Rakernis Ditlantas Polda Jambi 2026, Kapolda Tekankan Layanan Digital dan Penegakan Hukum Berkeadilan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar meminta seluruh jajaran polisi lalu lintas memaksimalkan transformasi digital dalam pelayanan kepada masyarakat.

Digitalisasi, menurutnya, harus menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, akuntabel, sekaligus memperkuat penegakan hukum dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

Penegasan itu disampaikan Kapolda saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Polda Jambi Tahun Anggaran 2026 di Aula Gedung Siginjai Mapolda Jambi, Selasa 28 Juli 2026.

Mengusung tema “Digitalisasi Layanan Polantas Guna Mendukung Transformasi Polri Presisi dalam Rangka Terwujudnya Asta Cita”, Rakernis diikuti jajaran Ditlantas Polda Jambi, Kasat Lantas Polres/Polresta, pejabat utama Polda Jambi, serta sejumlah pemangku kepentingan.

Dalam arahannya, Kapolda menegaskan Rakernis bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum strategis untuk mengevaluasi kinerja, menyusun langkah perbaikan, dan menghasilkan kebijakan yang dapat langsung diterapkan di lapangan.

“Digitalisasi layanan Polantas harus benar-benar menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat penegakan hukum, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Karena itu, Rakernis ini jangan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus menghasilkan rumusan, rekomendasi, dan langkah-langkah tindak lanjut yang konkret,” tegas Kapolda.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan Kapolda memberikan sejumlah arahan kepada seluruh personel lalu lintas agar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjalankan penegakan hukum secara profesional, objektif, serta berkeadilan.

Selain itu, personel Polantas juga diminta memanfaatkan teknologi dan data secara optimal guna mendukung pelayanan yang lebih efektif.

“Kapolda Jambi menekankan kepada seluruh jajaran lalu lintas agar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, melaksanakan penegakan hukum secara profesional, objektif, dan berkeadilan, serta memanfaatkan data dan teknologi secara optimal,” ujar Erlan.

Menurutnya, jajaran Polantas juga didorong membangun budaya tertib berlalu lintas melalui edukasi yang humanis serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Rakernis tersebut turut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang, di antaranya pakar hukum pidana, Ombudsman RI Perwakilan Jambi, serta psikolog yang membahas peningkatan kualitas pelayanan publik dan perilaku sosial masyarakat dalam berlalu lintas.

Selain jajaran kepolisian, kegiatan itu juga dihadiri perwakilan PT Jasa Raharja Wilayah Jambi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), komunitas pengemudi ojek online, akademisi, hingga mahasiswa.

Erlan menambahkan, transformasi digital merupakan bagian penting dari implementasi Polri Presisi. Karena itu, inovasi pelayanan berbasis teknologi harus terus dikembangkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

“Transformasi digital di bidang lalu lintas harus mampu menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, transparan, dan akuntabel. Di sisi lain, penegakan hukum harus tetap dilakukan secara profesional dan berkeadilan sehingga kehadiran Polantas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.(*)




Keakraban Walikota Maulana dan Gibran Rakabuming dalam Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang

MAGELANG, SEPUCUKJAMBI.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dijadwalkan memberikan materi kepada kepala daerah yang mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, pada Rabu (26/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung implementasi program-program prioritas.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa, Gibran akan menyampaikan materi mengenai Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran, yang meliputi misi-misi penting untuk kemajuan Indonesia.

“Tema acara retret ini adalah konsolidasi, sinkronisasi, dan akselerasi antara pemerintah daerah dan pusat untuk mensukseskan program Asta Cita. Pak Wakil Presiden akan berbicara dalam konteks itu,” kata Bima Arya di Kompleks Akmil.

Baca juga: Kedekatan Maulana dengan Yusril Ihza Mahendra Dorong Peluang Strategis bagi Kemajuan Kota Jambi

Baca juga: Walikota Jambi Maulana, Ikuti Retreat di Akademi Militer Magelang Pasca Dilantik

Gibran akan memberi penekanan khusus pada berbagai hal terkait visi dan misi pemerintahannya.

Namun, Bima Arya mengungkapkan bahwa rinciannya masih belum diketahui, meskipun tema utama yang diangkat adalah memperkuat kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah.

Sebelum materi disampaikan, terlihat keakraban yang hangat antara Wakil Presiden Gibran dan Walikota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM.

Keduanya berbicara singkat dan berjabat tangan, menunjukkan hubungan yang erat antara mereka.

Walikota Maulana mengungkapkan bahwa kedekatannya dengan Gibran sudah terjalin lama, dan ia merasa senang bisa berbicara langsung dengan Wakil Presiden sebelum acara dimulai.

“Kami sudah saling kenal cukup lama, jadi ini bukan kali pertama kami bertemu. Saya merasa senang bisa berbicara langsung dengan beliau. Beliau sangat terbuka dan penuh semangat dalam membangun komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar Maulana.

Asta Cita adalah delapan misi utama yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran dalam visi mereka, “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.

Poin-poin utama Asta Cita meliputi memperkokoh ideologi Pancasila, memperkuat sistem pertahanan dan keamanan negara, serta mendukung kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, dan ekonomi kreatif.

Selain itu, Asta Cita juga fokus pada reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta pencegahan korupsi dan narkoba.

Retret ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah, serta memperkuat implementasi program-program yang sesuai dengan Asta Cita.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan bisa mempercepat terwujudnya Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.(*)