Berbekal Emas PON, Trio Pesenam Jambi Bidik Podium Asian Championship 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Prestasi olahraga Jambi kembali mendapat panggung internasional. Tiga atlet senam aerobik binaan Persatuan Senam Indonesia (Persani) Provinsi Jambi dipercaya memperkuat Tim Indonesia pada Asian Championship Aerobic Gymnastics 2026 yang berlangsung di Filipina pada 3–10 Agustus 2026.

Ketiga atlet tersebut adalah Aprilian Anggara, M. Angger Darmawan, dan M. Angger Setiawan.

Mereka akan tampil pada nomor trio sport aerobic gymnastics, salah satu nomor yang menjadi andalan Indonesia dalam kejuaraan tingkat Asia tersebut.

Sekretaris Pengurus Provinsi Persani Jambi, Agung, mengatakan ketiga atlet dipilih berdasarkan prestasi dan konsistensi penampilan mereka dalam beberapa tahun terakhir.

“Mereka dipercaya mewakili Indonesia pada nomor trio. Kami berharap pengalaman dan prestasi yang telah diraih menjadi modal untuk tampil maksimal di kejuaraan ini,” kata Agung di Jambi, Senin 3 Agustus 2026.

Selama mengikuti kejuaraan, ketiga atlet akan didampingi pelatih Veronica yang telah berpengalaman membina atlet senam aerobik Jambi di berbagai ajang nasional.

Modal Emas PON untuk Tembus Podium Asia

Optimisme Persani Jambi bukan tanpa alasan. Aprilian Anggara bersama dua rekannya merupakan bagian dari atlet yang sukses menyumbangkan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumatera Utara 2024.

Prestasi tersebut menjadi bekal penting untuk menghadapi persaingan di level Asia yang akan mempertemukan pesenam-pesenam terbaik dari berbagai negara.

Agung berharap trio atlet Jambi mampu menjaga performa terbaik sekaligus membawa pulang medali bagi Indonesia.

“Dengan pengalaman dan prestasi yang mereka miliki, kami berharap trio pesenam Jambi mampu meraih hasil terbaik, bahkan membawa pulang medali emas,” ujarnya.

Jadi Bekal Menuju PON 2028

Selain memburu prestasi internasional, keikutsertaan atlet Jambi di Asian Championship juga menjadi bagian dari program pembinaan jangka panjang Persani Jambi.

Menurut Agung, pengalaman bertanding di level Asia akan menjadi modal penting menghadapi babak prakualifikasi PON 2027 hingga target mempertahankan medali emas pada PON 2028.

Ia menilai semakin sering atlet bertanding di level internasional, semakin besar pula peluang meningkatkan kemampuan teknis, mental bertanding, dan pengalaman menghadapi lawan-lawan terbaik.

Persani Jambi berharap keikutsertaan tiga atlet tersebut tidak hanya mengharumkan nama Indonesia di kancah Asia, tetapi juga menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda di daerah untuk terus berprestasi hingga level internasional.(*)




Ratusan Atlet Ramaikan Kejurprov Panjat Tebing Jambi 2026, KONI Siapkan Bank Data Atlet Berprestasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Jambi 2026 resmi bergulir di kawasan RTH Ratu Pinang Masak Angso Duo, Kota Jambi, Jumat 31 Juli 2026.

Ratusan atlet dari berbagai kabupaten dan kota ambil bagian dalam ajang yang menjadi salah satu agenda penting pembinaan olahraga prestasi di Provinsi Jambi.

Kejuaraan yang diselenggarakan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Jambi itu dibuka oleh Bidang Organisasi Pengurus Pusat FPTI, Rahmad Heru Syafutra.

Turut hadir Ketua Umum KONI Provinsi Jambi AKBP Mat Sanusi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi Novriadi, Wakil Ketua Umum III KONI Jambi Cecep Suryana, serta jajaran pengurus FPTI.

Selain menjadi arena perebutan gelar juara, kejuaraan ini diproyeksikan sebagai sarana seleksi dan evaluasi atlet yang berpotensi dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan tingkat nasional.

