Target 22 Emas PON 2028, KONI Jambi Perkuat Kerja Sama dengan SKK Migas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Jambi terus melakukan langkah strategis dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum AKBP Mat Sanusi, KONI Jambi kini memperluas kolaborasi dengan sektor industri energi untuk mendukung pembinaan atlet.

Terbaru, KONI Jambi bersama Ketua Dewan Penyantun Sudirman yang juga Sekda Provinsi Jambi, serta pengurus cabang olahraga, melakukan pertemuan lanjutan dengan SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pada Rabu malam, 6 Mei 2026.

Hasil pertemuan tersebut menunjukkan perkembangan positif, di mana program pembinaan atlet berpotensi mendapatkan dukungan pendanaan, khususnya untuk cabang olahraga yang ditargetkan meraih medali pada Pekan Olahraga Nasional 2028.

Sudirman menyampaikan bahwa skema dukungan tersebut direncanakan mulai berjalan pada periode 2027 hingga 2028.

Fokus utama diarahkan pada cabor unggulan yang memiliki peluang besar menyumbang medali untuk Provinsi Jambi.

“Khususnya untuk cabor potensial medali di PON 2028 nanti, skemanya adalah pendanaan program KONI di tahun 2027 dan 2028,” ujarnya.

Ia juga menegaskan akan ada pertemuan lanjutan untuk merumuskan program yang dapat didukung oleh SKK Migas dan KKKS secara lebih teknis dan terarah.

Sudirman mengapresiasi dukungan yang mulai terbuka dari sektor energi tersebut dan berharap model kolaborasi ini dapat diikuti oleh perusahaan lain di Jambi, termasuk sektor perkebunan dan pertambangan.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jambi AKBP Mat Sanusi menyoroti pentingnya kolaborasi ini di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Ia menyebutkan bahwa tanpa dukungan lintas sektor, capaian prestasi olahraga Jambi berisiko stagnan bahkan menurun.

“Pada PON Aceh-Sumut lalu Jambi berada di peringkat 20 dari 38 provinsi. Jika tidak ada kolaborasi seperti ini, kita khawatir prestasi bisa menurun,” kata Sanusi.

Ia juga menjelaskan bahwa kondisi efisiensi anggaran menyebabkan beberapa program pembinaan, termasuk Porprov, tidak dapat dilaksanakan tahun ini.

Meski demikian, Sanusi tetap optimistis bahwa dukungan dari dunia usaha akan membawa dampak positif terhadap peningkatan prestasi atlet Jambi di PON 2028.

Di sisi lain, Ketua Pengprov Drum Band sekaligus Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, memberikan apresiasi atas langkah KONI Jambi dalam membangun kerja sama strategis ini.

Ia menegaskan bahwa target 22 medali emas di PON mendatang harus didukung dengan pendanaan yang kuat dan berkelanjutan.

“Kita minta dukungan semua pihak, tidak hanya SKK Migas, tapi juga perusahaan lain. Jika konsisten, target 22 emas sangat mungkin tercapai,” ujarnya.(*)




KONI Jambi dan Forki Bersinergi Tingkatkan Prestasi Karate Menuju PON 2028

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDAKBP Mat Sanusi, Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, menerima audiensi Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Jambi di Ruang Kerja Ketum KONI Jambi, Jumat (28/2).

Dalam pertemuan tersebut, Mat Sanusi memaparkan program kerja KONI bidang pembinaan olahraga dan menyamakan persepsi untuk menciptakan pembinaan yang lebih terstruktur dan menghasilkan prestasi membanggakan bagi Jambi.

“Saya ingin pembinaan olahraga di Jambi lebih terstruktur dan menghasilkan prestasi yang membanggakan. Kita harus kerja sama untuk raih prestasi olahraga Jambi Bisa,” ujar Mat Sanusi.

Sekretaris Umum Pengprov Forki Jambi, M Ali Adam, menegaskan pihaknya akan menyelaraskan program pembinaan untuk meningkatkan prestasi atlet karate Jambi, khususnya menjelang PON 2028.

“Kita akui prestasi karate Jambi pada PON 2016 atas nama Erlando. Kami berkomitmen tingkatkan prestasi pada ajang kejurnas di Bandung tahun ini,” ungkap Ali Adam.

Ia juga mengajak seluruh perguruan karate di Jambi untuk bersama-sama membina atlet dari tingkat lokal hingga nasional agar prestasi olahraga Jambi semakin optimal.

Pengurus Pengprov Forki Jambi periode 2026-2030 diketuai oleh Abun Yani, dengan Ketua Harian Ritas Mairiyanto, Sekum M Ali Adam, Bendahara Umum Ibnu Sina, dan Kabid Binpres Rahmad Riswandi.

