

Sementara itu, kedatangan terakhir dijadwalkan dilayani Batik Air ID 6806 dari Jakarta pada pukul 18.40 WIB.

Jakarta Masih Mendominasi Kedatangan

Jika dilihat berdasarkan asal penerbangan, rute Jakarta-Jambi menjadi koneksi udara paling dominan pada jadwal kedatangan hari tersebut.

Delapan dari 10 penerbangan yang masuk ke Bandara Sultan Thaha berasal dari Jakarta.

Sementara itu, dua penerbangan lainnya memperlihatkan fungsi konektivitas udara Jambi dengan wilayah regional, yakni rute Dabo Singkep-Jambi dan Kerinci-Jambi yang dilayani Susi Air.

Komposisi tersebut menunjukkan peran Bandara Sultan Thaha tidak hanya sebagai penghubung Jambi dengan Jakarta, tetapi juga sebagai pintu masuk dari sejumlah wilayah lain.

Citilink Catat Tiga Jadwal Kedatangan

Dari sisi frekuensi maskapai, Citilink menjadi operator dengan jumlah kedatangan terbanyak dalam jadwal tersebut, yakni tiga penerbangan.

Citilink melayani kedatangan dari Jakarta melalui QG 960, QG 966 dan QG 964.

Garuda Indonesia, Batik Air dan Susi Air masing-masing memiliki dua jadwal kedatangan.

Sementara Super Air Jet tercumpang maupun masyarakat yang hendak menjemput di Bandara Sultan Thaha disarankan memperhatikan perkembangan informasiatat satu kali kedatangan.

Dengan demikian, total 10 penerbangan kedatangan tersebut terdiri dari:

  • Citilink: 3 penerbangan

  • Garuda Indonesia: 2 penerbangan

  • Batik Air: 2 penerbangan

  • Susi Air: 2 penerbangan

  • Super Air Jet: 1 penerbangan

Penjemput Diminta Pantau Perubahan Jadwal

Penumpang maupun masyarakat yang hendak menjemput di Bandara Sultan Thaha disarankan memperhatikan perkembangan informasi penerbangan.

Jadwal yang tercantum merupakan jadwal kedatangan yang direncanakan dan dapat mengalami perubahan sesuai kondisi operasional 10 penerbangan yang dijadwalkan masuk.

Informasi terbaru mengenai waktu kedatangan atau Estimated Time of Arrival (ETA) dapat dipantau melalui kanal resmi Bandara Sultan Thaha.

Dengan 10 penerbangan yang dijadwalkan masuk, aktivitas Bandara Sultan Thaha Jambi pada Senin, 28 September 2026 diperkirakan berlangsung sejak pagi hingga malam.(*)




Jarak Pandang di Bandara Jambi Turun hingga 700 Meter, Sejumlah Penerbangan Delay

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi terdampak perubahan jarak pandang pada Kamis 17 September 2026.

Kondisi paling rendah terjadi pada pagi hari. Jarak pandang yang sebelumnya mencapai 2.500 meter pada pukul 06.00 WIB turun drastis menjadi hanya 700 meter pada pukul 07.00 WIB.

Penurunan tersebut terjadi dalam rentang satu jam dan menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi operasional penerbangan di bandara.

Branch Communication Bandara Sultan Thaha Jambi, Ikhsan Pulungan, membenarkan terdapat sejumlah penerbangan yang mengalami keterlambatan.

“Ada beberapa penerbangan yang mengalami delay dengan alasan operasional,” ujar Ikhsan.

Data operasional mencatat terdapat enam penerbangan yang terdampak keterlambatan, terdiri dari tiga penerbangan kedatangan dan tiga penerbangan keberangkatan.

Penerbangan yang terdampak melibatkan tiga maskapai, yakni Batik Air, Susi Air, dan Garuda Indonesia.

Dari Batik Air, penerbangan ID 6804 melayani rute Jakarta (CGK)–Jambi (DJB), sedangkan ID 6805 merupakan penerbangan Jambi–Jakarta.

Sementara Susi Air mencatat penerbangan SI 7222 dengan rute Kerek (KRC)–Jambi dan SI 7218 dengan rute Jambi–Dabo Singkep (SIQ).

Adapun Garuda Indonesia melalui GA 126 melayani rute Jakarta–Jambi dan GA 127 untuk rute Jambi–Jakarta.

