BRI Branch Office Muara Bungo Salurkan Bansos kepada 309 Penerima

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bank Rakyat Indonesia (BRI) BO Muara Bungo turut berperan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) pemerintah kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, bantuan disalurkan kepada sebanyak 309 orang yang tersebar di enam lokasi.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui sejumlah unit kerja BRI BO Muara Bungo.

Di antaranya, penyaluran melalui BRI Unit Muara Tabir yang dilaksanakan pada 9 September 2026 serta BRI Unit Gapura Suci dan BRI Unit Kuamang Kuning pada 3 September 2026.

Petugas Bansos BRI BO Muara Bungo, Muhamad Ramanto mengatakan BRI memiliki peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung penyaluran berbagai program bantuan sosial kepada masyarakat.

“Peran BRI dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat adalah sebagai mitra penyaluran bantuan sosial pemerintah,” kata Muhamad Ramanto.

Menurutnya melalui layanan perbankan, BRI membantu proses penyaluran bantuan agar dapat dilakukan secara non-tunai sehingga masyarakat penerima lebih mudah mengakses bantuan yang diberikan pemerintah.

Beberapa peran BRI dalam penyaluran bansos, di antaranya menyalurkan dana bantuan, menyediakan rekening atau sarana transaksi, serta mempermudah penerima dalam mengakses bantuan.

Selain itu, layanan perbankan BRI juga mendukung transparansi dalam proses penyaluran bantuan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.

Muhamad Ramanto menegaskan, BRI berperan dalam proses penyaluran melalui layanan perbankan.

Sementara itu, penetapan masyarakat yang berhak menerima bantuan tetap mengikuti ketentuan serta data yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Dengan dukungan jaringan unit kerja yang tersebar di berbagai wilayah, BRI terus menjalankan fungsi sebagai mitra pemerintah dalam mendukung akses masyarakat terhadap program bantuan sosial.(*)




Baznas Kota Jambi Turun Bantu Korban Kebakaran, Masing-Masing Terima Rp2 Juta

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dana infak yang dihimpun dari masyarakat Kota Jambi kini kembali disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Kali ini, Baznas Kota Jambi memberikan bantuan tunai kepada belasan korban kebakaran di Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung.

Setiap korban menerima bantuan sebesar Rp2 juta. Dana tersebut bersumber dari infak dan dana sosial yang dikumpulkan Baznas dari masyarakat.

Bantuan diberikan setelah kebakaran melanda kawasan tersebut dan membuat sejumlah warga kehilangan tempat tinggal serta harta benda.

Ketua Baznas Kota Jambi, M Padli mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk penyaluran amanah masyarakat yang menitipkan sebagian rezekinya melalui Baznas.

“Bantuan ini berasal dari infak dan dana yang dihimpun dari masyarakat. Memang peruntukannya untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah dan membutuhkan bantuan,” ujar M Padli.

Padli menyadari bantuan yang diberikan belum sebanding dengan nilai kerugian yang harus ditanggung para korban.

Namun, dana tersebut diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang paling mendesak setelah kebakaran.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat, digunakan sebaik-baiknya dan tepat sasaran. Nilainya mungkin tidak sebanding dengan kerugian yang dialami, tetapi ini adalah bentuk kepedulian masyarakat melalui Baznas untuk meringankan beban para korban,” katanya.

Menurut Padli, penyaluran tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana dana yang dikumpulkan dari masyarakat dapat kembali dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat lainnya.

Ketika warga mengalami musibah, kata dia, dukungan tidak hanya datang dari pemerintah. Partisipasi masyarakat juga memiliki peran penting untuk membantu korban melewati masa sulit.

“Ini adalah bentuk kepedulian dari masyarakat untuk masyarakat. Ada saudara kita yang sedang diuji dengan musibah, sehingga kita yang memiliki kemampuan ikut membantu meringankan bebannya,” ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan, Padli meminta para korban tidak kehilangan semangat untuk kembali menata kehidupan setelah kebakaran.

Ia mengajak warga terdampak untuk menghadapi musibah dengan sabar, sekaligus tetap berusaha memenuhi kebutuhan keluarga dan memulihkan kehidupan secara bertahap.

