Bintang Pranata Sukma Raih Dua Podium di Moto4 Asia Cup 2026, Resky Ikut Naik Podium

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pebalap muda Indonesia menunjukkan persaingan kompetitif di ajang Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 putaran kelima di Petronas Sepang International Circuit, Malaysia, 31 Oktober hingga 1 November 2026.

Bintang Pranata Sukma menjadi sorotan setelah dua kali finis di posisi kedua pada Race 1 dan Race 2.

Sementara itu, Resky Yusuf Hermawan melengkapi pencapaian pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) dengan meraih podium ketiga pada balapan kedua.

Hasil tersebut memperlihatkan kemampuan pebalap muda Indonesia dalam menghadapi persaingan ketat di level internasional, sekaligus menjadi modal menghadapi seri penutup musim di Qatar.

Pada Race 1, Sabtu 31 Oktober 2026, para pebalap menghadapi kondisi lintasan basah akibat hujan yang mengguyur Sirkuit Sepang.

Balapan sempat tertunda selama lima menit karena hujan ringan. Kondisi lintasan kembali menantang ketika hujan turun di pertengahan lomba.

M. Maulana Malik mengawali balapan dengan baik dan langsung bersaing di kelompok terdepan. Dari grup kedua, Bintang, M. Badly Ayatullah, dan Resky berusaha memperkecil jarak.

Memasuki lap kelima, Bintang dan Badly berhasil bergabung dengan grup terdepan yang berisi lima pebalap, termasuk Maulana.

Persaingan berlangsung ketat dengan pergantian posisi pemimpin balapan.

Namun, Badly harus menjalani hukuman long lap penalty setelah insiden senggolan dengan pebalap lain di trek lurus yang dinilai sebagai irresponsible riding.

Bintang akhirnya menyelesaikan balapan di posisi kedua. Maulana finis keempat, Badly keenam, Resky kedelapan, sedangkan Abimanyu Fermadi menempati posisi kesepuluh.

Persaingan kembali memanas pada Race 2, Minggu 1 November 2026, ketika para pebalap menghadapi kondisi lintasan kering.

Empat pebalap binaan Astra Honda mengawali balapan dengan start yang baik. Namun, Maulana kehilangan sejumlah posisi akibat kesalahan saat start.

Hingga lap ketiga, sebanyak 12 pebalap masih berada dalam satu rombongan terdepan.

Bintang, Resky, Badly, Maulana, dan Abimanyu termasuk dalam kelompok tersebut.

Memasuki lap kelima, Bintang sempat melakukan kesalahan di tikungan terakhir.

Meski demikian, ia dan Resky terus bersaing di barisan depan serta bergantian memimpin jalannya balapan.

Drama terjadi pada lap terakhir. Bintang sebenarnya melintasi garis finis sebagai pebalap pertama. Namun, pelanggaran track limit di tikungan ke-14 membuatnya harus turun satu posisi.

Keputusan tersebut memastikan Bintang finis kedua, sedangkan Resky mengamankan posisi ketiga.

Hasil ini membuat Astra Honda kembali menempatkan dua pebalapnya di podium dalam satu balapan.

Di sisi lain, Badly mengalami kecelakaan di tikungan ke-14 pada lap keenam. Ia sempat mencoba melanjutkan balapan, tetapi kendala teknis pada motornya memaksanya masuk pit.

Maulana menunjukkan upaya bangkit setelah sempat tercecer hingga posisi ke-13. Ia berhasil memperbaiki posisi dan finis keenam.

Sementara Abimanyu menyelesaikan balapan di urutan kesembilan.

Bintang mengaku persaingan pada Race 2 memberikan pengalaman penting untuk menghadapi putaran terakhir di Qatar.

Ia sebenarnya membidik hasil lebih tinggi, tetapi pelanggaran batas lintasan pada lap terakhir menggagalkan peluangnya untuk meraih kemenangan.

“Race 2 berlangsung seru dan sangat penting untuk menghadapi seri terakhir nanti. Saya berusaha menjaga posisi agar tetap bisa memimpin. Sayangnya, di lap terakhir saya melebar dan menyentuh garis hijau sehingga harus turun satu posisi. Target saya memang belum tercapai di seri ini, tetapi saya akan kembali berusaha dengan semangat lebih besar di Qatar nanti,” ujar Bintang.

Resky juga mengungkapkan kegembiraannya setelah kembali naik podium. Ia mengaku melakukan evaluasi dari balapan sebelumnya dan berusaha mempertahankan posisi di kelompok terdepan.