Kondisi jarak pandang kemudian berangsur membaik setelah sempat berada pada angka 700 meter.

Pada pukul 08.00 WIB, jarak pandang meningkat menjadi 1.500 meter. Satu jam kemudian, angka tersebut kembali naik menjadi 2.800 meter.

Perbaikan berlanjut pada pukul 10.00 WIB ketika jarak pandang mencapai 4.500 meter. Namun, pada pukul 11.00 WIB kembali berada di angka 3.500 meter.

Hingga pukul 12.00 WIB, jarak pandang tercatat mencapai 6.000 meter.

Perubahan jarak pandang tersebut terus dipantau oleh pengelola bandara karena kondisi visibilitas menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam operasional penerbangan.

Ikhsan mengatakan kondisi operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi terus dipantau seiring perubahan jarak pandang.

Meskipun jarak pandang telah membaik hingga 6.000 meter pada tengah hari, penerbangan yang sebelumnya mengalami keterlambatan tetap tercatat terdampak faktor operasional.

Kondisi tersebut menunjukkan perubahan visibilitas dalam waktu singkat dapat memengaruhi jadwal penerbangan, terutama ketika jarak pandang berada pada level rendah.

Data Jarak Pandang Bandara Sultan Thaha Jambi

  • 06.00 WIB: 2.500 meter

  • 07.00 WIB: 700 meter

  • 08.00 WIB: 1.500 meter

  • 09.00 WIB: 2.800 meter

  • 10.00 WIB: 4.500 meter

  • 11.00 WIB: 3.500 meter

  • 12.00 WIB: 6.000 meter.(*)




Meski Ada Penerbangan Sempat Tertunda, Ini Jadwal Lengkap Pesawat dari Jambi Hari Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Meski ada penerbangan yang sempat tertunda akibat kondisi jarak pandang, aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi tetap berlangsung pada Rabu, 16 September 2026.

Berdasarkan informasi jadwal keberangkatan dari Injourney Airports, terdapat sembilan penerbangan yang dijadwalkan berangkat dari Bandara Sultan Thaha (DJB) menuju sejumlah destinasi.

Rute menuju Jakarta (CGK) masih mendominasi dengan delapan penerbangan. Sementara satu penerbangan lainnya melayani rute menuju Batam (BTH).

Sebelumnya, penerbangan Batik Air ID 6807 yang dijadwalkan berangkat pukul 06.00 WIB sempat mengalami penundaan karena kondisi jarak pandang memburuk.

Pesawat akhirnya diberangkatkan setelah kondisi membaik.

Berikut jadwal lengkap penerbangan dari Bandara Sultan Thaha Jambi hari ini:

Aktivitas keberangkatan dijadwalkan dimulai pukul 06.00 WIB melalui Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6807 tujuan Jakarta.

Selanjutnya, pada pukul 09.00 WIB, Super Air Jet dijadwalkan menerbangkan penumpang dari Jambi menuju Batam melalui penerbangan IU 974.

Rute Batam menjadi satu-satunya penerbangan non-Jakarta dalam daftar keberangkatan hari ini.

Jadwal keberangkatan cukup padat menjelang siang. Tiga penerbangan menuju Jakarta dijadwalkan berangkat dalam rentang waktu kurang dari satu jam.

Batik Air melalui penerbangan ID 6805 dijadwalkan berangkat pada pukul 11.00 WIB.

Hanya berselang 10 menit, Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 127 dijadwalkan lepas landas menuju Jakarta pada pukul 11.10 WIB.

Berikutnya, Citilink QG 961 dijadwalkan berangkat pada pukul 11.55 WIB.

Penerbangan dari Jambi kembali berlanjut pada sore hari.

Garuda Indonesia dengan penerbangan GA 129 dijadwalkan menuju Jakarta pada pukul 14.55 WIB.

Selanjutnya, Citilink QG 967 dijadwalkan berangkat pukul 15.45 WIB, disusul Super Air Jet IU 841 pada pukul 16.00 WIB.

Sementara penerbangan terakhir dalam jadwal keberangkatan hari ini adalah Citilink QG 965 menuju Jakarta pada pukul 17.30 WIB.