“Kita sama-sama memahami bahwa setiap musibah adalah ujian. Mudah-mudahan saudara-saudara kita yang terdampak dapat bersabar, terus berdoa kepada Allah SWT dan diberikan kekuatan untuk melewati ujian ini,” katanya.

Menurutnya, kesabaran harus berjalan bersama ikhtiar. Warga yang terdampak diharapkan perlahan dapat bangkit dan kembali menjalankan aktivitas kehidupan mereka.

“Insyaallah, bagi mereka yang sabar dan terus berdoa serta berusaha, ujian ini menjadi jalan untuk naik kelas dalam kehidupan. Semoga setelah musibah ini ada kemudahan dan kehidupan yang lebih baik ke depannya,” tutur Padli.

Kebakaran di Cempaka Putih sebelumnya menghanguskan sejumlah rumah dan berdampak terhadap puluhan warga.

Penanganan korban dilakukan secara bersama-sama.

Selain Baznas Kota Jambi, pemerintah daerah, DPRD dan sejumlah pihak lainnya turut memberikan dukungan berupa kebutuhan dasar bagi warga selama masa pemulihan.

Bantuan tunai dari Baznas menjadi salah satu bentuk dukungan lanjutan bagi korban yang kini masih menghadapi dampak kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.(*)




Transformasi Eks Payo Sigadung Pucuk Dimulai, Masjid Baitunnadiyah Jadi Titik Awal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Stigma masa lalu perlahan hendak ditinggalkan. Kawasan eks Payo Sigadung Pucuk di Jalan Syailendra RT 05, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, mulai disiapkan untuk memiliki wajah baru.

Bukan hanya kawasan permukiman, lokasi tersebut diarahkan menjadi lingkungan yang lebih religius sekaligus produktif dengan masjid, ruang publik, aktivitas ekonomi hingga fasilitas bagi anak-anak.

Langkah awal transformasi itu ditandai dengan peletakan batu pertama Masjid Baitunnadiyah, Sabtu 22 Agustus 2026.

Peletakan batu pertama dilakukan langsung Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., serta Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.

Masjid tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai tempat ibadah. Pemkot Jambi ingin menjadikannya salah satu pusat kegiatan warga, mulai dari pendidikan agama, pembinaan generasi muda, aktivitas sosial hingga pemberdayaan ekonomi.

Konsep bangunan Masjid Baitunnadiyah pun dibuat dengan filosofi khusus. Bentuk arsitekturnya terinspirasi dari bunga teratai, tanaman yang tetap dapat tumbuh di lingkungan penuh tantangan.

Filosofi itu dipilih untuk menggambarkan harapan terhadap kawasan tersebut: tumbuh dari kondisi masa lalu menuju lingkungan yang lebih baik dan bermartabat.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan pembangunan masjid ditargetkan selesai sebelum Ramadan sehingga dapat segera digunakan masyarakat.

Bahkan, masjid tersebut diharapkan sudah dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan Salat Idulfitri tahun depan.

“Masjid ini bukan hanya untuk tempat ibadah, tetapi juga bagian dari upaya kita membangun peradaban umat. Kita ingin menghadirkan wajah baru kawasan ini agar menjadi kawasan yang memberikan manfaat dan memiliki nilai positif bagi masyarakat,” ujar Maulana.

Menurutnya, penyediaan fasilitas keagamaan merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Namun, pembangunan kawasan tidak akan berhenti pada masjid.

Pemkot Jambi juga menyiapkan konsep pengembangan kawasan yang menggabungkan fungsi sosial, ruang publik dan aktivitas ekonomi.

“Selain untuk peradaban umat, di kawasan ini juga akan kita bangun berbagai fasilitas yang menampilkan ciri khas, seperti UMKM, kuliner, hingga kerajinan masyarakat. Jadi, kawasan ini nantinya tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas masyarakat dan ekonomi,” jelasnya.

Rencana pengembangan kawasan juga menyentuh kebutuhan ruang terbuka untuk masyarakat.

Maulana mengungkapkan, Pemkot Jambi berencana melakukan pembebasan lahan sekitar 22 tumbuk di sekitar Masjid Baitunnadiyah.

Lahan tersebut nantinya diarahkan untuk berbagai fasilitas publik, terutama ruang bermain dan playground bagi anak-anak.

