Penumpang Capai 600 Orang per Hari, Bupati Tanjab Barat Pastikan Pelabuhan Aman

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, turun langsung memantau arus balik Lebaran di Pelabuhan LLASDP Kuala Tungkal, Jumat (27/03).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran, kenyamanan, serta keselamatan penumpang di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pasca Hari Raya Idulfitri.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi jajaran Dinas Perhubungan serta unsur terkait lainnya.

Di lokasi, Anwar Sadat menyempatkan diri berdialog dengan para pemudik, baik yang hendak berangkat maupun yang baru tiba.

Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan transportasi menjadi prioritas utama pemerintah daerah selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

“Kami ingin memastikan seluruh fasilitas pelabuhan berfungsi optimal dan petugas siap memberikan pelayanan terbaik. Keamanan dan kenyamanan penumpang adalah hal utama,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan, aktivitas di pelabuhan terpantau cukup padat.

Pergerakan penumpang berasal dari berbagai wilayah, seperti Indragiri Hilir, Tanjung Jabung Timur, hingga wilayah lokal Tanjung Jabung Barat.

Rata-rata jumlah penumpang mencapai sekitar 600 orang per hari, dengan puncak arus balik diprediksi terjadi pada akhir pekan.

Meski demikian, kondisi di lapangan tetap terkendali berkat pengawasan ketat dari petugas.

Pemerintah daerah juga memastikan ketersediaan armada transportasi dalam kondisi mencukupi.

Selain itu, pengawasan terhadap kapasitas penumpang diperketat guna mencegah kelebihan muatan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan operator pelabuhan terus diperkuat untuk memastikan operasional berjalan aman dan sesuai standar,” tambahnya.

Menutup kunjungannya, Bupati mengingatkan seluruh nahkoda kapal untuk selalu mengutamakan keselamatan pelayaran, termasuk memastikan kelengkapan alat keselamatan seperti pelampung bagi setiap penumpang.(*)




Arus Balik Lebaran, Trafik Tol Betung–Tempino Jambi Tembus 10 Ribu Kendaraan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus balik Lebaran 2026 masih berdampak signifikan terhadap lalu lintas di ruas tol wilayah Jambi.

Ruas Tol Betung–Tempino Jambi tercatat tetap mengalami peningkatan volume kendaraan meski tren mulai melandai dibanding hari sebelumnya.

Berdasarkan data dari PT Hutama Karya (Persero), pada 26 Maret 2026 tercatat sebanyak 10.306 kendaraan melintasi ruas tol tersebut.

Angka ini meningkat 33,27 persen dibandingkan trafik normal, menunjukkan mobilitas masyarakat masih tinggi pada masa arus balik.

Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hamdani menyampaikan bahwa secara umum trafik di Jalan Tol Trans Sumatera masih berada di atas rata-rata normal, termasuk di wilayah Jambi.

“Meski terjadi penurunan dibanding hari sebelumnya, volume kendaraan tetap tinggi, terutama pada jalur penghubung antarwilayah dan akses menuju kawasan perkotaan,” ujar Hamdani.

Ia menegaskan, pihaknya terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman dan lancar selama periode arus balik Lebaran.

Secara keseluruhan, total trafik harian di seluruh ruas tol yang dikelola Hutama Karya mencapai 196.829 kendaraan, atau meningkat hingga 115,95 persen dibandingkan kondisi normal.

Selain ruas Jambi, beberapa ruas tol lain di Trans Sumatera juga mencatat lonjakan signifikan, seperti Tol Sigli–Banda Aceh dan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat.

Hutama Karya mengimbau masyarakat yang melintas di tol, khususnya di wilayah Jambi, untuk tetap mengutamakan keselamatan berkendara dengan mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima.

Pengguna jalan juga disarankan untuk memanfaatkan rest area jika merasa lelah, guna menghindari risiko kecelakaan selama perjalanan arus balik.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, Hutama Karya terus meningkatkan kesiapan petugas, fasilitas pendukung, serta koordinasi lintas sektor guna menjaga kelancaran lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatera selama periode Lebaran 2026.(*)




Lonjakan Kendaraan di Tol Jambi, Hutama Karya Pastikan Layanan Tetap Aman

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus balik Lebaran 2026 mulai terasa di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), termasuk di wilayah Jambi.

PT Hutama Karya (Persero) mencatat peningkatan trafik kendaraan di ruas Tol Betung–Tempino–Jambi yang menjadi salah satu jalur penting penghubung antarwilayah.

