Trafik Tol Jambi–Sebapo Naik, Mobilitas Arus Balik Masih Tinggi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Arus balik Lebaran 2026 masih menunjukkan pergerakan tinggi, terutama di ruas Tol Betung–Tempino–Jambi yang menjadi akses penting menuju wilayah Jambi.

Salah satu titik yang mendapat perhatian adalah kawasan Sebapo, yang mulai dipadati kendaraan sejak awal pekan ini.

PT Hutama Karya mencatat peningkatan trafik signifikan di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera selama periode arus balik.

Pada 24 Maret 2026, total kendaraan yang melintas mencapai 256.641 unit atau melonjak hingga 191,36% dibandingkan kondisi normal.

Khusus untuk ruas Tol Betung–Tempino–Jambi yang menghubungkan wilayah strategis Sumatera bagian tengah, tercatat sebanyak 9.069 kendaraan melintas dalam sehari.

Angka ini meningkat 23,54% dibandingkan trafik normal dan menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menuju Jambi dan sekitarnya.

Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya arus kendaraan dari berbagai daerah yang kembali ke kota asal setelah libur Idulfitri.

Ruas tol ini juga menjadi jalur vital yang menghubungkan beberapa kota penting, sehingga berperan besar dalam distribusi arus balik.

Secara keseluruhan, peningkatan trafik juga terjadi di berbagai ruas JTTS lainnya, seperti Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, Palembang–Indralaya–Prabumulih, hingga Pekanbaru–Dumai.

Bahkan beberapa ruas mencatat lonjakan di atas 200% dibandingkan hari biasa.

Selain ruas operasional, sejumlah tol fungsional juga turut digunakan untuk mendukung kelancaran arus balik.

Hal ini dilakukan guna mengurai kepadatan lalu lintas dan mempercepat waktu tempuh perjalanan.

Hutama Karya terus melakukan pemantauan intensif serta memastikan kesiapan petugas dan fasilitas pendukung di lapangan.

Langkah ini diambil untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama periode arus balik.

Pengguna jalan diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memanfaatkan rest area jika merasa lelah.

Dengan tingginya trafik di ruas Tol Jambi–Sebapo dan sekitarnya, masyarakat diharapkan tetap berhati-hati agar perjalanan arus balik dapat berlangsung aman dan lancar.(*)




Waspada Arus Balik! Ini Tips Penting untuk Pengendara Motor dari Honda Sinsen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Setelah momen Idulfitri berakhir, masyarakat mulai kembali ke kota asal dalam arus balik.

Berbeda dengan perjalanan mudik, fase arus balik kerap terasa lebih melelahkan karena kondisi fisik yang menurun, kepadatan lalu lintas, serta tekanan untuk segera tiba di tujuan.

Bagi pengendara sepeda motor, perjalanan ini menjadi tantangan tersendiri.

Selain menghadapi kondisi jalan yang padat, faktor kelelahan juga dapat memengaruhi konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Oleh karena itu, penting untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang agar tetap aman dan nyaman.

Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan saat arus balik menggunakan sepeda motor:

1. Fleksibel dalam Memilih Rute
Jalur utama biasanya dipadati kendaraan saat arus balik. Pengendara disarankan memanfaatkan informasi lalu lintas terkini untuk mencari jalur alternatif yang lebih lancar, sehingga perjalanan bisa lebih efisien.

2. Pastikan Kondisi Kendaraan Prima
Sepeda motor yang telah digunakan untuk perjalanan mudik perlu dicek kembali sebelum digunakan. Pastikan rem, lampu, ban, dan komponen penting lainnya dalam kondisi baik untuk menghindari risiko di jalan.

3. Perhatikan Kondisi Fisik
Kelelahan menjadi faktor utama yang sering diabaikan. Istirahat yang cukup sebelum berangkat dan berhenti secara berkala saat perjalanan sangat penting untuk menjaga fokus dan keselamatan.

4. Atur Barang Bawaan dengan Bijak
Membawa barang berlebihan dapat mengganggu keseimbangan saat berkendara. Pastikan barang bawaan tidak menghambat pergerakan.

Jika terlalu banyak, gunakan jasa pengiriman untuk mengurangi risiko.

Arus balik memang identik dengan kepadatan dan perjalanan panjang.

Namun, dengan persiapan yang baik dan kesadaran akan keselamatan, perjalanan dapat dilalui dengan lebih aman.

Pengendara juga diimbau untuk selalu menggunakan perlengkapan berkendara lengkap dan menerapkan prinsip berkendara aman demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.(*)




Polda Jambi Ikuti Arahan Kapolri Jelang Arus Balik Lebaran 2026, Fokus Pengamanan Wisata

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDPolda Jambi memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi momentum Idul Fitri 1447 Hijriah melalui partisipasi dalam video conference nasional yang dipimpin langsung oleh Listyo Sigit Prabowo, Selasa (24/3/2026).

Kegiatan yang digelar di Kampung Radja ini dihadiri oleh Kapolda Jambi Krisno H. Siregar bersama jajaran Forkopimda, termasuk Wakil Gubernur Abdullah Sani dan Danrem 042/GAPU Nyamin.

Dalam arahannya, Kapolri menyoroti pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang diprediksi menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.

Volume kendaraan saat arus mudik disebut meningkat dibanding tahun sebelumnya, dan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 serta 29 Maret 2026.

Kapolri juga menekankan pentingnya antisipasi di titik rawan kemacetan seperti pelabuhan dan jalur utama, serta penyediaan layanan kesehatan di rest area untuk membantu pemudik yang mengalami kelelahan.