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan pembinaan panjat tebing di daerah mulai berkembang.

Menurutnya, kompetisi rutin menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga kesinambungan prestasi atlet.

“Panjat tebing merupakan cabang olahraga yang membutuhkan kemampuan fisik, ketahanan mental, konsentrasi, dan disiplin tinggi. Kompetisi seperti ini menjadi ruang bagi atlet untuk menguji kemampuan sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet baru yang mampu bersaing di level lebih tinggi,” ujarnya.

Ia menilai kejuaraan tingkat provinsi memiliki peran strategis dalam mengukur hasil pembinaan yang dilakukan masing-masing daerah sekaligus menjadi dasar penyusunan program latihan berikutnya.

Data Performa Atlet Akan Didokumentasikan

Dalam kesempatan tersebut, KONI Jambi juga mengungkapkan rencana memperkuat sistem pembinaan berbasis data.

Hasil pertandingan, catatan performa, hingga perkembangan atlet akan dihimpun dalam Bank Data Atlet Berprestasi sebagai bahan evaluasi jangka panjang.

Menurut Mat Sanusi, pendekatan tersebut diharapkan membantu pelatih dan pengurus cabang olahraga dalam memetakan potensi atlet secara lebih objektif, termasuk untuk kebutuhan seleksi menuju kejuaraan nasional.

Selain itu, penerapan sport science secara bertahap juga disebut akan menjadi bagian dari pengembangan sistem pembinaan atlet di Jambi.

“Kami berharap ajang ini dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi atlet-atlet potensial yang nantinya akan dibina secara berkelanjutan,” katanya.

Minat Generasi Muda Terus Bertambah

Sementara itu, Wakil Ketua Umum FPTI Provinsi Jambi, Eriyadi, menyebut jumlah peserta yang mencapai ratusan orang menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap olahraga panjat tebing.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal positif bagi pengembangan olahraga panjat tebing di Jambi apabila diikuti dengan kompetisi yang berkesinambungan dan pembinaan yang konsisten.

Selama kejuaraan berlangsung, para atlet akan bertanding pada sejumlah nomor sesuai regulasi Federasi Panjat Tebing Indonesia.

FPTI Jambi berharap kompetisi berjalan kompetitif sehingga mampu menghasilkan atlet-atlet yang siap mewakili daerah pada ajang yang lebih tinggi.

Melalui penyelenggaraan Kejurprov 2026, pembinaan olahraga panjat tebing di Jambi diharapkan tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek.

Tetapi juga membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan melalui kompetisi rutin, pendataan atlet, dan peningkatan kualitas latihan.(*)




KONI Jambi Gandeng Media dan Dunia Usaha, Bidik 10 Besar PON

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi mulai menyusun strategi baru untuk mengangkat prestasi olahraga daerah.

Di tengah keterbatasan anggaran, KONI memilih memperkuat kolaborasi dengan insan pers serta membuka peluang kerja sama dengan perusahaan melalui program bapak angkat bagi cabang olahraga.

Langkah tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi, saat Coffee Morning bersama puluhan jurnalis olahraga di Jambi, Jumat 31 Juli 2026.

Kegiatan itu juga dihadiri Wakil Ketua Umum V Sukendro, Wakil Ketua Umum VIII Aswan Hidayat, Sekretaris Umum Muhammad Ali, serta jajaran pengurus KONI.

Mat Sanusi menilai media memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik sekaligus meningkatkan motivasi atlet.

Menurutnya, pemberitaan yang konsisten akan membantu memperkenalkan potensi olahraga Jambi di tingkat nasional.

“Tanpa dukungan rekan-rekan pers, perkembangan olahraga Jambi akan sulit dikenal masyarakat luas. Kami berharap media terus menjadi mitra dalam mengawal kebangkitan prestasi olahraga daerah,” kata Mat Sanusi.

Selain menggandeng media, KONI Jambi juga tengah menjajaki dukungan sektor swasta untuk memperkuat pembinaan atlet.