Daftar Lengkap Jadwal Pesawat Jambi Hari Ini

Jam Maskapai Nomor Penerbangan Tujuan
06.00 WIB Batik Air ID 6807 Jakarta (CGK)
09.00 WIB Super Air Jet IU 974 Batam (BTH)
11.00 WIB Batik Air ID 6805 Jakarta (CGK)
11.10 WIB Garuda Indonesia GA 127 Jakarta (CGK)
11.55 WIB Citilink QG 961 Jakarta (CGK)
14.55 WIB Garuda Indonesia GA 129 Jakarta (CGK)
15.45 WIB Citilink QG 967 Jakarta (CGK)
16.00 WIB Super Air Jet IU 841 Jakarta (CGK)
17.30 WIB Citilink QG 965 Jakarta (CGK)

Dari sembilan jadwal tersebut, delapan penerbangan melayani rute Jambi-Jakarta, sedangkan satu penerbangan melayani rute Jambi-Batam.

Citilink tercatat menjadi maskapai dengan jumlah keberangkatan terbanyak hari ini, yakni tiga penerbangan.

Batik Air, Garuda Indonesia dan Super Air Jet masing-masing memiliki dua jadwal keberangkatan.

Bagi calon penumpang, jadwal tersebut tetap perlu diperiksa kembali sebelum berangkat ke bandara.

Kondisi cuaca, operasional maupun faktor teknis dapat menyebabkan perubahan waktu keberangkatan.

Penumpang juga disarankan memantau informasi terbaru melalui kanal resmi Bandara Sultan Thaha maupun aplikasi masing-masing maskapai.(*)




Sempat Terganggu Kabut Asap, Penerbangan Bandara Sultan Thaha Kembali Normal Pukul 12.00 WIB

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi kembali normal pada Senin 14 Septembre 2026 siang setelah sebelumnya sempat terganggu akibat kabut asap.

Kondisi operasional penerbangan berangsur pulih sekitar pukul 12.00 WIB, seiring membaiknya jarak pandang atau visibility di kawasan bandara yang mencapai 3.000 meter.

Sebelumnya, kondisi jarak pandang sempat turun cukup signifikan. Pada sekitar pukul 08.00 WIB, visibility di Bandara Sultan Thaha tercatat hanya 1.100 meter akibat kabut asap.

Situasi tersebut berdampak terhadap sejumlah penerbangan.

Sedikitnya lima penerbangan dari dan menuju Bandara Sultan Thaha mengalami penundaan demi memastikan aspek keselamatan penerbangan tetap terpenuhi.

Lima penerbangan yang terdampak pada pagi hari tersebut yakni:

  1. Citilink QG 961 tujuan Jakarta (CGK).
  2. Batik Air ID 6805 tujuan Jakarta (CGK).
  3. Susi Air SI 7218 tujuan SIQ.
  4. Garuda Indonesia GA 127 tujuan Jakarta (CGK).
  5. Super Air Jet IU 843 tujuan Jakarta (CGK).

Penundaan dilakukan karena kondisi jarak pandang yang terbatas dapat memengaruhi aspek keselamatan operasional penerbangan.

Perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang kemudian menunjukkan perbaikan.

Hingga pukul 12.00 WIB, visibility meningkat menjadi 3.000 meter dan operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha kembali normal.

Meski penerbangan telah kembali berjalan normal, penumpang yang akan bepergian melalui Bandara Sultan Thaha tetap diminta memperhatikan perkembangan jadwal penerbangan.

Tim operasional bandara juga terus berkoordinasi dengan maskapai serta instansi terkait untuk memastikan penumpang yang sebelumnya terdampak penundaan mendapatkan informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan mereka.

Calon penumpang juga disarankan melakukan pengecekan langsung kepada maskapai sebelum berangkat menuju bandara.

Langkah ini penting untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal apabila kondisi jarak pandang kembali mengalami penurunan.

Kondisi kabut asap yang sempat mengganggu penerbangan menjadi perhatian karena jarak pandang merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan.

Manajemen Bandara Sultan Thaha menyatakan akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder bandara untuk menjaga pelayanan kepada pengguna jasa sekaligus memantau perkembangan kondisi kabut asap di Jambi.(*)




Jarak Pandang Turun hingga 1.100 Meter, 5 Penerbangan Bandara Sultan Thaha Ditunda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabut asap kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Jambi. Jarak pandang di Bandara Sultan Thaha, Kota Jambi, turun hingga sekitar 1.100 meter pada Senin 14 September 2026 pagi, sehingga lima penerbangan dari dan menuju bandara tersebut mengalami penundaan.