Bagi Maulana, penyediaan ruang bermain bukan sekadar pelengkap. Anak-anak membutuhkan lingkungan yang aman dan sehat untuk tumbuh sekaligus mengurangi peluang mereka terpapar aktivitas negatif.

“Kita ingin anak-anak memiliki tempat bermain yang baik, sehingga mereka terhindar dari hal-hal negatif dan dapat tumbuh dengan karakter yang positif,” ujarnya.

Pemkot Jambi juga telah berkoordinasi dengan Baznas RI dan Baznas Kota Jambi untuk mendukung sejumlah fasilitas yang diperlukan dalam pengembangan kawasan.

Dengan demikian, konsep yang dibangun tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga berusaha menciptakan ekosistem sosial baru.

Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha mengakui mengubah wajah kawasan tersebut bukan pekerjaan sederhana.

Diperlukan kemauan, konsistensi dan kerja bersama agar perubahan tidak hanya terlihat pada bangunan, tetapi juga terasa dalam kehidupan masyarakat.

“Ini sesuatu yang bisa sangat dibanggakan. Karena pembangunan kawasan ini tidak hanya memikirkan aspek religi, tetapi juga aspek lainnya, termasuk ekonomi,” kata Diza.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Pemkot Jambi ingin menjadikan transformasi kawasan sebagai proyek sosial yang lebih luas.

Masjid menjadi pintu masuk, sementara pemberdayaan ekonomi, pendidikan, ruang publik dan pembinaan masyarakat menjadi bagian lanjutan.

Dukungan terhadap pembangunan Masjid Baitunnadiyah datang dari berbagai pihak.

Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Provinsi Jambi menjadi salah satu pihak yang memberikan dukungan langsung.

Ketua ISMI Jambi, Hj. Ernawati, mengatakan organisasinya siap terlibat dalam kegiatan yang nantinya berjalan di masjid tersebut.

“Kami dari ISMI mempunyai program, di antaranya mengaktifkan kembali kegiatan-kegiatan di masjid. Mungkin nanti kami juga bisa aktif menunjang kegiatan-kegiatan di masjid ini,” ujarnya.

Dukungan itu tidak hanya berupa komitmen kegiatan.

ISMI Jambi juga menyerahkan 1.000 sak semen untuk membantu pembangunan masjid.

“Hari ini kami dari ISMI Jambi menyumbangkan 1.000 sak semen. Semoga dengan bantuan ini pembangunan bisa cepat selesai sesuai target yang diinginkan Pak Wali Kota dan memberikan keberkahan,” tutur Ernawati.

Menurutnya, pembangunan masjid tersebut merupakan momentum penting bagi masyarakat sekitar untuk membangun lingkungan yang lebih baik.

Momentum peletakan batu pertama juga diisi dengan dukungan sosial bagi masyarakat.

Salah satunya bantuan peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui CSR DPD REI Jambi senilai Rp20 juta.

Selain itu, sebanyak 30 paket bantuan sosial juga diserahkan kepada warga.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat aspek sosial dalam proses transformasi kawasan.

Dengan pembangunan masjid, rencana ruang bermain, pengembangan UMKM, kuliner dan kerajinan, eks Payo Sigadung Pucuk diarahkan menjadi kawasan yang memiliki fungsi lebih beragam.

Harapannya, perubahan tidak berhenti pada hilangnya stigma lama, tetapi berlanjut pada terbentuknya lingkungan yang memberi ruang bagi keluarga, anak-anak, aktivitas keagamaan dan ekonomi warga.

Jika rencana tersebut terealisasi, Masjid Baitunnadiyah bukan sekadar bangunan baru di kawasan eks Payo Sigadung Pucuk.

Masjid itu akan menjadi penanda dimulainya upaya mengubah identitas kawasan dari lokasi yang pernah lekat dengan stigma negatif menjadi ruang kehidupan yang religius, ramah keluarga, produktif dan memiliki nilai ekonomi.(*)




Ratusan Lansia Jambi Terima Bantuan, Dinsos Dorong Kota Ramah Lansia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Sosial Kota Jambi menjadi motor utama dalam pelaksanaan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis 4 Juni 2026.

Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial Kota Jambi menyalurkan bantuan alat bantu jalan bagi lansia serta menggelar Nonton Bareng (Nobar) bertajuk “Lansia Bahagia” yang diikuti para lanjut usia dari berbagai wilayah di Kota Jambi.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Dinas Sosial bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, sekaligus bentuk dukungan terhadap gerakan “Semua Cinta Lansia” dari Konsulat Jenderal India.

Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya nyata pemerintah dalam memperkuat perlindungan dan pemberdayaan lansia di Kota Jambi.

Menurutnya, kegiatan Nobar Lansia Bahagia dirancang sebagai ruang interaksi sosial yang aman dan menyenangkan, sehingga para lansia tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga manfaat psikologis dan sosial.

“Kegiatan ini kami rancang bukan sekadar hiburan, tetapi sebagai ruang interaksi sosial yang dapat meningkatkan kebahagiaan, kesehatan mental, serta memperkuat hubungan sosial para lansia,” ujar Yunita.

Ia menegaskan bahwa Dinas Sosial Kota Jambi terus berkomitmen menghadirkan layanan yang berpihak kepada kelompok rentan, termasuk lansia, melalui berbagai program berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2026, Dinas Sosial Kota Jambi telah menyalurkan sebanyak 71 bantuan alat bantu jalan berupa kursi roda dan tongkat melalui kerja sama dengan Sentra Alyatama Jambi.

Selain itu, melalui dukungan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), hingga Mei 2026 telah disalurkan bantuan kepada 79 lansia penerima manfaat di Kota Jambi.

Dinsos juga mencatat bahwa sekitar 6.080 lansia di Kota Jambi telah terdata dalam Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai penerima bantuan sosial.

Yunita menjelaskan bahwa seluruh program tersebut merupakan bagian dari upaya membangun Kota Jambi yang inklusif, ramah lansia, dan berkeadilan sosial.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kota Jambi atas peran aktifnya dalam memastikan layanan sosial bagi lansia berjalan dengan baik.

Menurut Maulana, program Lansia Bahagia menjadi salah satu prioritas dalam 11 program unggulan Kota Jambi Bahagia yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

“Pemerintah ingin memastikan para lansia hidup sehat, mandiri, dan bermartabat serta tetap memiliki ruang untuk bersosialisasi di tengah masyarakat,” ujar Maulana.

Melalui peringatan HLUN 2026 ini, Dinas Sosial Kota Jambi kembali menegaskan posisinya sebagai garda terdepan dalam pelayanan sosial, khususnya dalam mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan para lansia di Kota Jambi.(*)




Maulana Pastikan Lansia di Kota Jambi Hidup Bahagia, Pemkot Salurkan Ratusan Bantuan Alat Jalan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan kota yang ramah lansia melalui berbagai program nyata yang berkelanjutan.

Hal itu kembali ditegaskan Wali Kota Jambi Maulana dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis (4/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Jambi menggelar penyerahan simbolis alat bantu jalan bagi lansia serta kegiatan Nonton Bareng (Nobar) bertajuk “Lansia Bahagia” yang diikuti puluhan peserta lanjut usia.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Dinas Sosial Kota Jambi bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi sebagai bagian dari dukungan terhadap gerakan “Semua Cinta Lansia” dari Konsulat Jenderal India.

Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kelompok lanjut usia agar tetap mendapatkan ruang sosial yang layak dan bermartabat.

Menurutnya, program “Lansia Bahagia” menjadi salah satu prioritas dalam 11 program unggulan Kota Jambi Bahagia yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk para lansia.

“Program ini kita hadirkan agar para lansia tetap bisa bersilaturahmi, merasa dihargai, dan memiliki ruang untuk tetap aktif di tengah masyarakat. Pemerintah ingin memastikan lansia di Kota Jambi hidup sehat, mandiri, dan bermartabat,” ujar Maulana.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Jambi terus memperkuat layanan bagi lansia, mulai dari bantuan alat bantu jalan, layanan kesehatan gratis, layanan kunjungan rumah, hingga kegiatan sosial seperti senam lansia dan rehabilitasi sosial.

Selain itu, Pemkot Jambi juga telah mengembangkan program Sekolah Lansia sebagai wadah pemberdayaan agar para lansia tetap aktif dan produktif di usia senja.