Berdasarkan data per 25 Maret 2026, sebanyak 9.315 kendaraan melintasi ruas tol tersebut.

Angka ini meningkat sekitar 18,54 persen dibandingkan kondisi normal, menandakan mobilitas masyarakat masih tinggi selama periode arus balik.

Plt. EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh ruas tol, termasuk di Jambi, guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat.

“Arus balik Lebaran masih berlangsung dan trafik di sejumlah ruas, termasuk Tol Jambi, terpantau meningkat. Kami memastikan layanan jalan tol tetap optimal agar pengguna jalan merasa aman dan nyaman,” ujar Hamdani.

Secara keseluruhan, trafik di seluruh ruas tol yang dikelola Hutama Karya mencapai 209.536 kendaraan dalam satu hari.

Jumlah tersebut melonjak hingga 132,46 persen dibandingkan trafik normal.

Selain Tol Jambi, peningkatan signifikan juga terjadi di berbagai ruas lain di JTTS, terutama yang menjadi akses utama antarprovinsi dan menuju kawasan perkotaan.

Meski demikian, tren trafik mulai menunjukkan penurunan dibandingkan puncak arus balik sebelumnya, meskipun masih berada di atas rata-rata harian normal.

Hutama Karya juga mencatat adanya pergerakan kendaraan di ruas tol yang masih beroperasi secara fungsional selama arus balik Lebaran.

Beberapa di antaranya adalah ruas Palembang–Betung yang mulai difungsikan sejak pertengahan Maret 2026.

Untuk mendukung kelancaran arus balik, Hutama Karya mengimbau pengguna jalan, khususnya yang melintasi Tol Jambi, agar merencanakan perjalanan dengan matang.

Pengendara diminta untuk mematuhi rambu lalu lintas, menjaga batas kecepatan, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta beristirahat di rest area jika merasa lelah.

Hamdani menegaskan, pihaknya terus meningkatkan kesiapan layanan, mulai dari petugas di lapangan hingga fasilitas pendukung lainnya.

“Kami berkomitmen menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan di JTTS, termasuk di ruas Jambi, melalui optimalisasi layanan dan koordinasi dengan berbagai pihak,” tambahnya.

Masyarakat juga dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui aplikasi HK Toll Apps maupun kanal resmi Hutama Karya.(*)




Lonjakan Kendaraan Saat Arus Balik, Ini Imbauan Penting dari Polda Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menghadapi lonjakan arus balik Lebaran 2026, Polda Jambi mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan kembali ke tempat aktivitas.

Imbauan tersebut disampaikan Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji.

Ia menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi faktor utama dalam menekan risiko kecelakaan di tengah meningkatnya volume kendaraan.

Menurutnya, kondisi fisik pengemudi harus benar-benar diperhatikan sebelum melakukan perjalanan jauh. Pengendara juga diminta tidak memaksakan diri jika mengalami kelelahan atau mengantuk.

“Keselamatan adalah hal utama. Jika lelah, sebaiknya beristirahat di posko atau rest area yang telah disediakan,” ujarnya.

Selain faktor pengemudi, kesiapan kendaraan juga menjadi perhatian penting. Masyarakat diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima guna menghindari kendala teknis di jalan.

Polda Jambi memprediksi arus balik tahun ini akan mengalami peningkatan signifikan. Oleh karena itu, pengendara diimbau untuk tetap sabar, menjaga jarak aman, serta menghindari perilaku berkendara yang berisiko.

Tak hanya itu, masyarakat juga diingatkan untuk merencanakan perjalanan secara matang, termasuk mengikuti rekayasa lalu lintas yang diterapkan di sejumlah titik rawan kemacetan.

Pemanfaatan kebijakan Work From Anywhere (WFA) juga diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama.

Selain pemudik, imbauan serupa juga ditujukan kepada masyarakat yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata. Kewaspadaan tetap diperlukan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan.

Dalam rangka mendukung kelancaran arus balik, aparat gabungan dari kepolisian, dinas perhubungan, dan instansi terkait telah disiagakan di berbagai titik strategis.

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau menghadapi kondisi darurat, dapat menghubungi layanan kepolisian melalui call center 110 yang aktif selama 24 jam.

Melalui langkah ini, kepolisian berkomitmen memastikan arus balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar bagi seluruh masyarakat.(*)




Arus Balik Lebaran, Tol Betung–Tempino–Jambi Jadi Jalur Sibuk di Sumatera

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus balik Lebaran 2026 mulai terasa di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), termasuk di jalur strategis Tol Betung–Tempino–Jambi yang mencatat peningkatan trafik kendaraan.

