Usai Retreat di Akmil Magelang, Bupati Merangin Fokus Membangun Merangin Baru yang Inklusif dan Pro-Rakyat

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, H M Syukur telah menyelesaikan serangkaian kegiatan Retreat Kepala Daerah (RKD) yang digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Setelah mengikuti kegiatan tersebut, beliau siap kembali ke Merangin dengan semangat baru untuk mewujudkan visi besar Merangin Baru.

“Alhamdulillah, serangkaian kegiatan RKD telah selesai. Apa yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto sangat memotivasi,”ujar Bupati H M Syukur saat meninggalkan Akmil pada Jumat sore, 28 Februari 2025.

“Beliau mengingatkan kami bahwa untuk membangun suatu daerah, diperlukan ketulusan dan keikhlasan hati,” kata dia.

Baca juga: Wabup Merangin Apresiasi Pawai Akbar SD-IT Permatahati Sambut Ramadan 1446 H

Baca juga: Panen Raya Jagung di Merangin, Wabup Khafid Moein Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita Prabowo-Gibran

Pada penutupan RKD, Presiden Prabowo memaparkan konsep Asta Cita yang menjadi dasar arah pembangunan nasional.

Presiden juga memberikan pesan penting kepada para kepala daerah untuk segera mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama retret di wilayah masing-masing.

Beliau menekankan pentingnya kekompakan, hilirisasi, dan industrialisasi dalam pembangunan daerah.

Selain itu, Prabowo juga menginstruksikan agar retret diakhiri lebih cepat, memberikan kesempatan bagi para kepala daerah untuk kembali ke wilayahnya dan mempersiapkan agenda penting, termasuk menyambut bulan Ramadan yang semakin dekat.

Baca juga: Wabup Merangin Buka Festival Memantai Adat, Lebih dari 60 Kerbau Dipotong Massal

Baca juga: Wabup Merangin Ungkap Inflasi Terkendali, IPH Merangin Turun Jauh dari Minggu Sebelumnya

Terkait hal tersebut, Bupati Merangin H M Syukur mengajak seluruh elemen masyarakat Merangin untuk bersatu dalam mewujudkan Merangin Baru.

“Tidak ada lagi nomor 01 atau 02, mari bersama-sama menumbuhkan semangat untuk membangun Merangin yang lebih baik,” tegas H M Syukur.

Bupati Merangin bersama Wakil Bupati H A Khafid berkomitmen untuk melaksanakan empat aksi utama dalam mewujudkan Merangin Baru yang berdaya saing, akuntabel, reformis, dan unggul.

Keempat aksi tersebut adalah Mengembangkan Sumber Daya Manusia Merangin yang unggul dan berbudaya, Memantapkan Pembangunan Infrastruktur yang berkeadilan secara bertahap,  Mewujudkan Perekonomian Daerah yang Inklusif dengan skema Ekonomi Hijau (Green Economic) berbasis pada keunggulan daerah, seperti pertanian, pariwisata, dan UMKM, serta Mendorong Pembangunan Hotel dan Homestay untuk mendukung sektor pariwisata.

Baca juga: Tegakkan Perda, Satpol PP Kota Jambi Amankan Seorang PSK di Eks Lokalisasi Payo Sigadung

Baca juga: Walikota Jambi Maulana Tegaskan Taman Remaja Harus Jadi Tempat Wisata Positif

Dengan visi ini, Bupati Merangin H M Syukur dan H A Khafid bertekad menjadikan Kabupaten Merangin sebagai daerah yang tidak hanya maju tetapi juga berpihak pada rakyat.(*)




Panen Raya Jagung di Merangin, Wabup Khafid Moein Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita Prabowo-Gibran

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID Wakil Bupati Merangin H A Khafid Moein bersama Kapolres Merangin AKBP Rony Syahendra, melakukan panen raya jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Rabu (26/2/2025).

Panen tersebut berlangsung di lahan milik warga yang dikelola oleh Kelompok Tani Pasundan di Desa Tambang Emas, Kecamatan Pemenang Selatan.

Panen raya ini menandai keberhasilan awal dari program pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan melalui sektor pertanian.

Pemkab Merangin sepenuhnya mendukung program ketahanan pangan ini, baik dari pihak Polri, TNI, maupun petani setempat. Jika tahun ini lima hektar yang siap panen, tahun depan kami akan tingkatkan menjadi 10 hektar,” ujar Wabup Khafid Moein.

Baca juga: Wabup Merangin Buka Festival Memantai Adat, Lebih dari 60 Kerbau Dipotong Massal

Baca juga: Wabup Merangin Ungkap Inflasi Terkendali, IPH Merangin Turun Jauh dari Minggu Sebelumnya

Wabup Khafid Moein mengucapkan terima kasih kepada warga, yang telah memberikan izin untuk menanami lahannya dengan jagung.

Sementara itu, Kapolres Merangin, AKBP Rony Syahendra menjelaskan bahwa, lahan yang siap panen di Kabupaten Merangin saat ini mencapai sekitar lima hektar, dengan potensi panen lebih banyak lagi dalam waktu dekat.

Mengenai harga jagung yang dipanen, Kapolres Rony Syahendra menambahkan, bahwa harga jual akan mengacu pada ketentuan Bulog, yaitu Rp 5.500 per kilogram.

“Kami akan terus mendukung kelompok-kelompok tani, terutama yang menanam jagung, untuk terus meningkatkan kualitas dan hasil panennya,” tegasnya.

Untuk meningkatkan kualitas dan hasil panen jagung, Kapolres menjelaskan bahwa, pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Merangin melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), aparat desa, dan Babinsa.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan jagung dengan kualitas terbaik serta mendukung peningkatan kesejahteraan petani.

Hadir dalam acara tersebut, Plt Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Merangin Zainal Abidin, Kadis Nakbun Hendri, Kadis Perindag Merangin Dadang, Kabag Ekonomi Setda Merangin Daryanto, serta sejumlah pejabat lainnya.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Merangin, sekaligus mendukung visi besar pemerintah untuk mencapai swasembada pangan di Indonesia.(*)