Rp308 Juta untuk Korban Bencana Alam, Walikota Jambi: Semoga Bisa Dimanfaatkan dengan Baik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, menyerahkan bantuan kepada korban bencana alam di wilayah Kota Jambi, Selasa (30/12/2025).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak musibah.

Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Jambi dan diberikan kepada 19 orang korban bencana.

Yang terdiri dari, korban kebakaran dan angin puting beliung di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Jambi Timur, Kecamatan Alam Barajo, dan Kecamatan Jelutung.

Secara keseluruhan, Pemerintah Kota Jambi menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp308.500.000.

Bantuan tersebut telah melalui proses verifikasi oleh tim gabungan dari Dinas PUPR, Dinas Sosial, serta pihak kecamatan setempat.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Pemkot Jambi yang memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang mengalami musibah bencana.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan tingkat kerusakan berdasarkan hasil verifikasi, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para penerima.

“Ini telah sesuai hasil verifikasi dari tim yang dibagi menjadi tiga golongan, yaitu ringan sedang hingga berat,” katanya.

“Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” lanjutnya.

Maulana juga menyampaikan bahwa ke depan, penyaluran bantuan bencana yang saat ini berada di bawah Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) akan dialihkan menjadi tanggung jawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Dengan perubahan tersebut, Damkartan diharapkan dapat lebih fokus pada upaya pencegahan, penanganan, serta edukasi kebakaran kepada masyarakat.

Wali Kota Jambi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana.

Ia memastikan jajaran Pemkot Jambi akan turun langsung bersama tim untuk membantu warga yang terdampak.

Dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut, turut hadir Anggota DPRD Kota Jambi Maria Magdalena, kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkot Jambi, para camat dan lurah, serta para penerima bantuan.(*)




Bantuan Bencana Disunat, Kejari Samosir Ungkap Dugaan Korupsi Rp1,5 Miliar

SAMOSIR, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejari Samosir menetapkan Kepala Dinas Sosial dan Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Samosir sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan bencana alam.

Dana yang diduga diselewengkan mencapai Rp1,5 miliar dan bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Dana bantuan tersebut seharusnya disalurkan kepada 303 kepala keluarga korban banjir bandang yang terjadi di tiga desa di Kecamatan Harian pada tahun 2024.

Setiap keluarga penerima manfaat semestinya memperoleh bantuan tunai sebesar Rp5 juta untuk mendukung pemulihan ekonomi pascabencana.

Kepala Kejari Samosir, Satria Irawan, menjelaskan bahwa bantuan tersebut pada awalnya memang disalurkan dalam bentuk uang tunai kepada masyarakat terdampak bencana.

Namun dalam pelaksanaannya, bantuan tersebut tidak diterima sepenuhnya oleh masyarakat sesuai ketentuan.

Penyidik menemukan bahwa dana bantuan kemudian dialihkan menjadi bantuan barang dengan nilai yang lebih rendah dari yang seharusnya diterima oleh setiap kepala keluarga.

Menurut Satria Irawan, barang bantuan yang disalurkan kepada masyarakat hanya bernilai sekitar Rp3 juta hingga Rp3,5 juta per kepala keluarga.

Perubahan mekanisme penyaluran bantuan tersebut diduga dilakukan tanpa persetujuan dari Kementerian Sosial sebagai pihak pemberi anggaran.

Selain itu, tersangka juga diduga menunjuk secara sepihak sebuah badan usaha milik desa (BUMDes) sebagai penyedia barang bantuan.

Penunjukan tersebut dinilai tidak sesuai prosedur dan menjadi salah satu fokus penyidikan.

Akibat dugaan penyimpangan tersebut, negara diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp516 juta.

Nilai kerugian ini masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah seiring dengan pendalaman perkara oleh penyidik.

Saat ini, tersangka telah ditahan di Lapas Kelas III Pangururan guna kepentingan penyidikan.

Kejari Samosir juga masih menelusuri aliran dana bantuan serta mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

Di sisi lain, kuasa hukum tersangka menyatakan keberatan atas penetapan status tersangka dan menilai proses hukum dilakukan sebelum audit kerugian negara rampung.

Meski demikian, Kejari Samosir menegaskan penanganan perkara ini akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut dana bantuan bencana alam yang seharusnya digunakan sepenuhnya untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak.(*)




FKRT Kecamatan Alam Barajo Resmi Dikukuhkan, Wali Kota Jambi Apresiasi Solidaritas Warga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, menghadiri pengukuhan Forum Komunikasi Rukun Tetangga (FKRT) Kecamatan Alam Barajo untuk masa bakti 2025–2030.

Acara yang berlangsung pada Senin, 22 Desember 2025 tersebut berjalan khidmat dan penuh kebersamaan, serta menjadi momentum penguatan peran RT dalam pembangunan masyarakat.