Skema yang disiapkan adalah program bapak angkat, di mana perusahaan dapat mendukung pembiayaan cabang olahraga secara berkelanjutan.

Menurut Mat Sanusi, pendekatan tersebut menjadi solusi atas keterbatasan anggaran pembinaan yang selama ini menjadi tantangan.

“Kami berharap perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Jambi, termasuk PetroChina dan SKK Migas, dapat berpartisipasi mendukung cabang olahraga. Jika program bapak angkat ini berjalan optimal, peluang Jambi menembus 10 besar PON akan semakin terbuka,” ujarnya.

Ia menegaskan, target tersebut tidak hanya bergantung pada pembiayaan, tetapi juga kesiapan atlet menghadapi sejumlah agenda penting, mulai dari PON Bela Diri di Sulawesi Utara pada Oktober mendatang hingga Babak Kualifikasi PON 2027.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum V KONI Jambi, Sukendro, mengatakan proses seleksi atlet untuk PON Bela Diri tahun ini dilakukan lebih ketat dibandingkan tahun sebelumnya.

Seleksi difokuskan agar hanya atlet dengan kesiapan fisik, teknik, dan mental terbaik yang diberangkatkan.

“Kami ingin memastikan atlet yang dikirim benar-benar siap bersaing dan berpeluang meraih medali. Seleksi dilakukan lebih selektif agar kualitas kontingen semakin baik,” ujarnya.

Sukendro juga menilai dukungan media memiliki dampak psikologis bagi atlet. Pemberitaan yang positif diyakini mampu meningkatkan kepercayaan diri dan semangat juang atlet saat bertanding.

Melalui sinergi antara KONI, media, pemerintah, dan dunia usaha, KONI Jambi optimistis pembinaan olahraga prestasi dapat berjalan lebih berkelanjutan dan membawa hasil yang lebih baik pada ajang nasional mendatang.(*)




PWI Kota Jambi Perkenalkan SIWO, Bidik Sinergi dengan KONI untuk Kemajuan Olahraga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi melakukan kunjungan silaturahmi ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jambi, Rabu 22 Juli 2026.

Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara insan pers dan organisasi olahraga dalam mendukung kemajuan olahraga di Kota Jambi.

Rombongan PWI Kota Jambi disambut langsung jajaran pengurus KONI Kota Jambi di bawah kepemimpinan Ketua Umum KONI Kota Jambi masa bakti 2025–2029, Antoni Karia Gumay.

Dalam pertemuan tersebut, PWI Kota Jambi turut memperkenalkan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Kota Jambi sebagai wadah bagi wartawan yang memiliki perhatian terhadap perkembangan dunia olahraga.

Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah mengatakan, keberadaan SIWO diharapkan tidak hanya menjadi wadah bagi wartawan olahraga, tetapi juga dapat berkontribusi dalam mendorong kemajuan olahraga di Kota Jambi.

Menurutnya, SIWO PWI Kota Jambi siap membangun komunikasi dan kolaborasi dengan KONI Kota Jambi melalui berbagai program yang dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga daerah.

“SIWO PWI Kota Jambi hadir bukan hanya sebagai wadah bagi wartawan olahraga, tetapi juga memiliki kepedulian untuk ikut memajukan olahraga di Kota Jambi.

Kami berharap ke depan ada ruang kolaborasi dan dukungan dari KONI Kota Jambi untuk berbagai program yang akan kami jalankan,” ujar Ketua PWI Kota Jambi.

Dalam kesempatan itu, SIWO PWI Kota Jambi juga menyampaikan sejumlah rencana kegiatan olahraga, seperti mini soccer, domino, dan futsal.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi sarana mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan minat masyarakat terhadap aktivitas olahraga.

KONI Kota Jambi Sambut Positif Kolaborasi dengan SIWO

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Jambi masa bakti 2025–2029, Antoni Karia Gumay, menyambut baik kunjungan PWI Kota Jambi serta kehadiran SIWO sebagai bagian dari ekosistem olahraga di Kota Jambi.