“Melalui berbagai program ini, kami ingin memastikan tidak ada lagi lansia yang merasa sendiri atau terlantar. Lansia harus tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan keluarga dan masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga mengapresiasi seluruh lansia yang hadir dan ikut meramaikan kegiatan.

Ia menilai kehadiran para lansia menjadi energi positif bagi pembangunan Kota Jambi.

“Usia hanyalah angka. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap memberi makna, berbagi pengalaman, dan menjadi teladan bagi generasi muda,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, menjelaskan bahwa kegiatan Nobar Lansia Bahagia dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana interaksi sosial yang dapat meningkatkan kesehatan mental dan emosional para lansia.

Menurutnya, kegiatan ini juga memiliki dampak sosial yang luas karena menciptakan ruang kebersamaan yang aman, murah, dan menyenangkan bagi para peserta.

Pada kesempatan yang sama, Dinas Sosial Kota Jambi mencatat bahwa sepanjang tahun 2026 telah disalurkan sebanyak 71 bantuan alat bantu jalan melalui kerja sama dengan Sentra Alyatama Jambi, berupa kursi roda dan tongkat.

Selain itu, melalui dukungan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), hingga bulan Mei 2026 telah tersalurkan bantuan kepada 79 penerima manfaat lansia di Kota Jambi.

Data Program Keluarga Harapan (PKH) juga menunjukkan bahwa sekitar 6.080 lansia di Kota Jambi telah terdata sebagai penerima manfaat bantuan sosial.

Melalui peringatan HLUN 2026 ini, Pemerintah Kota Jambi kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun kota yang inklusif, humanis, dan berpihak kepada seluruh kelompok masyarakat, termasuk para lanjut usia.(*)




Wali Kota Jambi Maulana Bantu Warga Penderita Stroke, BPJS Langsung Diaktifkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial dan layanan kesehatan.

Wali Kota Jambi Maulana turun langsung mengunjungi kediaman Afriyanto (43), warga RT 28 Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, Rabu (13/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Maulana menyerahkan bantuan satu unit kursi roda kepada Afriyanto yang saat ini tengah mengalami sakit stroke dan mengalami keterbatasan mobilitas.

Kedatangan Wali Kota Jambi turut didampingi Kepala Baznas Kota Jambi Muhamad Padli beserta jajaran Pemerintah Kota Jambi.

Bantuan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Maulana-Diza untuk hadir langsung di tengah masyarakat dan bergerak cepat menangani persoalan warga sebelum berkembang menjadi krisis sosial maupun kesehatan.

“Kami menerima laporan bahwa Pak Afriyanto mengalami stroke sehingga kesulitan beraktivitas. Hari ini kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan bantuan kursi roda dan mendoakan beliau segera pulih,” ujar Maulana.

Selain bantuan alat kesehatan, Maulana juga memastikan kepesertaan BPJS Kesehatan milik Afriyanto akan segera diaktifkan kembali melalui program Kartu Bahagia milik Pemerintah Kota Jambi.

Dari hasil pengecekan, Afriyanto sebelumnya merupakan peserta BPJS kategori penerima upah. Namun kepesertaannya terhenti setelah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Saya sudah perintahkan dinas terkait agar BPJS beliau diaktifkan kembali dalam waktu 1×24 jam karena beliau membutuhkan pengobatan rutin akibat penyakit darah tinggi yang dideritanya,” kata Maulana.

Tak hanya itu, Pemkot Jambi bersama Baznas juga memberikan bantuan paket sembako untuk membantu kebutuhan sehari-hari keluarga.

Wali Kota Jambi turut mengapresiasi peran Ketua RT, lurah, dan camat yang aktif melaporkan kondisi warga di lingkungan masing-masing.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan laporan apabila terdapat warga yang membutuhkan bantuan pemerintah.

“Silakan segera laporkan jika ada warga yang membutuhkan bantuan. Pemerintah akan hadir bersama Baznas dan pihak terkait lainnya karena ini memang bagian dari tugas kami melayani masyarakat,” tegasnya.

Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen Pemkot Jambi dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan berpihak kepada masyarakat, tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur tetapi juga perlindungan sosial dan kesehatan warga.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Sosial Kota Jambi Yunita Indrawati, Camat Paal Merah Abdul Salim, Lurah Bakung Jaya Purwanoto, serta Forum RT se-Kecamatan Paal Merah.(*)




Kebakaran Hebat di Tanjab Barat, Gubernur Jambi Pastikan Bantuan dan Pemulihan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, turun langsung meninjau lokasi kebakaran hebat yang melanda Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (6/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Al Haris menyerahkan bantuan kepada warga terdampak sekaligus memastikan kondisi para korban pascakebakaran yang menghanguskan puluhan rumah.

Berdasarkan data sementara, sekitar 100 rumah dilaporkan terbakar dalam peristiwa tersebut.

Musibah ini berdampak pada 81 kepala keluarga atau sebanyak 262 jiwa yang kini harus mengungsi.

Sebagian besar warga saat ini tinggal sementara di rumah kerabat dan tetangga, sembari menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah.

Kunjungan Gubernur turut didampingi oleh Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat dan Katamso.

Penyerahan bantuan dipusatkan di kantor lurah setempat sebelum rombongan meninjau langsung lokasi kejadian.

Al Haris menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah akan hadir secara maksimal untuk membantu masyarakat bangkit.

“Jumlah rumah yang terbakar cukup banyak. Warga saat ini masih tinggal di rumah keluarga. Ini tentu menjadi perhatian kita bersama karena mereka membutuhkan waktu untuk pulih,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan penanganan di lapangan, mulai dari pembersihan sisa kebakaran hingga rencana pembangunan kembali rumah warga terdampak.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jambi bersama pemerintah kabupaten akan berupaya agar warga dapat segera memiliki hunian kembali.

“Kita akan percepat proses pemulihan. Kami juga mengajak pihak swasta untuk ikut membantu, karena ini menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Selain itu, Al Haris meminta keterlibatan semua pihak, termasuk TNI, Polri, dan aparatur sipil negara, untuk bergotong royong membantu penanganan awal di lokasi bencana.

Ia juga menekankan pentingnya layanan kesehatan bagi para korban, mengingat kondisi pascakebakaran yang rentan terhadap gangguan kesehatan.

“Kita minta tim medis turun untuk memastikan kondisi kesehatan warga tetap terpantau,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Al Haris turut mengapresiasi solidaritas masyarakat dan relawan yang telah memberikan bantuan kepada para korban.

“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah membantu. Kepedulian seperti ini sangat berarti untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah,” tutupnya.(*)




Lewat Bantuan Korban Kebakaran, Kemas Faried Apresiasi Program Kota Tangguh

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat program “Kota Tangguh” sebagai upaya menghadapi berbagai potensi bencana di daerah.

Apresiasi tersebut disampaikan usai penyerahan bantuan sosial kepada 10 korban kebakaran oleh Pemkot Jambi, Senin (20/04/2026), yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Jambi.

Menurut Kemas Faried, program Kota Tangguh merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah dalam memberikan perlindungan dan penanganan cepat kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Ia menilai, kehadiran pemerintah bersama DPRD dalam penyaluran bantuan menunjukkan sinergi yang baik antara lembaga eksekutif dan legislatif di Kota Jambi.

“Ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Program Kota Tangguh ini sangat tepat dan harus terus diperkuat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan sosial sebesar Rp162 juta diserahkan langsung oleh Wali Kota Jambi Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

Bantuan diberikan kepada 10 korban kebakaran dengan nilai yang disesuaikan berdasarkan tingkat kerusakan rumah, hasil verifikasi tim Pemerintah Kota Jambi di lapangan.

Kemas Faried juga mendorong agar ke depan alokasi bantuan bencana dapat terus ditingkatkan sehingga mampu menjangkau lebih banyak warga terdampak.

“Saya berharap ke depan bantuan seperti ini bisa semakin ditingkatkan, agar semakin banyak masyarakat yang terbantu saat terjadi bencana,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warganya yang tertimpa musibah.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, mengingat kejadian serupa masih cukup sering terjadi di Kota Jambi.

Program Kota Tangguh sendiri menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Jambi dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih cepat, terukur, dan responsif.(*)




Operasi Katarak Gratis hingga Bantuan UMKM, Ini Langkah Nyata Pemkab Tanjab Barat

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program sosial dan kesehatan terpadu.

Bupati Anwar Sadat secara langsung membuka kegiatan bakti sosial berupa operasi katarak gratis serta penyaluran bantuan sosial di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal, Sabtu (18/4/2026).

