Kudus Terparah, Ribuan Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Jateng

JATENG, SEPUCUKJAMBI.ID – Sejumlah wilayah di Jawa Tengah masih terendam banjir akibat curah hujan tinggi yang berlangsung berhari-hari.

Genangan air tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada infrastruktur transportasi, distribusi logistik, dan mobilitas ekonomi di beberapa kabupaten.

Pemerintah daerah dan pusat terus meningkatkan upaya tanggap darurat untuk meminimalkan dampak bencana.

Kabupaten Kudus menjadi salah satu wilayah paling terdampak. Data terbaru menunjukkan jumlah warga yang mengungsi terus bertambah.

Kepala BPBD Kudus, Eko Djumartono, menyatakan bahwa jumlah pengungsi masih bersifat dinamis.

“Berdasarkan data per hari ini (17/1), total pengungsi mencapai 1.822 jiwa. Data ini akan terus diperbarui,” ujar Eko.

Pemerintah setempat menyiapkan titik pengungsian serta menyalurkan bantuan makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Dampak banjir juga terasa di sektor transportasi. Di Kabupaten Pekalongan, genangan air merendam jalur kereta api sehingga PT KAI mengalihkan perjalanan kereta jarak jauh melalui jalur selatan seperti Tegal–Kroya–Solo–Semarang.

Kondisi ini menyebabkan keterlambatan dan perubahan jadwal bagi ribuan penumpang.

Wilayah lain seperti Demak, Kendal, Batang, dan Pemalang juga mengalami genangan luas.

Warga harus meninggikan barang berharga atau memindahkan kendaraan. Sebagian memilih mengungsi sementara ke balai desa dan masjid.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyalurkan bantuan logistik senilai ratusan juta rupiah ke daerah terdampak, termasuk bahan pangan, perlengkapan bayi, selimut, dan peralatan kebersihan.

Pemprov berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota agar distribusi bantuan berjalan efektif.

Di tingkat nasional, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan BNPB memperkuat penanganan di lapangan, khususnya di Kudus.

Kepala BNPB turun langsung ke lokasi untuk memastikan koordinasi lintas lembaga berjalan optimal, mulai dari evakuasi, distribusi logistik, hingga pemantauan titik rawan.

Selain penanganan darurat, Pemprov Jateng juga mengintensifkan modifikasi cuaca di beberapa wilayah seperti Jepara, Kudus, dan Pati hingga 20 Januari 2026.

Langkah ini diharapkan mengurangi intensitas hujan ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Meski banjir meluas, pemerintah belum menetapkan status tanggap darurat karena kondisi dianggap masih terkendali, namun terus dipantau secara ketat.

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM dan elpiji di daerah terdampak tetap aman, mendukung operasional kendaraan bantuan dan kebutuhan masyarakat.

BMKG dan BNPB mengingatkan warga tetap waspada terhadap banjir susulan dan longsor, terutama di dataran rendah dan lereng perbukitan.

Warga diminta mengikuti informasi resmi serta arahan petugas di lapangan.(*)




Program Peduli Bencana JNE: Bantuan Logistik untuk Aceh, Sumut, Sumbar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat baru-baru ini terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Menunjukkan kepedulian sosial, JNE mengambil peran aktif dengan memfasilitasi pengiriman bantuan logistik.

Untuk itu, JNE menyediakan layanan gratis ongkos kirim khusus bagi pengiriman bantuan, yang berlangsung sejak 1 hingga 10 Desember 2025.

Berkat partisipasi seluruh Teman JNE di seluruh Indonesia, total bantuan yang berhasil dikumpulkan dan didistribusikan mencapai lebih dari 500 ton.

Bantuan tersebut disalurkan bekerja sama dengan berbagai lembaga kemanusiaan mitra di lokasi terdampak.