Antoni menyampaikan bahwa KONI Kota Jambi terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk media, dalam rangka mendukung pembinaan dan perkembangan olahraga daerah.

“Kami menyambut baik silaturahmi dari PWI Kota Jambi. Peran media sangat penting dalam mendukung kemajuan olahraga, baik melalui pemberitaan maupun berbagai kegiatan yang dapat membangun semangat olahraga masyarakat,” ujar Antoni.

Menurutnya, sinergi antara KONI dan SIWO PWI Kota Jambi dapat menjadi langkah positif dalam memperkuat promosi olahraga, mendukung atlet, serta menciptakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara PWI Kota Jambi dan KONI Kota Jambi, kedua pihak berharap kolaborasi ke depan dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan prestasi olahraga di Kota Jambi.(*)




Kejurprov Atletik Jambi 2026 Resmi Dibuka, 325 Atlet Berebut Tiket Menuju Kejurnas dan PON

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya mencetak atlet berprestasi dan menjaring bibit unggul atletik Provinsi Jambi kembali dilakukan.

Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pengprov PASI) Jambi resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Atletik Jambi 2026 di Stadion Mini Kota Jambi, Jumat 17 Juli 2026.

Pembukaan Kejurprov Atletik Jambi 2026 dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Jambi, AKBP Mat Sanusi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PASI Jambi Ramli Taha serta para Ketua KONI dari 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 325 atlet dari seluruh daerah di Provinsi Jambi ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Keikutsertaan seluruh kabupaten/kota menjadi bukti semakin kuatnya pembinaan olahraga atletik di tingkat daerah.

PASI Jambi Bidik Atlet Berprestasi untuk Kejurnas dan PON

Ketua PASI Jambi, Ramli Taha, mengatakan Kejurprov Atletik merupakan agenda rutin tahunan sebagai bagian dari program pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Menurutnya, ajang ini tidak hanya menjadi tempat persaingan meraih medali, tetapi juga menjadi sarana menemukan atlet potensial yang dapat membawa nama Jambi di tingkat nasional.

“Kejurprov ini adalah agenda rutin tahunan kami, di mana tujuan akhirnya adalah melahirkan prestasi gemilang di tingkat Kejurnas,” kata dia.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi karena 11 kabupaten/kota di Jambi kompak mengirimkan perwakilan atlet terbaik mereka untuk berkompetisi di sini,” ungkap Ramli Taha.

Selain pertandingan, tim pemandu bakat PASI Jambi juga melakukan pemantauan terhadap atlet-atlet potensial untuk masuk dalam program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) jangka panjang.

Program tersebut diharapkan mampu memperkuat regenerasi atlet atletik Jambi sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi nasional.

KONI Jambi Apresiasi Konsistensi Pembinaan PASI

Ketua Umum KONI Jambi, AKBP Mat Sanusi, memberikan apresiasi terhadap konsistensi PASI Jambi dalam menggelar kompetisi dan melakukan pembinaan atlet dari tingkat daerah.

Menurutnya, Kejurprov Atletik menjadi bukti nyata komitmen organisasi dalam membangun prestasi olahraga Jambi secara berkelanjutan.

“Kami dari KONI Jambi sangat mengapresiasi Kejurprov Atletik ini. Ini adalah bukti komitmen nyata dari jajaran pengurus PASI Jambi yang rutin melakukan pembinaan dari bawah,” tegas Mat Sanusi.

Ia menyebut perkembangan atletik Jambi menunjukkan peningkatan positif setelah berhasil menembus 10 besar nasional pada Kejurnas terakhir.

KONI Jambi berharap Kejurprov Atletik 2026 dapat menjadi momentum penting dalam mempersiapkan atlet menuju Babak Kualifikasi PON 2027 dan PON 2028.