Kondisi tersebut tercatat sekitar pukul 08.00 WIB. Terbatasnya jarak pandang membuat operasional penerbangan harus disesuaikan dengan aspek keselamatan penerbangan, terutama bagi penumpang dan kru pesawat.

Lima penerbangan yang terdampak masing-masing terdiri dari penerbangan Citilink, Batik Air, Susi Air, Garuda Indonesia, dan Super Air Jet.

Berikut daftar penerbangan yang mengalami keterlambatan:

  1. Citilink QG 961 dengan tujuan Jakarta (CGK).
  2. Batik Air ID 6805 dengan tujuan Jakarta (CGK).
  3. Susi Air SI 7218 dengan tujuan Jambi? SIQ.
  4. Garuda Indonesia GA 127 dengan tujuan Jakarta (CGK).
  5. Super Air Jet IU 843 dengan tujuan Jakarta (CGK).

Penundaan dilakukan sebagai langkah keselamatan menyusul kondisi jarak pandang yang belum ideal untuk mendukung kelancaran penerbangan.

Gangguan akibat kabut asap tidak berlangsung sepanjang hari.

Memasuki pukul 12.00 WIB, kondisi penerbangan di Bandara Sultan Thaha kembali normal setelah jarak pandang meningkat menjadi sekitar 3.000 meter.

Tim operasional Bandara Sultan Thaha juga melakukan koordinasi dengan maskapai dan sejumlah instansi terkait untuk menangani dampak penundaan terhadap penumpang.

Informasi mengenai jadwal keberangkatan dan kedatangan penerbangan yang terdampak juga terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Bagi calon penumpang yang akan melakukan perjalanan melalui Bandara Sultan Thaha, pihak pengelola mengimbau agar melakukan pengecekan jadwal penerbangan sebelum menuju bandara.

Penumpang juga diminta berkoordinasi langsung dengan maskapai masing-masing untuk memastikan perubahan jadwal, terutama bagi penerbangan yang sebelumnya terdampak kabut asap.

Gangguan penerbangan ini kembali menunjukkan bagaimana kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dapat berdampak langsung terhadap mobilitas udara di Jambi.

Pihak Bandara Sultan Thaha menyatakan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran sekaligus keselamatan operasional penerbangan.(*)




Biar Gak Salah Jam, Cek Jadwal Kedatangan Pesawat di Bandara Sultan Thaha Hari Ini di Sini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi kembali cukup padat pada Jumat, 11 September 2026.

Sebanyak sembilan penerbangan dijadwalkan tiba di Jambi sepanjang hari, dengan mayoritas pesawat datang dari Jakarta.

Dari total tersebut, delapan penerbangan berasal dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK). Sementara satu penerbangan lainnya datang dari Yogyakarta International Airport (YIA).

Pola kedatangan ini memperlihatkan masih kuatnya konektivitas udara Jambi dengan Jakarta.

Bagi masyarakat yang hendak menjemput keluarga, kolega maupun penumpang dari luar daerah, informasi waktu kedatangan menjadi penting karena jadwal tersebar dari pagi hingga malam.

Aktivitas kedatangan dijadwalkan dimulai pada pagi hari.

Citilink melalui penerbangan QG 960 dari Jakarta menjadi pesawat pertama yang dijadwalkan mendarat di Bandara Sultan Thaha, yakni pada 09.25 WIB.

Berikutnya, Batik Air ID 6804 dijadwalkan tiba dari Jakarta pada 10.20 WIB.

Hanya berselang lima menit, Garuda Indonesia melalui penerbangan GA 126 juga dijadwalkan mendarat dari Jakarta, tepatnya pada 10.25 WIB.

Kedatangan dua pesawat dalam rentang waktu sangat berdekatan tersebut menjadi salah satu periode yang perlu diperhatikan penjemput karena aktivitas di area kedatangan berpotensi lebih ramai.

Setelah jeda pada pagi menjelang siang, penerbangan dari Jakarta kembali berdatangan.

Garuda Indonesia melalui penerbangan GA 128 dijadwalkan mendarat di Jambi pada 13.40 WIB.

Berikutnya, Citilink QG 966 dijadwalkan tiba pada 15.15 WIB, disusul Super Air Jet IU 840 pada 15.40 WIB.