Program ini menyasar kelompok masyarakat rentan, seperti lansia, penyandang disabilitas, hingga anak-anak.

Tak hanya layanan kesehatan, pemerintah juga menyalurkan bantuan kewirausahaan untuk mendorong kemandirian ekonomi warga.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Ia menyebut, kegiatan seperti ini tidak hanya membantu dari sisi kesehatan, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat kecil, khususnya pelaku UMKM agar tetap bertahan dan berkembang.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Tanjab Barat, Agus Sanusi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Alyatama.

Program tersebut bertujuan memberikan layanan sosial secara langsung sekaligus memenuhi hak dasar masyarakat yang membutuhkan.

Untuk layanan operasi katarak, puluhan warga telah menjalani proses skrining kesehatan.

Dari hasil pemeriksaan, sebagian peserta dinyatakan layak menjalani operasi gratis yang difasilitasi melalui kerja sama berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan.

Selain layanan medis, pemerintah juga menyalurkan bantuan ATENSI dengan total nilai ratusan juta rupiah.

Bantuan tersebut mencakup kebutuhan dasar seperti sembako dan nutrisi, alat bantu disabilitas seperti kursi roda dan alat bantu dengar, hingga dukungan modal usaha.

Program bantuan usaha diberikan kepada sejumlah penerima untuk berbagai jenis usaha, mulai dari menjahit, bengkel, hingga kuliner, sebagai upaya meningkatkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Para penerima manfaat menyambut baik program ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Bupati juga meninjau langsung fasilitas kesehatan, termasuk ruang operasi dan layanan Cath Lab di rumah sakit tersebut, guna memastikan pelayanan berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.(*)




Tragedi Kebakaran di Alam Barajo, Maulana-Diza Turun Beri Bantuan dan Trauma Healing

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha turun langsung meninjau dan menyerahkan bantuan kepada warga korban kebakaran di Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Jumat (10/04/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan ke rumah Agus Lisya yang mengalami musibah kebakaran pada Senin (06/04/2026).

Peristiwa itu diduga dipicu oleh percikan api yang mengenai kasur di bagian luar rumah hingga merambat ke plafon dan membakar sebagian besar bangunan.

Dalam kejadian tersebut, seorang anak berusia enam tahun, Kairan Al Gaisan Abkorri, turut menjadi korban dan mengalami luka akibat percikan api saat berusaha membantu memadamkan api.

Sebagai bentuk kepedulian, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok, perlengkapan sehari-hari, perlengkapan sekolah, serta bantuan dana kebencanaan sebesar Rp2 juta dari Baznas Kota Jambi.

Maulana menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa keluarga korban dan berharap mereka tetap diberikan ketabahan.

“Kami hadir tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan semangat. Setiap musibah adalah ujian yang harus kita hadapi dengan sabar dan ikhlas,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi akan melakukan verifikasi lanjutan untuk menentukan tingkat kerusakan rumah korban.

Setelah proses tersebut, pemerintah akan menyalurkan bantuan tambahan untuk perbaikan rumah melalui mekanisme gotong royong.

Selain itu, Maulana mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang diperkirakan lebih panjang berdasarkan prediksi BMKG.

“Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam penggunaan api, karena risiko kebakaran meningkat pada musim kemarau,” katanya.

Ia juga meminta peran aktif camat, lurah, dan ketua RT untuk terus mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.

Dalam upaya mitigasi dampak kekeringan, Pemkot Jambi juga telah menginstruksikan peningkatan produksi air bersih oleh PDAM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Kami sudah melakukan antisipasi, termasuk memastikan layanan air bersih tetap berjalan. Jika ada wilayah yang mengalami kendala, segera laporkan,” tambahnya.

Wali Kota Jambi juga memberikan apresiasi kepada petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi yang bergerak cepat dalam menangani kebakaran tersebut.

Berdasarkan laporan, tim Damkartan tiba di lokasi dalam waktu sekitar sembilan menit dengan mengerahkan 25 personel dan lima unit mobil pemadam, sehingga api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke rumah lain.

Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah kepala perangkat daerah, unsur Forkopimcam Alam Barajo, Baznas Kota Jambi, FKRT Kenali Besar, serta tokoh masyarakat setempat.(*)