Lima Perusahaan Tambang di Sumbar Disegel, Aktivitas Tambang Diduga Perparah Banjir

PADANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyegel lima perusahaan tambang galian C di Provinsi Sumatera Barat setelah aktivitas pertambangan diduga menyebabkan kerusakan lingkungan dan memperparah banjir di wilayah sekitar DAS Batang Kuranji.

Penyegelan dilakukan tim pengawas KLH bersama aparat penegak hukum lingkungan usai inspeksi lapangan.

Dari hasil pengawasan, ditemukan indikasi pelanggaran lingkungan, termasuk pengelolaan lahan yang tidak sesuai ketentuan, sedimentasi sungai, serta aktivitas tambang yang terlalu dekat dengan permukiman warga.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan langkah awal penegakan hukum lingkungan.

“Penyegelan ini adalah pesan keras bahwa lingkungan hidup tidak boleh dikorbankan. Kami akan mengejar setiap pelanggaran hingga ke akarnya demi melindungi hak masyarakat atas lingkungan yang sehat,” ujar Hanif.

Lima perusahaan yang disegel adalah:

  • PT Parambahan Jaya Abadi

  • PT Dian Darell Perdana

  • CV Lita Bakti Utama

  • CV Jumaidi

  • PT Solid Berkah Ilahi

KLH menilai aktivitas tambang di kawasan hulu sungai menyebabkan peningkatan sedimentasi, menurunkan kapasitas sungai, dan memicu banjir saat curah hujan tinggi.

Selain itu, tim pengawas menemukan lemahnya sistem pengendalian erosi dan drainase di beberapa lokasi.

Pemerintah menegaskan penertiban bukan untuk menghambat investasi, tetapi memastikan kegiatan tambang sesuai aturan dan ramah lingkungan.

KLH juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk penataan ulang aktivitas pertambangan di wilayah rawan bencana.

Ke depan, KLH berencana memperketat pengawasan tambang di daerah aliran sungai dan kawasan lindung.

Guna mencegah kerusakan lingkungan berulang dan menekan risiko bencana hidrometeorologi akibat perubahan tata guna lahan.(*)




HKI Buka Uji Coba Jalan Lembah Anai untuk Kendaraan Roda Empat

PADANG, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) terus mempercepat penanganan darurat pascabanjir dan tanah longsor di ruas Padang Panjang–Sicincin (Padang–Bukittinggi via Lembah Anai).

Setelah mendapat penugasan resmi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatra Barat, HKI langsung mengerahkan sumber daya untuk memulihkan akses vital tersebut.

Sebagai bagian dari progres penanganan, sejak 8 Desember 2025 dilakukan uji coba terbatas pembukaan jalan untuk kendaraan roda dua.

Selanjutnya, pada Selasa (16/12/2025), uji coba open traffic kendaraan roda empat resmi diberlakukan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatra Barat Gatot Tri Suryanta, didampingi Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Muhammad Rachmat Kaimuddin.

Uji coba ini dijadwalkan berlangsung hingga 21 Desember 2025, dengan pengaturan waktu operasional tertentu guna menjaga keselamatan pengguna jalan dan kelancaran pekerjaan di lapangan.

Bupati Tanah Datar Eka Putra sebelumnya menyampaikan bahwa pembukaan jalur roda empat dilakukan setelah tahap penilaian kesiapan infrastruktur dan keamanan

“Akses kendaraan roda empat dibuka mulai pukul 16.00 hingga 09.00 pagi sebagai langkah uji coba,” ujarnya.

Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas selama melintasi jalur Lembah Anai.

Ia menjelaskan, pembatasan waktu operasional dilakukan agar proses perbaikan dengan alat berat dapat dimaksimalkan pada siang hari, mengingat potensi cuaca ekstrem pada malam hari.

Sementara itu, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Roy Rizali Anwar menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam pembukaan jalur tersebut agar keselamatan pengguna jalan tetap terjamin.

Dalam kunjungan lapangan, Deputi Kemenko Infrastruktur Muhammad Rachmat Kaimuddin menekankan perlunya perhitungan matang terhadap aliran sungai di sekitar badan jalan.

Menurutnya, rekayasa teknis harus dilakukan secara komprehensif untuk mengantisipasi potensi aliran air yang dapat kembali mengganggu struktur jalan.

Direktur Utama HKI Aji Prasetyanti menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen mempercepat pemulihan akses Lembah Anai dengan tetap menjaga mutu pekerjaan.

“Kami mengerahkan seluruh kemampuan agar jalan ini dapat berfungsi normal kembali secepat mungkin, dengan kualitas yang tetap terjaga,” ujarnya.

Selain penanganan infrastruktur, HKI bersama Hutama Karya juga menyalurkan bantuan logistik tanggap darurat berupa toilet portable, genset, perlengkapan bayi dan dewasa, serta toren air yang diserahkan melalui Posko BPBD Agam.