Dengan demikian, Jakarta masih menjadi sumber utama arus kedatangan pesawat ke Jambi pada hari tersebut.

Menjelang malam, Citilink QG 964 dari Jakarta dijadwalkan tiba pada 17.00 WIB.

Setengah jam kemudian, giliran Super Air Jet IU 376 dari Yogyakarta (YIA) yang dijadwalkan mendarat di Sultan Thaha, yakni pukul 17.35 WIB.

Penerbangan dari Yogyakarta tersebut menjadi satu-satunya kedatangan yang tidak berasal dari Jakarta dalam daftar penerbangan Jumat ini.

Rangkaian kedatangan kemudian ditutup Batik Air ID 6806 dari Jakarta pada 18.40 WIB.

Berikut jadwal sembilan penerbangan yang dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi pada Jumat, 11 September 2026:

  • 09.25 WIB — Citilink QG 960, Jakarta (CGK)–Jambi (DJB)
  • 10.20 WIB — Batik Air ID 6804, Jakarta (CGK)–Jambi (DJB)
  • 10.25 WIB — Garuda Indonesia GA 126, Jakarta (CGK)–Jambi (DJB)
  • 13.40 WIB — Garuda Indonesia GA 128, Jakarta (CGK)–Jambi (DJB)
  • 15.15 WIB — Citilink QG 966, Jakarta (CGK)–Jambi (DJB)
  • 15.40 WIB — Super Air Jet IU 840, Jakarta (CGK)–Jambi (DJB)
  • 17.00 WIB — Citilink QG 964, Jakarta (CGK)–Jambi (DJB)
  • 17.35 WIB — Super Air Jet IU 376, Yogyakarta (YIA)–Jambi (DJB)
  • 18.40 WIB — Batik Air ID 6806, Jakarta (CGK)–Jambi (DJB)

Jika dilihat berdasarkan maskapai, Citilink menjadi operator dengan jadwal kedatangan terbanyak, yakni tiga penerbangan.

Sementara Batik Air, Garuda Indonesia dan Super Air Jet masing-masing tercatat memiliki dua penerbangan kedatangan.

Dari sisi rute, ketimpangannya lebih terlihat. Delapan dari sembilan penerbangan berasal dari Jakarta, sedangkan Yogyakarta hanya menyumbang satu kedatangan.

Bagi penumpang maupun penjemput, kondisi tersebut menunjukkan bahwa periode kedatangan dari Jakarta menjadi bagian paling dominan dari aktivitas penerbangan Bandara Sultan Thaha pada Jumat ini.

Meski jadwal kedatangan telah ditetapkan, waktu tiba pesawat dapat berubah karena berbagai faktor operasional, termasuk cuaca dan kondisi lalu lintas udara.

Karena itu, masyarakat yang akan menjemput penumpang disarankan tidak hanya berpatokan pada jadwal awal.

Informasi terbaru mengenai penerbangan sebaiknya dipantau melalui kanal resmi maskapai maupun pengelola Bandara Sultan Thaha.

Perubahan waktu kedatangan atau Estimated Time of Arrival (ETA) dapat terjadi sehingga penjemput sebaiknya memastikan kembali status penerbangan sebelum berangkat menuju bandara.(*)




12 Penerbangan Mendarat di Jambi Hari Ini, Jakarta Masih Jadi Jalur Utama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Aktivitas penerbangan menuju Jambi berlangsung dari pagi hingga malam pada Kamis, 10 September 2026.

Bandara Internasional Sultan Thaha mencatat 12 jadwal penerbangan kedatangan dari sejumlah daerah, dengan rute Jakarta menjadi koneksi yang paling dominan.

Data pengelola bandara, Injourney Airports, menunjukkan penerbangan pertama dijadwalkan tiba pada pukul 07.45 WIB. Sementara kedatangan terakhir berlangsung pada pukul 18.40 WIB.

Komposisi penerbangan tersebut memperlihatkan kuatnya peran Jakarta sebagai pintu masuk utama menuju Jambi.

Dari 12 jadwal kedatangan, delapan penerbangan berasal dari Jakarta.

Sejumlah maskapai melayani rute tersebut. Citilink dijadwalkan membawa penumpang dari Jakarta melalui tiga penerbangan, yakni QG 960 yang tiba pukul 09.25 WIB, QG 966 pada 15.15 WIB, dan QG 964 pada 17.00 WIB.