Sebagai bagian dari gerakan “Bergerak Bersama Peduli Bencana”, JNE menggelar Pelepasan Distribusi Bantuan di Sales Counter Tomang 9, Jakarta Barat, pada Rabu, 10 Desember 2025.

Sebelumnya, JNE telah mendistribusikan lebih dari 280 ton bantuan dari masyarakat sejak 1 Desember 2025.

Acara ini dihadiri jajaran direksi dan manajemen JNE, bersama perwakilan lembaga kemanusiaan seperti Rumah Zakat, Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), Yatim Mandiri, dan Daarut Tauhid Peduli.

Dalam kegiatan ini, armada logistik JNE diberangkatkan membawa bantuan tambahan dari Teman JNE, yang segera dikirim ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bantuan akan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan, termasuk Rumah Zakat, BSMI, DT Peduli Aceh, Yatim Mandiri Sumut, DT Peduli Sumut di Medan, dan DT Peduli Sumbar di Padang.

Bantuan yang dikirimkan difokuskan pada kebutuhan mendesak masyarakat terdampak, seperti bahan pokok, pakaian, selimut, perlengkapan kesehatan dasar, multivitamin, obat-obatan, hingga kebutuhan bayi dan lansia.

JNE juga menyumbangkan tenda, genset, dan perlengkapan higienis untuk mendukung pemulihan masyarakat.

Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, menegaskan bahwa gerakan “Bergerak Bersama Peduli Bencana” mencerminkan nilai perusahaan sejak awal berdiri, yakni berbagi, memberi, dan menyantuni dengan semangat Connecting Happiness.

Program ini bukan kali pertama, sebelumnya JNE juga menggelar gratis ongkir bantuan saat bencana Gempa Lombok (2018), Erupsi Gunung Merapi Semeru (2021), dan Gempa Cianjur (2022).

Feriadi menambahkan bahwa JNE berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap inisiatif kemanusiaan, baik pada situasi darurat maupun program berkelanjutan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan keselamatan bagi warga terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.(*)




Bantuan Kemanusiaan Polda Jambi Tiba di Desa Batu Taba Sumbar, Begini Suasananya

TANAHDATAR, SEPUCUKJAMBI.ID — Bantuan kemanusiaan dari Polda Jambi untuk korban banjir dan tanah longsor di Sumatera Barat resmi tiba di Desa Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Senin pagi (01/12/2025).

Proses penyerahan dipimpin oleh Kasubbag Dalops Bag Ops Polres Bungo, IPTU Kurniadi, didampingi KBO Sat Samapta Polres Bungo, IPDA Budi Arifian, beserta personel.

Bantuan diterima langsung oleh pejabat dan petugas posko penanganan bencana setempat, termasuk Muhammad As’ad, Camat sekaligus Dansubsatgas Posko Batu Taba, dan Ipda T. Suhendri Tumangger, Padal Pengungsian Bencana Banjir Bandang.

“Alhamdulillah bantuan kemanusiaan yang terdiri dari kebutuhan pangan, perlengkapan harian, hingga logistik pendukung penanganan bencana telah diterima oleh pihak posko yang terdampak. Semoga bantuan ini bermanfaat dengan baik,” kata Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto.

@sepucukjambi.id Alhamdulillah,Bantuan kemanusiaan dari Polda Jambi untuk korban banjir di Sumatera Barat akhirnya tiba di Desa Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar dan resmi diserahkan pada Senin pagi (01/12/2025) #fypage #bantuan #bencanaalam #alhamdulillah

♬ suara asli – 🆔 𝑫𝒆𝒏𝒊 𝒈𝒖𝒔𝒕𝒊𝒂𝒏𝒂 – 🆔 𝐃𝐞𝐧𝐢 𝐠𝐮𝐬𝐭𝐢𝐚𝐧𝐚

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polda Jambi terhadap warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor di beberapa desa yang mengalami dampak parah, termasuk Guguak Malalo, Padang Laweh Malalo, Sumpur, dan Batu Taba.(*)