Melalui langkah penanganan darurat dan dukungan kemanusiaan tersebut, HKI menegaskan komitmennya dalam mendukung pemulihan infrastruktur serta membantu masyarakat Sumatra Barat bangkit pascabencana.(*)




Indosat Pastikan Pelanggan IM3-Tri Tetap Terhubung dengan Paket Khusus Bencana

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menyalurkan paket khusus bencana bagi ratusan ribu pelanggan IM3 dan Tri yang terdampak banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Paket ini mulai berlaku secara bertahap pada 4 Desember 2025 pukul 00.00 WIB untuk memastikan konektivitas tetap terjaga selama masa tanggap darurat.

Paket khusus bencana mencakup:

  • 5GB kuota data

  • 600 menit panggilan ke semua operator

  • 600 menit panggilan ke sesama IM3 dan Tri

  • 1.000 SMS ke seluruh operator

Semua fasilitas dapat digunakan selama 7 hari masa aktif, termasuk perpanjangan masa berlaku kartu hingga 30 hari.

Paket ini bisa langsung digunakan tanpa registrasi tambahan.

Agus Sulistio, EVP Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan komitmen Indosat untuk menghadirkan layanan andal, terutama saat masyarakat menghadapi kondisi darurat.

“Komunikasi menjadi salah satu kebutuhan utama saat keadaan darurat. Indosat memastikan pelanggan tetap bisa terhubung dengan keluarga, layanan darurat, dan memperoleh informasi penting,” ujar Agus.

Hingga 3 Desember 2025, layanan di sebagian besar wilayah terdampak telah berfungsi secara bertahap, termasuk 50% wilayah Aceh, 92% Sumatera Utara, dan lebih dari 97% Sumatera Barat.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai paket khusus bencana, pelanggan dapat mengunjungi:

Tri: bima-3.co/acc

Indosat Ooredoo Hutchison terus memantau kondisi jaringan dan menyesuaikan dukungan layanan agar masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan akses komunikasi yang lancar.(*)




Jaringan Indosat Pulih Cepat, Bantuan Kemanusiaan Tersalurkan ke Korban Banjir Sumatera

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bergerak cepat memulihkan jaringan telekomunikasi serta menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sejak awal bencana, perusahaan berupaya meminimalisir gangguan layanan agar masyarakat tetap terhubung dengan keluarga dan memperoleh informasi penting selama masa darurat.

Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat, menjelaskan bahwa tantangan pemulihan jaringan cukup kompleks karena pemadaman listrik, akses jalan terputus, serta kerusakan jalur fiber akibat banjir dan longsor.

“Prioritas kami adalah mempercepat pemulihan dengan tetap mengedepankan keselamatan tim. Kami mengoperasikan genset permanen maupun portabel dan menyediakan satellite link untuk memulihkan transmisi ketika jalur fiber terputus,” ujar Desmond.

Indosat berkoordinasi dengan Komunikasi Digital (Komdigi), pemerintah pusat dan daerah, PLN, BPBD, TNI, penyedia infrastruktur, serta masyarakat setempat.

Sinergi ini memungkinkan tim Indosat membuka akses, mempercepat mobilitas peralatan, dan memulihkan layanan dengan cepat.

Hingga 3 Desember 2025, progres pemulihan jaringan menunjukkan hasil signifikan: 50% wilayah Aceh, 92% Sumatera Utara, dan lebih dari 97% Sumatera Barat telah kembali normal.

Selain upaya teknis, Indosat menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa makanan siap santap, air minum, alas tidur, selimut, perlengkapan kebersihan, dan kartu perdana IM3 dan Tri

Distribusi dilakukan melalui posko resmi di Padang Pariaman dan Langkat, bekerja sama dengan pemerintah daerah, relawan, dan komunitas lokal, dengan prioritas kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu dengan bayi.

Indosat akan terus memantau kondisi jaringan dan kebutuhan masyarakat di lapangan, memastikan dukungan selalu tersedia sesuai situasi.

“Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, Indosat berkomitmen hadir dengan semangat kemanusiaan dan gotong royong untuk mempercepat pemulihan pascabencana,” tambah Desmond.(*)




Banjir Sumbar-Sumut Ganggu Distribusi Cabai, Pedagang Tebo Keluhkan Harga Meroket

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pasokan Cabai Merah dan Bawang di Pasar Tanjung Bungur Tebo Merosot, Harga Naik Akibat Banjir Sumatera

Pedagang Pasar Tanjung Bungur, Kabupaten Tebo, Jambi, mengeluhkan pasokan cabai merah, bawang, dan sejumlah kebutuhan pokok lain yang semakin menipis.

Kondisi ini dipicu banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera Barat dan Sumatera Utara, sehingga distribusi komoditas ke pasar tradisional terganggu.

Kenaikan paling terasa terjadi pada cabai merah, yang kini mencapai Rp100 ribu per kilogram.

Harga tinggi ini cukup membebani masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan pelaku usaha yang mengandalkan cabai untuk kebutuhan sehari-hari.