Batik Air memiliki dua jadwal kedatangan, masing-masing ID 6804 pada 10.20 WIB dan ID 6806 pada 18.40 WIB.

Garuda Indonesia juga mengoperasikan dua penerbangan, yakni GA 126 pada 10.25 WIB dan GA 128 pada 13.40 WIB.

Sementara itu, Super Air Jet melengkapi konektivitas Jakarta-Jambi melalui IU 842 yang dijadwalkan tiba pukul 11.25 WIB dan IU 840 pada 15.20 WIB.

Arus kedatangan di Bandara Sultan Thaha tidak hanya berasal dari ibu kota.

Sejumlah penerbangan menghubungkan Jambi dengan wilayah lain, termasuk Kerinci, Dabo Singkep, dan Batam.

Susi Air dijadwalkan membuka aktivitas kedatangan pada pagi hari melalui penerbangan SI 7219 dari Dabo Singkep.

Pesawat tersebut dijadwalkan mendarat pukul 07.45 WIB.

Maskapai yang sama juga melayani rute Kerinci-Jambi melalui SI 7222 dengan jadwal kedatangan pukul 10.25 WIB.

Dari Batam, Super Air Jet mengoperasikan penerbangan IU 973 yang dijadwalkan tiba di Jambi pada pukul 17.30 WIB.

Jika dilihat dari sebaran waktunya, aktivitas kedatangan cukup terkonsentrasi pada pertengahan pagi.

Pukul 10.20 hingga 11.25 WIB menjadi salah satu periode yang perlu diperhatikan karena terdapat beberapa jadwal kedatangan dalam rentang waktu berdekatan.

Kondisi tersebut berpotensi membuat area penjemputan lebih ramai dibandingkan periode lainnya, terutama ketika beberapa penerbangan tiba mendekati jadwal yang sama.

Berikut jadwal penerbangan kedatangan yang tercatat di Bandara Internasional Sultan Thaha pada Kamis, 10 September 2026:

  • 07.45 WIB — Susi Air SI 7219 dari Dabo Singkep
  • 09.25 WIB — Citilink QG 960 dari Jakarta
  • 10.20 WIB — Batik Air ID 6804 dari Jakarta
  • 10.25 WIB — Garuda Indonesia GA 126 dari Jakarta
  • 10.25 WIB — Susi Air SI 7222 dari Kerinci
  • 11.25 WIB — Super Air Jet IU 842 dari Jakarta
  • 13.40 WIB — Garuda Indonesia GA 128 dari Jakarta
  • 15.15 WIB — Citilink QG 966 dari Jakarta
  • 15.20 WIB — Super Air Jet IU 840 dari Jakarta
  • 17.00 WIB — Citilink QG 964 dari Jakarta
  • 17.30 WIB — Super Air Jet IU 973 dari Batam
  • 18.40 WIB — Batik Air ID 6806 dari Jakarta

Dengan pola tersebut, penumpang maupun keluarga yang melakukan penjemputan perlu memperhatikan kemungkinan perubahan jadwal.

Waktu kedatangan aktual dapat berbeda dari jadwal karena faktor cuaca maupun kondisi operasional penerbangan.

Informasi terbaru mengenai status penerbangan dapat dipantau melalui kanal resmi Bandara Sultan Thaha, termasuk akun media sosial @sultanthahaairport.

Bagi masyarakat yang hendak menjemput penumpang, pengecekan status penerbangan secara berkala menjadi langkah penting agar tidak datang terlalu awal maupun terlambat ke bandara.(*)




Jadwal Penerbangan Sultan Thaha Jambi Kamis 10 September: Ada Jakarta, Batam hingga Kerinci

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi kembali bergerak normal pada Kamis, 10 September 2026.

Sebanyak 12 jadwal keberangkatan tercatat melayani penumpang dari Jambi menuju sejumlah kota di dalam negeri.

Informasi jadwal yang dirilis pengelola bandara melalui Injourney Airports memperlihatkan bahwa konektivitas menuju Jakarta masih menjadi tumpuan utama.

Dari keseluruhan jadwal keberangkatan yang tersedia, penerbangan menuju ibu kota mencapai enam jadwal.