Selain arus lalu lintas, lonjakan kunjungan ke objek wisata selama libur Lebaran juga menjadi perhatian serius. Seluruh jajaran kepolisian diminta meningkatkan pengamanan guna mencegah gangguan keamanan maupun kecelakaan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk penguatan pengamanan di destinasi wisata yang diprediksi ramai pengunjung.

Polda Jambi juga mengoptimalkan pos pengamanan dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis, lengkap dengan fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, mematuhi aturan, serta mengutamakan keselamatan saat bepergian maupun berwisata,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama libur Idul Fitri.

Melalui koordinasi nasional ini, Polri berkomitmen memastikan seluruh rangkaian pengamanan Lebaran 2026 berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman.(*)




Bandara Jambi Padat Jelang Lebaran, Lonjakan Penumpang Capai 3 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus mudik Lebaran 2026 melalui Bandara Sultan Thaha mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan jumlah penumpang bahkan sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir.

Eksekutif General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, mengungkapkan bahwa kenaikan arus mudik tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 3 persen dibandingkan periode Lebaran sebelumnya.

“Dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan penumpang yang cukup signifikan. Biasanya berkisar 2.000 hingga 3.000 orang per hari, kini bisa mencapai sekitar 4.500 penumpang,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara telah membuka posko angkutan Lebaran sesuai arahan regulator dari Kementerian Perhubungan.

Posko ini mulai beroperasi beberapa hari lalu guna memastikan kelancaran pelayanan kepada penumpang.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang hendak pulang kampung menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu, puncak arus balik atau keberangkatan penumpang dari Jambi diperkirakan terjadi pada 27 hingga 28 Maret 2026.

Dari sisi penerbangan, terdapat sekitar tujuh maskapai yang beroperasi di Bandara Sultan Thaha Jambi, termasuk Lion Group hingga Susi Air yang melayani rute perintis seperti Dabo Singkep dan Kerinci.

Untuk mengakomodasi tingginya permintaan, maskapai juga telah menambah sekitar 82 penerbangan ekstra (extra flight). Bahkan, menjelang Lebaran, tiket penerbangan menuju Jambi dilaporkan sudah habis terjual.

“Untuk arus mudik, penerbangan menuju Jambi hampir seluruhnya penuh. Sedangkan setelah Lebaran, baru terlihat peningkatan pada arus balik dari Jambi ke berbagai daerah,” jelas Ardon.

Dengan lonjakan ini, Bandara Sultan Thaha Jambi menjadi salah satu titik penting pergerakan mudik di wilayah Sumatera, khususnya bagi masyarakat yang memilih transportasi udara.

Pihak bandara mengimbau penumpang untuk datang lebih awal, memastikan dokumen perjalanan lengkap, serta mengikuti aturan penerbangan demi kelancaran perjalanan selama periode mudik Lebaran 2026.(*)




Jelang Idul Fitri 2026, Polda Jambi Matangkan Operasi Ketupat untuk Antisipasi Lonjakan Pemudik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepolisian Daerah Jambi menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mempersiapkan pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri melalui Operasi Ketupat 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai Polda Jambi, Jumat (6/3/2026).

Rapat koordinasi dipimpin langsung Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno H. Siregar, dan dihadiri berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi terkait, serta jajaran pejabat utama Polda Jambi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Wakapolda Jambi Brigjen Pol B. Ali, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol Jannus Parlindungan Siregar, perwakilan Korem 042/Gapu, Dandenpom II/2 Jambi, serta sejumlah pimpinan instansi dan kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam arahannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus menyusun langkah antisipatif menghadapi berbagai potensi gangguan selama bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menurutnya, perayaan Idul Fitri tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga memicu lonjakan mobilitas masyarakat, terutama saat arus mudik dan arus balik Lebaran.

Kapolda menilai peningkatan aktivitas masyarakat tersebut berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari kemacetan lalu lintas, kecelakaan, hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu, ia juga menyoroti kemungkinan munculnya persoalan lain seperti kelangkaan bahan bakar minyak serta meningkatnya tindak kejahatan konvensional seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Ia menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama Ramadhan hingga aktivitas kembali normal setelah Lebaran.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur dan sarana transportasi guna memastikan perjalanan masyarakat selama mudik berjalan aman dan lancar.

Menurutnya, aspek keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan arus mudik Lebaran.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak mengantisipasi faktor cuaca dan kondisi iklim yang berpotensi mempengaruhi kelancaran lalu lintas serta keselamatan pemudik.

Di sisi lain, perwakilan Korem 042/Gapu melalui Kasiops Kolonel Inf Wahyu Alfian Arisandi menyatakan komitmen TNI untuk mendukung penuh pengamanan Operasi Ketupat 2026 bersama Polri.

Dukungan tersebut mencakup patroli keamanan serta pengamanan jalur transportasi yang diperkirakan menjadi titik utama arus mudik di wilayah Jambi.

Dalam rapat koordinasi tersebut juga dipaparkan berbagai kesiapan teknis dari sejumlah instansi terkait, seperti Dinas PUPR Provinsi Jambi, Dinas Perhubungan, Kanwil Kementerian Agama, Pertamina Jambi, serta BMKG.

Selain itu, jajaran internal Polda Jambi seperti Direktorat Intelkam, Direktorat Lalu Lintas, dan Biro Operasi juga menyampaikan rencana pengamanan yang akan diterapkan selama Operasi Ketupat 2026.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji menyampaikan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral ini merupakan langkah awal dalam memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, sinergi antarinstansi sangat penting untuk memastikan pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri di wilayah Jambi dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.(*)