“Senang rasanya bisa kembali berdiri di podium. Di Race 2 ini saya berusaha terus berada di depan karena tidak ingin kehilangan momentum seperti balapan sebelumnya. Alhamdulillah strategi saya berhasil. Saya akan terus menjaga ritme balap agar bisa kembali meraih hasil positif di Qatar,” kata Resky.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengapresiasi perjuangan seluruh pebalap binaan Astra Honda selama putaran kelima di Malaysia.

Menurutnya, pencapaian Bintang dan Resky menjadi motivasi bagi pebalap lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan daya saing.

“Kami mengapresiasi perjuangan seluruh pebalap muda binaan Astra Honda yang telah menunjukkan semangat juang dan daya saing tinggi di Sepang. Hasil podium yang diraih Bintang dan Resky menjadi motivasi positif bagi para pebalap lainnya untuk terus berkembang,” ujar Andy.

Ia menegaskan, AHM akan terus mendukung pembinaan pebalap muda Indonesia agar mampu mengembangkan potensi dan bersaing di tingkat internasional.

Setelah menyelesaikan putaran kelima di Sepang, para pebalap binaan Astra Honda kini mengalihkan fokus ke putaran pamungkas Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026 di Qatar pada akhir pekan berikutnya.

Bermodal tiga podium di Malaysia, Bintang, Resky, dan rekan-rekannya bertekad mempertahankan performa kompetitif sekaligus menutup musim balap dengan hasil terbaik.(*)




Start Musim Gemilang! AHRT Raih Podium di ARRC Malaysia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Astra Honda Racing Team (AHRT) mengawali musim balap Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 dengan hasil positif setelah berhasil mengamankan dua podium pada seri pembuka yang digelar di Sepang International Circuit, Malaysia, pada 11–12 April 2026.

Pada kelas Asia Production 250 (AP250), pebalap AHRT, Rheza Danica Ahrens tampil konsisten dan berhasil finis di posisi kedua pada race kedua.

Sementara itu, rekan setimnya Herjun Atna Firdaus juga sukses meraih podium ketiga pada race pertama kelas Supersport 600 (SS600).

AP250: Performa Konsisten dan Drama di Lintasan

Pada race pertama AP250, Rheza memulai balapan dari posisi terdepan, sementara Muhammad Badly Ayatullah berada di baris keenam.

Keduanya sempat tampil kompetitif di kelompok lima besar.

Namun balapan berjalan penuh drama ketika Badly yang sempat memimpin harus mengakhiri race lebih awal akibat terjatuh di lap terakhir.

Rheza sendiri menyelesaikan balapan di posisi kelima setelah bersaing ketat sepanjang lomba.

Race kedua yang digelar dalam kondisi lintasan basah usai hujan menjadi ajang pembuktian strategi Rheza.

Meski sempat berada di posisi delapan, ia perlahan merangkak naik hingga masuk perebutan podium.

Aksi impresif terjadi di tikungan terakhir saat Rheza berhasil menyalip tiga pebalap sekaligus dan mengunci posisi kedua.

“Saya bersyukur bisa meraih podium. Kondisi lintasan cukup sulit karena hujan, tetapi strategi di tikungan terakhir berjalan baik,” ujar Rheza.

Hasil tersebut membuat Rheza menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 31 poin.

SS600: Podium dan Debut Positif

Di kelas SS600, Herjun tampil solid sejak race pertama dengan start dari posisi keempat.

Persaingan ketat di dua lap terakhir berhasil dimaksimalkan hingga ia finis di posisi ketiga dan mengamankan podium.

Sementara itu, pebalap debutan Fadillah Arbi Aditama menunjukkan peningkatan signifikan.

Pada race kedua, ia berhasil naik posisi dari start ke-10 dan finis di posisi kelima.

Herjun kembali menyelesaikan race kedua di posisi ketujuh, namun tetap mengamankan posisi tiga besar klasemen sementara dengan 25 poin.

ASB1000: Debut Kompetitif Adenanta

Di kelas Asia Superbike 1000 (ASB1000), M. Adenanta Putra tampil sebagai debutan dengan performa menjanjikan.

Ia konsisten bersaing di grup lima besar meski harus puas finis dua kali di posisi ketujuh.

Dengan hasil tersebut, Adenanta menempati posisi keenam klasemen sementara dengan 18 poin.

Apresiasi Tim AHRT

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengapresiasi kerja keras para pebalap AHRT di seri pembuka musim 2026.

Ia menilai hasil dua podium di Sepang menjadi modal penting untuk menghadapi seri-seri berikutnya.

Menuju Seri Thailand

ARRC 2026 akan berlanjut ke seri kedua yang dijadwalkan berlangsung di Chang International Circuit, Thailand, pada 8–10 Mei 2026.(*)