Dengan mengusung semangat “Bumi Siginjai Berlari”, PASI Jambi optimistis proses regenerasi atlet akan terus berjalan dan mampu melahirkan atlet-atlet baru dengan mental juara serta prestasi nasional.(*)




Mat Sanusi Temui Gede Widiade, KONI Jambi Siapkan Modernisasi Fasilitas Olahraga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi mulai bergerak cepat dalam upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga di daerah.

Langkah tersebut diwujudkan melalui penjajakan kerja sama strategis dengan tokoh sepak bola nasional sekaligus owner Pancoran Soccer Field (PSF) Group, Gede Widiade.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, didampingi Sekretaris Umum Dr Muhammad Ali beserta jajaran pengurus lainnya pada Jumat (22/5/2026) di sela agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KONI di Jakarta.

Ketua Umum KONI Jambi, AKBP Mat Sanusi, mengatakan audiensi itu difokuskan untuk membangun sinergi dalam pengembangan sarana dan prasarana olahraga guna mendukung peningkatan prestasi atlet daerah.

Menurutnya, fasilitas olahraga yang representatif menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim pembinaan atlet yang kompetitif dan berkelanjutan.

“Melalui kerja sama strategis ini, kami berharap kualitas sarana olahraga di bawah naungan KONI Jambi dapat meningkat sehingga mampu menunjang pembinaan atlet dan melahirkan prestasi di tingkat nasional,” ujar Mat Sanusi.

Selain membahas pengembangan infrastruktur olahraga, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang berbagi pengalaman terkait tata kelola fasilitas olahraga modern yang profesional dan mandiri secara bisnis.

PSF Group sendiri dikenal sebagai salah satu pelopor pengelolaan fasilitas olahraga swasta modern di Indonesia yang mengintegrasikan infrastruktur olahraga dengan sistem manajemen berkelanjutan.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Jambi, Dr. Muhammad Ali, menilai pembenahan infrastruktur olahraga menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung potensi atlet-atlet Jambi.

Menurutnya, banyak atlet daerah memiliki kemampuan bersaing, namun belum sepenuhnya didukung fasilitas latihan yang memadai dan sesuai standar.

“Jambi memiliki banyak potensi atlet. Karena itu, fasilitas olahraga yang modern dan representatif menjadi kebutuhan penting agar pembinaan bisa berjalan maksimal,” katanya.

KONI Jambi optimistis kolaborasi bersama PSF Group dapat menjadi langkah awal modernisasi fasilitas olahraga di Provinsi Jambi agar lebih adaptif terhadap perkembangan industri olahraga saat ini.

Pertemuan tersebut diharapkan segera berlanjut ke tahap implementasi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam waktu dekat.

Kerja sama itu nantinya akan menjadi bagian dari blueprint pengembangan sarana olahraga modern di Provinsi Jambi.(*)




KONI Jambi Mulai Digitalisasi, Siapkan Bank Data Atlet Menuju PON 2028

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi resmi memulai langkah transformasi digital dalam penguatan tata kelola organisasi dan pembinaan atlet daerah.

Ketua Umum KONI Jambi, AKBP Mat Sanusi, membuka secara resmi kegiatan sosialisasi Aplikasi Data, Tata Kelola Keuangan, dan Program Kerja KONI Provinsi Jambi yang digelar di Aula KONI Jambi, Senin (18/5/2026).

Kegiatan strategis yang berlangsung selama dua hari hingga 19 Mei 2026 ini diikuti oleh jajaran KONI Provinsi, KONI Kabupaten/Kota, serta pengurus Cabang Olahraga (Cabor) se-Provinsi Jambi.

Dalam arahannya, Mat Sanusi menegaskan bahwa digitalisasi ini merupakan langkah awal penyamaan visi dan misi seluruh struktur KONI di daerah dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

“Ini langkah awal untuk menyamakan visi dan misi antara KONI Provinsi dan Kabupaten/Kota. Semua program harus selaras dan bergerak bersama demi meningkatkan prestasi olahraga Jambi,” ujarnya.

Salah satu inovasi utama yang diperkenalkan adalah Aplikasi Bank Data Atlet Provinsi Jambi, yang berfungsi sebagai sistem pendataan terintegrasi untuk memantau perkembangan, prestasi, dan pembinaan atlet secara digital.