Sinergi antara KONI Jambi dan Forki Jambi diharapkan menjadi fondasi kuat untuk pembinaan olahraga yang berkelanjutan dan prestasi yang membanggakan.(*)




Perlindungan untuk Atlet Jambi, Jasindo dan KONI Jalin Kerja Sama Asuransi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDPT Asuransi Jasindo (Persero) Cabang Jambi mengajak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi untuk mengasuransikan seluruh atlet dan pelatih,.

Sehingga mereka dapat menjalani latihan dan kompetisi dengan aman, nyaman, serta fokus meraih prestasi terbaik.

Ajakan ini disampaikan dalam pertemuan resmi antara Jasindo Jambi dan pengurus KONI Provinsi Jambi di Jambi, Sabtu (29/02/2026).

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, menyambut baik inisiatif ini.

Ia menegaskan, perlindungan bagi atlet dan pelatih sangat penting agar mereka dapat fokus berkompetisi tanpa khawatir risiko cedera atau kecelakaan.

“Pengasuransian ini memberi rasa aman dan motivasi tambahan bagi para atlet, sehingga mereka bisa berjuang membawa nama Jambi dengan lebih tenang,” ujar Mat Sanusi.

Program ini diharapkan juga menjadi bentuk penghargaan terhadap dedikasi atlet dan pelatih yang berjuang untuk mengangkat prestasi olahraga di Provinsi Jambi.

Kerja sama ini menandai langkah konkret Jasindo Jambi dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi atlet dan pelatih.

Kedua pihak akan segera membahas detail program asuransi, termasuk cakupan perlindungan dan mekanisme klaim, agar implementasinya tepat sasaran dan efektif.

Dengan adanya program ini, diharapkan para atlet Jambi dapat lebih fokus pada latihan dan kompetisi, sementara pelatih merasa aman dalam membimbing para atlet.

Jasindo Jambi menegaskan komitmennya mendukung dunia olahraga lokal melalui perlindungan asuransi yang profesional dan menyeluruh.(*)




Apresiasi Prestasi Atlet Jambi, Gubernur Al Haris Berikan Umroh bagi Orang Tua Atlet

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komitmen Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, dalam memberikan apresiasi terhadap prestasi atlet terus ditunjukkan.

Orang tua dari tujuh atlet peraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh–Sumatera Utara 2024 akan diberangkatkan umroh sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan anak-anak mereka mengharumkan nama Jambi di tingkat nasional.

Gubernur Al Haris menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan moral sekaligus penghormatan bagi para atlet dan keluarga.

“Sejak awal saya ingin memberi semangat kepada atlet kita. Kalau sampai tidak terlaksana, itu justru menjadi dosa bagi saya,” ungkapnya saat didampingi Ketua Umum KONI Jambi, Mat Sanusi, di Kantor Gubernur Jambi, Rabu (4/2/2026).

Untuk memastikan program ini berjalan lancar, Al Haris mengumpulkan KONI Jambi, Dispora, dan pihak travel umroh guna memastikan jadwal keberangkatan.

“Insyaallah jadwal keberangkatan akan diatur langsung bersama orang tua atlet, KONI, dan Dispora,” tegasnya.

Gubernur menekankan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi juga motivasi agar atlet Jambi terus berprestasi di tingkat nasional dan internasional.

Ia juga mendorong para atlet tetap fokus berlatih dan siap menghadapi event olahraga besar berikutnya.

Untuk atlet yang belum memiliki pekerjaan, pemerintah daerah membuka peluang dukungan sesuai potensi masing-masing.

Ketua Umum KONI Jambi, Mat Sanusi, menambahkan bahwa pemberangkatan umroh bagi orang tua atlet merupakan tindak lanjut komitmen Gubernur saat pelepasan kontingen PON Aceh–Sumut.

“Ini menggunakan dana pribadi beliau. Perhatian Pemprov Jambi sangat luar biasa. Atlet dan orang tua tidak perlu khawatir soal masa depan,” ujarnya.

Tujuh atlet peraih medali emas PON Aceh–Sumut yang orang tuanya akan diberangkatkan umroh adalah:

  1. Muhammad Ripqy Ramadha

  2. Juliana Klarisa

  3. Mutiara Rahma Putri

  4. Topan Satria

  5. Aprilian Anggara

  6. M. Angger Dharmawan

  7. M. Angger Setiawan

Langkah ini dinilai sebagai motivasi moral sekaligus wujud nyata penghargaan Pemprov Jambi terhadap prestasi olahraga dan pendidikan karakter generasi muda.(*)




168 Atlet Jambi Jalani Tes Kesehatan Jelang PON Beladiri 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 168 atlet Jambi yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2026 di Sulawesi Selatan, mulai mengikuti tes kesehatan sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi.

