Real Madrid Hajar Sevilla 4-1, Mbappe Menggila Jelang El Clasico

SEPUCUKJAMBI.ID — Real Madrid mengirim sinyal kuat dalam persaingan La Liga 2026/2027 setelah melibas Sevilla 4-1 pada pekan kesembilan di Santiago Bernabeu, Senin 19 Oktober 2026 dini hari WIB.

Kylian Mbappe menjadi salah satu motor kemenangan Los Blancos, sementara Yan Diomande ikut mencuri perhatian lewat kontribusinya dalam serangan tuan rumah.

Arda Guler membuka keunggulan Madrid sebelum Mbappe menggandakan skor pada babak pertama.

Penyerang asal Prancis itu kembali membobol gawang Sevilla lewat eksekusi penalti panenka setelah turun minum.

Diomande kemudian memastikan kemenangan Madrid dengan gol keempat, hanya dua menit setelah Sevilla memperkecil ketertinggalan melalui Manuel Bueno.

Hasil ini membawa Madrid naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan 21 poin.

Los Blancos kini terpaut enam angka dari Barcelona yang memimpin persaingan, sedangkan Sevilla tetap menempati peringkat keenam dengan 14 poin.

Kemenangan tersebut juga menjadi modal penting bagi Madrid menjelang El Clasico. Namun, efektivitas serangan bukan satu-satunya catatan dari pertandingan ini.

Madrid sempat memberi Sevilla ruang untuk membangun serangan dan akhirnya kebobolan satu gol, meski mampu menjaga kendali hingga peluit akhir.

Arda Guler Pecah Kebuntuan, Mbappe Tambah Keunggulan

Madrid berusaha mengambil inisiatif sejak awal pertandingan.

Setelah menjalani laga Liga Champions yang menguras tenaga, tuan rumah kembali mengalihkan fokus ke persaingan domestik dengan target mengamankan tiga poin.

Gol pembuka baru tercipta pada menit ke-30. Jude Bellingham mengawali rangkaian serangan yang melibatkan Yan Diomande sebelum bola sampai kepada Arda Guler.

Gelandang serang tersebut menyelesaikan peluang dengan tembakan melambung yang melewati jangkauan kiper Sevilla, Odysseas Vlachodimos.

Madrid hampir menggandakan keunggulan tidak lama kemudian. Mbappe mendapat kesempatan untuk mencetak gol, tetapi Vlachodimos menggagalkan tembakannya dengan kaki.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-37. Bellingham melepaskan umpan tumit yang membuka ruang bagi Mbappe.

Penyerang Prancis itu memanfaatkan celah pertahanan Sevilla dan menuntaskan peluang dari jarak dekat untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Sevilla mencoba membalas sebelum turun minum.

Lucien Agoume mendapat peluang pada masa tambahan waktu babak pertama, tetapi Thibaut Courtois melakukan penyelamatan penting untuk mempertahankan keunggulan Madrid.

Penalti Panenka Mbappe Perlebar Jarak

Sevilla mencoba tampil lebih agresif setelah jeda. Felix Correia sempat mengancam melalui tembakan yang berubah arah setelah mengenai pemain lawan.

Namun, Madrid kembali menghukum tim tamu sebelum mereka mampu membangun tekanan yang konsisten.

Pada menit ke-55, Mbappe mengejar umpan terobosan Diomande dan mendapat pelanggaran dari Castrin di dalam kotak penalti.

Wasit menunjuk titik putih, memberi Madrid peluang memperbesar keunggulan.

Mbappe mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor. Ia memilih teknik panenka, mencungkil bola dengan tenang untuk mengecoh Vlachodimos dan membawa Madrid unggul 3-0.

Gol tersebut mempertegas peran Mbappe dalam kemenangan tuan rumah.

Ia tidak hanya mencetak gol melalui permainan terbuka, tetapi juga menunjukkan kepercayaan diri saat menghadapi tekanan dari titik penalti.

Meski tertinggal tiga gol, Sevilla tidak sepenuhnya kehilangan daya serang.

Youssouf Fofana mencoba membobol gawang Madrid lewat tembakan dari luar kotak penalti, tetapi Courtois kembali menggagalkan peluang tersebut.

Sevilla Membalas, Diomande Langsung Menjawab

Sevilla akhirnya mencetak gol melalui Manuel Bueno. Ia memanfaatkan celah di pertahanan Madrid dan melepaskan tembakan kaki kiri yang mengubah skor menjadi 1-3.

Gol itu sempat membuka peluang bagi tim tamu untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, Madrid langsung merespons dan mematahkan momentum Sevilla.

Hanya dua menit setelah gol Bueno, Diomande mencatatkan namanya di papan skor.