Menurut Mat Sanusi, selama ini Jambi belum memiliki sistem data atlet yang terdokumentasi secara lengkap dan terintegrasi.

Kehadiran aplikasi ini diharapkan menjadi solusi dalam memperkuat basis data olahraga daerah.

“Dengan aplikasi ini, kita bisa memantau perkembangan dan prestasi atlet secara lebih akurat dan terukur,” jelasnya.

Selain digitalisasi, KONI Jambi juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan, khususnya dana hibah yang diterima setiap cabang olahraga.

Mat Sanusi mengingatkan seluruh pengurus agar mengelola anggaran secara akuntabel dan fokus pada pembinaan atlet di lapangan.

“Dana hibah harus digunakan tepat sasaran, sepenuhnya untuk pembinaan atlet dan peningkatan prestasi. Tidak boleh keluar dari tujuan utama,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan tata kelola, digitalisasi data, serta transparansi keuangan menjadi fondasi penting dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga Jambi di tingkat nasional.

Dengan langkah ini, KONI Jambi berharap dapat menciptakan sistem pembinaan atlet yang lebih profesional, terukur, dan siap bersaing menuju PON 2028.(*)




Target 22 Emas PON 2028, KONI Jambi Perkuat Kerja Sama dengan SKK Migas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Jambi terus melakukan langkah strategis dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum AKBP Mat Sanusi, KONI Jambi kini memperluas kolaborasi dengan sektor industri energi untuk mendukung pembinaan atlet.

Terbaru, KONI Jambi bersama Ketua Dewan Penyantun Sudirman yang juga Sekda Provinsi Jambi, serta pengurus cabang olahraga, melakukan pertemuan lanjutan dengan SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pada Rabu malam, 6 Mei 2026.

Hasil pertemuan tersebut menunjukkan perkembangan positif, di mana program pembinaan atlet berpotensi mendapatkan dukungan pendanaan, khususnya untuk cabang olahraga yang ditargetkan meraih medali pada Pekan Olahraga Nasional 2028.

Sudirman menyampaikan bahwa skema dukungan tersebut direncanakan mulai berjalan pada periode 2027 hingga 2028.

Fokus utama diarahkan pada cabor unggulan yang memiliki peluang besar menyumbang medali untuk Provinsi Jambi.

“Khususnya untuk cabor potensial medali di PON 2028 nanti, skemanya adalah pendanaan program KONI di tahun 2027 dan 2028,” ujarnya.

Ia juga menegaskan akan ada pertemuan lanjutan untuk merumuskan program yang dapat didukung oleh SKK Migas dan KKKS secara lebih teknis dan terarah.

Sudirman mengapresiasi dukungan yang mulai terbuka dari sektor energi tersebut dan berharap model kolaborasi ini dapat diikuti oleh perusahaan lain di Jambi, termasuk sektor perkebunan dan pertambangan.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jambi AKBP Mat Sanusi menyoroti pentingnya kolaborasi ini di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Ia menyebutkan bahwa tanpa dukungan lintas sektor, capaian prestasi olahraga Jambi berisiko stagnan bahkan menurun.

“Pada PON Aceh-Sumut lalu Jambi berada di peringkat 20 dari 38 provinsi. Jika tidak ada kolaborasi seperti ini, kita khawatir prestasi bisa menurun,” kata Sanusi.

Ia juga menjelaskan bahwa kondisi efisiensi anggaran menyebabkan beberapa program pembinaan, termasuk Porprov, tidak dapat dilaksanakan tahun ini.

Meski demikian, Sanusi tetap optimistis bahwa dukungan dari dunia usaha akan membawa dampak positif terhadap peningkatan prestasi atlet Jambi di PON 2028.

Di sisi lain, Ketua Pengprov Drum Band sekaligus Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, memberikan apresiasi atas langkah KONI Jambi dalam membangun kerja sama strategis ini.