Pengukuhan FKRT dirangkaikan dengan penyerahan donasi bantuan bencana alam, pemberian penghargaan kepada kelurahan dan pelaku usaha yang aktif dalam penggalangan dana bencana di wilayah Sumatera, serta penyerahan piagam Ketua RT Berprestasi Tahun 2025.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi Maulana mengapresiasi peran strategis FKRT sebagai mitra pemerintah dalam menjaga ketertiban, kerukunan, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, RT merupakan ujung tombak pelayanan pemerintahan di tingkat paling bawah yang bersentuhan langsung dengan warga.

Maulana menegaskan bahwa keberadaan FKRT dapat memperkuat koordinasi antar-RT sehingga tercipta lingkungan yang aman, rukun, dan peduli terhadap sesama, termasuk dalam penanganan bencana alam.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas tingginya kepedulian masyarakat Kota Jambi terhadap korban bencana.

Donasi yang berhasil dihimpun menjadi bukti nyata semangat gotong royong masyarakat.

Pemerintah Kota Jambi pun memberikan penghargaan kepada kelurahan dan pelaku usaha yang berkontribusi aktif dalam penggalangan dana kemanusiaan tersebut.

Sementara itu, Camat Alam Barajo, Iper Riyansuni, mengucapkan terima kasih atas dukungan Wali Kota Jambi dalam memperkuat kelembagaan RT di wilayahnya.

Ia berharap FKRT Kecamatan Alam Barajo dapat menjadi wadah komunikasi yang efektif, antar Ketua RT sekaligus mitra pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

Iper juga mengungkapkan bahwa, donasi bantuan bencana yang terkumpul mencapai lebih dari Rp80 juta, yang berasal dari kontribusi Ketua RT, kelurahan, serta pelaku usaha di Kecamatan Alam Barajo.

Ia berharap para Ketua RT yang menerima penghargaan dapat menjadi teladan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Bantuan ini berasal dari upaya para Ketua RT, Kelurahan hingga pelaku usahan yang ada di Kecamatan Alam Barajo,” sebutnya.

Ketua Forum RT Kota Jambi, Suparyono, menambahkan bahwa para Ketua RT yang telah dikukuhkan diharapkan mampu berinovasi dan memberikan pelayanan prima di tengah masyarakat, serta mendukung program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi.

“Harus bisa berinovasi, memberikan layanan yang baik kdi tengah masyarakat. Dan tentunya, mendukung program Wali dan Wakil Wali Kota Jambi,” tutupnya.

Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimcam, lurah se-Kecamatan Alam Barajo, tokoh masyarakat, pelaku usaha, dan para Ketua RT. Kegiatan berlangsung lancar dan ditutup dengan sesi foto bersama.(*)




Kepedulian Kota Jambi untuk Sumbar, Bantuan Rp200 Juta Resmi Diserahkan

PADANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, menyerahkan langsung bantuan senilai Rp200 juta kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana di wilayah tersebut.

Bantuan itu disampaikan saat Maulana bersilaturahmi dengan Gubernur Sumatera Barat di Rumah Dinas Gubernur, Kamis 11 Desember 2025 sore.

Sebelum penyerahan bantuan, Wali Kota Jambi bersama rombongan mengunjungi Rumah Dinas Wali Kota Padang, kemudian meninjau salah satu titik lokasi terdampak bencana serta area pengungsian.

Dalam kunjungan tersebut, Maulana menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari seluruh masyarakat Kota Jambi.

“Kami menyampaikan amanah warga Kota Jambi, dan bantuan ini sudah diterima langsung oleh Bapak Gubernur,” kata dia.

“Terima kasih kepada seluruh warga Kota Jambi yang telah membantu dan peduli terhadap saudara-saudara kita di Sumatera Barat,” ujar Wali Kota Jambi Maulana.

Bantuan dari warga Kota Jambi ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat Sumatera Barat yang terdampak bencana.

Pemerintah Kota Jambi memastikan akan terus membuka ruang kolaborasi dan dukungan antar daerah dalam situasi darurat kemanusiaan.(*)




Korem 042/Gapu Berangkatkan Truk Bantuan, TNI Siaga Bantu Korban Bencana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Korem 042/Gapu kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Provinsi Sumatera Barat.

Pada Selasa (9/12/2025), Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto secara resmi memberangkatkan bantuan sosial hasil penggalangan dari masyarakat Jambi, instansi pemerintah, hingga pihak swasta.

Pelepasan bantuan dilakukan di halaman Kantor Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi.

Bantuan yang dikirim meliputi kebutuhan pokok, logistik darurat, obat-obatan, pakaian, serta perlengkapan penanganan bencana lainnya.

Seluruh barang langsung diangkut menggunakan truk logistik menuju kawasan yang terdampak paling parah.

Brigjen Heri menegaskan bahwa, pengiriman bantuan ini merupakan bentuk respons cepat TNI dalam mendukung masyarakat yang sedang mengalami musibah.

