Walikota Maulana Pastikan Bantuan Kota Jambi untuk Sumatera Tersalurkan Tepat Sasaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Jambi resmi membuka donasi kemanusiaan untuk membantu korban bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

Penggalangan bantuan dilakukan bekerja sama dengan Baznas Kota Jambi sebagai lembaga resmi penyalur zakat dan bantuan sosial.

Wali Kota Jambi, dr. Maulana, mengatakan bahwa langkah ini diambil mengingat skala bencana yang sangat luas dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

“Mengingat bencana yang cukup luas dan membutuhkan banyak dukungan, kami Pemerintah Kota Jambi sudah membuka donasi melalui Baznas, karena mereka lembaga resmi. Kami meminta ASN, termasuk saya dan keluarga, untuk menyalurkan bantuan lewat Baznas,” ujar Maulana.

Menurutnya, donasi yang terkumpul hingga saat ini terdiri dari uang tunai, pangan, sandangan, serta pakaian layak pakai dalam jumlah besar.

Pemkot Jambi bersama Baznas juga sedang mempersiapkan logistik dan teknis pengiriman bantuan.

“Sudah banyak terkumpul uang tunai dan bantuan berupa sandang serta pangan. Bantuan akan diberangkatkan tanggal 9 dan diperkirakan sampai pada 11 Desember. Besok saya akan mewakili Pemkot menyerahkan bantuan tersebut,” tambahnya.

Pemkot Jambi kembali mengajak masyarakat untuk menyalurkan bantuan melalui Baznas Kota Jambi agar proses pengumpulan dan distribusi berjalan tertib dan resmi.

“Mari bersama kita bantu saudara-saudara kita di Sumatra yang sedang ditimpa musibah. Setiap donasi sangat berarti,” ajak Wali Kota Maulana.

Ketua Baznas Kota Jambi, Muhammad Padli, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, ASN, dan berbagai komunitas yang turut menyalurkan donasi.

“Antusias masyarakat Kota Jambi sangat luar biasa. Bantuan yang masuk ke posko Baznas terus bertambah setiap hari, baik berupa uang maupun pakaian layak pakai dan kebutuhan harian. Kami pastikan seluruh bantuan disalurkan tepat sasaran,” kata Padli.

Baznas memastikan pendistribusian dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah di wilayah terdampak.

Bantuan akan diprioritaskan untuk kebutuhan mendesak seperti makanan siap konsumsi, perlengkapan kebersihan, serta kebutuhan anak dan lansia.

“Kami akan mendampingi penuh proses pengantaran bantuan hingga diterima langsung oleh pemerintah daerah setempat,” ujarnya.(*)




Jaringan Indosat Pulih Cepat, Bantuan Kemanusiaan Tersalurkan ke Korban Banjir Sumatera

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bergerak cepat memulihkan jaringan telekomunikasi serta menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sejak awal bencana, perusahaan berupaya meminimalisir gangguan layanan agar masyarakat tetap terhubung dengan keluarga dan memperoleh informasi penting selama masa darurat.

Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat, menjelaskan bahwa tantangan pemulihan jaringan cukup kompleks karena pemadaman listrik, akses jalan terputus, serta kerusakan jalur fiber akibat banjir dan longsor.

“Prioritas kami adalah mempercepat pemulihan dengan tetap mengedepankan keselamatan tim. Kami mengoperasikan genset permanen maupun portabel dan menyediakan satellite link untuk memulihkan transmisi ketika jalur fiber terputus,” ujar Desmond.

Indosat berkoordinasi dengan Komunikasi Digital (Komdigi), pemerintah pusat dan daerah, PLN, BPBD, TNI, penyedia infrastruktur, serta masyarakat setempat.

Sinergi ini memungkinkan tim Indosat membuka akses, mempercepat mobilitas peralatan, dan memulihkan layanan dengan cepat.

Hingga 3 Desember 2025, progres pemulihan jaringan menunjukkan hasil signifikan: 50% wilayah Aceh, 92% Sumatera Utara, dan lebih dari 97% Sumatera Barat telah kembali normal.

Selain upaya teknis, Indosat menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa makanan siap santap, air minum, alas tidur, selimut, perlengkapan kebersihan, dan kartu perdana IM3 dan Tri

Distribusi dilakukan melalui posko resmi di Padang Pariaman dan Langkat, bekerja sama dengan pemerintah daerah, relawan, dan komunitas lokal, dengan prioritas kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu dengan bayi.