Gol tersebut mengembalikan keunggulan tiga gol bagi Madrid sekaligus memastikan tuan rumah tetap berada dalam posisi nyaman hingga akhir pertandingan.

Madrid pun menutup laga dengan kemenangan 4-1.

Hasil ini memperpanjang catatan positif mereka menjadi enam kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi, sekaligus menambah kepercayaan diri menjelang duel penting melawan Barcelona.

Posisi Madrid Meningkat, Persaingan Gelar Masih Terbuka

Tambahan tiga poin membawa Madrid ke peringkat ketiga dengan koleksi 21 poin.

Jarak enam angka dari Barcelona menunjukkan bahwa Los Blancos masih memiliki pekerjaan untuk mengejar pemuncak klasemen.

Kemenangan atas Sevilla menjadi modal berharga, terutama karena Madrid mampu menghasilkan empat gol melalui kontribusi beberapa pemain.

Guler membuka jalan, Mbappe memberikan dua gol, dan Diomande menutup pesta gol tuan rumah.

Meski demikian, satu gol Sevilla memperlihatkan bahwa Madrid masih perlu menjaga konsentrasi di lini belakang.

Melawan lawan dengan kualitas serangan lebih tinggi, kelengahan serupa berpotensi menghadirkan persoalan yang lebih besar.

Menjelang El Clasico, Madrid membawa hasil positif sekaligus pekerjaan rumah yang jelas: mempertahankan ketajaman di depan gawang tanpa mengendurkan disiplin pertahanan.

Susunan Pemain

Real Madrid (4-2-3-1): Thibaut Courtois; Federico Valverde, Ibrahima Konate, Dean Huijsen, Marc Cucurella; Jude Bellingham, Aurelien Tchouameni; Endrick, Arda Guler, Yan Diomande; Kylian Mbappe.

Pelatih: Jose Mourinho.

Sevilla (4-2-3-1): Odysseas Vlachodimos; Juan Iglesias, Andres Castrin, Kike Salas, Gabriel Suazo; Lucien Agoume, Youssouf Fofana; Ruben Vargas, Peque Fernandez, Felix Correia; Robbie Ure.

Pelatih: Luis Garcia Plaza.(*)




Pulisic hingga Arda Guler, Inilah Kekuatan Empat Tim di Grup D Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan di Grup D Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung sengit.

Empat negara yang menghuni grup ini, yakni Amerika Serikat, Paraguay, Australia, dan Turki, sama-sama datang dengan kekuatan terbaik serta ambisi besar untuk melaju ke babak 16 besar.

Menariknya, setiap tim memiliki karakter permainan yang berbeda.

Amerika Serikat mengandalkan kombinasi pemain muda dan bintang Eropa, Turki datang dengan generasi emasnya, Australia mengusung kolektivitas tim yang kuat, sementara Paraguay mengandalkan disiplin taktik khas Amerika Selatan.

Baca juga:  Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Dari Laga Pembuka hingga Final

Amerika Serikat Andalkan Generasi Emas

Sebagai salah satu tuan rumah, Amerika Serikat memikul ekspektasi tinggi di hadapan publik sendiri.

Pelatih Mauricio Pochettino membawa skuad yang dipenuhi pemain berpengalaman di kompetisi elite Eropa.

Nama-nama seperti Christian Pulisic, Weston McKennie, Tyler Adams, hingga Folarin Balogun menjadi kekuatan utama Tim Yanks.

Selain itu, kehadiran pemain Premier League seperti Antonee Robinson, Tyler Adams, Chris Richards, dan Haji Wright membuat kualitas skuad Amerika Serikat semakin kompetitif.

Dengan dukungan suporter tuan rumah serta kedalaman skuad yang merata di semua lini, Amerika Serikat layak disebut sebagai salah satu favorit untuk memuncaki Grup D.

Sebagai tuan rumah Timnas Amerika tak akan anggap remeh para lawannya di babak penyisihan Piala Dunia 2026

Skuad Amerika Serikat

Kiper: Chris Brady, Matt Freese, Matt Turner

Belakang: Max Arfsten, Sergino Dest, Alex Freeman, Mark McKenzie, Tim Ream, Chris Richards, Antonee Robinson, Miles Robinson, Joe Scally, Auston Trusty

Gelandang: Tyler Adams, Sebastian Berhalter, Weston McKennie, Gio Reyna, Cristian Roldan, Malik Tillman

Penyerang: Brenden Aaronson, Folarin Balogun, Ricardo Pepi, Christian Pulisic, Tim Weah, Haji Wright, Alejandro Zendejas

Paraguay Kembali ke Panggung Dunia

Setelah absen sejak Piala Dunia 2010, Paraguay akhirnya kembali tampil di putaran final.