PT Hutama Karya (Persero) melaporkan, pada 23 Maret 2026, sebanyak 8.817 kendaraan melintasi ruas tol yang menghubungkan wilayah Jambi tersebut. Angka ini mengalami kenaikan sekitar 17,87 persen dibandingkan kondisi normal.

Lonjakan trafik ini dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat yang masih melakukan perjalanan balik Lebaran maupun aktivitas wisata di berbagai daerah.

Secara keseluruhan, trafik kendaraan di ruas tol yang telah beroperasi di Trans Sumatera mencapai 257.546 kendaraan dalam satu hari. Jumlah tersebut meningkat tajam hingga 184,20 persen dibandingkan trafik normal.

Meski tidak setinggi beberapa ruas lain, Tol Jambi tetap menjadi jalur penting penghubung antarwilayah yang berperan dalam mendukung kelancaran arus balik di Pulau Sumatera.

Selain Tol Jambi, peningkatan signifikan juga terjadi di sejumlah ruas lainnya seperti Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, Palembang–Indralaya–Prabumulih, hingga Pekanbaru–Dumai.

Bahkan, beberapa ruas tol mencatat lonjakan ekstrem, seperti Tol Padang–Sicincin dan Sigli–Banda Aceh yang mengalami kenaikan lebih dari 400 persen dibandingkan kondisi normal.

Di sisi lain, ruas tol yang difungsikan sementara selama arus balik Lebaran juga menunjukkan pergerakan kendaraan yang cukup tinggi. Hal ini menandakan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan tol yang cepat dan efisien.

PT Hutama Karya menyatakan terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan kondisi lalu lintas tetap aman dan lancar selama periode arus balik.

Pengguna jalan tol diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.

Selain itu, pengemudi juga disarankan untuk beristirahat di rest area apabila mengalami kelelahan guna menghindari risiko kecelakaan di jalan tol.

Sebagai operator Jalan Tol Trans Sumatera, Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan melalui kesiapan petugas, fasilitas pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Masyarakat juga dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui aplikasi resmi dan kanal informasi digital yang telah disediakan.(*)




Hutama Karya Prediksi Lonjakan Trafik Mudik Lebaran 2026 di JTTS

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) memperkirakan terjadi lonjakan lalu lintas hingga 47,67 persen di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode mudik dan arus balik Idul Fitri 2026 dibandingkan kondisi normal.

Untuk mengantisipasi peningkatan kendaraan tersebut, perusahaan memastikan kesiapan operasional dengan memperkuat layanan lalu lintas, sistem transaksi, serta fasilitas bagi pengguna jalan.

Langkah ini juga sejalan dengan kampanye pemerintah “Lebaran Nyaman Bersama”.

Saat ini Hutama Karya mengelola 14 ruas Jalan Tol Trans Sumatera dengan total panjang mencapai 822,609 kilometer.

Jaringan tersebut terdiri dari 12 ruas tol bertarif sepanjang 692,854 km, satu ruas tol tanpa tarif Betung–Tempino–Jambi Seksi 3 sepanjang 52,2 km, serta sejumlah ruas fungsional sepanjang 77,555 km yang disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Selain itu, ruas tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 sepanjang 53,6 km serta Sigli–Banda Aceh Seksi 1 sepanjang 23,955 km juga akan difungsikan sementara guna membantu mengurai kepadatan kendaraan selama periode Lebaran.

Persiapan mudik ini turut dibahas dalam kegiatan Media Gathering Kementerian Pekerjaan Umum yang digelar di Gedung Cipta Karya, Jakarta, pada 6 Maret 2026.

Acara tersebut dihadiri Menteri Pekerjaan Umum RI Dody Hanggodo, Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar, serta Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Wilan Oktavian.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula rencana potongan tarif tol hingga 30 persen yang diberikan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk mendorong distribusi lalu lintas yang lebih merata saat mudik dan arus balik.

Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan menjelaskan bahwa kebijakan diskon tarif tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan sekaligus membantu masyarakat dalam perjalanan mudik.

Berdasarkan proyeksi operasional, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 13 hingga 15 Maret 2026, sementara arus balik diprediksi berlangsung pada 24 dan 28 Maret 2026.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan, Hutama Karya menyiagakan 467 armada operasional dan 3.273 petugas di sepanjang jaringan tol.