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi menyatakan keyakinannya bahwa atlet Jambi memiliki potensi untuk meraih prestasi maksimal di ajang nasional tersebut.

Menurutnya, kondisi fisik dan kesehatan menjadi faktor penting untuk mendukung performa di arena pertandingan.

“Dengan persiapan matang, termasuk pemeriksaan kesehatan menyeluruh, kami optimis atlet Jambi dapat bersaing dan meraih hasil terbaik,” ujar Ketua KONI.

Rangkaian Tes Kesehatan

Tes kesehatan dilakukan oleh tim dokter Mefi, dengan pemeriksaan dasar untuk memastikan atlet berada dalam kondisi prima. Pemeriksaan meliputi:

  • Pengukuran tensi darah

  • Penimbangan berat badan

  • Cek kadar gula darah

  • Pemeriksaan nikotin

  • Pengukuran lingkar perut

Selain pemeriksaan, tim medis memberikan edukasi kesehatan agar atlet menjaga pola hidup sehat selama masa latihan intensif.

Atlet diimbau untuk cukup istirahat, mengonsumsi makanan bergizi, dan menjaga stamina agar daya tahan tubuh tetap optimal.

Cabang Olahraga yang Dites

Tes kesehatan diikuti oleh atlet dari beberapa cabang olahraga, antara lain:

  • Anggar

  • IBCA MMA

  • Muaythai

  • Tinju

  • Kickboxing

  • Kurash

Dengan langkah ini, KONI Jambi berharap seluruh atlet dapat menjalani program latihan optimal dan terhindar dari risiko cedera maupun gangguan kesehatan menjelang keberangkatan ke Sulawesi Selatan untuk PON Beladiri 2026.(*)




Seleksi Ketat dan Modern, KONI Jambi Siap Tampil Maksimal di PON Sulut

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2026, yang akan digelar di Sulawesi Utara (Sulut) pada bulan Mei mendatang.

Rapat koordinasi digelar bersama para pimpinan cabang olahraga (cabor) untuk menyusun strategi keberangkatan dan memastikan kesiapan atlet.

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi, memastikan bahwa dari delapan cabor yang dipertandingkan di Sulut, Jambi akan mengikuti tujuh cabor unggulan, yakni:

  • Kurash

  • Tinju

  • Muaythai

  • Kick Boxing

  • Anggar

  • MMA

  • Savate

“Kami pastikan pengiriman atlet tidak asal pilih. Seleksi tahun ini akan lebih ketat, modern, dan transparan,” tegas Mat Sanusi.

Beda dengan sebelumnya, mekanisme seleksi tahun ini melibatkan kajian ahli olahraga yang duduk dalam kepengurusan KONI. Hal ini mendapat apresiasi positif dari para ketua cabor.

Poin utama mekanisme seleksi kali ini meliputi:

  1. Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres): Standarisasi teknik dan kemampuan tanding atlet.

  2. Sport Science: Evaluasi kesiapan fisik, ketahanan, dan kondisi medis secara ilmiah.

  3. Litbang: Kajian data dan pemetaan potensi medali di tiap nomor pertandingan.

“Mekanisme ini diapresiasi karena baru pertama kali dilakukan dengan melibatkan kajian ahli olahraga di pengurus KONI,” kata Mat Sanusi.

Langkah ini diambil agar kontingen Jambi yang berangkat ke Sulawesi Utara benar-benar berisi atlet pilihan, siap mengharumkan nama daerah di PON Bela Diri 2026.(*)




Tanjab Barat Jadi Tuan Rumah! Porprov Jambi ke‑24 Ditunda ke 2027, Berikut Penjelasan Ketua KONI Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi ke‑24 yang semula dijadwalkan berlangsung pada 2026 resmi ditunda menjadi 2027.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jambi yang digelar pada 15‑16 Desember 2025 di Kota Jambi.

Rakerprov dihadiri oleh 11 pengurus KONI kabupaten dan kota se‑Jambi serta seluruh pengurus cabang olahraga (cabor).

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, menyampaikan bahwa rapat menyepakati tiga keputusan utama:

  1. Tanjung Jabung Barat tetap menjadi tuan rumah Porprov ke‑24.

  2. Pelaksanaan Porprov ditunda dari 2026 ke 2027 karena sebagian besar KONI kabupaten dan kota belum memiliki alokasi anggaran dalam APBD 2026.