Indosat akan terus memantau kondisi jaringan dan kebutuhan masyarakat di lapangan, memastikan dukungan selalu tersedia sesuai situasi.

“Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, Indosat berkomitmen hadir dengan semangat kemanusiaan dan gotong royong untuk mempercepat pemulihan pascabencana,” tambah Desmond.(*)




Bantuan Kemanusiaan Polda Jambi, 40 Personel Diberangkatkan ke Sumatera Barat

JAMBI — Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mengirimkan 40 personel untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana di Sumatera Barat. Apel Keberangkatan Bantuan Kemanusiaan Polda Jambi dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar di Lapangan Hitam Mapolda Jambi, Senin (01/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jambi didampingi Wakapolda Brigjen Pol. M. Mustaqim dan Pejabat Utama Polda Jambi melakukan pengecekan personel dan peralatan, sekaligus memberikan arahan agar tugas bantuan kemanusiaan dapat dijalankan secara maksimal.

“Kita pastikan seluruh personel yang bertugas dalam keadaan sehat, dan peralatan yang dibutuhkan bisa digunakan dengan maksimal,” ujar Kapolda.

Personel yang diberangkatkan terdiri dari 24 anggota Sat Brimob, 8 anggota Ditsamapta, dan 8 anggota Ditpolairud.

Kapolda Jambi memberikan apresiasi atas kesiapan personel dan logistik serta menekankan pentingnya menunjukkan sikap profesional, empati, dan disiplin selama bertugas.

“Tunjukkan citra Polri yang presisi, profesional, dan berempati. Patuhi disiplin berlalu lintas dan prosedur operasional,” pesan Kapolda.

Ia juga mengingatkan personel untuk memberikan simpati dan empati maksimal kepada masyarakat terdampak bencana, sesuai fungsi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.(*)




Houthi Ancam Lanjutkan Operasi Angkatan Laut, Jika Israel Menolak Bantuan Gaza

SEPUCUKJAMBI.ID – Pemimpin Houthi Abdul Malik al-Houthi memberikan tenggat waktu empat hari kepada Israel pada hari Jumat (8/3) agar mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Jalur Gaza, atau pihaknya akan melanjutkan operasi angkatan laut terhadap Israel.

Dalam pidato yang disiarkan oleh TV Al-Masirah, saluran yang dikelola oleh Houthi, al-Houthi menuduh Israel gagal memenuhi komitmen yang tercantum dalam kesepakatan gencatan senjata.

Ia mengkritik Israel yang menurutnya “berusaha kembali pada kebijakan genosida melalui kelaparan di Gaza,” menegaskan bahwa tindakan tersebut “tidak dapat ditoleransi.”

“Kami memberikan tenggat waktu empat hari bagi para mediator untuk menyelesaikan masalah ini,” kata al-Houthi.

Baca juga:  Majukan Sektor UMKM, Wali Kota Maulana Buka Bedug Fest Bazar Ramadhan Bahagia 1446 Hijriah

Baca juga:  Polres Metro Jakarta Barat Gagalkan Pengiriman 13 Motor Curian ke Bengkulu

“Jika Israel terus mencegah bantuan kemanusiaan masuk dan menutup penyeberangan Gaza sepenuhnya, kami akan melanjutkan operasi angkatan laut kami melawan Israel,” tambahnya.

Sejak November 2023, kelompok Houthi di Yaman telah melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak terhadap target Israel serta kapal-kapal kargo yang terkait dengan Israel di Laut Merah sebagai bentuk solidaritas untuk Gaza.

Pada Minggu (4/3), Israel menghentikan masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza setelah Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel, menolak melanjutkan negosiasi tahap kedua dari kesepakatan gencatan senjata tiga tahap dengan kelompok perlawanan Palestina, Hamas.

Serangan brutal Israel terhadap Gaza sejak Oktober 2023 telah mengakibatkan lebih dari 48.400 korban jiwa dan 111.800 orang terluka, serta menghancurkan banyak area di Gaza.

Meskipun begitu, serangan ini dihentikan sementara setelah kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan pada 19 Januari 2024.(*)