“Ini wujud nyata kehadiran TNI di tengah rakyat. Korem 042/Gapu akan terus memantau perkembangan dan siap memberikan dukungan lanjutan bila diperlukan,” ujarnya.

Kegiatan kemanusiaan tersebut juga mendapat dukungan berbagai instansi dan mitra yang turut menyiapkan personel untuk memastikan bantuan tiba tepat sasaran.

Korem 042/Gapu juga berkoordinasi dengan satuan TNI di wilayah Sumbar guna mempercepat pendistribusian kepada para korban.

Acara pelepasan bantuan dihadiri Kasiter Kasrem 042/Gapu, Pabung Muaro Jambi, serta Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi.

Keberangkatan bantuan sosial ini sekaligus menunjukkan komitmen Korem 042/Gapu beserta pemerintah dan masyarakat Jambi.

Untuk memperkuat solidaritas antarwilayah dan membantu pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.(*)




Internet Gratis Starlink Bantu Komunikasi Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Starlink memberikan layanan internet satelit gratis bagi warga terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatra, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Program ini berlaku untuk pelanggan baru dan lama yang berada di zona bencana hingga 31 Desember 2025.

Dalam pernyataan resminya di platform X, Starlink menyampaikan bahwa layanan gratis tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang kehilangan akses komunikasi akibat bencana.

Pengguna akan otomatis menerima kredit layanan, sementara pelanggan yang sebelumnya menonaktifkan layanan dapat melakukan aktivasi ulang.

Upaya ini dilakukan untuk mendukung pemulihan komunikasi pasca-bencana.

BNPB melaporkan bahwa 17 unit perangkat Starlink beserta genset dan peralatan darurat lainnya telah dikirim ke wilayah terdampak untuk memperkuat jaringan komunikasi.

Di tengah kerusakan infrastruktur darat seperti kabel internet dan menara seluler, Starlink menjadi solusi alternatif karena berbasis satelit.

Layanan ini hanya membutuhkan antena dan sumber daya listrik, sehingga tetap berfungsi di daerah yang terisolasi.

Masyarakat di lokasi bencana merasakan manfaatnya secara langsung, mulai dari akses informasi resmi, berkomunikasi dengan keluarga, hingga mempermudah koordinasi evakuasi dan distribusi bantuan.

Tim penyelamat pun dapat bergerak lebih cepat berkat koneksi internet yang stabil.

Starlink menegaskan bahwa layanan gratis ini murni bantuan kemanusiaan. Mereka menulis bahwa tidak etis mencari keuntungan dari sebuah bencana.

Langkah ini memperlihatkan peran penting teknologi satelit dalam komunikasi darurat ketika jaringan konvensional lumpuh.

Bagi para korban, Starlink tidak hanya menyediakan internet, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi di tengah situasi kritis.(*)




Dijadwalkan Pekan Depan, Walikota Maulana Instruksikan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menyampaikan duka cita mendalam atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, terutama di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Pernyataan itu disampaikannya pada Sabtu (29/11) sebagai wujud kepedulian dan solidaritas Pemerintah Kota Jambi terhadap masyarakat yang tengah terdampak musibah.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas banjir yang terjadi di Aceh, Sumbar, dan Sumut. Semoga para korban diberikan ketabahan dan wilayah yang terdampak segera pulih,” ujar Maulana dalam keterangannya.

Sebagai bentuk respons cepat, Pemerintah Kota Jambi menyiapkan tim khusus bantuan bencana yang akan diberangkatkan ke Sumatera Barat, yang dijadwalkan berangkat pekan depan.

Tim tersebut akan melakukan pendataan kebutuhan mendesak sekaligus mengatur penyaluran bantuan darurat.

Bantuan mencakup pasokan air bersih dari PDAM, personel dan armada pemadam kebakaran, tenaga medis, dokter, serta logistik kesehatan yang diperlukan dalam pelayanan di lokasi bencana.

Tak hanya itu, Wali Kota Maulana juga menginstruksikan Baznas Kota Jambi untuk menyiapkan dukungan berupa bahan pangan, perlengkapan keluarga, serta kebutuhan logistik lainnya guna memperkuat misi kemanusiaan tersebut.

Sekretaris Daerah bersama sejumlah kepala OPD turut ditugaskan untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan operasional tim selama satu minggu sebelum keberangkatan menuju wilayah terdampak.

“Semua dipersiapkan secara matang. Kita ingin bantuan ini tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi saudara-saudara kita di Sumatera Barat,” tegas Maulana.

Di sisi lain, Maulana juga mengingatkan warga Kota Jambi untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama memasuki musim hujan.

“Jangan sampai kita lalai. Jaga lingkungan, tingkatkan kesiapsiagaan, dan tetap waspada. Kita bersyukur Jambi dalam kondisi aman, dan ini harus terus kita jaga bersama,” tutupnya.(*)