  3. KONI Provinsi Jambi diberi mandat untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam persiapan Porprov 2027 di Tanjabbar.

Mat Sanusi menambahkan, penundaan ini dimaksudkan agar event olahraga dapat lebih matang, berkualitas, dan menjadi ajang pencarian bibit atlet untuk PON mendatang.

Rakerprov juga menekankan evaluasi cabor dan penyusunan program kerja bersama KONI serta cabor menjelang prakualifikasi PON 2027 dan PON 2028.

Selain itu, rapat juga menekankan penguatan pembinaan atlet dan peningkatan target medali untuk PON 2028

KONI Jambi berharap semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, dapat bersinergi agar Porprov Jambi 2027 berjalan sukses

Informasi jadwal dan persiapan lebih lanjut akan diumumkan setelah koordinasi selesai.(*)




Waduh! Anggaran Jadi Kendala, Porprov Jambi di Tanjab Barat Terpaksa Digelar Tahun 2027

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi yang semula dijadwalkan berlangsung pada 2026 di Kabupaten Tanjab Barat resmi ditunda.

Keputusan tersebut diambil melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Provinsi Jambi yang digelar di Rumah Kito Resort Hotel, Kota Jambi, pada 15–16 Desember 2025.

Rakerprov ini dihadiri oleh pengurus KONI Provinsi Jambi, ketua KONI kabupaten/kota se-Jambi, serta perwakilan cabang olahraga (cabor).

Dalam forum tersebut, pembahasan terkait kesiapan pelaksanaan Porprov berlangsung cukup dinamis sebelum akhirnya menghasilkan keputusan bersama.

Ketua Umum KONI Kabupaten Tanjab Barat, Jamal Darmawan Sie, mengungkapkan bahwa proses pengambilan keputusan sempat berjalan alot.

Namun pada akhirnya, seluruh peserta rapat sepakat bahwa Porprov Jambi tetap dilaksanakan di Tanjab Barat dengan penyesuaian waktu.

“Keputusan ini memang melalui diskusi yang cukup panjang. Namun akhirnya semua peserta Rakerprov sepakat bahwa Tanjung Jabung Barat tetap menjadi tuan rumah Porprov Jambi,” ujar Jamal.

Berdasarkan hasil Rakerprov KONI Provinsi Jambi Tahun 2025, pelaksanaan Porprov yang semula direncanakan pada 2026 resmi diundur ke tahun 2027.

Penundaan tersebut dipicu oleh keterbatasan anggaran yang dialami sebagian besar KONI kabupaten/kota, di mana pembiayaan Porprov belum terakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Selain itu, Rakerprov juga memberikan mandat kepada KONI Provinsi Jambi untuk melakukan koordinasi lanjutan dengan pemerintah daerah guna memastikan kesiapan anggaran dan teknis penyelenggaraan Porprov di tahun berikutnya.

Jamal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang tetap memberikan dukungan agar Tanjab Barat tidak kehilangan status sebagai tuan rumah Porprov Jambi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum KONI Provinsi Jambi serta seluruh KONI kabupaten/kota atas dukungannya. Ini menjadi semangat bagi kami untuk mempersiapkan Porprov 2027 dengan lebih matang,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum Rakerprov berlangsung, Bupati Tanjung Jabung Barat telah menyampaikan pandangan terkait kondisi keuangan daerah.

Menurutnya, jika Porprov dipaksakan digelar pada 2026, Tanjab Barat sebenarnya siap secara teknis, namun kondisi fiskal daerah dinilai belum ideal.

“Bupati berpesan, Porprov 2026 sebenarnya bisa dilaksanakan, tetapi akan jauh lebih baik jika ditunda ke 2027 agar stabilitas keuangan daerah lebih memungkinkan,” ungkap Jamal.

Di akhir pernyataannya, Jamal menyampaikan permohonan maaf kepada pengurus cabor dan para atlet yang mungkin merasa kecewa dengan penundaan tersebut.

Namun ia memastikan bahwa pembinaan atlet tetap berjalan.

“Para atlet masih memiliki kesempatan mengikuti berbagai kejuaraan, baik di tingkat provinsi maupun di luar Provinsi Jambi, sambil menunggu Porprov 2027,” pungkasnya.

Dengan penundaan ini, KONI Provinsi Jambi berharap seluruh pihak dapat bersinergi untuk mempersiapkan Porprov Jambi 2027 agar berlangsung sukses dan berdampak positif bagi prestasi olahraga daerah.(*)




Atlet Jambi Siap Ukir Prestasi di SEA Games Thailand, 8 Cabang Olahraga Dilibas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 15 atlet terbaik Provinsi Jambi berangkat ke Bangkok, Thailand, untuk berlaga pada SEA Games ke‑33 yang berlangsung pada 9-20 Desember 2025.