Ia menegaskan bahwa target 22 medali emas di PON mendatang harus didukung dengan pendanaan yang kuat dan berkelanjutan.

“Kita minta dukungan semua pihak, tidak hanya SKK Migas, tapi juga perusahaan lain. Jika konsisten, target 22 emas sangat mungkin tercapai,” ujarnya.(*)




KONI Jambi dan Forki Bersinergi Tingkatkan Prestasi Karate Menuju PON 2028

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDAKBP Mat Sanusi, Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, menerima audiensi Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Jambi di Ruang Kerja Ketum KONI Jambi, Jumat (28/2).

Dalam pertemuan tersebut, Mat Sanusi memaparkan program kerja KONI bidang pembinaan olahraga dan menyamakan persepsi untuk menciptakan pembinaan yang lebih terstruktur dan menghasilkan prestasi membanggakan bagi Jambi.

“Saya ingin pembinaan olahraga di Jambi lebih terstruktur dan menghasilkan prestasi yang membanggakan. Kita harus kerja sama untuk raih prestasi olahraga Jambi Bisa,” ujar Mat Sanusi.

Sekretaris Umum Pengprov Forki Jambi, M Ali Adam, menegaskan pihaknya akan menyelaraskan program pembinaan untuk meningkatkan prestasi atlet karate Jambi, khususnya menjelang PON 2028.

“Kita akui prestasi karate Jambi pada PON 2016 atas nama Erlando. Kami berkomitmen tingkatkan prestasi pada ajang kejurnas di Bandung tahun ini,” ungkap Ali Adam.

Ia juga mengajak seluruh perguruan karate di Jambi untuk bersama-sama membina atlet dari tingkat lokal hingga nasional agar prestasi olahraga Jambi semakin optimal.

Pengurus Pengprov Forki Jambi periode 2026-2030 diketuai oleh Abun Yani, dengan Ketua Harian Ritas Mairiyanto, Sekum M Ali Adam, Bendahara Umum Ibnu Sina, dan Kabid Binpres Rahmad Riswandi.

Sinergi antara KONI Jambi dan Forki Jambi diharapkan menjadi fondasi kuat untuk pembinaan olahraga yang berkelanjutan dan prestasi yang membanggakan.(*)




Perlindungan untuk Atlet Jambi, Jasindo dan KONI Jalin Kerja Sama Asuransi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDPT Asuransi Jasindo (Persero) Cabang Jambi mengajak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi untuk mengasuransikan seluruh atlet dan pelatih,.

Sehingga mereka dapat menjalani latihan dan kompetisi dengan aman, nyaman, serta fokus meraih prestasi terbaik.

Ajakan ini disampaikan dalam pertemuan resmi antara Jasindo Jambi dan pengurus KONI Provinsi Jambi di Jambi, Sabtu (29/02/2026).

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, menyambut baik inisiatif ini.

Ia menegaskan, perlindungan bagi atlet dan pelatih sangat penting agar mereka dapat fokus berkompetisi tanpa khawatir risiko cedera atau kecelakaan.

“Pengasuransian ini memberi rasa aman dan motivasi tambahan bagi para atlet, sehingga mereka bisa berjuang membawa nama Jambi dengan lebih tenang,” ujar Mat Sanusi.

Program ini diharapkan juga menjadi bentuk penghargaan terhadap dedikasi atlet dan pelatih yang berjuang untuk mengangkat prestasi olahraga di Provinsi Jambi.

Kerja sama ini menandai langkah konkret Jasindo Jambi dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi atlet dan pelatih.

Kedua pihak akan segera membahas detail program asuransi, termasuk cakupan perlindungan dan mekanisme klaim, agar implementasinya tepat sasaran dan efektif.

Dengan adanya program ini, diharapkan para atlet Jambi dapat lebih fokus pada latihan dan kompetisi, sementara pelatih merasa aman dalam membimbing para atlet.

Jasindo Jambi menegaskan komitmennya mendukung dunia olahraga lokal melalui perlindungan asuransi yang profesional dan menyeluruh.(*)