Hairul, salah satu pedagang, menyebut bahwa kerusakan jalur transportasi akibat banjir menjadi penyebab utama berkurangnya pasokan cabai dari daerah penghasil.

“Kemungkinan kenaikan disebabkan jalur transportasi yang rusak akibat banjir bandang, sehingga pasokan berkurang drastis,” jelasnya.

Pedagang lain, Makmur, menambahkan bahwa stok cabai semakin menipis sehingga sulit memenuhi permintaan pasar.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk memperlancar distribusi barang agar harga kembali stabil dan masyarakat tidak terbebani.

Di Pasar Tanjung Bungur, cabai yang dijual terdiri dari cabai lokal dan cabai dari Sumatera Barat. Pedagang berharap kondisi pasokan segera membaik dalam beberapa hari mendatang.(*)




Bantuan Kemanusiaan Polda Jambi Tiba di Desa Batu Taba Sumbar, Begini Suasananya

TANAHDATAR, SEPUCUKJAMBI.ID — Bantuan kemanusiaan dari Polda Jambi untuk korban banjir dan tanah longsor di Sumatera Barat resmi tiba di Desa Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Senin pagi (01/12/2025).

Proses penyerahan dipimpin oleh Kasubbag Dalops Bag Ops Polres Bungo, IPTU Kurniadi, didampingi KBO Sat Samapta Polres Bungo, IPDA Budi Arifian, beserta personel.

Bantuan diterima langsung oleh pejabat dan petugas posko penanganan bencana setempat, termasuk Muhammad As’ad, Camat sekaligus Dansubsatgas Posko Batu Taba, dan Ipda T. Suhendri Tumangger, Padal Pengungsian Bencana Banjir Bandang.

“Alhamdulillah bantuan kemanusiaan yang terdiri dari kebutuhan pangan, perlengkapan harian, hingga logistik pendukung penanganan bencana telah diterima oleh pihak posko yang terdampak. Semoga bantuan ini bermanfaat dengan baik,” kata Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto.

@sepucukjambi.id Alhamdulillah,Bantuan kemanusiaan dari Polda Jambi untuk korban banjir di Sumatera Barat akhirnya tiba di Desa Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar dan resmi diserahkan pada Senin pagi (01/12/2025) #fypage #bantuan #bencanaalam #alhamdulillah

♬ suara asli – 🆔 𝑫𝒆𝒏𝒊 𝒈𝒖𝒔𝒕𝒊𝒂𝒏𝒂 – 🆔 𝐃𝐞𝐧𝐢 𝐠𝐮𝐬𝐭𝐢𝐚𝐧𝐚

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polda Jambi terhadap warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor di beberapa desa yang mengalami dampak parah, termasuk Guguak Malalo, Padang Laweh Malalo, Sumpur, dan Batu Taba.(*)




Dijadwalkan Pekan Depan, Walikota Maulana Instruksikan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menyampaikan duka cita mendalam atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, terutama di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Pernyataan itu disampaikannya pada Sabtu (29/11) sebagai wujud kepedulian dan solidaritas Pemerintah Kota Jambi terhadap masyarakat yang tengah terdampak musibah.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas banjir yang terjadi di Aceh, Sumbar, dan Sumut. Semoga para korban diberikan ketabahan dan wilayah yang terdampak segera pulih,” ujar Maulana dalam keterangannya.

Sebagai bentuk respons cepat, Pemerintah Kota Jambi menyiapkan tim khusus bantuan bencana yang akan diberangkatkan ke Sumatera Barat, yang dijadwalkan berangkat pekan depan.

Tim tersebut akan melakukan pendataan kebutuhan mendesak sekaligus mengatur penyaluran bantuan darurat.

Bantuan mencakup pasokan air bersih dari PDAM, personel dan armada pemadam kebakaran, tenaga medis, dokter, serta logistik kesehatan yang diperlukan dalam pelayanan di lokasi bencana.

Tak hanya itu, Wali Kota Maulana juga menginstruksikan Baznas Kota Jambi untuk menyiapkan dukungan berupa bahan pangan, perlengkapan keluarga, serta kebutuhan logistik lainnya guna memperkuat misi kemanusiaan tersebut.

Sekretaris Daerah bersama sejumlah kepala OPD turut ditugaskan untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan operasional tim selama satu minggu sebelum keberangkatan menuju wilayah terdampak.

“Semua dipersiapkan secara matang. Kita ingin bantuan ini tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi saudara-saudara kita di Sumatera Barat,” tegas Maulana.

Di sisi lain, Maulana juga mengingatkan warga Kota Jambi untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama memasuki musim hujan.

“Jangan sampai kita lalai. Jaga lingkungan, tingkatkan kesiapsiagaan, dan tetap waspada. Kita bersyukur Jambi dalam kondisi aman, dan ini harus terus kita jaga bersama,” tutupnya.(*)