Pemantauan lalu lintas juga diperkuat melalui 1.547 unit CCTV dan 107 Variable Message Sign (VMS) yang memberikan informasi kondisi jalan secara real time kepada pengguna.

Selain itu, perusahaan menyiapkan 61 gerbang tol, 37 lokasi top up saldo uang elektronik, serta layanan informasi perjalanan melalui HK Toll Apps.

Dari sisi keselamatan dan kelancaran transaksi, Hutama Karya juga menyediakan 134 mobile reader, 134 petugas top up, serta lebih dari 33 ribu kartu uang elektronik guna mengurangi antrean di gerbang tol.

Sementara itu, fasilitas pendukung pemudik juga diperkuat melalui 31 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) yang terdiri dari 29 rest area di ruas operasi dan 2 rest area di ruas fungsional.

Rest area tersebut menyediakan kapasitas parkir untuk 5.966 kendaraan, 6 SPBU reguler, 17 SPBU modular, 19 stasiun pengisian kendaraan listrik (SPKLU), serta 2.967 toilet.

Fasilitas tambahan seperti 25 klinik kesehatan, 27 ruang laktasi, dan ATM mobile juga disiapkan bekerja sama dengan Pertamina, PLN, dan BNI.

Hutama Karya menegaskan bahwa seluruh langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat selama Lebaran dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan nyaman di sepanjang Jalan Tol Trans Sumatera.(*)




Lebaran 2026: Tol Palembang–Betung Siap Beroperasi Sementara, Ini Titik Aksesnya

PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) memastikan kesiapan pengoperasian fungsional Jalan Tol Palembang–Betung guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Langkah ini dilakukan seiring progres konstruksi yang telah mencapai 79,40 persen.

Pengoperasian sementara tersebut dirancang untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan saat puncak mobilitas masyarakat.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyebutkan bahwa ruas yang akan difungsionalkan memiliki panjang sekitar 53,2 kilometer.

“Ruas yang dibuka berada pada STA 42+500 hingga STA 95+700, mencakup Jalur A dan Jalur B. Skema ini diharapkan mampu meningkatkan kelancaran perjalanan selama periode Lebaran 2026,” ujarnya.

Meski masih berstatus fungsional, perusahaan menegaskan bahwa segmen tersebut telah melalui serangkaian pengecekan kelayakan dan pemenuhan aspek keselamatan sebelum dapat dilintasi pengguna jalan.

Fasilitas Pendukung Disiapkan

Sebagai bagian dari kesiapan operasional, Hutama Karya menyiapkan Barrier Gate Temporary di STA 41+700 yang akan difungsikan sebagai titik tapping bagi kendaraan dari ruas Jalan Tol Kayuagung–Palembang.

Selain itu, Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) juga disiapkan di STA 71+200 untuk kedua jalur, lengkap dengan dukungan utilitas seperti pasokan listrik dan air bersih.

Perangkat transaksi, sistem integrasi, serta personel operasional turut disiagakan guna memastikan layanan berjalan optimal.

Tak hanya itu, percepatan penyelesaian konstruksi di sejumlah titik krusial juga dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan lalu lintas.

Pengamanan dan Manajemen Lalu Lintas

Dalam mendukung kelancaran arus kendaraan, perusahaan akan menerapkan manajemen lalu lintas terpadu, termasuk penempatan petugas di titik rawan kepadatan serta koordinasi intensif bersama instansi terkait.

Rambu sementara, marka jalan, penerangan, barrier pengaman, hingga perlengkapan keselamatan lainnya telah dipastikan tersedia sesuai ketentuan.

Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas, pola pengaturan kendaraan, serta akses keluar-masuk akan disampaikan secara real-time melalui kanal resmi perusahaan.

Sebelumnya, Hutama Karya bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Badan Pengatur Jalan Tol dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatra Selatan juga telah melakukan peninjauan lapangan guna memastikan kesiapan jalur dan fasilitas pendukung selama masa operasional Lebaran 2026.

Perkuat Konektivitas Sumsel

Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1 Palembang–Rengas dan Seksi 2 Rengas–Pangkalan Balai merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera dengan total panjang 54,5 kilometer.

Proyek ini dilengkapi dua gerbang tol, yakni Gerbang Tol Rengas dan Gerbang Tol Pangkalan Balai, serta struktur utama berupa Jembatan Musi V sepanjang 1.684 meter.

Jika telah beroperasi penuh, jalan tol ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh Palembang–Betung dari 3–4 jam menjadi sekitar 1 jam, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah di Sumatra Selatan.