Mereka akan mewakili Merah Putih di delapan cabang olahraga dan sepuluh nomor pertandingan dengan target menambah koleksi medali bagi kontingen Indonesia.

Wakil Ketua Umum VIII KONI Provinsi Jambi, Aswan Hidayat, menyatakan kebanggaannya karena banyak atlet muda Jambi bisa menembus panggung internasional.

“Ini kesempatan emas untuk mengukur kemampuan, memperluas jaringan, dan menginspirasi generasi atlet berikutnya,” kata Aswan di Jambi, Selasa (9/12/2025).

Dari delapan cabang olahraga yang diikuti, beberapa atlet yang menjadi sorotan antara lain:

  • Polo Air (Aquatics): Didi Akbar sebagai kiper berpengalaman di kejuaraan nasional, siap menambah poin penting bagi tim Indonesia.

  • Atletik: Violine Intan Puspita, juara Kejuaraan Nasional Atletik 2025, turun di nomor lari jarak menengah.

  • Basket 5×5: Nathania Claresta Orville tampil untuk pertama kali di ajang internasional.

  • Dayung: Subhi, Ali Mardiansyah, Mutiara Rahma Putri, Riska Andriyani, dan Devita Safitri turun di canoe, rowing, dan dragon boat.

  • Petanque: Anni Saputri, Topan Satria, Andreas Saputra, dan Warda Asifa bersaing di nomor tire dan doublette.

  • Sepak Takraw: Laura Dinda Yanatasya menjadi wakil tunggal Jambi di cabang ini.

  • Menembak: Muhammad Awaluddin Ilham fokus pada nomor pistol 10 meter dengan dukungan latihan intensif di Jakarta.

  • Angkat Besi: Juliana Klarisa ditargetkan kembali meraih emas setelah sukses di SEA Games sebelumnya.

Keberangkatan para atlet ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi.

“Kami berharap atlet-atlet Jambi dapat mengukir prestasi, menginspirasi generasi muda, dan membawa pulang medali yang menambah kebanggaan daerah,” kata Aswan.

Dengan persiapan matang, semangat juang tinggi, dan doa seluruh warga Jambi, para atlet siap menorehkan sejarah baru di SEA Games ke‑33 Thailand 2025.(*)




Kejurprov Angkat Besi 2025 Digelar, Ketum KONI Jambi Dorong Regenerasi Lifter Muda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, berharap cabang olahraga angkat besi kembali melahirkan lifter muda berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Harapan ini ia sampaikan saat membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Angkat Besi Jambi yang digelar di Gedung Pabbsi Kota Baru, Minggu (23/11/2025).

Kejuaraan yang berlangsung pada 22–25 November 2025 ini diselenggarakan oleh Pengprov PABSI Jambi dan diikuti 60 atlet dari 8 pengkab/pengkot.

Tiga daerah yang tidak mengirimkan atlet yaitu Sungai Penuh, Kerinci, dan Batanghari. Ajang ini menjadi wadah seleksi calon lifter baru yang akan mewakili Jambi di berbagai kejuaraan.

Dalam sambutannya, AKBP Mat Sanusi menegaskan pentingnya regenerasi atlet angkat besi Jambi.

“Angkat besi telah menorehkan prestasi nasional dan internasional. Ini luar biasa, tetapi kita perlu mencari bibit baru agar Jambi terus melahirkan lifter berprestasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PABSI Jambi, H. Imron Rosadi, mengapresiasi kerja sama seluruh pihak hingga kejuaraan ini dapat terlaksana dengan baik.

“Harapannya, kejurprov ke depan bisa lebih besar, jumlah atlet meningkat, dan prestasi mereka juga terus berkembang hingga level nasional dan internasional,” katanya.

Imron juga menyebut sejumlah lifter Jambi yang sudah mengharumkan nama daerah.

Seperti Jihan dan Rifki yang pernah tampil di Islamic Solidarity Games, serta Juliana Klarisa, yang dijadwalkan berlaga pada Sea Games Thailand Desember 2025.

Ia berharap pemerintah memberi perhatian lebih pada sarana latihan angkat besi, mengingat kondisi gedung dan fasilitas latihan yang membutuhkan renovasi.

“Kami berharap fasilitas latihan dapat dibenahi. Ini penting untuk mencetak lifter muda berprestasi,” tegasnya.

PABSI Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mencari dan membina generasi baru lifter potensial demi menjaga tradisi prestasi angkat besi Jambi.(*)