Padatnya rute Jambi-Jakarta menunjukkan tingginya konektivitas kedua wilayah, terutama untuk perjalanan bisnis, pemerintahan, pendidikan maupun kebutuhan mobilitas masyarakat.

Penerbangan menuju Jakarta dimulai sejak pagi. Batik Air menjadwalkan penerbangan ID 6807 pada pukul 06.00 WIB, disusul Citilink QG 961 pukul 09.55 WIB dan Batik Air ID 6805 pada pukul 11.00 WIB.

Pada siang hingga sore hari, pilihan penerbangan kembali tersedia melalui Garuda Indonesia GA 127 pukul 11.10 WIB, Garuda Indonesia GA 129 pukul 14.55 WIB, Citilink QG 967 pukul 15.45 WIB, serta Super Air Jet IU 841 pukul 16.00 WIB.

Dengan demikian, jadwal menuju Jakarta tersebar dari pagi hingga sore.

Kondisi tersebut memberi penumpang lebih banyak pilihan waktu keberangkatan dibanding hanya mengandalkan satu atau dua penerbangan dalam sehari.

Konektivitas dari Bandara Sultan Thaha tidak hanya mengarah ke Jakarta. Sejumlah penerbangan juga melayani destinasi domestik lainnya, termasuk Kerinci, Dabo Singkep dan Batam.

Susi Air dijadwalkan mengoperasikan penerbangan SI 7223 menuju Kerinci pada pukul 08.15 WIB.

Maskapai yang sama juga melayani penerbangan SI 7218 menuju Dabo Singkep pada pukul 10.55 WIB.

Sementara itu, penumpang yang hendak menuju Batam memiliki dua pilihan jadwal Super Air Jet.

Penerbangan IU 974 dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB, sedangkan IU 2974 pada pukul 12.05 WIB.

Kehadiran rute-rute tersebut membuat Bandara Sultan Thaha tetap menjadi salah satu simpul penting mobilitas udara bagi masyarakat Jambi, tidak hanya untuk perjalanan menuju Jakarta tetapi juga menuju sejumlah wilayah lain.

Jadwal keberangkatan pada Kamis ini melibatkan lima maskapai, yakni Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Super Air Jet dan Susi Air.

Frekuensi penerbangan relatif terkonsentrasi mulai pagi hingga sore. Karena itu, penumpang yang memiliki jadwal perjalanan pada 10 September 2026 perlu memperhatikan waktu check-in dan datang lebih awal ke bandara.

Jadwal penerbangan juga dapat berubah karena faktor operasional, cuaca maupun kebijakan maskapai. Pengelola Bandara Sultan Thaha mengimbau calon penumpang memantau pembaruan melalui kanal informasi resmi bandara sebelum berangkat.

Bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Jambi hari ini, informasi jadwal tersebut dapat menjadi acuan awal untuk menentukan pilihan penerbangan.

Namun, status penerbangan sebaiknya tetap dikonfirmasi kembali kepada maskapai atau pengelola bandara sebelum perjalanan.

Catatan: Jadwal dalam berita ini merupakan jadwal penerbangan untuk Kamis, 10 September 2026 dan dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu.(*)




Batik Air ke Muara Bungo Dapat Dukungan Penuh, Akses ke Jakarta Kian Terbuka

MUARBAUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Keberlanjutan penerbangan Batik Air rute Jakarta–Muara Bungo kini mendapat jaminan dukungan dari empat daerah di wilayah barat Provinsi Jambi.

Pemerintah Kabupaten Bungo berhasil menggalang komitmen bersama Kabupaten Sarolangun, Merangin, dan Tebo untuk menjaga operasional Bandara Muara Bungo sebagai simpul transportasi udara regional.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan dukungan penerbangan Batik Air di Bandara Muara Bungo yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, Senin 8 Juni 202.

Kesepakatan itu disaksikan langsung Gubernur Jambi Al Haris dan Bupati Bungo Dedy Putra.

Langkah ini dinilai menjadi terobosan penting dalam menjaga keberlangsungan rute penerbangan Jakarta–Muara Bungo (PP), sekaligus memperkuat posisi Bandara Muara Bungo sebagai pintu masuk utama bagi wilayah barat Provinsi Jambi.

Bupati Bungo Dedy Putra mengatakan keberadaan Bandara Muara Bungo tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Bungo, tetapi juga menjadi akses strategis bagi warga Sarolangun, Merangin, dan Tebo.