Kehadiran mereka disambut antusias oleh para pendukung yang telah lama menanti kebangkitan La Albirroja.

Kekuatan Paraguay tetap berada di sektor pertahanan yang dipimpin Gustavo Gomez, Fabian Balbuena, dan Junior Alonso.

Sementara di lini depan, Julio Enciso, Miguel Almiron, dan Antonio Sanabria siap menjadi pembeda.

Meski tidak diunggulkan, Paraguay dikenal sebagai tim yang sulit dikalahkan dan sering merepotkan lawan-lawan besar dalam turnamen internasional.

Timnas Paraguay siap tampil all out di piala dunia 2026

Skuad Paraguay

Kiper: Orlando Hill, Gaston Oliveira, Roberto Fernandez

Bek: Juan Caceres, Gustavo Velazquez, Gustavo Gomez, Junior Alonso, Jose Canale, Omar Alderete, Alejandro Maidana, Fabian Balbuena

Gelandang: Diego Gomez, Mauricio Magalhaes, Damian Bobadilla, Braian Ojeda, Andres Cubas, Matias Galarza, Kaku, Ramon Sosa, Miguel Almiron

Penyerang: Gustavo Caballero, Alex Arce, Gabriel Avalos, Isidro Pitta, Julio Enciso, Antonio Sanabria

Australia Pertahankan Konsistensi

Australia kembali mencatatkan sejarah dengan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk keenam kalinya secara beruntun.

Konsistensi tersebut menunjukkan perkembangan sepak bola Negeri Kanguru yang semakin stabil dalam dua dekade terakhir.

Skuad asuhan Tony Popovic memadukan pemain senior dan talenta muda.

Sosok berpengalaman seperti Mathew Ryan, Aziz Behich, dan Martin Boyle tetap menjadi tumpuan, sementara nama-nama muda seperti Nestory Irankunda dan Cristian Volpato siap memberikan energi baru.

Australia dikenal sebagai tim dengan organisasi permainan yang disiplin dan daya juang tinggi. Karakter tersebut berpotensi membuat mereka menjadi kuda hitam di Grup D.

Timnas Australia kerap tampil memukau di ajang piala dunia

Skuad Australia

Kiper: Ryan, Izzo, Beach

Belakang: Behich, Bos, Burgess, Circati, Degenek, Geria, Herrington, Italiano, Souttar, Trewin

Gelandang: Devlin, Hrustic, Irvine, Metcalfe, Okon-Englster, O’Neill

Penyerang: Irankunda, Leckie, Mabil, Toure, Velupilly, Volpato, Yengi

Turki Datang dengan Generasi Emas

Turki menjadi salah satu tim yang paling menarik perhatian di Grup D.

Skuad asuhan Vincenzo Montella dihuni banyak pemain yang tampil di liga-liga top Eropa.

Lini tengah Turki menjadi kekuatan utama dengan hadirnya Hakan Calhanoglu, Orkun Kokcu, dan Arda Guler.

Sementara di lini depan terdapat Kenan Yildiz, Kerem Akturkoglu, hingga Baris Alper Yilmaz yang sedang berada dalam performa terbaik.

Perpaduan pemain muda berbakat dan sosok berpengalaman membuat Turki diprediksi menjadi pesaing utama Amerika Serikat dalam perebutan posisi juara grup.

Timnas Turki siap tampil apik di Piala DUnia 2026

Skuad Turki

Kiper: Mert Gunok, Altay Bayindir, Ugurcan Cakir

Bek: Zeki Celik, Merih Demiral, Caglar Soyuncu, Eren Elmali, Abdulkerim Bardakci, Ozan Kabak, Mert Muldur, Ferdi Kadioglu, Samet Akaydin

Gelandang: Salih Ozcan, Orkun Kokcu, Hakan Calhanoglu, Ismail Yuksek, Kaan Ayhan

Penyerang: Kerem Akturkoglu, Arda Guler, Deniz Gul, Kenan Yildiz, Irfan Can Kahveci, Yunus Akgun, Baris Alper Yilmaz, Oguz Aydin, Can Uzun

Prediksi Persaingan Grup D

Di atas kertas, Amerika Serikat dan Turki memiliki kualitas skuad yang sedikit lebih unggul dibanding dua rival lainnya.

Namun Australia dan Paraguay bukan lawan yang bisa diremehkan karena memiliki organisasi permainan yang solid serta pengalaman menghadapi tekanan turnamen besar.

Jika melihat komposisi pemain saat ini, Amerika Serikat berpeluang finis sebagai juara grup, sementara Turki difavoritkan menemani ke fase gugur.

Meski demikian, persaingan Grup D dipastikan menjadi salah satu yang paling menarik untuk disaksikan pada Piala Dunia 2026.(*)