Karena itu, menurutnya, dukungan lintas daerah menjadi faktor penting untuk menjaga tingkat keterisian penumpang atau load factor penerbangan tetap stabil sehingga maskapai dapat terus beroperasi secara berkelanjutan.

“Bandara Muara Bungo ini bukan hanya milik Kabupaten Bungo, tetapi menjadi aset bersama bagi wilayah barat Jambi. Dukungan dari Sarolangun, Merangin, dan Tebo menunjukkan adanya kesadaran bersama bahwa konektivitas udara sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Dedy Putra.

Ia menilai keberadaan penerbangan langsung menuju Jakarta akan memangkas waktu perjalanan masyarakat, pelaku usaha, investor, hingga aparatur pemerintah yang selama ini harus menempuh perjalanan darat dalam waktu cukup panjang untuk mengakses bandara besar di luar daerah.

Dengan semakin mudahnya akses transportasi udara, Dedy optimistis iklim investasi di wilayah barat Jambi akan semakin berkembang.

Sektor perkebunan, pertambangan, perdagangan, hingga pariwisata diperkirakan menjadi sektor yang paling diuntungkan dari meningkatnya konektivitas tersebut.

Selain itu, penerbangan reguler juga diyakini mampu mempercepat mobilitas barang dan jasa serta membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas antarwilayah.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bungo bersama Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Muara Bungo memastikan seluruh fasilitas pendukung penerbangan telah siap untuk menunjang operasional Batik Air.

Mulai dari aspek keselamatan penerbangan, pelayanan penumpang, hingga kesiapan teknis bandara disebut telah dipersiapkan untuk mendukung jadwal penerbangan reguler yang akan dijalankan maskapai.

Kesepakatan empat daerah ini menjadi sinyal kuat bahwa Bandara Muara Bungo kini diposisikan sebagai infrastruktur strategis regional yang tidak hanya melayani satu kabupaten.

Melainkan menjadi penghubung utama aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di kawasan barat Provinsi Jambi.

Dengan dukungan bersama tersebut, harapan untuk menjadikan Bandara Muara Bungo sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat Jambi semakin terbuka.(*)




7 Penerbangan dari Jambi ke Jakarta Hari Ini, Cek Info Lengkapnya di Sini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Sultan Thaha Jambi kembali melayani tujuh jadwal penerbangan menuju Bandara Soekarno-Hatta (CGK) Jakarta pada Rabu, 21 Mei 2025.

Rute DJB–CGK ini dilayani oleh tiga maskapai utama: Super Air Jet, Batik Air, Garuda Indonesia, dan Citilink.

Penerbangan pertama dimulai pukul 09.05 WIB oleh Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU 847.

Disusul oleh Batik Air (ID 6805) pada pukul 11.05 WIB, serta Garuda Indonesia (GA 127) pada pukul 11.25 WIB.

Berikut daftar lengkap jadwal keberangkatan Bandara Sultan Thaha Jambi (DJB) ke Jakarta (CGK) hari ini:

  1. Super Air Jet – IU 847 – DJB–CGK – 09.05 WIB

  2. Batik Air – ID 6805 – DJB–CGK – 11.05 WIB

  3. Garuda Indonesia – GA 127 – DJB–CGK – 11.25 WIB

  4. Super Air Jet – IU 843 – DJB–CGK – 12.25 WIB

  5. Citilink – QG 967 – DJB–CGK – 15.45 WIB

  6. Garuda Indonesia – GA 135 – DJB–CGK – 17.45 WIB

  7. Batik Air – ID 6803 – DJB–CGK – 18.10 WIB

Bandara Sultan Thaha Jambi beroperasi dari pukul 06.00 hingga 19.00 WIB. Para calon penumpang diimbau untuk datang lebih awal guna menghindari keterlambatan check-in dan pemeriksaan keamanan.

Dengan tujuh jadwal keberangkatan menuju Jakarta, Bandara Sultan Thaha Jambi menjadi salah satu pintu utama konektivitas udara dari Provinsi Jambi ke ibu kota.

Tips Perjalanan:

  • Cek kembali nomor penerbangan dan jam keberangkatan.

  • Pastikan membawa identitas dan tiket elektronik.

  • Datang minimal 2 jam sebelum jadwal terbang.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi www.injourneyairports.id atau akun Instagram @sultanthahaairport.(*)